<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kemanusian Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/kemanusian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/kemanusian/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Sep 2021 16:58:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#kemanusian Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/kemanusian/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Humanity Food Bus Mengaspal di Sumbar, Seribu Hidangan Bergizi Siap Dibagikan Gratis </title>
		<link>https://prokabar.com/humanity-food-bus-mengaspal-di-sumbar-seribu-hidangan-bergizi-siap-dibagikan-gratis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 16:58:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#foodbus]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemanusian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95178</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Armada Humanity Food Bus dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) segera mengaspal di Sumatera Barat. Food bus pertama di Indonesia ini, memiliki...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/humanity-food-bus-mengaspal-di-sumbar-seribu-hidangan-bergizi-siap-dibagikan-gratis/">Humanity Food Bus Mengaspal di Sumbar, Seribu Hidangan Bergizi Siap Dibagikan Gratis </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Armada Humanity Food Bus dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) segera mengaspal di Sumatera Barat.</p>
<p>Food bus pertama di Indonesia ini, memiliki komponen dapur bintang lima yang siap berkeliling dan membagikan hidangan lezat dan bernutrisi secara gratis kepada mereka yang membutuhkan.</p>
<p>Ini adalah bus pertama di Indonesia dan dunia yang dipakai untuk mobile kitchen dengan komponen dapur setara hotel bintang lima.</p>
<p>Ronio sebagai Head Of Regional ACT Sumbagteng mengatakan ini manfaat kehadiran bus ini dapat dirasakan seluruh masyarakat Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Tentu ini adalah peluang baik bagi kita semua untuk gegap gempita menyambut dan kita sukseskan bersama” ungkapnya, Senin (27/9).</p>
<p>Unit Food Bus yang memiliki panjang keseluruhan 12 meter ini, memiliki banyak kelebihan, terutama di bagian dapur. Dengan lebar 2,5 meter, para juru masak dapat dengan leluasa bergerak dan beraktivitas di dalam dapur tanpa perlu berdempet-dempetan.</p>
<p>Humanity Food Bus juga dilengkapi dengan beberapa teknologi tambahan yang mampu menyerap panas yang ada di dalam dapur. Sehingga para juru masak tidak kepanasan saat memasak.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-95179" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210927_234648.jpg" alt="" width="999" height="666" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210927_234648.jpg 999w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210927_234648-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210927_234648-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 999px) 100vw, 999px" /></p>
<p>Roosli selaku support Program ACT Regional Sumbagteng menjelaskan nantinya, Humanity Food Bus akan berkeliling ke beberapa wilayah di Sumatera Barat, tahap awal di mulai dari Kota Padang dengan tujuan untuk membagikan hidangan siap saji gratis kepada masyarakat prasejahtera.</p>
<p>“Insyaallah, dengan terus mengalirnya dukungan dari para dermawan, maka bukan hal mustahil armada ini akan terus beroperasi, berkembang bahkan bertambah. Sehingga bisa lebih meluaskan aksinya,” ucapnya.</p>
<p>Sementara itu Aan Saputra Branch Manager ACT Sumbar mengatakan food bus ini merupakan salah satu program terbaik dari ACY</p>
<p>Alhamdulillah hari ini senin. sumbar akan kedatangan food bus, salah satu program terbaik ACT.</p>
<p>&#8220;Ini adalah food bus pertama di indonesia, yang di desain khusus layaknya dapur dan insya Allah bisa melayani banyak orang dengan kebutuhan makanan sebanyak kurang lebih 1000 perhari di saat siang dan sore hari nya.&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, food bus ini insya Allah akan stay di sumbar selama 1 bulan penuh. Tidak hanya di padang tapi juga daerah sumbar yang lainnya akan di gilirkan secara bergantian.</p>
<p>&#8220;Semoga ini bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat menengah kebawah atau prasejahtera,&#8221; harapnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/humanity-food-bus-mengaspal-di-sumbar-seribu-hidangan-bergizi-siap-dibagikan-gratis/">Humanity Food Bus Mengaspal di Sumbar, Seribu Hidangan Bergizi Siap Dibagikan Gratis </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Upaya ACT Dalam Membantu Pengungsi Rohingya di Aceh</title>
		<link>https://prokabar.com/70172-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2020 12:07:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemanusian]]></category>
		<category><![CDATA[#Rohingya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=70172</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aceh, Prokabar — Rabu (24/6) lalu, sebuah kapal terombang-ambing di perairan Aceh Utara. Kapal itu memuat 94 warga Rohingya, Myanmar dengan rincian 15 orang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/70172-2/">Upaya ACT Dalam Membantu Pengungsi Rohingya di Aceh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Aceh, Prokabar —</strong> Rabu (24/6) lalu, sebuah kapal terombang-ambing di perairan Aceh Utara. Kapal itu memuat 94 warga Rohingya, Myanmar dengan rincian 15 orang adalah laki-laki dewasa, 49 perempuan dewasa, dan 30 orang anak-anak. Sampainya mereka di lautan Nusantara bukan tanpa sebab, konflik kemanusiaan yang menimpa mereka menjadi alasan pelayaran tersebut.</p>
<p>Saat ini, 94 muslim Rohingya itu ditampung di bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe, Gampong Kuala Lancok, Kecamatan Stamtalira Bayu, Aceh Utara. Mereka ditampung sementara dan menjalani tes cepat Covid-19 untuk memastikan kondisi kesehatan mereka di tengah pandemi sekarang ini. Kebutuhan makan mereka pun dipenuhi.</p>
<p>Aksi Cepat Tanggap (ACT) sendiri pada Kamis (25/6) malam kemarin telah mengirimkan bantuan kemanusiaan ke warga Rohingya yang kini berada di Aceh Utara.</p>
<p>Hidayatullah dari tim Program ACT Lhokseumawe mengatakan, bantuan tersebut berupa makanan siap saji, air mineral, beras serta perlengkapan anak-anak. “Pengiriman bantuan dilakukan oleh tim ACT serta Masyarakat Relawan Indonesia, kami juga melakukan pembersihan tempat yang dijadikan penampungan,” jelas Hidayatullah, Minggu (28/6) lewat siaran pers.</p>
<p>Ia menambahkan, pada Jumat (26/6) kemarin,lokasi penampungan pengungsi Rohingya telah diisolasi total oleh pemerintah setempat. Tujuannya untuk memutus rantai penyabaran Covid-19. Pasalnya, perjalanan pengungsi Rohingya cukup panjang dan dikhawatirkan telah terinfeksi virus corona.</p>
<p>Kapal motor yang membawa 94 muslim Rohingya itu terlihat di perairan Aceh Utara pada Rabu (24/6) siang. Ketika ditemukan, kondisi kapal muslim Rohingya tersebut dalam keadaan kehabisan bahan bakar dan nyaris tenggelam. Para penumpangnya pun dalam kondisi ketakutan. Saat ada nelayan asal Aceh Utara melihat, mereka dikabarkan memberikan isyarat untuk diselamatkan. Nelayan akhirnya menarik kapal tersebut hingga ke daratan.</p>
<p>Sesampai di darat, warga Rohingya langsung dibawa ke lokasi penampungan sementara serta menjalani tes cepat Covid-19. Penelurusan perjalanan pun dilakukan demi memutus rantai sebaran virus.</p>
<p>Terdamparnya kapal yang mengangkut muslim Rohingya di Aceh bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya pada 20 April 2018 sebanyak 79 warga Rohingya diselamatkan nelayan di Kabupaten Bireuen. Kapal yang mengangkut 71 orang dewasa dan 8 anak itu tiba di Aceh setelah mendapat penolakan oleh otoritas Thailand dan Malaysia. Mereka kemudian ditampung sementara di gedung Sanggar Kegiatan Belajar Cot Gapu, Bireuen.</p>
<p>Jauh sebelum itu, pada 2015 silam, kapal yang bermuatan pengungsi Rohingya yang lari dari tanahnya sendiri akibat konflik kemanusiaan juga sampai ke Aceh. ACT sendiri merespons dengan membantun Hunian Nyaman Terpadu (ICS) untuk mereka. Dan kini, ICS tersebut masih digunakan untuk lokasi karantina Covid-19 oleh gugus tugas. (<strong>rel</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/70172-2/">Upaya ACT Dalam Membantu Pengungsi Rohingya di Aceh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>27 Tahun Sebatangkara Tak Terurus, Mbah Iyah Akhirnya Dibantu Relawan MRI-ACT</title>
		<link>https://prokabar.com/27-tahun-sebatangkara-tak-terurus-mbah-iyah-akhirnya-dibantu-relawan-mri-act/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2020 13:59:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemanusian]]></category>
		<category><![CDATA[#mri-act]]></category>
		<category><![CDATA[#Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=58330</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semarang, Prokabar — Sukiyah atau biasa dipanggil Mbah Iyah (50) hidup sendiri dengan keadaan yang sangat memprihatinkan di Dusun Karangombo, Desa Polobugo, Kecamatan Getasan,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/27-tahun-sebatangkara-tak-terurus-mbah-iyah-akhirnya-dibantu-relawan-mri-act/">27 Tahun Sebatangkara Tak Terurus, Mbah Iyah Akhirnya Dibantu Relawan MRI-ACT</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Semarang, Prokabar —</strong> Sukiyah atau biasa dipanggil Mbah Iyah (50) hidup sendiri dengan keadaan yang sangat memprihatinkan di Dusun Karangombo, Desa Polobugo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Mbah Iyah mengalami buta sejak usia 5 tahun dan mengalami gangguan jiwa sejak berusia 10 tahun. Penderitaan Mbah Iyah seakan semakin lengkap dengan hidupnya yang sebatang kara di dalam rumah berukuran sekitar 3&#215;6.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Selama 27 Tahun, Sukiyah mengurung diri di dalam rumah yang mirip kandang ayam. Untuk makan saja, Mbak Iyah sering diberikan oleh tetangga yang peduli dengannya. Selama mengurung diri tersebut, rambut Sukiyah tidak pernah dipotong selama 27 tahun hingga gimbal sepanjang 2 meter. Berbagai hewan sudah bersarang di rambutnya akibat tidak pernah dibersihkan. Rambut Mbah Iyah sudah menjadi sarang anak tikus hingga ulat. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ardian Kurniawan Santoso, Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT merasa prihatin saat pertama kali berjumpa dengan sosok Sukiyah. Ia membujuk Mbah Iyah untuk memotong rambutnya itu. Proses pemotongan rambut Sukiyah berlangsung selama 20 menit. Ia mengatakan rambut itu tidak hanya panjang tetapi juga alot saat dipotong. “Rambutnya alot. Bulu kuduk saya merinding semua saat memotongnya. Saya sampai keringetan” ucap Ardian.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setelah dipotong, rambut Sukiyah dibersihkan dan diberi baju serta kursi roda oleh para relawan. Sukiyah dibawa ke yayasan sosial yang tidak jauh dari rumahnya dan akan dirawat selama 3 bulan. Rumah Sukiyah juga dibersihkan oleh Ardian dan relawan lainnya. Ardian merupakan relawan ACT sejak tahun 2017, sebelum menjadi relawan Ardian pernah masuk penjara beberapa kali. Kini, Ardian mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan pada sekitarnya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Bagaimana bisa kita membiarkan seorang manusia dalam keadaan seperti itu. Kita semua harus memanusiakan manusia apapun keadaannya. Ia berhak mendapatkan perlakuan yang baik dan manusiawi,&#8221; tutup Ardian. (<b>rel</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/27-tahun-sebatangkara-tak-terurus-mbah-iyah-akhirnya-dibantu-relawan-mri-act/">27 Tahun Sebatangkara Tak Terurus, Mbah Iyah Akhirnya Dibantu Relawan MRI-ACT</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Catatan Perjuangan Great March of Return</title>
		<link>https://prokabar.com/catatan-perjuangan-great-march-of-return/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2019 08:45:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#israel]]></category>
		<category><![CDATA[#kemanusian]]></category>
		<category><![CDATA[#Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=30356</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gaza, Prokabar — Di sepanjang perbatasan, ribuan warga Palestina berkumpul setiap hari Jumat untuk memperjuangkan haknya untuk merdeka. Dimulai sejak Maret 2018, harapan untuk bisa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/catatan-perjuangan-great-march-of-return/">Catatan Perjuangan Great March of Return</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Gaza, Prokabar — </strong>Di sepanjang perbatasan, ribuan warga Palestina berkumpul setiap hari Jumat untuk memperjuangkan haknya untuk merdeka. Dimulai sejak Maret 2018, harapan untuk bisa kembali ke tanah air terus diteriakkan lantang dalam aksi unjuk rasa Great March of Return.</p>
<p>Lalu, aksi memuncak pada 15 Mei 2018, penduduk Palestina di Gaza menyebutnya sebagai Nakba yang berarti bencana. Menurut beberapa media massa, kata Nakba rupanya merujuk pada hari pemindahan paksa 750.000 warga Palestina dari rumah mereka yang terjadi pada 1948 silam.</p>
<p>Lebih dari tujuh puluh tahun terusir dari rumah dan lebih dari dua belas tahun terkungkung blokade, ribuan warga Palestina tak pernah menyerah dalam menyuarakan kebebasannya. Bahkan, Otoritas Nasional Gaza sampai meminta setiap penduduk Gaza untuk turut hadir dalam aksi protes Great March of Return.</p>
<p>“Kami tidak akan pernah kompromi untuk kebebasan kami,” begitu pernyataan dari Otoritas Nasional gaza yang ditulis Yeni Safak pada Sabtu (9/2). Namun, semangat pejuang Great March of Return belum mendapat iktikad baik dari Israel. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, hingga aksi unjuk rasa berulang ke-46, korban meninggal dari pihak Palestina sudah ada lebih dari 250 jiwa, sementara ribuan lainnya mengalami luka ringan bahkan serius.</p>
<p>Merangkum rilis Aljazeera tentang laporan terkini Great March of Return, aksi unjuk rasa itu kian berlangsung memanas setiap pekannya. Tak jarang protes dengan cara melempar batu yang dilakukan penduduk Palestina di perbatasan Gaza justru dibalas dengan tembakan bahkan serangan udara.</p>
<p>Masih ingat tentang seorang relawan medis di Palestina yang bernama Razan al-Najjar? Razan juga meninggal akibat luka tembak di dada yang dilakukan Israel saat aksi protes Great March Return di Timur Khan Younis, Gaza Selatan pada 1 Juni 2018.</p>
<p>Seorang saksi mengatakan, Razan ditembak ketika berlari ke arah pagar yang dibentengi untuk membantu korban, menurut laporan yang ditulis Al Jazeera. &#8220;Dia yang mengenakan seragam putih mengangkat tangannya tinggi-tinggi dengan cara yang jelas, tetapi tentara Israel menembak dan memukul dadanya,” kata sang saksi yang tak disebutkan namanya.</p>
<p>Aksi unjuk rasa juga menyebabkan banyak penduduk Palestina mengalami luka-luka. Kemenkes Palestina di Gaza menyebutkan, pada beberapa momen aksi protes ada ratusan orang yang mendapat tindak represif tentara Israel. Misalnya, pada Jumat ke-15, setidaknya hampir 400 orang terluka, termasuk anak-anak yang turut menjadi target.</p>
<p>Sayangnya, sistem kesehatan di Gaza juga sedang memburuk. Beberapa rumah sakit di Gaza kini dikabarkan mengalami kekurangan bahan bakar. Lantas bagaimana mereka yang terluka bisa mendapat penanganan, sementara fasilitas medis sedang di masa kolapsnya?</p>
<p>Pekan keempat Januari 2019 kemarin, Direktur Kerjasama Internasional Kementerian Kesehatan Palestina Dr. Ashraf Abu Mhadi menyebutkan, sejak aksi unjuk rasa Great March of Return dimulai, setengah dari jumlah 26.000 korban cedera tidak bisa mendapat penanganan medis.</p>
<p>“Kondisi ini juga terjadi akibat semuah rumah sakit di Gaza telah kehabisan ruang dan kasur untuk perawatan,” kata Dr. Ashraf dilansir dari ACTNews pada Senin (21/1).</p>
<p>Sepanjang perjalanan aksi protes Great March of Return, dukungan Indonesia untuk warga Palestina di Gaza pun tak pernah surut. Andi Noor Faradiba dari Global Humanity Response (GHR) Aksi Cepat Tanggap mengatakan, ada beberapa program yang telah diberikan khusus untuk para pejuang yang turun aksi setiap Jumat itu.</p>
<p>“Alhamdulillah, kami telah merampungkan beberapa program untuk mereka antara lain menyediakan layanan medis, mendistribusikan air bersih dari Humanity Water Tank ACT, dan membagikan ribuan porsi makanan siap santap dari Dapur Umum Indonesia di Gaza,” papar Faradiba. (Rel)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/catatan-perjuangan-great-march-of-return/">Catatan Perjuangan Great March of Return</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Relawan ACT Sumbar Bantu Evakuasi dan Bersihkan Material Longsor Di Jalan Padang &#8211; Solok</title>
		<link>https://prokabar.com/relawan-act-sumbar-bantu-evakuasi-dan-bersihkan-material-longsor-di-jalan-padang-solok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Dec 2018 14:40:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemanusian]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#Solok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=26395</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Sejumlah relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT Sumatera Barat) turut membantu penanganan benca longsor yang melanda kawasan Panorama II, Sitinjau Laut, Jumat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/relawan-act-sumbar-bantu-evakuasi-dan-bersihkan-material-longsor-di-jalan-padang-solok/">Relawan ACT Sumbar Bantu Evakuasi dan Bersihkan Material Longsor Di Jalan Padang &#8211; Solok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Sejumlah relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT Sumatera Barat) turut membantu penanganan benca longsor yang melanda kawasan Panorama II, Sitinjau Laut, Jumat (14/12) dini hari.</p>
<p>Aan Saputra, Program ACT Sumbar mengatakan sebanyak lima relawan yang turun membantu mengevakuasi kendaraan yang terseret material longsor serta membantu membersihkan jalan agar bisa dilalui.</p>
<p>“Ini merupakan kali kedua longsor yang terjadi di Panorama 2 Jalan Padang &#8211; Solok ini. Kita dari tim DERM &#8211; MRI ACT Sumbar bersama Pemuda Pancasila turut membantu BPBD untuk mengevakuasi mobil yang terkubur dan terseret akibat longsor tersebut.” ungkapnya, Jumat (14/12).</p>
<p>Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menyebutkan, bencana ini menimbulkan satu orang korban jiwa dan empat orang luka-luka.</p>
<p>BPBD mencatat, korban meninggal dunia adalah Dian Ekawati (40 tahun). Sementara korban lain yang terluka sudah dievakuasi menuju rumah sakit. Material lonsgro sepanjang 30 meter dan ketinggian timbunan 2-3 meter juga membuat jalur Padang-Solok kembali terputus. (<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/relawan-act-sumbar-bantu-evakuasi-dan-bersihkan-material-longsor-di-jalan-padang-solok/">Relawan ACT Sumbar Bantu Evakuasi dan Bersihkan Material Longsor Di Jalan Padang &#8211; Solok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/111 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.021 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 07:35:58 by W3 Total Cache
-->