<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kelompoktani Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/kelompoktani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/kelompoktani/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Nov 2021 06:55:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#kelompoktani Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/kelompoktani/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tim PM Unand Bina Kelompok Tani Sehati di Sungai Batang</title>
		<link>https://prokabar.com/tim-pm-unand-bina-kelompok-tani-sehati-di-sungai-batang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2021 06:55:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kelompoktani]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sungaibatang]]></category>
		<category><![CDATA[#Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96871</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Andalas kolaborasi dengan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian ke Jorong Batung Panjang, Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam, Minggu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tim-pm-unand-bina-kelompok-tani-sehati-di-sungai-batang/">Tim PM Unand Bina Kelompok Tani Sehati di Sungai Batang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Andalas kolaborasi dengan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian ke Jorong Batung Panjang, Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam, Minggu (31/10) lalu. Rombongan tersebut bekerjasama membantu kelompok masyarakat yang sedang berkembang memajukan potansi alam dan budaya yang sangat baik.</p>
<p>Yulnafatmawita, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Andalas mengatakan, kegiatan telah dimulai sejak tahun lalu. Akibat pandemi covid-19, pembinaan dan pendampingan sempat tertunda.</p>
<p>&#8220;Kali ini kita berkesempatan kolaborasi dengan Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian. 10 orang tenaga pendidik atau dosen bersama mahasiswa. Kita bersama-sama melakukan pelatihan pembuatan kompos dan pertisida nabati,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sosialisasi dan praktek pembuatan kompos sebagai pupuk organik dan pestisida nabati dengan Kelompok Tani Sehati dan KPGH dari Jorong Batung Panjang Nagari Sungai Batang Maninjau. Pemakaian pupuk organik dan pestisida nabati untuk melakukan budidaya tanaman.</p>
<p>&#8220;Tujuannya, untuk mencapai pertanian berkelanjutan tanpa terjadinya pencemaran lingkungan tanah maupun air,&#8221; ungkap Dosen Pertanian Unand tersebut.</p>
<p>Ia melanjutkan, kompos atau pupuk organik dibuat dengan memanfaatkan limbah organik, seperti limbah pertanian, limbah domestik, limbah pasar, hasil siangan gulma, dan sebagainya. Limbah itu kemudian difermentasikan dengan pupuk kandang.</p>
<p>Bahan limbah dan pupuk kandang diaduk rata lalu ditambah air, jika bahannya sudah kering, sampai lembab. Bahan campuran tersebut selanjutnya diinkubasi secara anaerob dengan memasukkan bahan ke dalam karung plastik, diikat, dan inkubasi atau diperam selama 21 hari di tempat teduh.</p>
<p>Kompos sudah matang jika tekstur bahan tidak kelihatan lagi, warna sudah hitam, bau hilang, dan suhu bahan sudah turun sama dengan suhu lapang. Di samping menyediakan hara bagi pertumbuhan tanaman bersifat kimia tanah, penambahan pupuk organik ke dalam tanah juga mampu memperbaiki sifat fisika tanah.</p>
<p>&#8220;Diantara sifat fisika tanah yang diperbaiki, dapat membantu membentuk dan memantapkan aggregat tanah sehingga tidak mudah hancur kena energi kinetik curah hujan. Pupuk organik juga membantu meningkatkan retensi air pada tanah berpasir. Lahan pertanian yang diberi pupuk organik, seperti kompos, akan lebih sehat dibanding yang diberi pupuk sintetis atau buatan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Tim Pengabdian Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas terdiri dari Gusmini, Gusnidar, Lusi Maira, Mimien Haryanti, Oktanis Emalinda, Hermansah, Junaidi, Zuldadan, Irwin, beserta tendik dan mahasiswa. Sedangkan Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Andalas terdiri dariYulnafatmawita, Refdinal, Armansyah dan Zainal A. Haris. <strong>(rud).</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tim-pm-unand-bina-kelompok-tani-sehati-di-sungai-batang/">Tim PM Unand Bina Kelompok Tani Sehati di Sungai Batang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelompok Wanita Tani se Pariaman dapat Bantuan Pangan</title>
		<link>https://prokabar.com/kelompok-wanita-tani-se-pariaman-dapat-bantuan-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2020 01:47:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuanpangan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kelompoktani]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=74334</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Untuk meningkatkan Ketahanan Pangan, Wali Kota Pariaman, Genius Umar kucurkan bantuan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Kota Pariaman. Genius...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kelompok-wanita-tani-se-pariaman-dapat-bantuan-pangan/">Kelompok Wanita Tani se Pariaman dapat Bantuan Pangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Untuk meningkatkan Ketahanan Pangan, Wali Kota Pariaman, Genius Umar kucurkan bantuan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Kota Pariaman.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Genius Umar mengatakan bahwa ia menyadari bahwa dimasa pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir,&#8221;Oleh karena itu, perlunya kita untuk meningkatkan ketahanan pangan untuk daerah kita, dengan keterbatasan masyarakat kita, bantuan ini akan sangat bermanfaat nantinya.&#8221;katanya dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Jumat (18/9).</p>
<p data-reader-unique-id="5">Walikota Pariaman Terpilih 2018-2023 ini juga menghimbau bahwa disituasi saat ini, dimasa pandemi Covid-19 masih berlangsung, maka semua tidak boleh larut dengan situasi yang ada, dan harus selalu tetap aktif dan produktif.</p>
<p data-reader-unique-id="6">&#8220;Dengan adanya bantuan bibit tanaman sayur dan toga berupa jahe merah yang sangat cocok untuk meningkatkan imun tubuh ini, kami berharap dalam waktu 3 sampai 6 bulan kedepan, tanaman ini sudah bisa dipanen dan menjadi konsumsi untuk KWT dan para anggotanya,&#8221; ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Lebih lanjut Genius Umar mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan lahan perkarangan, untuk pengembangan pangan sesuai dengan kegiatan yang ada di DP3 Kota Pariaman ini.</p>
<p data-reader-unique-id="8">&#8220;Kami berharap tidak ada lagi lahan-lahan tidur yang tidak terurus, dimana lahan-lahan tidur ini nantinya dimanfaatkan untuk menanam bibit sayuran yang sudah dibagikan, yang gunanya nanti untuk bisa pemenuhan pangan anggota KWT,&#8221;ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Ia menambahkan, bahwa bu-Ibu kalau sudah bergerak pasti akan menghasilkan, karena itu bantuan yang diberikan cukup untuk pemenuhan pangan anggota KWT dan bisa menjadi penghasilan kelompok nantinya ini.&#8221;Sehingga benar-benar dapat diwujudkan, KWT menjadi garda terdepan untuk ketahanan pangan bagi keluarga dan daerah,&#8221;katanya.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Dengan terpenuhinya kebutuhan pangan dari para anggota KWT, Genius dan juga semua berharap Kota Pariaman dapat sebagai daerah tangguh pangan dan juga mempunyai ketahanan pangan sendiri, sehingga tidak tergantung oleh daerah lain,&#8221;Tercukupi pangan mulai dari sayur dan buah,&#8221;ulasnya mengakhiri.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Kepala DP3 Kota Pariaman, Dasril mengatakan bahwa bantuan ini adalah bantuan tahap dua yang diberikan oleh Pemerintah Kota Pariaman untuk seluruh KWT di Kota Pariaman, dimana tahap pertama sebelumnya sudah dibagikan bantuan untuk 10 KWT.</p>
<p data-reader-unique-id="12">&#8220;Kita membagikan sebanyak 62 KWT lagi dari keseluruhan KWT di Kota Pariaman sebanyak 72 KWT se Kota Pariaman, yang berarti seluruh KWT untuk Tahun 2020 ini mendapatkan bantuan, sesuai dengan instruksi pak Walikota Pariaman, untuk membantu masyarakat dimasa pandemi Covid-19 yang kita tidak tahu kapan akan berakhir,&#8221; tuturnya.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Bantuan yang diberikan kepada KWT inipun tidak tanggung-tanggung, dimana untuk masing-masing KWT diberikan berupa 8 paket Bibit Sayuran, seperti Kacang Panjang, Cabe Rawit, Terong, Tomat, Jagung Manis, Kangkung, Bayam dan Cabe Keriting ditambah dengan Bibit Toga yaitu Jahe Merah sebanyak 15 Kg.</p>
<p data-reader-unique-id="14">&#8220;Kita juga memberikan Pot tanaman sebanyak 60 buah, pupuk NPK sebanyak 31 KG dan pupuk organik sebanyak 201,37 KG, Waring Net sebanyak 1,5 ball ditambah polybag sebanyak 32 Kg, yang semuanya berasal dari DPA APBD DP3 Kota Pariaman Tahun 2020,&#8221; tutupnya. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kelompok-wanita-tani-se-pariaman-dapat-bantuan-pangan/">Kelompok Wanita Tani se Pariaman dapat Bantuan Pangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bertemu Kelompok Tani di Jawa Tengah, Ini Pembahasan Presiden</title>
		<link>https://prokabar.com/bertemu-kelompok-tani-di-jawa-tengah-ini-pembahasan-presiden/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2019 14:31:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kelompoktani]]></category>
		<category><![CDATA[#Petani]]></category>
		<category><![CDATA[#presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=33890</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Ada dua hal yang penting dalam pengolahan padi yakni memodernisasi penggilingan dan juga mesin kemasan. Hal tersebut diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi)...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bertemu-kelompok-tani-di-jawa-tengah-ini-pembahasan-presiden/">Bertemu Kelompok Tani di Jawa Tengah, Ini Pembahasan Presiden</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Padang, Prokabar — </strong>Ada dua hal yang penting dalam pengolahan padi yakni memodernisasi penggilingan dan juga mesin kemasan.</p>
<p dir="ltr">Hal tersebut diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Silaturahim dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) se-Jawa Tengah, di Gedung Olahraga (GOR) Diponegoro Sragen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu (3/4).</p>
<p dir="ltr">Kepala Negara juga menyampaikan bahwa banyak petani sudah bertahun-tahun menjemur padi baik di jalan maupun pelataran. Untuk itu, menurut Presiden, penting bagi seluruh penggilingan padi ini memiliki <em>dryer</em>.</p>
<p dir="ltr">Kualitasnya turun, lanjut Presiden karena hanya dijemur dan tidak masuk ke <em>dryer</em>. “Ini sudah kita alami bertahun-tahun masak mau kita teruskan. Zaman sudah modern kayak gini. Penggilingan ada <em>dryer</em>-nya,” tambahnya.</p>
<p dir="ltr">Hal kedua yang penting, menurut Presiden, adalah mesin kemasan. “Kalau bisa juga yang namanya di penggilingan padi juga ada mesin kemasannya. Penting sekali,” ujar Presiden.</p>
<p dir="ltr">Keluar dari mesin itu, sambung Presiden, sudah dalam bentuk kemasan-kemasan yang siap dijual atau siap dipakai sendiri.</p>
<p dir="ltr">“Mesin kemasan juga enggak mahal kok, untuk <em>packaging</em> enggak mahal. Jadi semuanya nanti ada tulisan semuanya di Sragen. Misalnya ada merek, diberi merek apa. Dari kecamatan mana diberi merek apa. Mereknya biar muncul, Sragennya biar muncul,” ujar Presiden.</p>
<p dir="ltr">Pada kesempatan itu, Presiden menyampaikan pentingnya untuk mengubah diri dan meninggalkan pola-pola lama karena jika tidak akan ditinggal oleh negara-negara lain.</p>
<p dir="ltr">“Jangan sampai kita ini kalah, kita ini negara besar. Masak kita kalah dengan tetangga kita urusan ekspor urusan investasi kalah dengan Malaysia, kalah dengan Singapur, kalah dengan Filipina, kalah dengan Thailand, kalah dengan Vietnam,” ujar Presiden seraya menambah jika diam saja mungkin akan bisa kalah dengan Laos dan Kamboja.</p>
<p dir="ltr">Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa Indonesia adalah negara besar dengan penduduk 269 juta jiwa. Indonesia juga, menurut Presiden, dianugerahi oleh Allah dengan beragam perbedaan seperti suku, agama, adat, tradisi, dan budaya.</p>
<p dir="ltr">Untuk itu, Presiden minta untuk tetap terus menjaga dan merawat persatuan. “Menjaga dan merawat kerukunan kita. Menjaga dan merawat persaudaraan kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” tuturnya.</p>
<p dir="ltr">Kepala Negara juga menyampaikan nanti setelah tanggal 17 April ingin mengajak Perpadi dan Gapoktan ke istana.</p>
<p dir="ltr">“Berbicara dengan Bulog, berbicara dengan bank, khusus masalah padi, beras, pupuk, mesin pengering, mesin penggilingan, mesin <em>packaging</em>, khusus. Sehingga betul-betul kita berubah semuanya,” pungkasnya. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bertemu-kelompok-tani-di-jawa-tengah-ini-pembahasan-presiden/">Bertemu Kelompok Tani di Jawa Tengah, Ini Pembahasan Presiden</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren, Lubuk Basung Sudah Punya Mesin Pengolah Minyak Serai</title>
		<link>https://prokabar.com/keren-lubuk-basung-sudah-punya-mesin-pengolah-minyak-serai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2018 08:53:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kelompohutan]]></category>
		<category><![CDATA[#kelompoktani]]></category>
		<category><![CDATA[#LubukBasung]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=22814</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar — Kelompok Hutan Masyarakat (KHM) Kampuang Melayu Saiyo, Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatra Barat mendapat kesempatan mengembangkan pertanian tanaman serai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-lubuk-basung-sudah-punya-mesin-pengolah-minyak-serai/">Keren, Lubuk Basung Sudah Punya Mesin Pengolah Minyak Serai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk</strong> <strong>Basung</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Kelompok Hutan Masyarakat (KHM) Kampuang Melayu Saiyo, Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatra Barat mendapat kesempatan mengembangkan pertanian tanaman serai menjadi komoditi unggulan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.</p>
<p>Menurut Ketua KHM Kampuang Melayu, Zulkarman, izin pengelolaan Hutan Masyarakat 127 Hektar, dan telah ditanami 10 hektar tanaman Serai untuk dikelola masyarakat. &#8220;Alhamdulillah kita juga mendapatkan alat pengolah tanaman serai dari BPDAS HL menjadi minyak serai atau Atri,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia melanjutkan sudah menanam pada Agustus lalu, dan dimungkinkan panen pada awal Februari 2019 mendatang. Sedangkan bibit didatangkan dari BALITTO (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat) yang berada di Solok.</p>
<p>Herman, Selaku Tenaga Teknis BALITTO mengatakan pengembangan tanaman serai sangat menjanjikan peningkatan ekonomi masyarakat. Karena sangat dibutuhkan permintaan dunia industri kosmetik dan aromatik.</p>
<p>&#8220;Negara Dubai, singapur, Brunai Darusallam, Malaysia, Belanda bahkan Amerika Serikat membutuhkan 5 ton satu bulan. Sedangkan di Sumbar, baru bisa memenuhi 400 kilogram perbulannya,&#8221; ungkap Herman.</p>
<p>Ia juga mengatakan minyak sarai sumbar memiliki kualitas terbaik. Harga 1 kilo mencapai Rp350 rupiah. Sedangkan daerah yang baru melakukan pengembangan sudah berlangsung di Kabupaten Solok, Kota Solok, Sawahlunto, Pasaman Timur, Pasaman Barat. Untuk daerah pengembangan seperti Teluk Kuantan, Dharmasraya, Pessel, Bengkulu, Jambi dan Medan. Khusus Agam baru melakukan tahap percobaan.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Agam, Martias Wanto menuturkan potensi tersebut harus dimanfaatkan sebesar-besar mungkin dengan lahan yang ada. &#8220;Kapan perlu melalui pemerintahan nagari kita berdayakan seluruh masyarakat untuk menanam Serai di halaman rumah,&#8221; terangnya.</p>
<p>Saat ini lanjutnya, pengembangan lahan tanaman serai di Agam sudah berlangsung di Koto Kaciak, Lubuk Basung, Ampek Nagari Sitalang, Matur Mudiak, Palambayan Beringin, Tilatang Kamang seperti Koto Tangah, Kamang Mudiak, Kamang Hilia, Marasok, Padang Tarok, dan Palupuah,</p>
<p>&#8220;Kita berharap melalui adanya pengembangan tanaman serai disertai alat pengolah produksi minyak serai ini, dapat mempercepat peningkatan perekonomian masyarakat,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-lubuk-basung-sudah-punya-mesin-pengolah-minyak-serai/">Keren, Lubuk Basung Sudah Punya Mesin Pengolah Minyak Serai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelompok Tani Ini Upacara di Atas Tanah Sumber Kehidupannya</title>
		<link>https://prokabar.com/kelompok-tani-ini-upacara-di-atas-tanah-sumber-kehidupannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Aug 2018 12:13:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kelompoktani]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=16591</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Pengibaran bendera merah putih di hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia menjadi sebuah hal yang teramat penting bagi masyarakat. Ada yang mengibarkan di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kelompok-tani-ini-upacara-di-atas-tanah-sumber-kehidupannya/">Kelompok Tani Ini Upacara di Atas Tanah Sumber Kehidupannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Pengibaran bendera merah putih di hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia menjadi sebuah hal yang teramat penting bagi masyarakat.</p>
<p>Ada yang mengibarkan di bawah laut, di lereng bukit dan setidaknya di rumah masing-masing atau perkantoran. Begitu juga dengan upacara yang pada umumnya dilaksanakan sangat tertata dan formal. Semua dilakukan demi menghormati jasa para pahlawan, begitu juga dengan kegiatan upacara yang dilakukan kelompok tani yang satu ini.</p>
<p>Tidak begitu formal upacaranya, begitu juga tempat atau persiapan lainnya. Puluhan anggota tani yang tergabung dalam Kelompok Tani Berkah Saiyo Kenagarian Pauah, Kecamatan Lubuk Sikaping, melaksanakan upacara bendera di Bukit Serai Wangi Kecamatan Lubuk Sikaping. Mereka upacara di areal perkebunan milik kelompok tani yang berada di atas perbukitan.</p>
<p>&#8220;Kami memperingati HUT kemerdekaan RI kali ini dengan sedikit cara berbeda. Semua kami lakukan demi merasakan rasa nasionalisme di atas tanah sumber kehidupan kami. Rasanya susah untuk dikatakan, kami serasa menyatu dengan alam dan merasakan sebuah perjuangan untuk merdeka di tanah negeri ini,&#8221; kata Ketua Kelompok Tani Berkah Saiyo, Abdi Yusran, Sabtu (18/8).</p>
<p>Diakui Abdi, kegiatan sangat berjalan khidmat. Bahkan, kegiatan itu menurut Abdi, bukan hanya sebagai acara seremonial saja namun sebagai wahana menyegarkan dan mengokohkan kembali semangat juang. Berjuang mempertahankan nilai-nilai yang ada, berjuang untuk hidup yang lebih sejahtera.<br />
&#8220;Teramat penting itu, saat ini kita perlu meningkatkan perjuangan untuk menjaga akhlak dan budi pekerti anak-anak kita senagai generasi penerus bangsa,&#8221; tutup Abdi. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kelompok-tani-ini-upacara-di-atas-tanah-sumber-kehidupannya/">Kelompok Tani Ini Upacara di Atas Tanah Sumber Kehidupannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 49/89 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.008 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 01:57:48 by W3 Total Cache
-->