<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kelok44 Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/kelok44/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/kelok44/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Aug 2021 06:11:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#kelok44 Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/kelok44/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pohon Tumbang Sempat Ganggu Lalin di Kelok 44</title>
		<link>https://prokabar.com/pohon-tumbang-sempat-ganggu-lalin-di-kelok-44/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2021 06:11:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kelok44]]></category>
		<category><![CDATA[#lalin]]></category>
		<category><![CDATA[#PohonTumbang]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=92684</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Akses jalan Padang Lua-Manggopoh, tepatnya Kelok 4 di jalur Kelok 44 Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Agam sempat terganggu akibat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pohon-tumbang-sempat-ganggu-lalin-di-kelok-44/">Pohon Tumbang Sempat Ganggu Lalin di Kelok 44</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Akses jalan Padang Lua-Manggopoh, tepatnya Kelok 4 di jalur Kelok 44 Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Agam sempat terganggu akibat pohon tumbang, Jumat (13/8).</p>
<p>Kejadian sekitar pukul 06.10 WIB membuat jalan hanya bisa dilalui sistem buka tutup.</p>
<p>&#8220;Kami mendapat informasi telah terjadi pohon tumbang di Kelok 4, jalur Padang Lua menuju Manggopoh di Kelok 44 Maninjau. Dan langsung menindalanjuti bencana tersebut,&#8221; ungkap Kalaksa BPBD Agam, M. Lutfi melalui Kabid KL BPBD Agam, Syafrizal beserta anggota Pusdalops PB, Jum&#8217;at (13/8).</p>
<p>Satgas BPBD Kabupaten Agam bersama dengan Pemerintah Kecamatan, TKSK dan Nagari melakukan pendataan dan pembersihan material pohon tumbang.</p>
<p style="text-align: left">&#8220;Material pohon tumbang berhasil dibersihkan selesaikan pada pukul 09.07 WIB. Dan jalan Kelok 44 kembali lancar,&#8221; tutupnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pohon-tumbang-sempat-ganggu-lalin-di-kelok-44/">Pohon Tumbang Sempat Ganggu Lalin di Kelok 44</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Minibus Masuk Jurang di Kelok 44, Satu Orang Meninggal</title>
		<link>https://prokabar.com/minibus-masuk-jurang-di-kelok-44-satu-orang-meninggal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2020 09:21:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kelok44]]></category>
		<category><![CDATA[#lakalantas]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=75727</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Minibus Daihatsu Grand Max BA 8246 SK mengalami kecelakaan tunggal di jalur Kelok 44, tepatnya di Kelok 4, Jorong Pasa Maninjau,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/minibus-masuk-jurang-di-kelok-44-satu-orang-meninggal/">Minibus Masuk Jurang di Kelok 44, Satu Orang Meninggal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Minibus Daihatsu Grand Max BA 8246 SK mengalami kecelakaan tunggal di jalur Kelok 44, tepatnya di Kelok 4, Jorong Pasa Maninjau, Kenagarian Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Selasa (13/10). Kejadian sekitar pukul 10.30 WIB diduga mengalami pecah ban dan supir kehilangan kendali.</p>
<p>&#8220;Ya benar, telah terjadi kecelakaan tunggal di alami mini bus asal Pasaman Barat. Kejadian bekisar pukul 10.10 WIB di Kelok 4,&#8221; ungkap Kapolsek Tanjung Raya, AKP Yudi Partanto kepada Prokabar.com, Selasa siang (13/10).</p>
<p>Di dalam mobil, hanya ada dua orang satu orang supir dan satu orang penumpang. Mereka merupakan hubungan ibu dan anak. &#8220;Mereka diketahui dari Bukittinggi, hendak menuju pulang ke Pasaman Barat. Terlihat mereka baru saja berbelanja sayur-sayuran, dan semua barang dagangan sempat terbongkar akibat mobil tersebut jatuh terbalik ke dalam jurang sekitar 25 meter,&#8221; terangnya.</p>
<p>Supir diketahui bernama Yandi (25), hanya mengalami luka-luka dan mendapat sempat mendapat perawatan di Puskesmas Maninjau. Sementara, sang ibu bernama Lisna (45) mengalami luka parah dan meninggal dunia.</p>
<p>Sementara itu, Edmond Marsha, warga setempat mengatakan lokasi tersebut memang sering terjadi kecelakaan. Selain tikungan cukup ektrim, sejumlah pembatas jalan juga sudah banyak yang rusak.</p>
<p>&#8220;Kita berharap jalur Kelok 44 menjadi perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sumatra Barat. Karena salah satu jalur yang sangat penting bagi Masyarakat Agam, Pasaman dan Pasaman Barat. Jalur itu juga sangat banyak dilalui Wisatawan Mancanegara. Berharap melakukan pembenahan atau pembuatan jalur alternatif lainnya,&#8221; pangkas Ketua Pemuda Nagari Maninjau tersebut. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/minibus-masuk-jurang-di-kelok-44-satu-orang-meninggal/">Minibus Masuk Jurang di Kelok 44, Satu Orang Meninggal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelok 44 Sudah Bisa Dilalui, Bobot Maksimal Hanya 10 Ton</title>
		<link>https://prokabar.com/kelok-44-sudah-bisa-dilalui-bobot-maksimal-hanya-10-ton/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2020 14:02:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kelok44]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=72096</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Setelah dua hari dilakukan pengerjaan jalan amblas di Kelok 10, tepatnya jalan Kelok 44, Jalur Simpang Padang Lua Menuju Simpang Manggopoh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kelok-44-sudah-bisa-dilalui-bobot-maksimal-hanya-10-ton/">Kelok 44 Sudah Bisa Dilalui, Bobot Maksimal Hanya 10 Ton</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Setelah dua hari dilakukan pengerjaan jalan amblas di Kelok 10, tepatnya jalan Kelok 44, Jalur Simpang Padang Lua Menuju Simpang Manggopoh akhirnya tuntas, Rabu (6/8). Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Provinsi Sumatra Barat mengkebut pengerjaan dengan sistem lembur hingga malam hari.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, akses jalan Kelok 44 sudah bisa dilalui. Pihak DPUPR Provinsi Sumatra Barat telah selesai mengerjakannya. Jalan sudah bisa dikerjakan namun dengan syarat hanya bisa dilewati kendaraan muatan maksimal 10 Ton,&#8221; ungkap Camat Tanjung Raya, Handria Asmi bersama Waka Polsek Tanjung Raya, Iptu Akhiruddin, saat dikonfirmasi Prokabar.com di Maninjau, Rabu sore (6/8).</p>
<p>Ia melanjutkan Akses Kelok 44 merupakan akses paling viral bagi masyarakat. Juga dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Agam untuk mobilisasi. Pasalnya, akses paling terdekat untuk beraktifitas menuju Agam Timur. Akses tersebut juga sarana pendistribusian hasil pertanian dan perikanan menuju Pasar Padang Lua dan Bukittinggi.</p>
<p>&#8220;Jalur Simpang Padang Lua menuju Lubuk Basung Manggopoh ini menjadi tumpuan transportasi logistik atau distribusi hasil pertanian beserta perikanan ke Bukittinggi. Artinya, jalan sangat dibutuhkan masyarakat Agam Barat untuk menuju Agam Timur ataupun ke Kota Bukittinggi. Termasuk Bus angkutan umum antar Kota/Kabupaten dan provinsi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Tanjung Raya, melalui Waka Polsek Tanjung Raya, Iptu Akhiruddin menambahkan akses transportasi ini memang sangat urgen dan penting bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Agam.</p>
<p>&#8220;Kondisi jalan belum sepenuhnya stabil karena bersifat sementara. Apalagi dibatasi beban muatan kendaran, hanya 10 Ton saja. Pengamanan dan pengawasan akan terus dilakukan secara bersama-sama. Kami menghimbau seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan, bisa memahami hal ini,&#8221; terangnya.</p>
<p>Untuk pengerjaan lanjutan atau secara permanen, menurut pihak DPUPR Provinsi Sumatera Barat, baru bisa dilaksanakan pada anggaran tahun 2021 nanti. Agar akses jalan bisa bertahan hingga tahun depan, dibutuhkan kesadaran semua pihak.</p>
<p>&#8220;Perlu kita sadari kembali bahwa batas bobot kendaraan yang bisa dilalui Kelok 44 saat ini hanya 10 Ton saja. Karena jika kembali amblas atau rusak, maka kerugian akan kembali dialami bersama. Untuk itu, penting sama-sama menjaga, mengerti dan menyadari kondisi tersebut,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kelok-44-sudah-bisa-dilalui-bobot-maksimal-hanya-10-ton/">Kelok 44 Sudah Bisa Dilalui, Bobot Maksimal Hanya 10 Ton</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengerjaan Jembatan Darurat mulai Dibangun, Jalan Kelok 44 Ditutup Sementara</title>
		<link>https://prokabar.com/pengerjaan-jembatan-darurat-mulai-dibangun-jalan-kelok-44-ditutup-sementara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2020 10:12:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kelok44]]></category>
		<category><![CDATA[#lalinsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=72040</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maninjau, Prokabar — Pemerintah Provinsi Sumatra Barat memulai mengerjakan perbaikan jalan amblas di Kelok 44, tepatnya di Kelok 10, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengerjaan-jembatan-darurat-mulai-dibangun-jalan-kelok-44-ditutup-sementara/">Pengerjaan Jembatan Darurat mulai Dibangun, Jalan Kelok 44 Ditutup Sementara</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maninjau, Prokabar —</strong> Pemerintah Provinsi Sumatra Barat memulai mengerjakan perbaikan jalan amblas di Kelok 44, tepatnya di Kelok 10, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Selasa (4/8). Tahap awal ini dilakukan dengan pembangunan jembatan darurat untuk pengendara melintas sementara nantinya.</p>
<p>Agar pengerjaan berjalan lancar, aman dan cepat dikerjakan, maka untuk sementara akses waktu ditutup. Sehingga semua kendaraan tidak bisa melalui jalan Kelok 44 selama tiga hingga empat hari kedepan.</p>
<p>Menurut Kapolsek Tanjung Raya, AKP Yudi Partanto, Jalur Simpang Padang Lua-Simpang Manggopoh merupakan akses vital Kabupaten Agam. Sehingga sangat penting bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan informasi dan komunikasi kita dengan pihak Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, akses jalan harus ditutup sementara waktu. Agar pengerjaan pembuatan jembatan darurat berjalan lancar dan aman,&#8221; Ungkap Kapolsek Tanjung Raya, AKP Yudi Partanto kepada Prokabar.com, Selasa (4/8).</p>
<p>Pengerjaan ditargetkan tuntas tiga hari kedepan. Kondisi itu pun bergantung pada cuaca. Jika cuaca bagus, maka pengerjaan semakin cepat dan mudah. Berharap tidak ada gangguan yang dimungkinkan terjadi. Agar pembuatan jembatan darurat berjalan sesuai harapan untuk sementara akses jalan ditutup. bebertujuan demi keselamatan kerja petugas dan pengendara yang melintas.</p>
<p>&#8220;Saat ini kita dari Jajaran Polres Agam, Polsek Tanjung Raya, Polsek Matur dan Satlantas Polres Agam telah siaga menjaga, mengamankan dan menutup akses lalu lintas. Dan kita berharap seluruh masyarakat dapat memahami ini. Demi keamanan, kelancaran dan percepatan pembangunan jalan amblas di Kelok 10 ini,&#8221; pungkasnya. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengerjaan-jembatan-darurat-mulai-dibangun-jalan-kelok-44-ditutup-sementara/">Pengerjaan Jembatan Darurat mulai Dibangun, Jalan Kelok 44 Ditutup Sementara</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejarah Singkat Kampung Panji Kubu Gadang, Dan Peluang Jalur Alternatif Kelok 44</title>
		<link>https://prokabar.com/sejarah-singkat-kampung-panji-kubu-gadang-dan-peluang-jalur-alternatif-kelok-44/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2020 03:00:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kelok44]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=72018</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maninjau, Prokabar — Panji Kubu Gadang, sebuah perkampungan terpencil Di atas bukit Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Dahulunya sempat jaya dan paling ramai dihuni penduduk,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sejarah-singkat-kampung-panji-kubu-gadang-dan-peluang-jalur-alternatif-kelok-44/">Sejarah Singkat Kampung Panji Kubu Gadang, Dan Peluang Jalur Alternatif Kelok 44</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maninjau, Prokabar —</strong> Panji Kubu Gadang, sebuah perkampungan terpencil Di atas bukit Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Dahulunya sempat jaya dan paling ramai dihuni penduduk, bahkan pernah ada Sekolah Dasar dan Sekolah Tenun Pertama di Kenagarian Maninjau di Kabupaten Agam.</p>
<p>Tanah yang subur dengan kesejukan udara, memberi keberkahan tersendiri dari masyarakatnya. Sehingga potensi pertanian, peternakan dan pariwisata sangat bisa diandalkan.</p>
<p>Awal kisah, sekitar Tahun 1940-an, salah satu perkampungan yang cukup favorit. Merupakan hasil &#8220;Manaruko&#8221; atau pembukaan lahan dan pemukiman baru dari masyarakat Matur, Ampek Koto, Banuhampu dulunya. Sekitar tahun 1970-an, pemukiman itu sangat ramai dan mulai lahir Sekolah Dasar dan Sekolah Tenun di sana. Masa puncak kejayaannya itu diiringi hasil alam yang merimpah ruah. Padi, cengkeh dan pala salah satu pertanian yang sangat menjanjikan pada saat itu. Harganya cukup mahal dan sangat mensejahterakan masyarakat, umumnya di Selingkar Danau Maninjau.</p>
<p>Pasar Tradisional Maninjau pun pertama kali berada di bawah kaki bukit, berdekatan dengan Masjid Ummi Qura pertama kali di bangun. Perbatasan antara Jorong Kukuban dengan Bancah. (Kini, Pasar Maninjau terletak di Simpang Empat Jalur Lintas Manggopoh-Padang Lua. Dan Masjid Ummi Qura telah berpindah letak posisi ke tiga saat ini, arah ke tepi Danau Maninjau).</p>
<p>Namun bencana besar datang. Galodo atau longsor sempat melanda daerah tersebut. Kejadian diperkirakan tahun 1979 hingga 1980. Membuat pengungsian besar-besaran sempat berlangsung pada masyarakat Maninjau.</p>
<p>Bahkan pada saat itu Pemerintah Kabupaten Agam (Bupati Ahmad Syahdid), Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Gubernur Azwar Anas) dan Pemerintah Pusat (Presiden Suharto) memberi kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan transmigrasi ke Dharmasraya dan Pasaman Barat. Sehingga banyaklah masyarakat Maninjau pada saat itu menjadi transmigran dan mendapatkan lahan baru yang cukup luas di daerah baru itu.</p>
<p>Berlahan, jumlah penduduk Panji Kubu Gadang mulai mengungsi, seiring sulitnya air bersih akibat bencana longsor yang terjadi. Bahkan sempat menjadi kampung mati atau kampung tinggal karena tidak ada lagi masyarakat menetap di sana. Kecuali sekelompok masyatakat yang berusaha mempertahankan lahan pertaniannya dengan bertanam.</p>
<p>Sejak saat itu pula, Pasar Kenagarian Maninjau mulai berpindah tempat ke lokasi saat ini. Sekolah Dasar yang sempat ada di sana, pindah ke Jorong Kukuban dan Bancah. Masjid Tertua pun ketiga kalinya berpindah lebih menjorok ke tepian Danau Maninjau(Sumber: Z.Datuak Putiah). Model bangunan terbuat dari kayu mulai sempat diperbaiki dibangun semen, bata dan kapur putih (tahun 1907).</p>
<p>Kebangkitan Panji Kubu Gadang Terlihat Terang.</p>
<p>Cahaya terang itu lahir setelah keberadaan Pondok Pesantren Profesor Doktor Buya Hamka pindah ke perbukitan, berada dekat dengan Perkampungan Panji Kubu Gadang. Aliran listrik mulai masuk dan saluran air bersih dibangun. Kondisi itu membahagiakan masyarakat setempat yang berada di Jorong Bancah, Kukuban dan Kubu Baru.</p>
<p>Peran aktif dari Walinagari Maninjau, Alfian beserta jajaran perangkat nagari beserta seluruh Tokoh Masyarakat Maninjau lainnya itu, tidak dapat dilupakan begitu saja. Mulai perjuangannya agar Pondok Pesantren Profesor Doktor Buya Hamka pindah ke lokasi hingga saat ini, masuknya arus listrik ke perkampungan hingga mulai kembali akses jalan dan sebagainya.</p>
<p>Membuat perantau asal Panji Kubu Gadang itu tersentak sadar dan bangkit. Kampung kelahiran dan asal usulnya sudah bersinar kembali memiliki harapan besar untuk bangkit.</p>
<p>Dari tahun ke tahun, sepinya perkampungan mulai hidup dihiasi tanaman dan perkebunan. Beberapa rumah mulai di huni, bahkan suatu tua di Panji mulai berkumandang azan. Imam Sampono dan M. Imam Batuah beserta tokoh masyarakat lainnya terus bergiat, membangkitkan semangat membangun kampung halamanya kembali.</p>
<p>Hingga ide pembangunan akses jalan Maninjau menembus ke Padang Gelanggang, Matua Mudiak, Kecamatan Matur dimulai. Ranah dan Rantau mulai bersatu. Membuat sebuah group what&#8217;s App salah, satu aplikasi perangkat lunak Android, penjalin komunikasi dan jalinan hati. Memperdekat komunikasi meski berjauhan dari pulau ke pulau. Meski dari provinsi ke provinsi, akan tetapi mampu mempercepat penyelesaian masalah dan penuntasan gagasan. Itulah hakikinya silahturahim kembali terjalin. Bersatu untuk misi bersama yang lebih besar.</p>
<p>Ratusan juta sudah mulai dihimpun dan dilontorkan untuk pembangunan akses jalan tersebut. Melintasi perkampungan Kubu 8, Kubu 9, dan Kubu 10 yang pernah ada sejak dulunya di perbukitan sana (Sumber: Imam Sampono). Sehingga tidak terlalu menyulitkan pembangunan beserta izin dari pihak berkepentingan. Dalam hal itu, peran aktif Walinagari Maninjau, Camat Tanjung Raya, dan jajarannya patut diapresiasi, karena menganggarkan Dana Desanya untuk akses tersebut.</p>
<p>Potensi Jalur Alternatif Kelok 44, Membantu Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam Sarana Transportasi serta Pengembangan Pariwisata Nasional.</p>
<p>Pembangunan akses jalan Padang Gelanggang menuju Panji Kubu Gadang ini, sesungguhnya salah satu solusi cerdas dalam penuntasan persoalan yang selama ini terjadi. Saat ini, Kelok 44 adalah merupakan jalur paling rawan longsor dan amblas. Sementara, kebutuhan sarana jalan itu sangat viral dan urgen.</p>
<p>Merupakan jalur Padang Lua ke Manggopoh, menghubungkan dua jalan Nasional Padang-Pasaman Barat dan Padang-Bukittinggi. Kelok 44 merupakan jalan Haritage (warisan) pejuang kemerdekaan dan nenek moyang terdahulu, patut dilestarikan dipelihara.</p>
<p>Elviroza Datuak Batuah, salah seorang Tokoh Perantau Maninjau sekaligus Dirjen Kementerian PUPR yang bertugas di Aceh saat ini menjelaskan Jalan simpang Padang lua-Manggopoh memiliki posisi strategis Nasional. Karena aset penting transpotasi pariwisata nasional Danau Maninjau ke Bukittinggi.</p>
<p>Jalan penghubung antara dua jalur jalan Nasional Utama di Sumatra Barat di pulau Sumatera. Jalan lintas tengah dan jalan lintas Barat Sumatera sebagai jalur logistik utama di Sumatra. Merupakan jalan nasional ke Ibukota Kabupaten Agam, Lubuk Basung yang satu-satunya ibukota belum dilewati jalan nasional.</p>
<p>Beliau menambahkan kondisinya saat ini tidak sesuai dengan standar jalan untuk jalur logistik. Tidak bisa dilewati untuk angkutan berat atau trailler, sehingga produksi Agam khususnya Agam Barat kesulitan dipasarkan ke luar Provinsi Riau jambi dan sebagainya. untuk perbaikan geometriknya butuh anggaran yang cukup besar. Tidak sanggup dengan APBD Provinsi Sumatra Barat kecuali dengan APBN.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Agam, Indra Catri bersama Wakilnya, Trinda Farhan telah berupaya dan terus berusaha memperjuangkan Kelok 44 dan Jalur Simpang Padang Lua ke Simpang Manggopoh mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi Sumatra Barat dan Pemerintah Pusat.</p>
<p>Bahkan mengusulkan adanya jalur alternatif yang lebih efektif, efisien, aman dan cepat dilalui masyarakat. Sehingga pengendara atau pengguna jalan tidak terfokus melintasi Kelok 44. Kondisi saat ini juga sudah banyak pula yang rusak.</p>
<p>Terbukanya pembukaan akses jalan baru, Padang Gelanggang menuju Panji Kubu Gadang adalah salah satu peluang yang sangat baik. Masyarakat dan perantau sudah merintis dengan swadayanya. Kini bagaimana Pemerintah Daerah menyikapi peluang tersebut.</p>
<p>Masyarakat Maninjau dan Sungai Batang, umumnya Agam Barat pasti senang jika ada akses baru yang lebih mudah dan aman dilalui. Lebih dekat dari kelok 44.</p>
<p>Peluang bangkitnya kejayaan Pariwisata Danau Maninjau pun terbuka lebar. Termasuk peluang pembukaan lahan pertanian yang telah pernah ada sejak dulunya. Membantu peralihan ekonomi masyarakat danau ke sektor pertanian dan pariwisata. Mengurangi dampak pencemaran air danau dari sektor perikanan atau pakan ikan yang berlebihan.</p>
<p>Selain Jalur alternatif Kelok 44 di Padang Gelanggang-Panji Kubu Gadang, juga ada jalur lainnya. Seperti Puncak Lawang-Puncak Sakura-Duo Koto dan Malalak Utara-Sungai Batang.</p>
<p>(<b>R. Rajo Intan/Wartawan Muda</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sejarah-singkat-kampung-panji-kubu-gadang-dan-peluang-jalur-alternatif-kelok-44/">Sejarah Singkat Kampung Panji Kubu Gadang, Dan Peluang Jalur Alternatif Kelok 44</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Camat Tanjung Raya Dan TKSK Agam Cegah Resiko Bencana Di Kelok 44</title>
		<link>https://prokabar.com/camat-tanjung-raya-dan-tksk-agam-cegah-resiko-bencana-di-kelok-44/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Dec 2019 01:30:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kelok44]]></category>
		<category><![CDATA[#Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=54516</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), BPBD, Damkar dan Kepolisian setempat melakukan pembersihan dan penebangan pohon berpotensi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/camat-tanjung-raya-dan-tksk-agam-cegah-resiko-bencana-di-kelok-44/">Camat Tanjung Raya Dan TKSK Agam Cegah Resiko Bencana Di Kelok 44</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), BPBD, Damkar dan Kepolisian setempat melakukan pembersihan dan penebangan pohon berpotensi bencana di 4 titik di kelok 44, Jumat (13/12). Aksi tersebut sebagai bentuk pencegahan bencana pohon tumbang yang sangat rawan terjadi di jalur utama tersebut.</p>
<p>Camat Tanjung Raya, Handria Asmi memimpin langsung kegiatan tersebut. 4 titik penebangan pohon berada di Kelok 1, kelok 3, kelok 9, dan kelok 11, Jorong Pasa, Nagari Maninjau.</p>
<p>Pohon yang ditebang oleh satgas BPBD dengan krateria telah terlihat mengancam keselamatan pengguna jalan. Seperti pohon yang sudah tua atau lapuk.</p>
<p>&#8220;Kita tidak tau pasti bencana itu datang. Namun tanda-tanda alam dapat kita pelajari. Untuk itu, kita harus teliti dan peka dengan tanda-tanda potensi bencana tersebut, sehingga tidak menjadi korban nantinya,&#8221; pungkas Handria. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/camat-tanjung-raya-dan-tksk-agam-cegah-resiko-bencana-di-kelok-44/">Camat Tanjung Raya Dan TKSK Agam Cegah Resiko Bencana Di Kelok 44</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bus Pastra Terjun ke Jurang di Tikungan 28 Kelok 44</title>
		<link>https://prokabar.com/bus-pastra-terjun-ke-jurang-di-tikungan-28-kelok-44/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 May 2019 10:42:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#kelok44]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=38493</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Bus sarat penumpang dengan merk Pastra (Pasaman Transport) masuk ke dalam jurang yang ada di tikungan 28, kawasan Kelok 44, Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bus-pastra-terjun-ke-jurang-di-tikungan-28-kelok-44/">Bus Pastra Terjun ke Jurang di Tikungan 28 Kelok 44</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p><strong>Agam, Prokabar &#8211;</strong> Bus sarat penumpang dengan merk Pastra (Pasaman Transport) masuk ke dalam jurang yang ada di tikungan 28, kawasan Kelok 44, Kecamatan Matua, Kabupaten Agam, Selasa (28/5) siang. Jumlah korban jiwa dalam kecelakaan ini belum diketahui.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian terkait, kecelakaan ini, bus jurusan Pasaman Barat-Bukittinggi ini tampak terbalik dengan keempat rodanya menghadap keatas.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">
Beberapa orang penumpang terlihat histeris dan kesulitan untuk keluar. Beberapa orang lagi terlihat suka membantu penumpang lain yang masih berada di dalam bus.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Tolong bantu lah, telepon polisi nan lain bagai, tolong lah,&#8221; kata salah satu perempuan tua yang menjadi penumpang bus tersebut.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Hingga berita ini dikeluarkan, bus tersebut masih berada di lokasi. Dan belum ada petugas yang datang melakukan evakuasi. Untuk lalu lintas, di kedua jalur, baik dari dan ke Bukittinggi, terpantau sedikit tersendat<strong>.(*/mbb)</strong></p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bus-pastra-terjun-ke-jurang-di-tikungan-28-kelok-44/">Bus Pastra Terjun ke Jurang di Tikungan 28 Kelok 44</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 36/120 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.023 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:28:18 by W3 Total Cache
-->