<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kecanduangame Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/kecanduangame/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/kecanduangame/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Feb 2020 15:12:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#kecanduangame Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/kecanduangame/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Dilakukan Babinmas Tanjung Raya Cegah Pelajar SD Kecanduan Game Online</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-dilakukan-babinmas-tanjung-raya-cegah-pelajar-sd-kecanduan-game-online/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Feb 2020 15:12:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kecanduangame]]></category>
		<category><![CDATA[#pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sdn03]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=59520</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanjung Raya, Prokabar — Jajaran Kepolisian Resor Agam terus gencar melakukan pencegahan melalui pembinaan ke sekolah-sekolah. Kali ini pihak penengak hukum tersebut menyambangi SDN...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dilakukan-babinmas-tanjung-raya-cegah-pelajar-sd-kecanduan-game-online/">Ini Dilakukan Babinmas Tanjung Raya Cegah Pelajar SD Kecanduan Game Online</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanjung Raya, Prokabar —</strong> Jajaran Kepolisian Resor Agam terus gencar melakukan pencegahan melalui pembinaan ke sekolah-sekolah. Kali ini pihak penengak hukum tersebut menyambangi SDN 03 Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Senin (10/2). Hal tersebut disampaikan Kanit Binmas Polsek Tanjung Raya, Iptu Akhiruddin, kepada prokabar.com, Selasa (11/2).</p>
<p>&#8220;Kami menyampaikan pesan dan nasihat kepada peserta upacara SDN 03 Koto Kaciak tersebut. Agar murid, tidak coba-coba menghirup Lem. Karena Lem mengandung Zat yang merusak sarafnya. Himbauan tersebut nantinya akan ditindaklanjuti dengan upaya kontrol secara berskala, maupun monitor dari Babinkamtipmas Polsek Tanjung Raya nantinya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain bahaya menghirup lem, anak-anak juga diperingati bahaya kecanduan main game online. &#8220;Kita juga menghimbau murid-murid tidak keseringan atau berlarut-larut menghabiskan waktu bermain game online. Karena akan berakibat kecanduan, dan sulit untuk berhenti,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Tidak hanya itu, pelajar tingkat dasar tersebut juga diperingatkan untuk tidak melakukan aksi pemerasan atau pemaksaan terhadap teman-temannya di sekolah. Hal tersebut, merupakan bentuk kenakalan anak.</p>
<p>&#8220;Apabila anak tidak bisa diingatkan dan dilarang, bisa jadi anak akan dididik oleh negara dengan menempatkannya ke Panti Rehap anak,&#8221; pungkas Iptu Akhiruddin. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dilakukan-babinmas-tanjung-raya-cegah-pelajar-sd-kecanduan-game-online/">Ini Dilakukan Babinmas Tanjung Raya Cegah Pelajar SD Kecanduan Game Online</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kecanduan Game Kini Masuk Kategori Penyakit</title>
		<link>https://prokabar.com/kecanduan-game-kini-masuk-kategori-penyakit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 May 2019 12:29:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#game]]></category>
		<category><![CDATA[#gameonline]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kecanduangame]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=38331</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah memutuskan untuk memasukkan kecanduan bermain game (gaming disorder) kedalam daftar penyakit. Sebanyak 194...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kecanduan-game-kini-masuk-kategori-penyakit/">Kecanduan Game Kini Masuk Kategori Penyakit</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong><span class="s1">Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah memutuskan untuk memasukkan kecanduan bermain game (gaming disorder) kedalam daftar penyakit.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebanyak 194 anggota kelompok telah sepakat untuk membuat keputusan pada hari Sabtu, 25 Mei 2019 di Majelis Kesehatan Dunia ke-72.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dikatakan, WHO telah menyetujui untuk merevisi dari International Statistical Classification of Diseases and Related, yang juga dikenal sebagai ICD-11. Revisi baru dari ICD ini mencakup gangguan akibat bermain game yang kini dianggap sebagai sebuah penyakit.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut WHO ICD-11, ini adalah definisi dan karakterisasi kecanduan bermain game, yakni “Pola perilaku bermain game yang terus-menerus atau berulang (‘game digital’ atau ‘video-gaming’), yang mungkin dilakukan secara online ataupun offline dimanifestasikan oleh:</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">1. Gangguan kontrol atas game (contoh, onset, frekuensi, intensitas, durasi, pemutusan, konteks);</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">2. Meningkatnya prioritas yang diberikan untuk game, sejauh game didahulukan dari minat hidup dan aktivitas sehari-hari lainnya; dan</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">3. Kelanjutan atau peningkatan permainan meskipun telah terjadi konsekuensi negatif. Pola tingkah laku cukup keras untuk menghasilkan penurunan yang signifikan dalam bidang fungsi pribadi, keluarga, sosial, pendidikan, pekerjaan atau beberapa hal penting lainnya.”</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">WHO juga menjelaskan bahwa keputusannya untuk memasukkan kecanduan bermain game sebagai sebuah penyakit dibuat oleh para ahli dari berbagai disiplin ilmu dan wilayah. Selain itu, keputusan ini juga dibuat karena berdasarkan beberapa alasan dari sejumlah bukti yang tersedia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada bulan Juni 2018, WHO telah menyelesaikan ICD-11 dan berbagai organisasi industri video game, seperti ESA, mendorong kembali keputusan tersebut. Dilaporkan, bahwa ESA merasakan keputusan yang dibuat masih dianggap kurang memadai, terutama terkait dengan masalah kesehatan mental akibat kecanduan bermain game.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">ICD-11 hasil revisi telah diumumkan oleh WHO dan akan mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2022. Harus diakui, kecanduan game memang telah lama menjadi masalah bagi sebagian orang dan menjadi topik yang menarik untuk diperdebatkan, tidak hanya oleh peneliti, tetapi juga oleh pelaku kesehatan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Douglas Gentile, psikolog, dan kepala Media Research Lab Iowa State University pernah mengatakan bahwa dirinya telah melakukan survei terhadap ribuan subjek. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari survei tersebut disimpulkan bahwa kecanduan bermain game bisa berdampak depresi yang merusak sendi-sendi kehidupan manusia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari sana, Douglas Gentile juga mengatakan bahwa itu bisa dianggap sebagai sebuah gangguan. Di sisi lain, tentu saja klasifikasi dan pengakuan gangguan akibat bermain game ini oleh WHO juga menjadi langkah besar ke depan dalam perdebatan seputar kecanduan game. <b>(*/hdp)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kecanduan-game-kini-masuk-kategori-penyakit/">Kecanduan Game Kini Masuk Kategori Penyakit</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/65 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.018 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 04:04:47 by W3 Total Cache
-->