<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#keamanansiber Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/keamanansiber/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/keamanansiber/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Aug 2023 12:21:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#keamanansiber Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/keamanansiber/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Krisis Keamanan Siber (Cyber Security) di Sektor Pemerintahan Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/krisis-keamanan-siber-cyber-security-di-sektor-pemerintahan-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Aug 2023 11:24:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#keamanansiber]]></category>
		<category><![CDATA[#teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=114610</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Kejahatan siber di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Seiring dengan akselerasi transformasi digital di Indonesia, serangan terhadap sistem keamanan teknologi informasi juga turut meningkat....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/krisis-keamanan-siber-cyber-security-di-sektor-pemerintahan-indonesia/">Krisis Keamanan Siber (Cyber Security) di Sektor Pemerintahan Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Padang, Prokabar &#8211; </strong>Kejahatan siber di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Seiring dengan akselerasi transformasi digital di Indonesia, serangan terhadap sistem keamanan teknologi informasi juga turut meningkat. Termasuk juga di sektor administrasi pemerintahan.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat, Indonesia mendapatkan 370,02 juta serangan siber pada 2022. Mayoritas serangan siber itu menyasar sektor administrasi pemerintahan.</span></p>
<figure id="attachment_114611" aria-describedby="caption-attachment-114611" style="width: 480px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-114611" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/08/8B0F54F6-6AB8-40D6-8D0F-C4F3C95B3CB1.jpeg" alt="" width="480" height="601" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/08/8B0F54F6-6AB8-40D6-8D0F-C4F3C95B3CB1.jpeg 828w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/08/8B0F54F6-6AB8-40D6-8D0F-C4F3C95B3CB1-240x300.jpeg 240w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/08/8B0F54F6-6AB8-40D6-8D0F-C4F3C95B3CB1-818x1024.jpeg 818w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/08/8B0F54F6-6AB8-40D6-8D0F-C4F3C95B3CB1-768x962.jpeg 768w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-114611" class="wp-caption-text">Jumlah Serangan Siber Berdasarkan Sektor<br />(2022) (Sumber : BSSN)</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s1">Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat, Indonesia mendapatkan 370,02 juta serangan siber pada 2022. Jumlah tersebut meningkat 38,72% dari tahun sebelumnya yang sebanyak 266,74 juta serangan siber di tanah air. Mayoritas target serangan siber ke Indonesia menyasar sektor administrasi pemerintahan pada tahun lalu. Jumlahnya tercatat sebanyak 284,09 juta serangan. </span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Perluanya Cyber Security(Keamanan Siber) dan Cyber Defense(Pertahanan Siber)</span></strong></p>
<p class="p1"><span class="s1">Keamanan Siber dan Pertahanan Siber memiliki setidaknya satu keterkaitan erat, yaitu bahwa keduanya diterapkan untuk menjaga dan mempertahankan kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersediaan (availability) informasi elektronik atau Sistem Elektronik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Keamanan Siber dapat berupa salah satu bentuk dari Pertahanan Siber. Di lain pihak, Pertahanan Siber dapat berupa pertahanan aktif maupun pertahanan pasif. Pertahanan pasif yang dimaksud dapat tercakup dalam ruang lingkup Keamanan Siber.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Keamanan Siber maupun Pertahanan Siber dapat diselenggarakan oleh individu, kolektif maupun negara. Masing-masing ruang lingkupnya dapat berbeda. Keamanan Siber dan Pertahanan Siber yang diselenggarakan oleh negara dimaksudkan untuk menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi penting bagi negara, keamanan nasional, maupun menjaga Sistem Elektronik yang strategis atau kritis bagi kelangsungan pelayanan publik atau kelangsungan negara.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pihak pemerintahan maupun swasta memiliki kepentingan untuk membangun keamanan dan mempertahankan informasi dan sistem elektroniknya untuk menjaga informasi dan sistem elektroniknya sesuai dengan kepentingannya masing-masing.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terbaru Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2023 tentang Strategi Keamanan Siber Nasional dan Manajemen Krisis Siber. Aturan ini terbit di tengah maraknya insiden dugaan kebocoran data.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Perpres ini diteken Jokowi pada 20 Juli 2023. Terdapat 35 pasal di dalamnya yang mengatur mengenai strategi pemerintah dalam menangani masalah keamanan siber</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Strategi Keamanan Siber Nasional dan Manajemen Krisis Siber merupakan acuan bagi Instansi Penyelenggara Negara dan Pemangku Kepentingan untuk mewujudkan kekuatan dan kapabilitas siber dalam rangka mencapai stabilitas Keamanan Siber,&#8221; demikian bunyi Pasal 3 aturan tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terdapat empat tujuan penerbitan Perpres ini, yakni mewujudkan keamanan siber, melindungi ekosistem perekonomian digital nasional, meningkatkan kekuatan dan kapabilitas keamanan siber yang anda dan berdaya tangkal;</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Serta mengutamakan kepentingan nasional dan mendukung terciptanya ruang siber global yang terbuka, aman, stabil, dan bertanggung jawab.</span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">UU 11/2008 dan PP 82/2012 sebagai Dasar Keamanan Siber dan Pertahanan Siber Semesta</span></strong></p>
<p class="p1"><span class="s1">UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem Dan Transaksi Elektronik merupakan pondasi membangun Keamanan Siber dan Pertahanan Siber nasional secara organik. Secara organik maksudnya keamanan dan pertahanan nasional dibangun oleh Penyelenggara Sistem Elektronik secara semesta dan berkesinambungan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pasal 15 UU ITE mengatur bahwa Penyelenggara Sistem Elektronik harus menyelenggarakan sistem elektroniknya secara aman, andal, dan bertanggung jawab terhadap beroperasinya Sistem Elektronik sebagaimana mestinya. Artinya seluruh Penyelenggara Sistem Elektronik, terlepas apakah sistem itu digunakan untuk kepentingan pemerintahan, komersial, atau pribadi harus menyelenggarakan sistemnya secara andal, aman dan bertanggung jawab.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">PP 82/2012 memberikan pedoman bagaimana Penyelenggara Sistem Elektronik menyelenggarakan sistemnya secara andal, aman, dan bertanggung jawab sebagaimana diamanatkan oleh UU ITE. </span></p>
<p class="p1">Dengan adanya pedoman tersebut, diharapkan agar secara semesta atau secara nasional, Sistem Elektronik yang ada di Indonesia dapat menjadi satu kesatuan sistem yang kokoh, andal dan aman. Hal ini selaras dengan prinsip pertahanan nasional yaitu bahwa pertahanan dilakukan secara semesta. Pertahanan negara diselenggarakan melalui usaha membangun dan membina kemampuan, daya tangkal negara dan bangsa, serta menanggulangi setiap ancaman.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, pertahanan negara adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Sistem pertahanan negara Indonesia bersifat sistem pertahanan semesta, yaitu melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman.</span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Koordinasi Keamanan Siber dan Pertahanan Siber</span></strong></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meskipun UU 11/2008 dan PP 82/2012 telah meletakan dasar pengaturan untuk membangun sistem Keamanan Siber dan Pertahanan Siber yang bersifat semesta, diperlukan kontrol, koordinasi, dan pengawasan secara strategis dan efektif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kementerian Komunikasi dan Informatika memiliki tugas dan fungsi di bidang Telekomunikasi, Informatika, Penyiaran, dan Pos. Keempat bidang ini sangat berperan dalam membangun dan mengembangkan Keamanan Siber dan Pertahanan Siber secara holistik. Kementerian Kominfo merupakan instansi pengawas dari penyelenggaraan bidang-bidang tersebut.<span class="Apple-converted-space">  </span>Dalam kondisi yang normal, Kementerian Kominfo, melalui pembentukan regulasi, pembangunan CSIRT diseluruh provinsi &amp; semua sektor, penegakan hukum, budaya keamanan Informasi, monitoring &amp; insiden respon, bersama<span class="Apple-converted-space">  </span>dapat secara efektif membangun Keamanan Siber dan Pertahanan Siber.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Budaya Keamanan Informasi di masyarakat perlu ditumbuhkan dengan menyelenggarakan sosialisasi dan bimtek tentang keamanan informasi. Pemerintah perlu bekerja sama dengan berbagai pihak dimasyarakat (sekolah, LSM, dan instansi publik) dalam menumbuhkan kesadaran mengamankan informasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Karena Pertahanan Siber untuk kepentingan perang (war) memerlukan pendekatan yang berbeda. Dalam keadaan perang, seluruh sumber daya digunakan untuk mempertahankan Sistem Elektronik khususnya yang strategis dan meredam serangan siber dan menyerang untuk melumpuhkan serangan. Dalam kondisi perang, Tentara Nasional harus lebih berperan aktif.</span></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Perlunya Strategi Nasional Keamanan Siber dan Pertahanan Siber</span></strong></p>
<p class="p1"><span class="s1">Satu tantangan besar dalam mempertahankan dan menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi serta Sistem Elektronik yang strategis ialah bahwa selalu ada kemungkinan perang siber (SiberWar) tersebut bukanlah perang yang kasat mata, tetapi perang laten. Adanya serangan siber (cyber attack) yang tidak dilangsungkan atas nama negara tertentu. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo dan Kementerian Pertahanan serta Kementerian Koordinator Polhukam harus bekerja sama secara intensif. Instansi-instansi ini perlu bekerja sama dalam membuat Strategi Nasional Keamanan Siber dan Pertahanan Siber.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Strategi dimaksud perlu dibentuk dalam suatu Rencana Besar (master plan) yang berisi, antara lain:</span></p>
<ul>
<li class="p1"><span class="s1">Penentuan dan evaluasi ancaman (threat) dan kelemahan (vulnerabilities) Sistem Elektronik Infrastruktur Strategis di Indonesia</span></li>
<li class="p1"><span class="s1">Pengelolaan sumber daya (khususnya manusia, teknologi, serta Penelitian dan Pengembangan –R&amp;D) dan untuk penguatan Keamanan Siber dan Pertahanan Siber</span></li>
<li class="p1"><span class="s1">Pembangunan dan pengembangan sistem Keamanan Siber dan Pertahanan Siber semesta</span></li>
<li class="p1"><span class="s1">Penentuan prioritas penguatan Sistem Elektronik Infrastruktur Strategis</span></li>
</ul>
<p class="p1"><span class="s1">Komunikasi menggunakan teknologi internet hampir menjadi kebutuhan primer setiap orang di Indonesia. Perkembangan teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang pesat menyebabkan perubahan pola sistem jaringan. <strong>(*/Adech)</strong></span></p>
<p><strong>*Dikutip dari berbagai sumber</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/krisis-keamanan-siber-cyber-security-di-sektor-pemerintahan-indonesia/">Krisis Keamanan Siber (Cyber Security) di Sektor Pemerintahan Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkuat Keamanan Siber, BSSN Evaluasi Modul Persandian Daerah se-Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/perkuat-keamanan-siber-bssn-evaluasi-modul-persandian-daerah-se-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Aug 2019 15:33:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#bssn]]></category>
		<category><![CDATA[#diskominfosumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#keamanansiber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=43739</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Dalam rangka memperkuat Keamanan Perangkat Teknologi Informasi (KPTI), Divisi Pemantauan dan Pengendalian Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyelenggarakan Sosialisasi Pengendalian...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perkuat-keamanan-siber-bssn-evaluasi-modul-persandian-daerah-se-sumbar/">Perkuat Keamanan Siber, BSSN Evaluasi Modul Persandian Daerah se-Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Dalam rangka memperkuat Keamanan Perangkat Teknologi Informasi (KPTI), Divisi Pemantauan dan Pengendalian Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyelenggarakan Sosialisasi Pengendalian Peredaran dan Evaluasi Modul Sandi bertempat di Hotel Grand Zuri Padang, Kamis (8/8).</p>
<p>Kasubdit Fasilitasi Standarisasi dan Sertifikasi Keamanan Modul Sandi, Deby Rusiana Hutasait, menyatakan tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk pengumpulan, validasi data, sekaligus Sosialisasi Produk Modul Sandi dan Keamanan Perangkat Teknologi Informasi. Pada sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh perwakilan Dinas Kominfo Kab/Kota se-Sumatera Barat, juga diadakan evaluasi terkait pemanfaatan peralatan sandi yang telah didistribusikan oleh BSSN.</p>
<p>Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumatera Barat, Yeflin Luandri sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh BSSN ini.</p>
<p>“Saat ini pemakaian perangkat Teknologi Informasi sudah menjadi keharusan dan kebutuhan bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah, tanpa pengecualian,” ujarnya.</p>
<p>Artinya melalui sosialisasi ini, diharapkan akan menimbulkan kesadaran semua stakeholder di daerah untuk selalu memanfaatkan perangkat teknologi informasi yang sudah tersertifikasi.</p>
<p>“Ini penting karena akan berpengaruh kepada kelangsungan ekosistem keamanan informasi,” tutup Yeflin<b>. (rel/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perkuat-keamanan-siber-bssn-evaluasi-modul-persandian-daerah-se-sumbar/">Perkuat Keamanan Siber, BSSN Evaluasi Modul Persandian Daerah se-Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/63 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.015 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:18:14 by W3 Total Cache
-->