<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kbri Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/kbri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/kbri/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Jul 2019 23:57:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#kbri Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/kbri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemerintah Tutup Sementara KBRI di Yaman, Ini Sebabnya</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-tutup-sementara-kbri-di-yaman-ini-sebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jul 2019 23:57:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kbri]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenlu]]></category>
		<category><![CDATA[#yaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=42655</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sana’a, Prokabar — Dengan mempertimbangkan bahwa konflik yang berkepanjangan, serta situasi politik dan keamanan yang membahayakan di Yaman telah menghambat pelaksanaan tugas dan misi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-tutup-sementara-kbri-di-yaman-ini-sebabnya/">Pemerintah Tutup Sementara KBRI di Yaman, Ini Sebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sana’a, Prokabar —</strong> Dengan mempertimbangkan bahwa konflik yang berkepanjangan, serta situasi politik dan keamanan yang membahayakan di Yaman telah menghambat pelaksanaan tugas dan misi diplomatik di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Sana’a, pemerintah memandang perlu menutup sementara dan menghentikan kegiatan oprasional KBRI di negara tersebut.</p>
<p>Atas pertimbangan itu, pada 17 Juli 2019, Presiden Joko Widodo telah menandatangan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Penutupan Sementara Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sana’a, Republik Yaman.</p>
<p>“Menutup sementara dan menghentikan kegiatan operasional Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sana’a, Republik Yaman,” bunyi diktum KESATU Keppres tersebut.</p>
<p>Selanjutnya tugas dan fungsi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sana’a, Republik Yaman, menurut Keppres tersebut dilaksanakaan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesiadi Muscat, Kesultanan Oman.</p>
<p>Seiring dengan itu, menurut Keppres ini, alokasi anggaran untuk Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sana’a, Republik Yaman dihentikan sementara, dan memindahkan personel di kedutaan tersebut pada Kedutaan Besar Republik Indonesiadi Muscat, Kesultanan Oman.</p>
<p>Keppres ini menyebutkan, pembukaan kembali Kedutaan Besar Republik Indonesia di Sana’a, Republik Yaman dapat dilakukan jika situasi dan kondisi setempat sudah kondusif.</p>
<p>“Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2019,” bunyi diktum KEENAM Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2019 itu. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-tutup-sementara-kbri-di-yaman-ini-sebabnya/">Pemerintah Tutup Sementara KBRI di Yaman, Ini Sebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Komitmen Pemerintah Tangani Perdagangan Orang Dengan Kedok Pengantin Pesanan</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-komitmen-pemerintah-tangani-perdagangan-orang-dengan-kedok-pengantin-pesanan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2019 01:09:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kbri]]></category>
		<category><![CDATA[#perdagangananak]]></category>
		<category><![CDATA[#perdaganganorang]]></category>
		<category><![CDATA[#TPPO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=42514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah menunjukan komitmennya dalam penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), terlebih dalam jangka pendek untuk dapat memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-komitmen-pemerintah-tangani-perdagangan-orang-dengan-kedok-pengantin-pesanan/">Ini Komitmen Pemerintah Tangani Perdagangan Orang Dengan Kedok Pengantin Pesanan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah menunjukan komitmennya dalam penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), terlebih dalam jangka pendek untuk dapat memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang masih terjebak di China terkait kasus TPPO dengan modus pengantin pesanan.</p>
<p>Demikian disampaikan oleh Deputi V Bidang Kajian Politik dan Pengelolaan Isu-isu Hukum, Pertahanan, Keamanan dan HAM Strategis Kantor Staf Presiden (KSP), Jaleswari Pramodhawardani, saat memimpin rapat koordinasi lintas instansi yang membahas mengenai penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan Orang, di Gedung Bina Graha, Jakarta, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Rapat ini merupakan koordinasi atas serangkaian peristiwa terkait dengan kasus TPPO dengan modus pengantin pesanan, khususnya yang dialami korban dari Kalimantan Barat dan Jawa Barat.</p>
<p>Sebagaimana diketahui belum lama ini terjadi kasus perdagangan orang dari beberapa daerah di Indonesia dengan modus pengantin pesanan yang terjebak di China.</p>
<p>Dari rapat koordinasi ini mengemuka beberapa masalah yang melatarbelakangi terjadinya kasus TPPO dengan modus pengantin pesanan, seperti pemalsuan dokumen di daerah dan  yang paling krusial adalah permasalahan ekonomi para korban TPPO yang mau pergi ke China dengan harapan akan hidup yang lebih baik.</p>
<p>Dalam arahannya, Jaleswari mengingatkan, bahwa permasalahan perdagangan orang ini seperti gunung es, permasalahan mengenai perdagangan orang ke China ini seperti pintu masuk saja kalau berbicara mengenai TPPO ini kan spektrumnya lebih luas lagi.</p>
<p>Untuk itu, Jaleswari mengingatkan, bahwa penanganan masalah TPPO perlu memperhatikan aspek perlindungan korban khususnya perempuan dan anak.</p>
<p>Ia menyampaikan, penanganan TPPO diatur dalam Undang-Undang Nomor. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Melalui instansi terkait sudah ada tindakan penanggulangan yang dilakukan oleh Pemerintah melalui koordinasi dengan Pemerintah China oleh KBRI &amp; KJRI di China.</p>
<p>Kementerian lain yang ikut serta berperan adalah Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Hukum dan HAM.</p>
<p>Deputi V KSP menegaskan, bahwa KSP akan terus mengawal koordinasi antar kementerian dan lembaga dalam upaya penyelesaian &amp; pencegahan dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO) secara komprehensif.</p>
<p>Hadir dalam Rapat Koordinasi itu pimpinan dan perwakilan instansi terkait seperti Direktur Asia Timur &amp; Pasifik Kementerian Luar Negeri, Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK, Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kemenkumham, dan Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. <strong>(*/hdp)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-komitmen-pemerintah-tangani-perdagangan-orang-dengan-kedok-pengantin-pesanan/">Ini Komitmen Pemerintah Tangani Perdagangan Orang Dengan Kedok Pengantin Pesanan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alhamdulillah, TKW yang Bebas dari Hukuman Mati di Saudi Sampai di Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/alhamdulillah-tkw-yang-bebas-dari-hukuman-mati-di-saudi-sampai-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jul 2018 23:07:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#kbri]]></category>
		<category><![CDATA[#TKW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=12358</guid>

					<description><![CDATA[<p>Riyadh, Prokabar &#8211; Nurkoyah Marsan Dasan, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Rengasdengklok, Karawang yang telah bebas dari hukuman mati di Arab Saudi akhirnya dipulangkan ke...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/alhamdulillah-tkw-yang-bebas-dari-hukuman-mati-di-saudi-sampai-di-indonesia/">Alhamdulillah, TKW yang Bebas dari Hukuman Mati di Saudi Sampai di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Riyadh, Prokabar &#8211; </strong>Nurkoyah Marsan Dasan, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Rengasdengklok, Karawang yang telah bebas dari hukuman mati di Arab Saudi akhirnya dipulangkan ke Indonesia pada Selasa (3/7) malam, dan tiba di Jakarta pada Rabu (4/7)  pukul 15.40 WIB.</p>
<p>Nurkoyah telah divonis bebas oleh Pengadilan Umum Kota Dammam dari hukuman mati atas tuduhan membunuh anak majikan di Dammam, Arab Saudi. Setelah proses hukum yang panjang selama 8 tahun, Nurkoyah akhirnya divonis bebas pada tanggal 3 April 2018 yang lalu.</p>
<p>Selama masa persidangan, Nurkoyah mendapatkan pendampingan penuh dari Tim KBRI Riyadh dan Pengacara Mish’al Al Shareef dari Kantor Hukum Mish’al Al Shareef.</p>
<p>Dengan didampingi Atase Hukum KBRI Muhibuddin, Atase Kepolisian Kombes Fahrurrazi dan counsellor Sunan Jaya Rustam, Dubes RI Agus Maftuh Abegebriel secara langsung turun ke lapangan guna memastikan proses pemulangan Nurkoyah berjalan lancar mulai dari proses penjemputan di Penjara Dammam sampai dengan mengantar di Bandara Internasional King Fahd Dammam, Arab Saudi, 500 kilometer (km) timur kota Riyadh.</p>
<p>Secara khusus Nurkoyah mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan perhatian khusus kepada seluruh WNI di Saudi yang sedang menghadapi permasalahan hukum. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada KBRI Riyadh yang sudah melakukan pendampingan dan ikhtiar hukum untuk menyelamatkannya dari hukuman mati.</p>
<p>Kepulangan Nurkoyah ini sangat istimewa karena disamping didampingi Konsul Muda KBRI Riyadh, Makki Nahari, juga diantar langsung sampai kampung halamannya oleh Mish’al Shareef, Pengacara kondang di Saudi yang selama ini intensif melakukan advokasi beberapa kasus hukum WNI termasuk kasus Nurkoyah.</p>
<p>Dubes Maftuh juga menegaskan bahwa KBRI Riyadh akan selalu konsisten menghadirkan negara dalam mendampingi, mengayomi serta melayani seluruh WNI di Kerajaan Arab Saudi. (<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/alhamdulillah-tkw-yang-bebas-dari-hukuman-mati-di-saudi-sampai-di-indonesia/">Alhamdulillah, TKW yang Bebas dari Hukuman Mati di Saudi Sampai di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/77 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.012 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:14:53 by W3 Total Cache
-->