<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#karantina Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/karantina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/karantina/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Dec 2021 01:15:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#karantina Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/karantina/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mendadak Diwajibkan Karantina Mandiri, Elkan Baggott Terancam Absen Lawan Vietnam</title>
		<link>https://prokabar.com/mendadak-diwajibkan-karantina-mandiri-elkan-baggott-terancam-absen-lawan-vietnam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2021 01:15:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#baggott]]></category>
		<category><![CDATA[#karantina]]></category>
		<category><![CDATA[#Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=98727</guid>

					<description><![CDATA[<p>Singapura, prokabar &#8211; Kewajiban karantina mandiri mendadak yang harus dijalani bek timnas Indonesia, Elkan Baggott, membuatnya terancam absen saat lawan Vietnam di Piala AFF...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mendadak-diwajibkan-karantina-mandiri-elkan-baggott-terancam-absen-lawan-vietnam/">Mendadak Diwajibkan Karantina Mandiri, Elkan Baggott Terancam Absen Lawan Vietnam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Singapura, prokabar</strong> &#8211; Kewajiban karantina mandiri mendadak yang harus dijalani bek timnas Indonesia, Elkan Baggott, membuatnya terancam absen saat lawan Vietnam di Piala AFF 2020, Rabu (15/12) malam ini.</p>
<p>PSSI juga sudah bergerak meminta bantuan KBRI di Singapura untuk menyelesaikan kasus yang dialami Elkan Baggott. Selain itu, PSSI juga mengungkap sejumlah keganjilan dari kewajiban karantina mandiri yang harus dijalani Elkan Baggott pada Piala AFF 2020.</p>
<p>Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengungkap keganjilan dari kewajiban Elkan Baggott untuk menjalani karantina mandiri oleh pemerintah Singapura.</p>
<p>Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Singapura telah mengirimkan surat kepada Elkan agar pemain timnas Indonesia itu menjalani karantina hingga 18 Desember 2021.</p>
<p>Hal itu berarti bahwa Elkan dipastikan absen saat timnas Indonesia berjumpa Vietnam pada laga Grup B Piala AFF 2020 di Stadion Bishan, Singapura. Rabu (15/12).</p>
<p>Mochamad Iriawan pun langsung bergerak cepat dengan menghubungi Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryopratomo, untuk turun tangan membantu persoalan ini.</p>
<p>Pasalnya, ia melihat keganjilan dari kebijakan karantina tersebut. Sebab, Elkan sebelumnya sudah bertanding saat skuad Garuda berjumpa Laos pada Minggu (12/12).</p>
<p>Di samping itu, hasil pemeriksaan Covid-19 yang dilakukan melalui tes usap PCR juga menunjukkan bahwa bek berusia 19 tahun itu dipastikan negatif.</p>
<p>&#8220;Saya menyayangkan aturan ini. Elkan sudah bermain saat melawan Laos. Seharusnya, kalau mau dikarantina kan dari awal sebelum melawan Laos,&#8221; kata Iriawan, melalui rilis yang media.</p>
<p>&#8220;Lagi pula, yang bersangkutan (Elkan Baggott) juga sudah menjalani tes usap PCR dan hasilnya negatif,&#8221; ia melanjutkan, Selasa (14/12/2021).</p>
<p>Seperti diketahui, Elkan harus menjalani karantina karena saat terbang dari London ke Singapura pada Selasa (7/12), ada penumpang yang dinyatakan positif Covid-19 varian baru Omicron.</p>
<p>Akibatnya, otoritas kesehatan Singapura pun kemudian mengirimkan surat tersebut kepada Elkan pada Senin (13/12) sore.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mendadak-diwajibkan-karantina-mandiri-elkan-baggott-terancam-absen-lawan-vietnam/">Mendadak Diwajibkan Karantina Mandiri, Elkan Baggott Terancam Absen Lawan Vietnam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ombudsman Sumbar Pantau Rumah Karantina Pasien Covid-19 Kota Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/ombudsman-sumbar-pantau-rumah-karantina-pasien-covid-19-kota-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 May 2021 23:30:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#covid]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#karantina]]></category>
		<category><![CDATA[#Ombudsman]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=87949</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat melakukan pemantauan terhadap tempat Karantina Pasien Covid-19 yang bertempat di Perumahan Nelayan, Kelurahan Pasia Nan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ombudsman-sumbar-pantau-rumah-karantina-pasien-covid-19-kota-padang/">Ombudsman Sumbar Pantau Rumah Karantina Pasien Covid-19 Kota Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat melakukan pemantauan terhadap tempat Karantina Pasien Covid-19 yang bertempat di Perumahan Nelayan, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (25/5).</p>
<p class="p1"><span class="s1">“Melihat tingginya lonjakan masyarakat yang terpapar Virus Covid-19 khususnya di Kota Padang, maka selaku Pengawas Pelayanan Publik kami perlu memastikan kesiapan penanganan, terlebih lagi terkait tempat Karantina bagi Pasien Covid-19,” ungkap Yefri Heriyani Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumatera Barat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam Pantauan Ombudsman terhadap tempat Karantina di Perumahan Nelayan saat ini terdapat 50 rumah yang disediakan bagi Pasien Covid-19 dengan daya tampung 99 pasien, dan 6 rumah bagi petugas yang terdiri dari 2 orang dokter 6 Perawat, 1 petugas gizi dan 1 petugas lingkungan, 1 rumah khusus untuk ruang ganti APD petugas, 1 rumah untuk Poli, 1 rumah untuk pengumpulan sampah dan 1 rumah untuk logistik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terdapat beberapa zona yang diterapkan, yakni Zona Hijau diperuntukkan bagi Petugas, Zona Kuning, untuk Pergantian APD Petugas dan tempat sampah, serta Zona Merah tempat Pasien Covid-19 yang hanya boleh dimasuki oleh petugas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rumah Pasien difasilitasi dengan tempat tidur, ruang tamu, toilet, meja makan, jemuran dan dispenser. Masing-masing rumah berisi 2 sampai 3 pasien, saat ini jumlah pasien yang ada sejumlah 76 Pasien. Seluruh penanganan gratis dan tidak dipungut biaya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pasien yang di Karantina dikhususkan bagi Pasien yang terpapar dengan keluhan ringan sedangkan bagi yang kondisi berat di rawat pada rumah sakit yang telah ditetapkan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terkait konsumsi, serta perlengkapan lainya, pihak Dinkes kota Padang bekerja sama dengan pihak Dinkes Provinsi Sumbar. Pasien yang di rawat mendapatkan makanan 3 kali sehari dengan dilakukan pemantauan gizi oleh petugas Gizi guna memastikan protein-protein yang dikonsumsi oleh Pasien.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut petugas yang ada dilapangan, saat ini sedang dilakukan renovasi/ perbaikan terhadap rumah-rumah lainnya dan nantinya akan diperuntukkan bagi Pasien Covid-19 untuk meningkatkan daya tampung pasien hingga 164 daya tampung. Tahun sebelumnya dalam kurun waktu 23 September – 09 Desember Rumah Karantina menampung pasien dengan total 786 Pasien Covid-19.<br />
</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selanjutnya untuk petugas yang ada dilapangan dilakukan pergantian sift 15 hari sekali dengan masing-masing petugas 10 orang, imbuhnya. Selain dari pada itu juga terdapat 2 petugas supir dan 2 petugas security.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam pantauan Ombudsman menyampaikan agar pengelolaan sampah perlu menjadi perhatian. Sehingga tidak dibiarkan menumpuk. Tentu dinas kebersihan dan lingkungan hidup dapat memberikan perhatian untuk hal ini.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Diingatkan juga penyelenggara perlu memperkuat saluran pengaduan internal, yang dikelola secara khusus dan baik oleh pelaksana layanan yang berkompeten.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam kunjungannya, Ombudsman juga mengapresiasi apa yang telah disiapkan secara cepat oleh Dinas Kesehatan dengan berbagai keterbatasan yang terjadi. Ditekankan juga pentingnya kesiapan dan kepastian terhadap penanganan masyarakat yang terpapar covid-19, karena sewaktu-waktu jumlah pasien bisa saja bertambah. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ombudsman juga menghimbau agar kesadaran masyarakat juga harus ditingkatkan dengan melakukan edukasi-edukasi terhadap masyarakat agar tetap menjaga dan menajalankan protokol kesehatan salah satunya guna menekan turunnya angka masyarakat yang terpapar covid. (<strong>rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ombudsman-sumbar-pantau-rumah-karantina-pasien-covid-19-kota-padang/">Ombudsman Sumbar Pantau Rumah Karantina Pasien Covid-19 Kota Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Santri Asal Pesisir Selatan Dikarantina, Ini Jumlahnya</title>
		<link>https://prokabar.com/santri-asal-pesisir-selatan-dikarantina-ini-jumlahnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2020 12:34:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#karantina]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=66280</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211; Sebanyak 25 orang santri berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, dikarantina di Rusunawa Painan, Kecamatan IV Jurai, Selasa (28/4)....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/santri-asal-pesisir-selatan-dikarantina-ini-jumlahnya/">Santri Asal Pesisir Selatan Dikarantina, Ini Jumlahnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211;</strong> Sebanyak 25 orang santri berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, dikarantina di Rusunawa Painan, Kecamatan IV Jurai, Selasa (28/4).</p>
<p>Ke 25 orang santri yang menjalani karantina saat ini, meraka menimba ilmu di Pondok Pesantren Al-Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.</p>
<p>&#8220;Ke 25 santri berasal dari Kecamatan Lunang, Silaut dan Sutera. Mereka saat ini dikarantina di rusunawa Painan Selatan,&#8221; kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pesisir Selatan, Rinaldi Dasar, di Painan.</p>
<p>Seluruh santri, dikarantina jelang hasil swab tesnya keluar di Labor Biomedik Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Unand.</p>
<p>&#8220;Sampel swab mereka telah diambil oleh petugas RSUD Dr M. Zein Painan dan hari ini dikirim ke Labor Biomedik Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit infeksi Unand, &#8221; ujarnya Kabag Humas Pemkab Pessel itu.</p>
<p>Sering itu, jumlah pasien positif Covid-19 masih masih 16 orang dan lima orang diantaranya dinyatakan sembuh usai menjalani serangkaian perawatan.</p>
<p>Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 11 orang, delapan diantaranya menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit dan tiga orang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.</p>
<p>Selanjutnya, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 309 orang, 261 diantaranya selesai melewati masa pemantauan, Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 347 orang, 148 diantaranya selesai melewati masa pemantauan.</p>
<p>Sementara pelaku perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 yang masuk ke Pessel setempat berjumlah 6.171 orang dan 4.708 diantaranya selesai menjalani masa pemantauan<strong>,(min)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/santri-asal-pesisir-selatan-dikarantina-ini-jumlahnya/">Santri Asal Pesisir Selatan Dikarantina, Ini Jumlahnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Lonjakan ODP, Pemprov Sumbar Siapkan Beberapa Lokasi Karantina</title>
		<link>https://prokabar.com/antisipasi-lonjakan-odp-pemprov-sumbar-siapkan-beberapa-lokasi-karantina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2020 14:01:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#karantina]]></category>
		<category><![CDATA[#SumateraBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=64139</guid>

					<description><![CDATA[<p>Payakumbuh, Prokabar — Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengunjungi tempat karantina untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 bagi Orang Dalam Pengawasan (ODP) di beberapa UPTD,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/antisipasi-lonjakan-odp-pemprov-sumbar-siapkan-beberapa-lokasi-karantina/">Antisipasi Lonjakan ODP, Pemprov Sumbar Siapkan Beberapa Lokasi Karantina</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Payakumbuh, Prokabar —</strong> Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengunjungi tempat karantina untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 bagi Orang Dalam Pengawasan (ODP) di beberapa UPTD, Asrama dan Badan Diklat di Kota Payakumbuh, Jum&#8217;at (3/4).</p>
<p>Sejumlah tempat sudah disiapkan untuk karantina menampung tenaga medis dan ODP yang membutuhkan penanganan COVID-19. Di antaranya Balai UPTD Balai Pelatihan Peternakan Kesehatan Hewan 22 kamar, BLK Payakumbuh 16 kamar dan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Regional Bukittinggi sebanyak 118 kamar.</p>
<p>Kebijakan ini digulirkan karena dimungkinkan jumlah ODP semakin besar beberapa waktu kedepan. Apalagi tidak ada larangan mudik dari pemerintah pusat meski mereka otomatis akan jadi ODP saat pulang kampung.</p>
<p>Meski tidak ada larangan mudik, gubernur berharap berharap masyarakat tidak perlu mudik ke Sumbar. Pengendalian penyebaran virus corona akan menyulitkan bagi petugas</p>
<p>Selanjutnya Irwan Prayitno menjelaskan ada kemungkinan akan terjadi lonjakan OPD dan PDP dikarenakan pada puncak kepulangan mudik bagi perantau pada bulan Ramadhan nanti. Untuk itu pemerintah juga menyediakan beberapa tempat, seperti Asrama Diklat PPSDM Bukittinggi, Asrama Haji Padang, gedung UPTD BPP dan Asrama BLK Padang Panjang.</p>
<p>&#8220;Sementara untuk Covid-19 ringan kita akan tempatkan pada asrama diklat BPSDM Sumbar, gedung UPTD Balaikop dan asrama diklat Balpelkes,&#8221; ucap gubernur Sumbar.</p>
<p>Dalam peninjauan itu, terlihat gubernur Sumbar sangat puas dengan kondisi tempat yang akan digunakan sebagai lokasi karantina. gubernur meninjau kondisi bangunan, ruangan, sarana dan prasarana yang ada.</p>
<p>&#8220;Saya sangat puas dengan peninjauan ini berharap bisa mengatasi penyebaran Covid-19 di daerah Sumbar. Tinggal melengkapi apa yang kurang saja. Mudah- mudahan ini cepat teratasi,&#8221; sebut gubernur.</p>
<p>Kemudian pada kesempatan itu gubernur menyerahkan bantuan kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 100 set untuk membantu penunjang tugas dalam mengawasi pasien karantina di UPTD Balai Pelatihan Peternakan Kesehatan Hewan Payakumbuh Dinas Perternakan Sumbar. (<strong>rel</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/antisipasi-lonjakan-odp-pemprov-sumbar-siapkan-beberapa-lokasi-karantina/">Antisipasi Lonjakan ODP, Pemprov Sumbar Siapkan Beberapa Lokasi Karantina</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karantina Ikan Kelas I Bandara Soetta Musnahkan Ikan Predator</title>
		<link>https://prokabar.com/karantina-ikan-kelas-i-bandara-soetta-musnahkan-ikan-predator/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Sep 2018 02:02:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#ikanpredator]]></category>
		<category><![CDATA[#Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[#karantina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=18732</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Balai Besar Karantina Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jakarta I Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang memusnahkan belasan ekor ikan jenis...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/karantina-ikan-kelas-i-bandara-soetta-musnahkan-ikan-predator/">Karantina Ikan Kelas I Bandara Soetta Musnahkan Ikan Predator</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Balai Besar Karantina Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jakarta I Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang memusnahkan belasan ekor ikan jenis predator di Instalasi BKIPM Jakarta I.</p>
<p>Ikan predator dengan berbagai jenis seperti ikan arapaima dan aligator ini dimusnahkan dengan cara diberi cairan kimia, yakni chloroTform. Kemudian, ikan pemangsa tersebut akan dikubur setelah dipastikan mati dengan pemberian cairan kimia tersebut.</p>
<p>Ikan-ikan predator tersebut didapatkan dari masyarakat ataupun pemilik yang memberikan langsung pada pihak balai karantina dengan sukarela untuk dilakukan pemusnahan.</p>
<p>Kepala BKIPM Jakarta I Habrin Yake menjelaskan, ikan-ikan tersebut merupakan hewan yang termasuk dalam kategori berbahaya dan invasif, serta dilarang untuk dirawat dan diperdagangkan, apalagi dilepas liarkan di Indonesia khususnya di perairan air tawar.</p>
<p>&#8220;Membudidayakan ikan ini sudah dilarang melalui surat edaran Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya tahun 2018. Karena dapat membahayakan sumber daya ikan dan lingkungannya,&#8221; katanya, Minggu (16/9) minggu.</p>
<p>Ia juga menyebutkan, cara pemusnahan yang dilakukan merupakan cara baik dengan menguburkan ke tanah dari pada cara pemusnahan lainnya, dikarenakan praktis, aman dan tidak terdapat polusi.</p>
<p>&#8220;Cara ini sangat baik untuk memusnahkan ikan karena praktis juga. Kami pun turut juga mengapresiasi langkah pemilik ikan yang telah melaporkan dan secara sukarela menyerahkan peliharaannya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Diketahui, terdapat 36 ikan predator dengan rincian masing-masing 18 ikan aligator dan arapaima yang dimusnahkan. Sebelumnya, pemusnahan ikan bersifat invasif sebanyak 12 ekor aligator dan 12 ekor Arapaima Gigas juga dilakukan di kediaman salah satu pemilik di kawasan Jakarta. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/karantina-ikan-kelas-i-bandara-soetta-musnahkan-ikan-predator/">Karantina Ikan Kelas I Bandara Soetta Musnahkan Ikan Predator</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 42/106 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.041 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 15:37:39 by W3 Total Cache
-->