<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kaliandra Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/kaliandra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/kaliandra/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Sep 2026 05:27:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#kaliandra Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/kaliandra/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Petani Aur Malintang Belajar Olah Kaliandra Jadi Pakan</title>
		<link>https://prokabar.com/petani-aur-malintang-belajar-olah-kaliandra-jadi-pakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 05:27:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Pakanternak]]></category>
		<category><![CDATA[#Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136445</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Prokabar- Daun kaliandra yang selama ini lebih dikenal masyarakat sebagai tanaman hijauan dan bahan baku energi terbarukan mulai dilirik petani di Nagari III...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/petani-aur-malintang-belajar-olah-kaliandra-jadi-pakan/">Petani Aur Malintang Belajar Olah Kaliandra Jadi Pakan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Pariaman, Prokabar-</strong> Daun kaliandra yang selama ini lebih dikenal masyarakat sebagai tanaman hijauan dan bahan baku energi terbarukan mulai dilirik petani di Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, untuk diolah menjadi pakan ternak dan pakan ikan.</p>
<p>Peluang pemanfaatan tersebut diperkenalkan kepada kelompok tani kaliandra melalui pelatihan pengolahan pakan yang berlangsung di Amal Plaza, 10–11 September 2026. Selain mendapatkan pengetahuan dan praktik pengolahan, masyarakat juga menerima mesin pencacah dan mesin pembuat pelet yang dapat digunakan untuk mendukung pengolahan kaliandra menjadi produk pakan.</p>
<p>Dosen Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) Prof. Ramaiyulis mengatakan, daun kaliandra memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pakan ternak, terutama untuk sapi, kambing, dan kerbau. Namun, pemanfaatannya perlu dilakukan melalui pengolahan dan formulasi yang tepat.</p>
<p>“Potensi kaliandra ini bisa untuk membuat produk makanan ternak, terutama sapi dan kambing,” kata Prof. Ramaiyulis saat memberikan materi kepada kelompok tani.</p>
<p>Menurutnya, salah satu bentuk pengolahan yang dapat diterapkan masyarakat adalah silase. Daun kaliandra dapat dikombinasikan dengan bahan hijauan lain, seperti batang jagung, rumput gajah, atau jerami padi.</p>
<p>Dalam praktik pembuatan silase berbahan batang jagung dan daun kaliandra, misalnya, peserta diperkenalkan dengan komposisi sekitar 70 persen batang jagung dan 30 persen daun kaliandra. Campuran tersebut kemudian dapat ditambahkan dedak dan difermentasi sebelum disimpan dalam wadah selama kurang lebih satu minggu.</p>
<p>“Batang jagung menjadi bahan utama, sedangkan kaliandra dapat berperan sebagai sumber nutrisi tambahan dalam formulasi pakan,” jelasnya.</p>
<p>Selain silase, peserta juga diperkenalkan dengan pengolahan pakan ternak berbentuk pelet. Dalam proses ini, kaliandra tidak digunakan sebagai bahan tunggal, tetapi dikombinasikan dengan bahan lain sesuai kebutuhan nutrisi ternak.</p>
<p>Materi tersebut memberikan pengetahuan baru bagi petani bahwa tanaman yang tersedia di sekitar mereka dapat diolah lebih lanjut sehingga memiliki fungsi dan nilai tambah yang berbeda.</p>
<p>Pemanfaatan kaliandra tidak hanya diarahkan untuk pakan ternak. Dosen PPNP Auzia Asman memperkenalkan pemanfaatan tepung kaliandra sebagai salah satu bahan dalam formulasi pakan ikan.</p>
<p>Menurut Auzia, tepung kaliandra dapat dikombinasikan dengan bahan lain, seperti tepung ikan, tepung jagung, tepung tapioka, minyak ikan, vitamin, dan mineral. Formulasi bahan disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi pakan yang akan diproduksi.</p>
<p>Peserta kemudian mengikuti praktik pengolahan bahan menjadi pelet. Tahapan tersebut menjadi bagian penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui potensi kaliandra secara teori, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai proses pengolahannya.</p>
<p>Kehadiran dua narasumber dari PPNP tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pelatihan karena peserta mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan kaliandra berdasarkan pendekatan teknologi pertanian dan peternakan.</p>
<p>Kelompok tani kaliandra juga mendapatkan dukungan sarana untuk mencoba mengembangkan pengolahan tersebut secara lebih praktis.</p>
<p>Dalam kegiatan itu diserahkan satu unit mesin pencacah, satu unit mesin pembuat pelet, serta 10 unit stup madu galo-galo.</p>
<p>Bagi petani, keberadaan mesin pencacah dan pembuat pelet menjadi sarana untuk mendukung tahapan pengolahan bahan baku. Sebelumnya, pemanfaatan kaliandra lebih banyak dilakukan dalam bentuk tanaman hijauan, sehingga pengolahan menjadi produk pakan membutuhkan peralatan yang sesuai.</p>
<p>Manajer Koperasi Amal Sejahtera Mandiri Purdiman Pirang mengapresiasi pelatihan dan dukungan sarana produksi yang diterima masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, kombinasi antara pengetahuan dan peralatan menjadi hal penting agar masyarakat dapat mencoba mengembangkan potensi kaliandra yang ada di wilayah mereka.</p>
<p>“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Semoga bantuan ini bermanfaat sehingga dapat diterapkan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.</p>
<p>Ia berharap peralatan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani sehingga pengolahan kaliandra tidak berhenti pada kegiatan pelatihan.</p>
<p>Apresiasi juga disampaikan Perwakilan Camat IV Koto Aur Malintang, Sumardi. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat potensi yang ada di lingkungan mereka dari perspektif yang berbeda, terutama dalam pengembangan kegiatan ekonomi.</p>
<p>Pemanfaatan kaliandra sebagai bahan pakan membuka peluang bagi masyarakat Aur Malintang untuk mengembangkan komoditas lokal menjadi produk yang memiliki kegunaan lebih luas.</p>
<p>Dengan pengetahuan mengenai formulasi dan teknik pengolahan, masyarakat tidak hanya bergantung pada pemanfaatan kaliandra dalam bentuk bahan mentah. Pengolahan menjadi silase maupun pelet dapat menjadi alternatif pemanfaatan sesuai kebutuhan petani dan kelompok usaha masyarakat.</p>
<p>Dukungan mesin pencacah dan pembuat pelet juga memungkinkan proses pengolahan dilakukan secara lebih efektif dibandingkan jika seluruh tahapan dilakukan secara manual.</p>
<p>Ke depan, pengetahuan dan sarana tersebut dapat menjadi modal awal bagi kelompok tani untuk menguji penerapan pengolahan pakan sesuai kondisi bahan baku, kebutuhan ternak atau ikan, serta kemampuan produksi masyarakat setempat.</p>
<p>Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan, pelatihan dan bantuan sarana produksi tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilaksanakan melalui pengembangan potensi lokal dan peningkatan kapasitas masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, pelaksanaan kegiatan melibatkan PPNP sebagai institusi pendidikan yang memiliki kompetensi dalam bidang pertanian, peternakan, dan teknologi pengolahan.</p>
<p>“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong masyarakat agar potensi kaliandra yang ada dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Hernes.</p>
<p>Pelatihan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan agar bantuan peralatan yang diterima masyarakat dapat diikuti dengan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaannya.</p>
<p>“Program TJSL PT Semen Padang tidak hanya diarahkan pada pemberian bantuan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Karena itu, pelatihan dan pendampingan menjadi bagian penting,” ujarnya.</p>
<p>Hernes berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan oleh kelompok tani untuk mengembangkan pemanfaatan kaliandra sesuai potensi dan kebutuhan masyarakat Aur Malintang.</p>
<p>Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menjelaskan, kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti PPNP menjadi penting agar masyarakat mendapatkan pengetahuan yang aplikatif. Harapannya, apa yang dipelajari dalam pelatihan ini dapat diuji dan dikembangkan oleh kelompok tani sesuai dengan kebutuhan serta potensi yang mereka miliki.</p>
<p>Win mengatakan, keberlanjutan program pada akhirnya sangat bergantung pada kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan pengetahuan dan sarana yang telah tersedia. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/petani-aur-malintang-belajar-olah-kaliandra-jadi-pakan/">Petani Aur Malintang Belajar Olah Kaliandra Jadi Pakan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pulihkan Ekologi Pascabencana, PT Semen Padang Serahkan 10 Ribu Bibit Kaliandra </title>
		<link>https://prokabar.com/pulihkan-ekologi-pascabencana-pt-semen-padang-serahkan-10-ribu-bibit-kaliandra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2026 12:01:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<category><![CDATA[#penghijauan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=132008</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Upaya pemulihan ekologi pascabencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat pada akhir November hingga awal Desember 2025 terus dilakukan. Salah satu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pulihkan-ekologi-pascabencana-pt-semen-padang-serahkan-10-ribu-bibit-kaliandra/">Pulihkan Ekologi Pascabencana, PT Semen Padang Serahkan 10 Ribu Bibit Kaliandra </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar- </strong>Upaya pemulihan ekologi pascabencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat pada akhir November hingga awal Desember 2025 terus dilakukan. Salah satu langkahnya melalui peluncuran Gerakan Sejuta Pohon untuk Sumatera Barat yang digagas Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera, didukung Pemerintah Provinsi Sumbar dan PT Semen Padang melalui bantuan 10 ribu bibit kaliandra.</p>
<p>Peluncuran gerakan penghijauan yang dipusatkan di kawasan Pemandian Jembatan Sitapuang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, ditandai dengan penyerahan bibit kaliandra oleh Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis kepada Ketua Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera Febriyandi Putra, Kamis (22/01). Kegiatan itu disaksikan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, serta Pj Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa.</p>
<p>Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar Tasliatul Fuadi, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani, serta sejumlah komunitas lingkungan, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan pelajar. Setelah penyerahan bibit, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lokasi acara.</p>
<p>Iskandar Z Lubis menyampaikan dukungan PT Semen Padang terhadap gerakan tersebut. Ia menilai inisiatif Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera patut diapresiasi karena mampu membangun kolaborasi lintas unsur dalam upaya penghijauan.</p>
<p>“Kami mengapresiasi Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera yang mampu mensinergikan berbagai unsur untuk peduli pada bumi. Penghijauan adalah tanggung jawab bersama untuk generasi berikutnya. Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat berkelanjutan,” kata Iskandar.</p>
<p>Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah juga mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Sejuta Pohon sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan pascabencana. Ia menyebut dukungan PT Semen Padang melalui bantuan 10 ribu bibit kaliandra memperkuat gerakan ini, mengingat kaliandra memiliki banyak manfaat dan berpotensi sebagai tanaman energi.</p>
<p>Mahyeldi berharap gerakan tersebut berlanjut dan menjadi gerakan masif di seluruh wilayah Sumatera Barat. Ia juga mengusulkan kebijakan penghijauan berbasis keagamaan, seperti wakaf minimal dua bibit pohon bagi pasangan calon pengantin.</p>
<p>“Misalnya, wakaf minimal dua bibit pohon bagi pasangan calon pengantin yang akan menikah. Ini akan kami koordinasikan dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama. Kita harapkan ini bisa terwujud,” kata Mahyeldi.</p>
<p>Pj Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kolaborasi lintas sektor yang dibangun. Menurut dia, penghijauan terutama di hulu sungai dan kawasan hutan menjadi salah satu kunci mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.</p>
<p>“Bencana hidrometeorologi erat kaitannya dengan air dan kondisi lingkungan. Penghijauan, khususnya di hulu sungai dan kawasan hutan, menjadi kunci untuk mengurangi risiko bencana,” ujar Raju.</p>
<p>Ia menambahkan, pascabencana banjir dan longsor, Kota Padang juga menghadapi dampak lanjutan berupa kekeringan. Perubahan aliran sungai menyebabkan jaringan irigasi terputus, sungai-sungai kecil rusak, dan pasokan air bersih terganggu.</p>
<p>“Data kami mencatat ada sekitar 121 titik di Kota Padang yang mengalami kekeringan,” kata Raju.</p>
<p>Ketua Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera Febriyandi Putra menjelaskan gerakan ini dilatarbelakangi bencana ekologis yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan alam. Menurutnya, Sumbar membutuhkan langkah pemulihan yang kolaboratif dan berkelanjutan, bukan sekadar respons jangka pendek.</p>
<p>“Hari ini kita membutuhkan solusi atas bencana ekologis yang terjadi di Sumbar. Karena itu kami mendorong keterlibatan semua pihak—pemerintah, BUMN, swasta, LSM, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat—untuk bergerak bersama. Target awal kami satu juta pohon, dan jumlahnya bisa bertambah sesuai partisipasi publik,” ujar Febriyandi.</p>
<p>Ia mengatakan, pohon yang ditanam tidak hanya berfungsi sebagai tanaman hutan, tetapi juga tanaman produktif yang bernilai ekonomi. Jenis yang diprioritaskan antara lain durian, petai, dan jengkol, serta kaliandra yang disuplai PT Semen Padang.</p>
<p>“Kami berterima kasih kepada PT Semen Padang dan pihak lain yang terlibat dalam gerakan ini,” kata Febriyandi.</p>
<p>Febriyandi menyebut gerakan ini melibatkan sekitar 20 pihak kolaborator. Di tingkat provinsi, target penanaman mencapai satu juta pohon. Khusus Kota Padang, targetnya 10 ribu pohon yang dibagi dalam lima segmen wilayah. Selain Balai Gadang, lokasi penanaman mencakup Batu Busuk dan Batang Gabung.</p>
<p>“Gerakan ini kami awali dari Kota Padang dengan penanaman bertahap dan estafet. Penanaman dilakukan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Lubuk Minturun hingga kawasan pesisir Pantai Padang,” ujarnya.</p>
<p>Menurut dia, Gerakan Sejuta Pohon bukan agenda seremonial semata. Gerakan ini diharapkan mendorong lahirnya kebijakan publik agar aktivitas menanam pohon menjadi bagian dari budaya dan kewajiban sosial.</p>
<p>“Kami berharap gerakan ini tidak berhenti pada euforia sesaat. Menanam pohon harus menjadi budaya. Sumatera Barat memiliki potensi bencana yang besar dari pesisir hingga pegunungan. Tidak ada wilayah yang benar-benar aman jika lingkungan tidak dijaga,” tambah Febriyandi. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pulihkan-ekologi-pascabencana-pt-semen-padang-serahkan-10-ribu-bibit-kaliandra/">Pulihkan Ekologi Pascabencana, PT Semen Padang Serahkan 10 Ribu Bibit Kaliandra </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semen Padang Dorong Koperasi Hijau Lewat Maggot dan Kaliandra</title>
		<link>https://prokabar.com/semen-padang-dorong-koperasi-hijau-lewat-maggot-dan-kaliandra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2025 14:36:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<category><![CDATA[#Koperasihijau]]></category>
		<category><![CDATA[#manggot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=128252</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- PT Semen Padang menawarkan dua program berbasis ekonomi hijau kepada seluruh Koperasi Kelurahan Merah Putih se-Kota Padang: budidaya maggot untuk pengolahan sampah organik...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-dorong-koperasi-hijau-lewat-maggot-dan-kaliandra/">Semen Padang Dorong Koperasi Hijau Lewat Maggot dan Kaliandra</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> PT Semen Padang menawarkan dua program berbasis ekonomi hijau kepada seluruh Koperasi Kelurahan Merah Putih se-Kota Padang: budidaya maggot untuk pengolahan sampah organik dan budidaya pohon kaliandra sebagai sumber energi terbarukan (EBT). Inisiatif ini diharapkan mendorong koperasi agar tak hanya berorientasi profit, tapi juga ramah lingkungan.</p>
<p>Kedua program diperkenalkan dalam talk show bertajuk “Penguatan Koperasi melalui Inovasi Hijau” yang digelar dalam rangka Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, pada Kamis (17/7/2025) lalu. Acara ini juga menjadi momentum peluncuran resmi Koperasi Kelurahan Merah Putih di 104 kelurahan se-Kota Padang.</p>
<p>Kepala Unit Komunikasi &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, menjelaskan bahwa perusahaan tengah fokus mengembangkan sumber energi alternatif, salah satunya melalui pohon kaliandra yang memiliki nilai kalor tinggi dan dapat menggantikan sebagian batubara pada proses produksi semen.</p>
<p>“Kayunya bisa jadi bahan bakar, daunnya bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak seperti kambing dan sapi. Ini peluang usaha berkelanjutan yang bisa dikelola koperasi dari hulu ke hilir — mulai dari pembibitan hingga distribusi. Kami juga siap menjadi offtaker hasilnya,” ujar Ilham.</p>
<p>Selain EBT, ia juga memaparkan potensi ekonomi dari budidaya maggot atau larva lalat BSF (Black Soldier Fly). Maggot mampu mengurai limbah organik dengan cepat dan menghasilkan protein tinggi untuk pakan ikan.</p>
<p>“PT Semen Padang sudah menguji coba pemanfaatan maggot sebagai pakan ikan nila bersama Dr. Resti Rahayu dari Departemen Biologi FMIPA Universitas Andalas. Hasilnya sangat menjanjikan, baik dari sisi pengurangan sampah maupun dukungan terhadap ketahanan pangan,” jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa sampah anorganik pun memiliki nilai ekonomi. Bahan seperti plastik dan tekstil yang sulit didaur ulang bisa diolah menjadi Refuse-Derived Fuel (RDF), sebagai alternatif batubara untuk pabrik semen.</p>
<p>“Inilah prinsip sirkular ekonomi. Sampah yang dulu jadi masalah, kini bisa jadi sumber energi dan nilai tambah. Kami berharap koperasi bisa melihat ini sebagai peluang bisnis,” ujarnya.</p>
<p>Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi langkah PT Semen Padang yang menghadirkan solusi nyata untuk penguatan koperasi berbasis pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>“Kami sangat mendukung. Koperasi Merah Putih ini adalah komitmen kami membangun ekonomi dari akar rumput. Kolaborasi dengan PT Semen Padang akan kami dorong, dan seluruh camat serta lurah harus aktif membina koperasi ini di wilayah masing-masing,” tegas Fadly.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya tata kelola koperasi yang profesional dan akuntabel. “Koperasi itu dunia usaha, artinya kompetitif. Jadi harus dikelola serius. Kami bahkan akan beri reward untuk koperasi yang sehat dan tumbuh,” tambahnya.</p>
<p>Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi, menyebut program Semen Padang sebagai peluang emas yang patut dimanfaatkan. “Prospeknya konkret. Apalagi ada jaminan pembelian hasil dari pihak industri. Ini sinergi yang perlu terus diperkuat,” ucapnya.</p>
<p>Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Pampangan Nan XX, Elga Maidison, mengaku siap menyambut peluang ini. “Kami tertarik dengan budidaya maggot sejak awal. Ini bisa disinergikan dengan program bank sampah yang sudah kami jalankan,” katanya.</p>
<p>Sebagai bagian dari peringatan Harkopnas, Pemko Padang juga menyerahkan penghargaan kepada koperasi berprestasi. Koperasi Konsumen Keluarga Besar Semen Padang (KKSP) meraih Juara I Kategori Koperasi Konsumen. Juara II diraih KPRI Fakultas Ekonomi Unand, dan Juara III oleh KPRI RSUD Dr. Rasidin Padang.</p>
<p>Untuk kategori Koperasi Simpan Pinjam, Juara I diraih Koperasi Adipura Padang, disusul Koperasi Karyawan RS Yos Sudarso dan KPRI SMPN 21 Padang. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-dorong-koperasi-hijau-lewat-maggot-dan-kaliandra/">Semen Padang Dorong Koperasi Hijau Lewat Maggot dan Kaliandra</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PT Semen Padang dan Kwarda Sumbar Tanam 50 Ribu Kaliandra untuk Energi Hijau</title>
		<link>https://prokabar.com/pt-semen-padang-dan-kwarda-sumbar-tanam-50-ribu-kaliandra-untuk-energi-hijau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 09:25:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#energihijau]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=127944</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar-  PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dengan menggandeng Kwartir Daerah (Kwarda) Sumatera Barat (Sumbar) dalam program...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pt-semen-padang-dan-kwarda-sumbar-tanam-50-ribu-kaliandra-untuk-energi-hijau/">PT Semen Padang dan Kwarda Sumbar Tanam 50 Ribu Kaliandra untuk Energi Hijau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong>  PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dengan menggandeng Kwartir Daerah (Kwarda) Sumatera Barat (Sumbar) dalam program penanaman 50 ribu batang kaliandra merah (Calliandra calothyrsus) di lahan seluas 6 hektare milik Kwarda, yang berlokasi di Lembaga Daerah Pendidikan Pramuka (Lemdadika) Padang Besi, Kota Padang.</p>
<p>Penanaman simbolis dilakukan melalui penyerahan bibit kaliandra oleh Kepala Seksi Keuangan &amp; Umum Unit CSR PT Semen Padang, Nila Puspa Reni, kepada Ketua Harian Kwarda Sumbar, Yulius, disaksikan Wakil Ketua Humas Kwarda Sumbar, Thamrin.</p>
<p>Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, menjelaskan bahwa program kaliandra ini merupakan bagian dari langkah konkret perusahaan dalam mendukung transisi energi sekaligus memperkuat program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).</p>
<p>&#8220;Kaliandra merah memiliki potensi besar sebagai bahan bakar biomassa ramah lingkungan yang mampu mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Dari sisi lingkungan, tanaman ini juga efektif menyerap karbon, memperbaiki kualitas tanah, serta memperkaya keanekaragaman hayati di lahan kritis,&#8221; jelas Iskandar.</p>
<p>Tak hanya berdampak ekologis, menurut Iskandar, program ini juga membawa manfaat sosial bagi masyarakat sekitar. PT Semen Padang melibatkan kelompok masyarakat dan generasi muda, termasuk pramuka, dalam proses penanaman, perawatan, hingga pengelolaan hasil panen, sehingga tercipta pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Program ini bukan sekadar penghijauan, tapi sebuah investasi sosial. Melalui kolaborasi dengan Kwarda Sumbar, kami mendorong keterlibatan aktif pramuka dalam gerakan pelestarian lingkungan sekaligus mengembangkan ekonomi hijau,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Kepala Seksi Keuangan &amp; Umum Unit CSR PT Semen Padang, Nila Puspa Reni, menambahkan bahwa pengembangan kaliandra merah ini telah dimulai sejak 2022. Kolaborasi dengan Kwarda Sumbar menjadi langkah strategis karena adanya potensi besar dari lahan dan keterlibatan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Ini bukan sekadar proyek lingkungan, tetapi program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan generasi muda,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ketua Harian Kwarda Sumbar, Yulius, menyambut baik sinergi ini. Menurutnya, penanaman kaliandra memberikan manfaat ganda, baik bagi lingkungan maupun kegiatan produktif pramuka dan masyarakat sekitar.</p>
<p>&#8220;Hasil panen kayu kaliandra kelak bisa menopang kegiatan kepramukaan sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi warga,&#8221; katanya.</p>
<p>Senada, Wakil Ketua Humas Kwarda Sumbar, Thamrin, berharap kolaborasi ini juga mencakup pemberian pelatihan teknis budidaya kaliandra secara berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Daunnya bisa menjadi pakan ternak, bunganya menghasilkan madu galo-galo. Dengan pembinaan dari PT Semen Padang, kami optimis program ini akan produktif dan berkelanjutan,&#8221; pungkas Thamrin. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pt-semen-padang-dan-kwarda-sumbar-tanam-50-ribu-kaliandra-untuk-energi-hijau/">PT Semen Padang dan Kwarda Sumbar Tanam 50 Ribu Kaliandra untuk Energi Hijau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Panen, PT Semen Padang Tinjau Lokasi Tanaman Kaliandra di HKm Sialangan</title>
		<link>https://prokabar.com/jelang-panen-pt-semen-padang-tinjau-lokasi-tanaman-kaliandra-di-hkm-sialangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 02:12:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#hutanmasyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<category><![CDATA[#panen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=127824</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Prokabar- PT Semen Padang sebagai bagaian dari SIG, terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program berbasis lingkungan. Salah satu inisiatifnya adalah penanaman kaliandra sebagai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jelang-panen-pt-semen-padang-tinjau-lokasi-tanaman-kaliandra-di-hkm-sialangan/">Jelang Panen, PT Semen Padang Tinjau Lokasi Tanaman Kaliandra di HKm Sialangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Pariaman, Prokabar-</strong> PT Semen Padang sebagai bagaian dari SIG, terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program berbasis lingkungan. Salah satu inisiatifnya adalah penanaman kaliandra sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan yang mendukung transisi energi terbarukan.</p>
<p>Sebagai bagian dari program tersebut, PT Semen Padang melakukan monitoring dan evaluasi perkembangan tanaman kaliandra yang dikelola masyarakat melalui Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) Sialangan di Nagari Limau Puruik, Kecamatan V Koto Timur, serta Nagari Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman.</p>
<p>Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan HKm Sialangan merupakan bentuk nyata dukungan perusahaan terhadap pengembangan energi alternatif berbasis biomassa.</p>
<p>“Program ini bertujuan menyediakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan guna mengurangi ketergantungan pada batu bara dalam proses produksi semen. Selain menurunkan emisi karbon, manfaat lainnya juga dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari distribusi bibit, peningkatan pendapatan petani, hingga rehabilitasi lahan kritis,” ujar Iskandar.</p>
<p>Ia menambahkan, penanaman kaliandra menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, Governance (ESG), yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.</p>
<p>Selain menciptakan ekosistem hijau, inisiatif ini membuka peluang ekonomi baru di sektor energi dan pertanian rakyat. “Kami yakin, dengan melibatkan kelompok tani, kolaborasi ini akan memberikan dampak sosial dan lingkungan yang nyata serta berkelanjutan,” tambahnya.</p>
<p>Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Ilham Akbar, menyatakan bahwa tanaman kaliandra tumbuh baik dan sesuai target. Ia optimistis panen dapat dilakukan pada Agustus 2025. “Ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perusahaan dan masyarakat berjalan efektif,” ucap Ilham.</p>
<p>Program kaliandra merupakan bagian dari inisiatif CSR yang tak hanya mendukung kelestarian lingkungan melalui energi terbarukan, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui budidaya tanaman bernilai ekonomi.</p>
<p>Koordinator Kelompok Tani Kaliandra Nagari Aur Malintang Selatan, Purdiman, mengungkapkan bahwa sebanyak 280 ribu batang kaliandra telah ditanam di lahan seluas 34 hektare, melibatkan 35 petani.</p>
<p>“Dengan bimbingan dari PT Semen Padang dan HKm Sialangan, kami mulai melihat hasil nyata. Kami berharap perusahaan juga menjadi pembeli hasil panen agar roda ekonomi masyarakat terus bergerak,” kata Purdiman.</p>
<p>Hal senada disampaikan Hardison, petani dari Nagari Limau Puruik, yang menanam 10 ribu batang kaliandra di lahan tidur seluas 1,5 hektare. Ia mengaku sempat ragu, namun setelah mendapat penjelasan dari pengurus HKm dan tim CSR, ia pun mantap bergabung.</p>
<p>“Saya kini percaya, kaliandra bukan sekadar tanaman penghijauan, tapi juga sumber penghidupan. Terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah membuka peluang ini,” ujar Hardison.</p>
<p>Langkah ini mempertegas peran strategis PT Semen Padang dalam mendukung ekonomi hijau dan model bisnis berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jelang-panen-pt-semen-padang-tinjau-lokasi-tanaman-kaliandra-di-hkm-sialangan/">Jelang Panen, PT Semen Padang Tinjau Lokasi Tanaman Kaliandra di HKm Sialangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jawab Tantangan Padang Rancak, PT Semen Padang Usung Kaliandra dan Maggot</title>
		<link>https://prokabar.com/jawab-tantangan-padang-rancak-pt-semen-padang-usung-kaliandra-dan-maggot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 02:07:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<category><![CDATA[#manggot]]></category>
		<category><![CDATA[#Padangrancak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=127820</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Malam itu, suasana di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Padang terasa berbeda. Di balik obrolan hangat yang bergulir, manajemen PT Semen Padang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jawab-tantangan-padang-rancak-pt-semen-padang-usung-kaliandra-dan-maggot/">Jawab Tantangan Padang Rancak, PT Semen Padang Usung Kaliandra dan Maggot</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Malam itu, suasana di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Padang terasa berbeda. Di balik obrolan hangat yang bergulir, manajemen PT Semen Padang memaparkan sebuah tawaran kolaborasi yang ambisius. Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Ilham Akbar, memperkenalkan dua program unggulan berbasis pemberdayaan masyarakat: budidaya kaliandra dan pengelolaan sampah berbasis maggot.</p>
<p>Ide yang sederhana, namun sarat potensi. Program ini tak sekadar bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL), tapi juga sebuah peta jalan menuju kota yang bersih, mandiri, dan berdaya saing. Semuanya selaras dengan visi besar Pemerintah Kota Padang: Padang Rancak.</p>
<p><strong>Kaliandra: Menanam Pohon, Menanam Harapan</strong></p>
<p>Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, langsung menangkap peluang besar dari budidaya kaliandra. Menurutnya, Pemko Padang memiliki banyak lahan tidur di 11 kecamatan yang bisa dimanfaatkan. “Kaliandra bukan sekadar pohon. Dalam setahun bisa dipanen, menghasilkan kayu berkualitas ekonomi tinggi. Sekaligus menghijaukan kota, menggerakkan ekonomi, dan melibatkan masyarakat. Ini model ekonomi sirkular yang sangat menarik,” kata Maigus.</p>
<p>Bahkan, lahan-lahan pribadi dan tanah ulayat yang selama ini terbengkalai pun dinilai potensial untuk digarap. “Menanam kaliandra berarti menanam harapan baru untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar mantan Anggota DPRD Sumbar itu.</p>
<p><strong>Maggot: Sampah Berubah Jadi Cuan</strong></p>
<p>Tak hanya fokus pada penghijauan, PT Semen Padang yang juga bagian dari SIG menawarkan solusi konkret mengatasi masalah klasik perkotaan: sampah. Selama ini, volume sampah Kota Padang terus meningkat sementara daya tampung TPA kian terbatas. Di sinilah maggot alias larva Black Soldier Fly (BSF) masuk sebagai solusi.</p>
<p>Limbah organik rumah tangga yang biasanya menimbulkan bau, bisa diolah menjadi pakan maggot bernilai ekonomi. Limbah bekas maggot (kasgot) pun berguna sebagai pupuk pertanian. Bahkan, sampah anorganik terpilah yang dicacah dapat dijual ke PT Semen Padang sebagai bahan bakar alternatif pengganti batubara.</p>
<p>“Program maggot ini luar biasa. Bukan hanya mengatasi persoalan lingkungan, tapi juga membuka peluang usaha baru. Sampah yang semula menjadi masalah, kini bisa menjadi sumber energi dan penghasilan,” ujar Maigus optimistis.</p>
<p>Untuk mendukung program ini, Pemko Padang menargetkan pada 2026 seluruh kecamatan memiliki minimal satu bank sampah dengan fasilitas mesin pencacah. “Ini bukan proyek jangka pendek, tapi investasi jangka panjang untuk kebersihan dan kesejahteraan warga Padang,” tegasnya.</p>
<p>Lebih jauh, Maigus menilai sinergi pemerintah dan industri ini sebagai bagian dari transformasi menuju Padang Rancak: kota bersih, mandiri energi, dan makmur secara ekonomi. “Kami ingin Padang tak sekadar bersih dipandang, tapi punya daya saing kuat,” ujarnya.</p>
<p>Menggerakkan Ekonomi Melalui Koperasi Desa Merah Putih</p>
<p>Dukungan penguatan ekonomi masyarakat juga mengemuka. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi, melihat peluang besar untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menurutnya, bisnis maggot, pengolahan sampah, hingga budidaya kaliandra memiliki model bisnis yang jelas dan pasar yang tersedia.</p>
<p>“Sinergi semacam inilah contoh ideal antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Koperasi bisa jadi motor penggerak agar manfaat ekonominya langsung dirasakan warga,” kata Fauzan.</p>
<p>PT Semen Padang sendiri siap menjadi pembeli utama hasil panen kaliandra yang diproyeksikan sebagai bahan bakar alternatif pabrik semen. “Kami siap menjadi offtaker. Kayu hasil panen akan kami serap untuk kebutuhan energi di pabrik,” jelas Ilham Akbar.</p>
<p>Selain itu, budidaya maggot juga sudah diujicoba sebagai pakan alternatif ikan nila. Hasilnya? Pertumbuhan ikan dengan pakan maggot tak kalah dari pakan komersial, sementara biayanya jauh lebih murah. “Masalah utama budidaya ikan itu harga pakan yang mahal. Maggot ini solusinya, ada multiplier effect dari sampah yang diolah,” tambah Ilham.</p>
<p>Program TJSL: Dari Beasiswa hingga Revitalisasi Komunitas</p>
<p>Selain program kaliandra dan maggot, PT Semen Padang juga memaparkan sejumlah program tanggung jawab sosial lainnya. Di antaranya Program Beasiswa Anak Nagari (Bangsa) hasil kerja sama dengan Politeknik Negeri Padang (PNP), yang memberikan beasiswa penuh kepada 25 anak dari lingkungan sekitar perusahaan.</p>
<p>Program lainnya mencakup Penguatan Guru MDA/MDTA, Pengembangan Geosite Gua Kelelawar Padayo, Revitalisasi Budidaya Ikan Gariang, Budidaya Kopi Bantjah, Program Genting (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting), Program Disabilitas, serta Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) melalui Forum Nagari di Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, Pauh, hingga Teluk Bayur.</p>
<p>Forum Nagari sendiri telah berjalan sejak 2015 dengan tujuan menggerakkan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. “Sejak berdiri, Semen Padang sudah mengalokasikan Rp31,71 miliar untuk mendukung 985 program BMN,” ungkap Ilham.</p>
<p>Hadir dalam paparan ini sejumlah pejabat Pemko Padang, di antaranya Asisten II Sekda Didi Aryadi, Kepala Bappeda Yenni Yuliza, Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani, Kepala Dinas Sosial Heriza Syafani, Kepala Dinas Perikanan Alfiadi, Kepala DLH Fadelan Fitra Masta, serta para camat.</p>
<p>Program-program ini tak hanya menjawab problematika kota, tetapi juga membuka jalan baru menuju Padang Rancak—kota bersih, makmur, dan mandiri secara energi. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jawab-tantangan-padang-rancak-pt-semen-padang-usung-kaliandra-dan-maggot/">Jawab Tantangan Padang Rancak, PT Semen Padang Usung Kaliandra dan Maggot</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PT Semen Padang dan PPNP Tanam Harapan Lewat 2 Juta Bibit Kaliandra</title>
		<link>https://prokabar.com/pt-semen-padang-dan-ppnp-tanam-harapan-lewat-2-juta-bibit-kaliandra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 01:42:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<category><![CDATA[#penghijauan]]></category>
		<category><![CDATA[#PPPNP]]></category>
		<category><![CDATA[#SemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=127457</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- PT Semen Padang bersama Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) mendistribusikan sekitar 2 juta bibit tanaman kaliandra merah kepada kelompok tani dan masyarakat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pt-semen-padang-dan-ppnp-tanam-harapan-lewat-2-juta-bibit-kaliandra/">PT Semen Padang dan PPNP Tanam Harapan Lewat 2 Juta Bibit Kaliandra</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> PT Semen Padang bersama Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) mendistribusikan sekitar 2 juta bibit tanaman kaliandra merah kepada kelompok tani dan masyarakat di sekitar kawasan perhutanan sosial di Sumatera Barat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung transisi energi baru terbarukan (EBT) sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.</p>
<p>Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata dukungan perusahaan terhadap transisi menuju energi terbarukan, khususnya melalui pemanfaatan biomassa berbasis tanaman kaliandra.</p>
<p>“Tujuan program ini adalah menyediakan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan, guna mengurangi ketergantungan pada batu bara dalam proses produksi semen. Selain menurunkan emisi karbon, program ini juga membawa manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari distribusi bibit, peningkatan ekonomi petani, hingga rehabilitasi lahan kritis,” ujar Iskandar di Padang, Jumat (16/5/2025).</p>
<p>Menurutnya, penanaman kaliandra menjadi bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam penerapan prinsip Environmental, Social, Governance (ESG), yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. Selain menciptakan ekosistem hijau, inisiatif ini juga membuka peluang ekonomi baru di sektor energi dan pertanian rakyat.</p>
<p>“Kami percaya, dengan menggandeng perguruan tinggi vokasi dan kelompok tani, kolaborasi ini akan memberikan dampak sosial dan lingkungan yang nyata dan berkelanjutan,” tambah Iskandar. Ia juga menyebut bahwa kerja sama antara PT Semen Padang dan PPNP telah dimulai sejak penandatanganan nota kesepahaman pada peringatan Dies Natalis ke-34 PPNP, 6 Februari 2023.</p>
<p>Sementara itu, Kepala UPT Perbaikan dan Pemeliharaan PPNP, Auzia Asman, S.P., M.P., mengungkapkan bahwa saat ini PPNP masih memiliki sekitar 20 ribu bibit kaliandra merah di nursery Kampus II Sitanang, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang siap untuk didistribusikan.</p>
<p>“Di Sitanang, kami juga telah membangun demplot riset, kebun induk, dan kebun produksi yang mampu mendukung produksi bibit dalam skala besar hingga 500 ribu batang,” jelas Auzia.</p>
<p>PT Semen Padang dan PPNP menargetkan pengembangan hingga 100 juta bibit kaliandra merah. Program ini dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk kebutuhan bahan bakar biomassa dalam proses produksi semen, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap batu bara yang berdampak besar terhadap emisi karbon.</p>
<p>Kaliandra merah, tanaman asal Meksiko yang dikenal cepat tumbuh dan memiliki produktivitas tinggi, dinilai sangat ideal sebagai sumber energi alternatif. Tanaman ini dapat diolah menjadi biomassa padat (biofuel) yang ramah lingkungan dan berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon.</p>
<p>Selain fungsi energi, kaliandra juga memiliki manfaat ekologis dan ekonomis. Ia dapat membantu memperbaiki lahan kritis, meningkatkan kesuburan tanah, serta menjadi bahan baku kompos dan pakan ternak. Bunganya menghasilkan nektar untuk lebah galo-galo, sementara daunnya digunakan sebagai pakan ayam alternatif oleh pelaku usaha di Payakumbuh.</p>
<p>Tak hanya itu, ranting kaliandra dapat diolah menjadi wood pellet, komoditas ekspor bernilai tinggi untuk negara-negara empat musim seperti Jepang, Korea Selatan, dan beberapa negara Eropa. Produk ini digunakan sebagai bahan pemanas rumah tangga, pengganti gas dan batu bara.</p>
<p>Melalui inisiatif ini, PT Semen Padang dan PPNP tidak hanya mendorong transisi energi yang lebih bersih, tetapi juga menghadirkan solusi inovatif yang memperkuat ketahanan energi, lingkungan, dan ekonomi masyarakat. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pt-semen-padang-dan-ppnp-tanam-harapan-lewat-2-juta-bibit-kaliandra/">PT Semen Padang dan PPNP Tanam Harapan Lewat 2 Juta Bibit Kaliandra</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Panen Perdana 45.000 Bibit Kaliandra di HKm Sialangan, Komitmen PT Semen Padang pada Energi Terbarukan</title>
		<link>https://prokabar.com/panen-perdana-45-000-bibit-kaliandra-di-hkm-sialangan-komitmen-pt-semen-padang-pada-energi-terbarukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2024 04:50:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=123784</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Prokabar– Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, melakukan panen perdana bibit kaliandra di nursery Hutan Kemasyarakatan (HKm) Sialangan, Korong Pasa Padang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/panen-perdana-45-000-bibit-kaliandra-di-hkm-sialangan-komitmen-pt-semen-padang-pada-energi-terbarukan/">Panen Perdana 45.000 Bibit Kaliandra di HKm Sialangan, Komitmen PT Semen Padang pada Energi Terbarukan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Pariaman, Prokabar–</strong> Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, melakukan panen perdana bibit kaliandra di nursery Hutan Kemasyarakatan (HKm) Sialangan, Korong Pasa Padang Alai, Nagari Gunuang Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (25/10/2024). Langkah ini adalah bagian dari upaya jangka panjang PT Semen Padang untuk mendukung ketahanan lingkungan sekaligus menyediakan sumber energi terbarukan.</p>
<p>Turut hadir dalam acara ini Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati, Staf Program TJSL BUMN PT Semen Padang, Edi Fahrizal, Camat V Koto Timur Buyung Rayo, Wali Nagari Gunuang Padang Alai Deri Alfendo, Ketua Kelompok Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan (KPH KM) Sialangan Jasmar Syam, dan tokoh masyarakat setempat, Syafrizal A.</p>
<p>Indrieffouny menyatakan bahwa total bibit kaliandra yang telah dipanen adalah 45.000 batang, akan diserahkan kepada Kelompok Tani HKm Sialangan dan afiliasinya. Panen ini menandai keberhasilan kolaborasi PT Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG dengan Dinas Kehutanan dan masyarakat, untuk kesejahteraan ekonomi serta pelestarian lingkungan.</p>
<p>Dia mengatakan, bibit kaliandra yang dipanen ini memiliki peran yang sangat strategis. Selain sebagai tanaman penghijauan yang berguna untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah erosi, kaliandra juga memiliki potensi besar sebagai bahan bakar alternatif. Kaliandra dapat diolah menjadi biomassa, yang bisa menggantikan batubara dalam proses produksi energi.</p>
<p>&#8220;Bagi PT Semen Padang, ini adalah salah satu wujud nyata komitmen kami dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mengurangi emisi karbon, sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang kami junjung tinggi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut dia, keberhasilan panen bibit kaliandra ini tidak lepas dari kolaborasi yang baik antara PT Semen Padang dan Dinas Kehutanan dan masyarakat melalui kelompok HKM Sialangan.</p>
<p>&#8220;Panen perdana ini merupakan langkah awal dari program jangka panjang. Dengan kapasitas nursery yang mencapai 1 juta batang, kita berharap program ini akan terus menghasilkan bibit kaliandra secara berkelanjutan. Dengan demikian, kaliandra tidak hanya akan membantu penghijauan wilayah ini, tetapi juga menyediakan sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan sebagai pengganti batubara dalam proses produksi di masa depan,&#8221; katanya.</p>
<p>Ketua KPH KM Sialangan, Jasmar Syam, menyampaikan bahwa bibit kaliandra di nursery HKm Sialangan saat ini berjumlah 590.000 bibit yang tersebar di tujuh titik pembibitan di Padang Pariaman. Dua dari nursery ini dibangun dengan dukungan PT Semen Padang. Meski baru 45.000 bibit siap panen, bibit yang ada menjadi sumber energi terbarukan untuk mendukung kebutuhan di wilayah sekitar.</p>
<p>Penanaman pohon kaliandra ini dimulai sejak Februari 2024 dengan dukungan PT Semen Padang, meliputi area 150 hektar di 17 kecamatan di Padang Pariaman dan tiga kecamatan di Kota Pariaman. Pada 2025, penanaman ditargetkan mencapai 2 juta batang kaliandra di lahan 400 hektar, guna mencapai target 10 juta bibit dalam lima tahun di atas lahan seluas 2.000 hektar.</p>
<p>Tokoh masyarakat Gunuang Padang Alai, Syafrizal A, mengapresiasi dukungan penuh PT Semen Padang dalam program kaliandra yang diharapkan mampu mengangkat perekonomian masyarakat.</p>
<p>Sebelumnya, PT Semen Padang menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan KPH KM Sialangan untuk pemanfaatan lahan non-produktif melalui penanaman kaliandra, sebagai bagian dari komitmen pada energi terbarukan. Penandatanganan PKS dilakukan pada Kamis (26/9/2024), di Bandung, oleh Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, dan Ketua PKH KM Sialangan, Jasmar Syam. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/panen-perdana-45-000-bibit-kaliandra-di-hkm-sialangan-komitmen-pt-semen-padang-pada-energi-terbarukan/">Panen Perdana 45.000 Bibit Kaliandra di HKm Sialangan, Komitmen PT Semen Padang pada Energi Terbarukan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dorong Petani Tanam Kaliandra, PT Semen Padang Lakukan PKS dengan KPH KM Sialangan</title>
		<link>https://prokabar.com/dorong-petani-tanam-kaliandra-pt-semen-padang-lakukan-pks-dengan-kph-km-sialangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2024 02:49:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=123357</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar– PT Semen Padang menjalin kerja sama dengan Kelompok Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan (KPH.KM) Sialangan Nagari Gunuang Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dorong-petani-tanam-kaliandra-pt-semen-padang-lakukan-pks-dengan-kph-km-sialangan/">Dorong Petani Tanam Kaliandra, PT Semen Padang Lakukan PKS dengan KPH KM Sialangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar–</strong> PT Semen Padang menjalin kerja sama dengan Kelompok Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan (KPH.KM) Sialangan Nagari Gunuang Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, untuk mendorong pemanfaatan lahan non-produktif melalui penanaman pohon kaliandra.</p>
<p>Kerja sama ini diwujudkan dalam bentuk penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kamis (26/9/2024), di Bandung, oleh Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, dan Ketua PKH KM Sialangan, Jasmar Syam. Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Kemitraan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jo Kumala Dewi, Staf Sekjen PPKL KLHK, Azafian Rafael dan beberapa Staf TJSL PT Semen Padang.</p>
<p>Iskandar Z Lubis menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program TJSL PT Semen Padang yang fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan non-produktif.</p>
<p>“PKS ini selaras dengan program lingkungan PT Semen Padang dan kami mendukung para petani yang tergabung dalam PKH KM Sialangan untuk menanam pohon kaliandra. PT Semen Padang akan menjadi pembeli hasil panen (offtaker) yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan, pengganti batu bara dalam produksi semen,&#8221; ungkap Iskandar.</p>
<p>Iskandar berharap kerja sama ini dapat saling menguntungkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta lingkungan.<br />
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah signifikan dalam mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. PT Semen Padang tidak hanya berperan dalam produksi semen, tetapi juga aktif mengembangkan energi baru terbarukan dan memberdayakan masyarakat.</p>
<p>PT Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG, menggalakkan penanaman kaliandra merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah dalam pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).</p>
<p>Ketua PKH KM Sialangan, Jasmar Syam, siap mendukung program penanaman kaliandra dan bersyukur atas terjalinnya kerjasama yang tentunya bermanfaat bagi kelompok tani.</p>
<p>“Kayu kaliandra tidak hanya berfungsi sebagai bahan bakar biomassa untuk energi terbarukan, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan petani. Pohon kaliandra juga memperkaya kesuburan lahan melalui akarnya yang berfungsi mengurangi gulma,” jelasnya.</p>
<p>Selain manfaat kayunya, daun kaliandra dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, dan bunganya sebagai nektar bagi lebah madu. &#8220;Dengan berbagai manfaat ini, kami optimis kerja sama ini akan menguatkan perekonomian lokal serta mendukung kelestarian lingkungan,” tutup Jasmar. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dorong-petani-tanam-kaliandra-pt-semen-padang-lakukan-pks-dengan-kph-km-sialangan/">Dorong Petani Tanam Kaliandra, PT Semen Padang Lakukan PKS dengan KPH KM Sialangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dirut Semen Padang Resmikan Rumah Pembibitan Kaliandra Merah</title>
		<link>https://prokabar.com/dirut-semen-padang-resmikan-rumah-pembibitan-kaliandra-merah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2024 09:54:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<category><![CDATA[#Payakumbuh]]></category>
		<category><![CDATA[#pnp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=119670</guid>

					<description><![CDATA[<p>Payakumbuh, Prokabar &#8211; Direktur Utama PT Semen Padang Indrieffouny Indra, meresmikan nursery atau rumah pembibitan kaliandra merah di Kampus 1 Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dirut-semen-padang-resmikan-rumah-pembibitan-kaliandra-merah/">Dirut Semen Padang Resmikan Rumah Pembibitan Kaliandra Merah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Payakumbuh, Prokabar</strong> &#8211; Direktur Utama PT Semen Padang Indrieffouny Indra, meresmikan nursery atau rumah pembibitan kaliandra merah di Kampus 1 Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP), di Tanjung Pati, Limapuluh Kota, Provinsi Sumbar, Selasa (23/4/2024).</p>
<p>Peresmian nursery itu, turut dihadiri Direktur PPNP Jhon Nefri, Kepala UPT Perbaikan dan Pemeliharaan PPNP, Auzia Asman, dan sejumlah staf dan dosen di lingkungan PPNP. Kemudian dari PT Semen Padang, hadir Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan, Iskandar Z Lubis, Staf Unit CSR, Nurwan, dan Staf Protokol &amp; Kesekretariatan, Hendrik Dela Roza.</p>
<p>Direktur Utama PT Semen Padang Indrieffouny Indra menyampaikan bahwa persemian nursery ini merupakan bagian dari kerja sama PT Semen Padang dengan PPNP dalam pengembangan kaliandra merah sebagai sumber Energi Baru Terbarukan (EBT). Karena, untuk mendapatkan sumber EBT tersebut, PT Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG membutuhkan sekitar 100 juta bibit kaliandra merah.</p>
<p>Oleh karena itu, pihaknya mengapresiasi PPNP yang telah sukses mengembangkan tanaman kaliandra merah melalui rumah pembibitan kaliandra merah. Apalagi, tanaman bernilai ekonomis ini juga telah didistribusikan oleh PPNP kepada kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) yang berada di beberapa daerah di Sumbar.</p>
<p>&#8220;Ini luar biasa, dan kami mengapresiasi PPNP yang telah mengembangkan tanaman kaliandra merah sebagai sumber EBT, karena kayu kaliandra merah ini memiliki kalori yang sangat tinggi dan bisa digunakan untuk mensubstitusi bahan bakar batubara,&#8221; kata Indrieffouny usai meresmikan Rumah Pembibitan Kaliandra Merah.</p>
<p>Menurut informasi dari pihak PPNP, kata Indrieffouny, saat ini sudah lebih dari 300 ribu bibit kaliandra merah yang telah dihasilkan oleh PPNP. Bibit yang dihasilkan itu juga telah didistribusikan oleh PPNP ke HKm yang ada di beberapa daerah di Sumbar.</p>
<p>Meski begitu, dia berharap agar PPNP sebagai perguruan tinggi vokasi, juga dapat mengembangkan kaliandra merah tidak hanya di kampus PPNP, tapi juga ke lahan-lahan masyarakat atau kelompok tani HKm yang memiliki lahan yang cukup luas untuk dijadikan target dari pengembangan kaliandra merah selanjutnya.</p>
<p>&#8220;Selain itu, kami juga berharap agar PPNP turut serta memberikan penyuluhan dan memotivasi masyarakat agar meraka juga melakukan penanaman kaliandra secara masif. Karena bagi kami di Semen Padang, kaliandra merah ini adalah investasi energi jangka panjang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Terkait hal itu, Direktur PPNP John Nefri mengaku bahwa pihaknya siap untuk mengembangkan kaliandra merah tidak hanya dari hulu, tapi juga ke hilirnya atau ke kelompok tani. Karena, tanaman kaliandra merah dengan nama latin Calliandra calothyrsus ini adalah tanaman yang banyak manfaat.</p>
<p>Selain kayunya bisa dijadikan wood pellet yang dapat digunakan untuk pengganti bahan bakar batubara, daun kaliandra ini juga bisa dijadikan untuk pakan ternak, bunganya untuk konsumsi madu galo-galo, dan kulit kayunya bisa dimanfaatkan untuk pengembangan pupuk organik.</p>
<p>&#8220;Tidak hanya itu saja, akarnya pun juga bisa dibuat menjadi alkohol. Dan, kami di PPNP punya banyak ahli dan kami pun siap untuk mengembangkan kaliandra merah ini hingga ke masyarakat, seperti yang diharapkan oleh Semen Padang,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, sebutnya, sebagai perguruan tinggi negeri vokasi, PPNP juga siap memberikan motivasi dan penyuluhan kepada masyarakat terkait manfaat dari kaliandra merah ini. Karena, PPNP sendiri juga ingin kerja sama yang lebih luas lagi dengan pihak PT Semen Padang.</p>
<p>Sejauh ini, kata dia, masyarakat atau kelompok tani memang sudah banyak yang paham tentang potensi dari kaliandra merah ini, tapi mereka masih membutuhkan pencerahan tentang stadarisasi kaliandra merah untuk dijadikan sebagai tanaman komersil.</p>
<p>&#8220;Kalau standarisasi harganya cocok, kami yakin masyarakat akan semakin masif untuk menanam kaliandra merah ini. Karena saat ini saja, sudah banyak afiliasi kami (kelompok HKm) di Sumbar ini yang sudah menanam kaliandra merah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala UPT Perbaikan dan Pemeliharaan PPNP Auzia Asman menambahkan bahwa saat ini PPNP sudah memiliki 3 nursery (rumah pembibitan) kaliandra merah yang lokasinya berada di kampus 1 dan kampus 2 PPNP.</p>
<p>Untuk pembibitan di kampus 1 yang baru saja diresmikan oleh Dirut PT Semen Padang, ukurannya 12&#215;48 meter persegi dengan kapasitas 110 ribu bibit. Kemudian di kampus 2, kapasitasnya juga cukup besar. &#8220;Kalau ditotalkan secara keseluruhan, kapasitasnya bisa untuk 600 ribu bibit kaliandra,&#8221; bebernya.</p>
<p>Terkait 300 ribu bibit kaliandra yang sudah didistribusikan ke kelompok HKm, Auzia menyampaikan bahwa pendistribusiannya ke Padang Pariaman, yaitu Nagari Gunuang Padang Alai, Padang Sago sampai ke wilayah Tandikek, serta ke Lubuak Landua Pasaman Barat, dan ke Halaban Limapuluh Kota,&#8221; pungkas Auzia. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dirut-semen-padang-resmikan-rumah-pembibitan-kaliandra-merah/">Dirut Semen Padang Resmikan Rumah Pembibitan Kaliandra Merah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kembangkan EBT. Semen Padang Bersama Masyarakat Nagari Padang Alai Antusias Tanam Kaliandra Merah</title>
		<link>https://prokabar.com/kembangkan-ebt-semen-padang-bersama-masyarakat-nagari-padang-alai-antusias-tanam-kaliandra-merah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 13:19:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Energiketerbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=117814</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- PT Semen Padang terus menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan menanam pohon kaliandra merah. Kali ini, sebanyak 80.000 batang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kembangkan-ebt-semen-padang-bersama-masyarakat-nagari-padang-alai-antusias-tanam-kaliandra-merah/">Kembangkan EBT. Semen Padang Bersama Masyarakat Nagari Padang Alai Antusias Tanam Kaliandra Merah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> PT Semen Padang terus menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan menanam pohon kaliandra merah. Kali ini, sebanyak 80.000 batang bibit kaliandra merah ditanam di Nagari Gunuang Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman.</p>
<p>Bekerjasama dengan masyarakat setempat, penanaman kaliandra merah dengan nama latin Calliandra calothyrsus itu dilakukan di lahan seluas 15.000 Ha. &#8220;Ini lahan masyarakat di luar kawasan perhutanan sosial di Nagari Gunuang Padang Alai,&#8221; kata Ketua Hutan Kemasyarakatan (HKm) Sialangan, Nagari Gunuang Padang Alai, Jasmar Syam, Jumat (26/1/2024).</p>
<p>Jasmar Syam menyebut penanaman puluhan ribu batang bibit kaliandra merah itu untuk saat ini difokuskan di lahan-lahan milik masyarakat Nagari Gunuang Padang Alai. Ada banyak masyarakat yang tertarik untuk menanamnya. Bahkan jumlahnya ada 1000 orang dengan luas lahan yang mereka miliki paling sedikit sekitar 2 Ha. Dan, lahan tersebut juga dapat diakses oleh kendaraan roda empat.</p>
<p>&#8220;Kenapa untuk tahap awal ini kami fokuskan penanaman di lahan masyarakat di luar kawasan perhutanan sosial? Agar supaya masyarakat bisa mudah untuk memanennya. Nah, setelah di lahan masyarakat, baru lah untuk tahap selanjutnya dikembangkan ke kawasan perhutanan sosial di Nagari Gunuang Padang Alai. Di kawasan perhutanan sosial ini ada 105 orang anggotanya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Disebutkannya, ketertarikan masyarakat Nagari Gunuang Padang Alai untuk menanam kaliandra merah, karena dari sosialisasi yang disampaikan pihak PT Semen Padang bersama Politeknik Negeri Pertanian Payakumbuh belum lama ini, diketahui bahwa kaliandra merah merupakan tanaman energi masa depan yang memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.</p>
<p>Seperti kayunya, kata Jasmar Syam, bisa dijual ke PT Semen Padang untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakal alternatif yang dapat menggantikan bahan bakar batubara. Kemudian daunnya, bermanfaat untuk pakan ternak seperti sapi dan kambing, sedangkan bunganya sangat bagus untuk dijadikan sebagai konsumsi bagi madu galo-galo.</p>
<p>&#8220;Di Padang Pariaman sekarang ini banyak masyarakat yang sedang mengembangkan madu galo-galo, begitu juga dengan ternak sapi dan kambing juga banyak di Nagari Gunuang Padang Alai ini. Makanya, kaliandra merah ini sangat tepat sekali kami manfaatkan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi,&#8221; bebernya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis menyebut bahwa PT Semen Padang mendorong masyarakat untuk menanam kaliandra merah, karena ini bersifat mandatori bahwa Indonesia sebagai bagian di dunia, berkewajiban untuk menurunkan emisi karbon dan sekaligus menambah stok karbon.</p>
<p>&#8220;Jadi, penanaman kaliandra merah ini sebagai bentuk komitmen Semen Padang untuk Indonesia dalam meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan guna mengurangi emisi CO2. Kemudian bagi Semen Padang sendiri, penanaman kaliandra merah ini bertujuan untuk mendukung program Alternatif Fuel Raw Material (AFR) sebagai program jangka panjang perusahaan dalam hal keberlangsungan perusahaan yang ditargetkan pada tahun 2025, AFR sudah mencapai 16 persen,&#8221; katanya.</p>
<p>Kayu kaliandra merah dipilih untuk mendukung program AFR, lanjut Iskandar, karena memiliki 3.800-4.200 kilokalori (kkal), sama dengan kalori batubara yang dipakai di PT Semen Padang saat ini dikisaran 4.000 kkal. Bahkan untuk kayu kaliandra merah ini, PT Semen Padang sudah melakukan uji coba dengan jumlah sekitar 200 ton. &#8220;Meskipun jumlahnya kecil, tapi untuk kestabilan operasi sudah mulai dapat dikendalikan dengan baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Komitmen PT Semen Padang untuk mengembangkan kaliandra merah sebagai EBT telah dilakukan sejak tahun 2022. Bekerjasama dengan Dinas Perhutanan Provinsi Sumbar, PT Semen Padang terus memperluas wilayah penanaman kaliandra merah dengan memanfaatkan kawasan perhutanan sosial hampir di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sumbar.</p>
<p>&#8220;Selain Dinas Perhutanan, kami juga bekerjasama dengan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh untuk penyediaan bibit kaliandra merah. Di samping itu, kami juga membuat nursery kaliandra di kawasan konservasi Semen Padang. Bahkan, ratusan ribu batang kaliandra merah dari nursery itu sudah kami distribusikan ke masyarakat atau kelompok tani di kawasan perhutanan sosial,&#8221; pungkas Iskandar. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kembangkan-ebt-semen-padang-bersama-masyarakat-nagari-padang-alai-antusias-tanam-kaliandra-merah/">Kembangkan EBT. Semen Padang Bersama Masyarakat Nagari Padang Alai Antusias Tanam Kaliandra Merah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Insan Semen Padang Tanam 2000 Batang Kaliandra Merah</title>
		<link>https://prokabar.com/insan-semen-padang-tanam-2000-batang-kaliandra-merah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2023 03:12:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#harimenanampohon]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=116634</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Dalam rangka Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia Tahun 2023, manajemen dan jajaran karyawan Semen Padang Group, melakukan penanaman bibit pohon kaliandra...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/insan-semen-padang-tanam-2000-batang-kaliandra-merah/">Insan Semen Padang Tanam 2000 Batang Kaliandra Merah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Dalam rangka Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia Tahun 2023, manajemen dan jajaran karyawan Semen Padang Group, melakukan penanaman bibit pohon kaliandra merah sebanyak 2000 batang di area emplasemen perusahaan, di kawasan Bukit Atas, Selasa (28/11/2023).</p>
<p>Mengusung tema &#8220;Menanam Harapan, Tumbuhkan Masa Depan Bersama PT Semen Padang&#8221;, acara penanaman bibit pohon kaliandra merah sebagai energi masa depan Indonesia itu, hadir Direktur Utama, Asri Mukhtar Datuk Tumangguang Basa, Direktur Operasi, Indrieffouny Indra, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Yozawardi, dan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumbar Andi Irawan.</p>
<p>Sebelum penanaman dimulai, kegiatan diawali dengan senam bersama di lapangan Club House Lapangan Golf PT Semen Padang. Setelah itu, dilanjutkan dengan lomba Carnival dan lomba yel-yel antar departemen di lingkungan PT Semen Padang dan Semen Padang Group, serta lomba sosial media dengan cara memposting foto dan video dengan membuat #MenanamHarapanSemenPadang dan follow, serta tag instagram PT Semen Padang</p>
<p>Dirut PT Semen Padang Asri Mukhtar Dt Tumangguang Basa menyebut penanaman kaliandra merah ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2008, bahwa tanggal 28 November ditetapkan sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia. Memaknai momen tersebut, PT Semen Padang melakukan penanaman pohon dalam rangka pelestarian alam dan menjaga keseimbangan ekosistem.</p>
<p>Bagi PT Semen Padang, penanaman pohon ini bukan semata-mata tentang memenuhi kewajiban peraturan atau kebijakan pemerintah. Namun juga sebagai komitmen perusahaan sebagai organisasi yang bertanggung jawab terhadap bumi. Untuk itu, mari bersama-sama menjaga bumi untuk tetap hijau, dan mengurangi emisi dari cara kerja dan beroperasi.</p>
<p>&#8220;Menanam pohon memiliki banyak manfaat, di antaranya menyediakan oksigen, mendukung ekosistem, meningkatkan kualitas udara, mengurangi karbon dioksida (CO2) dari udara untuk mengurangi efek rumah kaca dan menghambat laju perubahan iklim,&#8221; kata Asri.</p>
<p>Selain itu, katanya, secara Islam menanam pohon adalah sedekah. Ini akan jadi sedekah karena akan dimanfaatkan semua makhluk.</p>
<p>Dia menekankan, setiap pohon yang ditanam adalah simbol komitmen untuk menciptakan dunia yang lebih hijau dan berkelanjutan. &#8220;Mari kita bersama-sama menjaga keindahan bumi ini, memberikan warisan yang berharga bagi anak cucu kita. Jadi, pohon yang kita tanam ini adalah sedekah untuk generasi kita yang akan datang,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Asri Mukhtar juga mengatakan bahwa ada beberapa alasan kenapa kaliandra merah dipilih untuk ditanam. Pertama, bertujuan untuk mendukung program Alternatif Fuel Resource (AFR) sebagai program jangka panjang perusahaan dalam hal suistability perusahaan atau keberlangsungan perusahaan yang ditargetkan pada tahun 2025, AFR sudah mencapai 16 persen.</p>
<p>&#8220;Kayu kaliandra ini memiliki 3800-4200 kilokalori (kkal), sama dengan kalori batubara yang dipakai di Semen Padang saat ini di kasiran 4000 kkal. Bahkan untuk kayu kaliandra merah ini, Semen Padang sudah melakukan uji coba dengan jumlah sekitar 200 ton. Meskipun jumlahnya kecil, tapi untuk kestabilan operasi sudah mulai dapat dikendalikan dengan baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Asri juga mengungkapkan bahwa sebagai bagian dari strategi Kementerian BUMN, dan sesuai dengan arahan Kementerian BUMN, karyawan/karyawati BUMN juga didorong untuk berpatisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dalam hal ini Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan. &#8220;Dengan demikian keterlibatan karyawan dalam kegiatan lingkungan ini, membantu membangun budaya perusahaan yang peduli terhadap lingkungan, sehingga perusahaan dapat mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan dan mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan,&#8221; kata Asri.</p>
<p>Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar Yozawardi menyebut bahwa penanaman ribuan bibit kaliandra merah yang dilakukan oleh PT Semen Padang ini merupakan sebuah mandatori kesepakatan dunia, bahwa Indonesia sebagai bangsa-bangsa di dunia, juga berkewajiban untuk menurunkan emisi karbon dan sekaligus menambah stok karbon.</p>
<p>&#8220;Nah, Semen Padang mengimplementasikan kesepakatan dunia ini dengan menanam pohon kaliandra merah. Menurut kami, penanaman kaliandra merah ini sebagai bukti bahwa Semen Padang mendukung kebijakan nasional,&#8221; kata Yozawardi.</p>
<p>Menanam pohon sebut Yozawardi, boleh apa saja, dan menurutnya sudah menjadi mandatori pada diri sendiri. Karena, selama ini manusia hanya memperoleh oksigen tanpa berbuat apa-apa. Dia pun menganalogikan mandatori tersebut dengan membandingkan kondisi di daerah sejuk dengan daerah yang begitu terik.</p>
<p>&#8220;Contohnya di Semen Padang ini. Di sini terasa sejuk, nafas segar, tapi bedakan dengan daerah terik seperti di lapangan bola. Dengan cuaca terik tentunya pasti susah kita bernafas. Apalagi kalau kita dalam ruangan tanpa AC yang tentunya akan membuat kita akan berebut oksigen. Nah, di sanalah baru kita menyadari begitu pentingnya oksigen dan pentingnya pohon,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Terkait emisi dan karbon, Yozawardi mengatakan bahwa Pemprov Sumbar sangat mendukung PT Semen Padang berinovasi mencari energi terbarukan bersumber dari kaliandra merah. &#8220;Kami dukung full penanaman kaliandara merah ini. Karena, bahan bakar fosil harus dikurangi dan menjadi kebijakan nasional. Apalagi, kaliandra merah ini selain menghasilkan oksigen juga bisa menjadi bahan baku untuk energi terbarukan,&#8221; bebernya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris DLH Provinsi Sumbar Andi Irawan mengapresiasi PT Semen Padang yang telah memanfaatkan momen Hari Menanam Pohon Indonesia Tahun 2023 untuk kegiatan menanam bibit kaliandra merah yang merupakan tanaman energi masa depan Indonesia. Semoga, kata dia, kegiatan ini menjadi penyemangat manajemen PT Semen Padang untuk terus meningkatkan lingkungan yang hijau dan bersih, serta pengelolahan produksi yang semakin baik manajemen lingkungannya.</p>
<p>Kemudian kepada insan Semen Padang Group, dia pun berharap agar kegiatan penanaman ini dapat ditularkan ke lingkungan tempat tinggal. &#8220;Artinya, jadikanlah kegiatan menanam pohon ini sebagai semangat untuk rasa peduli terhadap lingkungan. Penanaman tidak harus dimulai dengan skala besar, tapi bisa dimulai dengan yang kecil seperti pot dan sebagainya,&#8221; katanya.</p>
<p>Salah seorang karyawan PT Semen Padang Muhammad Ridwan mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon bersama manajemen dan insan perusahaan. &#8220;Ini sebuah kebanggaan bagi kami sebagai insan perusahaan karena bisa berkontribusi dalam menghijaukan bumi, dan menjaga kelestarian planet ini agar terhindar dari ancaman perubahan iklim dan pemanasan global,&#8221; kata Ridwan.</p>
<p>Karyawan lainnya, Ferdy Dinardo mengatakan bahwa dirinya turut serta berpartisipasi dalam penanaman pohon, karena pohon memiliki peran penting untuk manusia dan makhluk hidup lainnya. Kehadiran pohon di lingkungan tempat tinggal bisa memberikan manfaat baik bagi kehidupan manusia dan hewan.</p>
<p>&#8220;Selain itu, manfaat lain dari menanam pohon maupun tanaman lainnya adalah untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Karena, pohon dan tanaman akan menyerap karbon dioksida sehingga membantu mengurangi dampak perubahan iklim,&#8221; kata staf Environment Unit Safety Health Environment (SHE) PT Semen Padang ini. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/insan-semen-padang-tanam-2000-batang-kaliandra-merah/">Insan Semen Padang Tanam 2000 Batang Kaliandra Merah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semen Padang Sosialisasikan Kaliandra Merah kepada Babinsa dan HIPAKAD</title>
		<link>https://prokabar.com/semen-padang-sosialisasikan-kaliandra-merah-kepada-babinsa-dan-hipakad/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2023 14:28:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#babinsa]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#Hipakad]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<category><![CDATA[#tniad]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=114504</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Guna mendukung program Indonesia&#8217;s Forestry and Other Land Uses (FOLU) Nex Sink 2030, PT Semen Padang terus mensosialisasikan manfaat tanaman kaliandra merah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-sosialisasikan-kaliandra-merah-kepada-babinsa-dan-hipakad/">Semen Padang Sosialisasikan Kaliandra Merah kepada Babinsa dan HIPAKAD</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Guna mendukung program Indonesia&#8217;s Forestry and Other Land Uses (FOLU) Nex Sink 2030, PT Semen Padang terus mensosialisasikan manfaat tanaman kaliandra merah yang merupakan tumbuhan berbentuk perdu yang berasal dari Guatemala Selatan.</p>
<p>Kali ini, sosialisasi tentang tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi baru terbarukan (EBT) itu, dilakukan kepada anggota Bintara Pembina desa (Babinsa) dan Himpunan Putra Putri Anak Purnawirawan Angkatan Darat (HIPAKAD), Senin (7/8/2023)</p>
<p>Bertempat di Club House PT Semen Padang, sosialisasi kaliandra merah dengan nama latin Calliandra calothyrsus itu, digelar selama 2 hari (7-8 Agustus 2023). Sosialisasi tersebut, bekerjasama dengan Korem 032/Wirabraja dan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.</p>
<p>Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis mengatakan, kaliandra merah merupakan program unggulan dari CSR PT Semen Padang. Karena, tanaman ini sejalan dengan fokus dan komitmen PT Semen Padang pada tiga hal, yaitu planet, people dan profit atau yang disebut dengan Triple Bottom Line.</p>
<p>&#8220;Kenapa kami sebut program tanaman kaliandra ini sejalan dengan Triple Bottom Line? Karena, planet, people dan profit-nya dapat dalam penanaman kaliandra merah ini,&#8221; kata Iskandar dalam sambutan pembukaan sosialisasi manfaat kaliandra merah kepada Babinsa dan HIPAKAD.</p>
<p>Seperti planet misalnya, Iskandar menyampaikan bahwa daun kaliandra dapat membantu mengikat karbon bebas, sehingga dapat mengurangi emisi efek rumah kaca. Kemudian di segi people, daun kaliandra merah ini juga dapat dimanfaatkan untuk menambah pendapatan masyarakat. Karena, daunnya bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak.</p>
<p>Selain itu, bunganya juga bisa digunakan untuk konsumsi madu galo-galo. Sedangkan kayunya, bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif yang dapat mensubstitusi bahan bakar batubara. &#8220;Kayu kaliandra ini kalau dalam kondisi basah, kalorinya sebesar 2.800 Kkal/kg.Kalau kering, bisa sampai 4.900 Kkal/kg&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Artinya, kalori yang dihasilkan kayu kaliandra merah ini sudah cukup untuk kebutuhan batubara di Semen Padang, yaitu sekitar 4000-4100 Kkal/kg. Dan, kami di Semen Padang sejak awal tahun 2022 sudah memberdayakan masyarakat sekitar perhutanan sosial untuk menanam tanaman kaliandra merah ini,&#8221; imbuh Iskandar.</p>
<p>Oleh sebab itu, Iskandar berharap kepada Babinsa dan HIPAKAD untuk dapat mensosialisasikan manfaat kaliandra ini kepada masyarakat di wilayah binaannya. Karena, selain bernilai ekonomis, kaliandra merah ini juga merupakan tanaman remidiasi atau tanaman yang mampu meningkatkan mutu dari kondisi tanah.</p>
<p>Harapan ini, juga wujud dari kolaborasi PT Semen Padang dengan Korem 032/Wirabraja dan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.</p>
<p>&#8220;Untuk itu, mohon dukungan Babinsa dan HIPAKAD untuk dapat mensosialisasikan kaliandra merah ini kepada masyarakat di wilayah binaannya. Karena, kaliandra ini adalah pohon masa depan energi Indonesia,&#8221; kata Iskandar.</p>
<p>Sosialisasi kaliandra merah itu menghadirkan pemateri dari Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, yaitu Kepala UPT Perbaikan dan Pemeliharaan Auzia Asman, S.P., M.P, dengan materi yang disampaikan tentang cara pembibitan, penanaman, dan pemeliharaan kaliandra merah.</p>
<p>Dari PT Semen Padang, hadir sebagai pemateri Satrio Rian Bhakti dengan tema &#8220;Semen Padang Thermal Substitution Rate Program&#8221;.</p>
<p>Pada sosialisasi tersebut, Satrio menyampaikan tentang Pemanfaatan Kaliandra Sebagai Bahan Bakar Alternatif &amp; Pemberdayaan Masyarakat. Kemudian Ka. Unit Penunjang Produksi Hendrio Harmel, menyampaikan materi tentang pengembangan kaliandra sebagai alternatif AFR.</p>
<p>Selain menerima paparan,  para Babinsa dan HIPAKAD juga mengunjungi tempat nursery kaliandra merah yang berada di kompleks D1 PT Semen Padang, tempat penangkaran Rusa Totol, dan juga tempat konservasi ikan bilih yang merupakan ikan endemik di Danau Singkarak yang lokasi konservasinya juga berada di Kompleks D1 PT Semen Padang.</p>
<p>Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Rayen Obersyl saat silahturahmi dengan manajemen PT Semen Padang di Wisma Indarung pada Senin (7/8/2023) malam, meminta agar Babinsa yang menjadi ujung tombak di lapangan untuk dapat menggeliatkan program penanaman kaliandra merah ini di wilayah binaannya.</p>
<p>&#8220;Kaliandra ini sumber energi baru terbarukan dan bagus dibandingkan batubara. Kaliandra ini memiliki kalori yang sangat tinggi. Penanamnya juga muduh, hanya butuh modal tenaga dan kemauan. Ini cukup memabanggakan buat kita, semoga program penanaman kaliandra merah ini berkembang di Sumbar ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk itu, lulusan Akmil 1992 itu meminta para Babinsa yang juga hadir pada acara silahturahmi dengan manajemen PT semen Padang, untuk mendorong masyarakat di wilayah binaannya agar dapat memanfaatkan lahan tidurnya untuk ditanami kaliandra merah. &#8220;Dari pada lahannya nganggur dan ditumbuhi semak, sebaiknya ditanami kaliandra. kaliandra ini bernilai ekonomis bagi masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepada manajemen PT Semen Padang, jenderal bintang satu itu juga menyampaikan bahwa Korem 032/Wirabraja memiliki ribuan pasukan yang tentunya siap berkolaborasi dengan PT Semen Padang. &#8220;Jadi, apapun program di Semen Padang yang bisa dikolaborasikan dengan Korem 032/Wirabraja, kami siap untuk berkolaborasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, salah seorang Babinsa dari Kodim 0310/Sawahlunto Sijunjung  Serda Afri Ramadhan mengaku mendapatkan banyak pengetahuan dan pemahaman tentang manfaat kaliandra merah ini. Tentunya, apa yang didapat dari sosialisasi ini akan disampaikan kepada masyarakat di daerah binaannya di Nagari Muaro Bodi, Sijunjung.</p>
<p>&#8220;Manfaat kaliandra ini luar bisa. Saya akan dorong masyarakat di wilayah binaan saya untuk menanam kaliandra merah. Terutama, di lahan marginal atau lahan-lahan tidur yang ada di daerah binaan saya. Terima kasih Semen Padang yang telah memberikan sosialisasi manfaat kaliandra merah ini kepada kami,&#8221; katanya.</p>
<p>Hal yang sama juga disampaikan Babinsa Serda Irfan RD, Koramil 07/Bungus Teluk Kabung, Kodim 0312/Padang yang ditugaskan di Kelurahan Teluk Kabung Selatan Sungai Pisang. Kata dia, di daerah binaannya cukup banyak lahan tidur dan tentunya ini lahan tersebut berpotensi untuk ditanami kaliandra merah.</p>
<p>&#8220;Kaliandra merah ini bernilai ekonomis, dan saya juga akan mendorong masyarakat untuk menanam Kaliandra. Tentunya, tidak bisa harus dilakukan secara sendiri, saya akan libatkan pihak kelurahan dan juga Babinkamtibmas, supaya masyarakat di daerah binaan saya bisa memanfaatkan lahan tidurnya untuk ditanami kaliandra,&#8221; katanya.</p>
<p>Begitu juga dengan Sertu Adrianto, Babinsa Koramil 05/Pauh, Kodim 0312/Padang. Di wilayah binaannya di kawasan Kuranji, terdapat lahan tidur yang cukup banyak, terutama di kawasan Guo, Pasa Lalang, dan perbatasan Sungai Sarik. &#8220;Lahan-lahan tersebut, sangat berpotensi untuk ditanami kaliandra,&#8221; ujarnya. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-sosialisasikan-kaliandra-merah-kepada-babinsa-dan-hipakad/">Semen Padang Sosialisasikan Kaliandra Merah kepada Babinsa dan HIPAKAD</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semen Padang Panen Perdana Kaliandra di Area Reklamasi Bekas Tambang</title>
		<link>https://prokabar.com/semen-padang-panen-perdana-kaliandra-di-area-reklamasi-bekas-tambang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jul 2023 13:34:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bekastambang]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=113977</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang. Prokabar. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Pengambilalihan Pabrik dari Belanda, PT Semen Padang melakukan panen perdana tanaman kaliandra yang ditanam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-panen-perdana-kaliandra-di-area-reklamasi-bekas-tambang/">Semen Padang Panen Perdana Kaliandra di Area Reklamasi Bekas Tambang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang. Prokabar.</strong> Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Pengambilalihan Pabrik dari Belanda, PT Semen Padang melakukan panen perdana tanaman kaliandra yang ditanam sebanyak 4000 batang di area reklamasi bekas tambang batu kapur perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara tersebut, Jumat (7/7/2023).</p>
<p>Panen tanaman berkalori tinggi dengan nama latin Calliandra calothyrsus yang berasal dari Meksiko dan sangat bermanfaat untuk dijadikan sebagai bahan bakar yang dapat mensubsistusi batubara itu, dilakukan oleh Direktur Utama PT Semen Padang Asri Mukhtar Dt Tumangguang Basa, bersama Direktur Operasi PT Semen Padang Indrieffouny Indra.</p>
<p>Pada panen kaliandra itu, turut hadir sejumlah staf pimpinan PT Semen Padang. Di antaranya, Kepala Departemen Tambang &amp; Pengelolaan Bahan Baku Sumarsono, Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan Iskandar Z Lubis, Kepala Unit Operasi Tambang Hendri Priparis, dan Kepala Unit Perencanaan &amp; Pengawasan Tambang Dedi Muhamad Sidiq.</p>
<p>Direktur Utama PT Semen Padang Asri Mukhtar Dt Tumangguang Basa mengatakan ada sekitar 4000 kaliandra merah yang ditanam di area reklamasi bekas tambang batu kapur ini. Kaliandra merah ini ditanam pada tahun 2022. Dan, sekarang ini ribuan tanaman kaliandra itu sudah bisa dipanen dan siap untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar yang dapat mensubstitusi batubara.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya kaliandra merah di area reklamasi bekas tambang ini sudah dipanen sejak Juni kemarin. Penan hari ini hanya simbolisnya saja. Rencananya dipertengahan Agustus mendatang, kaliandra merah yang dipanen ini akan kami gunakan untuk uji coba sebagai bahan bakar produksi semen di pabrik Indarung V,&#8221; kata Asri Mukhtar didampingi Direktur Operasi Indrieffouny Indra</p>
<p>Untuk uji coba tersebut, kata Asri Mukhtar melanjutkan, PT Semen Padang menyiapkan sekitar 150 ton kaliandra. &#8220;Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Semen Padang saat ini juga tengah melakukan panen kaliandra merah dibeberapa kawasan perhutanan sosial di Sumbar yang penanamannya juga dilakukan bersamaan dengan kaliandra merah yang dipanen di area reklamasi bekas tambang ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Operasi Indrieffouny Indra menyebut saat ini PT Semen Padang tengah gencar melakukan penanaman kaliandra merah di lingkungan perusahaan. Bahkan selain di area reklamasi bekas tambang batu kapur, PT Semen Padang juga menyiapkan sekitar 19 Ha lahan emplasemen perusahaan untuk ditanami kaliandra merah.</p>
<p>&#8220;Kaliandra merah ini adalah bahan bakar energi terbarukan. Kaliandra yang dipanen hari ini merupakan bibit yang dibawa dari Sulawesi Selatan. Bibit ini kemudian kami kembangkan dan dimanfaatkan untuk mendukung pemerintah daerah dalam program pemberdayaan masyarakat sekitar perhutanan sosial,&#8221; kata Indrieffouny.</p>
<p>Pemberdayaan masyarakat sekitar perhutanan sosial melalui penanaman kaliandra ini, juga sejalan dengan program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tentang Pengembangan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Bahkan bersama dengan KLHK, PT Semen Padang telah menandatangani keasanggupan/deklarasi mendukung usaha pengembangan KUPS di Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2023.</p>
<p>Sebagai bentuk kesanggupan tersebut, PT Semen Padang juga telah bekerjasama dengan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh untuk penyediaan 500 ribu bibit kaliandra merah. &#8220;Kebutuhan kita 100 juta bibit. Tahap awal ini dimulai dengan 500 ribu bibit. Disamping kerjasama dengan Politeknik Pertanian Payakumbuh, kita juga telah membudidayakan sekitar 140 ribu bibit kaliandra dilahan sendiri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Artinya, jauh sebelum penandatangan kesanggupan/deklarasi tersebut, kami di Semen Padang juga sudah bekerjasama dengan masyarakat sekitar perhutanan sosial atau KUPS untuk menanam kaliandra merah. Karena, kaliandra merah bernilai ekonomis. Selain batangnya bermanfaat sebagai bahan bakar alternatif, daunnya juga bisa untuk pakan ternak dan bunganya untuk konsumsi madu,&#8221; pungkas Indrieffouny.<strong> (*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-panen-perdana-kaliandra-di-area-reklamasi-bekas-tambang/">Semen Padang Panen Perdana Kaliandra di Area Reklamasi Bekas Tambang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semen Padang Siapkan 19 Ha Lahan Emplasemen Perusahaan untuk Kaliandra</title>
		<link>https://prokabar.com/semen-padang-siapkan-19-ha-lahan-emplasemen-perusahaan-untuk-kaliandra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2023 07:29:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Energiketerbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=113574</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; PT Semen Padang terus gencar melakukan penanaman kaliandra merah sebagai sumber energi baru terbarukan yang dapat mensubstitusi bahan bakar batubara. Selain...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-siapkan-19-ha-lahan-emplasemen-perusahaan-untuk-kaliandra/">Semen Padang Siapkan 19 Ha Lahan Emplasemen Perusahaan untuk Kaliandra</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; PT Semen Padang terus gencar melakukan penanaman kaliandra merah sebagai sumber energi baru terbarukan yang dapat mensubstitusi bahan bakar batubara. Selain di kawasan perhutanan sosial di Sumatera Barat, PT Semen Padang juga melakukan penanaman kaliandra merah di emplasemen perusahaan.</p>
<p>Rabu (14/6/2023), sebanyak 700 batang bibit kaliandra merah ditanam oleh PT Semen Padang di area sebelah timur storage limestone Pabrik Indarung V. Rencananya, tanaman dengan nama latin Calliandra calothyrsus yang berasal dari Meksiko itu, juga akan ditanam dibeberapa area yang ada di PT Semen Padang.</p>
<p>Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati mengatakan bahwa PT Semen Padang sudah menyiapkan lahan sekitar 19 Ha yang ada di kawasan emplasemen perusahaan untuk ditanami kaliandra merah. &#8220;Untuk tahap pertama ini, kaliandra merah kami tanam di storage limestone Pabrik Indarung V,&#8221; kata Anita.</p>
<p>Kemudian untuk tahap selanjutnya, sebut Anita, penanaman kaliandra merah akan dilakukan di sebelah selatan Diklat, sebelah utara clay Indarung VI, sebelah timur Gardu Induk, sebelah barat silo VIII, dan di area bekas Tambang Clay (IUP 88) PT Semen Padang. &#8220;Jumlah bibit kaliandra yang akan ditanam di area emplasemen perusahaan sekitar 193 ribu batang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain di kawasan emplasemen perusahaan, sebelumnya PT Semen Padang juga telah menanam sekitar 4000 kaliandra merah di bekas reklamasi tambang batu kapur PT Semen Padang. Bahkan, kaliandra merah di bekas reklamasi tambang itu sudah mulai dipanen.</p>
<p>&#8220;Panen perdana kaliandra merah di bekas reklamasi tambang batu kapur itu dilakukan Selasa kemarin. Rencananya pada bulan Juli mendatang atau dalam rangka HUT ke-65 Pengambilalihan Pabrik dari Tangan Belanda, kaliandra merah yang dipanen itu akan dimanfaatkan untuk mensubstitusi bahan bakar batubara untuk proses produksi semen,&#8221; bebernya.</p>
<p>Sebelumnya, Kepala UPT Perbaikan dan Pemeliharaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP), Auzia Asman, menyebut bahwa kaliandra merah merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomi, baik bagi masyarakat dan industri, serta sangat baik untuk konservasi lingkungan (tanah dan air).</p>
<p>Kayu kaliandra, sebutnya, merupakan bahan biofuel yang bisa dijadikan sebagai bahan bakar alternatif pengganti batubara. Sebab, kaliandra merupakan sumber energi bisa diperbaharui, sedangkan batubara adalah energi fosil yang semakin hari jumlahnya semakin menipis.</p>
<p>Bagi industri seperti PT Semen Padang yang memproduksi semen, kebutuhan kayu kaliandra merah sebagai energi baru terbarukan tentunya sangat besar jumlahnya. Apalagi, pemanfaatan kaliandra merah ini juga berkaitan dengan carbon trading. Karena, dengan memanfaatkan kayu kaliandra merah, PT Semen Padang bisa menyimpan, mengatur dan mengelola pelepasan karbon ke udara.</p>
<p>“Artinya, pemanfaatan kayu kaliandra merah untuk mensubstitusi bahan bakar batubara dalam proses produksi semen oleh Semen Padang, dapat memperlambat pemanasan global. Karena, dengan memanfaatkan kayu kaliandra merah sebagai bahan bakar alternatif, akan menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah,” katanya.</p>
<p>Di samping sebagai energi terbarukan dan cadangan karbon, menanam kaliandra merah juga bisa memproduktifkan lahan-lahan marginal (lahan yang tidak produktif). Sebab, kaliandra merah merupakan tanaman remidiasi atau tanaman yang mampu meningkatkan mutu dari kondisi tanah, sehingga lahan-lahan yang ditanami kaliandra merah secara bertahap dapat meningkat kesuburan tanahnya.</p>
<p>Kemudian, bunga kaliandra merah juga bermanfaat untuk beternak madu galo-galo. Karena, bunganya bisa dijadikan sebagai konsumsi lebah madu. Sedangkan daunnya, dapat dijadikan pakan ternak dan bahan baku membuat kompos. “Jadi, kita dapat memanfaatkan kaliandra merah untuk kebun madu galo-galo serta untuk pakan ternak sapi maupun kambing, maka potensi pemanfaatan kaliandra secara finansial akan semakin besar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Potensi lainnya, sebut Auzia, adalah ranting kaliandra merah yang bisa dijadikan sebagai wood pellet yang merupakan komoditas ekspor ke negara empat musim. Karena, wood pellet ini merupakan kebutuhan rumah tangga yang kegunaanya sebagai sumber energi penghangat tubuh bagi masyarakat yang berada di negara empat musim tersebut.</p>
<p>“Kalau pemanfaatannya sampai ke ranting, bunga dan daun, maka tidak akan ada lagi bagian dari kaliandra yang tidak bisa dimanfaatkan. Untuk kayunya, bisa dijual ke Semen Padang sebagai bahan bakar alternatif yang dapat mensubstitusi bahan bakar batubara, bunganya untuk konsumsi madu, daunnya sebagai pakan ternak, dan rantingnya untuk dijadikan wood pellet,” pungkas Auzia. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-siapkan-19-ha-lahan-emplasemen-perusahaan-untuk-kaliandra/">Semen Padang Siapkan 19 Ha Lahan Emplasemen Perusahaan untuk Kaliandra</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/221 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.044 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 23:49:01 by W3 Total Cache
-->