<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#jurnalistik Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/jurnalistik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/jurnalistik/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Oct 2022 10:32:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#jurnalistik Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/jurnalistik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PFI Padang Latih Tim Kehumasan PLN se-Sumatera Barat</title>
		<link>https://prokabar.com/pfi-padang-latih-tim-kehumasan-pln-se-sumatera-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2022 10:32:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#pfipadang]]></category>
		<category><![CDATA[#plnsumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=107460</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sebanyak 25 orang peserta yang berasal dari berbagai unit kerja di PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) wilayah Sumatera Barat ikuti pelatihan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pfi-padang-latih-tim-kehumasan-pln-se-sumatera-barat/">PFI Padang Latih Tim Kehumasan PLN se-Sumatera Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Sebanyak 25 orang peserta yang berasal dari berbagai unit kerja di PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) wilayah Sumatera Barat ikuti pelatihan fotografi kehumasan yang bekerjasama dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Padang.</p>
<p>General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar Toni Wahyu Wibowo mengatakan peserta yang dilibatkan dalam pelatihan fotografi tersebut merupakan karyawan yang memang mendapat tugas untuk dokumentasi kegiatan PLN di masing-masing unit kerja.</p>
<p>&#8220;Dari yang saya pantau, hasil foto-foto kehumasan PLN di Sumbar masih perlu ada peningkatan kualitas, seperti sudut pengambilan foto, momen-momen yang mana perlu diabadikan. Makanya saya berharap, PFI Padang bisa memberikan ilmunya ke tim kehumasan ini, sehingga lebih baik hasil foto-foto kehumasan PLN kedepannya,&#8221; kata Toni pada saat membuka acara Pelatihan Fotografi Kehumasan di Pangeran Beach Hotel, Selasa (4/10).</p>
<p>Menurutnya peranan foto kehumasan sangat penting bagi perusahaan. Kepada PFI Padang Toni berharap dapat membagi pengalaman dan ilmu yang selama ini sudah bergelut di dunia fotografi jurnalistik.</p>
<p>&#8220;Saya berpesan kepada peserta, benar-benar serius mengikuti pelatihan foto ini. Serap ilmunya, jadi setelah usai kegiatan ini foto-foto kehumasan lebih baik dari sebelum adanya pelatihan ini,&#8221; harap Toni.</p>
<p>Dia mengaku senang adanya sinergitas PFI Padang dengan PLN Sumbar.</p>
<p>Sementara itu Ketua PFI Padang Muhammad Arif Pribadi mengatakan pelatihan fotografi kehumasan ini menunjukan respons yang bagus dari PLN terhadap dunia fotografi.</p>
<p>&#8220;Bicara dunia fotografi di era sekarang, memang sudah berkembang cukup pesat. Terutama dari segi dukungan kamera, baik itu kameranya DSLR, Mirrorless, dan smartphone, sudah bagus. Hanya saja, sumber daya manusia atau fotografer dari kehumasan perlu ditingkatkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk itu, Arif berharap kegiatan pelatihan untuk kehumasan PLN se-Sumatera Barat dapat memberikan pemahaman dan ilmu tentang fotografi.</p>
<p>&#8220;Jadi foto-foto kehumasan bagus, maka dapat mem-branding corporate yakni PLN. Kita akan memberikan semaksimal mungkin kepada peserta,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Arif menjelaskan pelatihan foto kehumasan ini berlangsung dari tanggal 4-5 Oktober 2022. Selain ada pemateri foto yang diberikan, juga ada bimbingan praktek di lapangan.</p>
<p>&#8220;Kita harapkan peserta bisa serius, baik untuk materi dan praktek di lapangannya,&#8221; sebut pewarta foto Antara ini.</p>
<p>Diakui bahwa dalam pelatihan fotografi ini tidak ada yang instan.</p>
<p>Artinya butuh proses, tapi setidaknya dengan adanya ilmu dasar-dasar fotografi dan mengetahui bagaimana mendapatkan foto yang bagus, bisa diimplementasikan pada kegiatan-kegiatan PLN berikutnya.</p>
<p>Sementara sebagai pemateri dalam kegiatan ini Ramadhani yang juga sebagai Anggota PFI Padang dan juga Editor media Klikpositif.com menyampaikan materi Dasar-dasar Fotografi.</p>
<p>Lalu ada Muhammad Noli Hendra Anggota PFI Padang dari jurnalis Bisnis Indonesia menyampaikan materi Photo Editing and Captions.</p>
<p>Serta ada Andri Mardiansyah Anggota PFI Padang jurnalis Viva.co.id yang menyampaikan materi Hak Cipta dan Kekayaan Intelektual yang Melekat pada Fotografi Jurnalistik.</p>
<p>Dan juga ada dokumentasi video dan sebagai pemateri Fandi Yogari dari Antara TV. <strong>(gas)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pfi-padang-latih-tim-kehumasan-pln-se-sumatera-barat/">PFI Padang Latih Tim Kehumasan PLN se-Sumatera Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>18 Orang Siswi MTsM Lawang Tigo Balai Mendapat Pelatihan Jurnalistik</title>
		<link>https://prokabar.com/18-orang-siswi-mtsm-lawang-tigo-balai-mendapat-pelatihan-jurnalistik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Nov 2021 14:33:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97152</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; 18 orang siswi Madrasah Tsanawiyah Swasta Muhammadiyah (MTsM) Lawang Tigo Balai bekesempatan mendapat pelatihan Jurnalistik dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/18-orang-siswi-mtsm-lawang-tigo-balai-mendapat-pelatihan-jurnalistik/">18 Orang Siswi MTsM Lawang Tigo Balai Mendapat Pelatihan Jurnalistik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; 18 orang siswi Madrasah Tsanawiyah Swasta Muhammadiyah (MTsM) Lawang Tigo Balai bekesempatan mendapat pelatihan Jurnalistik dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam, Sabtu (6/11).</p>
<p>Merupakan kegiatan ke lima dari 17 lokasi yang telah di program PWI Agam, rangkaian dari memperingati Hari Pers Indonesia (HPI) pada Februari 2022 nanti.</p>
<p>Ketua PWI Agam Mursyidi mengatakan, pelatihan jurnalistik jelas sangat bermanfaat untuk pelajar. Melatih dan mendidik pelajar untuk bisa bisa menulis. Literasi itu memperkuat ketajaman siswa-siswi untuk gemar membaca dan menulis.</p>
<p>Tidak hanya itu, juga mempertajam kepekaan diri pada potensi diri dan lingkungan. Dengan bisa menulis berita, juga bisa menceritakan kejadian atau peristiwa yang sedang terjadi.</p>
<p>Selain itu, di Kecamatan Matur merupakan daerah cukup banyak lahir tokoh pers Indonesia. Bercita-cita untuk menjadikan daerah itu menjadi bengkel jurnalis atau tempat belajar penulis berita bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Ini target kami dan untuk mencapai itu kami memulainya dengan mengadakan pelatihan jurnalistik bagi siswa dan siswi MTsM Lawang Tigo Balai,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia mengatakan, Kecamatan Matur merupakan kampung dari tokoh pers seperti, Marthias Duksy Pandoe dan Hasan Ashari Oramahi. Dengan pelatihan jurnalistik ini, pihaknya berharap bengkel jurnalistik bisa terwujud di Kecamatan Matur terutama di MTsM Lawang Tigo Balai.</p>
<p>Mursyidi menambahkan, pelatihan jurnalistik diadakan di 17 lokasi dan MTsM Lawang Tigo Balai merupakan kegiatan ke lima. Untuk 12 lokasi lagi akan terus dilanjutkan disejumlah lokasi di setiap Rabu dan Sabtu.</p>
<p>Merupakan rangkaian menyambut Hari Pers Nasional (HPN) di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 2022. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/18-orang-siswi-mtsm-lawang-tigo-balai-mendapat-pelatihan-jurnalistik/">18 Orang Siswi MTsM Lawang Tigo Balai Mendapat Pelatihan Jurnalistik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aidil Ichlas dan Ade Suhendra Nahkodai AJI Padang Periode 2021-2024</title>
		<link>https://prokabar.com/aidil-ichlas-dan-ade-suhendra-nahkodai-aji-padang-periode-2021-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2021 15:07:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#aji]]></category>
		<category><![CDATA[#ajipadang]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalistik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=84216</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Konferensi Kota (Konferta) ke-VI AJI Padang menetapkan Aidil Ichlas (BeritasatuTV) dan Ade Suhendra (Klikpositif.com) sebagai Ketua dan Sekretaris AJI Padang periode...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aidil-ichlas-dan-ade-suhendra-nahkodai-aji-padang-periode-2021-2024/">Aidil Ichlas dan Ade Suhendra Nahkodai AJI Padang Periode 2021-2024</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Konferensi Kota (Konferta) ke-VI AJI Padang menetapkan Aidil Ichlas (BeritasatuTV) dan Ade Suhendra (Klikpositif.com) sebagai Ketua dan Sekretaris AJI Padang periode 2021-2024.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam Konferta AJI Padang ke-VI yang berlangsung secara hybrid, keduanya terpilih secara aklamasi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sekretaris Jenderal AJI Indonesia Ika Ningtyas yang hadir bersama Pengurus Nasional AJI Bidang Organisasi Yoso Muliawan, dan Ramond sebagai Wakil Korwil Sumatera mengatakan tantangan untuk AJI ke depannya cukup berat. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Perjuangan untuk mempertahankan kebebasan pers, meningkatkan profesionalisme, dan meningkatkan kesejahteraan jurnalis masih<span class="Apple-converted-space">  </span>pekerjaan rumah utama AJI hingga kini.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kondisi pandemi saat ini cukup menjadi tantangan bagi kita semua sebagai Jurnalis. Apalagi AJI sebagai sebuah organisasi harus siap menghadapi tantangan ini ke depannya dan kita semua tidak bisa memprediksi bagaimana ini ke depannya,&#8221; kata Ika Ningtyas yang hadir via Zoom Meeting, Sabtu (27/3).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Aidil Ichlas bersama Ade Suhendra mengucapkan terima kasih atas kepercayaan anggota AJI Padang yang telah mengamanahkan jabatan sebagai ketua dan sekretaris kepada keduanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Mohon dukungan dan kesiapan kita bersama untuk membawa dan membangun AJI Padang lebih baik. Kami juga meminta bahwa ke depannya kepada pengurus terpilih dapat bersinergi dan bersama-sama menjalankan program-program yang akan dilaksanakan nantinya,&#8221; kata Aidil dan Ade.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menambahkan bahwa pandemi COVID-19 juga menjadi tantangan bersama semua jurnalis. Isu-isu kebebasan pers, profesionalitas, dan kesejahteraan tentunya dikatakan Aidil masih menjadi perhatian AJI Padang. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;AJI Padang diharapkan bisa menjadi rumah para jurnalis di Sumatera Barat. Kita akan berupaya<span class="Apple-converted-space">  </span>bersinergi dalam perjuangan kemerdekaan Pers, advokasi yang sesuai koridor etika dan profesionalisme serta AJI Padang juga akan hadir bersama masyarakat sipil dalam perjuangan sesuai tripanji AJI,&#8221; ujarnya. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aidil-ichlas-dan-ade-suhendra-nahkodai-aji-padang-periode-2021-2024/">Aidil Ichlas dan Ade Suhendra Nahkodai AJI Padang Periode 2021-2024</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jurnalisme Hoax, Jurnalisme Makna Dan Kesejahteraan Jurnalis (02)</title>
		<link>https://prokabar.com/jurnalisme-hoax-jurnalisme-makna-dan-kesejahteraan-jurnalis-02/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2021 00:25:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#hoax]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#StopHoax]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=81522</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Rudi Yudistira (Wartawan Muda) &#160; &#8220;Hai orang-orang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jurnalisme-hoax-jurnalisme-makna-dan-kesejahteraan-jurnalis-02/">Jurnalisme Hoax, Jurnalisme Makna Dan Kesejahteraan Jurnalis (02)</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span data-reader-unique-id="26"><em style="font-weight: bold" data-reader-unique-id="27">Oleh : </em></span><em data-reader-unique-id="29"><strong data-reader-unique-id="30">Rudi Yudistira (Wartawan Muda)</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Hai orang-orang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpa musibah suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatan itu,&#8221; (Dalam agama Islam, Kitab suci Al-Quran, Surat Al-Hujarat ayat 6 menerangkan).</p>
<p>Berita hoak menjadi pembahasan hangat hingga saat ini. Berita hoak telah berkembang pesat di media sosial dan internet. Sejumlah pihak termasuk Kepolisian RI secara serentak di seluruh daerah melalui Polres setempat, mesosialisasikan tolak berita hoak yang didukung Forkopinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah). Bahkan mantan wartawan senior Kompas, Yurnaldi Paduka Raja melahirkan Karya terbarunya berupa buku Kritik Presiden dan Jurnalisme Hoax, Februari 2018 ini. Salah satu bentuk kepedulian dan keprihatinannya terhadap pekerja jurnalistik saat ini turut menyumbang menyebarkan berita hoak. Buku tersebut secara terang benderang menjelaskan kondisi mengkuatirkan terhadap wartawan yang tidak lagi berkualitas dan bermartabat.</p>
<p>Dewan Pers gencar melakukan verifikasi media (Perusahaan Pers) serta peningkatan kompetensi wartawan yang bertugas dilapangan. Bertujuan Perusahaan Pers bersama Wartawannya, dapat bekerja secara Profesional, bekerja berdasarkan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-undang Nomor 40 tahun tahun 1999 tentang Pers. Perusahaan pers berkewajiban memenuhi kewajibannya dan memenuhi hak-hak wartawannya, seperti dari kesejahteraan, standar kompetisi dan standar opersional perusahaan.</p>
<p>Maraknya berita Hoax, karena wartawan sudah salah kaprah memaknai kemerdekaan pers. Karena ada kepentingan dan partisan, berita yang diturunkan tidak berimbang, tidak konfirmasi. Sikap dan praktik jurnalisme hoax ini juga ditenggarai karena pers yang tidak sehat. Wartawan tidak digaji menurut semestinya, sehingga berita sesuai pesanan, sesuai keinginan narasumber, dengan imbalan sejumlah uang (amplop). Ada duit, ada berita. Setidaknya, begitulah prinsip yang menyebabkan semakin banyaknya berita hoax tutur Yurnaldi.</p>
<p>Dan tidak heran pula entah sudah berapa banyak wartawan yang ditemui dilapangan, dengan hanya modal kartu pers dicetak sendiri dengan nilai tidak lebih dari 50 ribu rupiah. Mengaku wartawan, tapi tidak memiliki media, atau hanya mau menerima amplop saja. Hal tersebut membuat miris kondisi Jurnalistik saat ini. Padahal, wartawan profesional selain memberitakan berdasarkan data dan narasumber yang berkompeten dibidangnya, cek dan ricek atau cover both sides dilengkapi cover all sides atau balance comment wajib dilakukan agar tidak terjadi kekeliruan menyampaikan informasi kepada publik Lanjut Yurnaldi.</p>
<p>Menurut Bill Kovach dan Tom Rosentiel dalam bukunya Sembilan elemen jurnalisme yaitu 1. Kewajiban pertama jurnalisme adalah pada kebenaran, 2. Loyalitas utama jurnalisme adalah kepada warga, 3. Intisari jurnalisme adalah disiplin verivikasi, 4. Para praktisisnya harus menjaga independensi terhadap sumber berita, 5. Jurnalisme harus berlaku sebagai pemantau kekuasaan, 6. Jurnalisme harus menyediakan forum publik untuk kritik maupun dukungan warga, 7. Jurnalisme harus berupaya membuat hal penting, menarik dan relevan, 8. Jurnalisme harus menjaga agar berita komperhensif dan proporsional, Dan 9.  Para praktisinya diperbolehkan mengikuti nurani mereka.</p>
<p>Dalam Sembilan elemen diatas terlihat bagaimana kiprah jurnalistik dalam menyajikan sebuah informasi yang ditujukan pada warga. Betapa sebuah berita itu harus berimbang, itu dalam tataran teori yang dipelajari, namun di luar dalam tataran nyata seorang journalist cenderung mempunyai keberpihakankeberpihakan tertentu akan sebuah masalah, kadang ada yang berkilah keadilan itu milik Tuhan, saya manusia hanya bisa mengupayakannya, seperti itu ungkap Bill Kovach.</p>
<p>Menurut Jacob Oetama, Jurnalis dan Pendiri Kompas Group, misi pokok dari para jurnalis adalah untuk mendidik dan mencerahkan hati nurani anak bangsa. Dan gaya jurnalisme-nya yang khas itu disebut dengan Jurnalisme Makna.</p>
<p>Pada Akhirnya, kekuatan dan kelemahan seseorang wartawan terletak pada jam terbang ataupun pada goncangan serta kuatnya badai yang dihadapi. Ini akan membentuk watak, karakter serta mentalitas sang wartawan. Setelah rekrutmen, standar kompetensi wartawan akan menjalar ke kesejahteraan wartawan. Ini penting karena menyangkut kenyamanan dalam bekerja. Misalnya, sudah profesional dalam bekerja tapi perusahaan tidak memberikan kenyamanan dalam hal kesejahteraan. Seorang profesional tentunya akan berpikir ulang: apakah ada masa depan disini? Kata Wiztrian Yoetri dalam Bukunya &#8220;Catatan Ringan Sekitar Pers,&#8221; terbitan Agustus 2017. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jurnalisme-hoax-jurnalisme-makna-dan-kesejahteraan-jurnalis-02/">Jurnalisme Hoax, Jurnalisme Makna Dan Kesejahteraan Jurnalis (02)</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hebat, Firdaus Abie Luncurkan Dua Buku Jurnalistik Saat HPN</title>
		<link>https://prokabar.com/hebat-firdaus-abie-luncurkan-dua-buku-jurnalistik-saat-hpn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2021 15:47:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Buku]]></category>
		<category><![CDATA[#HPN]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=81514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Peringatan Hari Pers Nasional (HPN), tahun 2021, disikapi seorang wartawan asal Sumbar, melalui cara berbeda. Nyaris ditutupnya rapat-rapat, akhirnya kedua buku...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hebat-firdaus-abie-luncurkan-dua-buku-jurnalistik-saat-hpn/">Hebat, Firdaus Abie Luncurkan Dua Buku Jurnalistik Saat HPN</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Peringatan Hari Pers Nasional (HPN), tahun 2021, disikapi seorang wartawan asal Sumbar, melalui cara berbeda. Nyaris ditutupnya rapat-rapat, akhirnya kedua buku tersebut dipublikasikannya bersamaan momentum hari jadi para “kuli tinta” tersebut.</p>
<p>Kedua buku tersebut, pertama; Logika Bahasa Berita (Kritik Atas Penggunaan Bahasa dalam Kegiatan Jurnalistik). Kedua; Mengelola Media Massa. Kedua buku tersebut ditulis Firdaus Abie, wartawan dan Pemimpin Redaksi Harian Umum Rakyat Sumbar.</p>
<p>“Ini sumbangan saya terhadap dunia kewartawanan yang telah memberikan banyak hal pada saya, serta lingkungan saya. Sumbangan ini masih kecil jika dibandingkan kontribusi wartawan lain,” kata Firdaus Abie, di Padang, Senin (8/2) kemarin.</p>
<p>Ia menyebutkan, kedua buku tersebut memiliki kajian berbeda. Buku pertama terkait penggunaan bahasa. Buku kedua tentang pengelolaan media massa.<br />
Buku Logika Bahasa Berita (Kritik Atas Penggunaan Bahasa dalam Kegiatan Jurnalistik), kata Firdaus Abie, berangkat dari permintaan Dekan Fisipol Universitas Ekasakti – Padang, Dr Sumartono Mulyodihardjo.</p>
<p>“Beliau meminta saya mengembangan jadi buku setelah mempelajari dan mendalami skripsi yang saya tulis ketika hendak menyelesaikan kuliah di jurusan komunikasi,” kata Firdaus Abie, yang akhir tahun lalu meluncurkan novel berbahasa Minang, menggunakan enam dialek bahasa di Sumbar, Indak Talok Den Kanai Ati.</p>
<p>Proses pengerjaannya tak berjalan mulus. Firdaus Abie “menyambi’ di sela-sela kesibukannya bekerja di Harian Umum Rakyat Sumbar, menulis cerita pendek, menulis dan menerbitkan novel, serta memberikan pelatihan jurnalistik dan menulis karya kreatif kepada siswa, mahasiswa, guru dan lain-lain di Bengkel Literasi Rakyat Sumbar.</p>
<p>Buku tersebut menghadirkan kajian terhadap logika bahasa berita, disertai contoh dan aspek-aspek yang menyertai landasan kajiannya. Buku tersebut kemudian “dibedah” editor Dr Abdullah Khusairi, M.A, dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol – Padang, sebagai yang pernah menjadi jurnalis dan jadi Pemimpin Redaksi www.padangtoday.com (grupnya Padang Ekspres) serta Manager Program Padang TV.</p>
<p>Selain itu, dua pakar komunikasi Nasional, Dr Aqua Dwipayana dan Dr Yuliandre Darwis turut memberikan pengantar di buku ini. Aqua Dwipayana pernah menjadi wartawan Jawa Pos.</p>
<p>Motivator komunikasi Indonesia ini tak hanya tampil berkeliling Indonesia, tetapi juga hadir di banyak negara. Ia telah menerbitkan sejumlah buku, kemudian buku “The Power of Silaturrahmi”-nya telah terjual ratusan ribu eksamplar.</p>
<p>Buku “Mengelola Media Massa” mengupas perihal sejarah pers, seluk beluk dunia media massa, seluk beluk pekerjaan di media massa, kemudian beragam pengalamannya menanggani berbagai media massa. Kata pengantar diberikan Dirut PT Jawapos Jaringan Media Nusantara (JJMN) Suhendro Boroma.</p>
<p>“Saya beruntung mendapatkan kesempatan memulai dan turut merintis tiga perusahan media grup Jawa Pos di Sumbar,” kata Firdaus Abie, sembari menyebutkan, ketiga perusahaan tersebut, koran Padang Ekspres, koran Rakyat Sumbar dan Padang TV.</p>
<p>Kedua buku barunya ini, “Logika Bahasa Berita, Kritik Atas Penggunaan Bahasa dalam Kegiatan Jurnalistik” dan “Manajemen Media Massa” diterbitkan MZK Jakarta. Kedua buku tersebut sekaligus menjadi buku pegangan bagi lembaga pendidikan jurnalistik MZK yang tersebar di 10 kota di Indonesia. Berminat terhadap salah satu atau kedua buku ini? Silakan hubungi nomor kontak 082211604347.</p>
<p>Firdaus Abie mulai menulis sejak masih duduk di bangku SMA, tepatnya di SMAN 4 Padang. Ketika itu, ia menulis di KMS Singgalang. Tamat SMA, langsung menjadi wartawan di Harian Semangat. Ia kemudian berlabuh menjadi koresponden Sijori Pos (kini Batam Pos), Batam.</p>
<p>Ketika Padang Ekspres hendak terbit, tahun 1999, ia langsung bergabung dan mendapat tugas mempersiapkan cetak jarak jauh di Pekanbaru. Di Padang Ekspres, anak perusahaan Jawa Pos Group, karir lelaki kelahiran 8 Desember 1971 ini terus bergerak naik. Ia pernah menjabat Asisten Koordinator Liputan plus Asisten Redaktur Pelaksana. Dua jabatan sekaligus tersebut, hingga kini, konon tak pernah lagi dipegang oleh satu orang.</p>
<p>Ketika menjabat Wakil Pemimpin Redaksi Padang Ekspres, dirinya mendapat kepercayaan menjadi Koordinator Persiapan Padang TV, sebuah tv lokal di Sumbar, masih di bawah bendera Jawa Pos Group.<br />
Ketika Padang TV mengudara, ia dipercaya menjadi Pemimpin Redaksi. Kurang dua tahun kemudian, selain menjabat Pemimpin Redaksi juga merangkap Manager Program dan Produksi. Sama halnya dua jabatan terdahulu, hingga belasan tahun kemudian, posisi Pemimpin Redaksi merangkap Manager Program dan Produksi tak pernah ada lagi di tv tersebut.</p>
<p>Ia kemudian dipercaya menjadi Pemimpin Redaksi Padang Ekspres, lalu terus menjadi Wakil Pemimpin Umum. Selanjutnya mendapat kepercayaan untuk mendirikan perusahaan baru, Harian Umum Rakyat Sumbar. Selain menjadi Direktur, Pemimpin Umum, ia tiga kali menjadi Pemimpin Redaksi Harian Umum Rakyat Sumbar.<br />
Di Harian Umum Rakyat Sumbar, Firdaus Abie bersama timnya memberikan pembinaan menulis kepada pelajar, mahasiswa dan guru, sejak 2011. Mengusung nama, Bengkel Literasi Rakyat Sumbar, dibuka kelas pelatihan setiap Jumat, di kantornya. Pesertanya berasal dari pelajar dan mahasiswa di Padangpanjang, Tanahdatar, Agam dan Bukittinggi. Pembinaan diberikan secara gratis.</p>
<p>Bengkel Literasi Rakyat Sumbar kemudian tumbuh dan berkembang. Binaan literasi di bengkel ini terus bertambah, datang dan pergi silih berganti. Pembinaan di Bengkel Literasi Rakyat Sumbar diberikan dalam tiga kelas berbeda. Jurnalis Pelajar untuk pelajar SD, SMP dan SMA. Jurnalis Kampus untuk mahasiswa. Jurnalis Muda untuk mereka yang mengikuti program magang.</p>
<p>Ia juga pernah diundang secara khusus ke Tanjungpinang, Provinsi Kepri (2018) untuk memberikan pelatihan menulis kepada perwakilan karyawan BNI Wilayah Sumbar, Riau, Kepri. Dijadwalkan pula berbagi ilmu menulis di Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, namun kegiatan tersebut dibatalkan karena Pandemi Covid-19.<br />
Keterbatasan gerak pisik tak membatasi langkahnya berbagi ilmu kepenulisan. Metoda Daring yang kini sudah menjadi sebuah kebutuhan, “mengantarkannya” bisa berbagi dengan berbagai kalangan di seluruh wilayah. Ia punya mahasiswa binaan di Makasar dan terus berbagi dengan wartawan di Bima, Nusa Tenggara Barat.</p>
<p>Angkatan pertama Bengkel Literasi Rakyat Sumbar, sudah ada yang berkiprah di dunia kepenulisan, di antaranya menjadi dosen sekaligus menjadi instruktur pelatihan menulis untuk pelajar, mahasiswa dan guru. Ada yang memiliki dan mengelola online, lembaga pendidikan menulis dan jurnalistik.</p>
<p>Firdaus Abie tak hanya memberikan pelatihan menulis kreatif dan jurnalistik, mau pun berkutat sebagai Pemimpin Redaksi Harian Umum Rakyat Sumbar, tetapi juga telah menulis banyak buku, termasuk jadi editor dan kurator terhadap buku lainnya.</p>
<p>Kehadiran “Logika Bahasa Berita, Kritik Atas Penggunaan Bahasa dalam Kegiatan Jurnalistik” dan “Manajemen Media Massa” tersebut sekaligus menambah catatan panjang karya yang sudah ditulisnya. Sebelumnya, di penghujung 2020, ia menerbitkan novel yang ditulis dalam bahasa Minang, berjudul “Indak Talok Den Kanai Ati” menggunakan dialek Padang, Agam, Payakumbuh, Pasaman, Padangpariaman, dan Solok.<br />
Buku lainnya, kumpulan cerita pendek Cincin Kelopak Mawar (2009). Buku kumpulan Cerpen tersebut sekaligus menjadi inspirasi bagi Jony Andra untuk melahirkan karya tari kontemporer, diangkat dari cerita tersebut. Tari kontemporer tersebut dipentaskan di Padang, Pekanbaru dan Lampung. Mahatma Muhammad, seniman asal Sumatera Barat lainnya mengangkat kisah dalam Cincin Kelopak Mawar sebagai karya teater. Dipentaskan di Taman Budaya Padang.</p>
<p>Karya lain Firdaus Abie, menjadi editor buku Padang Reconstruction (2009), Cerpennya masuk antologi Potongan Tangan di Kursi Tuhan (2011), antologi cerita pendek Uang Jemputan (2014), antologi cerita pendek Sastrawan Sumatera Barat; Sepenggal Rindu Dibatasi Waktu (2015), novel Cincin Kelopak Mawar (2016), buku 36 Tahun Ikasmantri dan 40 Tahun SMAN 3 Padang (2017), penulis buku Gusmal, Membangun Kabupaten Solok Berbasis Empat Pilar Pembangunan (2018), bersama sejumlah wartawan senior menulis buku 121 Wartawan Hebat dari Ranah Minang dan Sejumlah Jubir Rumah Bagonjong (2018). Editor buku Dilema Guru di Era Milenial, Sebuah Realita di Dunia Pendidikan (2019) karya Arniwati NZ, Kepala SMP 2 Kota Solok. Editor buku Taksi Uda Menuju BIM (2019) karya Dra Hj Yenni Putri, MM (Kepala SMAN 5 Padang). Kurator antologi cerita pendek Tasbih untuk Papa (2019) karya Zhilan Zhalila. Penulis buku 25 Tahun Universitas Baiturrahmah (2019) bersama Khairul Jasmi. Kurator antologi cerita pendek Hujan yang Mengawali (2020) karya siswa SMAN Unggul Dharmasraya.</p>
<p>Kurator antologi puisi Kabar Negeri (2020) karya siswa SMAN 4 Bukittinggi, bersama Lili Asnita. Editor buku Suluh, Sang Penerang di Tengah Covid-19 (2021), karya Meriyenti S.Hut, M.Si, dkk, Penyuluh Kehutanan Provinsi Sumbar. Saat ini, juga sedang mempersiapkan biografi Zainal Bakar, Gubernur Sumatera Barat masa bakti 2000-2005.(rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hebat-firdaus-abie-luncurkan-dua-buku-jurnalistik-saat-hpn/">Hebat, Firdaus Abie Luncurkan Dua Buku Jurnalistik Saat HPN</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dewan Kehormatan PWI Ingatkan Pentingnya Kompetensi dan Penaatan Kode Etik Wartawan</title>
		<link>https://prokabar.com/70072-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2020 10:58:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[#kompetensi]]></category>
		<category><![CDATA[#PWI]]></category>
		<category><![CDATA[#wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=70072</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar —  Dewan Kehormatan PWI Pusat kembali mengingatkan pentingnya wartawan memiliki kompetensi dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik. &#8220;Kami prihatin dengan banyaknya kekeliruan pemberitaan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/70072-2/">Dewan Kehormatan PWI Ingatkan Pentingnya Kompetensi dan Penaatan Kode Etik Wartawan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar —  Dewan Kehormatan PWI Pusat kembali mengingatkan pentingnya wartawan memiliki kompetensi dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik. &#8220;Kami prihatin dengan banyaknya kekeliruan pemberitaan dan pelanggaran kode etik jurnalistik sehingga menurunkan kredibilitas media berbagai platform&#8221;, kata Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang seusai zoom meeting anggota Dewan Kehormatan PWI Kamis ( 25/6 ) siang.</p>
<p>Hadir dalam rapat tersebut Sekretaris DK PWI Sasongko Tedjo, anggota Suryopratomo, Asro Kamal Rokan, Rossiana Silalahi, Tri Agung Kristanto, Teguh Santosa dan Raja Pane.<br />
Dalam pertemuan secara daring tersebut disoroti kasus pemanggilan terhadap 27 pengelola media online dan media elektronik oleh Dewan Pers, terkait kekeliruan dalam melaporkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN ) Jakarta.</p>
<p>Putusan PTUN Jakarta tertanggal 3 Juni terkait gugatan terhadap kebijakan pemerintah yang memperlambat dan memutus hubungan internet di Papua dan Papua Barat pada masa krisis Papua periode Agustus &#8211; September 2019.</p>
<p>Gugatan tersebut dikabulkan karena majelis hakim menyatakan tindakan pemerintah tersebut melanggar hukum. Sejumlah media siber segera mengunggah berita dengan menyebutkan PTUN perintahkan Jokowi minta maaf atas pemblokiran internet Papua. Padahal itu tidak ada dalam putusan majelis hakim.</p>
<p>Ilham Bintang mengatakan itu bukan kategori hoaks namun kekeliruan pemberitaan akibat wartawan tidak melakukan cek dan ricek atau klarifikasi secara akurat. &#8220;Memang termasuk juga pelanggaran kode etik&#8221;, ujarnya.</p>
<p>Walaupun Dewan Pers hanya sebatas memberikan sanksi teguran namun sanksi merosotnya kredibilitas terhadap media justru lebih berat dirasakan. Walaupun di sisi lain DK juga menyoroti sistem administrasi peradilan, khususnya PTUN Jakarta, yang tidak diperbarui sesuai perkembangan perkara itu. Juga lambatnya proses penyampaian salinan putusan kepada pihak pihak yang berperkara. Padahal, putusan dan proses administrasi di pengadilan itu menjadi sumber utama pemberitaan media.</p>
<p>Selain masalah kurangnya kompetensi dan penaatan kode etik jurnalistik, Dewan Kehormatan PWI Pusat juga menyoroti berbagai persoalan yang dihadapi wartawan, khususnya cara kerja, model bisnis yang berkembang di dunia media saat ini dan kekuranglengkapan informasi yang diberikan narasumber.</p>
<p>Kasus kekeliruan pemberitaan terkait kegiatan Presiden Jokowi di Bekasi yang diberitakan akan membuka kembali mal juga mendapatkan sorotan masyarakat.<br />
Kondisi ini diperburuk oleh perilaku baru wartawan yang bahkan menjadi model bisnis dari sejumlah media khususnya media siber.<br />
Model kloning atau juga disebut multi level quotes jelas merupakan praktek jurnalistik yang keliru dan mengabaikan persoalan siapa yang bertanggung jawab atas berita yang sudah menyebar luas.</p>
<p>Model bisnis dengan kolaborasi juga memunculkan fenomena tidak sehat dalam konteks profesionalisme media dan wartawan. Di sisi lain saat ini berkembang model bisnis yang menjadikan media siber di daerah sebagai penyedia konten atau content produser bagi media siber di Jakarta. Praktek ini berbeda dengan kantor berita yang selalu disebutkan sebagai sumber sehingga jelas siapa yang bertanggung jawab.</p>
<p>Ilham Bintang menegaskan bahwa semua itu belum dijangkau oleh Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dan kalau tidak segera diantisipasi bisa merugikan kredibilitas wartawan maupun media. Sementara praktek jurnalisme yang profesional dan taat kode etik makin diabaikan. (<b>rel</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/70072-2/">Dewan Kehormatan PWI Ingatkan Pentingnya Kompetensi dan Penaatan Kode Etik Wartawan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mantap, SMAN 1 Tanjung Raya Buka Program Ekskul Jurnalistik</title>
		<link>https://prokabar.com/mantap-sman-1-tanjung-raya-buka-program-ekskul-jurnalistik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Aug 2019 00:47:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sma1tanjungraya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=43396</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Sejarah perjuangan kemerdekaan RI sebagian darinya adalah tokoh pers nasional. Dengan karya tulis dan jurnalistik, mereka melakukan pergerakan. Memberontak melawan penjajah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mantap-sman-1-tanjung-raya-buka-program-ekskul-jurnalistik/">Mantap, SMAN 1 Tanjung Raya Buka Program Ekskul Jurnalistik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Sejarah perjuangan kemerdekaan RI sebagian darinya adalah tokoh pers nasional. Dengan karya tulis dan jurnalistik, mereka melakukan pergerakan. Memberontak melawan penjajah dengan menuangkan pemikiran karya jurnalistik di sebuah media massa.</p>
<p>Sebut saja Haji Agus Salim, Buya Hamka, Muhamamd Hatta, Mohammad Natsir, Abdul Muis dan Rasuna Said. Merupakan beberapa contoh tokoh pers dimasa perjuangan kemerdekaan, kemudian menjadi pahlawan nasional. Mereka berjuang melalui karya jurnalistik. Artinya, melalui jurnalistik ini mereka mampu meningkatkan wawasan dan intelektualnya melawan penjajahan.</p>
<p>Dari dasar itu, Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Raya Maninjau, Burmal bersama Wakil Kurikulum, Surya Chandra bercita-cita pula melahirkan generasi seperti pejuang kemerdekaan tersebut, melalui Program Ekstrakurikuler Jurnalistik.</p>
<p>&#8220;Meski sudah merdeka, perjuangan pembangunan sumber daya manusia untuk mengelola sumber daya alam wajib diwujudkan. Hal tersebut salah satu bukti kita menghormati para pahlawan terdahulu. Bertujuan meningkatkan kecerdasan dan kebahagian anak cucu kita nantinya,&#8221; ungkap Burmal kepada Prokabar.com, Sabtu (3/8).</p>
<p>Agar program tersebut sukses dan sesuai target lanjutnya, pihak sekolah bekerjasama dengan beberapa rekan pers, untuk membuka Program Ektrakurikuler Jurnalistik. Kebetulan dukungan Komite dan Alumni sangat baik.</p>
<p>Sebelumnya, program ini sudah berjalan. Namun kendala minimnya tenaga pengajar bidang jurnalistik di sekolah, membuat program tersebut sempat terputus.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, saat ini kita mendapat mitra kerja dibidang jurnalistik. Mereka cukup proposional dan profesional bekerja dilapangan. Dua orang rekan pers tersebut kita harapkan bisa mewujudkan cita-cita kita. Dan pada tahap awal ini, ada 19 orang anak yang mengikuti. Kemungkinan besar akan bertambah,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Surya Candra, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum menambahkan, Alumni dan Komite sangat semangat membantu kemajuan sekolah. Dukungan tersebut semakin meningkat bila program diusung terukur dan jelas prospeknya.</p>
<p>&#8220;Kita akan totalitas mensukseskan program ekstrakurikuler jurnalistik ini bila proses berjalan memuaskan. Anak-anak yang sudah memiliki dasar-dasar jurnalistik dapat melahirkan karyanya dan terbit di salah satu media massa,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Guru tamatan ITB ini juga sangat serius agar program jurnalistik tersebut melahirkan generasi penulis. &#8220;Kita butuh anak-anak kreatif, kritis dan inovatif. Agar itu tercapai, metode pelatihan jurnalistik salah adalah satu langkah terbaik dan sangat tepat,&#8221; terang Chandra.</p>
<p>Sementara itu, Mursidi selaku pemateri sekaligus Ketua PWI Agam menerangkan, program tersebut membuatnya bangga dan terkucak kagum. Tidak banyak pihak sekolah yang berfikir dan berupaya menangkap potensi jurnalistik.</p>
<p>Pihak sekolah ini, sangat jeli dan cerdas membangkitkan jurnalistik pada pelajar. Biasanya, pihak sekolah hanya terpaku pada program literasi dangkal. Padahal literasi yang sesungguhnya itu terangkum dalam proses kerja jurnalistik.</p>
<p>&#8220;Kami sangat senang dan bangga pada SMA Negeri 1 Tanjung Raya Maninjau. Jurnalistik salah satu metode jitu untuk melatih anak jeli menggali, meneliti, mengemas sebuah informasi. Termasuk menyelidiki kebenaran sebuah informasi. Bahkan dapat menangkal berita Hoax.</p>
<p>Wawasan, relasi, dan kecerdasan anak juga cepat tercapai melalui Jurnalistik. Pasalnya, cara kerja jurnalistik atau kewartawan harus melalui proses teknik penghimpunan data melalui prosedur. Seperti harus banyak wawancara pada narasumber berkompeten, membaca buku, surve kelapangan dan sebagainya,&#8221; ungkap Mursidi.</p>
<p>Korda Harian Umum Indenpenden Singgalang Kabupaten Agam itu juga mendukung penuh program ekskul jurnalistik tersebut. Berharap dapat melahirkan generasi jurnalistik hebat dengan karya-karya berkualitas nantinya.</p>
<p>&#8220;Kami akan berusaha semaksimal mungkin sesuai kemampuan dimiliki dan kemampuan pihak sekolah untuk menfasilitasi kegiatan ini. Mudah-mudahan program ini berjalan lancar, sesuai apa yang diharapkan,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mantap-sman-1-tanjung-raya-buka-program-ekskul-jurnalistik/">Mantap, SMAN 1 Tanjung Raya Buka Program Ekskul Jurnalistik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Jadi Penulis Handal! Ikuti Gramedia Writers &#038; Readers Forum 2019</title>
		<link>https://prokabar.com/ingin-jadi-penulis-handal-ikuti-gramedia-writers-readers-forum-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Aug 2019 07:54:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#gramedia]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[#lombamenulis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=43193</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Satu lagi acara yang inspiratif digelar di Perpustakaan Nasional di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Selama tiga hari mulai Jum&#8217;at...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ingin-jadi-penulis-handal-ikuti-gramedia-writers-readers-forum-2019/">Ingin Jadi Penulis Handal! Ikuti Gramedia Writers &amp; Readers Forum 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Satu lagi acara yang inspiratif digelar di Perpustakaan Nasional di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Selama tiga hari mulai Jum&#8217;at (2/8) hingga Minggu (4/8) mendatang akan digelar Gramedia Writers &amp; Readers Forum (GWRF).</p>
<p>Acara hasil kerjasama Gramedia dan Perpustakaan Nasional ini mengusung tema &#8220;Literacy in Diversity&#8221; sebagai simbol atas keberagaman di dalam dunia literasi.</p>
<p>Di tahun kedua ini, GWRF akan menjadi tempat berinteraksi, diskusi dan sharing antara penulis dan pembaca. Acara yang akan dihadirkan cukup beragam. Selain kelas talkshow dan workshop, ada juga Editor&#8217;s Clinic, Film Review, Book Bazaar, Music Performance, dan Awarding Gramedia Short Film Festival.</p>
<p>Sebanyak 45 penulis buku dan pemateri profesional akan berbagi pengalaman serta praktik nyata dunia keliterasian dalam balutan tema yang berbeda.</p>
<p>Sederet nama tokoh dan penulis ternama seperti Fiersa Besari, Ayu &amp; Ditto, Aan Mansyur, Sapardi Djoko Damono, Rintik Sedu. A.Fuadi, Budiman Sudjatmiko, Maman Suherman, Naela Ali, Ayu Utami, dan lainnya dipastikan akan memeriahkan GWRF 2019.</p>
<p>&#8220;Acara ini diharapkan sesuai temanya yaitu &#8216;Literacy in Diversity&#8217;, mulailah menulis dengan perspektif tambahan untuk memberikan wawasan kepada pembaca,&#8221; ujar Suwandi S Brata selaku Publishing and Education Director PT Gramedia Asri Media.</p>
<p>Dihadapan para awak media, Suwandi ditemani Arwan (Humas Perpusnas), Maman Suherman dan dua penulis novel, Valerie Patkar (penulis novel Claries) dan Luluk HF (penulis novel Mariposa).</p>
<p>&#8220;Nanti aku akan bawakan tewma &#8216;Show your creation with social media&#8217;. Bagaimana caranya menciptakan karya tulis sama menyenangkan dengan sosmed. Dlharapkan dari hal hal seperti itu generasi muda yang punya minat baca sedikit jadi tumbuh,&#8221; harap Valerie.</p>
<p>Begitu juga dengan penulis asal Malang, Luluk HF yang ikut mengisi acara GWRF. Penulis novel Marinova ini akan membawakan tema &#8216;Show your creation with social media&#8217;.</p>
<p>&#8220;Ini pengalaman pertama saya berbagi dan belajar bareng. Harapannya ingin memotivasi penulis pemula agar tidak takut nggak ada yang baca. Bukan hanya jadi pembaca saja tapi membuka harapan jadi penulis,&#8221; tutur Luluk. (<b>beb</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ingin-jadi-penulis-handal-ikuti-gramedia-writers-readers-forum-2019/">Ingin Jadi Penulis Handal! Ikuti Gramedia Writers &amp; Readers Forum 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Pelajar SMPN 1 Tanjung Raya Dapat Pelatihan Literasi Dan Jurnalistik</title>
		<link>https://prokabar.com/ratusan-pelajar-smpn-1-tanjung-raya-dapat-pelatihan-literasi-dan-jurnalistik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jun 2019 02:20:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=39779</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maninjau, Prokabar – Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tanjung Raya, Eva Indrayeni bercita-cita membangkitkan dan melahirkan kembali generasi yang pernah ada di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ratusan-pelajar-smpn-1-tanjung-raya-dapat-pelatihan-literasi-dan-jurnalistik/">Ratusan Pelajar SMPN 1 Tanjung Raya Dapat Pelatihan Literasi Dan Jurnalistik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maninjau, Prokabar –</strong> Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tanjung Raya, Eva Indrayeni bercita-cita membangkitkan dan melahirkan kembali generasi yang pernah ada di negeri terindah Danau Maninjau. Dengan fokus menyusun program pelatihan literasi dan jurnalistik kepada anak didiknya.</p>
<p>Program yang telah berjalan, satu kali seminggu anak wajib melakukan aktivitas membaca buku dan menulis apa yang telah ia baca di setiap kelas. Sedangkan program kedua, memberikan pelatihan literasi dan jurnalistik kepada anak didik. Program tersebut berkelanjutan dengan menjalin kerjasama beberapa rekan-rekan wartawan yang bernaung di PWI Kabupaten Agam. Seperti Mursidi dan Rudi Yudistira. “Mereka telah memiliki kompetansi dalam kewartawananya,” ungkap Kepala SMPN 1 Tanung Raya tersebut. Program yang akan dilaksanakan beberapa kali pertemuan, menargetkan anak didik mampu menulis dan melahirkan karya tulis, karya sastra hingga dirangkum menjadi sebuah buku.</p>
<p>Kejayaan lahirnya tokoh-tokoh nasional di Maninjau, seperti Buya Hamka, Inyiak Haka, Rasuna Said, AR. Sutan Masur, Muhammad Isa Anshary, Kaharoeddin Datuak Rangkayo Basa, Hasan Bashri dan Muhammad Nasir, merupakan pejuang bangsa yang terkenal dengan keteladanan dan kepahlawananya. Namun sangat disayangkan, generasi perjuang tersebut sudah pudar dan mulai hilang. Hal tersebut perlu dibangkitkan kembali ketokohannya untuk kebangkitan generasi penerusnya nantinya.</p>
<p>“Dahulu, Maninjau salah satu pusat pemerintahan, pertahanan dan pendidikan bagi Bangsa Belanda saat menjajah. Secara tidak langsung, para pribumi yang memiliki strata sosial bangsawan, berkesempatan mendapat pendidikan. Dan generasi inilah yang cikal bakal pelopor perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia,” ungkapnya.</p>
<p>SMP Negeri 1 Tanjung Raya adalah salah satu sekolah tertua di Tingkat Nasional. Merupakan bentukan penjajahan Kolonial Belanda saat mendirikan basis utamanya di Agam Barat. Melalui sekolah ini pula, dunia pendidikan di Danau Maninjau cukup maju dulunya. Kini, kompetisi pendidikan sudah jauh berubah. Pendidikan di kota-kota besar sudah maju pesat, sehingga SMP tua ini mulai tertinggal dari banyak faktor.</p>
<p>“Yang memacu tingkat kecerdasan anak-anak adalah literiasi yang sangat baik dan berkembang. Dan dimasa penjajahan Belanda di Maninjau, itu berlangsung baik. Interaksi antara tentara dan pejabat Kolonial Belanda dengan pribumi sangat intens pada saat itu. Hal tersebut banyak memicu anak-anak Maninjau banyak membaca dan menulis, karena mendapat banyak kesempatan didapat saat itu,” paparnya.</p>
<p>Jauh sebelum itu, pusat perkembangan Islam juga sangat kuat di Selingkar Danau Maninjau. Terutama Syekh Tuanku Nan Tuo (Nenek Moyang dari Buya Hamka). Dari ulama besar inilah, lahirlah Trio Amrullah yakni Syekh Muhammad Amrullah, Syekh Abdul Karim Amrullah dan Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah atau dikenal Buya Hamka. Literasi bahasa Arab dan buku atau kitab kuning, sangat banyak pada masa itu. Sehingga banyak melahirkan tokoh agama Islam dari Selingkar Danau Maninjau.</p>
<p>Kita lanjutnya, akan mengembalikan kejayaan literasi yang pernah ada di Maninjau, Umumnya di Kecamatan Tanjung Raya. “Agar itu dapat tercapai, perlu dilakukan rancangan program terstruktur dan terencana. Dan menjalin kerjasama dengan semua pihak yang mampu membangkitkan literasi anak. Termasuk dengan rekan-rekan jurnalis yang berkompeten,” tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Agam, sekaligus Korda Harian Singgalang, Mursidi mengatakan Literasi dan Jurnalis sangat penting dimiliki setiap generasi penerus. Karena tanpa memiliki kemampuan membaca dan menulis, mustahil potensi dan kecerdasan anak didik dapat tercapai. Hal tersebut membuat mereka lemah wawasan dan mudah kalah dalam berkompetisi di dunia Internasional nantinya.</p>
<p>Para pejuang terdahulu lanjutnya, jelas memiliki buku bacaan yang sangat banyak dan menuangkannya dengan ratusan karya. Dan itu pula yang membuat ia hebat dan dikenang sepanjang masa. “Kita contohkan saja Buya Hamka. Hingga saat ini, ia dicintai para umat muslimim dan bangsa Malaysia karena telah memberikan cahaya kehidupan kepada mereka. Dan sebaliknya, kenapa kita sendiri tidak begitu mencintainnya? Karena kita sangat minim membaca buku dan hasil karya beliau. Sehingga dampak manfaat ketokohan beliau sangat lemah kita rasakan.</p>
<p>Mursidi menegaskan agar kebangkitan nasional dapat kembali terwujud. Dan bila Negara Ini bisa kembali jaya menuju generasi emas, maka literasi dengan membangkitkan kembali minat baca anak harus dibangkitkan. Dengan demikian tingkat kecerdasan dengan memiliki wawasan diimbangi dengan pendidikan etika moral yang baik (Keagamaan), tidak mustahil akan kembali melahirkan Buya Hamka-hamka berikutnya.</p>
<p>“Mohamamd Hatta, Sultan Syahril, Rasuna Said, Rahma El-Yunusia, Buya Hamka dan ratusan tokoh asal Minang dimasa sebelum dan sesudah kemerdekaan RI dulu, jelas memiliki talenta jurnalistik, dengan jurnalistik, ia mampu mengkritik dan menuangkan pokok pikirannya kepada Negara luar dan masyarakat secara luas,”pungkas Ketua PWI Kabupaten Agam tersebut. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ratusan-pelajar-smpn-1-tanjung-raya-dapat-pelatihan-literasi-dan-jurnalistik/">Ratusan Pelajar SMPN 1 Tanjung Raya Dapat Pelatihan Literasi Dan Jurnalistik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peduli Olahraga, Ali Mukhni Terima Anugrah Dari SIWO PWI Pusat</title>
		<link>https://prokabar.com/peduli-olahraga-ali-mukhni-terima-anugrah-dari-siwo-pwi-pusat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2019 15:14:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#PWI]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=29661</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Prokabar &#8211; Ketua PWI Sumatra Barat, Heranof Firdaus menyerahkan surat resmi penganugrahan gelar penghargaan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat kepada Bupati...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peduli-olahraga-ali-mukhni-terima-anugrah-dari-siwo-pwi-pusat/">Peduli Olahraga, Ali Mukhni Terima Anugrah Dari SIWO PWI Pusat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong> <strong>Pariaman</strong>, <strong>Prokabar</strong> &#8211; Ketua PWI Sumatra Barat, Heranof Firdaus menyerahkan surat resmi penganugrahan gelar penghargaan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat kepada Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni di Kantor Bupati Parit Malintang, Kamis siang (31/1). Ia dianugrahi Bupati Peduli Olahraga dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2019.</p>
<p>Terpilihnya Bupati Ali Mukhni melewati seleksi cukup ketat. Pasalnya, PWI Provinsi dari seluruh Indonesia juga mengusulkan kepala daerahnya yang berprestasi, terutama di bidang olahraga. Namun Ali Mukhni unggul karena terobosan pembangunan Main Stadium yang megah dan penyelenggaraan Porprov yang sukses.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>&#8220;Ali Mukhni salah satu dari sedikit kepala daerah yang berasal dari guru olahraga,” kata Ketua SIWO PWI Pusat Aagwa Ariwangsa mengomentari terpilihnya bupati dua periode ini.</p>
<p>Penyerahan gelar Bupati Peduli Olahraga ini akan dilakukan dalam Golden Award Malam Anugerah Olahraga SIWO PWI 2019. Yakni pada Jumat 8 Februari 2019, pukul 20.00 WIB di Gedung Grahadi, Surabaya, Jawa Timur. Dan kemungkinan besar dihadiri Presiden RI, Joko Widodo bersama sejumlah Menteri Kabinet Kerja.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Bupati Ali Mukhni mengucapkan terima kasih dan rasa syukur atas anugerah SIWO PWI Pusat ini. Bagi dirinya, berbuat yang terbaik untuk masyarakat adalah tujuan yang paling utama.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>&#8220;Pengabdian saya adalah berbuat yang terbaik, termasuk di bidang olahraga. Jika SIWO PWI Pusat memberikan apreasiasi, jawab saya tentu syukur Alhamdulillah,&#8221; pungkasnya. (rud)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peduli-olahraga-ali-mukhni-terima-anugrah-dari-siwo-pwi-pusat/">Peduli Olahraga, Ali Mukhni Terima Anugrah Dari SIWO PWI Pusat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ASN Humas Pemko Padang Ikuti Pelatihan Jurnalistik</title>
		<link>https://prokabar.com/asn-humas-pemko-padang-ikuti-pelatihan-jurnalistik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2018 01:58:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[#PWI]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=26119</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Aparatur Sipil Negara (ASN) Humas Pemko Padang ikuti pelatihan Jurnalistik dan Kehumasan yang diselenggarakan oleh Biro Humas Setda Provinsi Sumatera Barat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/asn-humas-pemko-padang-ikuti-pelatihan-jurnalistik/">ASN Humas Pemko Padang Ikuti Pelatihan Jurnalistik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Aparatur Sipil Negara (ASN) Humas Pemko Padang ikuti pelatihan Jurnalistik dan Kehumasan yang diselenggarakan oleh Biro Humas Setda Provinsi Sumatera Barat bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar. Kegiatan tersebut di buka oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno di Istana Gubernur Sumbar Jalan Jendral Sudirman Padang, Selasa (11/12).</p>
<p>Di kesempatan tersebut Irwan Prayitno mengatakan, setiap pemerintah dari dulu sampai sekarang humas pemerintah sudah ada, fungsi dan perannya sangat dibutuhkan pemerintah dalam rangka mensosialisasikan, mendokumentasikan dan mempublikasikan program kebijakan pemerintah kehadapan publik.</p>
<p>“Oleh sebab itu ASN humas harus betul-betul profesional menjalankan fungsi dan perannya, kalau ada informasi yang bersileweran, kacau tidak jelas tentang pemerintah maka humas harus menjelaskan dan meluruskannya,” terang Irwan.</p>
<p>Ditambahkannya, ASN Humas harus jeli melihat perkembangan situasi saat ini, harus jeli mensikapi sesuatu, apalagi saat sekarang ini dunianya Media Sosial (Medsos), ASN humas harus percaya diri sebagai corong pemerintah.</p>
<p>“Sebagai corong pemerintah, ASN Humas harus konsisten menyebarkan informasi agar masyarakat mengetahui pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah,” ujar Irwan.</p>
<p>Selanjutnya, Irwan Prayitno menegaskan, setiap ASN Humas harus bisa membuat Siaran Pers, harus mampu menguasai teknologi sesuai dengan perkembangan zaman.</p>
<p>“ASN Humas jangan gagap teknologi (Gaptek), ASN Humas harus mampu bermedsos, karena Medsos merupakan salah satu media dalam mendapatkan informasi, kalau bisa harus aktif,” pungkas Irwan.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Biro Humas Setda Provinsi Sumbar Jasman menyampaikan, tujuan pelatihan Jurnalistik bagi aparatur Humas agar bisa mempublikasikan kegiatan dalam membuat rilis. Kemudian pelatihan ini juga untuk meningkatkan sinergitas antara Humas Pemkab dan Pemko yang ada di Sumbar dengan Humas Pemrov Sumbar.</p>
<p>“Mudah-mudahan setelah pelatihan ini ASN Humas Pemkab dan Pemko yang ada di Sumbar mampu membuat Siaran Pers dan bersinergi dengan Humas Pemprov,”tutur Jasman</p>
<p>Dikesempatan yang sama, ASN Humas Pemko Padang, Vebrinanda yang mengikuti pelatihan tersebut mengatakan, pelatihan jurnalistik dan kehumasan sebagai ajang untuk meningkatkan kompetensi di dunia jurnalistik. Dan menambah wawasasan tentang humas pemerintah.</p>
<p>&#8220;Dunia jurnalistik dan kehumasaan terus berkembang mengikuti zaman. Apalagi saat ini kita berada di era komunikasi 4.0. Jadi tidak ada alasan untuk tidak terus belajar dan belajar&#8221;, ujar Vebrinanda.</p>
<p>Pelatihan tersebut diikuti ASN Humas di lingkungan Pemprov Sumbar dan Humas Pemkab/ Pemkot se-Sumbar, sebanyak 70 orang.</p>
<p>Sedangkan narasumber pelatihan, Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus, Wakil Pimpinan Redaksi Harian Singgalang, Sawir Pribadi dan Pembina PWI Sumbar Alwi Karmena. (<b>Rel/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/asn-humas-pemko-padang-ikuti-pelatihan-jurnalistik/">ASN Humas Pemko Padang Ikuti Pelatihan Jurnalistik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AJI dan Google Latih 25 Jurnalis Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/aji-dan-google-latih-25-jurnalis-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Oct 2018 04:39:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#aji]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20583</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Sebanyak 25 jurnalis di Sumatra Barat berlatih menggunakan berbagai tools untuk memverifikasi informasi hoaks yang banyak beredar di internet, selama dua...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aji-dan-google-latih-25-jurnalis-sumbar/">AJI dan Google Latih 25 Jurnalis Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Sebanyak 25 jurnalis di Sumatra Barat berlatih menggunakan berbagai tools untuk memverifikasi informasi hoaks yang banyak beredar di internet, selama dua hari pada Sabtu dan Minggu (6 hingga 7 Oktober 2018).</p>
<p>Pelatihan bertajuk &#8216;Google News Initiative Network&#8217; yang digelar oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bersama Google dan Internews di Hotel Pangeran Beach Padang itu merupakan rangkaian kegiatan serupa di 30 kota di seluruh Indonesia, selama 2018.</p>
<p>Sehari sebelum pelatihan untuk jurnalis, juga digelar &#8216;Workshop Hoax Busting and Digital Hygiene&#8217; untuk mahasiswa, aktivis dan kalangan masyarakat sipil di Universitas Negeri Padang (UNP).</p>
<p>&#8220;Di tengah arus informasi yang begitu deras di media sosial hari ini, para jurnalis bisa menggunakan berbagai tools di internet sebagai alat verifikasi untuk kepentingan karya jurnalistik,&#8221; kata Ketua AJI Padang Andri El Faruqi, dalam rilis yang diterima Senin (8/10).</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, bersama trainer Ocha Mariadi dan Hendra Makmur, para jurnalis berdiskusi dan berlatih bersama mengenal misinformasi dan disinformasi, memverifikasi berbagai konten di internet, audit sosial, verifikasi lokasi dan waktu serta bagaimana keselamatan dan keamanan di dunia digital.</p>
<p>&#8220;Selain pelatihan untuk jurnalis dan masyarakat di 30 kota, kegiatan ini juga sudah dilaksanakan di beberapa kantor redaksi media di Jakarta dan beberapa kota lainnya,&#8221; kata Geril Dwira, program officer AJI Indonesia.</p>
<p>Dalam keterangan resminya, Google merilis telah melatih lebih dari 250 ribu jurnalis secara online maupun tatap muka di seluruh dunia. Di Indonesia melalui Program &#8216;Google News Lab Training Network&#8217; bersama AJI dan Internews ditargetkan melatih 1.000 jurnalis selama 2018.</p>
<p>Di tengah dunia yang dibanjiri informasi, menurut google, jurnalisme data adalah kunci untuk menyaring kejelasan dari kekacauan. Jurnalisme data adalah tantangan bagi reporter tanpa latar belakang di bidang data, sehingga google memperluas News Lab University Network, suatu jaringan sekolah jurnalisme untuk mengembangkan dan berbagi best practices dan pendekatan-pendekatan baru untuk pendidikan jurnalisme. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aji-dan-google-latih-25-jurnalis-sumbar/">AJI dan Google Latih 25 Jurnalis Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 38/204 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.496 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 17:53:16 by W3 Total Cache
-->