<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Jurnalis Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/jurnalis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/jurnalis/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 May 2023 04:57:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Jurnalis Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/jurnalis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengusiran Jurnalis dan Penghalangan Kerja Jurnalistik Saat Pelantikan Wawako Padang Adalah Tindak Pidana</title>
		<link>https://prokabar.com/pengusiran-jurnalis-dan-penghalangan-kerja-jurnalistik-saat-pelantikan-wawako-padang-adalah-tindak-pidana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 May 2023 04:57:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#lbhpers]]></category>
		<category><![CDATA[#wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=112954</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Belum seminggu pasca diperingatinya Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Pers Freedom Day) yakni Rabu 3 Mei 2023, preseden buruk kebebasan pers...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengusiran-jurnalis-dan-penghalangan-kerja-jurnalistik-saat-pelantikan-wawako-padang-adalah-tindak-pidana/">Pengusiran Jurnalis dan Penghalangan Kerja Jurnalistik Saat Pelantikan Wawako Padang Adalah Tindak Pidana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Belum seminggu pasca diperingatinya Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Pers Freedom Day) yakni Rabu 3 Mei 2023, preseden buruk kebebasan pers kembali terjadi di Sumatera Barat.</p>
<p>Hal ini terjadi saat agenda pelantikan Wawako Padang (Selasa, 9/5/23) yang berlangsung di Auditorium Istana Gubernur Sumbar hal mana diwarnai aksi pengusiran dan penghalangan kerja jurnalistik yang dialami oleh belasan jurnalis dari berbagai media yang hendak meliput.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang kami himpun, penghalangan yang berupa pengusiran awak media dari lokasi pelantikan itu dilakukan oleh salah seorang pegawai honorer dan seorang petugas Satpol PP.</p>
<p>Pada rangkaian peristiwa tersebut juga terdapat seorang petugas berpakaian kemeja putih, yang diduga sebagai pegawai Pemprov Sumbar, yang menyatakan agar jurnalis tidak perlu masuk karena akan ada press release.</p>
<p>Sebelumnya, sejumlah jurnalis yang hendak melakukan peliputan juga dihalangi oleh oknum petugas Satpol PP ketika hendak memasuki Istana Gubernur.</p>
<p>LBH Pers Padang menduga kuat situasi ini menunjukan telah adanya instruksi yang bersifat terstruktur dan sistematis untuk menghalangi kerja jurnalistik untuk melakukan peliputan.</p>
<p>Aulia Rizal Direktur LBH Pers Padang mengatakan hal itu dapat dilihat dari penghalangan yang telah dimulai sejak jurnalis hendak memasuki Istana Gubernur dan berujung pada pengusiran yang terjadi setelahnya.</p>
<p>Peristiwa pengusiran dan penghalangan wartawan ini adalah persoalan serius. Sebagai Negara Hukum yang demokratis, kebebasan pers merupakan salah satu indikatornya.</p>
<p>Dengan kata lain, setiap penyelenggara negara khususnya, harus menghormati, menjaga, dan melindungi kebebasan pers dan atau jurnalis untuk menjalankan kerja jurnalistiknya. Hal ini telah digariskan secara tegas melalui Pasal 4 ayat (3) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers) yang menjamin setiap jurnalis untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.</p>
<p>Dengan demikian, LBH Pers Padang menilai bahwa tindakan pengusiran dan penghalang-halangan terhadap kerja jurnalistik sejumlah jurnalis yang tengah meliput Pelantikan Wakil Wali Kota Padang di lingkungan Auditorium Istana Gubernur tersebut telah menciderai kebebasan pers dan secara nyata merupakan bentuk tindakan melanggar hukum khususnya dengan pasal 18 ayat (1) juncto pasal 4 ayat (3) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers yang menyatakan “Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan, hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi (Berita), diancam dengan dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).</p>
<p>Atas kejadian itu, LBH Pers Padang menyatakan sikap:<br />
1. Mendukung penuh dan siap memberikan bantuan hukum atau pendampingan seluruh jurnalis atau pers yang menjadi korban pengusiran dan penghalang-halangan kerja jurnalistik saat hendak meliput di lingkungan Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat untuk melaporkan hal tersebut kepada pihak Kepolisian;<br />
2. Meminta Pihak Kepolisian untuk memproses dugaan kuat tindak pidana menghambat atau menghalang-halangi kerja-kerja Jurnalistik tersebut, dengan menegakkan Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers (UU Pers). <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengusiran-jurnalis-dan-penghalangan-kerja-jurnalistik-saat-pelantikan-wawako-padang-adalah-tindak-pidana/">Pengusiran Jurnalis dan Penghalangan Kerja Jurnalistik Saat Pelantikan Wawako Padang Adalah Tindak Pidana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tambah Usia, SNN Gelar Baksos &#8216;Jurnalis Mandiri Lawan Corona&#8217;</title>
		<link>https://prokabar.com/tambah-usia-snn-gelar-baksos-jurnalis-mandiri-lawan-corona/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2021 04:06:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#baksos]]></category>
		<category><![CDATA[#corona]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#snn]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=91874</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Peduli kesehatan bagi rekan jurnalis, satunusantaranews.co.id (SNN) gelar bakti sosial &#8216;Jurnalis Mandiri Lawan Corona&#8217; di hari jadinya yang pertama. Kegiatan ini...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tambah-usia-snn-gelar-baksos-jurnalis-mandiri-lawan-corona/">Tambah Usia, SNN Gelar Baksos &#8216;Jurnalis Mandiri Lawan Corona&#8217;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Peduli kesehatan bagi rekan jurnalis, satunusantaranews.co.id (SNN) gelar bakti sosial &#8216;Jurnalis Mandiri Lawan Corona&#8217; di hari jadinya yang pertama.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan aksi SNN dalam memberikan tambahan kebutuhan bagi jurnalis dalam menjaga kesehatan. Paket berupa sembako dan nutrisi kesehatan ini diberikan kepada 100 jurnalis.</p>
<p>Penyerahan bingkisan dari sejumlah donatur melalui SNN ini secara simbolis diselenggarakan di Perkantoran Mitra, Jalan Pintu Air Pasar Baru, Jakarta Pusat belum lama ini.</p>
<p>&#8220;Dan buat para mitra, donatur dan para jurnalis yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, semoga tetap menjadi mitra dan narasumber bagi kami, para Jurnalis Mandiri, dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Kami mengucapkan banyak terima kasih,&#8221; jelas Suharsono, Pimpinan Redaksi satunusantaranews.co.id melalui siaran pers.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-91875" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210801_110129-1024x1024.jpg" alt="" width="1000" height="1000" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210801_110129-1024x1024.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210801_110129-300x300.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210801_110129-150x150.jpg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210801_110129-768x768.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210801_110129-80x80.jpg 80w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210801_110129.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Suharsono pun berharap kepada rekan-rekan Jurnalis di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM Level 4 yang berlaku hingga 2 Agustus 2021 nanti, rekan &#8211; rekan tetap semangat dan harus lebih semangat menjaga Protokol Kesehatannya.</p>
<p style="text-align: left">&#8220;Dengan harapan kita semua tetap sehat dan terus berkarya terus menginformasikan yang benar dan akurat program-program pemeritah untuk masyarakat, demi nusa, bangsa serta negara yang kita cintai ini. Semoga pandemi cepat berlalu,&#8221; pungkasnya. <strong>(beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tambah-usia-snn-gelar-baksos-jurnalis-mandiri-lawan-corona/">Tambah Usia, SNN Gelar Baksos &#8216;Jurnalis Mandiri Lawan Corona&#8217;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Pekerja Media di Sumbar Terima Vaksin Covid</title>
		<link>https://prokabar.com/ratusan-pekerja-media-di-sumbar-terima-vaksin-covid/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2021 06:54:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#covid]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=83133</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Sebanyak 165 orang jurnalis dan pekerja media di Sumatera Barat (Sumbar) sebagai garda terdepan dalam penyebarluasan informasi dimasa pandemi menerima vaksinasi Covid-19,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ratusan-pekerja-media-di-sumbar-terima-vaksin-covid/">Ratusan Pekerja Media di Sumbar Terima Vaksin Covid</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Sebanyak 165 orang jurnalis dan pekerja media di Sumatera Barat (Sumbar) sebagai garda terdepan dalam penyebarluasan informasi dimasa pandemi menerima vaksinasi Covid-19, di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (10/3).</p>
<p data-reader-unique-id="3">Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar, John Nedy Kambang menjadi jurnalis yang pertama divaksin.</p>
<p data-reader-unique-id="4">John Nedy mengaku lega bisa mendapatkan vaksin covid -19. Menurutnya, vaksin covid-19 bagi jurnalis adalah suatu keniscayaan, mengingat mobilitas jurnalis dilapangan sangat tinggi dan rawan terpapar covid.</p>
<p data-reader-unique-id="5">&#8220;Berawal dari ada satu dua orang jurnalis yang vaksinasi mandiri, sehingga kita dari IJTI menginisiasi untuk vaksin massal jurnalis dan pekerja pers hari ini. Alhamdulillaah antusias kawan-kawan sangat baik. Kawan-kawan jurnalis ini garda terdepan yang berpotensi untuk terpapar. Dengan mereka divaksin hari ini mereka bisa bercerita dan akan sangat membantu sosialisasi vaksin,&#8221; ujar John.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Ditambahkannya, saat ini terdaftar 165 jurnalis yang ikut. Tapi masih banyak jurnalis yang belum berkesempatan hari ini, akan diupayakan vaksinasi massal jurnalis tahap berikutnya.</p>
<p data-reader-unique-id="7">&#8220;Kami mengucapkan terima kasih kepada pak Gubernur dan pak Wagub Sumbar, yang telah memfasilitas dan hadir langsung melihat kami divaksin. Hal ini menambah semangat kami untuk di vaksin&#8221; tukuk Jon Nedi Kambang dengan bersemangat.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Gubernur Sumbar Mahyeldi didampingi Wakil Gubernur Audy Joinaldy, kepada wartawan menyampaikan apresiasi pada para jurnalis Sumbar yang mengikuti vaksinasi.</p>
<p data-reader-unique-id="9">&#8220;Alhamdulillaah bahwa saat ini minat vaksinasi warga Sumbar cukup tinggi dan untuk cadangan vaksin kita memang kurang akan kita koordinasikan terus dengan pusat,&#8221; kata Gubernur.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Lebih lanjut Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi berharap, agar jurnalis mempublikasikan kepada masyarakat, bahwa vaksinasi covid-19 adalah suatu keniscayaan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.</p>
<p data-reader-unique-id="11">&#8220;Vaksinasi adalah suatu keniscayaan agar mata rantai penyebaran covid-19 bisa diputus. Untuk itu saya berharap, kiranya kawan-kawan jurnalis dapat membantu menginformasikan kepada masyarakat, bahwa vaksinasi itu aman dan halal. Mari kita lawan informasi tentang vaksinasi covid-19 yang tidak benar itu dengan informasi yang benar. Informasi yang tidak benar akan memunculkan ketakutan masyarakat untuk divaksin. Kalau masyarakat sudah ketakutan, tentu imunitas tubuh akan menurun dan itu tidak baik bagi kesehatan tubuh&#8221; ujar Buya Mahyeldi penuh harap.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar Jasman Dt. Bandaro Bendang, menyatakan, vaksinasi untuk jurnalis pekerja media dilakukan sesuai instruksi Presiden Jokowi yang menempatkan jurnalis media sebagai institusi penting untuk mendapatkan vaksin Covid-19.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Jasman juga menyampaikan pasca vaksin tahap pertama, jurnalis tetap diminta disiplin menerapkan protokol kesehatan serta menjaga kondisinya. Hal ini perlu karena masih ada vaksin kedua yang harus diterima jurnalis.</p>
<p data-reader-unique-id="14">&#8220;Saya minta teman-teman tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jangan sampai abaikan kondisi meski telah divaksin, karena masih belum sempurna dan butuh vaksin lanjutan,&#8221; jelas Jasman. (<strong>rel</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ratusan-pekerja-media-di-sumbar-terima-vaksin-covid/">Ratusan Pekerja Media di Sumbar Terima Vaksin Covid</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hapus Berita Tentang Bahaya BPA, Roso Daras Sesalkan Tindakan ASPADIN</title>
		<link>https://prokabar.com/hapus-berita-tentang-bahaya-bpa-roso-daras-sesalkan-tindakan-aspadin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2021 09:55:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#lingkungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80060</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Ketua Aliansi Jurnalis Peduli Kesehatan dan Lingkungan (AJPKL) Roso Daras menyesalkan tindakan  Rachmat Hidayat, Ketua Umum ASPADIN (Perkumpulan Perusahaan Air Minum...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hapus-berita-tentang-bahaya-bpa-roso-daras-sesalkan-tindakan-aspadin/">Hapus Berita Tentang Bahaya BPA, Roso Daras Sesalkan Tindakan ASPADIN</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Ketua Aliansi Jurnalis Peduli Kesehatan dan Lingkungan (AJPKL) Roso Daras menyesalkan tindakan  Rachmat Hidayat, Ketua Umum ASPADIN (Perkumpulan Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia). Pasalnya ASPADIN diketahui telah mengirim surat ke berbagai media agar menghapus berita tentang bahaya BPA.</p>
<p>Menurutnya, tindakan itu jelas bertentangan dengan kebebasan pers. Bahkan menunjukkan arogansi seolah sebagai pemegang kebenaran.</p>
<p>ASPADIN berlindung di balik SNI dan BPOM. Menurut Roso Daras, ASPADIN lupa bahwa tujuan dirumuskan Standar Nasional Indonesia (SNI) Air mineral ini yang merupakan revisi SNI 01-3553-2006 mengenai Air Minum dalam kemasan.</p>
<p>Seperti, melindungi kesehatan dan kepentingan konsumen, menjamin perdagangan pangan yang jujur dan bertanggungjawab serta mendukung perkembangan dan diversifikasi produk industri air minum dalam kemasan.</p>
<p>“Jadi jelas tujuan dirumuskan Standar Nasional Indonesia untuk melindungi kesehatan dan kepentingan konsumen. Dalam hal ini, konsusmen harus mendapat informasi cukup di dalam kemasan,&#8221; jelas Roso Daras dalam siaran persnya.</p>
<p>&#8220;Informasi itu bukan hanya melulu mencantumkan soal  isi dari makanan atau minuman tersebut. Tapi juga kemasan itu terbuat dari bahan apa? Jika mengandung BPA katakan bahwa plastik kemasan itu mengandung BPA.  Informasi ini harus sampai kepada konsumen. Produsen tidak boleh menutupi ini,” ujarnya menambahkan.</p>
<p>Kenapa pencantuman kandungan BPA atau BPA Free bagi kemasan yang tidak mengandung BPA perlu dilakukan, supaya konsumen tahu dan lebih berhati –hati dalam memilih prduk yang akan dikonsumsi.  Sebab soal bahaya BPA sudah tidak perlu diperdebatkan lagi.</p>
<p>Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 20 Tahun 2019 di halaman 120 dalam kolom artikel, Persyaratan monomer bisfenol A (BPA) batas maksimal (bpj) adalah 0,6. Tentu saja ini kalau dikonsumsi oleh orang dewasa.</p>
<p>Akan berbeda jika makanan atau minuman dikonsumsi oleh bayi, balita dan ibu hamil tentu tidak mentolerir adanya kandungan bisphenol A. Kemasan makanan dan minuman itu harus memiliki prinsip keadilan. Semua konsumen harus diperlakukan secara adil dan mempunyai informasi yang memadai. Harus mengingat juga bahwa produk makanan atau minuman itu juga akan dikonsumsi oleh bayi, balita dan ibu hamil.</p>
<p>Pendapat Roso Daras juga didukung oleh Natalya Kurniawati Peneliti YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia). Menurut Natalya Kurniawati, di dalam aturan Kemenkes dan BPOM sudah lama menyatakan bahwa wadah makanan dan minuman yang mengandung BPA atau  bisphenol A ini berbahaya. Apalagi kalau untuk dipakai di produk-produk kemasan yang dipakai berulang.</p>
<p>“Bahwa kita tidak mendukung untuk produk-produk kemasan yang mengandung atau mendukung, berpotensi timbulnya bisphenol A. Seperti misalnya kalau kita cari referensi jenis- jenis plastik daur ulang, atau bahan plastik di situ ada simbol-simbol dari mulai angka 1 sampai dengan angka 7. Nah yang angka 1 ini digunakan untuk produk-produk kemasan yang sekali pakai.  Dan di sini yang harus dilihat nomor (3) nomor (6) dan nomor (7) itu berbahaya bagi kesehatan,” ungkap Natalya Kurniawati.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-80061" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/01/4E9B08B4-1BA0-4235-A20E-A6D5A2B0090F-577x1024.jpeg" alt="" width="577" height="1024" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/01/4E9B08B4-1BA0-4235-A20E-A6D5A2B0090F-577x1024.jpeg 577w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/01/4E9B08B4-1BA0-4235-A20E-A6D5A2B0090F-169x300.jpeg 169w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/01/4E9B08B4-1BA0-4235-A20E-A6D5A2B0090F.jpeg 721w" sizes="(max-width: 577px) 100vw, 577px" /></p>
<p>&#8220;Memang tidak diperuntukkan  bersentuhan dengan makanan atau minuman, seperti misalnya steroform, plastik untuk campuran pipa pvc dan lain sebagainya. Kemudian di situ juga dilihat biasanya produk-produk kemasan lunch box atau kotak makanan di situ ada kode (PP) Polypropylene itu yang lebih aman,&#8221; tambahnya lagi.</p>
<p>“Di situ biasanya yang BPA free dan bisa dipakai ulang, tahan terhadap suhu tinggi. Ini yang biasanya dipilih dipakai untuk konsumen. Tapi tetap harus diperhatikan dari konsumen itu bukan dari nomor berapa yang dipakai itu bisa didaur ulang dan aman” tandas Natalya. (beb)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hapus-berita-tentang-bahaya-bpa-roso-daras-sesalkan-tindakan-aspadin/">Hapus Berita Tentang Bahaya BPA, Roso Daras Sesalkan Tindakan ASPADIN</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yayasan Peduli Jurnalis Salurkan Ribuan Paket Sembako Kemensos Bagi Jurnalis Terdampak Covid-19</title>
		<link>https://prokabar.com/yayasan-peduli-jurnalis-salurkan-ribuan-paket-sembako-kemensos-bagi-jurnalis-terdampak-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2020 03:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#covid]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=77540</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kementerian Sosial RI memberikan dan mempercayakan sejumlah paket sembako kepada Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI). Untuk saat ini, bantuan sembako dari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/yayasan-peduli-jurnalis-salurkan-ribuan-paket-sembako-kemensos-bagi-jurnalis-terdampak-covid-19/">Yayasan Peduli Jurnalis Salurkan Ribuan Paket Sembako Kemensos Bagi Jurnalis Terdampak Covid-19</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Kementerian Sosial RI memberikan dan mempercayakan sejumlah paket sembako kepada Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI). Untuk saat ini, bantuan sembako dari pemerintah ini akan diberikan kepada Jurnalis atau wartawan yang terdampak Corona Covid-19.</p>
<p>Sekitar 5300 paket sembako diberikan Kementerian Sosial RI kepada YPJI. Pihak Kementerian Sosial menyebut nilai paket sembako yang diberikan tersebut sekitar Rp 1,59 Miliar.</p>
<p>“Pengajuan untuk Komunitas Jurnalis memang kita terima. Jumlahnya sekitar 5300 paket,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen DPSKBS, Kementrian Sosial, Adi Wahyono saat jumpa pers di sekretariat YPJI, kawasan Kebayoran Lama, belum lama ini.</p>
<p>“Semua komunitas kita perhatikan. Saya pikir Jurnalis kan yang membantu kita semua, yang memberikan informasi edukatif. Saya pikir layak juga menerima bantuan. Nggak ada masalah,” tambahnya.</p>
<p>Pihak Kemensos RI juga didampingi oleh Ketua Pembina Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) yang juga Direktur Utama PT CMA, Agus A Mile. Dalam kesempatan itu, YPJI mengucapkan terima kasih atas bantuan pemerintah.</p>
<p>“Bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian Jurnalis kepada Jurnalis lainnya. Selain karena banyak Jurnalis yang terkena efek Pandemi Covid-19,” ujar Agus A Mile.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-77541" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/576C4DFA-A8A8-498A-A4CE-BE13F445BF88-1024x1024.jpeg" alt="" width="1000" height="1000" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/576C4DFA-A8A8-498A-A4CE-BE13F445BF88-1024x1024.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/576C4DFA-A8A8-498A-A4CE-BE13F445BF88-300x300.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/576C4DFA-A8A8-498A-A4CE-BE13F445BF88-150x150.jpeg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/576C4DFA-A8A8-498A-A4CE-BE13F445BF88-768x768.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/576C4DFA-A8A8-498A-A4CE-BE13F445BF88-80x80.jpeg 80w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/576C4DFA-A8A8-498A-A4CE-BE13F445BF88.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>YPJI pun berharap nantinya akan ada kerjasama lanjutan di kemudian hari. “Harapannya kerjasama seperti ini akan berlanjut kembali dengan Kemensos,” ujar Agus A Mile.</p>
<p>Profesi jurnalis menjadi salah satu yang ikut terdampak Corona Covid-19. Bahkan ada sebagian jurnalis yang harus mengalami nasib kurang beruntung, dengan tidak lagi dipekerjakan oleh tempatnya bekerja.</p>
<p>“Itu hanya sebagian kasus. Bagaimana dengan jurnalis yang gajinya dipotong, bahkan tidak digaji oleh perusahaannya yang juga terkena imbas pandemi,” ujar Ketua Umum Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) Andi Arief.</p>
<p>Selain itu, sebagian di antaranya disalurkan ke masyarakat umum. Selain Jakarta, paket bantuan itu disalurkan ke kawasan Tangerang, Depok, dan Bekasi.</p>
<p>“Kita lebih mengutamakan untuk profesi jurnalis. Selebihnya, kita juga memberikan untuk masyarakat yang sudah lebih dulu kita daftarkan,” katanya.</p>
<p>Untuk paket sembakonya, berisi beras 10 kg, minyak goreng, biskuit, ikan makarel kaleng, dan susu bubuk.</p>
<p>Untuk ke depannya, YPJI berharap akan ada lebih banyak bantuan yang disalurkan. Andi berharap, profesi jurnalis bisa mendapatkan perhatian lebih baik dari pemerintah.</p>
<p>“Jurnalis itu adalah profesi yang membantu menyebarkan kabar baik, edukatif dan juga informasi ke masyarakat. Sudah selayaknya mendapat perhatian,” pungkas Andi. (<strong>beb</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/yayasan-peduli-jurnalis-salurkan-ribuan-paket-sembako-kemensos-bagi-jurnalis-terdampak-covid-19/">Yayasan Peduli Jurnalis Salurkan Ribuan Paket Sembako Kemensos Bagi Jurnalis Terdampak Covid-19</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Kendala yang Mesti Diatasi Jurnalis Semasa Pandemi</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-kendala-yang-mesti-diatasi-jurnalis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2020 03:07:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[#PWI]]></category>
		<category><![CDATA[#wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=69792</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Para jurnalis dalam menjalankan tugasnya saat ini harus mampu beradaptasi terkait dua hal yang berkaitan dengan redaksi dan perusahaan di tengah pandemi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-kendala-yang-mesti-diatasi-jurnalis/">Ini Kendala yang Mesti Diatasi Jurnalis Semasa Pandemi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Para jurnalis dalam menjalankan tugasnya saat ini harus mampu beradaptasi terkait dua hal yang berkaitan dengan redaksi dan perusahaan di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).</p>
<p data-reader-unique-id="3">&#8220;Harus mampu beradaptasi terutama pada dampak lingkungan dari Covid-19, adaptasi yang dimaksud adalah yang berhubungan dengan redaksi sama perusahaan,&#8221; ujar Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Atal Depari melalui Webinar Diseminasi Informasi di Era Pandemui Covid-19 pada kemarin (21/6).</p>
<p data-reader-unique-id="4">Dalam hal redaksi, kata dia, saat ini para jurnalis harus mampu menyediakan informasi yang berkualitas terkait dengan Covid-19. Sehingga, masyarakat di dalam negeri mendapatkan informasi yang terbaru tentang langkah-langkah yang telah dilakukan dalam penanganan wabah virus tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Terkadang, dalam mendapatkan informasi banyak gangguan yang dialami oleh para wartawan dari mulai narasumber yang tidak terbiasa hingga gangguan sinyal di kala melakukan wawancara.</p>
<p data-reader-unique-id="6">&#8220;Tantangan yang luar biasa karena para wartawan menggali informasi dengan batasan-batasannya,&#8221; kata dia.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Selanjutnya, dalam hal perusahaan, para wartawan juga harus mampu beradaptasi dengan kebijakan perusahaan yang terdampak dari virus ini. Ada perusahaan yang mengambil kebijakan secara cermat yang berdampak pada penghasilan para reporter selama pandemi.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Alhasil, para jurnalis harus mampu melakukan hal yang inovatif dalam mendapatkan penghasilan tambahan. &#8220;Adaptasi sendiri dari situasi yang sulit. Harus mengambil langkah inovatif untuk bertahan hidup ini kedepan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Dari semua adaptasi yang harus dilakukan, Atal optimis kondisi perekonomian bangsa akan kembali pulih seperti sedia kala dalam beberapa kedepan. Agar, kondisi para jurnalis di lapangan dapat berangsur-angsur menjadi lebih baik. Mengingat peran penting jurnalisme setara dengan pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah.</p>
<p data-reader-unique-id="10">&#8220;Kedepan perekonomian Indonesai akan tumbuh kembali. Seiring dengan hal itu kehidupan pers akan tumbuh normal lagi,&#8221; pungkasnya. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-kendala-yang-mesti-diatasi-jurnalis/">Ini Kendala yang Mesti Diatasi Jurnalis Semasa Pandemi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indahnya Berbagi, Gerakan &#8216;Peduli Jurnalis&#8217; Kembali Bagi Sembako</title>
		<link>https://prokabar.com/indahnya-berbagi-gerakan-peduli-jurnalis-kembali-bagi-sembako/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2020 16:30:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#aksisosial]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#pedulijurnalis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=66781</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Sukses berbagi sembako tahap pertama, Gerakan &#8216;Peduli Jurnalis&#8217; kembali melakukan hal serupa. Di sesi kedua kali ini total 75 paket sembako...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/indahnya-berbagi-gerakan-peduli-jurnalis-kembali-bagi-sembako/">Indahnya Berbagi, Gerakan &#8216;Peduli Jurnalis&#8217; Kembali Bagi Sembako</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Sukses berbagi sembako tahap pertama, Gerakan &#8216;Peduli Jurnalis&#8217; kembali melakukan hal serupa. Di sesi kedua kali ini total 75 paket sembako telah disalurkan kepada sejumlah jurnalis yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.</p>
<p>Selama satu minggu, panitia mengumpulkan paket sembako dari sejumlah donatur. Tujuan penyaluran ini, tak lain sebagai upaya memenuhi kebutuhan para jurnalis di tengah masa pandemi Corona dan bulan Ramadhan.</p>
<p>“Alhamdulillah, gerakan ini bisa terus berlanjut sampai sesi kedua. Kita bahkan sudah berencana lanjut ke sesi ketiga. Lalu akan ada rencana THR bagi jurnalis jelang Lebaran nanti,” ujar Andy Arif, Ketua ‘Peduli Jurnalis’ di Jakarta.</p>
<p>Pembagian donasi tahap kedua ini berlangsung di posko &#8216;Peduli Jurnalis&#8217; di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.</p>
<p>Tak hanya kepada jurnalis, gerakan &#8216;Peduli Jurnalis juga bergerak pada masyarakat yang terdampak pandemi Corona ini lewat pembagian 100 boks makanan untuk berbuka puasa</p>
<p>&#8220;Rencananya seminggu sekali kita turun ke jalan membagikan nasi kotak bagi masyarakat, hari ini kita bergerak di Pasar Minggu,&#8221; ujar Andy.</p>
<p>Ia menambahkan, pihaknya berterima kasih atas kerjasama dari sejumlah donatur yang telah berpartisipasi dalam gerakan ini.</p>
<p>Hingga tahap kedua ini, tercatat 22 donatur telah berpartisipasi, baik atas nama perusahaan, lembaga sosial dan individu.</p>
<p>Para donatur tersebut diantaranya M150, Gloskin, Wings Group, RBM Goat Milk, Paris de La Mode Fashion School,Rani Anggraini Safitri (Ketua Sahabat Kartini &amp; Pendiri Yayasan Sosial Bahira), Hj. Giwo Rubianto Wiyogo (Ketua Umum Kowani), Bens Leo, Ferry Mursyidan Baldan, Rahayu Kertawiguna (Nagaswara), Ratna Dilla, Feby Febiola, Arzeti Bilbina, Ingrid Kansil, Linda Gumelar, Leny Rafael, Novi Rizki, Irma Darmawangsa, Indadari, Lola Amaria Production, Satas Transportindo International, Indah Darry dan Nana Harahap.</p>
<p>&#8220;Kami masih menunggu partisipasi donatur lainnya. Para donatur pun kami persilakan berkunjung ke posko &#8216;Jurnalis Peduli&#8217; di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan,&#8221; tutup Humas &#8216;Peduli Jurnalis&#8217;, Ginting Bagaskara. (<strong>beb</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/indahnya-berbagi-gerakan-peduli-jurnalis-kembali-bagi-sembako/">Indahnya Berbagi, Gerakan &#8216;Peduli Jurnalis&#8217; Kembali Bagi Sembako</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perlu Komitmen Nyata untuk Perlindungan Jurnalis di Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/perlu-komitmen-nyata-untuk-perlindungan-jurnalis-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2019 10:17:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=54238</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Kebebasan pers adalah satu elemen penting dalam negara demokrasi. Namun ada sejumlah faktor yang membuat kebebasan pers itu terancam. Salah satunya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perlu-komitmen-nyata-untuk-perlindungan-jurnalis-di-indonesia/">Perlu Komitmen Nyata untuk Perlindungan Jurnalis di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Kebebasan pers adalah satu elemen penting dalam negara demokrasi. Namun ada sejumlah faktor yang membuat kebebasan pers itu terancam.</p>
<p>Salah satunya adalah adanya kasus kekerasan terhadap jurnalis. Perlu ada komitemn nyata untuk memberikan perlindungan bagi jurnalis di Indonesia. Salah satunya adalah dengan menyusun rencana aksi untuk keselamatan jurnalis</p>
<p>Sejumlah pandangan dan Ide itu disampaikan dalam diskusi memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) internasional bertema &#8220;HAM, Kemerdekaan Pers, Perlindungan dan Keselamatan Jurnalis di Indonesia,&#8221; di Erasmus Huis, di Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, di Jakarta, Selasa (10/12).</p>
<p>Kegiatan ini merupakan kolaborasi MediaLink, Lembaga Pers Dr. Soetomo, Sejuk, Tempo Institute, AJI Indonesia, dengan dukungan Kedutaan Besar Belanda, Kedutaan Besar Inggris, dan International Media Support (IMS).</p>
<p>Dalam acara ini, Duta Besar Kerajaan Belanda, Lambert Grijn memaparkan, kebebasan pers adalah satu elemen penting dalam negara demokrasi. Media juga merefleksikan realitas masyarakat. Dengan adanya debat dan diskusi, demokrasi bertumbuh. Ketika ada perbedaan pendapat, ada kebenaran yang dapat kita temukan. Untuk itu, media dan jurnalis memegang peran kunci.</p>
<p><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG_20191211_165716.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-54239" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG_20191211_165716.jpg" alt="" width="800" height="533" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG_20191211_165716.jpg 800w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG_20191211_165716-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG_20191211_165716-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></a></p>
<p>&#8220;Media memegang peran kunci dalam pertumbuhan demokrasi di Indonesia terutama sejak 20 tahun terakhir. Undang-Undang Pers tahun 1999 memberikan wadah perlindungan bagi jurnalis dan awak media dan melindungi hak-hak jurnalis., &#8220;ujarnya Lambert.</p>
<p>Owen Jenkins, Duta Besar Kerajaan Inggris menyampaikan, perlunya ada komitemen nyata untuk memberikan perlindungan bagi jurnalis di Indonesia. Lembaga pemeringkat dunia Freedom House menilai pers Indonesia tidak sepenuhnya bebas karena adanya laporan-laporan tentang kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis, serta konsentrasi kepemilikan media.</p>
<p>&#8220;AJI mencatat ada sekitar 40-50 kasus kekerasan terhadap jurnalis setiap tahunnya. Karena itu, Saya ingin ada rencana aksi nasional untuk keselamatan jurnalis di Indonesia. Ini membutuhkan komitmen semua pihak dan kami ingin kegiatan hari ini mengarah pada komitmen nyata untuk bertindak, &#8220;kata Owen Jenkins.</p>
<p>Ranga Kalansooriya dari International Media Support (IMS) menyampaikan perlunya ada satu rencana aksi untuk keselamatan jurnalis di Indonesia. Upaya untuk mewujudkan rencana aksi keselamatan jurnalis ini membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, baik dari lembaga pemerintah, non pemerintah, akademisi, organisasi pers serta organisasi masyarakat sipil.</p>
<p>Menurut Ranga, Filipina telah berhasil menyusun satu rencana aksi untuk keselamatan jurnalis yang telah dipersiapkan selama dua tahun, setelah berdialog intensif dengan berbagai stakeholder.</p>
<p>Rencana aksi lain sedang disiapkan di Myanmar yang pembahasannya mulai Januari 2020. &#8220;Indonesia adalah negara yang yang memiliki sumber daya jurnalis yang sangat besar. Saya berharap kita bisa bersama menyusun rencana aksi ini, sehingga jika ada serangan terhadap jurnalis, telah ada panduan langkah untuk menanganinya,&#8221;kata Ranga.</p>
<p>Ketua AJI Indonesia Abdul Manan mengatakan, salah satu bentuk upaya untuk melindungi jurnalis adalah terus menerus menagih komitmen pemerintah untuk memproses hukum pelaku kekerasan terhadap jurnalis.</p>
<p>&#8220;Pembiaran suatu kasus kekerasan terhadap jurnalis bisa menjadi preseden buruk di masa-masa mendatang, &#8220;ujarnya.</p>
<p>Abdul Manan menambahkan, hak asasi manusia merupakan salah satu tema penting dan sepatutnya mendapatkan perhatian jurnalis dan media. Salah satu upaya AJI untuk meningkatkan kepedulian jurnalis terhadap tema ini adalah dengan memberikan pelatihan dan apresiasi kepada jurnalis.</p>
<p>Ahmad Faisol, Direktur MediaLInk menilai, peliputan media terhadap isu HAM sudah banyak. &#8220;Namun peliputan yang ada belum cukup menggerakkan publik untuk melaporkan kasus pelanggaran ke aparat hukum. Ini pekerjaan rumah bagi kita semua,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam acara ini, AJI Indonesia bekerjasama Kedutaan Belanda memberikan apresiasi karya liputan terbaik isu HAM. Penghargaan terbaik pertama diberikan kepada jurnalis BBC Indonesia, Callistalisa Wijaya dan Dwiki Marta untuk reportase berjudul &#8220;Dituding PKI, &#8216;ditelanjangi untuk cari cap Gerwani&#8217;, Kisah penyintas Tragedi 65.&#8221;</p>
<p>Penghargaan terbaik kedua diberikan kepada Irwan Syambudi dari Tirto.id, lewat karya jurnalistik Upacara Doa di Bantul Dihentikan, Utiek Suprapti: &#8216;Saya Hindu&#8217;.</p>
<p>Penghargaan terbaik ketiga diraih oleh Abdul Jalil dari Solopos.com dengan karya jurnalistik berjudul &#8220;Kisah Anak Terpidana Mati: Menjaga Harapan Hidup Sang Ibu.&#8221;<strong>(min)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perlu-komitmen-nyata-untuk-perlindungan-jurnalis-di-indonesia/">Perlu Komitmen Nyata untuk Perlindungan Jurnalis di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bahas Kualitas Pers Indonesia, UGM dan Dewan Pers Jalin Kerja Sama</title>
		<link>https://prokabar.com/bahas-kualitas-pers-indonesia-ugm-dan-dewan-pers-jalin-kerja-sama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2019 05:00:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#dewanpers]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#PWI]]></category>
		<category><![CDATA[#ugm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=54209</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Panut Mulyono dan Ketua Dewan Pers, M Nuh telah menandatangani nota kesepahaman bersama. Kerja sama kedua...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bahas-kualitas-pers-indonesia-ugm-dan-dewan-pers-jalin-kerja-sama/">Bahas Kualitas Pers Indonesia, UGM dan Dewan Pers Jalin Kerja Sama</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Panut Mulyono dan Ketua Dewan Pers, M Nuh telah menandatangani nota kesepahaman bersama.</p>
<p>Kerja sama kedua belah piha ini meliputi bidang Pengembangan Pendidikan Pers Pancasila, Pembinaan dan Pemberdayaan Pers Mahasiswa, dan Pendidikan mengenai Penyelesaian Sengketa Pers.</p>
<p>M Nuh mengatakan Dewan Pers ikut bertanggung jawab dalam meningkatkan kemerdekaan pers yang berkualitas. Salah satu hal yang menentukan berkualitasnya pers Indonesia tersebut diantaranya ditentukan dari kompetensi para jurnalis.</p>
<p>“Kualitas pers ditentukan oleh kompetensi dari para jurnalisnya dan itu ditentukan sejak ia belajar menjadi mahasiswa. Kita mengapresiasi UGM karena menjadi inisiator pengembangan pendidikan pers mahasiswa,” kata Nuh.</p>
<p>Panut Mulyono mengatakan UGM sebagai institusi pendidikan selalu mengingatkan agar para pegiat pers khususnya pers mahasiswa untuk kritis, namun terarah dalam melakukan aktifitas.</p>
<p>&#8220;Di sinilah peran Dewan Pers sangat diperlukan untuk membuat kehidupan pers di kampus lebih semarak lagi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dirjen Informasi Komunikasi Publik (KIP), Widodo Muktiyo yang hadir dalam acara tersebut mengatakan MoU antara Dewan Pers dengan perguruan tinggi, termasuk UGM, menjadi sangat penting karena banyak media yang kompetensi jurnalisnya sering diragukan.</p>
<p>“Kerja sama ini diharapkan bisa menjadi jembatan hubungan media dengan dunia kampus,” pungkas Widodo. (<b>beb</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bahas-kualitas-pers-indonesia-ugm-dan-dewan-pers-jalin-kerja-sama/">Bahas Kualitas Pers Indonesia, UGM dan Dewan Pers Jalin Kerja Sama</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahun Ini, Tindak Kekerasan Terhadap Wartawan Cenderung Turun</title>
		<link>https://prokabar.com/tahun-ini-tindak-kekerasan-terhadap-wartawan-cenderung-turun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2019 10:59:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#aji]]></category>
		<category><![CDATA[#ham]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=54111</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Tindak kekerasan terhadap wartawan di Indonesia cenderung menurun dari tahun ke tahun. Pada 2019 terjadi 42 kasus jika dibanding pada 2018...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tahun-ini-tindak-kekerasan-terhadap-wartawan-cenderung-turun/">Tahun Ini, Tindak Kekerasan Terhadap Wartawan Cenderung Turun</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Tindak kekerasan terhadap wartawan di Indonesia cenderung menurun dari tahun ke tahun. Pada 2019 terjadi 42 kasus jika dibanding pada 2018 terjadi 75 kasus.</p>
<p>Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Abdul Manan menjelaskan, jenis kekerasan yang sering menimpa para wartawan adalah kekerasan fisik.</p>
<p>Sepanjang 2018 terjadi 75 kasus dan pada tahun 2019 terjadi 42 kasus, jenisnya kekerasan fisik, pengusiran atau pelarangan liputan menjadi kasus kekerasan kedua terbanyak.</p>
<p>&#8220;Kami mencatat 2018 terjadi 75 kasus dan pada tahun 2019 terjadi 42 kasus, jenisnya kekerasan fisik, pengusiran atau pelarangan liputan menjadi kasus kekerasan kedua terbanyak, &#8220;ungkapnya pada seminar HAM, Kemerdekaan Pers dan Keselamatan Jurnalis di Indonesia, Selasa (10/12) di Keduataan Besar Kerajaan Belanda Erasmus Huis.</p>
<p>Dikatakannya, para pelaku kekerasan pun juga beragam, seperti pejabat eksekutif dan legislatif, aparat pemerintah, serta organisasi masyarakat (ormas). Namun angka kekerasan masih didominasi oleh aparat kepolisian, TNI.</p>
<p>Seiring itu, Abdul Manan juga menyinggung pada era Orde Baru, tentu sekarang lebih baik. Tetapi, bukan berarti bebas ancaman. Kelihatannya ada pergeseran ancaman. Kalau dulu yang paling ditakuti adalah pemerintah melalui Departemen Penerangan yang mempunyai hak untuk mencabut SIUPP atau membungkam siaran, sekarang ancaman dari non-pemerintah yang lebih banyak.</p>
<p>Kami bersedih di dua tahun ini sudah beberapa wartawan diancam dibunuh dan diintimedasi dan juga ada wartawan yang dianiaya. Tentu semua ini bentuk ancaman yang membuat kemerdekaan pers tercederai.</p>
<p>&#8220;Jadi, ini juga tugas negara bahkan tugas dunia. Tetapi, kadang-kadang undang-undang sudah bagus, peraturan sudah bagus, tetapi pada tahap pelaksanaan masih kedodoran di sana sini. Ini tugas bersama bagi yang mencintai kebebasan berpendapat dan kebebasan pers untuk terus berjuang, &#8220;tutupnya. (<b>min</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tahun-ini-tindak-kekerasan-terhadap-wartawan-cenderung-turun/">Tahun Ini, Tindak Kekerasan Terhadap Wartawan Cenderung Turun</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Risiko Tinggi Gaji Rendah, Jurnalis Rentan Terkena Gangguan Mental</title>
		<link>https://prokabar.com/risiko-tinggi-gaji-rendah-jurnalis-rentan-terkena-gangguan-mental/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Dec 2019 09:45:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#pers]]></category>
		<category><![CDATA[#press]]></category>
		<category><![CDATA[#wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=53367</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Setiap pekerjaan memiliki tanggung jawab dan beban yang beragam. Mulai dari beban pekerjaan yang lebih dari kapasitas, bos yang banyak mau,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/risiko-tinggi-gaji-rendah-jurnalis-rentan-terkena-gangguan-mental/">Risiko Tinggi Gaji Rendah, Jurnalis Rentan Terkena Gangguan Mental</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Setiap pekerjaan memiliki tanggung jawab dan beban yang beragam. Mulai dari beban pekerjaan yang lebih dari kapasitas, bos yang banyak mau, hingga teman yang berhianat adalah beberapa persoalan yang ada di kantor. Ketika ditanya &#8216;siapa yang stres menghadapi pekerjaan?&#8217; semua orang berlomba-lomba mengacungkan telunjuk lebih dahulu. Masing-masing mengklaim bahwa pekerjaannyalah yang lebih berat.</p>
<p>Tahukah kamu ada sejumlah pekerjaan yang disebut-sebut memiliki beban paling berat dan dapat menyebabkan para pekerjanya stres? Berdasarkan informasi yang dilansir oleh Careercast, pekerjaan paling stres di dunia adalah tentara, pemadam kebakaran, polisi, dan jurnalis. Dari keempat profesi tersebut, kehidupan jurnalis disebut-sebut miliki porsi beban mental paling besar.</p>
<p>&#8220;Sehari-hari mereka terpapar peristiwa negatif mulai dari tindak kriminal hingga bencana alam tetapi mereka tidak bisa merespon dengan tepat karena harus fokus pada tugasnya,&#8221; ucap Psikolog Klinis, Sustriana Saragih saat ditemui di kawasan Pemuda, Jakarta Timur, kemarin.</p>
<p>Sustriana juga mengungkap bahwa profesi jurnalis berisiko tinggi dan berpotensi mendapat ancaman. Meskipun demikian, benefit profesi ini terhitung rendah. Hal itu membuat jurnalis amat rentan mengalami gangguan mental. Ia menyebut ada lima fase gangguan mental yang biasanya dialami para jurnalis.</p>
<p>Gejala ini merupakan trauma yang muncul dari paparan sekunder misalnya peristiwa-peristiwa traumatis atau ekstrem yang terkait dengan pekerjaan. &#8220;Efek yang dominan dari trauma ini ialah rasa takut dan cemas,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Para jurnalis biasa mendapat tuntutan dari pihak lain misalnya redaktur atau pemimpin redaksi. &#8220;Jika tuntutan yang diminta lebih tinggi daripada sumber daya yang dimiliki (biologis, psikologis atau sosial) mereka cenderung stres,&#8221; jelas Sustriana.</p>
<p>Tanda fisik yang bisa diindikasi dari stres tersebut adalah jantung berdebar, keringat dingin, mata berkunang-kunang hingga nafas tersengal-sengal. Sementara itu, ciri psikologis yang timbul dari stres ialah bingung, mudah lupa, marah-marah, hingga menarik diri dari pergaulan.</p>
<p>Di fase ini, mereka mulai merasakan keluhan fisik seperti maag, diare, dada nyeri, mual, jerawatan, gatal-gatal, sakit punggung, hingga gangguan menstruasi. Ketika mereka ke dokter untuk memeriksakan gangguan kesehatan tersebut, dokter melihat tidak ada masalah dengan kesehatan mereka. &#8220;Itu adalah psikosomatik yang muncul karena gangguan psikis. Keluhan ini mungkin berulang-ulang (sering kambuh),&#8221; urainya.</p>
<p>Gangguan kecemasan adalah kondisi psikologis ketika seseorang mengalami cemas berlebihan secara konstan dan sulit dikendalikan. Itu akan berdampak buruk terhadap kehidupan sehari-harinya. &#8220;Jika kondisi ini muncul, individu merasa terancam dan terus merasa waspada,&#8221; terang Sustriana.</p>
<p>Perasaan sedih dan tertekan yang menetap dalam diri seseorang disebut dengan depresi. Mereka yang mengidap ini cenderung tidak dapat melaksanakan fungsinya sehari-hari, merasa putus asa, dan tidak menikmati kegiatan yang dilakukannya. &#8220;Umumnya, perasaan sedih menetap hingga berminggu-minggu atau berbulan-bulan,&#8221; jelas Sustriana.</p>
<p>Pada tahap ini, jurnalis mulai kehilangan ketertarikan atau motivasi untuk melakukan sesuatu, sulit membuat keputusan dan tidak menikmati hidup.</p>
<p>&#8220;Mereka cenderung merasa bersalah dan dalam tingkatan lanjutannya ada kecenderungan menyakiti diri sendiri dan bunuh diri,&#8221; tukas Sustriana.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/risiko-tinggi-gaji-rendah-jurnalis-rentan-terkena-gangguan-mental/">Risiko Tinggi Gaji Rendah, Jurnalis Rentan Terkena Gangguan Mental</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ruhana Kuddus, Inilah Kisah Sang Pahlawan Jurnalis Itu</title>
		<link>https://prokabar.com/ruhana-kuddus-inilah-kisah-sang-pahlawan-jurnalis-itu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2019 09:34:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[#RohanKudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=50933</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Rohana Kudus, selalu ditulis begitu, yang benar, Roehana Koeddoes, dalam ejaan sekarang menjadi Ruhana Kuddus, adalah wartawati yang gelisah. Pada awal abad...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ruhana-kuddus-inilah-kisah-sang-pahlawan-jurnalis-itu/">Ruhana Kuddus, Inilah Kisah Sang Pahlawan Jurnalis Itu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Rohana Kudus, selalu ditulis begitu, yang benar, Roehana Koeddoes, dalam ejaan sekarang menjadi Ruhana Kuddus, adalah wartawati yang gelisah. Pada awal abad lalu, sezaman dengan Sa&#8217;adah Alim, pemimpin redaksi Suara Perempuan</p>
<p>Ruhana adalah pemred Koran Soenting Melajoe milik Datuk Sutan Maharaja orang Sulik Aie, sedang Ruhana anak nagari Koto Gadang, Agam. Koto Gadang, adalah negeri paling maju pendidikannya di Minangkabau.<br />
Soenting Melajoe merupakan Koran perempuan pertama di Indonesia, terbit 1912. Di Koran ini sering muncul perdebatan soal kesetaraan gender dan perdebatan soal pergaulan.</p>
<p>Wartawati ini lahir di nagarinya, pada 20 Desember 1884 dan meninggal dunia pada 17 Agustus 1972 di Jakarta dalam usia 87 tahun. Ayahnya bernama Mhd Rasjad Maharajadja Soetan dan ibunya Kiam. Sutan Sjahrir yang terkenal itu adalah kakak tirinya. Sepupu Haji Agus Salim dan demikian masih family Emil Salim.</p>
<p>Ruhana selain wartawati adalah juga pegiat pendidikan, bisnis dan politik. Semas hidup, Ruhana menerima penghargaan sebagai Wartawati Pertama Indonesia (1974), pada Hari Pers Nasional ke-3, 9 Februari 1987, Menteri Penerangan Harmoko menganugerahinya sebagai Perintis Pers Indonesia. Pada 6 November 2007 pemerintah Indonesia menganugerahkan Bintang Jasa Utama. Dan Insya Allah besok, 8 November dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.</p>
<p>Sumatera Barat merupakan penyumbang pahlawan terbanyak di Indonesia di luar Jawa. Dari sekian banyak dua adalah wartawan, yaitu Abdul Muis dan Ruhana Kuddus. Abdul Muis adalah juga sastrawan. <strong>(nrs)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ruhana-kuddus-inilah-kisah-sang-pahlawan-jurnalis-itu/">Ruhana Kuddus, Inilah Kisah Sang Pahlawan Jurnalis Itu</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Agam Kini Ada Jurnalis Siaga Bencana</title>
		<link>https://prokabar.com/di-agam-kini-ada-jurnalis-siaga-bencana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Oct 2018 12:54:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#siagabencana]]></category>
		<category><![CDATA[#wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=22151</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Setiap individu berkewajiban memiliki sikap dan pengetahuan kesiapsiagaan terhadap Bencana. Apalagi daerah tempat tinggalnya memiliki geografis rawan bencana longsor, banjir, gempabumi serta...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/di-agam-kini-ada-jurnalis-siaga-bencana/">Di Agam Kini Ada Jurnalis Siaga Bencana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Setiap individu berkewajiban memiliki sikap dan pengetahuan kesiapsiagaan terhadap Bencana. Apalagi daerah tempat tinggalnya memiliki geografis rawan bencana longsor, banjir, gempabumi serta gunung merapi.</p>
<p>Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat salah satu daerah paling rawan. Agar resiko bencana tersebut tidak banyak menimbulkan korban, daerah ini gencar melakukan pembentukan kelompok siaga bencana tersebut.</p>
<p>Tidak hanya pelajar dan masyarakat, bahkan wartawan juga dibentuk menjadi wartawan siaga bencana sejak 2015 lalu. Bertujuan selain membekali diri terhadap bencana, juga dapat menyampaian informasi berkompeten dan objektif dalam sebuah peristiwa kebencanaan yang terjadi.</p>
<p>Di Agam tidak hanya ada Kelompok Siaga Bencana (KSB) dan Wartawan Siaga Bencana (WSB) saja dibentuk. Bahkan Baru-baru ini sudah ada Kampung Tanggap Bencana (KATANA) serta Madrasah Aman dan Tanggap Bencana atau Mantap.</p>
<p>Mursyidi, salah seorang wartawan senior dan juga anggota WSB mengatakan bencana longsor dan banjir menjadi langganan di Kabupaten Agam. Terutama di Kecamatan Tanjung Raya, Tanjung Mutiara, Bawan, Palembayan, Canduang, Kamang Mudiak, Malalak dan Banuhampu.</p>
<p>Wajar Pemerintah Kabupaten Agam sangat intensif dan fokus mempersiapkan personil beserta relawan sebanyaknya, agar bencana yang sering banyak titik dapat ditanggulangi dengan cepat, tepat dan aman. Termasuk dibentuknya Wartawan Siaga Bencana, salah satu mitra kerja strategis penyampaian informasi terkait bencana yang terjadi kepada publik.</p>
<p>&#8220;Kami selaku pewarta selalu berkoordinasi dengan BPBD, Damkar, Kepolisian, Kodim, Dinas Sosial serta pihak kecamatan dan nagari. Informasi terkait kondisi bencana menjadi penting untuk disampaikan, sehingga publik cepat tau apa dan bagaimana penanggulangan. Serta kebutuhan apa yang dibutuhkan mengatasi bencana tersebut,&#8221; kata Korda Agam, Koran Harian Singgalang tersebut.</p>
<p>Ia berkesempatan memberikan materi dan arahan kepada Komunitas Katana dan Mantap di Nagari Sungai Batang. Dan mengatakan anggota KSB, Katana dan Mantap selain sigap dan siap menghadapi segala bencana, mereka juga harus bisa mengelola informasi untuk disampaikan kepada pihak berkepentingan. Seperti BPBD, Damkar, Kepolisian maupun pihak lainnya yang dianggap penting disampaikan.</p>
<p>&#8220;Informasi tersebut akan langsung ditanggapi petugas dan langsung menuju lokasi. Sedangkan pasca bencana, informasi lebih banyak berkaitan kebutuhan yang diharapkan korban bencana. Seperti makanan, air bersih, pakaian, selimut, tenda atau logistik lainnya,&#8221; tutur Mursyidi.</p>
<p>Oleh sebab itu, dalam hal ini Wartawan Siaga Bencana jelas memiliki peranan strategis dan penting. Sebagai penghubung komunikasi lintas sektoral dan meluruskan segala polemik atau kesalahpahaman informasi yang sering terjadi saat bencana berlangsung.</p>
<p>&#8220;Informasi bencana sering terjadi simpang siur dan meresahkan masyarakat. Dengan adanya jurnalis di sini, akan mampu meluruskan dan mematahkan informasi tidak benar atau hoax saat bencana terjadi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Artinya, keterlibatan wartawan di saat bencana sangat memberikan dampak positif dan membangun. &#8220;Terutama wartawan yang menjalankan tugas dengan profesional dan proposional. Memahami kaerah-kaedah jurnalistik, kode etik serta Undang-undang nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,&#8221; tutupnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/di-agam-kini-ada-jurnalis-siaga-bencana/">Di Agam Kini Ada Jurnalis Siaga Bencana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Jurnalis TV Di Sumut Nyaris Meregang Nyawa, Ini Penyebabnya.</title>
		<link>https://prokabar.com/tiga-jurnalis-tv-di-sumut-nyaris-meregang-nyawa-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2018 07:22:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[#Medan]]></category>
		<category><![CDATA[#sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21503</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medan, Prokabar — Tiga jurnalis di Sumatera Utara, nyaris meregang nyawa saat kendaraan yang mereka tumpangi terseret longsor. Mobil Toyota Innova Hitam dengan nompol BB...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiga-jurnalis-tv-di-sumut-nyaris-meregang-nyawa-ini-penyebabnya/">Tiga Jurnalis TV Di Sumut Nyaris Meregang Nyawa, Ini Penyebabnya.</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Medan, Prokabar — </strong>Tiga jurnalis di Sumatera Utara, nyaris meregang nyawa saat kendaraan yang mereka tumpangi terseret longsor. Mobil Toyota Innova Hitam dengan nompol BB 808 R milik Kadis Sosial Madina M Taufik Lubis beserta tiga wartawan terseret longsor saat melintas di pertengahan Desa Tolang dan Simangambat, Kecamatan Ulupungkut, Kabupaten Madina.</p>
<p>Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan rombongan Kadis Sosial bersama tiga wartawan baru pulang dari kunjungan ketempat penampungan pengungsi korban banjir bandang yang berada di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulupungkut.</p>
<p>“Jadi mereka sekitar pukul 5 sore pulang dari lokasi bencana Ulupungkut, persis sekitar antara desa Patahajang dan tolang. Mobil mereka tersangkut karena longsor, kemudian penumpang keluar dari mobil dengan cara melompat,&#8221; ungkapnya, Rabu (17/10).</p>
<p>Lebih lanjut ia menyatakan ketiga wartawan adalah Romulo P Siregar (TVOne), Riky Zulkarnain (MetroTV), Khairul Bazar (Kompas TV). Keempatnya dalam keadaan selamat. Hanya Taufik Lubis yang kondisinya luka ringan dan bagian pinggang sakit. Sedangkan mobil mereka yang terjebak dalam longsor sudah dievakuasi, Rabu siang (17/10/2018).</p>
<p>“Alhamdulillah semua dalam keadaan selamat. Saat ini menuju Panyabungan untuk dilaksanakan upah-upah,&#8221;ujar Irsan.</p>
<p>Longsor mengakibatkan ruas jalan tertimbun tanah setinggi 1,5 meter dan membuat jalan penghubung Desa Tolang menuju Desa Simangambat Patahajang Kecamatan Ulu Pungkut untuk sementara lumpuh total.</p>
<p>Saat ini, personel Polres Madina dibantu warga mulai membersihkan tumpukan tanah dan lumpur.</p>
<p>&#8220;Sampai saat ini sedang dikerjakan dengan menggunakan alat berat milik perusahaan. Ada 8 titik longsor sudah di bersihkan. Ruas jalan yang sempat terhalang longsor berangsur sudah bisa dilalui. Diimbau agar masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap waspada,&#8221; tutupnya. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiga-jurnalis-tv-di-sumut-nyaris-meregang-nyawa-ini-penyebabnya/">Tiga Jurnalis TV Di Sumut Nyaris Meregang Nyawa, Ini Penyebabnya.</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jurnalis Sumbar ‘Bergerak’ Untuk Palu dan Donggala</title>
		<link>https://prokabar.com/jurnalis-sumbar-bergerak-untuk-palu-dan-donggala/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2018 14:01:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#donggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#gempadonggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapalu]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[#Palu]]></category>
		<category><![CDATA[#paluberduka‬]]></category>
		<category><![CDATA[#prayforpalu]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<category><![CDATA[#tsunamiPalu]]></category>
		<category><![CDATA[#wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20121</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban gempa Dan tsunami Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah, jurnalis dari berbagai media di Kota Padang mengadakan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jurnalis-sumbar-bergerak-untuk-palu-dan-donggala/">Jurnalis Sumbar ‘Bergerak’ Untuk Palu dan Donggala</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban gempa Dan tsunami Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah, jurnalis dari berbagai media di Kota Padang mengadakan aksi solidaritas kegiatan penggalangan dana.</p>
<p>Para jurnalis melakukan aksi penggalangan donasi kemanusiaan untuk sahabat satu profesi korban bencana di Sulawesi Tengah.</p>
<p>Relawan Aksi Donasi Bantu Sahabat Seprofesi Korban Bencana di Sulawesi Tengah, Adrian toaik Tuswandi mengatakan<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Aksi galang donasi mulai hari ini (2/10) menyasar kepedulian kawan-kawan jurnalis di Sumbar dan mitra pers di Sumbar, “Allhamdulillah respon donatur sangat luar biasa, 10 jam sejak aksi penggalangan dilakukan sudah lebih Rp 5 juta terkumpul,” ujar Komisioner Komisi Informasi Sumbar tersebut.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Menurut Adrian, respon berbagi peduli tak hanya datang dari kawan-kawan jurnalis di Sumbar, bahkan berbagai elemen juga ikut dengan ikhlas mengisi list donasi yang disebar di berbagai group WhatsApp.</p>
<p>“Banyak tokoh Sumbar yang tersentuh ikut donasi ini, beragam profesi, ada wakil rakyat, bangkir Bank BUMN, pengusaha juga ikut Dirlantas Sumbar,”ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, para jurnalis di Sumbar tergerak hatinya karena apa yang terjadi di Sulawesi Tengah juga pernah dirasakan wartawan Sumbar 9 tahun lalu.</p>
<p>“Kami merasakan apa yang dirasakan kawan jurnalis di Palu saat ini, waktu gempa Sumbar 30 September 2009, semua orang di daerah bencana adalah korban. Tapi wartawan meski korban namun tetap mengabarkan berita bencana kepada dunia,” sambungnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Adrian mengatakan aksi ini akan berakhir saat masa tanggap darurat selesai di Palu. “Donasi kepedulian donatur lewat jaringan jurnalis akan disampaikan ke sahabat se profesi di Palu, Sulawesi Tengah,” tutupnya. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jurnalis-sumbar-bergerak-untuk-palu-dan-donggala/">Jurnalis Sumbar ‘Bergerak’ Untuk Palu dan Donggala</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 59/267 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/16 queries in 0.055 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:11:24 by W3 Total Cache
-->