<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#JsKhairen Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/jskhairen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/jskhairen/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Sep 2025 12:15:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#JsKhairen Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/jskhairen/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>J.S Khairen Ungkap Kisah Dompet Ayah Sepatu Ibu di UNP, Mahasiswa Terinspirasi</title>
		<link>https://prokabar.com/j-s-khairen-ungkap-kisah-dompet-ayah-sepatu-ibu-di-unp-mahasiswa-terinspirasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 12:15:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#JsKhairen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=129133</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Gramedia bersama Universitas Negeri Padang (UNP) resmi membuka acara Ngaji Literasi x Semesta Buku pada Selasa (16/9/2025) di Auditorium UNP. Program...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/j-s-khairen-ungkap-kisah-dompet-ayah-sepatu-ibu-di-unp-mahasiswa-terinspirasi/">J.S Khairen Ungkap Kisah Dompet Ayah Sepatu Ibu di UNP, Mahasiswa Terinspirasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Gramedia bersama Universitas Negeri Padang (UNP) resmi membuka acara Ngaji Literasi x Semesta Buku pada Selasa (16/9/2025) di Auditorium UNP. Program ini berlangsung hingga 21 September 2025 dengan agenda Festival Buku, Book Talk, dan Bincang Kreatif.</p>
<p>Pada Jumat (19/9/2025), acara berlanjut dengan Seminar “Menulis dari Akar: Syair, Syiar, dan Sastra Masa Kini”. Seminar menghadirkan penulis Jombang Santani Khairen atau J.S Khairen. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Rektorat UNP Lantai 4, Padang.</p>
<p>Penulis buku &#8220;Dompet Ayah Sepatu Ibu&#8221; dan &#8220;Bungkam Suara&#8221; itu membuat seluruh penikmat literasi di Sumatera Barat tergugah untuk hadir, itu di buktikan dengan mahasiswa berdatangan dari berbagai kampus.</p>
<p>Sejumlah peserta aktif berdialog dengan penulis. “Apa yang membuat Bang Khairen menulis buku Dompet Ayah Sepatu Ibu?” tanya salah satu mahasiswa.</p>
<p>J.S Khairen menjawab lugas. “Saya terinspirasi dari kisah orang tua sendiri. Pengalaman mereka sangat berkesan, lalu saya tuangkan dalam cerita,” ujarnya.</p>
<p>Penulis asal Ranah Minang itu menguraikan, novel tersebut mengangkat perjuangan anak-anak miskin di Sumatra Barat. “Tokohnya Asrul dan Zeena, dua anak sederhana yang berjuang keluar dari kemiskinan. Mereka bertemu di kampus dan memilih berjuang bersama,” kata Khairen.</p>
<p>Ia menambahkan, buku ini memiliki 25 episode sarat pesan moral. “Karya ini saya harapkan bisa memberi motivasi bagi generasi muda agar tidak menyerah meski hidup penuh rintangan,” jelasnya.</p>
<p>Novel itu juga menampilkan realitas sosial. “Asrul digambarkan membantu ibunya dengan menjadi wartawan dan tukang kliping. Sedangkan Zeena harus berjualan jagung sebelum sekolah. Keduanya melawan keterbatasan dengan tekad kuat,” tutur Khairen.</p>
<p>Salah seorang peserta, Dina, mengaku terinspirasi. “Cerita ini membuat saya yakin bahwa pendidikan tetap bisa mengubah nasib,” ucapnya.</p>
<p>Menurut Khairen, kisah ini juga relevan dengan kondisi banyak keluarga di pedesaan. “Saya ingin menunjukkan bahwa pendidikan mampu memutus rantai kemiskinan,” tegasnya.</p>
<p>Khairen menutup seminar dengan pesan. “Tidak ada cita-cita yang mustahil jika kita berusaha keras. Semangat itu saya ingin tanamkan lewat karya,” katanya. (***)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/j-s-khairen-ungkap-kisah-dompet-ayah-sepatu-ibu-di-unp-mahasiswa-terinspirasi/">J.S Khairen Ungkap Kisah Dompet Ayah Sepatu Ibu di UNP, Mahasiswa Terinspirasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kami (Bukan) Sarjana Kertas</title>
		<link>https://prokabar.com/kami-bukan-sarjana-kertas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Mar 2019 12:11:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Buku]]></category>
		<category><![CDATA[#JsKhairen]]></category>
		<category><![CDATA[#KamiBukanSarjanaKertas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32546</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Bukune sebagai penerbit remaja dan dewasa muda kembali menerbitkan novel dengan tema yang segar bagi para pelajar, mahasiswa, dan siapa pun yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kami-bukan-sarjana-kertas/">Kami (Bukan) Sarjana Kertas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211; </strong>Bukune sebagai penerbit remaja dan dewasa muda kembali menerbitkan novel dengan tema yang segar bagi para pelajar, mahasiswa, dan siapa pun yang berkecimpung dalam bidang pendidikan. Buku dari penulis muda JS Khairen ini berjudul Kami (Bukan) Sarjana Kertas.</p>
<p>Buku ini muncul dari keresahan dan hasil risetnya bertahun-tahun mengenai fenomena “sarjana kertas”. Banyak para mahasiswa yang merasa salah jurusan karena mengambil jurusan karena pilihan orangtua, atau parahnya tak tahu jurusan tersebut akan membawanya ke mana.</p>
<p>Kami (Bukan) Sarjana Kertas adalah sebuah novel fiksi yang dikemas secara ringan dan diiringi humor-humor khas anak kampus. Di dalamnya terdapat banyak tokoh yang menjadi representasi jenis-jenis mahasiswa yang sering kita temui saat kuliah. Mereka bersama menempuh pendidikan yang menantang di sebuah kampus yang bobrok. Pada akhirnya, keputusan-keputusan yang mereka ambil akan membuat kita merenungi tentang apakah kita sendiri telah memilih jalan yang tepat untuk hidup kita.</p>
<p>Pada penjualan pre-order-nya, Kami (Bukan) Sarjana Kertas telah terjual lebih 2000 eksemplar dalam kurun waktu kurang dari satu hari. Buku ini juga telah terpajang di rak best-seller dan top 10 di beberapa titik toko buku di Indonesia.</p>
<p>JS Khairen telah berkeliling pulau Jawa membawa buku Kami (Bukan) Sarjana Kertas. Di sana ia membuat pertunjukan-pertunjukan berjudul Sidang Terbuka di mana ia menjadi tersidang dalam sebuah ujian skripsi. Pertunjukan ini menjadi segar dan baru di antara acara promosi buku yang hanya sekadar talk show.</p>
<p>Akhirnya, semoga buku ini dapat diterima dan mendapat sambutan yang baik dari masyarakat. Lebih baiknya, dapat membuat para pembuat kebijakan pendidikan merumuskan kembali sistem pendidikan yang telah using menjadi lebih tepat untuk generasi ini.<strong>(rls)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kami-bukan-sarjana-kertas/">Kami (Bukan) Sarjana Kertas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 24/64 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/17 queries in 0.475 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-29 13:24:21 by W3 Total Cache
-->