<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#jkn-kis Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/jkn-kis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/jkn-kis/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Dec 2020 12:15:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#jkn-kis Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/jkn-kis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bersama Program JKMP-Saiyo, Sudah 96,67 Persen Warga Pasaman Miliki Jaminan Kesehatan</title>
		<link>https://prokabar.com/bersama-program-jkmp-saiyo-sudah-9667-persen-warga-pasaman-miliki-jaminan-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2020 12:30:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jkn-kis]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=79487</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Bergulirnya kesepakatan Pemkab Pasaman dengan BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi, disambut baik semua pihak. Termasuk itu Kepala BPJS sendiri. Menurut Kepala BPJS Kesehatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bersama-program-jkmp-saiyo-sudah-9667-persen-warga-pasaman-miliki-jaminan-kesehatan/">Bersama Program JKMP-Saiyo, Sudah 96,67 Persen Warga Pasaman Miliki Jaminan Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Bergulirnya kesepakatan Pemkab Pasaman dengan BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi, disambut baik semua pihak. Termasuk itu Kepala BPJS sendiri.</p>
<p>Menurut Kepala BPJS Kesehatan Bukittinggi, Yessy Rahimi, terselenggaranya program Jaminan Kesehatan Masyarakat Pasaman Saiyo (JKMP-Saiyo) ini dan disandingkan dengan segmen kepesertaan lainnya seperti Jaminan Kesehatan Sumbar Sehat (JKSS), Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), Pekerja Penerima Upah (PPU) dan Bukan Pekerja (BP), maka berdasarkan data terakhir hingga Desember 2020 sebanyak 301.220 jiwa dari 311.602 jiwa penduduk Kabupaten Pasaman dengan persentase kepesertaan mencapai 96,67% penduduk Kabupaten Pasaman pun sudah dijamin oleh Program JKN- KIS.</p>
<p>&#8220;Kami sangat mengapresiasi komitmen dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam mengintegrasikan program JKMP-Saiyo ke dalam Program JKN-KIS. Kami berharap semangat dan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman ini dapat menjadi inspirasi serta motivasi bagi pemerintah kabupaten kota lainnya yang sudah maupun belum bergabung dengan BPJS Kesehatan,&#8221; kata Yessy.</p>
<p>Menurut Yessy, keberhasilan pelaksanaan program JKMP-Saiyo sangat bergantung pada peran Pemerintah Kabupaten Pasaman, khususnya dalam hal peningkatan kualitas dan layanan pada fasilitas kesehatan setempat sehingga berdampak pada kepuasan peserta.</p>
<p>Di sisi lain, BPJS Kesehatan juga akan terus melakukan sosialisasi dan pemberian informasi seputar JKN-KIS kepada seluruh stakeholder terkait sehingga dapat memberikan persepsi dan pemahaman yang sama tentang pelaksanaan Program JKN-KIS.</p>
<p>Dalam hal penyediaan layanan kesehatan, sampai dengan tanggal 23 Desember 2020, BPJS Kesehatan telah bermitra dengan 29 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) se Kabupaten Pasaman yang terdiri atas delapan dokter praktik perorangan, satu klinik pratama, dua klinik TNI dan Polri 16 Puskesmas, satu praktik dokter gigi mandiri dan satu Rumah Sakit D Pratama.</p>
<p>Selain itu, di tingkat Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), BPJS Kesehatan juga telah bermitra dengan dua rumah sakit dan dua fasilitas kesehatan penunjang (optik) di seluruh wilayah Kabupaten Pasaman. (<strong>Ola</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bersama-program-jkmp-saiyo-sudah-9667-persen-warga-pasaman-miliki-jaminan-kesehatan/">Bersama Program JKMP-Saiyo, Sudah 96,67 Persen Warga Pasaman Miliki Jaminan Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahun 2021, Pemkab Pasaman Pastikan Seluruh Masyarakat Dapat Jaminan Kesehatan</title>
		<link>https://prokabar.com/tahun-2021-pemkab-pasaman-pastikan-seluruh-masyarakat-dapat-jaminan-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2020 12:09:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jkn-kis]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=79484</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Pemerintah Pasaman memastikan seluruh masyarakatnya di tahun 2021 ini memiliki jaminan kesehatan. Ini dilakukan dengan penandatanganan nota perjanjian kerjasaman dengan BPJS Kesehatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tahun-2021-pemkab-pasaman-pastikan-seluruh-masyarakat-dapat-jaminan-kesehatan/">Tahun 2021, Pemkab Pasaman Pastikan Seluruh Masyarakat Dapat Jaminan Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar —</strong> Pemerintah Pasaman memastikan seluruh masyarakatnya di tahun 2021 ini memiliki jaminan kesehatan. Ini dilakukan dengan penandatanganan nota perjanjian kerjasaman dengan BPJS Kesehatan tentang penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional bagi peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat Pasaman Saiyo (JKMP-Saiyo).</p>
<p>Dilakukannya kerjasama ini dalam rangka Universal Health Coverage (UHC) tahun 2021. Kerjasama integrasi JKMP-Saiyo Pemerintah Kabupaten Pasaman ke dalam program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini merupakan kerjasama tahun ke-3, dimana pada tahun 2021 mendatang, sebanyak lebih kurang 25 ribu jiwa penduduk Kabupaten Pasaman telah dijamin kepesertaannya lewat Program JKMP-Saiyo.</p>
<p>Bupati Pasaman Yusuf Lubis mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pasaman merupakan satu-satunya pemerintah kabupaten yang telah membuktikan dukungan dan komitmennya mewujudkan dan mencapai predikat UHC sejak tahun 2019 di Provinsi Sumatera Barat yang telah mengintegrasikan program JKMP-Saiyo secara konsisten dan berkelanjutan ke dalam Program JKN-KIS.</p>
<p>“Sejak tahun 2019, Kabupaten Pasaman sudah mencapai predikat UHC dan kerjasama untuk tahun 2021 ini merupakan tahun ketiga berturut-turut sejak 2019, JKMP-Saiyo tetap mencapai predikat UHC,&#8221; kata Yusuf Lubis.</p>
<p>Melalui Program JKMP-Saiyo yang terintegrasi dengan Program JKN-KIS ini, Bupati Pasaman berharap seluruh warga Pasaman yang menderita sakit tetap dapat mengakses pelayanan kesehatan secara gratis di fasilitas kesehatan sehingga tidak ada warga Kabupaten Pasaman yang ditolak untuk berobat. (<strong>Ola</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tahun-2021-pemkab-pasaman-pastikan-seluruh-masyarakat-dapat-jaminan-kesehatan/">Tahun 2021, Pemkab Pasaman Pastikan Seluruh Masyarakat Dapat Jaminan Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Pasaman Pastikan Jaminan Kesehatan 7.881 Warganya Sudah Beres</title>
		<link>https://prokabar.com/pemkab-pasaman-pastikan-jaminan-kesehatan-7-881-warganya-sudah-beres/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2020 15:27:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jkn-kis]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=77379</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Sempat tidak jelas nasibnya, 7.881 jiwa atau 2,5 persen dari total 311.442 jiwa penduduk Kabupaten Pasaman yang terancam tidak bisa menikmati pelayanan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkab-pasaman-pastikan-jaminan-kesehatan-7-881-warganya-sudah-beres/">Pemkab Pasaman Pastikan Jaminan Kesehatan 7.881 Warganya Sudah Beres</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Sempat tidak jelas nasibnya, 7.881 jiwa atau 2,5 persen dari total 311.442 jiwa penduduk Kabupaten Pasaman yang terancam tidak bisa menikmati pelayanan kesehatan secara gratis karena belum terdaftar sebagai peserta JKN KIS, akhirnya terjawab sudah.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Pasaman menjamin kesehatan seluruh warganya, lewat kepesertaan JKN KIS BPJS Kesehatan.<br />
“Itu artinya progres pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di kabupaten ini telah mencapai seratus persen,” kata Kepala DInas Kesehatan Pasaman, Rahardian Suryanta Lubis, Kamis (12/11).</p>
<p>Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pasaman tetap berkomitmen untuk penjaminan kesehatan (UHC) terhadap masyarakat di daerah itu. Terkait permasalahan 7.881 jiwa masyarakat yang belum terdaftar dalam program JKN-KIS sudahselesai.</p>
<p>“Mereka sudah dijamin kesehatannya saat berobat ke fasilitas kesehatan. Jadi, tidak ada persoalan lagi untuk itu,&#8221; kata Rahardian.</p>
<p>Rahadian meminta masyarakat tidak perlu merasa cemas lagi. Apalagi sampai menuding pemerintah daerah tidak perduli terhadap nasib rakyatnya sendiri. Sebagai bukti, pemda tetap berupaya menjamin kesehatan seluruh warganya diluar lima segmentasi peserta JKN-KIS. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkab-pasaman-pastikan-jaminan-kesehatan-7-881-warganya-sudah-beres/">Pemkab Pasaman Pastikan Jaminan Kesehatan 7.881 Warganya Sudah Beres</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemko Pariaman Terima Penghargaan dari BPJS Kesehatan</title>
		<link>https://prokabar.com/pemko-pariaman-terima-penghargaan-dari-bpjs-kesehatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2020 01:38:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#BPJSKesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jkn-kis]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=74824</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Pemerintah Kota Pariaman raih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dalam program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Tahun 2020, bertempat di Rumah Dinas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemko-pariaman-terima-penghargaan-dari-bpjs-kesehatan/">Pemko Pariaman Terima Penghargaan dari BPJS Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="1"><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Pemerintah Kota Pariaman raih penghargaan <em data-reader-unique-id="3">Universal Health Coverage</em> (UHC) dalam program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Tahun 2020, bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, kemarin (25/9).  Kota Pariaman terpilih lantaran masuk kategori peserta terbanyak dengan capaian hingga 97,26 persen.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Wali Kota Pariaman, Genius Umar menyampaikan bahwa hari ini kita menerima penghargaan dari BPJS yang diserahkan oleh  Deputi Direksi Wilayah Sumbagteng Jambi, Eddy Sulistijanto Hadie bahwa Kota Pariaman telah mencapai UHC.</p>
<p data-reader-unique-id="5">“Kota Pariaman terpilih lantaran masuk kategori peserta terbanyak dengan capaian hingga 97,26 persen,“ ungkapnya dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Sabtu (26/9).</p>
<p data-reader-unique-id="6">Genius Umar juga menyebutkan bahwa angka UHC tersebut adalah 95 persen, tetapi Kota Pariaman mencapai 97,26 persen. Artinya kita hampir bisa memastikan semua warga yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Pariaman apabila sakit  sudah bisa langsung mendapatkan jaminan asurasnsi kesehatan.</p>
<p data-reader-unique-id="7">“Kita berharap bisa mempertahankan dan meningkatkan persentase dari UHC ini dan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Pariaman harus selalu ditingkatkan dimana ini tanggung jawab dari Dinas Kesehatan Kota Pariaman,&#8221; tandasnya.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Sementara itu, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumbagteng Jambi, Eddy Sulistijanto Hadie juga menyampaikan bahwa Kota Pariaman sudah masuk Universal Health Coverage (UHC).</p>
<p data-reader-unique-id="9">“Target dari UHC adalah 95 persen dari jumlah penduduknya. Di Kota Pariaman sudah mencapai 97,26 persen, artinya sudah melewati batas dari UHC. Kalau sudah ada yang terdaftar dari Pemerintah Daerah langsung maka langsung aktif asuransi,“ terangnya.</p>
<p data-reader-unique-id="10">“Kota Pariaman masuk kota kelima se provinsi dalam mencapai UHC dan masuk tercepat karena dalam jangka 2 bulan bisa mengejar UHC teresbut,” imbuhnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemko-pariaman-terima-penghargaan-dari-bpjs-kesehatan/">Pemko Pariaman Terima Penghargaan dari BPJS Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pessel Dapat Tambahan 15 Ribu Kuota PBI JKN-KIS</title>
		<link>https://prokabar.com/pessel-dapat-tambahan-15-ribu-kuota-pbi-jkn-kis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2019 10:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#jkn-kis]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45794</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pessel, Prokabar &#8211; Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, mendapat kuota tambahan Penerima Bantuan Iuran (PBI) kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari pemerintah pusat....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pessel-dapat-tambahan-15-ribu-kuota-pbi-jkn-kis/">Pessel Dapat Tambahan 15 Ribu Kuota PBI JKN-KIS</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pessel, Prokabar &#8211; Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, mendapat kuota tambahan Penerima Bantuan Iuran (PBI) kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari pemerintah pusat.</p>
<p>Hal ini dikatakan, Kabid Yankes Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Vera Kornita. Menurutnya, penambahan kuota tersebut setelah adanya verifikasi dan validasi data (verivali data) dari Kemensos.</p>
<p>&#8220;Setelah verifikasi data itu, Kemensos menurunkan 15 ribu untuk peserta baru. Artinya penerima JKN KIS dari PBI APBN kita bertambah,&#8221; ungkapnya, Rabu (4/9).</p>
<p>Ia menjelaskan, verifikasi data yang dilakukan Kemensos sebelumnya yakni melakukan pengecekan data penerima JKN-KIS di setiap daerah. Di Pesisir Selatan, setidaknya ditemukan sebanyak 10 ribu data yang tidak masuk dalam Basis Data Terpadu (BDT).</p>
<p>&#8220;Jadi yang 10 ribu itu tidak dihapus, tapi diperbaharui. Jika meninggal maka diisi dengan peserta baru. Begitu juga dengan NIK yang kosong diperbaiki untuk bisa dimanfaatkan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, sampai tahun 2019 ini, jumlah peserta yang sudah menerima iuran JKN-KIS di daerah tersebut sudah mencapai 227 ribu orang. Diantaranya tanggung dari iuran ABPN sebanyak Rp199 ribu dan ABPD sebanyak Rp28 ribu.</p>
<p>&#8220;Kalau untuk APBD, kita sharing anggaran dengan provinsi. Provinsi 20 persen, kita 80 persen,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sebelumnya, sejumlah Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN-KIS di salah satu kabupaten/kota di Sumatera Barat dinonaktifkan dari kepesertaan. Dikarenakan, berdasarkan SK Kemensos datanya tidak masuk lagi dalam Basis Data Terpadu (BDT).(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pessel-dapat-tambahan-15-ribu-kuota-pbi-jkn-kis/">Pessel Dapat Tambahan 15 Ribu Kuota PBI JKN-KIS</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>1,6 Juta Penduduk Sumbar Belum Terdaftar Dalam JKN</title>
		<link>https://prokabar.com/16-juta-penduduk-sumbar-belum-terdaftar-dalam-jkn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2019 08:04:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BPJS]]></category>
		<category><![CDATA[#jkn-kis]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32859</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Dari 5,5 juta penduduk Sumbar, masih ada 1,6 juta penduduk yang belum terdaftar dalam kegiatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal itu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/16-juta-penduduk-sumbar-belum-terdaftar-dalam-jkn/">1,6 Juta Penduduk Sumbar Belum Terdaftar Dalam JKN</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Dari 5,5 juta penduduk Sumbar, masih ada 1,6 juta penduduk yang belum terdaftar dalam kegiatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Hal itu dikatahui dari data Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Padang.</p>
<p dir="ltr">Kepala BPJS cabang Padang, Asyraf Mursalina menjelaskan, penduduk yang belum terdaftar JKN didapat dari perbandingan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di sistem BPJS Kesehatan dengan NIK dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Masyarakat yang belum tergabung dalam program JKN tersebar di berbagai kabupaten/kota.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">“Ini memang masih perlu perhatian besar. Padang Pariaman pencapaian peserta BPJS Kesehatan baru 65 persen, masih ada 160 ribu penduduknya yang belum terdaftar. Pesisir Selatan 68 persen, masih ada 161 ribu penduduknya belum masuk JKN. Kabupaten Solok 69 persen, atau masih ada 115 ribu penduduknya belum JKN. Begitupula di beberapa daerah lain,” rincinya, Rabu (20/1).</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Kendati demikian, menurut Asyraf, data peserta JKN di Sumbar masih perlu diverifikasi kembali. Sebab terdapat temuan peserta JKN yang NIKnya ganda, serta peseta dengan data ganda.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">“Ada satu orang tapi terdaftar sebagai peserta mandiri, namun masih terdaftar juga sebagai penerima iuran dari APBD. Inilah yang perlu dibahas bareng untuk menyelesaikan data sebenarnya, berapa yang belum tergabung dalam JKN-KIS. Lalu bagaimana mengatasi warga miskin yang belum tergabung dalam JKN, apakah melalui bantuan Pemda atau CSR perusahaan,” ulasnya.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Menyikapi hal itu, Wagub Nasrul Abit memastikan akan berkoordinasi dengan seluruh bupati/wali kota agar ikut memberikan perhatian serius dalam perbaikan pendataan peserta yang belum tergabung dalam JKN. Terutama bagi daerah yang kepesertaannya JKNnya masih rendah.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">“Kesehatan merupakan pelayanan dasar. Semua harus memperhatikannya termasuk anggaran untuk iuran masyarakat kepesertaannya ditanggung pemerintah,&#8221; ujarnya.<strong>(*/mbb)</strong></p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/16-juta-penduduk-sumbar-belum-terdaftar-dalam-jkn/">1,6 Juta Penduduk Sumbar Belum Terdaftar Dalam JKN</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Masyarakat Pasaman Belum Terdaftar JKN KIS, Ini Upaya Pemerintah</title>
		<link>https://prokabar.com/ribuan-masyarakat-pasaman-belum-terdaftar-jkn-kis-ini-upaya-pemerintah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2018 12:22:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BPJS]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jkn-kis]]></category>
		<category><![CDATA[#Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=22859</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Masyarakat Pasaman, ternyata teramat banyak belum terdaftar sebagai peserta JKN KIS. Jumlahnya mencapai 71.785 jiwa. Hal ini terungkap saat Badan Penyelenggara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ribuan-masyarakat-pasaman-belum-terdaftar-jkn-kis-ini-upaya-pemerintah/">Ribuan Masyarakat Pasaman Belum Terdaftar JKN KIS, Ini Upaya Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Masyarakat Pasaman, ternyata teramat banyak belum terdaftar sebagai peserta JKN KIS. Jumlahnya mencapai 71.785 jiwa.</p>
<p>Hal ini terungkap saat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bukittinggi, menyerahkan data penduduk yang belum terdaftar kepada pemerintah setempat, Jumat (2/11).</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini dalam rangka Universal Health Coverage (UHC) 2019. Ada 71.785 jiwa dari 316.363 jiwa penduduk Pasaman belum terdaftar sama sekali sebagai peserta JKN KIS,&#8221; kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi, Yessy Rahimi.</p>
<p>Mereka yang belum terdaftar itu berasal dari berbagai segmen. Seperti, PBI APBN, PBI APBD, PBU, PBPU, bukan pekerja dan TNI atau Polri.</p>
<p>Yessy Rahimi menjelaskan, untuk mengakomodir 71.785 jiwa penduduk yang belum terdaftar sebagai peserta JKN KIS itu, Pemkab Pasaman butuh anggaran besar. Jumlahnya dananya mencapai Rp19,8 miliar.</p>
<p>Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, M Saleh mengatakan, data yang diserahkan oleh BPJS itu akan dijadikan sebagai bahan bagi pemerintah daerah dalam rangka program UHC di daerah itu nantinya.</p>
<p>&#8220;Ini pegangan awal bagi kita, agar dana tersebut dapat dibahas bersama DPRD untuk dapat dianggarkan pada APBD,&#8221; tutup M. Saleh. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ribuan-masyarakat-pasaman-belum-terdaftar-jkn-kis-ini-upaya-pemerintah/">Ribuan Masyarakat Pasaman Belum Terdaftar JKN KIS, Ini Upaya Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peserta JKN-KIS Mandiri Pasaman Banyak Yang Menunggak</title>
		<link>https://prokabar.com/peserta-jkn-kis-mandiri-pasaman-banyak-yang-menunggak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Sep 2018 13:56:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jkn-kis]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=19724</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Masyarakat Pasaman yang tergabung dalam JKN-KIS mandiri segeralah membayar cicilan bulanan. Jika tidak, begini jadinya. Kepala BPJS Pasaman, Syafruddin menjelaskan, dari 25.220...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peserta-jkn-kis-mandiri-pasaman-banyak-yang-menunggak/">Peserta JKN-KIS Mandiri Pasaman Banyak Yang Menunggak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Masyarakat Pasaman yang tergabung dalam JKN-KIS mandiri segeralah membayar cicilan bulanan. Jika tidak, begini jadinya.</p>
<p>Kepala BPJS Pasaman, Syafruddin menjelaskan, dari 25.220 jiwa peserta JKN-KIS mandiri, peserta yang aktif hanya hanya 7.115 jiwa. Sisanya 18.105 jiwa diperkirakan tidak aktif.</p>
<p>&#8220;Yang aktif hanya 28 persen, sisanya tidak aktif alias menunggak dengan total tagihan Rp6,4 miliar,&#8221; kata Syafruddin, Jumat (28/9).</p>
<p>Ditegaskan Syafruddin, hal ini sangat dikhawatirkan akan menjadi masalah ketika mendapat pelayanan di fasilitas kesehatan baik di puskesmas, klinik, dokter DPP maupun di rumah sakit bagi yang menunggak. Sebab, sesuai dengan Peraturan Presiden No.19 Tahun 2016 tentang jaminan kesehatan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden No.28 Tahun 2016 dan sekarang sudah terbit lagi Peraturan Presiden no 82 Tahun 2018 mengatur sanksi bagi peserta yang telat bayar iuran lebih dari sebulan yaitu penjaminan kepada peserta dihentikan sementara penjaminan akan aktif kembali setelah peserta melunasi semua tunggakan dan membayar iuran pada bulan berjalan.</p>
<p>Ketika status kepesertaan kembali aktif, peserta bisa mendapat pelayanan kesehatan yang dijamin BPJS kesehatan di tingkat Fasilitas Keehatan Tingkat Primer (FKTP) dan rawat jalan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKRTL).</p>
<p>Namun, apabila dalam rentang waktu 45 hari setelah status kepesertaan aktif dan peserta membutuhkan pelayana inap yang dijamin BPJS kesehatan, dikenakan denda 2,5 persen dari total diagnosis akhir dikali jumlah bulan tertunggak.</p>
<p>Untuk jumlah bulan tertunggak yang digunakan sebagai acuan denda maksimal 12 bulan. Sekalipun peserta menunggak iuran 24 bulan, yang digunakan sebagai acuan pembayaran denda hanya 12 bulan. Selain itu besaran denda pelayanan paling tinggi Rp30 juta. Aturan ini ditujukan untuk mendorong peserta agar rutin membayar iuran. (Ola)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peserta-jkn-kis-mandiri-pasaman-banyak-yang-menunggak/">Peserta JKN-KIS Mandiri Pasaman Banyak Yang Menunggak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/129 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.017 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 07:35:48 by W3 Total Cache
-->