<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jayapura Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/jayapura/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/jayapura/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Mar 2022 14:03:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>Jayapura Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/jayapura/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Persipura Jayapura Terdegradasi ke Liga 2, Sejarah Terburuk  &#8220;Mutiara Hitam&#8221; Setelah 28 Tahun</title>
		<link>https://prokabar.com/persipura-jayapura-terdegradasi-ke-liga-2-sejarah-terburuk-mutiara-hitam-setelah-28-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2022 14:03:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#persipura]]></category>
		<category><![CDATA[#Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[#terdegradasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jayapura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=102133</guid>

					<description><![CDATA[<p>Denpasar, prokabar &#8211; Akhirnya, Persipura Jayapura terdegradasi dari Liga 1 2021/2022. Ini sejarah buruk, tak pernah terdegradasi dari kasta tertinggi sejak tahun 1994/1995, kini...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/persipura-jayapura-terdegradasi-ke-liga-2-sejarah-terburuk-mutiara-hitam-setelah-28-tahun/">Persipura Jayapura Terdegradasi ke Liga 2, Sejarah Terburuk  &#8220;Mutiara Hitam&#8221; Setelah 28 Tahun</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Denpasar, prokabar</strong> &#8211; Akhirnya, Persipura Jayapura terdegradasi dari Liga 1 2021/2022. Ini sejarah buruk, tak pernah terdegradasi dari kasta tertinggi sejak tahun 1994/1995, kini tim &#8220;Mutiara Hitam&#8221; harus turun kasta ke Liga 2 musim depan.</p>
<p>Persipura melengkapi daftar tim yang terdegradasi dari Liga 1 2021/2022, setelah finis di urutan ke-16, atas batas teratas penghuni zona degradasi. Persipura Jayapura sebenarnya mencatat kemenangan telak 3-0 atas Persita Tangerang pada plaga terakhir atau pekan ke-34 BRI Liga 1, Kamis (31/3) sore WIB.</p>
<p>Namun tambahan tiga poin itu tidak ada artinya. Ketiga gol kemenangan Persipura masing-masing dilesakkan oleh Yohanes Pahabol, Yevhen Bokhasvili, dan Ramiro Fergonzi. Tim lawan, Persita tak mampu membalas satu gol pun.</p>
<p>Di pertandingan lainnya yang secara bersamaan, PSS Sleman sukses menang 2-0 atas Persija Jakarta. Sedangan Barito Putera bermain draw 1-1 kontra Persib Bandung.</p>
<p>Hasil itu berarti membuat Persipura Jayapura terkunci di posisi ke-15 dengan nilai 36. Atau sama dengan perolehan nilai Barito Putera, namun Persipura kalah secara head to head dari Laskar Antasari.</p>
<p>Ada fakta menarik dibalik kepastian Persipura terdegradasi untuk pertama kalinya sejak era Liga Indonesia tahun 1994. Adalah pelatih Alfredo Vera yang gagal menyelamatkan timnya dari lubang degradasi.</p>
<p>Angel Alfredo Vera bukanlah sosok yang asing bagi para pendukung Persipura. Ia pernah mempersembahkan gelar juara Torabika Soccer Championship 2016 lalu. Kejuaraan ini digelar sebagai pengganti kompetisi resmi karena adanya sanksi dari FIFA saat itu.</p>
<p>Bersama pelatih asal Argentina tersebut, Persipura berhasil meraih 15 kemenangan, empat hasil imbang, dan hanya dua kali kalah.</p>
<p>Pada gelaran BRI Liga 1 2021/2022, pria asal Argentina itu baru menjadi juru taktik Persipura saat selesainya paruh pertama kompetisi. Alfredo Vera sebelumnya membesut tim Liga 2, Persiba Balikpapan.</p>
<p>Selepas pemecatan Jacksen F. Tiago dari kursi kepelatihan Persipura pada Jumat (19/11), klub yang berjuluk &#8216;Mutiara Hitam&#8217; itu langsung bergegas mencari sosok pelatih pengganti.</p>
<p>Persipura bersama Alfredo Vera menjadi tim yang kuat dan berakarakter. Meski pemecatan tetap menghampirinya, sesaat setelah keberhasilan meraih trofi Indonesia Championship 2016.</p>
<p>Tepatnya pada 17 April 2017, Alfredo Vera secara mengejutkan dipecat oleh manajemen dan digantikan oleh Liestiadi. Belum jelas apa yang menjadi alasan pemecatan pada saat itu, namun sempat ada rumor kalau lisensinya tidak diakui oleh PSSI.</p>
<p>Kini bersama Persipura di BRI Liga 1, Alfredo Vera telah memimpin 22 pertandingan bersama tim Mutiara Hitam. Hasilnya adalah sembilan kemenangan, tujuh imbang, dan enam kali menelan kekalahan.</p>
<p>Hasil itu tidak cukup menolong tim kebanggaan warga Jayapura untuk bertahan di kasta tertinggi. Sekaligus membuat masa depannya di Persipura juga bakal ikut dievaluasi.</p>
<p>Di sisi lain, rekor Persipura sebagai tim yang belum pernah terdegradasi ke kasta kedua sejak Liga Indonesia 1994 akhirnya putus. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade terakhir mereka turun kasta.</p>
<p>Persipura adalah klub dari era Perserikatan. Mereka lahir pada 1 Mei 1963. Saat itu, mereka bukan tim besar karena lebih banyak menghabiskan waktu di Divisi I, naik ke Divisi Utama, mengejutkan sebentar, dan turun lagi ke Divisi I. Status yoyo mereka jalani hingga Liga Indonesia bergulir pada 1994/1995.</p>
<p>Sejak 1994/1995 hingga 2004, prestasi Mutiara Hitam di Divisi Utama biasa-biasa saja. Mengandalkan produk-produk lokal dan beberapa pemain asing bagus, Persipura dikenal sebagai klub yang mengganggu kemapanan tim-tim tradisional Indonesia.</p>
<p>Namun, semua berubah pada 2005. Menjalani 34 pertandingan di wilayah timur, Persipura mencatatkan 46 poin dari 26 laga untuk menjadi pemuncak klasemen akhir fase grup. Sukses itu berlanjut di babak 8 besar dengan menyapu bersih semua pertandingan. Kemudian, di final, Mutiara Hitam mempermalukan Persija.</p>
<p>Setelah itu, kecepatan mesin Persipura tidak bisa dibendung. Mereka juara lagi pada 2008/2009, 2010/2011, 2013 dan menjadi runner-up pada 2009/2010, 2011/2012, 2014. Bahkan, saat ISC 2016 digelar saat Indonesia dihukum FIFA, Mutiara Hitam berhasil menjadi tim terbaik.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/persipura-jayapura-terdegradasi-ke-liga-2-sejarah-terburuk-mutiara-hitam-setelah-28-tahun/">Persipura Jayapura Terdegradasi ke Liga 2, Sejarah Terburuk  &#8220;Mutiara Hitam&#8221; Setelah 28 Tahun</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tenis Meja Sumbar Targetkan Satu Emas di Peparnas XVI Papua</title>
		<link>https://prokabar.com/tenis-meja-sumbar-targetkan-satu-emas-di-peparnas-xvi-papua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2021 23:05:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#emas]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Jayapura]]></category>
		<category><![CDATA[Metri]]></category>
		<category><![CDATA[Peparnas XVI Papua 2021]]></category>
		<category><![CDATA[Tenis Meja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97072</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Jayapura &#8211; Berbekal enam atlet, Pelatih dan Oficial Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Meja menargetkan medalis emas pada ajang Peparnas XVI Papua 2021.  Pelatih...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tenis-meja-sumbar-targetkan-satu-emas-di-peparnas-xvi-papua/">Tenis Meja Sumbar Targetkan Satu Emas di Peparnas XVI Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a>,<a href="https://prokabar.com/tag/papua/"> Jayapura</a> &#8211; Berbekal enam atlet, Pelatih dan Oficial Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Meja menargetkan medalis emas pada ajang Peparnas XVI Papua 2021. </strong></p>
<p>Pelatih Tenis Meja Sumatera Barat (Sumbar) Vilga Vernanda mengungkapkan ini jelang pertarungan Peparnas XVI Papua 2021.</p>
<p>Sebanyak enam atletnya yang akan bertarung memperebutkan medali emas itu adalah Rusdi Noverry dan Metri (tuna Grahita), Andi Mahmudin, Eriyon, dan Yulhendri (Tuna Daksa), kemudia Syamki Afviora (Tuna Rungu).</p>
<p>Persiapan seluruh atlet menurut Vilga Vernanda sudah sangat baik. Latihan intensif selama dua bulan terakhir membuat kondisi atlet siap tempur.</p>
<p><a href="https://milenialisme.com/sastra/kekuatan-dalam-gelapnya-malam/"><strong>Kekutan dalam Gelapnya Malam</strong></a></p>
<p>&#8220;Kondisi atlet sudah membaik setelah penerbangan dan latihan sehari pasca tiba pada Selasa (2/11) pagi WIT. Secara umum atelt  siap secara fisik dan mental,&#8221; kata Vilga Vernanda.</p>
<p>Meski andalan pada Cabor Tenis Meja ini adalah Metri, Vilga Vernanda tak menutup kemungkinan atletnya yang lain mampu menyumbangkan medali.</p>
<p>Jadwal pertandingan cabor ini pada Senin (8/11) hingga Sabtu (13/11) di Istora Papua Bangkit dan Hall Hotel.</p>
<p>Pelatih dan ofisial serta atlet sangat mengharapkan doa terbaik dari masyarakat Sumbar agar dapat menyumbangkan medali emas dan meraih prestasi maksimal pada Peparnas XVI Papua 2021.</p>
<p>Pada technical meeting cabang olahraga tenis meja, berlangsung cukup alot, pada jum&#8217;at sejak pagi hingga sore hari. (Adh)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tenis-meja-sumbar-targetkan-satu-emas-di-peparnas-xvi-papua/">Tenis Meja Sumbar Targetkan Satu Emas di Peparnas XVI Papua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cabor Atletik Awali Perjuangan Sumbar di Peparnas XVI Papua 2021</title>
		<link>https://prokabar.com/cabor-atletik-awali-perjuangan-sumbar-di-peparnas-xvi-papua-2021/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2021 22:46:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#ranah Minang]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Abaraham Ismed]]></category>
		<category><![CDATA[audy joinaldy]]></category>
		<category><![CDATA[Dhavidson]]></category>
		<category><![CDATA[Jayapura]]></category>
		<category><![CDATA[Neldi]]></category>
		<category><![CDATA[Peparnas XVI Papua 2021]]></category>
		<category><![CDATA[Silvia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97068</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Jayapura &#8211; Kontingen Perparnas Sumatera Barat (Sumbar) pada cabang olahraga Atletik bakal mengawali perjuangan perebutan medali emas pada Sabtu (6/11). Atlet Sumbar akan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cabor-atletik-awali-perjuangan-sumbar-di-peparnas-xvi-papua-2021/">Cabor Atletik Awali Perjuangan Sumbar di Peparnas XVI Papua 2021</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a>, Jayapura</strong> &#8211; Kontingen Perparnas Sumatera Barat (Sumbar) pada cabang olahraga Atletik bakal mengawali perjuangan perebutan medali emas pada Sabtu (6/11).</p>
<p>Atlet Sumbar akan bertanding di cabang olahraga Atletik di 12 nomor. Sebanyak tujuh di antaranya adalah partai final.</p>
<p>Tujuh nomor yang berlangsung mempertandingkan partai final itu adalah Abraham &#8216;Boboy&#8217; Ismed di nomor Lempar Cakram, Neldi di nomor Lari 1500 meter, Epon di Lompat Jauh, Davidson pada lari 1500 meter, Mardianis di nomor Tolak Peluru, dan Silvia di nomor Tolak Peluru.</p>
<p>Seluruhnya akan bertanding pada pagi hari, Sabtu (6/11). Laga akan mulai pada pukul 08.00 WIT atau pukul 10.00 WIB hingga pukul 10.00 WIT atau 12.00 WIB.</p>
<p>Pada sore WIT, atlet Peparnas Sumbar juga mengikuti parta final di nomor lari 400 meter. Mereka adalah Johan, Epon, dan Dhavidson.</p>
<p><a href="https://milenialisme.com/sastra/misteri-di-balik-pencarian-sumber-mata-air/"><strong>Misteri di Balik Pencarian Sumber Mata Air</strong></a></p>
<p>Sementara itu atlet Atletik yang bertanding dari penyisihan lari 400 meter adalah Farid, Dio, Sidiq, dan Welqy.</p>
<p>Ketua National Paralimpic Comitte Kota Padang, Abraham Ismed, mengatakan peluang terbesar Sumbar untuk meraih medali emas ada di Silvia.</p>
<p>Sebab Silvia hanya bertarung melawan tiga peserta. Namun, Abraham Ismed tetap meyakinkan seluruh atlet sudah siap tempur.</p>
<p>&#8220;Seluruh atlet siap tempur, mereka sudah beristirahat yang cukup demi memaksimalkan pertandingan hari ini,&#8221; kata Abaraham Ismed, Sabtu (6/11).</p>
<p>Sebelumnya Pelatih Atletik Sumbar Asril Wong menargetkan dua emas dari cabang olahraga atletik dalam Peparnas XVI Papua 2021.</p>
<p>Target tersebut berkaca dari Peparnas Jawa Barat 2016, saat itu kontingen Sumbar berhasil menyabet satu emas, dua perak, dan tujuh perunggu.</p>
<p>Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy beserta Kadispora Dedy Diantolani berencana hadir di lokasi pertandingan Stadion Utama Lukas Enembe (atletik), dan juga Gor Cendrawasih (bulutangkis), guna menyemangati para atlet Ranah Minang. (Adh)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cabor-atletik-awali-perjuangan-sumbar-di-peparnas-xvi-papua-2021/">Cabor Atletik Awali Perjuangan Sumbar di Peparnas XVI Papua 2021</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PON XX Papua 2021: Tiba di Jayapura, Wagub Sumbar  Langsung  Kunjungi  Atlet Muay Thai Sumbar di Rumah Sakit</title>
		<link>https://prokabar.com/pon-xx-papua-2021-tiba-di-jayapura-wagub-sumbar-langsung-kunjungi-atlet-muay-thai-sumbar-di-rumah-sakit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Oct 2021 12:40:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#PON]]></category>
		<category><![CDATA[#Wagub]]></category>
		<category><![CDATA[Jayapura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95412</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAYAPURA, prokabar &#8211; Kedatangan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy disambut hangat oleh masyarakat minang di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (2/10). Wakil Gubernur...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pon-xx-papua-2021-tiba-di-jayapura-wagub-sumbar-langsung-kunjungi-atlet-muay-thai-sumbar-di-rumah-sakit/">PON XX Papua 2021: Tiba di Jayapura, Wagub Sumbar  Langsung  Kunjungi  Atlet Muay Thai Sumbar di Rumah Sakit</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAYAPURA, prokabar</strong> &#8211; Kedatangan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy disambut hangat oleh masyarakat minang di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (2/10).</p>
<p>Wakil Gubernur yang berusia 38 tahun tersebut menyambangi Bumi Cendrawasih lantaran melihat kondisi-kondisi atlet Sumbar yang sebagian sudah mulai bertanding pada kejuaran olahraga yang berskala nasional tersebut.</p>
<p>Selain itu Audy juga turut hadir dalam pembukaan PON XX Papua 2021 yang langsung di buka oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Stadion Lukas Enambe, Sabtu (2/10) malam.</p>
<p>Setibanya di Jayapura, Audy yang didampingi Kadispora Sumbar, Dedi Dian Taulani dan Ketua Umum KONI Sumbar, Agus Suardi, langsung mengunjungi Dion Saputra Atlet cabang olahraga Muay Thai Sumbar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura.</p>
<p>Sebelumnya, Dion Saputra mengalami cidera pada bahu kiri dan patah tulang metacarval usai menghadapi petarung asal Jawa Barat, Ryan Rinaldi di fase semi final.</p>
<p>Usai membesuk Dion, Audy sangat apresiasi apa yang telah dilakukan Dion dan rekan-rekannya di Muay Thai.</p>
<p>“Kita abis mengunjungi Dion, salah satu atlet Muay Thai Sumbar, Alhamdulillah Dion berhasil menyumbangkan perunggu, walaupun tidak mencapai target lantaran cidera, kita sangat apresiasi kita hargai pejuangan Dion,” ujarnya.</p>
<p>Audy juga berterima kasih kepada tim pelatih Muay Thai karena bisa teliti melihat kondisi atlet dan memutuskan untuk melempar handuk.</p>
<p>“Keputusan yang tepat diambil oleh tim pelatih, karena sudah melihat kondisi atlet yang tidak memungkinkan, tapi itu adalah bukti dion ingin memperjuangkan nama Sumbar, semoga dion cepat pulih, dan bisa berprestasi jauh dari saat ini,” tutupnya.</p>
<p>Sementara itu, Pelatih Muay Thai Sumbar, Arif Rahman Nasir mengucapkan terima kasih atas kunjungan Wagub Sumbar ke RSUD Yowari untuk melihat kondisi atletnya.</p>
<p>“Kami berterima kasih atas kunjungan Wagub, Kadispora, dan Ketua KONI Sumbar karena sudah menyempatkan waktu melihat kondisi Dion, kedepannya saya harap dengan kunjungan ini Dion segera pulih dan bisa mempersiapkan diri untuk PON di Aceh berikutnya,” tutupnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pon-xx-papua-2021-tiba-di-jayapura-wagub-sumbar-langsung-kunjungi-atlet-muay-thai-sumbar-di-rumah-sakit/">PON XX Papua 2021: Tiba di Jayapura, Wagub Sumbar  Langsung  Kunjungi  Atlet Muay Thai Sumbar di Rumah Sakit</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sisi Lain PON XX Papua: Antara Jakarta dan Jayapura, Betapa luas Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/sisi-lain-pon-xx-papua-antara-jakarta-dan-jayapura-betapa-luas-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Oct 2021 13:45:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#PON]]></category>
		<category><![CDATA[Jayapura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95377</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh:  Jafar M Sidik TERLAMBAT  hanya sekitar sepuluh menit dari jadwal terbang seharusnya, pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA0656 lepas landas meninggalkan Bandara Soekarno...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sisi-lain-pon-xx-papua-antara-jakarta-dan-jayapura-betapa-luas-indonesia/">Sisi Lain PON XX Papua: Antara Jakarta dan Jayapura, Betapa luas Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: <strong> Jafar M Sidik</strong></p>
<p><strong>TERLAMBAT </strong> hanya sekitar sepuluh menit dari jadwal terbang seharusnya, pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA0656 lepas landas meninggalkan Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng, Jakarta, langsung menuju Bandara Sentani di Jayapura, Kamis 30 September lalu sekitar pukul 00.15 WIB.</p>
<p>Terbang di atas ketinggian 36 ribu kaki atau sekitar 11.000 meter di atas permukaan laut, pesawat Boeing 737-800 itu menembus awan guna menjelajahi langit bersih di bawah tatapan bulan sabit memancarkan sinar keputihan di sepanjang separuh timur wilayah udara Indonesia dari Jakarta sampai ujung timur republik ini di Jayapura.</p>
<p>Garuda Indonesia menggunakan Boeing 737-800 untuk melayani rute jarak pendek dan regional termasuk untuk melayani penerbangan Jakarta – Jayapura ini. Untuk rute jarak menengah, maskapai BUMN ini mengerahkan armada Airbus A330-200/300/900neo, sedangkan Boeing B777-300ER mereka operasikan untuk membidik rute jarak jauh.</p>
<p>Mengutip laman maskapai raksasa nasional yang bergabung dengan salah satu dari tiga aliansi penerbangan terbesar di dunia SkyTeam pada 5 Maret 2014 itu, Garuda Indonesia saat ini memiliki total 142 pesawat yang di antaranya armada Boeing 737-800NG.</p>
<p>Dengan kecepatan sekitar 432 knot, Boeing-737 800 tujuan Jayapura ini bakal tiba 5 jam 25 menit kemudian di ibu kota Papua yang menjadi provinsi paling wetan Indonesia itu, pukul 05.40 WIB yang bertepatan dengan pukul 07.40 WIT (Waktu Indonesia Timur).</p>
<p>&#8220;Kecepatan (sekitar 432 knot) ini sama dengan kecepatan 800 km per jam kendaraan di darat,&#8221; kata kapten Ricky Chandra yang memiloti pesawat ini, kepada para penumpang GA0656 saat sang pilot berangsur menaikkan ketinggian jelajah terbang pesawat yang dikemudikannya ke level aman 36 ribu kaki di atas permukaan laut.</p>
<p>Pesawat yang ditumpangi kebanyakan orang-orang yang terkait langsung dengan PON Papua 2021 itu, termasuk atlet-atlet berbagai provinsi, adalah penerbangan langsung paling jauh di Indonesia dan mungkin salah satu penerbangan domestik terjauh di dunia.</p>
<p>Penerbangan menempuh jarak 3.778 kilometer ini melebihi jarak dan waktu yang ditempuh penerbangan langsung intra-benua dari Paris di Prancis di bagian barat Eropa sampai Moskow di bagian timur Eropa di Rusia, yang di antaranya dioperasikan oleh maskapai Air France.</p>
<p>Air France membutuhkan waktu 3 jam 50 menit untuk mengangkut penumpang dari ibu kota Prancis yang juga pusat mode dunia itu, ke Moskow di bagian paling timur Eropa, yang jarak terbangnya sejauh 2.461 km.</p>
<p>Ini lebih pendek dari jarak Jakarta ke Papua. Tetapi berbeda dari Jakarta -Jayapura yang hanya salah satu penerbangan domestik di Indonesia, penerbangan Paris &#8211; Moskow itu melintasi empat negara lainnya selain Prancis dan Rusia.</p>
<p><strong>Lebih panjang</strong><br />
Penerbangan langsung Jakarta-Jayapura ini juga sedikit lebih jauh dan lebih lama dibandingkan penerbangan langsung yang menghubungkan kota paling barat di benua Australia di Perth dengan Brisbane yang berada di bagian paling timur Australia di Queensland.</p>
<p>Jarak terbang Perth &#8211; Brisbane mencapai 3.606 km dan memerlukan waktu sekitar 4 jam 20 menit untuk menempuh jarak sejauh itu. Dalam kata lain, sama dengan jika dibandingkan dengan penerbangan Paris &#8211; Moskow, rute Jakarta &#8211; Papua tetap lebih jauh dan lebih lama.</p>
<p>Penerbangan Soekarno-Hatta ke Papua ini juga masih lebih jauh dan lebih lama dibandingkan rute internasional Jakarta &#8211; Hong Kong, apalagi jika dibandingkan dengan penerbangan regional dari Jakarta ke ibu kota atau kota-kota utama di negara-negara Asia Tenggara mana pun, termasuk Yangon di Myanmar yang bersama Hanoi di Vietnam merupakan dua kota utama ASEAN yang berjarak paling jauh dari ibu kota Indonesia.</p>
<p>Penerbangan langsung Garuda dari Jakarta ke salah satu dari dua kota paling timur Indonesia yang berbatasan langsung dengan Papua New Guinea ini sebagian besar berlangsung di atas laut, tepatnya di atas Laut Jawa dan Laut Banda yang merupakan salah satu laut paling dalam di dunia.</p>
<p>Lepas Laut Banda, pesawat akan masuk langit daratan Papua, sekitar selama 40 menit sampai satu jam sampai pesawat mendarat di Bandara Sentani.</p>
<p>Bayangkan, ini baru Jakarta &#8211; Jayapura. Bagaimana kalau separuh timur wilayah Indonesia ini disambungkan dengan separuh baratnya, dari Banda Aceh atau Kota Sabang di ujung barat Indonesia?</p>
<p>Itu niscaya lebih luas lagi, sekitar dua kali lipat dari Jakarta &#8211; Jayapura. Dihitung-hitung, jarak Banda Aceh &#8211; Jayapura mencapai 5.126 kilometer.</p>
<p>Jarak sejauh itu melebihi jauh jarak dari Reykjavik di Islandia di ujung timur Eropa hanmpir di Atlantik Utara, ke Moskow di Rusia. Itu juga hanya berselisih 500 km dari jarak Rekykjavik ke Ankara di Turki yang kira-kira mencapai 5.677 km.</p>
<p>Indonesia memang ‘hanya’ negara dengan total wilayah terluas ke-14 di dunia, tetapi jarak dari tepi timur sampai tepi baratnya adalah salah satu yang terpanjang di dunia. Hanya Rusia, Amerika Serikat, dan Kanada yang mengalahkan panjang jarak tepi barat ke tepi timur Indonesia.</p>
<p>China, Brazil, India, Argentina, Kazakhstan, Kongo, Arab Saudi dan Meksiko yang semuanya memiliki total luas wilayah lebih besar dari Indonesia, tak memiliki bentangan tepi ke tepi sejauh dimiliki Indonesia.</p>
<p><strong>Luas dan elok</strong><br />
Yang pasti gambaran itu mengilustrasikan betapa luas wilayah Indonesia. Dan manakala semua itu dilihat lebih dekat lagi, kesangat-luasan itu ternyata berdampingan dengan kesangat-kayaan Indonesia, tidak saja sumber daya alam dan keelokan wilayahnya, namun juga budaya dan tradisi para penghuninya.</p>
<p>Tentu saja yang terakhir ini tak bisa dikenali hanya dari ketinggian pesawat yang tengah menjelajah langit. Sebaliknya, Anda perlu merasakannya langsung dengan menjejakkan kaki di atas bumi Nusantara mana pun, termasuk Papua di mana PON Papua 2021 yang menjadi event olahraga besar nasional pertama era pandemi, digelar.</p>
<p>Namun, dari atas pesawat sekalipun, nuansa eksotis tanah Papua sudah terasa kuat dan terlihat lumayan jelas. Rangkaian hutan nan hijau dan tanah yang tak terlalu tersentuh polusi dan tangan jahil manusia terlihat indah dari ketinggian, sekaligus membangkitkan rasa kemanfaatannya bagi manusia dan kehidupan, termasuk menjadi paru-paru dunia.</p>
<p>Begitu mendarat, aura eksotisme itu kian besar saja, apalagi ketika tanah dipijak dan segala hal yang berada di atasnya dikenali, termasuk manusia-manusia yang menghuninya.</p>
<p>Tak banyak bangsa yang dikaruniai wilayah dan budaya sekaya dan seluas Indonesia. Sebaliknya, sedikit saja negara di dunia ini yang mengelola dengan begitu baik wilayah-wilayah yang tak hanya dipisahkan oleh laut dan teluk namun juga dibatasi adat istiadat dan budaya manusia yang bisa sangat berlain satu sama lain. Tapi dengan semua itu Indonesia lestari dan harmoni dalam bingkai sebuah negara.</p>
<p>Situasi ini terasa ironis jika dibandingkan dengan sebagian wilayah lain di dunia ini di mana beberapa negara hancur lebur atau kesulitan mempertahankan atau merawat eksistensinya karena terus dirongrong konflik, termasuk karena sektarianisme yang akut dan kerja yang tak pernah tuntas dalam mengharmonikan mayoritas dengan minoritas.</p>
<p>Indonesia tak seperti itu. Ini karena semua komponen masyarakat Indonesia berusaha terus mau mengenal satu sama lain sampai bisa memetik persamaan-persamaan yang membuat bangsa ini terus terikat dalam satu kesatuan.</p>
<p>Tapi itu semua mesti dirawat. Dan salah satu cara merawatnya adalah mendorong bangsa ini terus saling mengenal dengan saling mengunjungi dan saling berkomunikasi dengan meninggikan pluralisme, bukan primordialisme, meninggikan nasionalisme, bukan komunalisme, memuliakan persatuan dan kolektivisme, bukan sektarianisme dan kepartisanan.</p>
<p>Dengan cara seperti ini, kaum lebih sedikit merasa diayomi oleh kaum lebih banyak. Sebaliknya kaum lebih banyak merasa wajib meninggikan kaum lebih sedikit sehingga segala perbedaan pun lebih dilihat sebagai perekat untuk makin menyatu dan menjadi modal dalam menguatkan nasionalitas.</p>
<p>Namun begitu, jangan pernah menihilkan perbedaan, karena mengenali perbedaan malah bisa membantu mengidentifikasi kekurangan dan kekeliruan praktik bernegara yang pada akhirnya membuat negara selalu bisa menemukan cara dalam membuat bangsa ini makin menyatu hidup dalam harmoni.<strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sisi-lain-pon-xx-papua-antara-jakarta-dan-jayapura-betapa-luas-indonesia/">Sisi Lain PON XX Papua: Antara Jakarta dan Jayapura, Betapa luas Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penentuan Awal Ramadhan, Padang Jadi Lokasi Lihat Hilal</title>
		<link>https://prokabar.com/penentuan-awal-ramadhan-padang-jadi-lokasi-lihat-hilal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2021 10:53:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[hilal]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jayapura]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=85256</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar.com -Kota Padang, Sumatra Barat, menjadi salah satu titik melihat hilal sebagai penentu awal Ramadhan 1442 H. Pemilihan lokasi itu berdasarkan rilis 34...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penentuan-awal-ramadhan-padang-jadi-lokasi-lihat-hilal/">Penentuan Awal Ramadhan, Padang Jadi Lokasi Lihat Hilal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta, Prokabar.com </b>-Kota Padang, Sumatra Barat, menjadi salah satu titik melihat hilal sebagai penentu awal Ramadhan 1442 H.</p>
<p>Pemilihan lokasi itu berdasarkan rilis 34 provinsi yang bisa melihat hilal untuk penentuan awal Ramadhan.</p>
<p>Rencananya, melihat hilal untuk penentuan awal Ramadhan akan terjadi pada Senin (12/4/2021) pukul 09.30 WIB</p>
<p>Penentuan waktu tersebut berdasarkan perkiraan bujur ekliptika Matahari dan Bulan tepat sama di 22,412 derajat.</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://prokabar.com/warga-padang-berburu-daging-sambut-puasa/"><strong>Warga Padang Berburu Daging Sambut Puasa</strong></a></li>
<li><a href="https://prokabar.com/pakiah-anak-bujang-tanggung-penyandang-buntil-yang-kesepian/"><strong>Pakiah, Anak Bujang Tanggung Penyandang Buntil yang Kesepian</strong></a></li>
<li><a href="https://prokabar.com/jelang-ramadan-kaum-chaniago-kampung-lapai-pererat-silaturahmi/"><strong>Jelang Ramadan, Kaum Chaniago Kampung Lapai Pererat Silaturahmi</strong></a></li>
</ul>
<p>Untuk periode sinodis bulan, mulai sejak konjungsi sebelumnya sampai konjungsi 29 hyari 16 jam 10 menit.</p>
<p>Kemudian melihat waktu terbenam Matahari ketika bagian atas piringan Matahri tepat di horizontal yang diamati.</p>
<p>Pada Senin 12 Apri 2021, waktu terbenam Matahari paling akhir berada di Aceh pukul 18.46 WIB.</p>
<p>Pada bagian hisab dalam penentuan awal Ramadhan 1442 H akan ada perhitungan kriteria saat Matahari terbenam pada Senin (12/4/2021).</p>
<p>Dalam pengamatan ketinggian hilal antara 60 derajat Lintang Utara sampai 60 derajat Lintang Selatan saat Matahari terbenam.c</p>
<p><strong>Baca Juga <a href="https://milenialisme.com/">Milenialisme.com</a></strong></p>
<ul>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/pedagang-takjil-dapat-pinjaman-tanpa-agunan-dan-bungacc/"><strong>Pedagang Takjil Dapat Pinjaman Tanpa Agunan dan Bunga</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/tradisi-ramadan-masyarakat-padang-berburu-daging/"><strong>Jelang Puasa, Masyarakat Padang Berburu Daging</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/daftar-lokasi-rukyatul-hilal-di-seluruh-provinsi-indonesia/"><strong>Daftar Lokasi Rukyatul Hilal di Seluruh Provinsi Indonesia</strong></a></li>
</ul>
<p>Tinggi hilal merupakan sudut dari proyeksi Bulan di horizon yang teramati hingga ke pusat piringan bulan.</p>
<p>Tinggi hilal positif berarti hilal berada di horizon saat Matahari terbenam.</p>
<p>Sementara itu, untuk tinggi hilal negatif berada di bawah horizon saat Matahari terbenam.</p>
<p>Di Indonesia, Matahari terbenam pada 12 April 2021 berkisar antara 2,62 derajat di Jayapura, Papua sampai 3,66 derajat di Tua Pejat, Sumatra Barat.<strong> (*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penentuan-awal-ramadhan-padang-jadi-lokasi-lihat-hilal/">Penentuan Awal Ramadhan, Padang Jadi Lokasi Lihat Hilal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 53/131 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.023 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:10:48 by W3 Total Cache
-->