<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#jalak Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/jalak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/jalak/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 May 2021 04:00:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#jalak Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/jalak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BKSDA Amankan 32 Ekor Burung Jalak Kerbau Dari Pedagang Burung</title>
		<link>https://prokabar.com/bksda-amankan-32-ekor-burung-jalak-kerbau-dari-pedagang-burung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 May 2021 04:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jalak]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86685</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam mengamankan 32 ekor satwa liar jenis Burung Jalak Kerbau atau Acridotheres javanicus,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-amankan-32-ekor-burung-jalak-kerbau-dari-pedagang-burung/">BKSDA Amankan 32 Ekor Burung Jalak Kerbau Dari Pedagang Burung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam mengamankan 32 ekor satwa liar jenis Burung Jalak Kerbau atau Acridotheres javanicus, Jumat sore (30/4). Satwa dilindungi itu diamankan dari dua orang pedagang tertangkap tangan saat melintasi jalan utama Maninjau-Manggopoh, tepatnya di Siguhung, Nagari Persiapan Kandih, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.</p>
<p>Berawal petugas BKSDA sedang dalam perjalanan untuk mengikuti kegiatan Safari Ramadan di salah nagari di Kecamatan Tanjung Raya.</p>
<p>&#8220;Saat melintasi daerah Siguhung, kami melihat dua orang sedang mengendarai sepeda motor dengan membawa 2 buah kandang yang berisikan satwa burung dalam jumlah banyak,&#8221; ungkap Ade Putra, Kepala BKSDA Resor Agam kepada Prokabar.com.</p>
<p>Curiga dengan barang bawaan kedua pengendara, petugas mencegatnya di pinggir jalan raya yang menghubungkan Lubuk Basung dengan Bukittinggi itu. Petugas BKSDA itu langsung menanyakan kelengkapan dokumen angkut satwa burung tersebut.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-86686" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20210501-WA0008-1024x579.jpg" alt="" width="1000" height="565" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20210501-WA0008-1024x579.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20210501-WA0008-300x170.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20210501-WA0008-768x434.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20210501-WA0008.jpg 1040w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&#8220;Kepada kedua pengendara berinisial RP (33 ) dan R (30) itu tidak memiliki kelengkapan dokumen membawa satwa burung tersebut. Dengan bukti tidak dapat menunjukan dokumen angkut ataupun hak kepemilikannya,&#8221; terang Ade.</p>
<p>Kedua pelaku kemudian diinterograsi petugas terkait aktivitas itu. Kepada petugas pelaku menyebutkan burung tersebut diperoleh dari hasil memikat di daerah Agam bagian barat dan sudah beberapa kali membawanya untuk diperjualbelikan di daerah Bukittinggi.</p>
<p>Kepada petugas pelaku mengakui menjual burung itu dengan harga Rp. 20.000 perekornya kepada penampung di daerah Bukittinggi.</p>
<p>&#8220;Terhadap pelaku kami kemudian menjelaskan perbuatannya mengangkut satwa liar tanpa izin dan disertai dokumen pengiriman atau pengangkutan telah melanggar Pasal 41 ayat 1 peraturan pemerintah nomor 8 tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan satwa,&#8221; KA-RES BKSDA Agam tersebut.</p>
<p>Pelaku diberikan edukasi dan pembinaan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Sedangkan satwa Burung Jalak Kerbau yang dibawa pelaku diamankan petugas dan dilepasliarkan ke kawasan Hutan Cagar Alam Maninjau.</p>
<p>Burung Jalak Kerbau atau biasa disebut Jalak Kebo adalah jenis satwa liar yang dilindungi. Termasuk spesies burung Familia Jalak dengan daerah sebaran populasinya di Asia Timur, Asia Tenggara dan Kepulauan Indonesia bagian barat.</p>
<p>Karena kicauannya yang bagus, burung ini banyak diburu oleh para pemikat atau pemburu. Apalagi spesies bermata dan berkaki putih, mentalnya pemberani. Termasuk Jalak Hitam, hewan yang rajin berkicau dengan variasi yang harmonis. Status konservasi berdasarkan IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural) adalah Vulnerable.</p>
<p>&#8220;Di indonesia pemanfaatan satwa liar untuk berbagai kepentingan termasuk perdagangan telah diatur melalui peraturan pemerintah nomor 8 tahun 1999 tentang pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa sebagai turunan dari Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan ekosistemnya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sebelumnya pada pertengahan bulan Juli 2020, Resor KSDA Agam bersama Satreskrim Polres Agam menangkap MP (31) di Pasar Matur yang tertangkap tangan memperjualbelikan satwa burung jenis Tiong Emas (beo) dan Nuri Kalung Ungu. Saat ini pelaku telah menjalani proses hukum sesuai dengan putusan pengadilan negeri Lubuk Basung. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-amankan-32-ekor-burung-jalak-kerbau-dari-pedagang-burung/">BKSDA Amankan 32 Ekor Burung Jalak Kerbau Dari Pedagang Burung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/51 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.103 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:23:03 by W3 Total Cache
-->