<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#jabodetabek Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/jabodetabek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/jabodetabek/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Aug 2020 09:26:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#jabodetabek Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/jabodetabek/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Yayasan BUMN Percayakan GSUI Sebar Puluhan Wastafel Cuci Tangan Bagi Rumah Ibadah se-Jabodetabek</title>
		<link>https://prokabar.com/yayasan-bumn-percayakan-gsui-sebar-puluhan-wastafel-cuci-tangan-bagi-rumah-ibadah-se-jabodetabek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2020 09:26:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[#gsui]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#hutri75]]></category>
		<category><![CDATA[#jabodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[#Wastafel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=72661</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Langkah Gerakan Seribu untuk Indonesia (GSUI) membantu masyarakat terdampak covid-19, mendapat apresiasi dari Yayasan BUMN. Sinergi keduanya kali ini turut mendukung...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/yayasan-bumn-percayakan-gsui-sebar-puluhan-wastafel-cuci-tangan-bagi-rumah-ibadah-se-jabodetabek/">Yayasan BUMN Percayakan GSUI Sebar Puluhan Wastafel Cuci Tangan Bagi Rumah Ibadah se-Jabodetabek</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Langkah Gerakan Seribu untuk Indonesia (GSUI) membantu masyarakat terdampak covid-19, mendapat apresiasi dari Yayasan BUMN.</p>
<p>Sinergi keduanya kali ini turut mendukung sosialisasi pemerintah kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan di fase new normal. Seperti mengenakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan.</p>
<p>Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI, gerakan yang diprakarsai oleh Muhanto Hatta (Founder GSUI), Kris Tjantra (Bendahara GSUI), Carl Ideas (Sekjen GSUI) dan Harry &#8216;Koko&#8217; Santoso mendonasikan 50 buah wastafel portable (untuk cuci tangan) di sejumlah rumah ibadah se-Jabotabek.</p>
<p>Penyerahan donasi tersebut dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (17/8) pukul 08.00 WIB. Secara simbolis sebanyak lima unit wastafel diserahkan kepada Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr KH Nasaruddin Umar, MA.</p>
<p>&#8220;Gerakan Seribu untuk Indonesia tidak hanya berorientasi pada berapa besar jumlah uang yang terkumpul. Lebih dari itu, gerakan ini adalah wujud perjuangan dalam satu jiwa yang sama yakni jiwa persatuan, gotong royong dan solidaritas kemanusiaan yang hakikinya ini adalah jati diri bangsa Indonesia,&#8221; jelas Muhanto Hatta.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-72663" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/AC5C689E-0878-4A65-8C3C-9E521946E659-1024x1024.jpeg" alt="" width="1000" height="1000" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/AC5C689E-0878-4A65-8C3C-9E521946E659-1024x1024.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/AC5C689E-0878-4A65-8C3C-9E521946E659-300x300.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/AC5C689E-0878-4A65-8C3C-9E521946E659-150x150.jpeg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/AC5C689E-0878-4A65-8C3C-9E521946E659-768x768.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/AC5C689E-0878-4A65-8C3C-9E521946E659-80x80.jpeg 80w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/08/AC5C689E-0878-4A65-8C3C-9E521946E659.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&#8220;Gerakan Seribu untuk Indonesia memanggil setiap anak bangsa dari Sabang sampai Merauke untuk ikut menyingsingkan lengan baju merajut kembali persatuan dan kesatuan dan bersama-sama bergandengan tangan bahu membahu membela negara melawan COVID-19,&#8221; sambung Harry &#8216;Koko&#8217; Santoso</p>
<p>&#8220;Di bawah bendera Merah Putih kita bergerak bersama. Tidak memandang suku, agama, ras, partai politik atau golongan. Siapa pun, kita dipanggil secara pribadi oleh Ibu Pertiwi untuk berbuat sesuatu bagi Tanah Air ini. Bagi Indonesia yang lebih sehat dan maju,&#8221; tambahnya lagi.</p>
<p>Sebagai informasi, GSUI telah melakukan berbagai aksi. Seperti menyalurkan seribu ekstrak disinfektan ke seribu kelurahan di Jakarta. Selanjutnya menggandeng sejumlah donatur menyalurkan paket sembako kepada masyarakat umum.</p>
<p>Selain itu bersama Fariz RM Management, GSUI menyalurkan paket sembako untuk pekerja seni. &#8220;Berbagai sektor seperti pekerja seni hingga ke sektor pariwisata. Pembagian seribu masker ke kota besar yang jadi zona merah. Juga menggelar acara love streaming musik dan talksow,&#8221; pungkas pria yang akrab disapa Koko ini. (<strong>beb</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/yayasan-bumn-percayakan-gsui-sebar-puluhan-wastafel-cuci-tangan-bagi-rumah-ibadah-se-jabodetabek/">Yayasan BUMN Percayakan GSUI Sebar Puluhan Wastafel Cuci Tangan Bagi Rumah Ibadah se-Jabodetabek</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berikut SE Aturan Jam Kerja Wilayah Jabodetabek Aman Covid-19 dan Produktif</title>
		<link>https://prokabar.com/berikut-se-aturan-jam-kerja-wilayah-jabodetabek-aman-covid-19-dan-produktif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2020 00:48:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#aturanjamkerja]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#gugustugascovid]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jabodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[#Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=69367</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Gugus Tugas Nasional mengantisipasi penularan virus SARS-CoV-2 yang disebabkan kepadatan penumpang di fasilitas kendaraan umum pada hari kerja. Jaga jarak menjadi tantangan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berikut-se-aturan-jam-kerja-wilayah-jabodetabek-aman-covid-19-dan-produktif/">Berikut SE Aturan Jam Kerja Wilayah Jabodetabek Aman Covid-19 dan Produktif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Gugus Tugas Nasional mengantisipasi penularan virus SARS-CoV-2 yang disebabkan kepadatan penumpang di fasilitas kendaraan umum pada hari kerja.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Jaga jarak menjadi tantangan para pekerja, khususnya di wilayah Jabodetabek, yang bergerak bersama-sama di jam sibuk jelang bekerja.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Untuk itu, Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 atau Gugus Tugas Nasional menyikapi situasi kepadatan dan jaga jarak atau <em data-reader-unique-id="8">physical distancing</em> dengan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Pengaturan Jam Kerja pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).</p>
<p data-reader-unique-id="13">Melalui Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan bahwa berdasarkan data satu moda transportasi, seperti <em data-reader-unique-id="14">commuter line</em> atau KRL, lebih dari 75% penumpang KRL adalah para pekerja, baik ASN, BUMN, maupun swasta.</p>
<p data-reader-unique-id="15">“Kalau kita perhatikan detail pergerakannya, hampir 45% mereka bergerak bersama-sama di sekitar jam 5.30 sampai 6.30,” ujar Yurianto saat melakukan konferensi pers di <em data-reader-unique-id="16">Media Center</em>Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Minggu (14/6).</p>
<p data-reader-unique-id="17">Yuri mengatakan bahwa kondisi tersebut berisiko ketika para pekerja berangkat secara bersamaan pada jam yang hampir sama, menuju ke tempat kerja.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Ini yang menjadi salah satu dasar, menurut Yuri, mengapa Gugus Tugas Pusat kemudian mengeluarkan Surat Edaran nomor 8 tahun 2020, tentang pengaturan jam kerja, pada adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Yang Produktif dan Aman Dari Covid-19 di wilayah Jabodetabek.</p>
<p data-reader-unique-id="19">Surat edaran tersebut akan mengatur dua tahapan awal mulai bekerja, yang diharapkan dapat berimplikasi pada akhir hari jam kerja.</p>
<p data-reader-unique-id="20">“Untuk gelombang pertama, kita berharap, bahwa seluruh institusi yang mempekerjakan ASN, BUMN, maupun swasta, akan menggunakan dua tahapan. Tahap pertama atau gelombang yang pertama, akan memulai pekerjaan mulai 07.00 sampai 07.30 WIB. Diharapkan dengan 8 jam kerja, maka akan mengakhiri pekerjaannya di 15.00 atau 15.30,” ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="21">Sementara gelombang yang kedua, diharapkan mulai bekerja pada pukul 10.00 sampai 10.30, sehingga diharapkan akan mengakhiri jam kerja pada 18.00 dan 18.30. Upaya ini bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara kapasitas moda transportasi umum dengan jumlah penumpang.</p>
<p data-reader-unique-id="22">“Agar protokol kesehatan, khususnya terkait dengan <em data-reader-unique-id="23">physical distancing,</em> betul-betul bisa dijamin. Pembagian ini tentunya tidak akan menghilangkan kebijakan yang kita harapkan diberikan oleh semua institusi, baik itu institusi pemerintah, BUMN, maupun swasta, untuk tetap mempekerjakan dari rumah untuk pegawainya yang memiliki risiko tinggi terpapar dan berdampak buruk kepada yang bersangkutan dari Covid-19,” ucapnya.</p>
<p data-reader-unique-id="24">Lebih lanjut, Yuri menyampaikan terkait pegawai berisiko tinggi terpapar dan berdampak buruk seperti mereka yang memiliki penyakit komorbid, antara lain hipertensi, diabetes ataupun kelainan penyakit paru obstruksi menahun dapat diberikan kebijakan untuk bekerja di rumah.</p>
<p data-reader-unique-id="25">“Ini penting, karena kelompok-kelompok inilah yang rentan,” jelasnya.</p>
<p data-reader-unique-id="26">Ia menambahkan juga pada pegawai yang masuk dalam kelompok usia lanjut sehingga mereka diharapkan dapat bekerja di rumah.</p>
<p data-reader-unique-id="27">“Kita tidak hanya berbicara tentang keberadaan para penumpang di dalam kereta, namun ada proses perjalanan dari rumah menuju ke stasiun. Proses menunggu di stasiun, dan demikian sebaliknya dari stasiun menuju tempat pekerjaan, dan seterusnya. Ini betul-betul harus kita atur volumenya, sehingga <em data-reader-unique-id="28">physical distancing</em> bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” lanjut Yuri.</p>
<p data-reader-unique-id="29">Surat edaran akan mulai diterapkan pada hari ini, Senin (15/6), sehingga penerapannya dapat mengoptimalkan pengendalian penularan Covid-19.</p>
<p data-reader-unique-id="30">Pada kesempatan itu, Ia menyampaikan bahwa Gugus Tugas berharap penerapan protokol kesehatan dapat diselenggarakan secara lebih baik, secara konsisten, baik pada sisi fasilitas yang tersedia, maupun pada sisi masyarakat yang menggunakan fasilitas itu.</p>
<p data-reader-unique-id="31">“Keseimbangan ini harus kita laksanakan dan kita membutuhkan kerjasama, dan partisipasi semuanya,” tutupnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berikut-se-aturan-jam-kerja-wilayah-jabodetabek-aman-covid-19-dan-produktif/">Berikut SE Aturan Jam Kerja Wilayah Jabodetabek Aman Covid-19 dan Produktif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masih Ada Ancaman Banjir, Tim TMC BPPT Kembali Tingkatkan Eskalasi Operasi  TMC</title>
		<link>https://prokabar.com/masih-ada-ancaman-banjir-tim-tmc-bppt-kembali-tingkatkan-eskalasi-operasi-tmc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2020 00:30:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jabodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[#modifikasicuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=57467</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Tim Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT kembali meningkatkan eskalasi operasi  TMC untuk mengurangi ancaman banjir di Jabodetabek, menyusul prediksi Badan Meteorologi Klimatologi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masih-ada-ancaman-banjir-tim-tmc-bppt-kembali-tingkatkan-eskalasi-operasi-tmc/">Masih Ada Ancaman Banjir, Tim TMC BPPT Kembali Tingkatkan Eskalasi Operasi  TMC</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Tim Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT kembali meningkatkan eskalasi operasi  TMC untuk mengurangi ancaman banjir di Jabodetabek, menyusul prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa hujan lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek pada 17-23 Januari 2020.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kendati diperkirakan masih di bawah rata-rata curah hujan pada 1 Januari lalu, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti angin kencang, genangan, banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan jalan licin.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Selain prakiraan yang dirilis BMKG, tim TMC-BPPT juga memprediksi bahkan cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga 25 Januari. Namun demikian, kami berharap  masyarakat tidak panik, namun harus tetap waspada akan kemungkinan hujan ekstrem tersebut. Kami akan berupaya semaksimal mungkin melaksanakan operasi TMC  mengurangi ancaman banjir di Jabodetabek,” ujar Tri Handoko Seto, Kepala Balai Besar TMC-BPPT di Jakarta, Senin (20/1), dalam rilisnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Secara teknis, kata Tri Handoko Seto, tim TMC secara lebih intensif memonitor pertumbuhan dan pergerakan awan-awan yang diperkirakan akan bergerak menuju wilayah Jabodetabek. “Monitoring ini dilakukan sejak dinihari hingga setelah matahari terbenam. Awan-awan tersebut jauh-jauh akan segera disemai, biasanya awan-awan tersebut masih berada di Laut Jawa, Selat Sunda dan wilayah Ujung Kulon agar segera turun hujan sebelum memasuki wilayah Jabodetabek,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada operasi pencegahan banjir, lanjut Seto, tim TMC dalam sehari harus melaksanakan penerbangan penyemaian awan 4 hingga 5 sorti. Berbeda dengan operasi TMC karhutla lalu yang mengoperasikan rata-rata 2 sorti penerbangan penyemaian awan perhari.  “Tentunya pada situasi yang memungkinkan dengan tetap berpegang safety first,” ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Data Posko TMC menunjukkan,  bahwa operasi ini telah mampu mengurangi curah hujan wilayah Jabodetabek hingga mencapai sekitar 44 persen dari prakiraan. “Hasil operasi ini juga  menunjukkan bahwa curah hujan di wilayah Jabodetabek mampu ditekan lebih kecil daripada rata-rata curah hujan disekitarnya,” ujar Tri Handoko Seto.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga Sabtu 18 Januari 2020, pelaksanaan TMC telah dilakukan sebanyak 44 sorti dengan total jam terbang lebih dari 95 jam dan total bahan semai yang digunakanlebih dari 73 ton, dengan ketinggian penyemaian sekitar 9.000- 12.000 feet. Operasi TMC ini didukung dua unit pesawat TNI-AU, yakni pesawat CN 295 registrasi A-2901 Skadron 2 dan pesawat Casa 212 registrasi A-2105 Skadron 4 Malang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejak 3 Januari 2020, BPPT bekerja sama dengan BNPB, TNI-AU dan BMKG memulai  penanggulangan banjir di wilayah Jabodetabek dengan cara mempercepat penurunan hujan sebelum mencapai wilayah Jabodetabek.  TMC misi ini ditujukan untuk meredistribusi dan mengurangi potensi curah hujan di wilayah Jabodetabek. Penerbangan penyemaian dilakukan pada awan-awan potensial hujan di wilayah Kepulauan Seribu, sepanjang Selat Sunda, Ujung Kulon dan sekitarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga Sabtu 18 Januari 2020, pelaksanaan TMC telah dilakukan sebanyak 44 sorti dengan total jam terbang lebih dari 95 jam dan total bahan semai yang digunakanlebih dari 73 ton, dengan ketinggian penyemaian sekitar 9.000- 12.000 feet. Operasi TMC ini didukung dua unit pesawat TNI-AU, yakni pesawat CN 295 registrasi A-2901 Skadron 2 dan pesawat Casa 212 registrasi A-2105 Skadron 4 Malang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain untuk penanggulangan banjir, TMC juga dapat digunakan untuk keperluan lain antara lain pencegahan bencana kekeringan, mengantisipasi gagal panen, penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, hingga mengisi debit air di waduk untuk keperluan pembangkit listrik tenaga air. <b>(*)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masih-ada-ancaman-banjir-tim-tmc-bppt-kembali-tingkatkan-eskalasi-operasi-tmc/">Masih Ada Ancaman Banjir, Tim TMC BPPT Kembali Tingkatkan Eskalasi Operasi  TMC</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Bencana Banjir dan Longsor Awal Tahun Capai 60 Orang</title>
		<link>https://prokabar.com/korban-bencana-banjir-dan-longsor-awal-tahun-capai-60-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jan 2020 23:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jabodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[#Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=56309</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Hingga Sabtu (4/1) pukul 18.00 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima laporan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 60 orang dan dua...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/korban-bencana-banjir-dan-longsor-awal-tahun-capai-60-orang/">Korban Bencana Banjir dan Longsor Awal Tahun Capai 60 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong><span class="s1">Hingga Sabtu (4/1) pukul 18.00 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima laporan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 60 orang dan dua orang hilang, menyusul terjadinya bencana alam banjir dan longsor, pada awal tahun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Penambahan jumlah korban meninggal, menurut Kapusdatinmas BNPB Agus Wibowo, terdapat di Kabupdaten Lebak. Sementara itu, pengungsi di beberapa wilayah mengalami penurunan, karena kembali ke rumahnya masing-masing.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelumnya, pada Sabtu pagi tercatat korban meninggal dunia sebanyak 53 orang dan satu orang hilang. Jumlah korban itu bertambah dari sebelumnya dan pertambahan terjadi di di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Bogor. Untuk Kabupaten Bogor, lima orang meninggal namun identitas masih belum diketahui.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain itu, BNPB juga mencatat 14 kabupaten dan kota yang terdampak banjir dan longsor dengan rincian Kabupaten Bekasi 18 kecamatan dan 34 kelurahan dengan jumlah pengungsi 2.800. Kota Bekasi mencakup 12 kecamatan, 51 kelurahan dan tercatat 149.537 jiwa yang mengungsi. Kabupaten Bogor 13 kecamatan 33 kelurahan dengan jumlah pengungsi 2.173.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selanjutnya di Kota Tangerang mencakup 13 kecamatan dan 42 kelurahan dengan 3.350 jiwa yang mengungsi, Kota Tangerang Selatan enam kecamatan 19 kelurahan dan 2.125, Kabupaten Lebak enam kecamatan 24 kelurahan 1.500 pengungsi. Kemudian, Kota Depok 11 kecamatan dan 18 kelurahan dengan jumlah pengungsi 105 jiwa.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jakarta Timur terdampak banjir di empat kecamatan dan enam kelurahan dengan jumlah pengungsi 3.640. Sedangkan di Jakarta Barat tercatat enam kecamatan, 18 kelurahan terdampak banjir dan 2.887 jiwa yang mengungsi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk wilayah Jakarta Selatan ada lima kecamatan, 10 kelurahan dan 4.209 yang mengungsi karena banjir. Dan di Jakarta Utara tercatat dua kecamatan, lima kelurahan dengan jumlah pengungsi 738.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selanjutnya, di Kabupaten Karawang ada satu kecamatan dan satu kelurahan terdampak banjir, sedangkan di Kota Bogor ada enam kecamatan dan 16 kelurahan. Untuk kedua daerah tersebut tidak ada warganya yang mengungsi. Sementara itu, di Jakarta Pusat tidak ada kecamatan maupun kelurahan yang terdampak. <b>(*)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/korban-bencana-banjir-dan-longsor-awal-tahun-capai-60-orang/">Korban Bencana Banjir dan Longsor Awal Tahun Capai 60 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 34/99 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.013 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 07:04:12 by W3 Total Cache
-->