<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#itb Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/itb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/itb/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Sep 2019 09:13:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#itb Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/itb/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Peneliti Geofisika ITB Gali Geomaknetik Sesar Sumatra untuk Mitigasi Bencana</title>
		<link>https://prokabar.com/peneliti-geofisika-itb-gali-geomaknetik-sesar-sumatra-untuk-mitigasi-bencana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2019 10:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#geofisika]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#itb]]></category>
		<category><![CDATA[#mitigasibencana]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=46233</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar – Peneliti dari Institusi Teknologi Bandung atau ITB melakukan penelitian terkait geomaknetik Sesar Sumatra. Penelitian yang mencapai waktu 2,5 tahun dengan jarak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peneliti-geofisika-itb-gali-geomaknetik-sesar-sumatra-untuk-mitigasi-bencana/">Peneliti Geofisika ITB Gali Geomaknetik Sesar Sumatra untuk Mitigasi Bencana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar –</strong> Peneliti dari Institusi Teknologi Bandung atau ITB melakukan penelitian terkait geomaknetik Sesar Sumatra. Penelitian yang mencapai waktu 2,5 tahun dengan jarak 60 hingga 100 kilometer tersebut melintasi Kota Padang, Danau Maninjau, Pantai Tiku, Bukittinggi hingga seluruh Kabupaten Solok dan Sijunjung. Wilayah tersebut masuk dalam dua segmen yaitu Segmen Sianok dan Segmen Sumani.</p>
<p>Menurut Prof. Dr. Satria Bijaksana, pimpinan tim tersebut penilitian merupakan bagian dari Desirtasi salah seorang mahasiswannya yang mengambil S3 di ITB, dosen dari Prodi Fisika FMIPA Universitas Negeri Padang (UNP). “Jadi penelitian kami di Sumatra Barat ini salah satu bagian desirtasi untuk saudara Arman Amir, Dosen UNP yang mengambil S3 di ITB. Jadi, sama-sama kita ketahui Sesar Sumatra ini adalah salah satu terpanjang di dunia dan paling aktif, itu terbagi segmen-segmen,” ungkapnya.</p>
<p>Segmen pertama lanjutnya, dua yang besar dan paling signifikan yaitu Segmen Sianok dan satu lagi Segmen Sumani. “Yang paling kentara Segmen Sumani ini adalah Danau Singkarak. Sementara sesar di segmen Sianok di Sianok sendiri dan di Danau Maninjau, meskipun merupakan danau vulkanik,” terangnya.</p>
<p>Penelitian tersebut mempelajari struktur batuan dibawah kawasan sesar tersebut. Sehingga diharapkan memahami sesar sumatra tersebut termasuk untuk menanggulangi mitigasi resiko bencananya.</p>
<p>“Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode geomaknetik dengan memiliki luas 60-100 km. Dimulai dari kota padang ke Danau Maninjau, sisi barat ke timur pantai tiku sampai ke Bukittinggi. Sedangkan arah selatan di sekitar kota dan kabupaten Solok. pelaksanaan penelitian ini membutuhkan waktu dari 2 hingga 2,5 tahun,” ujarnya.</p>
<p>Penelitian akan menggabungkan data geomaknetik dengan kegempaan. Dalam keilmuan geofisika, informasi tentang kegempaan juga memberikan indikasi struktur di bawah permukaan. Selama ini, ilmu pengetahuan tersebut belum dipaham dan sangat penting diketahui publik. Memahami dan mempelajari batuan di bawah sesar segmen Sumani dan Sianok. Bisanya, peneliti hanya mampu melihat dari permukaan saja. Berharap mekanisme terjadinya gempa sesar sumatra dapat diketahui, dan tidak lagi terlalu panik menghadapi bencana tersebut dikemudian hari.</p>
<p>“Dua daerah segmen Sianok dan segmen Sumani, terdapat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Dengan adanya informasi ini, bisa memberikan tambahan ilmu pengetahuan kepada Tim Penanggulangan Bencana beserta seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>Profesor Satria sempat memberikan edukasi kepada pelajar Sma Negeri 1 Tanjung Raya. Ia memotivasi siswa-siswi untuk seimbang antara inteletual (Ilmu Sains) dengan ilmu sosial dan budayannya. Analisa dan peka terhadap lingkungan merupakan bagian terpenting dalam segala ilmu pengetahuan. Karena inteletual bertujuan dan dimanfaatkan untuk kehidupan masnusia yang lebih baik. Bukan hanya semata untuk kepentingan pribadi dan kelompok sematan, melainkan untuk peradapan manusia yang lebih bermoral dan beretika.</p>
<p>“Tingkat kecerdasan siswa tidak hanya diukur dari ilmu pengetahuan yang didapat dalam teori-teori semata, melainkan bagaimana mengaplikasikan ilmu pengetahuan tersebut untuk kehidupan orang banyak. Sehingga bermanfaat untuk kemajuan dan peradapan manusia itu sendiri,” pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peneliti-geofisika-itb-gali-geomaknetik-sesar-sumatra-untuk-mitigasi-bencana/">Peneliti Geofisika ITB Gali Geomaknetik Sesar Sumatra untuk Mitigasi Bencana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren, Kolaborasi Empat Kampus Ciptakan Alat Scanner Kanker Servik</title>
		<link>https://prokabar.com/keren-kolaborasi-empat-kampus-ciptakan-alat-scanner-kanker-servik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jun 2019 00:37:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#infokampus]]></category>
		<category><![CDATA[#infokesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#ipb]]></category>
		<category><![CDATA[#itb]]></category>
		<category><![CDATA[#kankerservik]]></category>
		<category><![CDATA[#ugm]]></category>
		<category><![CDATA[#unair]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=40193</guid>

					<description><![CDATA[<p>Surabaya, Prokabar — Empat universitas, yakni Universitas Airlangga (Uniar), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) berkolaborasi merancang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-kolaborasi-empat-kampus-ciptakan-alat-scanner-kanker-servik/">Keren, Kolaborasi Empat Kampus Ciptakan Alat Scanner Kanker Servik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, Prokabar — </strong>Empat universitas, yakni Universitas Airlangga (Uniar), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) berkolaborasi merancang alat scanner kanker servik.</p>
<p>Dalam mengerjakan alat ini, Dosen Uniar, Dr Riries RST MT bersama tim (Winarno SSi, MT Osmalina Nur Rahma ST MSi) tim UGM, ITB, dan IPB melakukan penelitian yang menghasilkan alat berupa hardware dan software scanner kanker servik.</p>
<p>“Tidak hanya untuk membantu mendeteksi pasien, tapi juga untuk alat pembelajaran dokter muda,” ungkap Dr Riries.</p>
<p>Alat ini menurut Dr Riries, dilengkapi mikroskop portable, namun di-improve lebih spesifik untuk kanker servik. Penelitian yang memanfaatkan engineering dan image processing itu, akan menampilkan hasil akhir keseluruhan gambar dengan dapat menampilkan secara detail saat diperbesar.</p>
<p>Adapun penelitian tersebut, tidak hanya sebagai scanning dan identifikasi, tapi juga sebagai data repository. Data repository bisa sebagai digital record riwayat kesehatan pasien dan bisa memberikan pelayanan terbaik untuk pasien.”Nanti juga bisa data repository, selama ini data preparat disimpan saja nanti berjamur sewaktu-waktu data tersebut diminta dinas kesehatan.</p>
<p>Penelitian yang masih berjalan tersebut, menurut bu Riries selaku ketua tim mengharapkan dapat bermanfaat. Terutama pada faskes kesehatan yang rendah untuk bisa mengakses. Dengan itu, faskes rendah seperti puskesmas dapat mengonsultasikannya dengan dokter yang di pusat dengan konsep Internet Of Thinking.</p>
<p>”Faskes-faskes rendah bisa mengakses. Nanti dikirim ke dokter yang di pusat, nanti bisa melalui telepon atau internet,” ungkapnya.</p>
<p>Seperti diketahui, Kanker Servik merupakan penyakit yang banyak penderitanya. Beberapa tahun terakhir penyakit itu menjadi yang sangat diperhatikan. Pemerintah melalui beberapa iklan layanan masyarakat menganjurkan untuk rajin melakukan tes pap smear pada semua perempuan Indonesia.</p>
<p>Sebagai informasi, Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) adalah program dikti yang bertujuan mendorong para dosen di seluruh Indonesia melakukan publikasi demi mencapai World Class University. Penelitian tersebut merupakan gelombang pertama yang diikuti dari empat universitas yakni, UNAIR, ITB, IPB dan UGM. <b>(rel/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-kolaborasi-empat-kampus-ciptakan-alat-scanner-kanker-servik/">Keren, Kolaborasi Empat Kampus Ciptakan Alat Scanner Kanker Servik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 35/71 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.020 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 19:40:27 by W3 Total Cache
-->