<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Istiqlal Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/istiqlal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/istiqlal/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 May 2022 12:18:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Istiqlal Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/istiqlal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wujudkan Mimpi Sholat Jumat di Masjid Istiqlal, Mesut Ozil: Masjid yang Indah!</title>
		<link>https://prokabar.com/wujudkan-mimpi-sholat-jumat-di-masjid-istiqlal-mesut-ozil-masjid-yang-indah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 May 2022 12:18:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#Istiqlal]]></category>
		<category><![CDATA[#jumat]]></category>
		<category><![CDATA[#ozil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=104029</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, prokabar &#8211; Mantan gelandang Timnas Jerman, Mesut Ozil, berkesempatan melaksanakan sholat Jumat di masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Pesepakbola 33 tahun itu bahagia karena...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wujudkan-mimpi-sholat-jumat-di-masjid-istiqlal-mesut-ozil-masjid-yang-indah/">Wujudkan Mimpi Sholat Jumat di Masjid Istiqlal, Mesut Ozil: Masjid yang Indah!</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, prokabar</strong> &#8211; Mantan gelandang Timnas Jerman, Mesut Ozil, berkesempatan melaksanakan sholat Jumat di masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Pesepakbola 33 tahun itu bahagia karena dapat menuntaskan impiannya, yakni Sholat Jumat di Masjid yang disebutnya sangat indah itu.</p>
<p>Mantan pemain Real Madrid itu tiba di Masjid Istiqlal pukul 11.15 WIB dengan memakai peci warna hitam. Sesampainya di sana, Mesut Ozil mendapat sambutan hangat.</p>
<p>Tidak hanya oleh awak media, Mesut Ozil juga disambut ratusan jamaah sholat Jumat di Masjid Istiqlal. Didampingi imam besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A, Mesut Ozil masuk ke dalam masjid untuk melaksanakan ibadah sholat Jumat.</p>
<p>Terlihat ia pun sholat di barisan saf depan. Usai sholat, Mesut Ozil pun menyampaikan pesan kepada para jamaah yang hadir. Ia mengaku telah menuntaskan mimpinya yakni sholat di masjid yang indah ini.</p>
<p>&#8220;Assalamuakaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih sudah menerima saya di sini,&#8221; kata Ozil kepada jamaah yang hadir di Masjid Istiqlal, Jumat (27/5/2022).</p>
<p>&#8220;Saya memiliki mimpi untuk bisa ibadah di masjid yang indah ini. Terima kasih, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,&#8221; ungkap pemain yang membantu Timnas Jerman juara Piala Dunia 2014 tersebut.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-19020" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/05/9ozil.jpeg" alt="" width="650" height="366" /></p>
<p>Ia juga sempat diterima oleh sejumlah pengurus Masjid Istiqlal dan memberikan kenang-kenangan berupa kostum Fenerbahce.</p>
<p>Ozil sedang berada di Indonesia pada pekan ini dengan sejumlah kegiatan yang telah disusun.</p>
<p>Sebelumnya, Ozil sudah berkunjung ke pabrik Concave lalu direncanakan menggelar pelatihan sepak bola untuk anak-anak.</p>
<p>Ozil adalah bintang sepak bola di era 2010-an. Namanya bersinar bersama Real Madrid dan Arsenal.</p>
<p>Ia dikenal sebagai mesin assist yang memudahkan rekan-rekannya mencetak gol di depan gawang. Nama Ozil terbilang harum di Indonesia lantaran ia juga lantang menyuarakan isu-isu sosial seperti soal muslim Uighur di China.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wujudkan-mimpi-sholat-jumat-di-masjid-istiqlal-mesut-ozil-masjid-yang-indah/">Wujudkan Mimpi Sholat Jumat di Masjid Istiqlal, Mesut Ozil: Masjid yang Indah!</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Renovasi Masjid Istiqlal Ditargetkan Selesai Maret 2020</title>
		<link>https://prokabar.com/renovasi-masjid-istiqlal-ditargetkan-selesai-maret-2020/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jul 2019 02:32:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[#Istiqlal]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenpupr]]></category>
		<category><![CDATA[#masjidistiqlal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=42429</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta, selesai pada Maret 2020, sehingga dapat dimanfaatkan pada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/renovasi-masjid-istiqlal-ditargetkan-selesai-maret-2020/">Renovasi Masjid Istiqlal Ditargetkan Selesai Maret 2020</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta, selesai pada Maret 2020, sehingga dapat dimanfaatkan pada Bulan Ramadhan tahun depan.</p>
<p>“Renovasi Masjid Istiqlal merupakan tindaklanjut perintah Presiden Joko Widodo usai menerima kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Masjid Istiqlal pada tanggal 30 Mei 2018 lalu,” kata Basuki dilansir, Minggu (21/7).</p>
<p>Menteri PUPR menjelaskan, sejak diperintahkan Presiden, pihaknya mulai renovasi besar-besaran pada bulan Mei 2019. Tidak hanya bagian dalam masjid tapi juga lansekapnya diubah agar lebih baik sehingga Masjid Istiqlal tidak hanya menjadi kebanggaan umat Islam di Indonesia namun juga kebanggaan bangsa Indonesia.</p>
<p>Peninjauan oleh Menteri PUPR dilakukan sejak pagi hari dan berakhir pada siang hari. Area yang ditinjau yakni lokasi pembangunan tempat parkir berupa bangunan dua lantai berkapasitas 2.000 kendaraan roda empat, kemudian menuju selasar tengah, bangunan dalam masjid, ruang perkantoran, toilet, dan area kolam.</p>
<p>Di selasar tengah, Menteri PUPR mendapatkan penjelasan mengenai pembersihan seluruh lantai yang saat ini kusam sehingga nantinya lebih berkilap. “Dari perhitungan alat <em>glossy</em> meter, setelah dilakukan pembersihan, maka tingkat kilap lantai Masjid Istiqlal menunjukan angka 132 dibanding sebelumnya yakni 32,” ujar Basuki seraya menambahkan, harus ada perubahan dari renovasi yang dilakukan dengan biaya yang besar ini.</p>
<p>Demikian halnya dengan dinding Masjid juga dilakukan pembersihan. Untuk daerah mihrab akan diperbaiki tata suara, tata cahaya, tata udara agar nyaman. Kementerian PUPR juga melakukan penataan pada Taman Pendidikan Madrasah Istiqlal dan ruang perkantoran yang berada di basement masjid.</p>
<p>Lansekap kawasan masjid juga ditata ulang dengan penambahan tanaman dan pot bunga sehingga menambah porsi ruang terbuka hijau (RTH) saat ini berkisar 29% menjadi lebih kurang 35%. Sungai yang melintas di depan masjid juga dilakukan pengerukan sedimentasi dan dibuatkan terasering yang dapat menjadi ruang terbuka.</p>
<p>Dalam melakukan renovasi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menekankan kepada kontraktor pelaksana untuk tidak hanya memaksimalkan fungsi Masjid Istiqlal sebagai tempat ibadah, tetapi juga memperhatikan arsitektur, seni, estetika, dan yang tidak kalah penting tetap mempertahankan pada kaidah-kaidah cagar budaya bangunan masjid.</p>
<p>Menteri PUPR juga menginstruksikan agar seluruh pagar pembatas ditempel informasi seputar renovasi sehingga masyarakat mengetahui kondisi sebelum dan sesudah renovasi.</p>
<p>“Saat ini progresnya sudah 4% atau lebih cepat dari rencana. Jumlah pekerja saat ini sekitar 200-an orang, akan ditambah menjadi 400 orang supaya progresnya bisa lebih cepat, harus dikeroyok semua lini. Kemudian di dalam Masjid tidak boleh ada kipas angin, lampu, speaker yang menempel. Semua harus diperbaiki agar terdesain lebih baik,” tutur Menteri Basuki.</p>
<p>Total luas area Masjid Istiqlal sebesar 109.547 m2 dengan luas bangunan sebesar 80.948 m2 dengan daya tampung sebanyak 200.000 jamaah. Renovasi yang bersifat menyeluruh dari Masjid Istiqlal baru kali ini dilakukan setelah 41 tahun sejak pertama kali digunakan tahun 1978. Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan pada masa Presiden Sukarno yakni tahun 1951 dan diresmikan oleh Presiden Suharto pada tahun 1978.</p>
<p>Renovasi Masjid Istiqlal dilaksanakan oleh PT Waskita Karya sebagai kontraktor pelaksana dan PT. Virama Karya selaku konsultan manajemen konstruksi. Nilai kontrak pelaksanaan renovasi sebesar Rp 465,3 miliar dengan masa pekerjaan 300 hari kalender menggunakan APBN Tahun Jamak (2019-2020). Selama proses renovasi, jamaah tetap dapat melakukan kegiatan ibadah di Masjid Istiqlal. <strong>(*/hdp)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/renovasi-masjid-istiqlal-ditargetkan-selesai-maret-2020/">Renovasi Masjid Istiqlal Ditargetkan Selesai Maret 2020</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lonjakan Pengguna KA di Dua Stasiun Terdekat Monas Dan Istiqlal Hingga 15 Kali Lipat</title>
		<link>https://prokabar.com/lonjakan-pengguna-ka-di-dua-stasiun-terdekat-monas-dan-istiqlal-meningkat-9-15-kali-lipat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2018 11:03:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Istiqlal]]></category>
		<category><![CDATA[#KeretaApi]]></category>
		<category><![CDATA[#monas]]></category>
		<category><![CDATA[#reuni212]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=25246</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Jumlah pengguna kereta api (KA) yang naik/turun di stasiun terdekat Monas dan Istiqlal pada Minggu (2/12), bertepatan di gelarnya reuni aksi massa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lonjakan-pengguna-ka-di-dua-stasiun-terdekat-monas-dan-istiqlal-meningkat-9-15-kali-lipat/">Lonjakan Pengguna KA di Dua Stasiun Terdekat Monas Dan Istiqlal Hingga 15 Kali Lipat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Jumlah pengguna kereta api (KA) yang naik/turun di stasiun terdekat Monas dan Istiqlal pada Minggu (2/12), bertepatan di gelarnya reuni aksi massa 212 mengalami lonjakan yang signifikan.</p>
<p>Meski demikian penambahan sejumlah personil petugas pelayanan, petugas kebersihan, pengamanan serta perangkat loket mobile membuat suasana stasiun kondusif.</p>
<p>VP Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Eva Chairunisa mengungkapkan, di Stasiun Juanda pada Minggu (2/12) sampai pukul 10.00 WIB tercatat 40.170 penumpang, atau meningkat 9 kali lipat dari jumlah biasanya, yaitu 4.718 penumpang, sedangkan untuk stasiun Gondangdia tercatat 47.559 penumpang atau meningkat 15 kali lipat dari jumlah biasanya, yaitu 3.229 penumpang.</p>
<p>&#8220;Sebagai antisipasi melonjaknya pengguna jasa pada siang dan sore hari, kami telah menyiapkan rangkaian tambahan yang dapat dioperasikan sewaktu waktu bila diperlukan,&#8221; ujar Eva, di Jakarta, Minggu (2/12).</p>
<p>Demi kemudahan dan kenyamanan bersama, kami juga mengajak para pengguna jasa untuk menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) dan Tiket Harian Berjaminan Pergi Pulang (THB PP).</p>
<p>&#8220;Dengan menggunakan THB PP, pengguna tidak perlu lagi mengantri untuk isi ulang relasi ketika akan kembali menggunakan KRL untuk perjalanan pulang,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Selanjutnya apabila kondisi Stasiun Juanda dan Gondangdia telah sangat padat, Eva menghimbau pengguna jasa untuk menggunakan stasiun alternatif yang letaknya berdekatan, antara lain Stasiun Sawah Besar dan Stasiun Cikini.</p>
<p>Demi kenyamanan bersama, PT KCI menghimbau kepada para pengguna jasa untuk tetap tertib dalam menggunakan KRL dengan tidak membawa barang-barang yang dilarang dan melewati dimensi ukuran barang bawaan yang diizinkan seperti bambu dan sejenisnya.</p>
<p>Selain itu, bagi para pengguna juga diajak untuk mengikuti seluruh aturan yang berlaku di KRL seperti tidak makan dan minum didalam KRL, serta tidak membuang sampah sembarangan, sampah tersebut dapat dibuang di tempat sampah stasiun tujuan. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lonjakan-pengguna-ka-di-dua-stasiun-terdekat-monas-dan-istiqlal-meningkat-9-15-kali-lipat/">Lonjakan Pengguna KA di Dua Stasiun Terdekat Monas Dan Istiqlal Hingga 15 Kali Lipat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Inilah Teks Lengkap Khutbah Ied Prof Quraish Shihab</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8binilah-teks-lengkap-khutbah-ied-prof-quraish-shihab/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2017 10:00:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#IdulFitri]]></category>
		<category><![CDATA[#Istiqlal]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#QuraishShihab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2444</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211;&#160;Prof Quraish Shihab menjadi khatib Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta, &#160;Minggu (25/06/2017) di hadapan 150 ribu jemaah dan disiarkan televisi nasional...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8binilah-teks-lengkap-khutbah-ied-prof-quraish-shihab/">​Inilah Teks Lengkap Khutbah Ied Prof Quraish Shihab</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta, Prokabar &#8211;&nbsp;</b>Prof Quraish Shihab menjadi khatib Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta, &nbsp;Minggu (25/06/2017) di hadapan 150 ribu jemaah dan disiarkan televisi nasional secara live.<br />
Berikut teks lengkap khutbah &nbsp;tersebut.</p>
<p>Allah Akbar, Allah Akbar, Wa Lillahil Hamd.</p>
<p>Dengan takbir dan tahmid, kita melepas Ramadan yang insya Allah telah menempa hati, mengasuh jiwa serta mengasah nalar kita. Dengan takbir dan tahmid, kita melepas bulan suci dengan hati yang harus penuh harap, dengan jiwa kuat penuh optimisme, betapa pun beratnya tantangan dan sulitnya situasi. Ini karena kita menyadari bahwa Allah Maha Besar. Allahu Akbar! Allahu Akbar!</p>
<p>Semua kecil dan ringan selama kita bersama dengan Allah. Kita bersama sebagai umat Islam dan sebagai bangsa, kendati mazhab, agama atau pandangan politik kita berbeda. Karena kita semua ber-Ketuhanan Yang Maha Esa. Kita semua satu bangsa, satu bahasa dan satu tanah air dan kita semua telah sepakat ber-Bhineka Tunggal Ika, dan menyadari bahwa Islam, bahkan agama-agama lainnya, tidak melarang kita berkelompok dan berbeda. Yang dilarang-Nya adalah berkelompok dan berselisih.</p>
<p>Maksudnya: &#8220;Janganlah menjadi serupa dengan orang-orang yang berkelompok-kelompok dan berselisih dalam tujuan, setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan. Mereka itulah yang mendapatkan siksa yang pedih.&#8221; Demikian Allah berfirman dalam Q.S. Ali ‘Imran ayat 105</p>
<p>Saudara, keragaman dan perbedaan adalah keniscayaan yang dikehendaki Allah untuk seluruh makhluk, termasuk manusia.</p>
<p>Seandainya Allah menghendaki niscaya kamu dijadikannya satu umat saja, tetapi (tidak demikian kehendak-Nya). Itu untuk menguji kamu menyangkut apa yang dianugerahkan-Nya kepada kamu. Karena itu berlomba-lombalah dalam kebajikan (Q.S. Al-Maidah ayat 48).</p>
<p>Allahu Akbar, Allahu Akbar, Wa Lillahil Hamd!</p>
<p>Saudara, kini kita beridul fitri. Kata fithri atau fithrah berarti “asal kejadian”, “bawaan sejak lahir”. Ia adalah naluri. Fitri juga berarti “suci”, karena kita dilahirkan dalam keadaan suci bebas dari dosa. Fithrah juga berarti “agama” karena keberagamaan mengantar manusia mempertahankan kesuciannya. Maka hadapkanlah wajahmu kepada agama (Islam) dalam keadaan lurus.</p>
<p>Fitrah Allah yang telah menciptakan manusia atasnya. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. Itulah agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (Q.S. Ar-Rum ayat 30).</p>
<p>Dengan beridul fitri, kita harus sadar bahwa asal kejadian kita adalah tanah: Allah Yang membuat sebaik-baiknya segala sesuatu yang Dia ciptakan dan Dia telah memulai penciptaan manusia dari tanah. (Q.S. AsSajadah ayat 7)</p>
<p>Kita semua lahir, hidup dan akan kembali dikebumikan ke tanah. Dari bumi Kami menciptakan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu untuk dikuburkan dan darinya Kami akan membangkitkan kamu pada kali yang lain. (Q.S. Thaha ayat 55).</p>
<p>Kesadaran bahwa asal kejadian manusia dari tanah, harus mampu mengantar manusia memahami jati dirinya. Tanah berbeda dengan api yang merupakan asal kejadian iblis. Sifat tanah stabil, tidak bergejolak seperti api. Tanah menumbuhkan, tidak membakar. Tanah dibutuhkan oleh manusia, binatang dan tumbuhan &#8212; tapi api tidak dibutuhkan oleh binatang, tidak juga oleh tumbuhan. Jika demikian, manusia mestinya stabil dan konsisten, tidak bergejolak, serta selalu memberi manfaat dan menjadi andalan yang dibutuhkan oleh selainnya.</p>
<p>Bumi di mana tanah berada, beredar dan stabil. Allah menancapkan gunung-gunung di perut bumi agar penghuni bumi tidak oleng – begitu firman-Nya dalam Q.S. An-Nahl ayat 15. Peredaran bumi pun mengelilingi matahari sedemikian konsisten! Kehidupan manusia di dunia ini pun terus beredar, berputar, sekali naik dan sekali turun, sekali senang di kali lain susah.</p>
<p>Saudara, jika tidak tertancap dalam hati manusia pasak yang berfungsi seperti fungsinya gunung pada bumi, maka hidup manusia akan oleng, kacau berantakan. Pasak yang harus ditancapkan ke lubuk hati itu adalah keyakinan tentang Ketuhanan Yang Maha Esa. Itulah salah satu sebab mengapa idul fitri disambut dengan takbir.</p>
<p>Kesadaran akan kehadiran dan keesaan Tuhan adalah inti keberagamaan. Itulah fithrah atau fitri manusia yang atas dasarnya Allah menciptakan manusia (Q.S. Ar-Rum ayat 30).&nbsp;</p>
<p>Selanjutnya karena manusia diciptakan Allah dari tanah, maka tidak heran jika nasionalisme, patriotisme, cinta tanah air, merupakan fithrah yakni naluri manusia. Tanah air adalah ibu pertiwi yang sangat mencintai kita sehingga mempersembahkan segala buat kita, kita pun secara naluriah mencintainya. Itulah fithrah, naluri manusiawi. Karena itulah, hubbu al-wathan minal iman, cinta tanah air adalah manfestasi dan dampak keimanan. Tidak heran jika Allah menyandingkan iman dengan tanah air (Q.S Al-Hasyr ayat 9).</p>
<p>Sebagaimana menyejajarkan agama dengan tanah air, Allah berfirman: Allah tidak melarang kamu berlaku adil (memberi sebagian hartamu) kepada siapapun &#8211; walau bukan muslim&#8211; selama mereka tidak memerangi kamu dalam agama atau mengusir kamu dari negeri kamu (Q.S. Al-Mumtahanah ayat 8). Demikian pembelaan agama dan pembelaan tanah air yang disejajarkan oleh Allah.</p>
<p>Saudara, (siapa) yang mencintai sesuatu akan memeliharanya, menampakkan dan mendendangkan keindahannya serta menyempurnakan kekurangannya bahkan bersedia berkorban untuknya. Tanah air kita, yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, harus dibangun dan dimakmurkan serta dipelihara persatuan dan kesatuannya. Persatuan dan kesatuan adalah anugerah Allah yang tidak ternilai.</p>
<p>“Seandainya engkau, siapapun engkau, menafkahkan segala apa yang di bumi untuk mempertautkan hati anggota masyarakat, engkau tidak akan mampu, tetapi Allah yang mempertautkan hati mereka,” begitu Firman-Nya dalam Q.S. al-Anfal ayat 63.</p>
<p>Sebaliknya, perpecahan dan tercabik-cabiknya masyarakat adalah bentuk siksa Allah. Itulah antara lain yang diuraikan Al-Quran menyangkut masyarakat Saba’, negeri yang tadinya dilukiskan Al-Quran sebagai baldatun thayyibatum wa rabbun ghafur, negeri sejahtera yang dinaungi ampunan Illahi tapi mereka durhaka dengan menganiaya diri mereka, menganiaya negeri mereka.</p>
<p>Maka Kami jadikan mereka buah bibir dan kami cabik-cabik mereka sepenuh pencabik-cabikan. (Q.S. Saba’ ayat 18).</p>
<p>Saudara, yang dikemukan ayat-ayat di atas adalah sunatullah. Itu adalah hukum kemasyarakatan yang kepastiannya tidak berbeda dengan kepastian “hukum-hukum alam”. Allah berfirman: “Sekali-kali engkau -– siapapun, kapan dan di mana pun engkau &#8212; tidak akan mendapatkan bagi sunnatullah satu perubahan pun dan sekali-kali engkau tidak akan mendapatkan bagi sunnatullah Allah sedikit penyimpangan pun.</p>
<p>Itulah yang terjadi di Uni Soviet dan Yugoslavia dan yang prosesnya bisa jadi yang kita saksikan dewasa ini di sekian negara di Timur Tengah.</p>
<p>Allahu Akbar, Allah Akbar, Wa Lillahil Hamd.</p>
<p>Saudara-saudara sekalian, Allah berpesan bahwa bila hari raya fithrah tiba, maka hendaklah kita bertakbir. ْKalimat takbir merupakan satu prinsip lengkap menembus semua dimensi yang mengatur seluruh khazanah fundamental keimanan dan aktivitas manusia. Dia adalah pusat yang beredar, di sekelilingnya sejumlah orbit unisentris serupa dengan matahari, yang beredar di sekelilingnya planet-planet tata surya. Di sekeliling tauhid itu beredar kesatuan-kesatuan yang tidak boleh berpisah atau memisahkan diri dari tauhid, sebagaimana halnya planet-planet tata surya &#8212; karena bila berpisah akan terjadi bencana kehancuran.</p>
<p>Kesatuan-kesatuan tersebut antara lain. Pertama, kesatuan seluruh makhluk karena semua makhluk kendati berbeda-beda namun semua diciptakan dan di bawah kendali Allah. Itulah “wahdat al-wujud/Kesatuan wujud” – dalam pengertiannya yang sahih.</p>
<p>Kedua, kesatuan kemanusiaan. Semua manusia berasal dari tanah, sejak Adam, sehingga semua sama kemanusiaannya. Semua harus dihormati kemanusiaannya, baik masih hidup maupun telah wafat, walau mereka durhaka. Karena itu: Siapa yang membunuh seseorang tanpa alasan yang benar, maka dia bagaikan membunuh semua manusia dan siapa yang memberi kesempatan hidup bagi seseorang maka dia bagaikan telah menghidupkan semua manusia.“ [Q.S. al-Maidah ayat 32]</p>
<p>Memang jika ada yang manusia yang menyebarkan teror, mencegah tegaknya keadilan, menempuh jalan yang bukan jalan kedamaian, maka kemanusiaan harus mencegahnya. Hal ini dikarenakan, menurut Q.S. Al-Hajj ayat 40: Seandainya Allah tidak mengizinkan manusia mencegah yang lain melakukan penganiayaan niscaya akan diruntuhkan biara-biara, gereja-gereja, sinagog-sinagog, dan masjid-masjid, yang merupakan tempat-tempat yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Tetapi Allah tidak menghendaki roboh-robohnya tempat-tempat peribadatan itu. Karena itu pula kemanusiaan harus bersifat adil dan beradab.</p>
<p>Ketiga, di pusat tauhid beredar juga kesatuan bangsa. Kendati mereka berbeda agama, dan suku, berbeda kepercayaan atau pandangan politik, mereka semua bersaudara, dan berkedudukan sama dari kebangsaan. Karena itu sejak zaman Nabi Muhammad SAW., beliau telah memperkenalkan istilah “Lahum Ma Lanaa Wa ‘Alaihim Maa ‘Alaina”. Mereka yang tidak seagama dengan kita mempunyai hak kewargaan sebagaimana hak kita kaum muslimin dan mereka juga mempunyai kewajiban kewargaan sebagaimana kewajiban kita.</p>
<p>Dan karena itu pula, pemimpin tertinggi Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmad At-Thayyib, berkata: “Dalam tinjauan kebangsaan dan kewargaannegaraan, tidak wajar ada istilah mayoritas dan minoritas karena semua telah sama dalam kewargaan negara dan lebur dalam kebangsaan yang sama.&#8221;&nbsp;</p>
<p>Kesadaran tentang kesatuan dan persatuan itulah yang mengharuskan kita duduk bersama bermusyawarah demi kemaslahatan dan itulah makna “kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawatan perwakilan”.&nbsp;ْ</p>
<p>Saudara, kesadaran tentang kesamaan dan kebersamaan itu merupakan salah satu sebab mengapa dalam rangkaian idul fithri, setiap muslim berkewajiban menunaikan zakat fitrah yang merupakan simbol kepedulian sosial serta upaya kecil dalam menyebarkan keadilan sosial. Selain kesatuan-kesatuan di atas, masih banyak yang lain, seperti: kesatuan suami isteri, yakni kendati mereka berbeda jenis kelamin namun mereka harus menyatu. Tidak ada lagi yang berkata “saya” tetapi “kita”, karena mereka sama-sama hidup, sama-sama cinta serta sama-sama menuju tujuan yang sama.</p>
<p>Akhirnya, walau bukan yang terakhir, perlu juga disebut kesatuan jati diri manusia yang terdiri dari ruh dan jasad. Penyatuan jiwa dan raga, mengantar “binatang cerdas yang menyusui” ini menjadi manusia utuh sehingga tidak terjadi pemisahan antara keimanan dan pengamalan, tidak juga antara perasaan dan perilaku, perbuatan dengan moral, idealitas dengan realitas. Akan tetapi, masing-masing merupakan bagian yang saling melengkapi. Jasad tidak mengalahkan ruh dan ruh pun tidak merintangi kebutuhan jasad.</p>
<p>Kecenderungan individu memperkukuh keutuhan kolektif dan kesatuan kolektif mendukung kepentingan individu. Pandangan tidak hanya terpaku di bumi dan tidak juga hanya mengawang-awang di angkasa. Demikian itulah manusia yang ber-‘idul fithri, yang kembali ke asal kejadiannya.</p>
<p>Anda menemukan dia teguh dalam keyakinan. Teguh tetapi bijaksana, senantiasa bersih walau miskin, hemat dan sederhana walau kaya, murah hati dan murah tangan, tidak menghina dan tidak mengejek, tidak menyebar fitnah tidak menuntut yang bukan haknya dan tidak menahan hak orang lain.</p>
<p>Allahu Akbar, Allahu Akbar, Wa lillahil Hamd.</p>
<p>Saudara, kitab suci Al-Qur’an menguraikan bahwa sebelum manusia ditugaskan ke bumi, Allah memerintahkannya transit terlebih dahulu di surga. Itu dimaksudkan agar Adam dan ibu kita Hawa memperoleh pelajaran berharga di sana. Di surga, hidup bersifat sejahtera. Di sana, menurut Al-Qur’an Surah Thaha ayat 118-119, &#8220;tersedia sandang, papan dan pangan yang merupakan tiga kebutuhan pokok manusia. Di sana juga tidak terdengar, jangankan ujaran kebencian, ucapan yang tidak bermanfaat pun tidak ada wujudnya. Yang ada hanya damai… damai dan damai.&nbsp;</p>
<p>Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula yang menimbulkan dosa, akan tetapi ucapan salam lagi sejahtera. (Q.S. Al-Waqiaah ayat 25-26).</p>
<p>Situasi demikian, dialami oleh manusia modern pertama itu, bukan saja agar jika mereka tiba di pentas bumi mereka rindu kepada surga sehingga berusaha kembali ke sana, tetapi juga agar berusaha mewujudkan bayang-bayang surga itu dalam kehidupan di bumi ini, yakni hidup sejahtera, terpenuhi kebutuhan pokok setiap individu, dalam suasana damai, bebas dari rasa takut yang mencekam, bebas juga dari kesedihan yang berlarut.&nbsp;ْ</p>
<p>Saudara! Di surga juga keduanya menghadapi tipu daya iblis dan mengalami kepahitan akibat memperturutkannya. Sementara pakar berkata bahwa kata “iblis” terambil dari bahasa Yunani Kuno yakni Diabolos, yang berarti &#8220;sosok yang memfitnah, yang memecah belah&#8221;. Iblis memfitnah Tuhan dengan berkata bahwa Allah tidak melarang Adam dan pasangannya mencicipi buah terlarang, kecuali karena Allah enggan keduanya menjadi malaikat atau hidup kekal (Q.S. Al-’Araf ayat 20). Iblis memfitnah, memecah belah, dan menanamkan prasangka buruk.</p>
<p>Dengan beridul fitri, kita hendaknya sadar tentang peranan Iblis dan pengikut-pengikutnya dalam menyebar luaskan fitnah dan hoax serta menanamkan prilaku buruk serta untuk memecah belah persatuan dan kesatuan.</p>
<p>Saudara, Al-Qur’an melukiskan bahwa mempercayai ujaran Iblis, mengakibatkan tanggalnya pakaian Adam dan Hawa. (Q.S. Al-araf ayat 27). Pakaian adalah hiasan, pakaian juga menandai identitas dan melindungi manusia dari sengatan panas dan dingin sambil menutupi bagian yang enggan diperlihatkan. Selama bulan puasa ini, kita menenun pakaian takwa dengan nilai-nilai luhur.</p>
<p>Nilai yang telah disepakati oleh bangsa kita adalah nilai-nilai yang bersumber dari agama dan budaya bangsa yang tersimpul dalam Pancasila. Itulah pakaian kita sebagai bangsa. Itulah yang membedakan kita dari bangsa-bangsa lain. Itulah hiasan kita dan itu pula yang dengan menghayatinya kita dapat terlindungi &#8212; atas bantuan Allah &#8212; dari aneka sengatan panas dan dingin, dari aneka bahaya yang mengganggu eksistensi kita sebagai bangsa.</p>
<p>Allah berpesan: Jangan menjadi seperti seorang perempuan gila dalam cerita lama yang merombak kembali tenunannya sehelai benang demi sehelai setelah ditenunkannya (Q.S. An Nahl ayat 92).&nbsp;</p>
<p>Saudara-saudara, para ‘Â’idîn dan ‘Â’idât, yakinlah bahwa kita memiliki nilai-nilai luhur yang dapat mengantarkan kita ke cita-cita proklamasi. Tetapi agaknya kita kurang mampu merekat nilai-nilai itu dalam diri dan kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai inilah yang membentuk kepribadian anggota masyarakat; semakin matang dan dewasa masyarakat, semakin mantap pula pengejawantahan nilai-nilai tersebut. Masyarakat yang sakit adalah yang mengabaikan nilai-nilai tersebut.</p>
<p>Ada orang atau masyarakat yang sakit tapi tidak menyadari bahwa dia sakit. Sayyidina Ali pernah berucap melukiskan keadaan seseorang atau masyarakat: “Penyakitmu disebabkan oleh ulahmu tapi engkau tidak lihat obatnya ada di tanganmu tapi engkau tak sadar.”</p>
<p>Keadaan yang lebih parah adalah tahu dirinya sakit, obat pun telah dimilikinya, tapi obatnya dia buang jauh-jauh. Semoga bukan kita yang demikian.</p>
<p>Akhirnya, mari kita jadikan ‘idul fithri, sebagai momentum untuk membina dan memperkukuh ikatan kesatuan dan persatuan kita, menyatupadukan hubungan kasih sayang antara kita semua, sebangsa dan setanah air.</p>
<p>Marilah dengan hati terbuka, dengan dada yang lapang, dan dengan muka yang jernih, serta dengan tangan terulurkan, kita saling memaafkan, sambil mengibarkan bendera as-Salâm, bendera kedamaian di tanah air tercinta, bahkan di seluruh penjuru dunia.</p>
<p>“Ya Allah, Engkaulah as-Salâm (kedamaian), dari-Mu bersumber as-Salâm, dan kepada-Mu pula kembalinya. Hidupkanlah kami, Ya Allah, di dunia ini dengan as-Salâm, dengan aman dan damai, dan masukkanlah kami kelak di negeri as-Salâm (surga) yang penuh kedamaian. Maha Suci Engkau, Maha Mulia Engkau, Yâ Dzal Jalâli wal Ikrâm</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8binilah-teks-lengkap-khutbah-ied-prof-quraish-shihab/">​Inilah Teks Lengkap Khutbah Ied Prof Quraish Shihab</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Shalat Idul Fitri di Istiqlal, Diikuti 150 Ribu Orang</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bshalat-idul-fitri-di-istiqlal-diikuti-150-ribu-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2017 05:00:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#IdulFitri]]></category>
		<category><![CDATA[#Istiqlal]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#ShalatIed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2405</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8212;&#160;Shalat sunat Idul Fitri di Masjid Istiqlal telah selesai dilaksanakan, Minggu (25/6/2017) lewat pukul 07.00 WIB. Menjadi makmun Presiden Jokowi dan Wapres...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bshalat-idul-fitri-di-istiqlal-diikuti-150-ribu-orang/">​Shalat Idul Fitri di Istiqlal, Diikuti 150 Ribu Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8212;&nbsp;</b>Shalat sunat Idul Fitri di Masjid Istiqlal telah selesai dilaksanakan, Minggu (25/6/2017) lewat pukul 07.00 WIB.<br />
Menjadi makmun Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla di saf depan bersama jemaah lainnya. Masjid penuh dan meluber sampai keluar.</p>
<p>Di barisan perempuan terlihat istri kepala negara dan istri wakil presiden. Imam shalat.</p>
<p>Pada shalat Ied kali ini bertindak sebagai imam&nbsp;</p>
<p>Ahmad Husni Ismail dan khatib Quraish Shihab.</p>
<p>Jemaah di masjid terbesar di Asia Tenggara ini mencapai 150 ribu orang. <b>(ina)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bshalat-idul-fitri-di-istiqlal-diikuti-150-ribu-orang/">​Shalat Idul Fitri di Istiqlal, Diikuti 150 Ribu Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 39/112 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.015 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:14:34 by W3 Total Cache
-->