<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Islam Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/islam/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Jul 2025 09:28:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Islam Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/islam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Syiar Islam di Ujung Negeri, UPZ Baznas Semen Padang Syafari Dakwah ke Mentawai</title>
		<link>https://prokabar.com/syiar-islam-di-ujung-negeri-upz-baznas-semen-padang-syafari-dakwah-ke-mentawai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 09:28:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#syiar]]></category>
		<category><![CDATA[#UPZSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=127947</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang,Prokabar- Komitmen PT Semen Padang dalam mendukung syiar Islam di wilayah terluar Indonesia kembali diwujudkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Semen Padang. Pada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/syiar-islam-di-ujung-negeri-upz-baznas-semen-padang-syafari-dakwah-ke-mentawai/">Syiar Islam di Ujung Negeri, UPZ Baznas Semen Padang Syafari Dakwah ke Mentawai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang,Prokabar-</strong> Komitmen PT Semen Padang dalam mendukung syiar Islam di wilayah terluar Indonesia kembali diwujudkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Semen Padang. Pada 1 hingga 5 Juli 2025, UPZ kembali menggelar Syafari Dakwah Pedalaman ke Kabupaten Kepulauan Mentawai, memperkuat program pembinaan dai yang telah berjalan sejak 2014.</p>
<p>Berbeda dari kegiatan seremonial semata, program ini menyasar penguatan dakwah Islam secara terstruktur, khususnya di wilayah terpencil seperti Siberut Selatan, Siberut Tengah, dan Siberut Barat Daya.</p>
<p>Supervisor Pembinaan Dai UPZ BAZNAS Semen Padang, Buya Mafril, menyebut kegiatan ini meliputi evaluasi kinerja dai, penyerahan insentif, serta pembinaan spiritual bagi masyarakat, termasuk para muallaf.</p>
<p>“Kami hadir untuk menyemangati para dai dan menyampaikan pencerahan agama bagi umat Islam di pedalaman Mentawai. Tim kali ini juga akan menggelar Tabligh Akbar dan penguatan akidah bersama para tokoh seperti Prof. Ahmad Wira (pakar muamalah), Ust. Zulfi Akmal, Lc., MA (ahli sirah nabawiyah), dan Ust. Tris (praktisi rukyah &amp; bekam),” ujar Buya Mafril.</p>
<p>Seluruh kegiatan didanai dari zakat karyawan PT Semen Padang sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan. “Kami mengajak masyarakat untuk terus mendoakan kejayaan PT Semen Padang dan mendukung produk dalam negeri. Dari sanalah lahir kekuatan dakwah dan pembangunan umat,” imbuhnya.</p>
<p>Hingga saat ini, UPZ BAZNAS Semen Padang telah membentuk empat wilayah koordinasi dakwah di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Wilayah pertama mencakup Siberut Utara dan Siberut Barat, dengan akses utama melalui dermaga Siberut Utara. Wilayah kedua meliputi Siberut Selatan, Siberut Timur, dan Siberut Barat Daya yang dijangkau melalui dermaga Mailepet. Selanjutnya, wilayah ketiga berada di Sikakap yang dikoordinatori oleh Ust. Iswandi, S.HI, sementara wilayah keempat mencakup Pulau Sipora. Pembagian ini bertujuan untuk mempermudah koordinasi dan menjangkau masyarakat Muslim yang tersebar di pulau-pulau terpencil tersebut secara lebih efektif.</p>
<p>Ust. Iswandi, yang juga menjabat sebagai Ketua Koordinator UPZ BAZNAS Semen Padang se-Kabupaten Kepulauan Mentawai, menegaskan tekadnya untuk terus mengembangkan dakwah di wilayah yang penuh tantangan geografis ini.</p>
<p>“Insya Allah, dengan sinergi semua pihak dan keikhlasan para dai, syiar Islam di Mentawai akan terus tumbuh dan mengakar kuat,” ujarnya.</p>
<p>Apresiasi datang dari Kepala Departemen Hukum &amp; Komunikasi Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis. Ia menilai program Syafari Dakwah sebagai bukti nyata pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan berdampak langsung pada masyarakat, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).</p>
<p>“Program ini tak hanya memperkuat dimensi spiritual umat, tetapi juga mempererat jalinan sosial di tengah masyarakat terpencil. Ini adalah bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan dalam membangun manusia seutuhnya,” ujar Iskandar.</p>
<p>Ia menambahkan, Semen Padang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga berkomitmen terhadap pembangunan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/syiar-islam-di-ujung-negeri-upz-baznas-semen-padang-syafari-dakwah-ke-mentawai/">Syiar Islam di Ujung Negeri, UPZ Baznas Semen Padang Syafari Dakwah ke Mentawai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Khabib Nurmagomedov: Era Islam di UFC Baru Dimulai!</title>
		<link>https://prokabar.com/khabib-nurmagomedov-era-islam-di-ufc-baru-dimulai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2022 23:53:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#UFC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=108153</guid>

					<description><![CDATA[<p>Abu Dhabi, prokabar &#8211; Petarung asal Dagestan Rusia, Islam Makhachev jadi juara baru UFC di kelas ringan. Khabib Nurmagomedov, saudaranya yang juga eks juara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/khabib-nurmagomedov-era-islam-di-ufc-baru-dimulai/">Khabib Nurmagomedov: Era Islam di UFC Baru Dimulai!</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Abu Dhabi, prokabar</strong> &#8211; Petarung asal Dagestan Rusia, Islam Makhachev jadi juara baru UFC di kelas ringan. Khabib Nurmagomedov, saudaranya yang juga eks juara UFC, menyebut eranya Islam baru dimulai!</p>
<p>Islam Makahchev raih sabuk juara kelas ringan UFC pada UFC 280 akhir pekan kemarin, Minggu (23/10) dinihari WIB di Abu Dhabi. Islam melumpuhkan Charles Oliveira.</p>
<p>Oliveira yang sebelumnya menjuarai kelas tersebut kalah dengan kuncian di ronde kedua. Islam dengan sigap lakukan arm-triangle choke dan membuat Oliveira tidak berdaya.</p>
<p>Islam Makahchev pun melanjutkan &#8216;tongkat estafet&#8217; dari Khabib Nurmagomedov. Khabib yang merupakan saudara sepupunya Islam pernah menjadi juara di kelas ringan UFC.</p>
<p>Khabib pun sudah bilang beberapa kali, kalau Islam akan menjadi juara selanjutnya. Khabib tidak pernah ragu kalau Islam bakal lanjutkan trah petarung Dagestan di kompetisi MMA terbesar sedunia itu.</p>
<p>&#8220;Sudah dari beberapa tahun lalu saya bilang, Islam selanjutnya akan jadi juara,&#8221; jelasnya dilansir dari ESPN.</p>
<p>&#8220;Rencana Islam selanjutnya adalah terbang ke Australia dan hadapi rajanya pound-for-pound, Alexander Volkanovski,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Khabib Nurmagomedov menjelaskan, Islam Makhachev punya level berbeda dari petarung UFC lainnya. Bahkan di sosial media, Khabib beri kode kalau jalan Islam di UFC masih panjang!</p>
<p>&#8220;Yang paling menarik dari semuanya, ini baru permulaan,&#8221; tulis Khabib pada foto yang menampilkan Islam sedang mengangkat sabuk juara UFC-nya.</p>
<p>Islam Makahchev kini punya rekor kemenangan 23-1 dengan 11 kemenangan beruntun di UFC. Terakhir Islam kalah pada tahun 2015 lalu.</p>
<p>Di kelas ringan UFC masih terdapat beberapa lawan tangguh. Ada Beneil Dariush, Mateusz Gamrot, Michael Chandler, hingga Justin Gaethje dan Dustin Poirier yang bisa saja nanti jadi penantang Islam.(*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/khabib-nurmagomedov-era-islam-di-ufc-baru-dimulai/">Khabib Nurmagomedov: Era Islam di UFC Baru Dimulai!</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil UFC 280: Kalahkan Charles Oliveira, Islam Makhachev Rebut Sabuk Juara</title>
		<link>https://prokabar.com/hasil-ufc-280-kalahkan-charles-oliveira-islam-makhachev-rebut-sabuk-juara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Oct 2022 00:02:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#juara]]></category>
		<category><![CDATA[#UFC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=108026</guid>

					<description><![CDATA[<p>Abu Dhabi, prokabar  &#8211; Petarung Rusia Islam Makhachev merebbut sabut juara kelas ringan UFC, Minggu (23/10) dinihari WIB. Petarung muslim itu mengalahkan Charles Oliveira...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hasil-ufc-280-kalahkan-charles-oliveira-islam-makhachev-rebut-sabuk-juara/">Hasil UFC 280: Kalahkan Charles Oliveira, Islam Makhachev Rebut Sabuk Juara</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Abu Dhabi, prokabar </strong> &#8211; Petarung Rusia Islam Makhachev merebbut sabut juara kelas ringan UFC, Minggu (23/10) dinihari WIB. Petarung muslim itu mengalahkan Charles Oliveira dengan submission alias kuncian.</p>
<p>Duel UFC 280 digelar di Etihad Arena, Abu Dhabi. Partai utama mempertemukan Charles Oliveira vs Islam Makhachev.</p>
<p>Duel Oliveira vs Makhachev menjadi penting sebab memperebutkan sabuk di kelas ringan. Duel dimenangkan Makhachev di ronde kedua, lewat kuncian arm-triangle choke.</p>
<p>Bagi Makhachev, kemenangan ini membuatnya menjadi juara baru kelas ringan. Makhachev juga menghentikan catatan tak terkalahkan Oliveira.</p>
<p>Ronde 1<br />
Di ronde pertama, Makhachev langsung meladeni permainan bawah Oliveira. Makhachev bisa melakukannya dengan bisa memberi beberapa bantingan. Jab dan tendangan juga bisa dilepaskan Makhachev. Oliveira langsung terluka di ronde pertama.</p>
<p>Ronde 2<br />
Ronde kedua berjalan, Oliveira langsung berusaha menyerang balik. Namun, Makhachev bisa bertahan dengan oke.</p>
<p>Tiba momen kemudian, Makhachev membuat tendangan ke arah kepala Oliveira. Fighter Brasil itu langsung ambruk. Lawan dalam posisi limbung membuat Makhachev langsung memberinya pukulan, dan terakhir kuncian arm-triangle choke, memaksa Oliveira menyerah. Makhachev menang dan menjadi juara baru kelas ringan UFC.</p>
<figure id="attachment_20242" aria-describedby="caption-attachment-20242" style="width: 970px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-20242" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/10/islam-2.jpeg" alt="" width="970" height="547" /><figcaption id="caption-attachment-20242" class="wp-caption-text">Islam Makhachev, usai menuntaskan perlawanan Charles Oliveira (AFP)</figcaption></figure>
<p>Selain duel Oliveira vs Makhachev, ada empat duel lain yang menjadi main card di UFC 280. Ada duel Katlyn Chookagian vs Manon Fiorot (catchweight), Beneil Dariush vs Mateusz Gamrot (Lightweight), Petr Yan vs Sean O&#8217;Malley (Bantamweight), dan Aljamain Sterling vs T.J Dillashaw (Bantamweight).</p>
<p>Duel Chookagian vs Fiorot dimenangkan Fiorot lewat Unanimous Decision 29-28, 29-28, 29-28.</p>
<p>Duel kelas ringan antara Dariush vs Gamrot dimenangkan Dariush, dengan angka mutlak (Unanimous Decision). Fighter berdarah Iran itu menang skor 30-27, 30-27, 29-28.</p>
<p>Pertarungan ketiga antara Petr Yan vs Sean O&#8217;Malley dimenangkan O&#8217;Malley. Petarung berjuluk Sugar itu menang Split Decision 28-29, 29-28, 29-28.</p>
<p>Dan kemudian duel Aljamain Sterling vs T.j Dillashaw dimenangkan Funk Masters, julukan Sterling. Petarung asal Jamaika itu hanya butuh dua ronde membungkam lawannya dengan kemenangan TKO.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hasil-ufc-280-kalahkan-charles-oliveira-islam-makhachev-rebut-sabuk-juara/">Hasil UFC 280: Kalahkan Charles Oliveira, Islam Makhachev Rebut Sabuk Juara</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Sosok Raja Bagindo Ali, Ulama Minangkabau Penyebar Agama Islam di Filipina</title>
		<link>https://prokabar.com/mengenal-sosok-raja-bagindo-ali-ulama-minangkabau-penyebar-agama-islam-di-filipina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2021 05:18:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[minang]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Bagindo Ali]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95891</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211; Raja Bagindo Ali atau yang dari ejaan Filipina dikenal dengan nama Rajah Baguinda Ali adalah sosok penting atas jasanya dalam penyebaran agama....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mengenal-sosok-raja-bagindo-ali-ulama-minangkabau-penyebar-agama-islam-di-filipina/">Mengenal Sosok Raja Bagindo Ali, Ulama Minangkabau Penyebar Agama Islam di Filipina</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://prokabar.com/"><strong>Prokabar.com &#8211;</strong></a> Raja Bagindo Ali atau yang dari ejaan Filipina dikenal dengan nama Rajah Baguinda Ali adalah sosok penting atas jasanya dalam penyebaran agama.</p>
<p>Ulama asal Minangkabau tersebut adalah orang yang bangun cikal-bakal Kesultanan Sulu Filipina di bagian selatan pada abad 14 akhir.</p>
<p>Raja Bagindo injak kaki di Sulu pada tahun 1390. Meski jadi ulama yang berpengaruh, ia bukan orang pertama yang sebar dakwah di kawasan Mutiara Laut dari Orien tersebut.</p>
<p>Ia melanjutkan estafet dakwah dari pendahulunya keturunan Arab yaitu Karim ul-Makhdun.<br />
Tak hanya ke Sulu, Raja Bagindo juga pernah kunjungi daerah lain di kawasan Asia yaitu Serawak dan Sabah, Malaysia.</p>
<p>Berkat dibawah bimbingan Raja Bagindo, agama Islam di Sulu cepat berkembang. Dibuktikan dari kelahiran bibit Kesultanan Sulu Selatan pada abad ke-14.</p>
<p>Masuk tahun 1450, Rajo Sulu yang sudah sukses dan terkenal dengan kerja yang baik ganti posisi dengan sang menantu yaitu Sharif ul-Hashim Syed Abu Bakar, putra asal Arab.</p>
<p>Dari keterangan sejarah, sampai akhir hayat Raja Bagindo berhasil buat masyarakat Sulu hingga Pulau Sibutu masuk agama Islam.</p>
<p>Meski sukses dengan dakwah dari Raja Bagindo, kemewahan kerajaan Sulu saat ini hanya jadi kenangan dan cerita sejarah.</p>
<p>Suasana agung Islam di kawasan itu sempat rusak karena muncul kasus penyanderaan warga Indonesia dari kelompok Abu Sayyaf.</p>
<p>Kepulauan Sulu sendiri adalah kawasan di bagian selatan Filipina yang tak jauh dari negara tetangga yaitu Sabah, Malaysia.</p>
<p>Pulau itu memiliki luas 1.600 kilometer. Mayarakat asli sana adalah keturunan Suku Banjau, Baguingui serta Tasug, dan pegang bahasa daerah yaitu Melayu dan Tagalog. <strong>(MG1_ash)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mengenal-sosok-raja-bagindo-ali-ulama-minangkabau-penyebar-agama-islam-di-filipina/">Mengenal Sosok Raja Bagindo Ali, Ulama Minangkabau Penyebar Agama Islam di Filipina</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muslim Norwegia Puasa 20 Jam Sehari</title>
		<link>https://prokabar.com/muslim-norwegia-puasa-20-jam-sehari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2021 15:41:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Amerika]]></category>
		<category><![CDATA[#china]]></category>
		<category><![CDATA[#Iran]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#jepang]]></category>
		<category><![CDATA[#Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[#kristen]]></category>
		<category><![CDATA[#Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[#muslim]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#singapura]]></category>
		<category><![CDATA[#spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[#turki]]></category>
		<category><![CDATA[Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[Finlandia]]></category>
		<category><![CDATA[Greenland]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Isbat]]></category>
		<category><![CDATA[Norwegia]]></category>
		<category><![CDATA[Pakistan]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Skandinavia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=85360</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oslo, Prokabar.com &#8211; Penduduk Muslim di Norwegia berpuasa 20 jam sehari. Di posisi kedua, Jerman, sebuah negara di Eropa, muslim di sana puasa 19...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/muslim-norwegia-puasa-20-jam-sehari/">Muslim Norwegia Puasa 20 Jam Sehari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oslo, Prokabar.com &#8211;</strong> Penduduk Muslim di Norwegia berpuasa 20 jam sehari.</p>
<p>Di posisi kedua, Jerman, sebuah negara di Eropa, muslim di sana puasa 19 jam.</p>
<p>Jumlah Muslim Norwegia sekitar 3 persen atau 150 ribu jiwa.</p>
<p>Total penduduknya 5 juta jiwa, 80 persennya Kristen.</p>
<p>Norwegia terletak Semenanjung Skandinavia, dekat Rusia.</p>
<p>Pada musim panas, siang tak hanya 20 jam, tapi bisa 24 jam. Musim dingin, tak tertanggungkan.</p>
<p><strong>Baca Juga: </strong></p>
<ul>
<li><a href="https://prokabar.com/balimau-wali-kota-padang-larang-warga-lakukan-di-tempat-umum/"><strong>Balimau, Wali Kota Padang Larang Warga Lakukan di Tempat Umum</strong></a></li>
<li><a href="https://prokabar.com/thr-dibayar-penuh-dan-paling-lambat-seminggu-sebelum-lebaran/"><strong>THR Paling Lambat Seminggu Sebelum Lebaran</strong></a></li>
<li><a href="https://prokabar.com/ini-aturan-jam-kerja-asn-selama-ramadan/"><strong>Ini Aturan Jam Kerja ASN selama Ramadan</strong></a></li>
</ul>
<p>Selain Norwegia,yang puasa 20 jam, Finlandia tetangganya dan Greenland.</p>
<p>Tetangga Indonesia, Selandia Baru, puasanya, 11,5 jam.</p>
<p>Serupa dengan ini, Argentina, Afrika Selatan.</p>
<p>Indonesia sendiri, sebenarnya puasa 13,5 jam, tentu saja juga Singapura dan Malaysia.</p>
<p>Di Afrika, seperti Senegal, 14 jam. Juga Thailand.</p>
<p><strong>Baca Juga <a href="https://milenialisme.com/">Milenialisme.com</a></strong></p>
<ul>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/maksimal-pembayaran-thr-h-1-lebaran-idul-fitri/"><strong>Maksimal Pembayaran THR H-1 Lebaran Idul Fitri</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/warga-padang-tak-boleh-balimau-di-tempat-umum/"><strong>Warga Padang Tak Boleh Balimau di Tempat Umum</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/jadwal-kerja-asn-selama-ramadhan-di-tahun-2021/"><strong>Jadwal Kerja ASN Selama Ramadhan di Tahun 2021</strong></a></li>
</ul>
<p>Yang 15 jam, Saudi Arabia,India, Hong Kong, Oman, Qatar serta Uni Emirat Arab</p>
<p>Akan halnya mahasiswa Indonesia di Mesir, akan berpuasa seperti warga setempat, 15,5 jam. Palestina juga selama itu.</p>
<p>Kalau Jepang 16 jam, bersamaan dengan Maroko di tepi Laut Tengah, Pakistan, Iran dan Amerika</p>
<p>Lebih lama dari itu, Spanyol, China dan Turki, yang menurut CNN Indonesia, 16,5 jam.</p>
<p>Muslim Swiss akan menahan lapar dan dahaga selama 18 jam.</p>
<p>Sesuai keputusan pemerintah, awal Ramadan 1442 H mulai pada Selasa (13/4)</p>
<p>Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan keputusan itu usai sidang isbat  penentuan awal Ramadan 1442 H. <strong>(nrs)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/muslim-norwegia-puasa-20-jam-sehari/">Muslim Norwegia Puasa 20 Jam Sehari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menteri Agama Apresiasi Kontribusi LDII Perkuat Ukhuwah Islamiyah</title>
		<link>https://prokabar.com/menteri-agama-apresiasi-kontribusi-ldii-perkuat-ukhuwah-islamiyah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2021 07:21:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#LDII]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ormas]]></category>
		<category><![CDATA[Chriswanto Santoso]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Yaqut Cholil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=83602</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi kontribusi dan kerjasama Lembaga Dakwah Islam Indonesia dengan pemerintah. Yaqut Cholil mengatakan jumlah umat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menteri-agama-apresiasi-kontribusi-ldii-perkuat-ukhuwah-islamiyah/">Menteri Agama Apresiasi Kontribusi LDII Perkuat Ukhuwah Islamiyah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi kontribusi dan kerjasama Lembaga Dakwah Islam Indonesia dengan pemerintah.</p>
<p>Yaqut Cholil mengatakan jumlah umat Islam Indonesia lebih dari 80 persen penduduk Indonesia.</p>
<p>Apabila ukhuwah dan sinergi antarumat Islam terwujud, maka masalah kesatuan persatuan bangsa sudah selesai.</p>
<p>“Saya sampaikan di awal, Kementerian Agama (Kemenag) RI milik semua agama. Di dalamnya ada agama Islam.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ada ribuan ormas di bawah naungan Kementerian Agama, seperti NU, Muhammadiyah, dan LDII.&#8221;</p>
<p>&#8220;Saya mendukung sinergi dan kerjasama antarormas Islam dengan Kemenag dalam membangun ukhuwah Islamiyah,” kata Yaqut Cholill</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<ul>
<li><strong><a href="https://prokabar.com/22-terduga-teroris-hasil-operasi-di-jatim-digelandang-ke-jakarta/">22 Terduga Teroris Hasil Operasi di Jatim Digelandang ke Jakarta</a></strong></li>
<li><strong><a href="https://prokabar.com/polri-dan-kpi-bahas-persiapan-hari-penyiaran-nasional/">Polri dan KPI Bahas Persiapan Hari Penyiaran Nasional</a></strong></li>
<li><strong><a href="https://prokabar.com/temui-kabareskrim-kkp-minta-dukungan-tegakkan-hukum-di-sektor-perikanan/">Temui Kabareskrim, KKP Minta Dukungan Tegakkan Hukum di Sektor Perikanan</a></strong></li>
</ul>
<p>Yaqut Cholil menuturkan agama dan negara sejatinya saling membutuhkan dan saling mengokohkan untuk mewujudkan peradaban suatu bangsa.</p>
<h3><strong>Kemenag RI mendukung penguatan identitas keagamaan.</strong></h3>
<p>&#8220;Penguatan identitas keagamaan di satu sisi dan penguatan identitas kebangsaan di sisi yang lain tidak boleh tepisah, apalagi bertentangan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Konsep itu harus tetap dalam satu kotak untuk melahirkan moderasi beragama dan bernegara,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Hanya karena perbedaan khilafiah antarsesama agama Islam, bahkan perbedaan etnis dan agama seharusnya tidak menghambat terwujudnya persaudaraan sebagai sebuah bangsa.</p>
<p><strong>Baca Juga <a href="https://milenialisme.com/">Milenialisme.com</a></strong></p>
<ul>
<li><a href="https://milenialisme.com/lifestyle/kosmetik-mahal-perhatikan-tips-cantik-ini/"><strong>Kosmetik Mahal, Perhatikan Tips Cantik Ini</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/lifestyle/empat-fungsi-rendang-khas-minangkabau/"><strong>Empat Fungsi Rendang Khas Minangkabau</strong></a></li>
<li><strong><a href="https://milenialisme.com/berita/hoax-menjamur-media-komunitas-solusi-untuk-pembaca/">Hoax Menjamur, Media Komunitas Solusi untuk Pembaca</a></strong></li>
</ul>
<p>&#8220;Justru kesalehan beragama dan loyalitas bernegara harus saling mendukung satu sama lain.&#8221;</p>
<p>&#8220;Dengan kata lain, kita bisa menjadi umat saleh sekaligus warga negara baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Banyak program yang bisa bersinergi dengan ormas-ormas. Mulai dari kemandirian pesantren dan pengembangan madrasah kita bisa sinergikan.</p>
<p>&#8220;Setelah Munas LDII nanti kita akan sinergikan kembali dan duduk bersama membahas teknis dengan Kemenag,”</p>
<p>Sementara itu Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menyampaikan sedikit tentang masalah kebangsaan yang harus diangkat bersama.</p>
<p>Khususnya antara Kementerian Agama RI sebagai perwakilan pemerintah dengan ormas-ormas Islam.</p>
<h3><strong>Kontribusi LDII untuk Indonesia</strong></h3>
<p>Ia menyampaikan apa yang telah LDII kontribusikan untuk Bangsa Indonesia di berbagai bidang.</p>
<p>Di bidang pendidikan karakter, LDII membangun portal <a href="https://pondokkarakter.com/">pondokkarakter.com</a>.</p>
<p>Di bidang ketahanan pangan, warga LDII membangun urban farming, pemanfaatan lahan gambut, dan penggunaan <em>artificial intelegence</em> dalam pertanian di Garut.</p>
<p>Selanjutnya di bidang ekonomi syariah, LDII membangun ekonomi digital hingga ketahanan keluarga untuk ketahanan bangsa.</p>
<p>Senada dengan itu Ketua DPW LDII Sumatera Barat M. Ari Sultoni menambahkan masalah kebangsaan bukan hanya pemerintah.</p>
<p>Ormas juga harus memiliki tanggungjawab untuk menjaga kesatuan bangsa.</p>
<p>Menurutnya wujud kontribusi tentang hal ini, LDII Sumbar pernah mengadakan kerjasama dengan Kanwil Kementerian Agama mengadakan kegiatan dialog kebangsaan yang menghadirkan Dirjen Binmas Islam ke Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Semoga kegiatan tersebut dapat kita gelar kembali sebagai bagian kontribusi ormas keagamaan dalam hal menjaga keutuhan NKRI,&#8221; kata dia.</p>
<p>Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso bersama pengurus harian, menemui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Kementerian Agama RI, Pasar Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/3).</p>
<p>DPP LDII meminta Menag Yaqut Cholil untuk hadir dan memberikan pengarahan dalam Munas IX LDII pada 7-8 April 2021. Acara itu, rencananya dibuka oleh Presiden Joko Widodo. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menteri-agama-apresiasi-kontribusi-ldii-perkuat-ukhuwah-islamiyah/">Menteri Agama Apresiasi Kontribusi LDII Perkuat Ukhuwah Islamiyah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inspirasi Muhammad Ali: Kemenangan Terbesarnya Ada Diluar Ring, Perjuangan Mengenalkan Islam</title>
		<link>https://prokabar.com/inspirasi-muhammad-ali-kemenangan-terbesarnya-ada-diluar-ring-perjuangan-mengenalkan-islam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2020 12:29:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#mht]]></category>
		<category><![CDATA[#Muhammad Ali]]></category>
		<category><![CDATA[#Ring]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=66274</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Muhammad Ali adalah legenda tinju dunia. Tak ada petinju yang bisa menyamai dirinya. Kharisma,poluraitas, dan prestasi. Berhasil jadi pemenang di ring...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/inspirasi-muhammad-ali-kemenangan-terbesarnya-ada-diluar-ring-perjuangan-mengenalkan-islam/">Inspirasi Muhammad Ali: Kemenangan Terbesarnya Ada Diluar Ring, Perjuangan Mengenalkan Islam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Muhammad Ali adalah legenda tinju dunia. Tak ada petinju yang bisa menyamai dirinya. Kharisma,poluraitas, dan prestasi. Berhasil jadi pemenang di ring tinju, namun kemenangan terbesar Muhammad Ali justru ada di luar ring tinju.</p>
<p>Tak lain tak bukan adalah saat dia mengamalkan nilai-nilai Islam di Amerika Serikat.&#8221;Ali melakukan lebih banyak hal untuk Islam di negara ini dibandingkan banyak muslim lainnya dalam sejarah Amerika Serikat.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ali pernah bertanya apakah seseorang bisa menjadi muslim dan warga Amerika di saat yang sama. Ya, dia telah menaklukkan pertanyaan itu. Dengan kepergiannya, mari berharap pertanyaan seperti itu terkubur sedangkan peninggalan Ali tetap bertahan,&#8221; ucap Abdul Hakim Jackson dalam sambutan di tengah prosesi pemakaman Muhammad Ali.</p>
<p>Muhammad Ali adalah salah satu orang terkenal dan berpengaruh di dunia. Bukan hanya sebagai petinju, melainkan sebagai sosok manusia secara keseluruhan. Muhammad Ali memegang teguh keyakinan Islam dan terus jadi sosok yang lantang menentang diskriminasi yang sempat dialami Islam di Amerika Serikat.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-66275" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/04/ALI-1-235x300.jpg" alt="" width="493" height="629" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/04/ALI-1-235x300.jpg 235w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/04/ALI-1.jpg 500w" sizes="(max-width: 493px) 100vw, 493px" /></p>
<p>Muhammad Ali memeluk Islam di tengah diskriminasi keturunan Afrika-Amerika di Amerika Serikat. &#8220;Saya adalah Muhammad Ali, sebuah nama yang berarti kekasih Tuhan, dan saya ingin orang-orang memanggil saya Muhammad Ali,&#8221; ucap Muhammad Ali di 1964, momen pertama ia meninggalkan nama Cassius Clay, dikutip dari Mashable.</p>
<p>Sosok Muhammad Ali saat itu tengah menjadi pusat perhatian. Ia jadi juara dunia kelas berat dengan menaklukkan Sonny Liston. Konversi Muhammad Ali memeluk Islam bukan sekadar bentuk mencari sensasi.</p>
<p>Muhammad Ali memeluk Islam dan mengejawantahkan ajaran-ajaran di dalamnya. Salah satu langkah besar Muhammad Ali adalah ketika ia menolak wajib militer untuk Perang Vietnam di 1967.</p>
<p>&#8220;Hati nurani saya tidak membiarkan saya menembak saudara saya, atau orang dengan kulit lebih gelap, atau orang-orang kelaparan atas nama Amerika yang sangat kuat. Untuk apa menembak mereka? Mereka tidak pernah mengejek saya, mereka tidak merampas kewarganegaraan saya, mereka tidak memperkosa atau membunuh ibu dan ayah saya. Menembak mereka untuk apa? Bagaimana saya bisa menembak orang-orang miskin?&#8221; kata Muhammad Ali saat itu.</p>
<p>Muhammad Ali harus menerima konsekuensi berat atas sikap kontranya saat itu. Lisensi tinju Muhammad Ali dicabut dan ia tidak bertinju selama lebih dari tiga tahun. Namun seiring kebijakan perang Vietnam yang makin tidak populer di masyarakat lantaran menimbulkan banyak korban jiwa, pilihan Muhammad Ali untuk menentang hal itu terlihat sebagai pilihan bijak.</p>
<p>&#8220;Selalu dikatakan bahwa akan ada dua alternatif. Entah saya dipenjara atau saya pergi menjadi tentara Namun saya selalu mengatakan ada alternatif lain, yaitu keadilan. Bila keadilan ditegakkan, saya tidak akan pergi menjadi tentara atau dipenjara,&#8221; ujar Muhammad Ali dikutip dari Washington Post.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-66276" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/04/ali-4-300x156.jpg" alt="" width="577" height="300" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/04/ali-4-300x156.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/04/ali-4-768x399.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/04/ali-4.jpg 800w" sizes="(max-width: 577px) 100vw, 577px" /></p>
<p>Muhammad Ali kehilangan waktu di usia emas sebagai seorang atlet, yaitu di usia 25-28 tahun, namun dia menegaskan identitas kuat sebagai muslim yang menolak bentuk ketidakadilan. Seiring kariernya kembali, Muhammad Ali menunjukkan bahwa ia adalah berlian yang tak kehilangan kilaunya meski lama dipendam.</p>
<p>Muhammad Ali berhasil mempertahankan status sebagai bintang kelas berat dengan meraih kemenangan atas petinju top macam Joe Frazier, Ken Norton, hingga George Foreman.</p>
<p>Meski namanya tercatat sebagai petinju legendaris, kemenangan di dunia tinju bagi Muhammad Ali merupakan kemenangan kecil karena perang besar yang dijalani Muhammad Ali adalah membuat masyarakat Amerika Serikat punya pandangan terbuka terhadap Islam.</p>
<p>&#8220;Pertarungan saya di dunia tinju hanya untuk membuat saya populer. Saya tak pernah menikmati saat menyakiti orang, menjatuhkan orang. Namun dunia ini hanya mengerti kekuatan, kekayaan, dan popularitas.&#8221;</p>
<p>&#8220;Setelah saya mendengar pesan kuat Islam, melihat indahnya persatuan muslim, cara membesarkan anak, tata cara beribadah, cara makan, berpakaian, dan seluruh sikap islami, hal itu sungguh Indah. Saya berkata bahwa ini adalah hal yang harus lebih banyak diketahui orang. Hal ini yang akan diterima dan membuat mereka berminat untuk mengenal Islam,&#8221; tutur Muhammad Ali dikutip dari The Undefeated.</p>
<p>Muhammad Ali hidup di jalan Islam dan ia jadi salah satu tokoh penting di balik perkembangan Islam di Amerika Serikat hingga saat ini, sebagaimana diucapkan Jackson di prosesi pemakaman Muhammad Ali.(*/mht)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/inspirasi-muhammad-ali-kemenangan-terbesarnya-ada-diluar-ring-perjuangan-mengenalkan-islam/">Inspirasi Muhammad Ali: Kemenangan Terbesarnya Ada Diluar Ring, Perjuangan Mengenalkan Islam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenag Segera Tarik Buku Aqidah Akhlak, Ini Alasannya</title>
		<link>https://prokabar.com/kemenag-segera-tarik-buku-aqidah-akhlak-ini-alasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2019 02:29:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#aqidahakhlak]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=50805</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Buku Kerja Siswa (BKS) “ An-Najah” untuk siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah, Mata Pelajaran Aqidah Akhlak terbitan CV Gema Nusa, Klaten, Jawa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenag-segera-tarik-buku-aqidah-akhlak-ini-alasannya/">Kemenag Segera Tarik Buku Aqidah Akhlak, Ini Alasannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Buku Kerja Siswa (BKS) “ An-Najah” untuk siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah, Mata Pelajaran Aqidah Akhlak terbitan CV Gema Nusa, Klaten, Jawa Tengah, beberapa hari ini menimbulkan polemik. Pemicunya, terdapat salah satu pertanyaan latihan dalam buku itu yang dinilai mendiskreditkan amaliyah <em>tahlil</em>.</p>
<p>Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag A Umar mengaku sudah menugaskan timnya untuk mengklarifikasi persoalan tersebut. Hasilnya, pihak penerbit mengakui kesalahan tersebut dan akan segera menarik bukunya.</p>
<p>“Saya apresiasi atas langkah cepat penerbit. Namun demikian, saya mengingatkan agar para penerbit buku pelajaran agama memahami serta patuh pada regulasi perbukuan, yaitu PP No. 75 Tahun 2019 maupun PMA No. 9 tahun 2018,” tegas Umar di Jakarta, dinukil halaman Kemenag, Rabu (6/11).</p>
<p>Menurut Umar, keberadaan regulasi perbukuan untuk melindungi para penerbit dari kemungkinan kesalahan yang berakibat fatal atas terbitan yang telah dilakukannya. Kementerian Agama juga telah menyiapkan unit kerja yang secara khusus bertugas meneliti, menilai, serta sekaligus mengesahkan buku yang akan terbit itu layak terbit dan sudah terhindar dari kesalahan. Unit tersebut adalah Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur dan Khasanah Keagamaan, Balitbang Diklat, Kemenag RI.</p>
<p>“Jangankan penerbit swasta yang diselenggarakan masyarakat, kami sendiri Kementerian Agama RI, bila menyusun buku juga harus mendapat penelitian, penilaian, dan pengesahan dari unit Pusat Lektur,” tegasnya.</p>
<p>Dengan kesadaran semua pihak mengikuti prosedur regulasi buku pelajaran agama, Umar berharap kualitas pendidikan madrasah semakin bermutu dan berkontribusi dalam pembelajaran agama dan pembentukan karakter muslim rahmatan lil ‘alamin. “Kita perlu antarkan generasi Islam yang belajar di madrasah menjadi generasi pecinta negeri, pemberi contoh pengamal moderasi beragama dalam mendukung terwujudnya Indonesia unggul,” tutupnya.</p>
<p>Sebelumnya, pihak penerbit telah memberikan pernyataan tertulis, mengakui kesalahan, dan menyampaikan permohonan maaf. Dijelaskan bahwa kesalahan itu disebabkan <em>human eror</em> yang berupa kesalahan ketik, dari konsep yang seharusnya <em><strong>thalih</strong></em>  (lawan dari <em><strong>shalih</strong></em>) diketik <em><strong>tahlil</strong></em>. Selain itu, penerbit juga mengakui lalai dan salah karena tanpa izin mencantumkan logo Kemenag dalam terbitannya, tidak melakukan prosedur penilaian dan pengesahan buku sebagaimana diatur dalam regulasi PP No 75 tahun 2019 maupun PMA No. 9 Tahun 2018, serta memuat tulisan yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.</p>
<p>Menindaklanjuti semua kelalaian dan kesalahan tersebut, CV Gema Nusa, Klaten, dalam Surat Pernyataan yang sama menyampaikan kesanggupan mengambil langkah bersedia menyerahkan barang bukti buku yang bermasalah kepada Kemenag RI untuk selanjutnya dipelajari.</p>
<p>Dan juga bersedia segera menarik buku dimaksud serta buku pelajaran agama lainnya yang telah diterbitkan untuk selanjutnya akan diambil sesuai prosedur penerbitan buku agama yaitu mendapatkan penilaian dan pengesahan buku dari pihak yang berwenang di Kemenag RI. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenag-segera-tarik-buku-aqidah-akhlak-ini-alasannya/">Kemenag Segera Tarik Buku Aqidah Akhlak, Ini Alasannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyimak Potret Jemaah Tarikat Syatariah di Koto Gadang VI Koto</title>
		<link>https://prokabar.com/menyimak-potret-jemaah-tarikat-syatariah-di-koto-gadang-vi-koto/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 May 2019 14:45:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#religi]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tarekat]]></category>
		<category><![CDATA[#tarekatsyatariah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=37432</guid>

					<description><![CDATA[<p>Koto Gadang, Prokabar — Koto Gadang VI Koto merupakan salah satu Nagari dari 9 Nagari di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Daerah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menyimak-potret-jemaah-tarikat-syatariah-di-koto-gadang-vi-koto/">Menyimak Potret Jemaah Tarikat Syatariah di Koto Gadang VI Koto</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Koto</strong> <strong>Gadang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Koto Gadang VI Koto merupakan salah satu Nagari dari 9 Nagari di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Daerah pusat pengebaran Organisasi Muhammadiyah pertama di Pulau Sumatra, bahkan pertama di luar pulau Jawa.</p>
<p>Meski Syatariah sudah lebih dulu masuk dan mengislamkan masyarakat Selingkar Danau Maninjau tersebut, pada akhirnya Muhammadiyah mulai menggantikan paham tertua di Tanjung Raya.</p>
<p>Hanya ada satu masjid dan sekelompok jemaah yang masih kuat menganut dan melestarikan tarikat Syatariah tersebut di sana. Yakni Masjid Jami&#8217;ak Nagari Koto Gadang VI Koto.</p>
<p>Sekitar 300 orang jemaah dengan 5 orang Tuanku (dua orang diantaranya masih dalam proses menamatkan tingkat Tuanku). Di Bulan suci Ramadan ini, setiap malam mereka tadarus dan berzikir bersama.</p>
<p>Khusus untuk Tuanku dan jemaah pria, melaksanakan tadarus menggunakan Kitap Tafsif Al-Quran karya Jalaluddin. Sementara, pada kaum ibu-ibu tadarus dengan melantunkan Ayat Suci Al-Quran, seperti pada umumnya jemaah lainnya.</p>
<p>Tarikat Syatariah merupakan salah satu paham ajaran Islam tertua di Ranah Minang. Bahkan aliran yang mengislamkan masyarakat Minangkabau secara umumnya.</p>
<p>Paham tersebut disiarkan melalui Guru Besar Syekh Burhanuddin dan sukses menyebar di seluruh penjuru nusantara. Berpusat di Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman.</p>
<p>Raflison Tuanku Majo Lelo, Pemimpim jemaah Syatariah setempat menjelaskan guru besar mereka adalah Nurdin Tuangku Sidi Nurdin yang menyiarkan Syatariah di Batu Mangaum, Sungai Geringging. Paham tersebut berkat Asril Tuanku Sutan yang belajar ke Batu Mangaum sejak 1960 lalu.</p>
<p>&#8220;Setiap bulan Safar, kami selalu ikut ke Ulakan. Melakukan pengajian dan menambah ilmu ke sana. Di Sekitar Makam Syekh Burhanuddin di bulan baik itu, banyak ulama Syatariah berkumpul dan mengajarkan ilmu yang dimilikinya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Datuk Katumanggungan, Tokoh masyarakat setempat menambahkan banyak keunikan dan khasanah yang mampu dikembangkan di Koto Gadang VI Koto tersebut. &#8220;Makam para syekh dan ulama terdahulu sudah banyak terlupakan. Padahal sangat penting untuk sejarah generasi penerus.&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kami berharap lanjutnya, kepada pemerintah daerah untuk bisa memperhatikan situs-situs sejarah masa lalu. Karena sejarah merupakan cerminan masa lalu dan referensi hidup manusia saat ini dan masa akan datang.</p>
<p>&#8220;Tarikat Syatariah merupakan aliran tertua di Ranah Minang. Sebelum Muhammadiyah berkembang pesat di Tanjung Raya, paham ini banyak disiarkan ulama terdahulu. Termasuk Syekh Muhammad Amrullah, kakek dari Buya Hamka.&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menyimak-potret-jemaah-tarikat-syatariah-di-koto-gadang-vi-koto/">Menyimak Potret Jemaah Tarikat Syatariah di Koto Gadang VI Koto</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemko Padang Apresiasi Pelatihan Dai, Imam dan Khatib</title>
		<link>https://prokabar.com/pemko-padang-apresiasi-pelatihan-dai-imam-dan-khatib/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Feb 2019 14:45:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#dai]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#humas]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#PemkoPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=30214</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Pemerintah Kota Padang sangat mengapresiasi pelatihan da&#8217;i, imam dan khatib se-Kota Padang yang ke-11 kalinya diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Uswatun Hasanah Sumatra...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemko-padang-apresiasi-pelatihan-dai-imam-dan-khatib/">Pemko Padang Apresiasi Pelatihan Dai, Imam dan Khatib</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Pemerintah Kota Padang sangat mengapresiasi pelatihan da&#8217;i, imam dan khatib se-Kota Padang yang ke-11 kalinya diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Uswatun Hasanah Sumatra Barat pimpinan Ustadz Syamsul Bahri.</p>
<p>Hendaknya pelatihan ini berlanjut dari tahun ke tahun dalam upaya menjadikan seorang da&#8217;i, imam dan khatib yang profesional. Demikian dikatakan Wali Kota Padang, Mahyeldi didampingi Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kota Padang, Jamilus saat membuka pelatihan tersebut di Balai Diklat Koperasi Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (9/2).</p>
<p>&#8220;Ketika seorang da&#8217;i memiliki kompetensi dan memenuhi standar, maka da&#8217;i tersebut dapat dikatakan seorang da&#8217;i yang mampu membina umat&#8221;, tutur Mahyeldi.</p>
<p>&#8220;Melalui pelatihan ini hendaknya dapat dipahami apa kapasitas dan potensi minimal yang harus dimiliki oleh seorang da&#8217;i, imam dan khatib. Kedepannya pemerintah akan memberikan sertifikasi kepada da&#8217;i, imam dan khatib, walaupun tidak sebanyak yang diharapkan&#8221;, terangnya lagi.</p>
<p>&#8220;Oleh sebab itu, Pemko Padang terus berupaya memacu untuk menghadirkan para da&#8217;i, imam dan khatib yang kompeten, karena dengan langkah tersebut akan hadir para pendakwah dan imam yang andal&#8221;, imbuhnya.</p>
<p>&#8220;Kota Padang juga sedang menyeleksi 300 orang imam. Apabila imamnya bagus, da&#8217;i nya cerdas, dan khatibnya punya wawasan untuk menyampaikan ceramah, akan menarik banyak orang untuk shalat berjamaah. Oleh sebab itu, tingkatkan kemampuan para da&#8217;i, imam, dan khatib dengan mengalokasikan waktu untuk rajin membaca&#8221;, pungkas Mahyeldi. (<b>Humas</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemko-padang-apresiasi-pelatihan-dai-imam-dan-khatib/">Pemko Padang Apresiasi Pelatihan Dai, Imam dan Khatib</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indang Tuo, Bukti Sejarah Masuknya Islam Ke Ranah Minang</title>
		<link>https://prokabar.com/indang-tuo-bukti-sejarah-masuknya-islam-ke-ranah-minang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2018 14:23:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#RanahMinang]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21525</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar  — Indang Tuo merupakan kesenian unik yang biasanya berkembang pesat di Piaman. Namun tidak pada kenyataannya, kesenian ini rupanya juga ada di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/indang-tuo-bukti-sejarah-masuknya-islam-ke-ranah-minang/">Indang Tuo, Bukti Sejarah Masuknya Islam Ke Ranah Minang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar</strong>  — Indang Tuo merupakan kesenian unik yang biasanya berkembang pesat di Piaman. Namun tidak pada kenyataannya, kesenian ini rupanya juga ada di Kanagarian Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar.</p>
<p>Kesenian Indang Tuo Jorong Balai Belo ini sudah ada sejak 1958. Meski sempat redup, 2006 kembali bangkit saat perhatian Wali Nagari dan perangkannya meningkat. Sehingga eksistensi seni budaya Islam tersebut bersinar seiring prestasi membanggakan tercapai dari tingkat Daerah hingga Nasional.</p>
<p>Ketua Sanggar Indang Tuo Balai Belo, Raismi Sutan Rajo Budi menyebutkan Sejarah Indang berawal Rasulullah membuat permainan untuk 11 orang anak Bujaha atau Sudaki. Mereka anak-anak zalim yang dirangkul sehingga menjadi alim dan ulama besar.</p>
<p>&#8220;Mereka diberikan semacam permainan Ripa&#8217;i atau Rebana sebagai media untuk menarik secara berlahan, sehingga mau mengikuti ajaran Islam,&#8221; kata Raismi.</p>
<p>Al hasil, kesebelas anak Yuzalim tersebut tumbuh besar menjadi ulama besar menyiarkan Agama Islam ke penjuru dunia. Beberapa orang diantaranya, berhasil sampai ke Aceh dan memainkan kesenian tersebut untuk menjadi penarik masyarakat ikut dalam ajaran Islam.</p>
<p>&#8220;Perkembangan Islam di Aceh cukup pesat melalui Kesenian Indang tersebut. Hingga Akhirnya sampai pula di Pariaman melalui Syekh Burhanuddin atau Abdulrahman,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sedangkan bisa sampai ke Koto Kaciak ini lanjutnya, melalui beberapa tokoh yang belajar ke Pariaman. Seperti Raba&#8217;in Sutan Parpatiah, Limun Sutan Majo Kayo, Saripudin dan Sutan Pamenan. Saat itu sekitar tahun 1958.</p>
<p>&#8220;Awalnya kesenian ini dibawa beberapa Ulama bertarikat syatariah. Karena banyak yang belum paham, akhirnya beberapa orang di Koto Kaciak ini memutuskan mempelajari kesenian tersebut secara serius ke Pariaman. Mereka pun mahir dilestarikan ke sini,&#8221; ungkap Ketua Indang Tuo Balai Belo tersebut.</p>
<p>Dalam Indang, memiliki lantunan sejarah Nabi Muhammad SAW beserta keturunannya. Mengkisahkan perjalanan perkembangan Islam di masa lalu.</p>
<p>Sementara itu, Wali Nagari Koto Kaciak, Syaiful Endri menyebutkan kesenian Indang Tuo menjadi pusat perhatian semua tokoh akademisi, seniman dan masyarakat Sumbar, khususnya di Koto Kaciak. Selain Unik dan khas, kesenian tersebut dimainkan para kaum Bapak dengan sangat baik.</p>
<p>&#8220;Selain pernah tampil di Taman Budaya Padang dan luar negeri, Indang Tuo Balai Belo ini juga memiliki segudang prestasi. Penghargaan terakhir saat tampil di Festival Pantai Gandoriah Kota Pariaman. Alhamdulillah, hadiah yang didapatkan, lumayan menunjang semangat pelestarinya,&#8221; Pungkas Syaiful Endri. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/indang-tuo-bukti-sejarah-masuknya-islam-ke-ranah-minang/">Indang Tuo, Bukti Sejarah Masuknya Islam Ke Ranah Minang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Hijab, Sejarah Panjang di Kepala Perempuan</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bhijab-sejarah-panjang-di-kepala-perempuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Oct 2017 04:50:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#Hijab]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3295</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar, Padang &#8211;Sejarah panjang hijab adalah kisah agama-agama samawi. Konsep hijab bukan saja domain Islam. Dalam Taurat, kitab suci agama Yahudi, sudah disebut beberapa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bhijab-sejarah-panjang-di-kepala-perempuan/">​Hijab, Sejarah Panjang di Kepala Perempuan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Prokabar, Padang</b> &#8211;Sejarah panjang hijab adalah kisah agama-agama samawi. Konsep hijab bukan saja domain Islam. Dalam Taurat, kitab suci agama Yahudi, sudah disebut beberapa istilah yang semakna dengan hijab seperti tif’eret. Demikian pula dalam kitab Injil misalnya istilah <i>zammah, re’alah, zaif dan mitpahat.&nbsp;</i></p>
<p>Sejarah mencatat, hijab dikenal berbagai bangsa dan masyarakat Timur kuno sejak dahulu. Bentuknya sangat beragam. Hijab wanita Yunani kuno berbeda dengan yang dipakai wanita Romawi dan Arab jahiliah.<br />
Menurut Eipstein konsep hijab dalam arti menutup kepala bahkan sudah dikenal sebelum datangnya agama-agama samawi (Yahudi, Nasrani dan Islam). Tradisi penggunaan kerudung yang merupakan bagian dari hijab, sudah dikenal dalam hukum kekeluargaan Asyiria.<br />
Hukum ini mengatur istri, anak perempuan, janda, bila bepergian ke tempat umum harus menggunakan kerudung. Taurat-perjanjian lama yang di penuhi oleh ayat- ayat yang berkenaan dengan hijab, kemudian ditetapkan oleh Isa Al-Masih manakala ia datang membawa Injil-perjanjian baru. Banyak sekali ayat Taurat dan Injil yang menetapkan wanita pada zaman itu harus memakai hijab dan cadar. Pada pasal kejadian, ayat 65, bagian 24 disebutkan : “Ia berkata kepada hamba-Nya : Siapa laki-laki yang berjalan menuju taman berjalan menuju kita? ‘Hamba itu menjawab : “Dia adalah tuanku. maka Maryam mengambil tudung dan menutup dirinya”. “Maha Ishaq memasukkan Maryam kepada khaba’. milik ibunya, kemudian ia memuliakannya.dan akhirnya wanita itu . Sementara itu, bangsa Arab pada zaman Jahiliah telah mengenal hijab sebagai bagian dari tradisi cinta dan persahabatan. Demikian antara lain catatan Nawir Sadewa dalam&nbsp;<a href="http://www.tongkronganislami.net">www.tongkronganislami.net&nbsp;</a></p>
<p>Dalam buku &#8220;Pesona jilbab dari Padang, Sebuah Laporan Empiris,&#8221;yang ditulis Khairul Jasmi, Abdullah Khusairi dan kawan-kawan terbaca dengan jelas, pro kontra tentang kerudung perempuan ini sepertinya tak pernah basi. Ia lebih panjang dari sejarah itu sendiri. Di berbagai negara, selalu ada masalah jilbab ini mencuat. Dari berbagai sisi, jilbab menjadi masalah. Alasannya bermacam-macam. Asal-usul jilbab dibahas oleh banyak orang pada 1970 &nbsp;hingga 1980. Perdebatan soal jilbab menjadi bagian, betapa marjinalnya perempuan dalam agama karena penafsiran yang masukulin.</p>
<p>Jilbab dalam arti penutup kepala hanya dikenal di Indonesia. Di beberapa negara Islam, pakaian sejenis jilbab dikenal dengan beberapa istilah, seperti chador di Iran, pardeh di India dan Pakistan, milayat di Libya, abaya di Irak, charshaf di Turki, hijâb di beberapa negara Arab-Afrika seperti di Mesir, Sudan, dan Yaman. Hanya saja pergeseran makna hijâb dari semula berarti tabir, berubah makna menjadi pakaian penutup aurat perempuan semenjak abad ke-4 H.</p>
<p>Terlepas dari istilah yang dipakai, sebenarnya konsep hijab bukan saja domain Islam. Misalnya dalam kitab Taurat, kitab suci agama Yahudi, sudah dikenal beberapa istilah yang semakna dengan hijâb seperti <i>tif’eret</i>. Demikian pula dalam kitab Injil yang merupakan kitab suci agama Nasrani juga ditemukan istilah semakna. Misalnya istilah <i>zammah, re’alah, zaif dan mitpahat.&nbsp;</i></p>
<p>Bisa jadi soal jilbab ini, ada hubungannya dengan sejarah di atas. Namun yang jelas, dalam Islam, perempuan yang sudah “datang bulan” diwajibkan menutup aurat di depan bukan mahramnya. Seperti dijelaskan dalam Al-Quran, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. <i>Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS.Al-Ahzab. 59)</i></p>
<p>Para mufassir dan fuqaha memiliki pendapat berbeda-beda soal batas aurat perempuan setelah baligh. Paling tidak ada tiga pendapat yang berbeda. Pertama, ada ulama yang menyatakan seluruh tubuh muslimah itu aurat yang harus ditutupi, termasuk menutup wajah (dengan menampakkan mata) yang biasa disebut cadar. Kedua, ada ulama yang berpendapat bahwa aurat muslimah adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. Ketiga, ada ulama yang berpendapat bahwa batas aurat muslimah diserahkan kepada budaya dan tradisi daerah masing-masing.&nbsp;</p>
<p>Walau semuanya mengacu kepada <i>QS. An-Nur: 31, Al-Ahzab: 59</i>, namun tafsir yang berbeda-beda membuat hasilnya bisa berbeda pula. Ini memperkaya pemikiran dunia Islam sekaligus membawa kebingungan pula di tengah ummat. Namun demikian, hasil dari penelitian seorang akademisi bidang Tafsir Hadits terhadap hadits yang mendukung soal aurat perempuan telah membuka jalan terang. Sebuah jalan alternatif. Bahwa aurat muslimah itu adalah seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan wajah. &nbsp;</p>
<p>Dosen Fakultas Adab IAIN Imam Bonjol Padang, Dr. Riri Fitria, M.Ag, yang meneliti kedudukan Hadits seputar batas aurat perempuan dalam rangka mendapatkan gelar doktor, menyatakan, pada dasarnya aurat perempuan seluruh anggota tubuh kecuali wajah dan telapak tangan, namun demikian, bukan berarti tidak boleh mukminah berpenampilan modis. Justru itulah tantangannya, begitu banyak kesempatan untuk membuat pakaian muslimah lebih modis. Yang paling penting, tidak memancing pandangan negatif dari yang bukan muhrim. Misalnya, tidak tipis, tidak ketat mengikuti alur tubuh perempuan. &nbsp;</p>
<p>Menurut Yusuf Qaradhawi, di kalangan ulama sudah ada kesepakatan tentang masalah aurat perempuan yang boleh ditampakkan. Ketika membahas makna <i>Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali apa yang biasa tampak daripadanya (QS 24:31)</i>, menurut Qaradhawi, para ulama sudah sepakat bahwa yang dimaksudkan itu adalah muka dan telapak tangan.&nbsp;</p>
<p>Dimensi pakaian muslimah, selain dari dalam Al-Quran, juga terdapat dalam hadits. Busana yang dipakai tidak dianjurkan tipis dan mengikuti lekuk tubuh alias longgar.&nbsp;</p>
<p><b>Kajian Soal Padang</b></p>
<p>Jurnal Perempuan Edisi 60, November 2008 menurunkan liputan khusus dari Mohamad Guntur Romli. Reportase dan wawancara beragam, menyuarakan kaum minoritas yang mendapat imbas dari sebuah kebijakan untuk kaum mayoritas.&nbsp;</p>
<p>Seperti ditemukan dalam buku &#8220;Pesona Jilbab dari Padang, Sebuah Laporan Empiris,&#8221; tentang busana muslimah &nbsp;disebutkan, liputan khusus itu dengan judul yang sedikit bernada provokatif &#8220;Siswi-Siswi Kristen Pun Terpaksa Berjilbab; Kewajiban Busana Muslim di Kota Padang,&#8221; reportase itu ingin menyampaikan sebuah nada miris atas kebijakan tersebut, namun di dalam wawancara langsung dengan pendeta, siswi non muslim, agak terasa tentram diimana, keterpaksaan itu sudah dimaklumi sebagai kaum minoritas.&nbsp;<br />
Guntur dalam penelitiannya juga menemukan: Dalam masalah pandangan masyarakat Padang terhadap bentuk negara dan isu aturan-aturan negara dengan berdasarkan pada syariah memperoleh jawaban yang ambigu. Ketika ditanya “apakah Indonesia negara Islam atau bukan” jawabannya: 97% bukan negara Islam 2.4%, namun ketika ditanya “setuju atau tidak setuju aturan-aturan berdasarkan ajaran Islam”, jawabannya: setuju (58.5%), tidak setuju (36.6%). Dua isu berbasis syariah: wirid dan busana muslim juga memperlihatkan hasil yang mencengangkan. Ketika responden ditanya “perlukah Perda kewajiban wirid bagi siswa/i” jawabannya: perlu (87.8%), tidak perlu (9.8%). Saat dilanjutkan dengan pertanyaan “tidakkah Perda ini diskriminatif terhadap warga lain yang tidak beragama Islam” jawabannya: tidak diskriminatif (87.8%), ya (7.3%). Sedangkan kewajiban busana muslim (jilbab dan baju yang menutupi seluruh tubuh perempuan: kecuali wajah dan dua telapak tangannga) hasilnya: perlu (92.7%), dan tidak perlu (4.9%). Ketika ditanya “apakah Perda tersebut tidak diskriminatif terhadap pemeluk agama lain” jawabannya: tidak diskriminatif (80.5%), diskriminatif (14.6%). Meskipun sangat tinggi harapan dan dukungan masyarakat Padang terhadap Perda Syariah, namun ketika ditanya “siapa yang punya usul/inisiatif pertama kali Perda itu”, jawabannya adalah: pemerintah daerah (75.6%), sedangkan ormas/kelompok masyarakat (12.2%). Demikian juga ketika ditanya “draft Perda itu dibuat siapa”, jawabannya: Pemda (76.6%). Hal ini menunjukkan bahwa lembaga eksekutif (pemerintah daerah) memiliki peran yang sangat sentral dalam mengusulkan dan membuat peraturan yang berdasarkan syariat Islam.&nbsp;</p>
<p>Belum ada survei ilmiah tentang efektivitas dari peraturan-peraturan ini namun, booming pakaian muslimah sudah terjadi di mana-mana. Dimulai dari para idola, artis, yang mulai membudayakan untuk berbusana muslimah. Sebuah peradaban baru yang sudah mulai beranjak menuju simbol-simbol keagamaan menjadi budaya. Demikian catatan&nbsp;<a href="http://prokabar.com">prokabar.com</a>&nbsp;yang diramu dari tiga sumber untuk Anda<b>. (nrs/laf)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bhijab-sejarah-panjang-di-kepala-perempuan/">​Hijab, Sejarah Panjang di Kepala Perempuan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Inikah Alquran Zaman Nabi, Mau Tahu?</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8binikah-alquran-zaman-nabi-mau-tahu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Oct 2017 10:55:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#AlQuran]]></category>
		<category><![CDATA[#Islam]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3243</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar, Birmingham &#8211; Alquran dari dulu tidak pernah berubah isinya. Hal ini dijamin oleh Sang Empunya Allah SWT. Lalu adakah Alquran asli yang masih...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8binikah-alquran-zaman-nabi-mau-tahu/">​Inikah Alquran Zaman Nabi, Mau Tahu?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Prokabar, Birmingham &#8211; </b>Alquran dari dulu tidak pernah berubah isinya. Hal ini dijamin oleh Sang Empunya Allah SWT. Lalu adakah Alquran asli yang masih tersimpan untuk membuktikannya?&nbsp;<br />
Jauh di sana, di kiri daratan Eropa, Inggris ditemukan potongan Alquran yang ditulis di atas kulit domba semasa Nabi Muhammad SAW masih hidup. Penemuan itu tepatnya di University of Birmingham.&nbsp;</p>
<p>Panjang kulit domba itu, hanya dua halaman folio dan merupakan potongan surat ke-18 dan ke-20. Penulisan mushaf Alquran ini diperkirakan dilakukan antara 568 dan 645 Masehi sedangkan Nabi Muhammad SAW hidup pada 570 hingga 632 Masehi.&nbsp;</p>
<p>Potongan tulisan ayat Alquran di kulit domba itu sudah berada di sana 100 tahunan. Tidak seorangpun tahu sebab terselip di antara lebih 30 ribu buku dan dokumen Timur Tengah dan Islam.</p>
<p>&nbsp;Semua itu dikumpulkan pada tahun 1920 oleh seorang pendeta dari Mosul bernama Alphonse Mingana. Upaya ini disponsori oleh salah satu anggota dinasti pembuat cokelat di Inggris, Edward Cadbury.</p>
<p>Lalu kenapa bisa bertemu? Dokumen tiga tahun silam di laman the Telegraph, menyebut seorang peneliti S-3 menemukan dokumen ini lalu memutuskan untuk melakukan uji radiokarbon. Hasilnya, ternyata mengejutkan. the Telegraph, menyebutkan analisis radiokarbon menunjukkan Alquran ini berusia sekitar 1.370 tahun. Analisis yang dilakukan Oxford University Radiocarbon Accelerator Unit ini memiliki tingkat akurasi 95 persen. &nbsp;</p>
<p>Direktur yang menangani koleksi istimewa di University of Birmingham, Susan Worrall, mengakui para peneliti tidak pernah menyangka bahwa usia Alquran itu sedemikian tua.&nbsp;</p>
<p>&#8220;Menemukan bahwa kami memiliki potongan Alquran yang tertua di dunia adalah hal yang amat mengejutkan,&#8221; ujar Worrall yang dikutip BBC.&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami terkejut ada dokumen bersejarah yang penting di sini, di Birmingham, kota &nbsp;paling beragam di Inggris,&#8221; katanya seperti dilaporkan the Independent.&nbsp;</p>
<p>David Thomas, profesor studi Kristen dan Islam di Univresity of Birmingham, mengatakan, penulisan Alquran mungkin dilakukan pada tahun-tahun awal lahirnya Islam. Nabi Muhammad menerima wahyu antara 610 dan 632 Masehi. &nbsp;</p>
<p>&#8220;Orang yang menuliskannya mungkin mengenal baik Nabi Muhammad. Mungkin ia juga bertemu langsung (dengan Nabi Muhammad&#8211;Red), mungkin juga ia mendengarkan langsung ajaran beliau. Ia juga mungkin mengenal beliau secara langsung dan itu perkiraan yang bisa ditelusuri,&#8221; kata Thomas kepada BBC dan sekarang dilansir&nbsp;<a href="http://prokabar.com">prokabar.com</a>&nbsp;untuk Anda.</p>
<p>Menurut Thomas, pada tahap awal penulisannya, Alquran dituliskan pada batu, lembaran daun kurma, atau kulit domba. Semua potongan itu akhirnya terkumpul pada sekitar 650 Masehi. &nbsp;Demikian&nbsp;<a href="http://prokabar.com">prokabar.com</a>&nbsp;mengabarkan, Allahualam <b>(*)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8binikah-alquran-zaman-nabi-mau-tahu/">​Inikah Alquran Zaman Nabi, Mau Tahu?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 85/274 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.022 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:19:20 by W3 Total Cache
-->