<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#industri4.0 Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/industri4-0/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/industri4-0/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 May 2021 15:53:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#industri4.0 Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/industri4-0/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Usung Empat Pilar dalam Menyongsong Industri 4.0, Kinerja PLN Dapat Apresiasi</title>
		<link>https://prokabar.com/usung-empat-pilar-dalam-menyongsong-industri-4-0-kinerja-pln-dapat-apresiasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2020 00:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#industri4.0]]></category>
		<category><![CDATA[#PLN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=76431</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM, Arifin Tasrif, mengapresiasi kinerja PT.Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero. PLN saat ini mengusung empat pilar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/usung-empat-pilar-dalam-menyongsong-industri-4-0-kinerja-pln-dapat-apresiasi/">Usung Empat Pilar dalam Menyongsong Industri 4.0, Kinerja PLN Dapat Apresiasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="1"><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM, Arifin Tasrif, mengapresiasi kinerja PT.Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero.</p>
<p data-reader-unique-id="3">PLN saat ini mengusung empat pilar dalam rangka menyongsong industri 4.0 yakni <em data-reader-unique-id="4">green, lean, innovative</em>, dan <em data-reader-unique-id="5">costumer focused</em>.</p>
<p data-reader-unique-id="6">&#8220;Saya yakin dengan transformasi PLN bisa mewujudkan bisnis ketenagalistrikan yang lebih sehat dan memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat, bangsa, dan negara,&#8221; kata Arifin melalui keterangannya, Minggu (25/10).</p>
<p data-reader-unique-id="7">Arifin mengharapkan transformasi bisnis yang digagas (PT PLN Persero) mampu menciptakan biaya pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik yang lebih efisien, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati listrik.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Ia  menyarankan, agar PLN meningkatkan konsep pelayanan yang lebih memprioritaskan pelanggan karena kepuasan dan kedekatan dengan pelanggan adalah satu hal yang penting.</p>
<p data-reader-unique-id="9">&#8220;Salah satu konsep yang harus dilakukan manajemen PLN adalah tidak kaku, menerapkan <em data-reader-unique-id="10">human oriented </em>atau berorientasi manusia<em data-reader-unique-id="11">,&#8221;</em> ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Menurutnya, pemerintah berkomitmen untuk mendukung transformasi bisnis yang dilakukan PLN, terutama dalam efisiensi BPP listrik.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Langkah lainnya yang dilakukan adalah pengendalian biaya pembentuk (BPP) baik <em data-reader-unique-id="14">fixed cost</em> dan <em data-reader-unique-id="15">fuel cost</em>, pengendalian efisiensi penyediaan tenaga listrik dari pembangkitan melalui pengaturan spesifik <em data-reader-unique-id="16">fuel consumption </em>pembangkit oleh pemerintah serta sisi penyaluran melalui pengaturan susut jaringan.</p>
<p data-reader-unique-id="17">Beberapa langkah kebijakan yang sudah diimplementasikan PLN antara lain kebijakan energi primer pembangkit batu bara dan gas, pengaturan harga pembelian tenaga listrik dari IPP berdasarkan BPP, optimalisasi energi <em data-reader-unique-id="18">mix </em>pembangkitan dengan mengurangi pembangkit BBM.</p>
<p data-reader-unique-id="19">PT PLN (Persero) sejak awal memiliki tujuan untuk menyelenngarakan usaha penyediaan tenaga listrik bagi kepentingan umum.</p>
<p data-reader-unique-id="20">Penyediaan listrik yang dimaksud adalah dalam jumlah dan mutu yang memadai serta memupuk keuntungan bagi perusahaan yang manfaatnya dapat dinikmati oleh masyarakat.</p>
<p data-reader-unique-id="21">Sebelumnya, Direktur Utama PLN Zulkifli menyatakan, program transformasi PLN yang mencakup empat fokus antara lain:  (1) Lean, memastikan pengadaan listrik yang andal dan efisien; (2)  Green, meningkatkan kapasitas pembangkitan dengan fokus pada EBT, untuk mendukung tercapainya pengadaan listrik yang lebih ramah lingkungan; (3) <em data-reader-unique-id="22">Innovative</em>, meraih pendapatan dari sumber-sumber baru seperti fiber optic dan <em data-reader-unique-id="23">Electric Vehicle</em>, dan (4) <em data-reader-unique-id="24">Customer focused</em>, menjadi pilihan nomor satu bagi pelanggan dan mengejar target 100 persen elektrifikasi. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/usung-empat-pilar-dalam-menyongsong-industri-4-0-kinerja-pln-dapat-apresiasi/">Usung Empat Pilar dalam Menyongsong Industri 4.0, Kinerja PLN Dapat Apresiasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kupas Tuntas Kunci Revolusi Industri 4.0 Di Dialog Kepemudaan Se Dunia</title>
		<link>https://prokabar.com/kupas-tuntas-kunci-revolusi-industri-4-0-di-dialog-kepemudaan-se-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Feb 2020 15:12:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#industri4.0]]></category>
		<category><![CDATA[#kepemudaan]]></category>
		<category><![CDATA[#KPI]]></category>
		<category><![CDATA[#kpipusat]]></category>
		<category><![CDATA[#YuliandreDarwis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=59267</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Indonesia saat ini telah memasuki era Revolusi Industri 4.0. Hal ini ditandai dengan meningkatnya digitalisasi di segala bidang, salah satunya di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kupas-tuntas-kunci-revolusi-industri-4-0-di-dialog-kepemudaan-se-dunia/">Kupas Tuntas Kunci Revolusi Industri 4.0 Di Dialog Kepemudaan Se Dunia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Indonesia saat ini telah memasuki era Revolusi Industri 4.0. Hal ini ditandai dengan meningkatnya digitalisasi di segala bidang, salah satunya di dunia penyiaran.</p>
<p class="p1"><span class="s1">“Hari ini, dunia penyiaran kita sudah mulai memasuki era digital. Di Amerika misalnya, regulator penyiaran Amerika atau FCC sudah menyiapkan regulasi TV Digital. Jadi TV digital memberikan dampak menonton akan lebih clear, lebih jernih, dan tidak perlu pakai antena lagi. Salurannya sudah langsung tertangkap di TV Digial”. ujar Yuliandre Darwis, Komisioner KPI Pusat 2019-2022 di Dialog Kepemudaan PPI Se-Dunia yang diselenggarakan di Gedung A Kemendikbud RI (08/02). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia juga menambahkan, UU Penyiaran yang baru juga seharusnya bisa cepat diketuk mengingat urgensi revolusi industri sekarang. Dalam era revolusi industri ini, dampak yang ditimbulkan juga cukup banyak. Kreativitas diperlukan untuk bertahan di era yang cukup kompleks ini. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Yuliandre memberi contoh, di Korea, episode drama paling banyak 16-22 episode, setelah itu diciptakan lagi judul baru. Sedangkan di Indonesia, satu judul sinetron bisa sampai ribuan episode. “Kreativitas dalam industri penyiaran juga sangat diperlukan,” tuturnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu Budiman Sudjatmiko, angota DPR RI 2009-2019 menambahkan, Nadiem Makarim dulu membuat gojek, juga menggunakan imajinasi. “Mencari cara bagaimana kita bisa hanya duduk diam, tapi ojeknya datang sendiri. Ini memberi contoh bahwa di era artificial intellegent ini, manusia harus bisa berpikir cepat dan berpikir maju ke depan.”terangnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu Reno Rafly, VP dari Kata.ai membahas, saat ini bagaimana kesiapan Indonesia menghadai era revolusi industri 4.0 ini, “Workface Indonesia berada di urutan 60 di readyness skilss, artinya, dalam dunia kerja, anak muda di Indonesia masih berada pada urutan bawah dalam kesiapan skills digital di dunia kerja.” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia juga menekankan, kreativitas dan imajinasi sangat diperlukan untuk maju di dunia digital ini. Jangan sampai, manusia sekarang kalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang sekarang sudah bisa digantikan oleh artificial intelligent. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“The future is now adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan keadaan digital saat ini. Mau tidak mau, suka tidak suka, anak muda Indonesia harus siap menghadapi hal ini.” tutupnya. (<b>rel</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kupas-tuntas-kunci-revolusi-industri-4-0-di-dialog-kepemudaan-se-dunia/">Kupas Tuntas Kunci Revolusi Industri 4.0 Di Dialog Kepemudaan Se Dunia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Akan Pamer Kemampuan Industri di Hannover Messe 2020</title>
		<link>https://prokabar.com/indonesia-akan-pamer-kemampuan-industri-di-hannover-messe-2020/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Oct 2019 04:09:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#industri4.0]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenperin]]></category>
		<category><![CDATA[HannoverMesse2020]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=48161</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Indonesia terus berjuang untuk menjadi pemimpin ekonomi digital di Asia Tenggara pada tahun 2020. Target itu diperkuat seiring telah diluncurkannya peta jalan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/indonesia-akan-pamer-kemampuan-industri-di-hannover-messe-2020/">Indonesia Akan Pamer Kemampuan Industri di Hannover Messe 2020</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Indonesia terus berjuang untuk menjadi pemimpin ekonomi digital di Asia Tenggara pada tahun 2020. Target itu diperkuat seiring telah diluncurkannya peta jalan Making Indonesia 4.0, yang didedikasikan untuk modernisasi sektor manufaktur melalui pemanfaatan teknologi industri 4.0.</p>
<p>“Saat ini, ekonomi Indonesia yang terbesar di ASEAN, dan pada tahun 2030 ditargetkan bisa naik ke peringkat 10 besar ekonomi dunia. Ini merupakan aspirasi besar yang ada dalam Making Indonesia 4.0,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (4/10).</p>
<p>Berdasarkan peta jalan tersebut, pada tahap awal implementasi industri 4.0, Indonesia akan lebih fokus mengembangkan lima sektor manufaktur andalannya, yakni industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, serta elektronika. Kelima sektor itu yang dipilih karena mampu memberikan kontribusi hingga 60 persen terhadap PDB nasional, nilai ekspor, dan penyerapan tenaga kerja.</p>
<p>“Sektor-sektor tersebut yang akan menjadi prioritas pengembangan ke depannya. Dalam implementasi strateginya, perlu melibatkan <em>stakeholders</em> terkait meliputi pemerintah, asosiasi industri, perusahaan swasta, perguruan tinggi, dan investor,” papar Menperin.</p>
<p>Penerapan industri 4.0 dinilai memberikan efek ganda bagi Indonesia melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 1-2 persen dari <em>baseline </em>5%, peningkatan kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB nasional hingga 25%, peningkatan ekspor bersih hingga 10%, serta peningkatan biaya penelitian dan pengembangan sekitar 2% dari PDB.</p>
<p><em>Adapun teknologi yang sedang berkembang seiring bergulirnya industri 4.0, antara lain berupa </em><em>artificial intelligence</em><em> (AI), </em><em>advanced robotic</em><em>, </em><em>internet of things</em><em> (IoT), </em><em>3D Printing</em><em>, dan </em><em>Augmented Reality</em><em>/</em><em>Virtual Reality</em><em> (AR/VR). </em></p>
<p><em>“Teknologi ini dinilai dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas bagi sektor industri secara lebih efisien. Sehingga sektor industri akan terus berkontribusi besar pada ekonomi,” sambung Menperin.</em></p>
<p>Pada triwulan II tahun 2019, sektor industri masih memberikan kontribusi paling besar terhadap struktur produk domestik bruto (PDB) nasional dengan capaian 19,52% (y-on-y). “Dari capaian yang mendekati 20 persen tersebut, Indonesia hampir sejajar dengan Jerman,” ujar Menperin.</p>
<p>Oleh karenanya, dengan terpilihya Indonesia sebagai The Official Partner Country pada Hannover Messe 2020, Menperin menilai, menjadi momentum yang tepat untuk menunjukkan kemampuan industri manufaktur nasional di mata dunia dalam bertransformasi menuju industri 4.0.</p>
<p>“Indonesia akan menempati panggung utama pameran terbesar dunia untuk teknologi industri tersebut. Kegiatannya akan berlangsung  pada 20-24 April 2020 di Hannover Messe, Jerman,” ungkap Airlangga.</p>
<p>Hannover Messe 2020 juga merupakan salah satu upaya Indonesia untuk memperkenalkan peta jalan Making Indonesia 4.0 yang sudah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Selain itu, mendorong peningkatan investasi sektor industri manufaktur dan pengembangan infrastruktur digital di Indonesia.</p>
<p>Chairman Managing Board Deutsche Messe, Dr. Jochen Köckler menyampaikan, sebagai <em>partner country</em> di Hannover Messe, Indonesia tidak hanya memperkuat hubungan ekonominya dengan Jerman, tetapi juga menunjukkan dirinya dalam event penting dunia tersebut.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Republik Federasi Jerman untuk Indonesia Peter Schoof menyebutkan, ada empat alasan Indonesia tepat dipilih sebagai mitra resmi pada perhelatan Hannover Messe 2020. Pertama, hubungan Indonesia dan Jerman selama beberapa dekade terkahir terus terjalin baik dan kuat, khususnya dalam bidang kerja sama ekonomi.</p>
<p>“Banyak perusahaan Jerman yang sudah lama ada di Indonesia. Kami terus mendukung negara ini untuk tumbuh dan berkembang, dan kami juga sudah banyak mendapatkan manfaat dari inspirasi yang ada di Indonesia,” tutur Peter.</p>
<p>Alasan kedua adalah potensi Indonesia yang luar biasa. Hal ini terlihat dari hasil penelitian McKinsey, yang memposisikan ekonomi Indonesia saat ini berada di peringkat ke-16 dunia. Bahkan, diproyeksi bisa menembus hingga peringkat ke-7 pada tahun 2050.</p>
<p>“Indonesia punya sumber daya alam dan sumber daya manusia (SDM) yang sangat besar, serta didukung dengan infrastruktur yang lengkap. Ini menjadi peluang bagi Indonesia,” ujar Duta Besar Jerman itu.</p>
<p>Alasan ketiga, yakni Pemerintah Indonesia sudah tepat memilih program prioritas pembangunan ke depannya adalah pengembangan kualitas SDM. “Sebab, pembangunan SDM adalah salah satu syarat yang paling penting bagi Indonesia untuk terlibat dalam rantai pasok global yang tentunya akan dapat meningkatkan nilai tambah dan inovasi,” imbuhnya.</p>
<p>Kemudian, alasan terakhir karena Indonesia adalah negara demokratis, dan Jerman mendukung negara yang ingin menjalin kerja sama secara multilateral. “Tahun ini kami melihat demokrasi yang dijalankan oleh Indonesia. Indonesia tidak hanya bersaing di tingkat ASEAN, tetapi juga kancah global,” tandas Peter. Volume perdagangan antara Jerman dan Indonesia berjumlah lebih dari 6 miliar dollar AS pada 2017. Ekspor Jerman ke Indonesia sebagian besar terdiri dari mesin, produk kimia, teknologi pengukur dan kontrol, teknik elektro, elektronik, kendaraan dan bagian kendaraan.</p>
<p>Sementara itu, Indonesia mengekspor produk tekstil, sepatu, elektronik, makanan dan bahan baku ke Jerman. Saat ini lebih dari 250 perusahaan Jerman menjalankan bisnis di Indonesia, di antaranya Festo, Robert Bosch, SAP, TÜV NORD, Siemens, MAN, ThyssenKrupp, BASF, Bayer, Daimler dan BMW. <strong>(*/hdp)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/indonesia-akan-pamer-kemampuan-industri-di-hannover-messe-2020/">Indonesia Akan Pamer Kemampuan Industri di Hannover Messe 2020</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Bidik Universitas Top Dunia Kolaborasi di Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-bidik-universitas-top-dunia-kolaborasi-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Aug 2019 02:59:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#industri4.0]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenperin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45010</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah terus mendorong peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam kesiapan menyongsong era revolusi industri 4.0. Selain telah melakukan upaya strategis melalui...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-bidik-universitas-top-dunia-kolaborasi-di-indonesia/">Pemerintah Bidik Universitas Top Dunia Kolaborasi di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah terus mendorong peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam kesiapan menyongsong era revolusi industri 4.0. Selain telah melakukan upaya strategis melalui program pendidikan dan pelatihan vokasi yang link and match dengan industri, pemerintah juga sedang membidik kolaborasi antara perguruan tinggi di Indonesia dengan perguruan tinggi top dunia.</p>
<p>“Salah satu tantangan saat ini adalah di level universitas. Beberapa top universitas di Indonesia belum ada yang masuk dalam jajaran 300 besar dunia. Kami harapkan, beberapa univeritas unggulan di luar negeri mempunyai counterpart dengan beberapa universitas di Tanah Air. Sehingga mereka bisa menjadi top 100, setidaknya di level regional,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto dilansir, Senin (26/8).</p>
<p>Menperin mencontohkan, The University of Melbourne misalnya, bisa menjadi rekanan bagi universitas-universitas di Indonesia. “Melbourne University sekarang ada di peringkat ke-33 dunia, diharapkan dapat mendorong capacity building bagi sejumlah universitas yang ada di Indonesia,” tuturnya.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Airlangga ketika memberikan sambutan pada rangkaian acara yang diselenggarakan The University of Melbourne di Jakarta, beberapa waktu lalu. “Setelah gencar membangun infrastruktur secara masif, program prioritas Bapak Presiden Jokowi selanjutnya adalah menaruh perhatian besar pada pengembangan kualitas SDM,” tegasnya.</p>
<p>Langkah itu guna mengambil peluang dari momentum bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia, terutama pada masa puncaknya di periode tahun 2020 hingga 2024. “Jika kita bisa lebih fokus untuk mengembangkan kualitas SDM dan menggunakan cara-cara baru, maka pemerintah meyakini bonus demografi menjadi bonus lompatan kemajuan bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.</p>
<p>Oleh karena itu, lembaga pendidikan dan lembaga pelatihan perlu terus didorong untuk melakukan pembenahan secara besar-besaran agar mampu menghadapi perubahan dari beragam aspek. “Kita butuh SDM yang terampil dan mampu menguasai ilmu pengetahuan masa kini dan masa depan,” imbuhnya.</p>
<p>Airlangga pun menyampaikan, guna menghasilkan inovasi yang sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi terkini, dibutuhkan peningkatan kegiatan penelitian dan pengembangan. Hal ini bisa diwujudkan, salah satunya melalui hasil kolaborasi antara akademisi Indonesia dengan akademisi top dunia.</p>
<p>“Dengan demikian, nantinya diharapkan mampu mendorong semakin banyak pelajar Indonesia untuk ikut bekolaborasi dalam menimba ilmu di luar negeri, serta memberi izin universitas atau politeknik dari luar negeri untuk beroperasi di kawasan ekonomi khusus. Ini yang akan kami rencanakan,” paparnya.</p>
<p>Karena itu, Menperin terus mengajak perguruan tinggi agar lebih aktif melakukan riset, khususnya di bidang industri untuk menghasilkan inovasi dan mendongkrak daya saing sektor manufaktur nasional. “Tentunya dalam hal ini universitas harus menjadi bagian dari salah satu langkah strategis dalam menyiapkan kompetensi SDM sesuai kebutuhan di era industri 4.0,” ujarnya.</p>
<p>Airlangga menyebutkan, inovasi serta perubahan terhadap model bisnis yang lebih efisien dan efektif merupakan bagian dari hasil penerapan industri 4.0. Revolusi industri ini diyakini akan mempercepat peningkatan daya saing sektor industri nasional secara signifikan. Industri 4.0 ini ditandai dengan meningkatnya konektivitas, interaksi dan semakin konvergensinya batas antara manusia, mesin, dan sumber daya lainnya melalui teknologi informasi dan komunikasi.</p>
<p>“Revolusi tersebut merupakan sebuah lompatan besar di sektor industri dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sepenuhnya tidak hanya dalam proses produksi, tetapi juga di seluruh rantai nilai guna mencapai efisiensi yang setinggi-tingginya untuk melahirkan model bisnis yang baru dan berbasis digital,” tandasnya.</p>
<p>Selain itu, Airlangga mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan strategi dalam memasuki era industri 4.0 melalui implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0. Aspirasi besarnya adalah menjadikan Indonesia masuk jajaran 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030.</p>
<p>“Dengan peta jalan tersebut, diharapkan akan mampu meningkatkan produktivitas, Research and Development (RnD), inovasi, sekaligus untuk mendorong sektor manufaktur berkontribusi hingga 25% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional,” terangnya. (<b>rel/hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-bidik-universitas-top-dunia-kolaborasi-di-indonesia/">Pemerintah Bidik Universitas Top Dunia Kolaborasi di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menteri Perindustrian Raih Herman Johannes Award</title>
		<link>https://prokabar.com/menteri-perindustrian-raih-herman-johannes-award/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2019 01:14:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#industri4.0]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenperin]]></category>
		<category><![CDATA[#revolusiindistri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31102</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta, Prokabar — Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendapatkan penghargaan Herman Johannes Award 2019 dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Keluarga Alumni Fakultas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menteri-perindustrian-raih-herman-johannes-award/">Menteri Perindustrian Raih Herman Johannes Award</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yogyakarta, Prokabar — </strong>Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendapatkan penghargaan Herman Johannes Award 2019 dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Keluarga Alumni Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (Katgama), kemarin (22/2).  Airlangga meraih penghargaan tersebut atas kiprahnya meletakkan dasar strategis untuk membawa bangsa Indonesia memasuki era industri 4.0.</p>
<p>&#8220;Kami berterima kasih karena dengan ridho dan karunia Allah SWT saya mendapatkan penghargaan ini. Pada keluarga saya, istri saya yang sekarang ada di sini, saya mengucapkan terima kasih sudah diberi izin untuk keliling terus, sekaligus memberi waktu dan motivasi agar saya terus berkarya,&#8221; ucap Airlangga usai menerima penghargaan di Grha Sabha Pramana UGM Yogyakarta.</p>
<p>Airlangga mengaku sangat bangga sekaligus terharu mendapatkan penghargaan Herman Johannes Award. Sebagai alumni UGM, tidak pernah terbayang oleh Airlangga bahwa dalam waktu 30 tahun kembali lagi ke UGM dalam acara resmi rapat senat terbuka.</p>
<p>“Oleh karena itu, saya mengapresiasi dan berterimakasih kepada UGM. Sebagai alumnus, saya bangga dan senang kembali ke UGM banyak sekali perubahan fisik yang terjadi di kampus ini selama beberapa tahun belakangan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Penghargaan Herman Johannes Award 2019 yang diterima Airlangga Hartarto diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono dalam peringatan Hari Pendidikan Tinggi Teknik ke-73.</p>
<p>Pada tahun 2003, nama Herman Johannes diabadikan oleh Katgama menjadi sebuah penghargaan bagi karya utama penelitian bidang ilmu dan teknologi. Herman Johannes adalah cendekiawan, politikus, ilmuwan, dan pahlawan Indonesia. Dia pernah menjabat Rektor UGM pada periode 1961-1966.</p>
<p>Airlangga berharap penghargaan Herman Johannes Award yang diterimanya dapat menjadi pendorong untuk terus berkarya bagi nusa dan bangsa, khususnya dalam bidang industri.</p>
<p>Saat ini, kata dia, Indonesia sudah siap memasuki era industri 4.0 yang ditandai dengan peluncuran Making Indonesia 4.0, sebuah peta jalan yang memuat strategi dan arah yang jelas dalam upaya merevitalisasi sektor manufaktur.</p>
<p>Selain Airlangga, penerima Herman Johannes Award tahun 2019 adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk bidang diplomasi internasional, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk bidang transportasi, serta Almarhum Sedijatmo Atmohoedojo di bidang konstruksi.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Airlangga menyampaikan bahwa revolusi industri 4.0 merupakan sebuah kekuatan besar di sektor industri. Di masa ini, teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan sepenuhnya tidak hanya dalam proses produksi, tetapi juga dalam seluruh rantai guna mencapai efisiensi yang setinggi tingginya sehingga melahirkan bisnis model yang berbasis digital.</p>
<p>“Sektor industri nasional memerlukan banyak pembenahan, terutama dalam penguasaaan teknologi yang menjadi kunci utama penentu daya saing di era industri 4.0 saat ini setiap negara berebut untuk meningkatkan daya saingnya didalam kancah industri global,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Menurut Airlangga, peluncuran Making Indonesia 4.0 telah menjadi pembicaraan di berbagai perguruan tinggi di berbagai daerah, dalam kelompok-kelompok profesi masyarakat,  dalam asosiasi-asosiasi industri. Bahkan indonesia menjadi rujukan diberbagai negara dan di sektor industri dan beberapa perusahaan dunia yang terkesan dengan inisiatif ini.</p>
<p>&#8220;Mereka merencanakan Indonesia untuk menjadikan hub teknologi mereka, bahkan dalam pembicaraaan dalam WEF, mereka juga melihat dan meminta agar Indonesia menjadi salah satu hub di ASEAN,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Airlangga pun menyampaikan, industri 4.0 sangat terkait dengan penyediaan infrastruktur dan teknologi informasi komunikasi, seperti internet of things (IoT), big data, cloud computing, artificial intelegence (AI), maupun virtual &amp; augmented reality.</p>
<p>&#8220;Maka akan menjadi pertanyaan dan tantangan besar, yang harus kita jawab bersama. Apakah revolusi industri 4.0 akan mengubah tatanan industri sebelumnya?&#8221; ujarnya.</p>
<p>Airlangga kemudian menjelaskan, industry 4.0 dapat berjalan harmonis dengan industri yang sudah ada sebelumnya. Ia mencontohkan, bila melihat di sekitar Yogyakarta, ada kawasan industri Kotagede yang terkenal dengan peraknya, kemudian terdapat juga banyak sentra industri batik.</p>
<p>Ini masih diproduksi handmade atau buatan tangan. Keberpihakan pemerintah sangat jelas, bahwa industri semacam ini hanya diperuntukkan kepada investasi usaha kecil dan menengah oleh masyarakat Indonesia saja.</p>
<p>Airlangga melanjutkan, untuk tahap revolusi industri ke-2 atau mass production, di Jogja ada industri makanan yang sangat beragam, termasuk bakpia ataupun preservasi gudeg dengan pengalengan. Di revolusi ketiga, juga ada industri makanan sampai dengan industri pengolahan susu. Bahkan di Jogja sudah ada yang mulai menerapkan Industry 4.0, yaitu PT. YPTI.</p>
<p>&#8220;Yogyakarta ini merupakan miniatur dari harmoni dalam transformasi peradaban industri dari pertama hingga keempat. Secara nasional, kami sudah memiliki beberapa lighthouse atau proyek percontohan, misalnya Schneider Electric di Batam. Industri ini sudah menjadi rujukan, bukan hanya nasional tetapi juga di ASEAN,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Kemudian, Pan Brothers di Boyolali sebagai lighthouse industri tekstil, Panasonic di Bogor untuk industri elektronika, beberapa perusahan otomotif di Karawang, serta industri makanan Mayora di Banten. Bahkan ada industri mainan anak-anak yang sudah menjadi percontohan untuk publik terbatas untuk implementasi industry 4.0.</p>
<p>Airlangga menyebutkan, bonus demografi merupakan salah satu modal besar Indonesia untuk menerapkan Making Indonesia 4.0. Salah satu prioritas yang dilakukan pemerintah adalah pengembangan SDM industri yang kompeten. Peningkatan kompetensi SDM industri melalui pendidikan dan pelatihan vokasi agar lulusannya punya kemampuan sesuai kebutuhan industri serta melek digital. (<b>ind/hdp)</b></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menteri-perindustrian-raih-herman-johannes-award/">Menteri Perindustrian Raih Herman Johannes Award</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KemenPUPR Susun Big Data Industri Jasa Konstruksi Hadapi Revolusi Industri 4.0</title>
		<link>https://prokabar.com/kemenpupr-susun-big-data-industri-jasa-konstruksi-hadapi-revolusi-industri-4-0/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2019 02:10:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bigdata]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#industri]]></category>
		<category><![CDATA[#industri4.0]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenpupr]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31020</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memanfaatkan revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan perkembangan pesat teknologi internet untuk menyusun sistem informasi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenpupr-susun-big-data-industri-jasa-konstruksi-hadapi-revolusi-industri-4-0/">KemenPUPR Susun Big Data Industri Jasa Konstruksi Hadapi Revolusi Industri 4.0</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memanfaatkan revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan perkembangan pesat teknologi internet untuk menyusun sistem informasi jasa konstruksi yang terintegrasi yang akan menjadi big data rantai pasok industri jasa konstruksi.</p>
<p>“Kita memasuki era kompetisi. Dalam era kompetisi yang sangat terbuka ini, bukan proteksi yang dikedepankan, tapi kompetensi khususnya dibidang konstruksi. Untuk memenangkan kompetisi global, kita harus lebih cepat, lebih murah dan lebih baik,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.</p>
<p>Sistem informasi jasa konstruksi yang terintegrasi sudah diamanatkan dalam UU No 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. “Sekarang banyak sistem informasi yang masih tersegmentasi dan sedang kami integrasikan. Big data ini nantinya akan menyediakan data yang dibutuhkan seluruh tahapan penyelenggaraan konstruksi, mulai dari perencanaan, pelelangan, konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Dewi Chomistriana dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, (21/2) kemarin.</p>
<p>Salah satunya adalah data terkait tenaga kerja konstruksi yang akan dikembangkan melalui mekanisme sertifikasi digital. Kementerian PUPR telah merintis hal tersebut dengan bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri agar seluruh data tenaga kerja konstruksi terakses dalam data kependudukan.</p>
<p>Manfaatnya pada saat pelelangan, penyedia jasa tidak perlu lagi menyertakan data-data tenaga ahlinya, cukup menggunakan Nomer Induk Kepegawaian (NIK), maka data-data yang dibutuhkan bisa diakses oleh Pokja Pengadaan Barang dan Jasa. Tenaga ahli yang boleh mengikuti lelang hanyalah yang teregistrasi dan telah melalui proses validasi. Dengan demikian akan meminimalisir tenaga ahli yang menggunakan NIK dan sertifikat keahlian palsu.</p>
<p>Selain data tenaga kerja, Kementerian PUPR juga tengah mengumpulkan data alat berat dan material konstruksi dalam Sistem Informasi Material dan Peralatan Konstruksi (SIMPK). “Karena jumlahnya yang banyak, kami lakukan secara bertahap. Kedepan alat berat yang boleh digunakan untuk pekerjaan  konstruksi hanya alat berat yang sudah teregistrasi dan sudah diuji layak fungsinya,” jelasnya.</p>
<p>Menurut Dewi Chomistriana tantangannya adalah mengintegrasikan data tenaga kerja, material dan alat berat tersebut, termasuk dengan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE). Keberhasilan pengintegrasian data tentunya membutuhkan keterlibatan para penyedia jasa, vendor, tenaga kerja konstruksi dalam pengisian dan pembaharuan data. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenpupr-susun-big-data-industri-jasa-konstruksi-hadapi-revolusi-industri-4-0/">KemenPUPR Susun Big Data Industri Jasa Konstruksi Hadapi Revolusi Industri 4.0</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/116 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.018 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 14:45:19 by W3 Total Cache
-->