<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#indarung1 Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/indarung1/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/indarung1/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Sep 2026 10:42:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#indarung1 Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/indarung1/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pabrik Indarung I Bakal Disulap Jadi Ruang Publik</title>
		<link>https://prokabar.com/pabrik-indarung-i-bakal-disulap-jadi-ruang-publik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 10:42:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<category><![CDATA[#RuangPublik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136347</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I PT Semen Padang memasuki babak baru dalam upaya pemanfaatan kawasan bersejarah sebagai ruang publik dan pusat aktivitas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pabrik-indarung-i-bakal-disulap-jadi-ruang-publik/">Pabrik Indarung I Bakal Disulap Jadi Ruang Publik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I PT Semen Padang memasuki babak baru dalam upaya pemanfaatan kawasan bersejarah sebagai ruang publik dan pusat aktivitas kebudayaan. Hal tersebut disampaikan saat Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan Agus Widiatmoko mengunjungi kawasan Pabrik Indarung I PT Semen Padang, Jumat (4/9/2026).</p>
<p>Kedatangan Agus Widiatmoko bersama rombongan disambut Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino dan Kepala Unit Komunikasi &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang Idris. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kawasan cagar budaya nasional itu, sekaligus membahas rencana revitalisasi bekas fasilitas industri semen yang memiliki nilai penting dalam sejarah perkembangan industri semen nasional.</p>
<p>Agus mengatakan, Kementerian Kebudayaan dalam waktu dekat akan mendorong pelaksanaan revitalisasi kawasan Pabrik Indarung I PT Semen Padang. Revitalisasi tidak semata diarahkan untuk mempertahankan bangunan dan elemen bersejarah yang ada, tetapi juga menghadirkan fungsi baru yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Yang dulunya industri atau pabrik semen, kita dari Kementerian Kebudayaan dalam waktu dekat akan melakukan revitalisasi bekas pabrik semen ini. Salah satu dari tempat ini mau kita jadikan ruang publik,&#8221; kata Agus.</p>
<p>Menurutnya, konsep ruang publik yang disiapkan di kawasan tersebut akan diarahkan sebagai ruang untuk aktivasi budaya, pusat kreativitas dan kreasi, sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan kebudayaan.</p>
<p>Konsep tersebut memungkinkan sejumlah bagian dari kawasan Pabrik Indarung I PT Semen Padang yang sudah tidak lagi digunakan untuk fungsi industri mendapatkan kehidupan baru tanpa menghilangkan karakter dan nilai sejarahnya.</p>
<p>Salah satu rencana yang disiapkan adalah mengubah area kolam yang berada di kawasan tersebut menjadi amfiteater. Ruang tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seni dan kebudayaan, termasuk pertunjukan seni serta aktivitas kebudayaan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Yang ini kan ada kolam. Nah, kita sulap, kita ubah menjadi sebuah amfiteater. Karena juga sudah tidak berfungsi lagi, kita jadikan amfiteater. Nanti digunakan untuk pertunjukan seni dan kegiatan-kegiatan berkebudayaan masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Transformasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan revitalisasi yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga menghidupkan kembali kawasan melalui aktivitas masyarakat. Dengan demikian, kawasan cagar budaya tidak berhenti sebagai objek sejarah yang hanya dilihat atau dikunjungi, melainkan berkembang menjadi ruang interaksi dan aktivitas kebudayaan.</p>
<p>Agus menegaskan, setelah proses revitalisasi berjalan, kawasan tersebut direncanakan dapat dibuka secara luas untuk masyarakat. Kehadiran ruang publik di kawasan Pabrik Indarung I PT Semen Padang diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk menikmati sekaligus berinteraksi dengan warisan budaya yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan industri di Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Ini nanti akan dibuka secara luas untuk masyarakat. Kalau sudah kita buka secara luas sebagai ruang publik, sebagai tempat kreativitas berkebudayaan, tentu akses masyarakat luas dan kita memberi manfaat bekas pabrik ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menilai, pemanfaatan kembali kawasan bekas pabrik menjadi pusat aktivitas budaya merupakan salah satu cara untuk memastikan keberadaan cagar budaya tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.</p>
<p>Menurut Agus, sebuah kawasan bersejarah tidak cukup hanya dipertahankan secara fisik. Keberlanjutan pemanfaatan dan pengelolaan menjadi faktor penting agar nilai sejarah yang terkandung di dalamnya dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.</p>
<p>&#8220;Artinya pabrik yang sudah tidak berfungsi, kalau digunakan, direvitalisasi, diubah penggunaannya sebagai pusat aktivitas budaya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Rencana revitalisasi Pabrik Indarung I PT Semen Padang tersebut juga tidak terlepas dari visi jangka panjang untuk memperkuat posisi kawasan sebagai bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai penting, termasuk peluang menuju pengakuan di tingkat internasional.</p>
<p>Ketika ditanya mengenai dukungan revitalisasi terhadap rencana menjadikan kawasan tersebut sebagai bagian dari warisan budaya dunia UNESCO, Agus mengatakan proses menuju pengakuan tersebut membutuhkan perjalanan yang panjang. Menurutnya, pengalaman Sawahlunto dengan Tambang Batu Bara Ombilin yang telah ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO menunjukkan bahwa proses tersebut membutuhkan tahapan dan komitmen berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Seperti halnya Sawahlunto, Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto sudah menjadi warisan budaya dunia. Menjadi warisan ini juga butuh proses panjang, dan yang terpenting adalah kelanjutannya,&#8221; katanya.</p>
<p>Agus menekankan, tantangan tidak berhenti setelah sebuah kawasan memperoleh pengakuan sebagai warisan budaya dunia. Pengelolaan kawasan, keberlanjutan program, serta bagaimana warisan tersebut terus memberikan manfaat bagi masyarakat menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan sejak awal.</p>
<p>Karena itu, sebelum berbicara lebih jauh mengenai pengakuan internasional, pemerintah bersama pemangku kepentingan dinilai perlu memastikan kawasan Pabrik Indarung I memiliki aktivitas yang hidup dan berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Nah, setelah menjadi warisan dunia itu manajemennya bagaimana. Makanya kita sebelum menuju ke sana, kita aktivasi dulu sebagai pusat-pusat berkebudayaan,&#8221; ujar Agus.</p>
<p>Rencana tersebut membuka peluang bagi Pabrik Indarung I PT Semen Padang untuk menjalankan fungsi baru sebagai ruang yang mempertemukan sejarah industri, pelestarian warisan budaya, kreativitas, dan aktivitas masyarakat.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyampaikan apresiasi atas kunjungan Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan bersama rombongan ke kawasan Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I.</p>
<p>Menurut Win, kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat perhatian terhadap keberadaan Pabrik Indarung I sebagai salah satu aset warisan sejarah yang memiliki nilai strategis, tidak hanya bagi PT Semen Padang, tetapi juga bagi Kota Padang, Sumatera Barat, dan perjalanan industri nasional.</p>
<p>&#8220;Kami mengapresiasi kunjungan Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan ke Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I. Kunjungan ini semakin mengukuhkan keberadaan Pabrik Indarung I sebagai kawasan yang memiliki nilai sejarah dan warisan budaya yang penting,&#8221; ujar Win.</p>
<p>Ia mengatakan, PT Semen Padang pada prinsipnya menyambut baik rencana revitalisasi kawasan tersebut. Bagi perusahaan, upaya menghidupkan kembali kawasan bersejarah dengan tetap memperhatikan nilai-nilai pelestarian merupakan langkah positif untuk memastikan warisan sejarah perusahaan dapat terus dikenal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Menurut Win, Pabrik Indarung I memiliki perjalanan sejarah yang panjang dalam perkembangan industri semen nasional. Keberadaan kawasan tersebut menjadi bagian tidak terpisahkan dari sejarah PT Semen Padang sebagai perusahaan semen tertua di Indonesia dan salah satu bagian penting dalam perjalanan industrialisasi di Tanah Air.</p>
<p>&#8220;Yang terpenting adalah bagaimana nilai sejarah kawasan ini tetap terjaga, sementara pada saat yang sama kawasan tersebut dapat memiliki fungsi baru yang memberikan manfaat bagi masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>Bagi PT Semen Padang, kawasan Pabrik Indarung I memiliki posisi strategis dalam perjalanan panjang perusahaan. Pabrik tersebut menjadi bagian penting dari sejarah industri semen di Indonesia sekaligus merepresentasikan perjalanan panjang keberadaan PT Semen Padang sebagai salah satu perusahaan industri yang tumbuh bersama masyarakat Sumatera Barat.</p>
<p>Dengan revitalisasi yang mengedepankan pelestarian nilai sejarah sekaligus pemanfaatan baru, kawasan Pabrik Indarung I diharapkan tidak hanya menjadi pengingat perjalanan industri masa lalu, tetapi juga berkembang sebagai ruang publik yang produktif dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.</p>
<p>Transformasi tersebut sekaligus memperkuat semangat pelestarian warisan budaya melalui pendekatan yang adaptif. Bangunan dan kawasan bersejarah tetap dijaga nilai pentingnya, sementara fungsi ruang dikembangkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat masa kini.</p>
<p>Ke depan, sinergi antara Kementerian Kebudayaan, PT Semen Padang, pemerintah daerah, komunitas budaya, serta masyarakat menjadi elemen penting dalam memastikan proses revitalisasi berjalan secara berkelanjutan.</p>
<p>Dengan konsep tersebut, Pabrik Indarung I berpeluang memasuki fase baru: dari kawasan industri bersejarah menjadi ruang publik yang hidup, tempat masyarakat berkegiatan, seniman berekspresi, komunitas berkreasi, dan generasi muda mengenal lebih dekat perjalanan sejarah industri semen di Indonesia. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pabrik-indarung-i-bakal-disulap-jadi-ruang-publik/">Pabrik Indarung I Bakal Disulap Jadi Ruang Publik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fadli Zon Dorong Indarung I Jadi Pusat Seni dan Budaya</title>
		<link>https://prokabar.com/fadli-zon-dorong-indarung-i-jadi-pusat-seni-dan-budaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 15:28:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<category><![CDATA[#pusatsenibudaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=134695</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon mendorong pemanfaatan Pabrik Indarung I sebagai pusat seni dan kebudayaan berskala nasional dan internasional. Salah satu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadli-zon-dorong-indarung-i-jadi-pusat-seni-dan-budaya/">Fadli Zon Dorong Indarung I Jadi Pusat Seni dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon mendorong pemanfaatan Pabrik Indarung I sebagai pusat seni dan kebudayaan berskala nasional dan internasional. Salah satu gagasan yang ditawarkan ialah penyelenggaraan Indarung Biennale setiap dua tahun dengan melibatkan seniman dari Indonesia dan berbagai negara.</p>
<p>Gagasan itu disampaikan Fadli Zon saat menjadi pembicara utama dalam Simposium Pabrik Indarung I di Wisma Indarung PT Semen Padang, Minggu (21/6/2026). Simposium bertema “Masa Depan Cagar Budaya Pabrik Indarung I” tersebut dihadiri Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, jajaran komisaris, dan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir</p>
<p>Selain itu, juga hadir sejumlah pakar dari berbagai bidang sebagai narasumber simposium. Di antaranya, Jony Wongso (Dosen Arsitektur Universitas Bung Hatta), Alfa Noranda (Dosen Arkeologi Universitas Andalas), Hari Setyawan (Badan Pengelola Borobudur), M. Aidil Usman (Founder Indarung Heritage Sociesty), S Metron Masdison (Seniman) dan Donny Eros (Kurator Galanggang Arang).</p>
<p>Fadli Zon mengatakan, kawasan Pabrik Indarung I memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ruang atau kantong kebudayaan. Bangunan dan kawasan bekas pabrik semen ini dinilai dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seni, seperti pameran seni rupa, instalasi, pertunjukan tari, teater, sastra, dan beragam aktivitas kebudayaan lainnya.</p>
<p>Namun, menurutnya, revitalisasi kawasan perlu dilakukan terlebih dahulu agar pemanfaatannya dapat berlangsung secara aman, layak, dan berkelanjutan. “Hal yang paling penting adalah ruang-ruang cagar budaya ini kita revitalisasi terlebih dahulu dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian, kawasan tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih layak, lebih baik, dan menjadi lebih hidup,” katanya.</p>
<p>Kementerian Kebudayaan, katanya melanjutkan, pada tahun ini juga sedang melaksanakan revitalisasi terhadap sejumlah cagar budaya di Indonesia. &#8220;Melalui program revitalisasi ini, mungkin kita bisa juga mendukung revitalisasi beberapa tempat di Pabrik Indarung I ini,&#8221; sambung pria asal Payakumbuh yang menyandang gelar adat Datuak Bijo Dirajo Nan Kuniang itu.</p>
<p>Fadli Zon menilai Pabrik Indarung I memiliki nilai sejarah penting. Pabrik yang mulai beroperasi pada 1910 itu menjadi bagian dari sejarah perkembangan industri semen, serta pembangunan berbagai infrastruktur di Indonesia. Meskipun telah berstatus sebagai Cagar Budaya Nasional dan dimanfaatkan untuk sejumlah kegiatan, namun pemanfaatannya dinilai belum optimal.</p>
<p>“Saya sudah dua kali melihat langsung Pabrik Indarung I. Kawasan ini memang sudah dimanfaatkan, tetapi belum optimal. Karena itu, simposium ini penting untuk merumuskan pemanfaatannya, terutama bagi kepentingan kebudayaan,” ujarnya.</p>
<p>Dengan luas kawasan sekitar lima hektare, Fadli Zon menilai Pabrik Indarung I mampu menampung berbagai kegiatan seni dan budaya berskala besar. Salah satunya, penyelenggaraan pameran seni rupa dua tahunan dalam format Indarung Biennale. “Saya sudah berbicara dengan Kepala Galeri Nasional. Kita berharap dapat menyelenggarakan Indarung Biennale dengan mengundang perupa dari berbagai negara,” katanya.</p>
<p>Fadli Zon mencontohkan pemanfaatan bangunan bersejarah dalam penyelenggaraan Venice Biennale di Italia yang lokasinya di Arsenale, dan merupakan kompleks bekas galangan kapal dan gudang persenjataan yang kemudian dialihfungsikan menjadi ruang pameran. &#8220;Konsep serupa dapat diterapkan di Indarung Beinnale dengan menonjolkan karakter industri yang menjadi kekuatan dan pembeda dari kegiatan tersebut,&#8221; bebernya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, Pabrik Indarung I bukan sekadar bangunan tua, tetapi saksi lahirnya industri semen modern di Indonesia, sekaligus bagian penting dari perjalanan pembangunan bangsa.</p>
<p>“Nilai yang terkandung di dalamnya tidak hanya berupa struktur fisik, tetapi juga memori kolektif, warisan teknologi, sejarah sosial, serta identitas yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” katanya.</p>
<p>Menurut Pri Gustari, pelestarian Pabrik Indarung I sebagai warisan industri membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat. PT Semen Padang berkomitmen untuk terus mendukung upaya pelestarian dan pengembangan kawasan ini agar menjadi pusat pembelajaran sejarah industri, destinasi wisata edukasi, serta kebanggaan Sumatera Barat dan Indonesia.</p>
<p>“Harapan kami, Pabrik Indarung I dapat menjadi contoh sukses bagaimana warisan industri dikelola secara modern tanpa kehilangan nilai sejarah, karakter, dan autentisitasnya. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga simposium ini menghasilkan gagasan dan rekomendasi terbaik bagi masa depan Pabrik Indarung I,&#8221; pungkas Pri Gustari. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadli-zon-dorong-indarung-i-jadi-pusat-seni-dan-budaya/">Fadli Zon Dorong Indarung I Jadi Pusat Seni dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menteri Kebudayaan Fadli Zon Kunjungi Pabrik Indarung I, Dorong Revitalisasi Jadi Ruang Seni dan Budaya</title>
		<link>https://prokabar.com/menteri-kebudayaan-fadli-zon-kunjungi-pabrik-indarung-i-dorong-revitalisasi-jadi-ruang-seni-dan-budaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 17:31:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#fadlizon]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<category><![CDATA[#seni budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=132761</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, mengunjungi kawasan Pabrik Indarung I milik PT Semen Padang yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional dalam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menteri-kebudayaan-fadli-zon-kunjungi-pabrik-indarung-i-dorong-revitalisasi-jadi-ruang-seni-dan-budaya/">Menteri Kebudayaan Fadli Zon Kunjungi Pabrik Indarung I, Dorong Revitalisasi Jadi Ruang Seni dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, mengunjungi kawasan Pabrik Indarung I milik PT Semen Padang yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional dalam rangka meninjau langsung potensi pengembangan kawasan bersejarah tersebut menjadi ruang seni dan budaya, Kamis (12/3/2026).</p>
<p>Kedatangan Menteri Kebudayaan Fadli Zon tersebut disambut langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Direktur Operasi Andria Delfa, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, dan Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Saiful Bahri.</p>
<p>Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat lebih dekat jejak sejarah industri semen di Indonesia. Pabrik Indarung I sendiri merupakan pabrik semen pertama yang dibangun pada masa kolonial Belanda pada tahun 1910 dan menjadi salah satu tonggak awal perkembangan industri semen di kawasan Asia Tenggara.</p>
<p>Dalam kunjungannya itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyempatkan diri menelusuri berbagai bagian bangunan tua yang masih berdiri kokoh. Ia mengamati sejumlah mesin lama seperti kiln atau tungku pembakaran yang digunakan dalam proses produksi semen, termasuk peralatan teknologi lama yang membakar bahan slury hingga menjadi klinker, yakni bahan setengah jadi dalam pembuatan semen.</p>
<p>“Di sini kita masih bisa melihat banyak sekali mesin-mesin lama dan kiln yang dahulu digunakan untuk membakar slury menjadi klinker. Ini menunjukkan betapa pentingnya kawasan ini dalam sejarah perkembangan industri semen,” ujar Fadli Zon.</p>
<p>Fadli Zon juga melihat sejumlah bagian bangunan lainnya, termasuk gudang dan beberapa ruang besar yang dulunya digunakan untuk menunjang aktivitas produksi pabrik. Menurutnya, ruang-ruang tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan kembali sebagai ruang publik yang hidup dan produktif.</p>
<p>Fadli Zon berharap bangunan-bangunan yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya itu tidak hanya dipertahankan secara fisik, tetapi juga diaktivasi kembali agar memiliki fungsi baru yang relevan dengan perkembangan zaman.</p>
<p>“Kita berharap bangunan-bangunan yang sudah menjadi cagar budaya ini bisa diaktivasi kembali. Ada beberapa ruangan yang cukup besar yang sangat potensial dijadikan ruang pameran, galeri seni, maupun tempat pertunjukan,” jelasnya.</p>
<p>Ia meyakini, jika dikelola secara kolaboratif, kawasan bersejarah ini dapat berkembang menjadi pusat kegiatan seni dan budaya yang tidak hanya menjaga warisan sejarah, tetapi juga membuka ruang ekspresi bagi masyarakat.</p>
<p>“Ini bisa menjadi tambahan ruang bagi para seniman dan komunitas untuk berekspresi. Tentunya hal ini membutuhkan kerja sama antara Kementerian Kebudayaan, PT Semen Padang, Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, serta komunitas-komunitas yang peduli terhadap pelestarian cagar budaya,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon tersebut. Menurutnya, kehadiran Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pelestarian kawasan bersejarah yang dimiliki oleh perusahaan semen tertua di Indonesia tersebut.</p>
<p>“Kami dari manajemen PT Semen Padang mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang telah berkunjung ke Pabrik Indarung I. Tujuan beliau datang untuk melihat langsung fasilitas yang ada, karena ada rencana dari Kementerian Kebudayaan untuk mereaktivasi kawasan ini agar bisa dimanfaatkan sebagai galeri seni maupun art space,” ujar Win Bernadino.</p>
<p>Ia menambahkan, pihak perusahaan menyambut baik rencana tersebut selama tetap menjaga keaslian dan nilai historis dari bangunan yang ada. Bagi PT Semen Padang, kawasan Indarung I bukan sekadar bangunan lama, tetapi merupakan bagian penting dari sejarah industri semen di Indonesia.</p>
<p>“Harapan kami, dengan adanya program ini, kita tetap dapat mempertahankan keaslian sejarah Semen Padang sekaligus sejarah industri semen di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara,” katanya.</p>
<p>Win juga menekankan bahwa keberadaan pabrik di kawasan Indarung memiliki peran besar dalam perkembangan teknologi konstruksi di Indonesia, khususnya dalam peralihan dari penggunaan material tradisional seperti kayu menuju material berbasis beton yang lebih modern dan tahan lama.</p>
<p>“Sejarah pabrik semen di Indarung ini menjadi pembuka bagi perkembangan teknologi konstruksi. Dari yang sebelumnya mungkin lebih banyak menggunakan kayu, kemudian berkembang ke penggunaan beton hingga seperti yang kita kenal sekarang,” jelasnya.</p>
<p>Lebih dari satu abad berdiri, PT Semen Padang masih bertahan dan terus berkontribusi bagi pembangunan nasional. Bagi perusahaan, pelestarian kawasan Pabrik Indarung I menjadi bagian dari upaya menjaga warisan sejarah sekaligus memperkenalkan perjalanan panjang industri semen kepada generasi mendatang.</p>
<p>“Alhamdulillah, PT Semen Padang masih bertahan hingga saat ini, dan kita berharap ke depan sejarah ini tetap terjaga serta bisa terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” tutup Win Bernadino. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menteri-kebudayaan-fadli-zon-kunjungi-pabrik-indarung-i-dorong-revitalisasi-jadi-ruang-seni-dan-budaya/">Menteri Kebudayaan Fadli Zon Kunjungi Pabrik Indarung I, Dorong Revitalisasi Jadi Ruang Seni dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fadli Zon Dorong Pabrik Indarung I Jadi Ruang Kreatif Seni dan Budaya</title>
		<link>https://prokabar.com/fadli-zon-dorong-pabrik-indarung-i-jadi-ruang-kreatif-seni-dan-budaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Dec 2024 13:34:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#fadlizon]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<category><![CDATA[#kebudayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=124731</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon Datuak Bijo Dirajo Nan Kuniang, mengunjungi Pabrik Indarung I PT Semen Padang, pabrik semen pertama di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadli-zon-dorong-pabrik-indarung-i-jadi-ruang-kreatif-seni-dan-budaya/">Fadli Zon Dorong Pabrik Indarung I Jadi Ruang Kreatif Seni dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon Datuak Bijo Dirajo Nan Kuniang, mengunjungi Pabrik Indarung I PT Semen Padang, pabrik semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang telah berusia lebih dari satu abad.</p>
<p>Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam melestarikan dan memanfaatkan situs bersejarah tersebut sebagai pusat seni dan budaya.</p>
<p>Fadli Zon yang didampingi Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Dr. Restu Gunawan, M.Hum, disambut oleh Dirut PT Semen Padang Indrieffouny Indra, Pj Walikota Padang Andree Harmadi Algamar, anggota DPRD Verry Mulyadi, dan komunitas Indarung Heritage Society.</p>
<p>Fadli Zon mengapresiasi PT Semen Padang atas perjuangan mereka dalam menjadikan Pabrik Indarung I sebagai Cagar Budaya Nasional. Ia juga memuji upaya Indarung Heritage Society yang aktif menggelar berbagai kegiatan seni dan budaya di kawasan tersebut. “Sebelum tahun 1950-an, Pabrik Indarung I adalah satu-satunya pabrik semen di Indonesia. Ini adalah narasi sejarah yang luar biasa,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Fadli Zon, dengan latar bangunan tua yang menyatu dengan alam, tempat ini sudah menjadi ruang seni yang sempurna untuk berbagai kegiatan budaya. Dia berharap pabrik semen yang didirikan sejak 1910 ini dapat dimanfaatkan sebagai ruang seni dan budaya, dari festival musik hingga seni pertunjukan tradisional seperti pencak silat dan randai.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa renovasi tidak diperlukan, kecuali untuk perbaikan struktur yang membahayakan keamanan. Karena, kondisi Pabrik Indarung I saat ini sudah menjadi instalansi tersendiri dengan besi-besi dan rangka-rangkanya yang begitu massif. Di usia yang telah lebih dari satu abad, keberadaan pabrik semen ini sudah menjadi sebuah art space yang dibutuhkan oleh insan seni dan budaya untuk mengekspresikan diri.</p>
<p>&#8220;Jadi, tidak perlu direnovasi. Jangan merubah yang ada, kecuali kalau ada besinya keropos atau hal-hal yang membahayakan keamanan itu baru perlu dilakukan, termasuk menambah fasilitas publiknya. Dari kaca mata saya, Pabrik Indarung I ini sudah perfect, tinggal bagaimana kita bisa mendukung agar kegiatan-kegiatan seni budaya digelar di sini,&#8221; ujar Fadli Zon.</p>
<p>Kementerian Kebudayaan, katanya melanjutkan, siap mendukung atau ikut menstimulus kegiatan-kegiatan seni dan budaya di Pabrik Indarung I ini, yang penting konsepnya berangkat dari Bawah. Karena, Kementerian Kebudayaan punya dana abadi yang bisa diakses semua pihak untuk menggerakan kebudayaan. &#8220;Payung hukumnya ada, yaitu undang-undang untuk kemajuan kebudayaan nomor 5 tahun 2027,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Saat ini, sebutnya, Kementerian Kebudayaan fokus menggerakan seni dan budaya, khususnya dikalangan masyarakat. Maka dari itu, sanggar-sanggar dan komunitas seni seperti Indarung Heritage Society yang menjadi ujung tombak untuk memajukan kebudayaan, diharapkan bisa memanfaatkan keberadaan Pabrik Indarung I ini kegiatan seni pertunjukan.</p>
<p>&#8220;Banyak kegiatan yang bisa digelar seperti seni rupa, seni tari, seni suara, seni musik dan lain-lain sebagainya di Indarung I. Ini sangat penting dan kita ke depan bisa membuat konsep apa yang bisa kita lakukan. Apalagi Pabrik Indarung I ini sudah menjadi suatu Kawasan Cagar Budaya Nasional yang cukup luas, tinggal bagaimana kita mengeksplorasinya,&#8221; kata Fadli Zon.</p>
<p>Ketua Indarung Heritage Society Aidil Usman, mengatakan bahwa Kawasan Cagar Budaya Pabrik Indarung I merupakan kawasan yang sangat artistik. &#8220;Kami punya mimpi dan harapan dari visi kebudayaan. Kami menaruh harapan besar kepada Pak Menteri supaya Pabrik Indarung I ini bisa menjadi pusat dari segala gagasan yang lahir dan tumbuh,&#8221; kata Aidil.</p>
<p>Kedatangan Menteri Kebudayaan Fadli Zon ke Pabrik Indarung I ini, sebutnya, semakin membangun rasa optimis dari Indarung Heritage Society dan juga PT Semen Padang yang selama ini telah berupaya untuk mengaktivasi Pabrik Indarung I melalui berbagai kegiatan pertunjukan seni dan budaya. Dia berharap ke depannya, Indarung I ini bisa dikunjungi banyak wisatawan.</p>
<p>&#8220;Budaya betonisasi itu lahir di Pabrik Indarung I ini. Mahakarya seperti Jembatan Ampere, Gedung MPR dan Istora Senayan itu dibangun menggunakan semen dari Pabrik Indarung I ini. Jadi, apa yang menjadi harapan Indarung Heritage Society di bawah payung PT Semen Padang ini bisa dipercepat. Itu harapan kami dari kunjungan Menteri Kebudayaan ke Indarung I ini,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dirut PT Semen Padang Indrieffouny Indra menyampaikan bahwa pihaknya sangat bersyukur dan bangga bahwa Pabrik Indarung I telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 54/M/2023, yang ditandatangani pada 27 Februari 2023. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadli-zon-dorong-pabrik-indarung-i-jadi-ruang-kreatif-seni-dan-budaya/">Fadli Zon Dorong Pabrik Indarung I Jadi Ruang Kreatif Seni dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pabrik Indarung I Terima Sertifikat Cagar Budaya Peringkat Nasional</title>
		<link>https://prokabar.com/pabrik-indarung-i-terima-sertifikat-cagar-budaya-peringkat-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Oct 2023 08:13:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenristekdikti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=116030</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Pabrik Indarung I PT Semen Padang menerima sertifikat Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Sertifikat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pabrik-indarung-i-terima-sertifikat-cagar-budaya-peringkat-nasional/">Pabrik Indarung I Terima Sertifikat Cagar Budaya Peringkat Nasional</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Pabrik Indarung I PT Semen Padang menerima sertifikat Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Sertifikat yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset, dan Teknologi Indonesia Nadiem Anwar Makarim itu diserahkan Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid kepada Direktur Keuangan &amp; Umum PT Semen Padang Oktoweri, pada malam Apresiasi Warisan Budaya Indonesia 2023 yang digelar di Jakarta, Rabu (25/10/2023).</p>
<p>Bersamaan dengan itu juga diserahkan 18 sertifikat lainnya kepada Cagar Budaya Peringkat Nasional dan penetapan sebanyak 213 Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. Cagar Budaya tersebut berasal dari delapan provinsi di seluruh Indonesia dan mencakup beragam aspek kekayaan budaya. Sedangkan 213 Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dari 31 provinsi.</p>
<p>Direktur Keuangan &amp; Umum PT Semen Padang Oktoweri menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah melalui Kemendikbudristek yang telah memberikan penghargaan setelah melalui proses panjang dalam pengusulan Pabrik Indarung I, sehingga telah ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Budaya Kota Padang, Kawasan Cagar Budaya Provinsi Sumbar dan Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional.</p>
<p>Dia mengatakan, penyerahan sertifikat itu merupakan kelanjutan dari penetapan Pabrik Indarung I sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional oleh Kemendikbudristek pada Februari 2023 lalu.</p>
<p>&#8220;Ini sebagai rangkaian dari penetapan Pabrik Indarung I sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional sesuai Surat Keputusan Mendikbudristek No 54/M/2023 tentang Penetapan Kawasan Cagar Budaya Pabrik Semen Indarung I Sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional pada 27 Februari 2023,&#8221; kata Oktoweri.</p>
<p>&#8220;Dengan penyerahan sertifikat ini semakin memantapkan semangat kami untuk melanjutkan perjuangan agar Pabrik Indarung I menjadi Cagar Budaya Dunia (world heritage) UNESCO,&#8221; kata Oktoweri yang didampingi Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati</p>
<p>Sebelumnya, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid berharap penetapan tersebut dapat menggiatkan kepala daerah di tingkat provinsi, kabupaten dan kota, lembaga, masyarakat, serta pemilik untuk melakukan pelestarian warisan budaya sebagai kekuatan budaya dalam pembangunan yang berkelanjutan.</p>
<p>Ia menyatakan, diperlukan perhatian dan kesadaran bersama dalam pelestariannya agar warisan budaya nasional dapat memberikan manfaat.</p>
<p>Direktur Perlindungan Kebudayaan Kemendikbudristek Judi Wahjudin mengatakan tahun ini ada peningkatan tata kelola setelah penetapan status WBTB. Peningkatan itu berupa pembinaan, pendampingan, serta evaluasi selama tiga tahun setelah menerima sertifikat WBTB.</p>
<p>Pabrik Indarung I merupakan pabrik semen pertama di Asia Tenggara berdiri pada 18 Maret 1910 dengan berbagai fasilitas penunjang. Salah satunya, PLTA Rasak Bungo yang dibangun 1908, dan menjadi sumber energi untuk pabrik yang dulu bernama NV Nederlands Indische Portland Cement. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pabrik-indarung-i-terima-sertifikat-cagar-budaya-peringkat-nasional/">Pabrik Indarung I Terima Sertifikat Cagar Budaya Peringkat Nasional</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Gondar City dan Rombongan Unjuk Gigi di Indarung 1</title>
		<link>https://prokabar.com/wali-kota-gondar-city-dan-rombongan-unjuk-gigi-di-indarung-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Oct 2023 08:07:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#GondarCity]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=116027</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Kominfo- Delegasi dari Pemerintahan Gondar City, Provinsi Amhara, Ethiopia, mengunjungi PT Semen Padang untuk melihat kawasan Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I, Kamis...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wali-kota-gondar-city-dan-rombongan-unjuk-gigi-di-indarung-1/">Wali Kota Gondar City dan Rombongan Unjuk Gigi di Indarung 1</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Kominfo-</strong> Delegasi dari Pemerintahan Gondar City, Provinsi Amhara, Ethiopia, mengunjungi PT Semen Padang untuk melihat kawasan Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I, Kamis (26/10/2023).</p>
<p>Dipimpin Wali Kota Gondar City, Bayuh Abuhay Kibret, delegasi tersebut disambut Kepala Departemen SDM dan Umum PT Semen Padang R Trisandi Hendrawan, Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan Nur Anita Rahmawati, dan anggota Tim Cagar Budaya PT Semen Padang, Nurita Handayani.</p>
<p>Dalam kunjungan itu, turut hadir mendampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani, dan Kabag Kerjasama Setdako Padang Erwin M, serta sejumlah staf di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemko) Padang.</p>
<p>Pantauan media ini terlihat rombongan delegasi dari Godar City begitu antusias menyaksikan bangunan Pabrik Indarung I PT Semen Padang. Bahkan, mereka pun memanfaatkan moment kunjungan tersebut untuk berswafoto dan juga menari tradisional Gondar.</p>
<p>Tidak hanya Wali Kota Gondar City dan rombongan yang menari, Kepala Unit Humas PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati dan Kabag Kerjasama Setdako Padang Erwin M, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Syani, juga tampak menikmati tarian tradisional tersebut.</p>
<p>Bahkan, mereka pun juga ikut meliuk-liukan badannya sambil mengiringi alunan musik yang mengiringi tarian tradisional asal Gindar City tersebut. Dan, tarian dari Wali Kota Gondar City dan rombongan itu pun, srmakin membuat suasana kunjungan ke Pabrik Indarung I penuh akrab.</p>
<p>Wali Kota Gondar City, Bayuh Abuhay Kibret, mengaku senang bisa berkunjung ke Pabrik Indarung I PT Semen Padang yang merupakan pabrik semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang didirikan oleh Belanda pada 18 Maret 1910.</p>
<p>&#8220;Tadi dari pihak Semen Padang menyampaikan sejarah tentang Indarung I. Di usia yang lebih dari satu abad ini, tentunya Pabrik Indarung I ini merupakan pabrik bersejarah bagi bangsa Indonesia. Kami benar-benar sangat gembira dengan sejarah ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Kedatangannya ke PT Semen Padang, sebutnya, selain untuk melihat situs bersejarah Pabrik Indarung I, juga dalam rangka membangun peluang kerjasama terkait kebutuhan semen untuk pembangunan insfrastruktur di Gondar City.</p>
<p>&#8220;Selama ini, kami membeli semen di luar negeri. Jadi, kami harap perusahaan ini (PT Semen Padang) akan menyukai peluang kerjasama yang kami tawarkan. Jika perusahaan siap, tentunya kami sangat senang sekali,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kabag Kerjasama Setdako Padang Erwin M mengatakan, kedatangan Wali Kota Gondar City ke Kota Padang dalam rangka menjajaki kerjasama Sister City (Kota Kembar) dengan Pemko Padang.</p>
<p>Erwin menjelaskan, rombongan delegasi dari Gondar City ini terdiri dari 9 orang. Dan, 5 orang di antaranya adalah investor atau bisa dikatakan trader untuk beberapa komiditi yang mau mengembangkan usahanya di Kota Padang.</p>
<p>&#8220;Rabu kemarin, mereka ini juga didampingi Dubes Indonesia untuk Ethiopia, Al Busyra Basnur. Dan, tadi pagi mereka juga melakukan penandatangan pernyataan kehendak atau Letter of Intent (LoI) di Rumah Dinas Wali Kota Padang,&#8221; katanya.</p>
<p>Terkait kunjungannya ke PT Semen Padang, Erwin menyampaikan bahwa tujuan Wali Kota Gondar City beserta rombongan ke PT Semen Padang, berkaitan dengan Gondar City sebagai kota tua yang pernah menjadi ibu kota negara Ethiopia selama leih kurang 250 tahun.</p>
<p>“Gondar City ada sebuah lokasi yang namanya kastil (Castles) dan telah ditetapkan jadi World Heritage sejak 1978. Dan, mereka tertarik datang ke sini, karena Pabrik Indarung I ini juga dalam proses pendaftaran menuju World Heritage,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Jadi, dengan kita membawa mereka ke sini, ada dua tujuan. Pertama, memperlihatkan kekayaan warisan budaya kita. Kedua, seperti yang disampaikan Wali Kota Gondar, bahwa terbuka peluang bagi Ethiopia bagaimana mereka mengimpor semen dari PT Semen Padang,” ujarnya.</p>
<p>Mewakili manajemen PT Semen Padang, Kepala Departemen SDM dan Umum PT Semen Padang R Trisandi Hendrawan menyampaikan selamat datang kepada delegasi Gondar City yang telah mengunjungi PT Semen Padang.</p>
<p>&#8220;Kunjungan delegasi Gondar City ini merupakan momen yang sangat berarti dan bersejarah bagi kami di PT Semen Padang. Ini merupakan kesempatan bagi kami untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan keahlian di bidang industri semen kepada Anda semua,&#8221; katanya..</p>
<p>Secara terpisah, Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati menyambut baik tawaran kerjasama yang ditawarkan Wali Kota Gondar City terkait impor semen dari PT Semen Padang untuk Ethiopia.</p>
<p>&#8220;Mereka sangat bersemangat sekali untuk menjalin kerjasama impor semen dari Semen Padang. Karena, Ethiopia, khususnya Gondar City saat ini sedang melakukan pembangunan insfrastruktur yang cukup masif dan membutuhkan banyak semen,&#8221; kata Anita.</p>
<p>Anita menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti tawaran kerjasama yang disampaikan Wali Kota Gondar City. Karena, peluang ini merupakan kabar baik bagi PT Semen Padang di tengah ketatnya persaingan industri semen di Indonesia saat ini.</p>
<p>&#8220;Artinya, ini kabar baik buat kita di Semen Padang. Semoga saja kita bisa menemukan kerjasama yang saling menguntungkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Gondar City adalah sebuah kota di Ethiopia yang merupakan ibu kota bekas Kerajaan Gondar yang berdiri pada abad ke-17. Kota ini memiliki sejarah yang panjang dan kaya, karena pernah menjadi ibu kota Ethiopia selama 250 tahun, yaitu dari tahun 1632 hingga 1889.</p>
<p>Memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan alam, Gondar City merupakan salah satu kota wisata paling populer di Ethiopia. Salah satu situs bersejarah yang terkenal di kota ini adalah Benteng Gondar yang merupakan situs warisan dunia UNESCO.<strong> (*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wali-kota-gondar-city-dan-rombongan-unjuk-gigi-di-indarung-1/">Wali Kota Gondar City dan Rombongan Unjuk Gigi di Indarung 1</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arkeolog: Indarung I Aset Penting</title>
		<link>https://prokabar.com/arkeolog-indarung-i-aset-penting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2023 03:13:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#cagarbudaya]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=115662</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Arkeolog dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lutfi Yondri menilai secara arkeologi jika Pabrik Indarung I PT Semen Padang memiliki potensi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/arkeolog-indarung-i-aset-penting/">Arkeolog: Indarung I Aset Penting</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Arkeolog dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lutfi Yondri menilai secara arkeologi jika Pabrik Indarung I PT Semen Padang memiliki potensi sangat luar biasa.</p>
<p>&#8221; sangat banyak pengetahuan yang bisa diambil di balik sisa-sisa bangunan lama tersebut,&#8221; katanya saat berkunjuung ke Pabrik Indarung I dalam rangka Observasi Lapangan Penyusunan Rencana Induk Pelestarian Cagar Budaya.</p>
<p>&#8220;Namun, yang paling utama adalah tentang industri semen, terutama bagaimana semen diolah sejak 1913, kemudian berkembang sampai teknologi modern,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Di samping itu, katanya melanjutkan, jangan biarkan Pabrik Indarung I ini berdiri sendiri. Unsur penting lainnya yang ikut menunjang, seperti kelistrikan dan sumber bahan baku juga harus menjadi bagian dari pengelolaan Cagar Budaya Nasional. Apalagi, Pabrik Indarung I ini juga diusulkan menjadi warisan dunia.</p>
<p>&#8220;Indarung I ini aset penting dan Semen Padang dalam pengelolaannya tidak bisa sendiri. Harus ada keterlibatan Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi dan Nasional,&#8221; ungkap alumni Magister Humaniora Arkeologi Universitas Indonesia (UI) asal Bukittinggi itu.</p>
<p>Menurut Lutfi, keterlibatan pemerintah daerah hingga pusat sangat dibutuhkan, karena butuh dana yang besar, terutama dalam hal revitalisasi dan merekontruksi pengetahuannya atau militerasi tentang sejarah dari Pabrik Indarung I yang nantinya bisa menjadi sumber pengetahuan. Karena, rekontruksi pengetahuan itu sejalan dengan bukti fisiknya.</p>
<p>&#8220;Memang revitalisasi ini butuh dana besar. Dan, walupun sulit Pabrik Indarung I ini dihidupkan kembali, minimal kita bisa membuat video atau film animasinya yang bisa menggambarkan pabrik ini beroperasi pada zamannya, sehingga mudah dicerna oleh generasi sekarang ini. Dan, dengan demikian keberadaan Pabrik Indarung I ini nantinya tidak hanya cerita,&#8221; ujar Lutfi.</p>
<p>Hal yang sama juga disampaikan Pamong Budaya Ahli Utama Bidang Pemusiuman Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek Siswanto. Kata dia, secara pribadi dia menilai potensi Pabrik Indarung I sangat luar biasa untuk dimanfaatkan, terutama sebagai museum situs ataupun museum industri.</p>
<p>Untuk itu, siapa pun pengelolanya nanti, dia berharap keberadaan Pabrik Indarung I ini bisa menjadi tempat edukasi ilmu pengetahuan, sehingga generasi sekarang ini mengetahui bagiamana sejarah dari berdirinya Pabrik Indarung I tersebut.</p>
<p>&#8220;Indarung I ini pabrik semen pertama di Asia Tenggara dan sangat potensial dikembangkan sebagai museum industri atau museum situs, sehingga orang yang datang berkunjung ke Pabrik Indarung I ini bisa berinteraksi langsung kepada bendanya, koleksinya, dan situsnya, sehingga edukasi ilmu pengetahuan ada di situ. Apalagi, di Indonesia kan belum ada museum situs,&#8221; katanya.</p>
<p>Kemudian, terkait kunjungan lapangan ke Pabrik Indarung I, Siswanto menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk merancang rencana induk kelestarian cagar budaya nasional. Dan, dari kunjungan ini pihaknya akan mencari praktek baik dan praktek buruk, sekaligus bagaimana pengelolaan cagar budaya Nasional Pabrik Indarung I.</p>
<p>&#8220;Kemarin, kami sudah mengimpun bagaimana pengelolaan-pengelolaannya, mulai dari regulasi, tata kelola, masyarakat, dan pemerintah daerahnya, termasuk Semen Padang, bagaimana pengelolaan rencananya dan sebagainya. karena yang kami susun nanti adalah, bagaimana dalam pelestarian cagar budaya nasional itu memperhatikan rekomendasi-rekomendasi dari TACBN. Namun, yang penting adalah kelestarian dari cagar budaya itu sendiri,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, katanya melanjutkan, yang lebih penting lagi bagaimana dampak pelestarian dan pemanfaatan cagar budaya tersebut, dan dampaknya terhadap masyarakat seperti apa, serta dampak terhadap cagar budaya itu sendiri juga seperti apa. &#8220;Tapi yang jelas, bagaimana Semen Padang dan pemerintah daerah memperhatikan rekomendasi dari TACBN. Karena, kami sepakat ini untuk diperhatikan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati menyampaikan bahwa Pabrik Indarung I telah ditetapkan sebagai kawasan Cagar Budaya Nasional pada Februari 2023. Dan, di dalam kawasan Cagar Budaya Nasional ini, juga terdapat PLTA Rasak Bungo yang didirikan 1908. Pada era Pemerintahan Hindia Belanda, pabrik semen ini bernama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NIPCM).</p>
<p>Anita menyebut Pabrik Indarung I memulai sejarahnya pada tahun 1906, saat seorang perwira Belanda berkebangsaan Jerman bernama Carl Christophus Lau, mengajukan permohonan kepada pemerintah Hindia Belanda untuk dapat mendirikan pabrik semen di Indarung, Padang. Begitu dibangun pada 18 Maret 1910, Pabrik Indarung I mulai beroperasi di tahun 1913 dengan kapasitas produksi sebesar 22,9 ribu ton semen per tahun.</p>
<p>Pabrik semen ini memiliki 5 Kiln. Untuk Klin pertama yang selesai dibangun pada 1911, kapasitas produksi sebesar 76,5 ton semen per hari, sama dengan Klin kedua yang dibangun pada 1912. Pada tahun 1939, Pabrik Indarung I meningkatkan kapasitas produksinya menjadi 170 ribu ton semen per tahun. Peningkatan produksi semen ini pun dilakukan dengan menambah jumlah Kiln dari 2 menjadi 5.</p>
<p>Menurut Anita, Pabrik Indarung I ini merupakan satu kesatuan dengan Tambang Batubara di Sawahlunto dan Emma Haven atau Pelabuhan Teluk Bayur Padang. &#8220;Kenapa kami sebut sebagai satu kesatuan? Karena, Batubara untuk memproduksi semen berasal dari Tambang Batubara Sawahlunto dan untuk pendistribusian semennya ke berbagai negara di dunia, melalui Pelabuhan Emma Haven,&#8221; kata Anita.</p>
<p>Observasi Lapangan ke Pabrik Indarung I itu turut dihadiri Pamong Budaya Ahli Madya dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Vera Imelda, beserta Analis Budaya Muhammad Ikli, dan juga Anggota Tim Kerja Warisan Budaya yang Dilindungi. Kemudian, juga hadir Tim Ahli Cagar Budaya Nasional (TACBN) R. Widiati, Dosen Arkeologi Universitas Indonesia Ghilman Assilmi, dan Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kota Padang Syamdani.<strong> (*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/arkeolog-indarung-i-aset-penting/">Arkeolog: Indarung I Aset Penting</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tertarik dengan Indarung I, Program Studi Arsitektur UBH Laksanakan Kuliah Dasar di Semen Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/tertarik-dengan-indarung-i-program-studi-arsitektur-ubh-laksanakan-kuliah-dasar-di-semen-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2023 12:52:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<category><![CDATA[#UniversitasBungHatta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=115440</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Bung Hatta (UBH) melaksanakan kuliah Dasar Desain I di kawasan Pabrik Indarung I PT Semen Padang,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tertarik-dengan-indarung-i-program-studi-arsitektur-ubh-laksanakan-kuliah-dasar-di-semen-padang/">Tertarik dengan Indarung I, Program Studi Arsitektur UBH Laksanakan Kuliah Dasar di Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Bung Hatta (UBH) melaksanakan kuliah Dasar Desain I di kawasan Pabrik Indarung I PT Semen Padang, Selasa (26/9/2023).</p>
<p>Dosen Pengampu Program Studi Arsitektur UBH Al Busyra Fuadi mengatakan, Pabrik Indarung I sangat potensial dijadikan media pembelajaran arsitektur, karena mahasiswa bisa melihat langsung bentuk, mesin-mesin, dan merasakan suasana ruang Pabrik Indarung I secara langsung.</p>
<p>&#8220;Selain itu, kita juga ingin berkontribusi bagi PT Semen Padang terkait pengusulan Indarung I menjadi World Heritage,&#8221; katanya.</p>
<p>Kegiatan kuliah dasar desain I itu diikuti sebanyak 45 mahasiswa baru angkatan 2023 dan 3 dosen pengampu.</p>
<p>&#8220;Jadi salah satu pembelajarannya adalah sketsa, kami bawa ke sini, mereka lihat sendiri dan membuat sketsa sendiri. Itulah tujuannya ke Pabrik Indarung I PT Semen Padang ini. Sementara, tujuan mata kuliah ini, mereka dapat memahami pembelajaran tentang menggambar sketsa dan dapat merasakan ruang didalam bangunan. Jadi ruang itu seperti apa dan mereka menikmati sambil belajar sketsa,&#8221; katanya.</p>
<p>Ditanya penilaiannya tentang Pabrik Indarung , Al Busyra mengatakan bahwa Indarung I sangat luar biasa. &#8220;Harapan kami Indarung I harus terus diisi dengan berbagai kegiatan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia juga mengucapkan terimakasih kepada PT Semen Padang yang telah menerima pihaknya dengan sangat baik dan mempersilahkan melakukan kegiatan di Pabrik Indarung I PT Semen Padang.</p>
<p>Salah seorang Mahasiswa Program Studi Arsitektur UBH Riko Andika Putra mengaku senang bisa berkesempatan mengikuti perkuliahan di Pabrik Indarung I PT Semen Padang. &#8220;Senang sekali, bisa belajar dan dapat melihat langsung bentuk Pabrik Indarung I PT Semen Padang ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementra itu, Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengatakan bahwa Pabrik Indarung I merupakan pabrik semen pertama di Asia Tenggara dan telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional, dan saat ini juga tengah diusulkan menjadi world Heritage dari UNESCO.</p>
<p>&#8220;Arsip Indarung I telah ditetapkan oleh ANRI sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) dari ANRI pada 23 Mei 2023. Bahkan, kami pun juga tengah mengupayakan arsipnya dijadikan sebagai Memory or The World,&#8221; kata Anita.</p>
<p>&#8220;dan, kita juga mendukung kegiatan-kegiatan di Cagar Budaya Indarung I, terutama yang bersifat edukasi.&#8221; tutup Anita.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Pendaftaran Pabrik Indarung I menuju World Heritage Nurita Handayani, menyambut baik Program Studi Arsitektur UBH memilih Pabrik Indarung I PT Semen Padang untuk dijadikan objek pembelajaran.</p>
<p>&#8220;Ini sesuatu yang positif. Ini adalah bagian dari bentuk aktivasi Pabrik Indarung I PT Semen Padang yang terdaftar sebagai Cagar Budaya Nasional dan menuju pendaftaran ke World Heritage kita memang harus melakukan aktivasi, salah satu bentuk kegiatannya seperti ini menerima kunjungan mahasiswa,&#8221; kata Nurita ketika mendampingi kegiatan kuliah Program Studi Arsitektur UBH tersebut. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tertarik-dengan-indarung-i-program-studi-arsitektur-ubh-laksanakan-kuliah-dasar-di-semen-padang/">Tertarik dengan Indarung I, Program Studi Arsitektur UBH Laksanakan Kuliah Dasar di Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Delegasi Vietnam Kagum akan Indarung I</title>
		<link>https://prokabar.com/delegasi-vietnam-kagum-akan-indarung-i/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Aug 2023 09:57:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<category><![CDATA[#Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=114870</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Delegasi dari Provinsi Ba Ria-Vung Tau, Vietnam mengunjungi PT Semen Padang untuk melihat Pabrik Indarung I yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Budaya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/delegasi-vietnam-kagum-akan-indarung-i/">Delegasi Vietnam Kagum akan Indarung I</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Delegasi dari Provinsi Ba Ria-Vung Tau, Vietnam mengunjungi PT Semen Padang untuk melihat Pabrik Indarung I yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional, Kamis (24/8/2023) kemrin. Pada kunjungan itu, mereka menyatakan kekagumannya terhadap pabrik yang telah berusia 113 tahun tersebut.</p>
<p>Sebelum berkunjung ke Kawasan Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I, rombongan delegasi Vietnam terlebih dahulu disambut di Club House PT Semen Padang. Di sana, mereka mendapat penjelasan tentang profil dan sejarah dari perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang didirikan Belanda pada 18 Maret 1910.</p>
<p>Rombongan langsung selanjutnya meninjau Pabrik Indarung I. Dalam kunjungan tersebut, mereka pun tampak kagum menyaksikan bangunan pabrik Indarung I. Bahkan, sebagian dari mereka ada yang memanfaatkan momen kunjungan untuk berswafoto dengan latar belakang bangunan Pabrik Indarung I.</p>
<p>Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati menyampaikan bahwa PT Semen Padang adalah anak usaha dari Semen Indonesia atau SIG yang bergerak di bidang produksi semen. Dan, PT Semen Padang adalah produsen semen pertama di Asia Tenggara.</p>
<p>PT Semen Padang memiliki 6 pabrik di Indarung, Kota Padang, dan 1 unit pabrik di Dumai, Provinsi Riau, dengan total kapasitas produksi 8,9 juta ton semen per tahun. Di tahun 1999, Pabrik Indarung I berhenti beroperasi. &#8220;Saat didirikan, pabrik ini bernama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NIPCM),&#8221; kata Anita.</p>
<p>Pabrik Indarung I, sebut Anita, resmi ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional oleh Kemendikbudristek RI berdasarkan Surat Keputusan No 54/M/2023 yang ditandatangani Mendikbudristek Nadiem Makarim pada 27 Februari 2023. Pabrik Indarung I PT Semen Padang ini memiliki 5 Kiln.</p>
<p>Kiln pertama selesai dibangun pada tahun 1911 dengan kapasitas produksi sebesar 76,5 ton semen per hari. Klin kedua mulai dibangun setahun kemudian dengan kapasitas produksi yang sama. &#8220;Pabrik Indarung I ini pun mulai beroperasi di tahun 1913 dengan kapasitas produksi sebesar 22,9 ribu ton semen per tahun,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ba Ria-Vung Tau Dukung Indarung I jadi World Heritage</p>
<p>Penerjemah tim Delegasi Vietnam bernama Wing Han Tung menyampaikan bahwa Provinsi Ba Ria-Vung Tau mengapresiasi PT Semen Padang yang telah memberikan kesempatan untuk berkunjung ke Pabrik Indarung I. &#8220;Bangunannya luar biasa. Punya potensi besar untuk dijadikan warisan dunia, mengingat begitu besar perannya di masa lampau,&#8221; katanya, kagum.</p>
<p>Delagasi Vietnam, sebutnya, sangat mendukung Pabrik Indarung I untuk dijadikan World Heritage dari Unesco. Karena, selain memiliki peran yang begitu besar dalam membangun dunia, Pabrik Indarung I yang sudah berusia lebih dari 1 abad ini tampak begitu unik. &#8220;Bangunannya masih orisinal dan tampak unik. Kami sangat dukung Indarung I menjadi World Heritage,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sekda Kota Padang Andree Harmadi Algamar menyampaikan latar belakang kunjungan dari delegasi dari Vietnam itu ke Kota Padang. Kata dia, kunjungan ini dalam rangka kerjasama antara Ba Ria-Vung Tau dengan Kota Padang. Dan, antara Ba Ria-Vung Tau dengan Kota Padang ada hubungan Sister City.</p>
<p>&#8220;Hubungan Kota Padang dengan Provinsi Ba Ria-Vung Tau sudah terjalin erat. Ba Ria-Vung Tau dan Kota Padang ini Sister City. Banyak program yang dikerjasamakan. Di antaranya, pada sektor pariwisata,&#8221; kata Andree.</p>
<p>Dia pun juga menyampaikan bahwa Pemko Padang sengaja mengajak delegasi Ba Ria-Vung Tau ke Pabrik Indarung I, karena Pemko Padang ingin mengenalkan bangunan heritage Pabrik Indarung I. Sebab, bangunan Indarung I itu adalah sebuah kebanggaan bagi Kota Padang yang tentunya keberadaannya dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan.</p>
<p>&#8220;Pabrik Indarung I ini suatu kebanggaan bagi kita di Pemko Padang. Keberadaannya turut berkontribusi dalam membangun dunia, terutama Asia Tenggara. Kemudian, delegasi Ba Ria-Vung Tau, Vietnam ini juga punya hubungan emosional dengan Semen Padang. Sebab, di Vietnam juga ada saudaranya Semen Padang, yaitu Thang Long Cement Company yang merupakan bagian dari SIG,&#8221; ujarnya. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/delegasi-vietnam-kagum-akan-indarung-i/">Delegasi Vietnam Kagum akan Indarung I</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tertarik dengan Kaliandra dan Ikan Bilih, Peserta Penas Petani dan Nelayan ke-XVI Kunjungi Semen Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/tertarik-dengan-kaliandra-dan-ikan-bilih-peserta-penas-petani-dan-nelayan-ke-xvi-kunjungi-semen-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2023 14:35:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<category><![CDATA[#penastani2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=113525</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Seratusan lebih peserta Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan ke-XVI, berkunjung ke PT Semen Padang untuk melihat area konservasi ikan bilih dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tertarik-dengan-kaliandra-dan-ikan-bilih-peserta-penas-petani-dan-nelayan-ke-xvi-kunjungi-semen-padang/">Tertarik dengan Kaliandra dan Ikan Bilih, Peserta Penas Petani dan Nelayan ke-XVI Kunjungi Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Seratusan lebih peserta Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan ke-XVI, berkunjung ke PT Semen Padang untuk melihat area konservasi ikan bilih dan pembibitan tanaman kaliandra merah, termasuk melihat Kawasan Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I, Senin (12/6/2023).</p>
<p>Didampingi Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kota Padang, Diko Riva Utama, rombongan Penas Tani dan Nelayan yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia itu terlihat antusias. Terutama, saat berada di Pabrik Indarung I yang didirikan Belanda pada 18 Maret 1910.</p>
<p>Di pabrik semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara ini, rombongan tersebut tampak memanfaatkan moment kunjungannya ke Pabrik Indarung I untuk berswafoto dengan latar belakang bangunan Pabrik Indarung I. Tidak hanya itu, beberapa dari mereka juga ada yang melakukan live video di media sosial seperti Instagram dan TikTok.</p>
<p>Selama kurang lebih 1 jam berada di Pabrik Indarung I yang dulunya bernama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NIPCM), rombongan tersebut juga bertanya kepada pihak PT Semen Padang tentang bagaimana sejarah, serta perkembangan Pabrik Indarung I sejak didirikan sampai berhenti beroperasi di tahun 1999.</p>
<p>Salah satu peserta Penas Tani Nelayan asal Timika, Papua, bernama Pius Katagame, mengaku takjub dengan sejarah pabrik yang berada di sisi timur kawasan PT Semen Padang tersebut. Kata dia, produksi dari PT Semen Padang ini sudah tersebar ke seluruh Indonesia. Tidak ada yang tidak tahu dengan Semen Padang.</p>
<p>&#8220;Di Timika saja, banyak rumah dan hotel yang dibangun menggunakan semen dari Semen Padang. Semen Padang luar biasa sekali, sudah berkontribusi besar dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Makanya, saya sangat senang diberi kesempatan untuk berkunjung ke Pabrik Indarung I ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Hal yang sama juga disampaikan peserta Penas Petani dan Nelayan dari Kabupaten Nagan Raya, Aceh, bernama Yulianto. Kata dia, keberadaan PT Semen Padang yang sudah berusia 113 tahun, tentunya sangat memberikan manfaat besar bagi Indonesia. Karena, PT Semen Padang merupakan salah satu sumber daya Indonesia yang sangat berguna bagi kesejahteraan bangsa Indonesia.</p>
<p>&#8220;Bahkan pasca-Tsunami, kebutuhan semen untuk pembangunan di Aceh dipasok dari Semen Padang. Museum Tsunami Aceh sendiri juga dibangun menggunakan semen dari Semen Padang. Dan, saya tertarik berkunjung untuk melihat Pabrik Indarung I ini, karena bangunan pabrik ini merupakan cikal bakal industri semen di Indonesia,&#8221; katanya.</p>
<p>Peserta Penas Petani dan Nelayan lainnya yang berasal dari Kalimantan Timur, bernama Agus Priyono, juga mengaku takjub dengan bangunan Pabrik Indarung I. &#8220;Saya tertarik melihat Pabrik Indarung I, karena banyak bangunan tua bersejarah yang dibangun di zaman Belanda menggunakan semen dari Semen Padang,&#8221; katanya.</p>
<p>Bahkan, kata Agus Priyono melanjutkan, Museum Mulawarman yang merupakan bekas istana dari Kesultanan Kutai Kartanegara yang dibangun pada tahun 1936, juga dibangun menggunakan semen dari PT Semen Padang. &#8220;Jadi, itu lah alasannya kenapa saya sangat tertarik sekali berkunjung ke Pabrik Indarung I ini,&#8221; bebernya.</p>
<p>Setelah berkunjung ke Pabrik Indarung I, rombongan Penas Petani dan Nelayan itu kemudian mengunjungi tempat pembibitan kaliandra merah serta konservasi ikan bilih. Di sana, mereka juga mendengar secara seksama alasan PT Semen Padang melakukan pembibitan kaliandra dan konservasi ikan bilih yang merupakan ikan endemik di Danau Singkarak.</p>
<p>Rumiati, peserta Penas Petani dan Nelayan dari Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, menyebut bahwa dirinya baru kali ini mendengar nama tanaman kaliandra. Tentunya, dari penjelasan pihak PT Semen Padang, ternyata kaliandra merah ini sangat bagus sekali untuk dikembangkan, terutama di tanah-tanah marginal.</p>
<p>&#8220;Kaliandra merah ini bisa menyuburkan tanah. Siklusnya juga cepat, ditanam, kemudian dipangkas dan tumbuh sendiri. Manfaatnya juga banyak, bunganya bisa untuk budidaya madu, dan daunnya untuk pakan ternak. Sedangkan kayunya bisa dimanfaatkan untuk bahan bakar yang dapat mensubstitusi batubara,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, sebutnya, dengan menanam kaliandra merah, juga membuat tanah menjadi subur. &#8220;Nah, setelah dari Penas Petani dan Nelayan ini, saya akan mencoba untuk membudidayakan kaliandra merah ini di rumah. Karena, saya juga diberi biji kaliandra oleh pihak Semen Padang. Minimal, saya manfaatkan untuk budidaya madu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Terkait konservasi ikan bilih, peserta Penas Petani dan Nelayan bernama Suparmi asal DKI Jakarta, mengapresiasi PT Semen Padang yang telah mengembangbiakkan ikan bilih melalui pemijahan secara alami di kolam pemijahan dan laboratorium. Apalagi, kata dia, ikan bilih hasil konservasi dikembalikan ke habitat aslinya di Danau Singkarak.</p>
<p>&#8220;Ini sangat bagus sekali. Semen Padang patut diapresiasi, karena telah berupaya mengembangbiakkan ikan bilih yang telah hampir punah. Menariknya, ikan bilih yang dikembangbiakkan ini juga dikembalikan ke habitatnya di Danau Singkarak. Saya sendiri, pernah memakan ikan bilih yang dibawa saudara. Ikannya sangat enak dan rasanya agak manis,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kota Padang, Diko Riva Utama, mengatakan rombongan Penas Petani dan Nelayan ke-XVI ini sengaja dibawa ke PT Semen Padang, karena selain adanya Pabrik Indarung I yang telah menjadi kawasan Cagar Budaya Nasional, di PT Semen Padang juga terdapat potensi besar lainnya seperti kaliandra merah dan ikan bilih.</p>
<p>&#8220;Nah, kunjungan ke Semen Padang ini sesuai dengan agendanya Penas Petani dan Nelayan. Artinya, di samping tour ke Pabrik Indarung I, rombongan ini juga bisa melihat pembibitan kaliandra merah dan konservasi ikan bilih. Alhamdulillah, seluruh peserta tampak tertarik dengan apa yang kita sajikan di semen Padang ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk itu, tambahnya, mewakili Pemko Padang, dia pun mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah memfasilitasi peserta Penas Petani dan Nelayan berkunjung ke PT Semen Padang. &#8220;Terima kasih kepada manajemen Semen Padang yang telah memfasilitasi para peserta berkunjung melihat Indarung I serta pembibitan kaliandra merah dan konservasi ikan bilih,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati mengatakan bahwa pihaknya memfasilitasi kunjungan peserta Penas Petani dan Nelayan, merupakan bentuk dukungan PT Semen Padang terhadap kegiatan Penas Petani dan Nelayan yang dipusatkan di kawasan Lanud Sutan Sjahrir, Tabing, Kota Padang.</p>
<p>&#8220;Bagi kami di Semen Padang, kunjungan peserta Penas Petani dan Nelayan ini juga sesuai dengan program perusahaan yang telah dikembangkan, seperti penanaman kaliandra merah bekerjasama dengan masyarakat sekitar perhutanan sosial dalam hal cadangan karbon dan energi alternatif terbarukan, termasuk konservasi ikan bilih yang terancam punah di Danau Singkarak,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia berharap, selama kunjungan ke PT Semen Padang, peserta Penas Petani dan Nelayan puas dengan segala informasi yang disampaikan. &#8220;Semoga, sharing pengetahuan dari kami tentang tanaman kaliandra merah dan juga konservasi ikan bilih dapat menambah pengetahuan para peserta Penas Petani dan Nelayan yang mungkin beberapa dari peserta, belum mengenal kaliandra dan ikan bilih,&#8221; pungkas Anita. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tertarik-dengan-kaliandra-dan-ikan-bilih-peserta-penas-petani-dan-nelayan-ke-xvi-kunjungi-semen-padang/">Tertarik dengan Kaliandra dan Ikan Bilih, Peserta Penas Petani dan Nelayan ke-XVI Kunjungi Semen Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ANRI Tetapkan Arsip Indarung I sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB)</title>
		<link>https://prokabar.com/anri-tetapkan-arsip-indarung-i-sebagai-memori-kolektif-bangsa-mkb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 May 2023 14:22:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<category><![CDATA[#SemenIndonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=113237</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Arsip Pabrik Indarung I PT Semen Padang yang merupakan anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, resmi ditetapkan oleh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/anri-tetapkan-arsip-indarung-i-sebagai-memori-kolektif-bangsa-mkb/">ANRI Tetapkan Arsip Indarung I sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB)</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Arsip Pabrik Indarung I PT Semen Padang yang merupakan anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, resmi ditetapkan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) pada Anugerah MKB Tahun 2023 yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Kearsipan ke-52, Selasa, (23/5/23).</p>
<p>Bertempat di Hotel El Royale, Banyuwangi, Jawa Timur, sertifikat penganugerahan yang menetapkan “Arsip Pabrik Semen Pertama di Indonesia 1910-1972” PT Semen Padang Dalam Register Nasional Memori Kolektif Bangsa berdasarkan Keputusan Kepala ANRI Nomor 248 Tahun 2023 itu, diserahkan langsung oleh Kepala ANRI Drs. Imam Gunarto, M.Hum, kepada Direktur Utama (Dirut) PT Semen Padang, Asri Mukhtar Dt Tumangguang Basa.</p>
<p>Pada penyerahan sertifikat MKB itu, turut hadir mendampingi Kepala ANRI, yaitu Ketua Dewan Pakar Komite MKB, Mukhlis PaEni. Sedangkan dari PT Semen Padang, hadir Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan, Iskandar Z Lubis, dan Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan, Nur Anita Rahmawati.</p>
<p>Kepala ANRI Imam Gunarto mengatakan, arsip Pabrik Indarung I PT Semen Padang ditetapkan sebagai MKB setelah adanya verifikasi Dewan Pakar Komite MKB ke PT Semen Padang. Dari verifikasi itu, ditemukan adanya kesesuaian antara dokumen dan arsip yang didaftarkan sebagai MKB. Arsip Pabrik Indarung I menyimpan banyak hal tentang pabrik semen pertama di Tanah Air. Dari arsip itu, masyarakat bisa mengetahuinya bagaimana infrastruktur pertama kali dibangun menggunakan semen yang dibuat di Tanah Air.</p>
<p>&#8220;Arsip-arsipnya memang ada. Jadi orang bisa belajar tentang teknologi semen. Bagaimana semen digunakan dalam proses membangun infrastruktur pada waktu itu,&#8221; kata dia.</p>
<p>Selanjutnya Kepala ANRI juga mengapresiasi dan meminta dukungan PT Semen Padang,&#8221;Selamat kepada PT Semen Padang. Semoga, penetapan MKB arsip pabrik Indarung I ini menjadi penyemangat buat kita semua untuk terus menambah kekayaan intelektual negara, khususnya arsip sejarah. Kedepannya, arsip Indarung I yang telah ditetapkan sebagai MKB ini akan kita proses menjadi Memory of the World dan untuk mewujudkan itu kami minta dukungan PT Semen Padang,&#8221; kata Imam Gunarto usai acara Anugerah MKB Tahun 2023.</p>
<p>Ketua Dewan Pakar Komite MKB, Mukhlis PaEni mengatakan, terdapat 12 nominasi arsip yang masuk dalam penilaian MKB 2023. Namun, hanya delapan arsip yang dinyatakan memenuhi syarat, yaitu Arsip Pabrik Semen Pertama di Indonesia 1910-1972, Arsip Studiefonds Mangkunegaran, Arsip Kesenian Tari Khas Mangkunegaran, Arsip-arsip Pembangunan Infrastruktur Pendidikan pada Masa Kolonial (1874-1929), Arsip PT Garam periode 1924-1961, Arsip Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) periode 1893-1982, Arsip Yogyakarta sebagai Ibukota Republik Indonesia 1946-1949, dan Arsip Belitong UNESCO Global Geopark.</p>
<p>Penetapan arsip Indarung I sebagai MKB,<br />
sebutnya, dilakukan berdasarkan hasil sidang pleno Dewan Pakar Komite MKB yang digelar Selasa, 23 Mei 2023. &#8220;Penentuan diterima atau tidaknya arsip-arsip yang dinominasikan itu berdasarkan Peraturan Arsip Nasional 20/2021 tentang Penyelenggaraan Program Registrasi Arsip sebagai MKB,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Dirut PT Semen Padang, Asri Mukhtar mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur dan bangga. Karena, kerja keras yang telah dilakukan akhirnya terbalas dengan ditetapkannya arsip Indarung I sebagai MKB. Namun begitu, penetapan MKB ini bukan akhir dari semuanya.</p>
<p>&#8220;Ini bukan akhir, masih ada tahapan yang akan kita lakukan untuk menjadikan arsip Indarung I sebagai Memory of the World. Dan tentunya, kami juga butuh dukungan dari ANRI untuk bisa mewujudkan arsip Indarung I sebagai Memory of the World,&#8221; kata Asri Mukhtar.</p>
<p>Arsip Indarung I yang telah ditetapkan sebagai MKB, kata Asri Mukhtar melanjutkan, merupakan satu rangkaian dengan Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I Semen Padang. &#8220;Artinya, Cagar Budaya Nasional itu fisiknya dan MKB ini adalah arsipnya,&#8221; ungkap Asri Mukhtar.</p>
<p>Hal yang sama juga disampaikan Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati. Kata dia, persiapan MKB ini mulai dilakukan akhir 2022 dan pengajuannya pada awal 2023. Arsip yang diajukan mulai dari tahun 1910 sampai 1972.</p>
<p>PT Semen Padang sengaja mengajukan arsip Indarung I sebagai MKB bertujuan agar sejarah dan cerita PT Semen Padang sebagai perusahaan pertama di Asia Tenggara tercatat sebagai kekayaan intelektual negara Indonesia.</p>
<p>&#8220;Tentunya, sejarah dan cerita dari Indarung I Semen Padang ini nantinya akan diketahui sampai ke anak cucu kita. Dan, pengajuan MKB ini sengaja kami lakukan, mengingat tonggak sejarah budaya beton di Indonesia bahkan Asia Tenggara, dimulai dari Pabrik Indarung I,&#8221; kata Anita. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/anri-tetapkan-arsip-indarung-i-sebagai-memori-kolektif-bangsa-mkb/">ANRI Tetapkan Arsip Indarung I sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB)</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IMA Kunjungi Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I</title>
		<link>https://prokabar.com/ima-kunjungi-cagar-budaya-nasional-pabrik-indarung-i/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 May 2023 08:51:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#ima]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=113206</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Sekitar 200 lebih pengurus dan anggota Indonesia Marketing Association (IMA) dari berbagai chapter di Indonesia, berkunjung ke PT Semen Padang. Kunjungan itu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ima-kunjungi-cagar-budaya-nasional-pabrik-indarung-i/">IMA Kunjungi Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Sekitar 200 lebih pengurus dan anggota Indonesia Marketing Association (IMA) dari berbagai chapter di Indonesia, berkunjung ke PT Semen Padang.</p>
<p>Kunjungan itu untuk melihat lebih dekat bangunan pabrik Indarung I yang merupakan pabrik semen pertama di Asia Tenggara yang telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional, Jumat (19/5/23).</p>
<p>Kedatangan ratusan anggota dan pengurus organisasi yang berfokus menggerakkan aktivitas pengembangan pemasaran di Indonesia itu, disambut oleh Direktur Keuangan &amp; Umum PT Semen Padang, Oktoweri, serta sejumlah staf pimpinan PT Semen Padang. Di antaranya, Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan, Iskandar Z Lubis, dan Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan, Nur Anita Rahmawati.</p>
<p>&#8220;Kami menyambut baik kedatangan IMA ke Semen Padang dalam rangka Rakernas. Apalagi, IMA ini datang dari berbagai chapter di Indonesia. Tentunya, ini menjadi momentum bagi kami untuk mengenalkan Semen Padang sebagai pabrik semen pertama di Asia Tenggara,&#8221; kata Direktur Keuangan dan Umum PT Semen Padang, Oktoweri saat menyambut ratusan pengurus dan anggota IMA di Club House Lapangan Golf PT Semen Padang.</p>
<p>Oktoweri menyampaikan soal Pabrik Indarung I Semen Padang, termasuk berbagai program CSR yang dilakukan perusahaan, diantaranya tentang konservasi ikan bilih yang merupakan ikan endemik di danau Singkarak, dan pembudidayaan pohon kaliandra merah yang merupakan sumber energi EBT, dan dapat dimanfaatkan untuk mensubstitusi bahan bakar batubara dalam memproduksi semen.</p>
<p>Untuk Pabrik Indarung I yang didirikan pada 1910, saat ini tengah diusahakan menjadi World Heritage. Kemudian ikan bilih, PT Semen Padang telah melakukan konservasi melalui dua metode, yaitu pemijahan secara alami dan laboratorium. &#8220;Sekitar 8000 ekor ikan bilih hasil konservasi yang dilakukan PT Semen Padang, berhasil dikembalikan ke<br />
habitatnya di Danau Singkarak,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Usai mendengar paparan Oktoweri, rombongan IMA kemudian berkunjung ke Pabrik Indarung I, termasuk ke tempat konservasi ikan bilih. Didampingi Kepala<br />
Unit Humas &amp; Kesekretariatan, Nur Anita Rahmawati, rombongan tersebut tampak antusias. Terutama, saat berada di Pabrik Indarung I. Bahkan, rombongan tersebut menyempatkan diri untuk berswafoto dengan latar belakang pabrik Indarung I.</p>
<p>Nur Anita mengatakan, selain telah menjadi Cagar Budaya Nasional dan akan diusahakan menjadi World Heritage, PT Semen Padang juga telah mengajukan Arsip Pabrik Indarung I sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB). Bahkan, Dewan Pakar MKB juga telah berkunjung ke PT Semen Padang untuk melakukan verifikasi dokumen arsip yang diajukan PT Semen Padang ke ANRI.</p>
<p>&#8220;Insya Allah, arsip Indarung I dari tahun 1910-1972, akan dijadikan sebagai MKB oleh ANRI. Anugerah MKB ini nantinya diserahkan pada Peringatan Hari Kearsipan ke-52 yang akan dilaksanakan di Banyuwangi pada pekan depan,&#8221; kata Anita kepada rombongan IMA saat berkunjung ke Pabrik Indarung I.</p>
<p>Setelah MKB, lanjutnya, PT Semen Padang nantinya juga akan berupaya mendaftarkan arsip PT Semen Padang sebagai Memory of the World. &#8220;Hal ini dilakukan, karena kami ingin bagaimana arsip di PT Semen Padang ini, terutama Indarung I, dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran bagi generasi yang akan datang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekjen IMA Pusat, Toufik, menyampaikan bahwa IMA sengaja berkunjung ke PT Semen Padang untuk melihat pabrik Indarung I, karena pabrik semen kebanggan orang &#8216;awak&#8217; ini memiliki warisan sejarah yang begitu panjang tentang bagaimana industri semen di Indonesia, maupun Asia Tenggara ini didirikan.</p>
<p>&#8220;Makanya, pada Rakernas IMA yang digelar di Padang ini, kami manfaatkan untuk bisa berkunjungan ke Semen Padang. Dan tentunya, kami mengucapkan terima kasih kepada manajemen Semen Padang yang telah memfasilitasi kami untuk melihat lebih dekat Pabrik Indarung I, termasuk melihat tempat konservasi ikan bilih,&#8221; katanya. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ima-kunjungi-cagar-budaya-nasional-pabrik-indarung-i/">IMA Kunjungi Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indarung I Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional</title>
		<link>https://prokabar.com/indarung-i-ditetapkan-sebagai-cagar-budaya-peringkat-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Mar 2023 15:08:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#cagarbudaya]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<category><![CDATA[#semen padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=111778</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI menetapkan Kawasan Cagar Budaya Indarung I Semen Padang sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional. Penetapan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/indarung-i-ditetapkan-sebagai-cagar-budaya-peringkat-nasional/">Indarung I Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI menetapkan Kawasan Cagar Budaya Indarung I Semen Padang sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional. Penetapan itu dilakukan setelah adanya rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya Nasional (TACBN) pada November 2022.</p>
<p>Ditetapkan di Jakarta pada 27 Februari 2023, penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional itu ditandatangani langsung oleh Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, melalui Surat Keputusan Mendikbudristek No 54/M/2023 tentang Penetapan Kawasan Cagar Budaya Pabrik Semen Indarung I Sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional.</p>
<p>Dirut PT Semen Padang, Asri Mukhtar Dt. Tumangguang Basa mengaku bangga dan bersyukur atas penetapan Kawasan Cagar Budaya Indarung I Semen Padang sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional. Apalagi, perjuangan untuk menjadikan Cagar Budaya Pabrik Indarung I sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional tidaklah mudah.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, kami bangga dan bersyukur sekali. Karena kerja keras kami akhirnya membuahkan hasil setelah melalui jalan panjang. Mulai dari penetapan Cagar Budaya Peringkat Kota hingga Penetapan Cagar Budaya Peringkat Provinsi, dan setelah itu diusulkan ke Peringkat Nasional,&#8221; kata Asri Mukhtar, Selasa (7/3/2023).</p>
<p>Setelah penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional, sebut Asri Mukhtar, pihaknya semakin mantap mengajukan Kawasan Cagar Budaya Pabrik Semen Indarung I Semen Padang yang didalamnya juga terdapat PLTA Rasak Bungo, sebagai World Heritage dari Unesco.</p>
<p>Untuk itu, pihaknya juga berharap dukungan dari semua pihak. &#8220;Saat ini, kami telah mengajukan dokumen Tentative List sebagai awal proses pendaftaran Indarung I sebagai world heritage ke Kemendikbutristek”, Ujarnya.</p>
<p>“Kami berharap dukungan dan doa dari semua stakeholder agar semua tahapan dapat kami lalui dengan baik. Mewujudkan Indarung I menjadi Cagar Budaya Warisan Dunia sekaligus sebagai destinasi wisata edukasi persemenan terkemuka di dunia”, tutup Asri. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/indarung-i-ditetapkan-sebagai-cagar-budaya-peringkat-nasional/">Indarung I Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FGD Tata Kelola Indarung I, Semen Padang Hadirkan Dirjen Kebudayaan</title>
		<link>https://prokabar.com/fgd-tata-kelola-indarung-i-semen-padang-hadirkan-dirjen-kebudayaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2023 07:52:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#dirjenkebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#fgd]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=110900</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Meski kawasan Cagar Budaya Indarung I telah direkomendasikan sebagai Cagar Budaya Nasional oleh Tim Ahli Cagar Budaya Nasional (TACBN), PT Semen Padang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fgd-tata-kelola-indarung-i-semen-padang-hadirkan-dirjen-kebudayaan/">FGD Tata Kelola Indarung I, Semen Padang Hadirkan Dirjen Kebudayaan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Meski kawasan Cagar Budaya Indarung I telah direkomendasikan sebagai Cagar Budaya Nasional oleh Tim Ahli Cagar Budaya Nasional (TACBN), PT Semen Padang sebagai perusahaan Semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, terus berkomitmen untuk mewujudkan kawasan Cagar Budaya Indarung I sebagai World Heritage.</p>
<p>Salah satu wujud dari komitmen tersebut, adalah dengan digelarnya Focus Group Discussion (FGD) Tata Kelola Pabrik Indarung I di Wisama Indarung, Selasa (17/1/2023). Bekerjasama dengan Indarung Heritage Society, FGD itu menghadirkan Dirjen Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid, Ph.D, sebagai keynote speaker.</p>
<p>FGD yang berlangsung hingga Kamis (19/1/2023) depan itu, dibuka oleh Direktur Operasi PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, dan dihadiri Kapala Dinas Kebudayaan Sumbar, Syaifullah, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Disdikbud Kota Padang, Syamdani, dan sejumlah budayawan dan sejarawan Sumbar.</p>
<p>Selain itu, juga hadir sejumlah staf pimpinan PT Semen Padang. Di antaranya, Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariata, Nur Anita Rahmawati, dan Staf Capex yang juga anggota tim Pendaftaran Kawasan Cagar Budaya Indarung I Semen Padang, Nurita Handayani.</p>
<p>Indrieffouny Indra dalam sambutannya menyampaikan bahwa melalui FGD Tata Kelola Pabrik Indarung I ini, Semen Padang berharap dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran yang konstruktif, sehingga ke depannya Kawasan Cagar Budaya Indarung I bisa terkelola dengan baik, seusai dengan harapan bersama.</p>
<p>&#8220;Pabrik Indarung I Semen Padang adalah tonggak sejarah industri semen dan beton di Indonesia. Tahun 2022, Indarung I sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Provinsi, dan sudah direkomendasikan oleh TACBN sebagai Cagar Budaya Nasional. Tentunya, kami berharap Indarung I selayaknya dapat dijadikan Cagar Budaya Nasional,&#8221; kata Indrieffouny.</p>
<p>Direksi yang akrab disapa Arif itu juga berharap di tahun 2023 ini, Indarung I sudah dapat menjadi tempat diselenggarakannya event-event seperti pertunjukan, diskusi dan webinar. Namun di samping itu, juga dibutuhkan kolaborasi dengan BUMN lainnya, pemerintah daerah dan masyarakat dalam penyiapan sarana dan prasarananya.</p>
<p>&#8220;Di tahun 2023 ini, kami juga berharap Indarung I dapat mulai didaftarkan untuk World Heritage dan juga untuk Memory of The World. Untuk itu, kami butuh dukungan banyak pihak, supaya Pabrik Indarung I selain sebagai tonggak sejarah industri semen dan beton di Indonesia, bahkan Asia Tenggara, keberadaannya dapat bermanfaat bagi banyak hal,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Dirjen Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid, Ph.D, menyebut bahwa saat ini, Kawasan Cagar Budaya Indarung I Semen Padang sudah masuk ke dalam tahap pembahasan. Kalau sudah selesai, maka akan ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional. &#8220;Insya Allah tahun ini ditetapkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Kawasan Cagar Budaya Indarung I Semen Padang, katanya melanjutkan, memiliki potensi yang luar biasa. Bukan karena luasnya, tapi sejarahnya dan unik. Apalagi saat ini, tidak banyak pabrik yang utuh seperti Pabrik Indarung I Semen Padang ini.</p>
<p>Walaupun usia Indarung I sudah lebih 100 tahun, tapi Semen Padang menaruh perhatian kusus terkait pelestarian Cagar Budaya Pabrik Indarung I. &#8220;Ini luar biasa sekali perhatiannya,&#8221; kata pria yang akrab disapa Fay itu, mengapresiasi.</p>
<p>Terkait potensi kawasan Indarung I Semen Padang sebagai World Heritage, Hilmar menyampaikan ada proses yang cukup panjang untuk menyusun berkas atau dossier. Dan tentunnya, juga harus melihat semua outstanding universal value-nya seperti apa, dan apa saja atribut yang mau didaftarkan. Karena, begitu mulai didaftarkan, maka langsung terkait dengan tanggung jawab.</p>
<p>Misalnya, rangka-rangka besi yang ada di Kawasan Cagar Budaya Indarung I mau dijadikan atribut atau tidak. Kalau iya, tentu harus dilestarikan dan harus ada langkah-langkah untuk memastikan keselamatan rangka-rangka besi ini. Untuk itu, ini perlu didiskusikan secara lebih detil, terutama dengan pemilik aset.</p>
<p>&#8220;Jadi, mungkin gak ini (Indarung I) bisa ditetapkan sebagai World Heritage? Tapi yang jelas, sebagai Cagar Budaya Nasional saja, arti pentingnya bagi masayarakat juga sudah naik, sudah lebih kuat. Makanya, ini harus ditindaklanjuti dengan mengaktivasi Kawasan Cagar Budaya Indarung I. Saya harap FDG selama tiga hari ini untuk mendiskusikan hal itu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pada FGD itu, Hilmar menyampaikan dalam mengelola Cagar Budaya, harus memiliki visi dan kemampuan mengimajinasikan sesuatu dalam mengerahkan sumber dayanya. Kemudian, mengesekusinya dalam sebuah organisasi. Menurutnya, nilai yang sangat besar terletak di sana. &#8220;Indarung I ini skalanya tidak main-main. Indarung I itu suatu kompleks besar,&#8221; ujanya.</p>
<p>Maka dari itu, lanjutnya, kepada peserta FGD, belajarlah dari Industri Heritage (Kawasan Indarung I) untuk membangun imajinasi, dan belajarlah memobilisasi dan membangun organisasi. Karena, ini sangat esensial untuk dijawab sebelum memikirkan kegiatan-kegiatan lainnya yang akan dibuat atau diselenggarakan di Kawasan Cagar Budaya Indarung I ini.</p>
<p>Namun begitu, dirinya yakin pelaku budaya dan seniman di Sumbar memiliki kemampuan kreatif untuk membangun mimpi bersama dalam mengelola Kawasan Cagar Budaya Indarung I, sehingga ke depan bisa menjadi destinasi wisata industri heritage. Karena, yang namanya cultural tourism ataupun heritage tourism, berkaitan dengan ekonomi.</p>
<p>&#8220;Sekarang ini di dunia yang namanya heritage tourism dan cultural tourism merupakan salah satu yang paling besar. Kalau bicara angka, perkiraannya totalnya 500 miliar dolar per tahun. Untuk itu, saya juga berharap pemerintah daerah harus dapat menjadi fasilitator bagi pelaku budaya dan seniman. Mohon maaf, selama ini itu belum terjadi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Alumni Jurusan Sejarah Fakultas Sastra Universitas Indonesia itu juga menyampaikan soal cagar budaya atau warisan budaya. Kata dia, walaupun dia benda mati, tetapi ketika diberikan makna terhadapnya, maka banyak sekali hal-hal yang bisa muncul, termasuk berbagai pertanyaan-pertanyaan yang sangat penting dan relevan untuk hari ini.</p>
<p>Cagar budaya, sebutnya, itu betul berasal dari masa lalu, tapi harus jelas poin relevansinya untuk di masa sekarang ini. Kemudian, manfaat dari kehadiran cagar budaya atau warisan budaya juga harus jelas. Dan menurutnya, kalau untuk memberikan segala macam insight, itu merupakan suatu hal. Tapi manfaat yang sifatnya langsung, paling penting dan mendasar, harus bisa menumbuhkan rasa memiliki dan rasa menjadi bagian.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak berhasil melahirkan efek itu, maka kita mesti bicara tentang bagaimana ini bisa dikelola, sehingga bisa menumbuhkan rasa memiliki dan rasa menjadi bagian. Karena, ada banyak warisan budaya yang tidak dikenal akibat tidak adanya pengelolaan yang baik, bahkan tidak dilindungi, sehingga hilang begitu saja,&#8221; pungkas Dosen Tetap Pasca Sarjana Institut Kesenian Jakarta itu. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fgd-tata-kelola-indarung-i-semen-padang-hadirkan-dirjen-kebudayaan/">FGD Tata Kelola Indarung I, Semen Padang Hadirkan Dirjen Kebudayaan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi VI DPR-RI Dukung Kawasan Indarung I Semen Padang Menjadi World Heritage</title>
		<link>https://prokabar.com/komisi-vi-dpr-ri-dukung-kawasan-indarung-i-semen-padang-menjadi-world-heritage/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2022 13:46:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#cagarbudaya]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#indarung1]]></category>
		<category><![CDATA[#SemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=110105</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Komisi VI DPR-RI berkunjung ke PT Semen Padang dalam rangka Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR-RI ke Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/komisi-vi-dpr-ri-dukung-kawasan-indarung-i-semen-padang-menjadi-world-heritage/">Komisi VI DPR-RI Dukung Kawasan Indarung I Semen Padang Menjadi World Heritage</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Komisi VI DPR-RI berkunjung ke PT Semen Padang dalam rangka Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR-RI ke Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2022-2023, Jumat (16/12/2022) siang.</p>
<p>Disambut Dirut PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Donny Arsal dan seluruh jajaran Direksi PT Semen Padang yang terdiri dari Dirut Asri Mukhtar, Direktur Operasi, Indrieffouny Indra dan Direktur Keuangan &amp; Umum, Oktoweri, di Wisma Indarung, rombongan Komisi VI itu menyambangi Pabrik Indarung I yang merupakan situs bersejarah yang didirkan 18 Maret 1908.</p>
<p>Rombongan Komisi VI DPR-RI itu terdiri dari Ketua Komisi VI Faisol Riza, Wakil Ketua Komisi VI, Aria Bima dan Mohammad Hekal, Sekretaris Komisi VI, Elly Rachmat Yasin (Fraksi PPP), dan sejumlah anggota Komisi VI DPR-RI. Dua diantaranya, berasal dari Dapil Sumbar, yaitu Andre Rosiade (Fraksi Gerindra) dan Nevi Zuairina (Fraksi PKS).</p>
<p>Kemudian, anggota Komisi VI DPR-RI lainnya yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, adalah Adisatrya Suryo Sulistio (Fraksi PDIP), Rieke Diah Pitaloka (Fraksi PDIP), Dr. Evita Nursanty (Fraksi PDIP), Subardi (Fraksi Nasdem), Melani Leimena Suharli (Fraksi Demokrat), dan Eko Hendro Purnomo (Fraksi PAN).</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Komisi VI mengapresiasi PT Semen Padang yang saat ini tengah mengupayakan Kawasan Indarung I Semen Padang untuk dijadikan World Heritage. Karena, di dalam Kawasan Indarung I Semen Padang ini terdapat situs bersejarah, yaitu Pabrik Indarung I dan PLTA Rasak Bungo.</p>
<p>Wakil Ketua Komisi VI DPR-RI, Aria Bima, selaku Pimpinan Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR-RI mengatakan, Pabrik Indarung I Semen Padang merupakan pabrik semen pertama di Indonesia dan di Asia Tenggara. Tentunya, Pabrik Indarung I ini memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia, bahkan dunia.</p>
<p>Hal itu, sebut Aria Bima, dibuktikan dengan banyaknya bangunan mahakarya di Indonesia yang dibangun menggunakan semen dari Pabrik Indarung I Semen Padang ini. “Di antaranya, Monas, Hotel Indonesia, Gedung Sate, dan berbagai bangunan mahakarya lainnya. Bangunan-bangunan mahakarya itu pun memiliki nilai-nilai historis,” kata Aria Bima.</p>
<p>Tentunya, kata Aria Bima melanjutkan, Komisi VI perlu mengapresiasi Semen Padang, karena upaya menjadikan Kawasan Indarung I sebagai World Heritage adalah bagian dari menjaga dan melestarikan budaya sejarah untuk generasi penerus yang ada di Sumbar. Apalagi, baru-baru ini Pemprov Sumbar juga telah menetapkan kawasan Indarung I Semen Padang menjadi Cagar Budaya Peringkat Provinsi.</p>
<p>“Penetapan pabrik semen berusia 112 tahun ini harus kita dorong untuk dijadikan World Heritage. Karena, selain usia lebih satu abad, Pabrik Indarung I dan PLTA Rasak Bungo mempunyai sejarah yang luar biasa, termasuk teknologinya juga luar biasa pada masanya. Semen yang diproduksi Pabrik Indarung I tidak hanya digunakan di Indonesia, tapi juga negara-negara lainnya di dunia,” ujar Aria Bima.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Aria Bima juga menyampaikan bahwa kunjungan ke PT Semen Padang tidak terlepas dari keinginan Komisi VI agar PT Semen Padang terus meningkatkan kualitas dan kapasitasnya, supaya bisa leading dan juga leader. “Jadi, selain melihat Pabrik Indarung I, dalam kunjungan ini kami sampaikan bahwa kami ingin positioning atau branding Semen Padang tetap dipertahankan,” katanya.</p>
<p>Hal yang sama juga disampaikan Anggota Komisi VI, Dr. Evita Nursanty. Kata dia, Pabrik Indarung I Semen Padang harus menjadi alternatif utama pariwisata bernuansa budaya dan edukasi bagi Sumbar ke depannya. Namun begitu, dia menyarankan ke Semen Padang untuk membuat grand desain yang lebih jelas. &#8220;Saya berharap grand desain dari pabrik Indarung I ini bisa terlihat dengan jelas,” ungkapnya.</p>
<p>Anggota DPR-RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Sumbar I, Andre Rosiade juga setuju Pabrik Indarung I menjadi World Heritage dan pusat wisata budaya di Sumbar. Karena, sejarah Semen Padang ini luar biasa. Peradaban beton di Indonesia bahkan Asia Tenggara itu dimulai dari Pabrik Indarung I ini.</p>
<p>&#8220;Pabrik Semen Gresik yang juga bagian dari Semen Indonesia Group, itu juga dibangun pakai semen dari Pabrik Indarung I ini. Untuk itu, saya berharapKementerian BUMN juga mendukung pengembangan Indarung I ini,” ungkap Andre Rosiade.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Anggota Komisi VI lainnya, Rieke Diah Pitaloka, mengajak untuk bersama-sama berjuang mewujudkan Kawasan Indarung I Semen Padang menjadi World Heritage. Apalagi, kata dia, informasi terbaru soal Kawasan Indarung I yang dia dapat, sudah ditetapkan sebagai Nasional Heritage atau Cagar Budaya Nasional.</p>
<p>“Alhamdulillah, kalau tidak salah sudah direkomendasikan pada 24 November kemarin, Indarung I menjadi Nasional Heritage. Selanjutnya, mari kita dukung menjadi World Heritage dan juga menjadi Memori of the World yang diawali dengan Memori Kolektif Bangsa bersama Arsip Nasional,” kata Rieke.</p>
<p>Dia juga menyampaikan ada hal penting terkait arsip-arsip tentang Pabrik Indarung I. Menurutnya, Pabrik Indarung I bukan hanya persoalan semen yang diproduksi dan digunakan untuk membangun berbagai insfrasturktur, seperti membangun Kota Amsterdam, Kota Den Haag dan beberapa kota penting lainnya di dunia, termasuk Singapura dan juga Indonesia.</p>
<p>Akan tetapi, Pabrik Indarung I Semen Padang sebagai pabrik semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara menjadi sangat penting, karena memperlihatkan sejauh mana kualitas semen bisa diproduksi dengan baik oleh Indonesia. Untuk itu, ia berharap road map Kawasan Indarung I dibuat lebih serius lagi. Karena ini bukan hanya persoalan menjadi Memori of the World.</p>
<p>“Buat apa menjadi memori kalau tidak bisa mengembalikan kejayaan dan kedualatan Indonesia atas semen nasionalnya. Oleh karena itu, kami juga membutuhkan dukungan dari Kementerian BUMN untuk berkoordinasi dengan kementerian lain menyangkut moratorium izin pembangunan semen. Ini penting Pak Aria Bima, karena saya dengar akan dibangun pabrik semen dari luar, bukan semen industri nasional,” katanya.</p>
<p>Industri semen nasional, tambahnya, harus dapat dukungan politik dan dukungan dari negara. “Saya tidak yakin Semen Indonesia atau Semen Padang bisa survive kalau tidak ada dukungan politik dan negara terhadap industri semen nasional. Karena, persoalan industri semen bukan hanya masalah produksi semen, tapi persoalan bagaimana insfrasturuktur Indonesia bisa dibangun dengan baik. Karena, pada akhirnya insfrasturktur menjadi sangat penting,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Dirut PT Semen Padang, Asri Mukhtar mengucapkan terima kasih kepada Komisi VI yang sudah datang berkunjung ke PT Semen Padang, termasuk mengunjungi situs bersejarah Pabrik Indarung I yang dulunya bernama dengan nama NV Nederlandsch-Indische Portland Cement Maatschappij atau NIPCM.</p>
<p>Saat ini, PT Semen Padang tengah mencari dan mengumpulkan dokumen-dokumen tentang Pabrik Indarung I di Belanda. Karena, pabrik ini dibangun di masa penjajahan Belanda. &#8220;Pabrik Indarung I ini terakhir beroperasi pada tahun 1999. Beberapa waktu lalu saat acara kesenian, Rieke Diah Pitaloka datang berkunjung dan melakukan orasi di pabrik ini dan disambut antusias masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Tentunya, kami mengucapkan Terima kasih, karena ini juga bagian dari promosi Indarung I juga. Di samping itu, pada hari Sabtu dan Minggu juga banyak masyarakat yang berkunjung ke Pabrik Indarung I untuk berfoto dan itu juga promosi buat kami,&#8221; sambung Asri Mukhtar.</p>
<p>Direktur Keuangan &amp; Umum PT Semen Padang, Oktoweri, menambahkan bahwa pihaknya mengaku bangga atas adanya dukungan dari Komisi VI DPR-RI terhadap upaya PT Semen Padang untuk menjadikan Kawasan Indarung I sebagai World Heritage. Dan tentunya, Semen Padang juga dengan bangga bisa menyampaikan sejarah Semen Padang sejak 1910.</p>
<p>“Kami dengan bangga bisa menyampaikan bahwa tahun 1910, adalah awal dimulainya era industri atau manufacture di Indonesia. Dan itu dimulai dari Pabrik Indarung I ini. Dari Pabrik Indarung I inilah semen dikirim ke seluruh Nusantara ketika itu, karena belum ada Indonesia. Tahun 1999, semua Kiln Indarung I disetop karena emisinya sudah tinggi dan tidak ekonomis. Dan ketika itu juga, Semen Padang sudah ada pabrik Indarung II/III, IV dan V,” katanya.</p>
<p>Terkait penetapan Cagar Budaya Kawasan Pabrik Indarung I Semen Padang, Oktoweri menyampaikan bahwa itu baru dilakukan tahun 2022. Dalam waktu 3 bulan, Kawasan Indarung I Semen Padang telah mendapatkan Cagar Budaya Peringkat Provinsi. Dan, sekarang sudah mencapai ke tahap Cagar Budaya Nasional. “Alhamdulillah, ini juga berkat dukungan stakeholder, yaitu Pemko Padang dan Pemprov Sumbar,” ujarnya.</p>
<p>Tahun 2023, tambah Oktoweri, Semen Padang akan siapkan sarana dan prasarana untuk Kawasan Pabrik Indarung I, termasuk pendaftaran World Heritage, serta pendaftaran Memori of The World yang prosesnya diperkirakan mencapai 2 tahun. “Ini mimpi kami. Mohon dukungan untuk kami,” kata Oktoweri. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/komisi-vi-dpr-ri-dukung-kawasan-indarung-i-semen-padang-menjadi-world-heritage/">Komisi VI DPR-RI Dukung Kawasan Indarung I Semen Padang Menjadi World Heritage</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 36/210 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.017 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 01:46:48 by W3 Total Cache
-->