<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#imunisasi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/imunisasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/imunisasi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Nov 2022 10:18:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#imunisasi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/imunisasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kampanye Indonesia Sehat Berseri, WINGS Group Gandeng Pemko Padang Edukasi PHBS dan Percepatan Imunisasi Anak</title>
		<link>https://prokabar.com/kampanye-indonesia-sehat-berseri-wings-group-gandeng-pemko-padang-edukasi-phbs-dan-percepatan-imunisasi-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2022 10:17:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#HKN]]></category>
		<category><![CDATA[#imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[#PemkoPadang]]></category>
		<category><![CDATA[#SoKlin]]></category>
		<category><![CDATA[#WingsGroup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=108777</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – WINGS Group Indonesia melalui SoKlin Antisep bersama dengan Pemerintah Kota Padang dan UNICEF Indonesia, menyelenggarakan kegiatan kampanye Indonesia Sehat Berseri, di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kampanye-indonesia-sehat-berseri-wings-group-gandeng-pemko-padang-edukasi-phbs-dan-percepatan-imunisasi-anak/">Kampanye Indonesia Sehat Berseri, WINGS Group Gandeng Pemko Padang Edukasi PHBS dan Percepatan Imunisasi Anak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> – WINGS Group Indonesia melalui SoKlin Antisep bersama dengan Pemerintah Kota Padang dan UNICEF Indonesia, menyelenggarakan kegiatan kampanye Indonesia Sehat Berseri, di Taman Digital Kantor Balai Kota Padang, Selasa (15/11).</p>
<p>Kolaborasi ini merupakan upaya dalam mewujudkan bangsa Indonesia yang sehat, bersih dan terlindungi.</p>
<p>Kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari ini mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memberikan perlindungan secara menyeluruh bagi anak-anak dan keluarga sekaligus menanamkan pola perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang baik dan benar sejak dini.</p>
<p>Rangkaian kegiatan ini meliputi imunisasi bagi anak, balita dan usia sekolah yang didukung dengan penggunaan <em>mobile vaccination</em> truk dari SoKlin Antisep, penyuluhan PHBS oleh Dinas Kesehatan setempat dan pendistribusian paket perlindungan anak.</p>
<p>Tak hanya itu, rangkaian kegiatan ini juga dilengkapi dengan aksi donor darah, vaksinasi COVID-19 dan pemeriksaan kesehatan yang diberikan secara gratis untuk masyarakat Kota Padang dan sekitarnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Padang Hendri Septa, mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan di masa sekarang.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://prokabar.com/kampanyekan-imunisasi-kemenkes-jalin-kerjasama-dengan-facebook/">Kampanyekan Imunisasi, Kemenkes Jalin Kerjasama dengan Facebook</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Joanna Elizabeth Samuel, Marketing Manager Fabric Care WINGS Group Indonesia menjelaskan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat beserta dinas terkait lainnya, kegiatan ini menargetkan sebanyak 1.000 anak mendapatkan percepatan imunisasi rutin dan edukasi perilaku hidup bersih sehat bagi keluarga Indonesia.</p>
<p>&#8220;Inisiatif ini dilakukan guna memberikan perlindungan kesehatan bagi generasi penerus bangsa melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai bentuk perlindungan dari luar dan melengkapi imunisasi rutin anak sebagai bentuk perlindungan dari dalam.&#8221; terangnya.</p>
<p>Ia menambahkan, melalui kegiatan SoKlin Antisep Indonesia Sehat Berseri di Kota Padang ini ingin menekankan pentingnya PHBS yang baik dan benar.</p>
<p>&#8220;Seperti cuci tangan dengan sabun, mandi dan segera mengganti dan mencuci pakaian setelah beraktivitas agar keluarga kita senantiasa terhindar dari ancaman virus, kuman dan bakteri penyebab penyakit,” terangnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kampanye-indonesia-sehat-berseri-wings-group-gandeng-pemko-padang-edukasi-phbs-dan-percepatan-imunisasi-anak/">Kampanye Indonesia Sehat Berseri, WINGS Group Gandeng Pemko Padang Edukasi PHBS dan Percepatan Imunisasi Anak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Uji Klinis Vaksin Covid-19 Tahap Ketiga Selesai, Ini Langkah Pemerintah Selanjutnya</title>
		<link>https://prokabar.com/uji-klinis-vaksin-covid-19-tahap-ketiga-selesai-ini-langkah-pemerintah-selanjutnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2020 02:42:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Covid19]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=76915</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Coronavirus Disease (Covid-19) Universitas Padjajaran mengatakan setelah selesai melakukan uji klinis vaksin Covid-19 tahap tiga, yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/uji-klinis-vaksin-covid-19-tahap-ketiga-selesai-ini-langkah-pemerintah-selanjutnya/">Uji Klinis Vaksin Covid-19 Tahap Ketiga Selesai, Ini Langkah Pemerintah Selanjutnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Coronavirus Disease (Covid-19) Universitas Padjajaran mengatakan setelah selesai melakukan uji klinis vaksin Covid-19 tahap tiga, yang mengatur kapan dilakukan imunisasi dan sebagainya adalah pemerintah.</p>
<p data-reader-unique-id="4"><span data-reader-unique-id="5">“Yakni Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM). Kami hanya melaporkan uji klinis ini baik atau tidak dan hasilnya nanti akan dibandingkan dengan negara-negara lain yang juga melakukan uji klinis tahap 3,” kata Kusnadi, Rabu (4/11).</span></p>
<p data-reader-unique-id="6"><span data-reader-unique-id="7">Lanjut Kusnadi, uji klinis vaksin Covid-19 tahap tiga yang dilakukan di Bandung, Jawa Barat sementara waktu sudah cukup baik. Pihaknya sudah memberikan 1620 suntikan pertama, kemudian 1650 suntikan kedua dan hingga saat ini tidak ada yang mengkhawatirkan.</span></p>
<p data-reader-unique-id="8"><span data-reader-unique-id="9">Memang ada yg drop out tapi bukan karena reaksi vaksin melainkan karena penyakit lain seperti tipus, pindah bekerja sehingga yang drop out tidak bisa melanjutkan suntikan yang kedua.</span></p>
<p data-reader-unique-id="10"><span data-reader-unique-id="11">“Sampai saat ini, jumlah yang drop out sebanyak 17 orang, tujuh orang karena pindah bekerja dan sisanya karena sakit yang tidak disebabkan oleh imunisasi,” kata Kusnadi. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/uji-klinis-vaksin-covid-19-tahap-ketiga-selesai-ini-langkah-pemerintah-selanjutnya/">Uji Klinis Vaksin Covid-19 Tahap Ketiga Selesai, Ini Langkah Pemerintah Selanjutnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampanyekan Imunisasi, Kemenkes Jalin Kerjasama dengan Facebook</title>
		<link>https://prokabar.com/kampanyekan-imunisasi-kemenkes-jalin-kerjasama-dengan-facebook/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2020 00:53:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenkes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=74331</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan cakupan imunisasi, salah satunya karena isu negatif dengan banyaknya hoaks tentang vaksin dan imunisasi yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kampanyekan-imunisasi-kemenkes-jalin-kerjasama-dengan-facebook/">Kampanyekan Imunisasi, Kemenkes Jalin Kerjasama dengan Facebook</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="1"><span data-reader-unique-id="2"><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan cakupan imunisasi, salah satunya karena isu negatif dengan banyaknya hoaks tentang vaksin dan imunisasi yang beredar di masyarakat.</span></p>
<p data-reader-unique-id="4"><span data-reader-unique-id="5">Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Facebook, akan memulai kampanye imunisasi melalui media sosial untuk memberikan informasi akurat tentang imunisasi.</span></p>
<p data-reader-unique-id="6"><span data-reader-unique-id="7">Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan cakupan imunisasi semakin menurun tahun ini karena adanya pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).</span></p>
<p data-reader-unique-id="8"><span data-reader-unique-id="9">“Untuk memahami situasi tersebut pada bulan Juli kita telah melakukan survey tentang ‘Persepsi Orang tua dan Pengasuh Mengenai Imunisasi Anak pada Masa Pandemi Covid-19 di Indonesia,” kata Yuri dilansir, Jumat (18/9).</span></p>
<p data-reader-unique-id="8">Ada beberapa faktor yang berperan bagi orang tua untuk mengambil keputusan mengimunisasi anaknya dimasa pandemik ini. Faktor paling penting adalah tingkat pemahaman tentang manfaat imunisasi, disusul persepsi kualitas layanan imunisasi, dan ketersediaan layanan imunisasi.</p>
<p data-reader-unique-id="12"><span data-reader-unique-id="13">Hampir 82 persen melaporkan perlunya menerima informasi yang akurat dari Pemerintah. Tak hanya itu, Kementerian Kesehatan juga bekerja sama dengan UNICEF untuk kelancaran kampanye imunisasi.</span></p>
<p data-reader-unique-id="14"><span data-reader-unique-id="15">Kampanye melalui facebook ini adalah bentuk respon terhadap permintaan masyarakat, yang akan dimulai tahap pertama di tiga provinsi yaitu Aceh, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.</span></p>
<p data-reader-unique-id="16"><span data-reader-unique-id="17">Akan ada tahap selanjutnya yaitu di tingkat nasional. Yuri mengatakan akan terus mengoptimalkan kampanye melalui media sosial facebook ini bukan hanya untuk imunisasi rutin tapi juga imunisasi Covid-19 saat ditemukan.</span></p>
<p data-reader-unique-id="18"><span data-reader-unique-id="19">“Semakin kita bisa belajar dari proses kampanye di media sosial ini, kita optimalkan terus menerus, semakin besar manfaatnya bagi program imunisasi, bukan hanya program rutin, namun nantinya bahkan untuk imunisasi Covid-19 saat vaksin ditemukan,” kata Yuri. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kampanyekan-imunisasi-kemenkes-jalin-kerjasama-dengan-facebook/">Kampanyekan Imunisasi, Kemenkes Jalin Kerjasama dengan Facebook</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sadar Pentingnya Imunisasi, Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Imunisasi Kota Pariaman Terbentuk</title>
		<link>https://prokabar.com/sadar-pentingnya-imunisasi-forum-komunikasi-masyarakat-peduli-imunisasi-kota-pariaman-terbentuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2020 02:57:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[#kesehatananak]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=62064</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Pemerintah Kota Pariaman mengapresiasi dan mendukung terbentuknya  Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Imunisasi  di Kota Pariaman. Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Pariaman...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sadar-pentingnya-imunisasi-forum-komunikasi-masyarakat-peduli-imunisasi-kota-pariaman-terbentuk/">Sadar Pentingnya Imunisasi, Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Imunisasi Kota Pariaman Terbentuk</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Pemerintah Kota Pariaman mengapresiasi dan mendukung terbentuknya  Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Imunisasi  di Kota Pariaman. Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Minggu (8/3).</p>
<p data-reader-unique-id="4">“Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Imunisasi ini memang penting sekali karena memang imunisasi adalah pemberian kekebalan berupa vaksin dan tetesan kepada anak-anak kita, yang gunanya untuk menghindarkan anak-anak dari berbagai macam bentuk penyakit ,“ ungkapnya.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Oleh sebab itu inilah upaya pemerintah untuk bagaimana masyarakat kita terutama bayi wajib kita berikan imunisasi, kita menginginkan anak-anak, masyarakat dalam kondisi sehat dan terhindar penyakit .</p>
<p data-reader-unique-id="6">Dengan adanya forum ini, masyarakat Kota Pariaman akan menyisir sampai dari tingkat kota, kecamatan bahkan ke tingkat desa, sehingga tidak ada lagi anak-anak kita yang tidak mendapat imunisasi dan kebal terhadap penyakit.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Lebih lanjut dikatakan, dari data pada Tahun 2017 yang lalu di seluruh Indonesia anak-anak hanya mendapat imunisasi 9,1% artinya 9% lagi yang tidak mendapatkan imunisasi. Ini menjadi tugas kita agar anak-anak Kota Pariaman jangan sampai tidak mendapatkan imunisasi.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Mardison juga menyampaikan bahwa selain memberikan imunisasi kepada anak-anak kita tidak lupa memberikan asupan makanan bergizi serta didikan yang baik terhadap anak-anak kita.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Di samping upaya Pemko Pariaman melalui Dinas Kesehatan, semua stakeholder yang peduli kesehatan harus menjaga bersama-sama bagaimana bayi sehat, ibunya sehat masyarakat sehat.</p>
<p data-reader-unique-id="10">&#8220;Sehingga munculah masyarakat Kota Pariaman yang sehat dan genius, “ katanya mengahkhiri. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sadar-pentingnya-imunisasi-forum-komunikasi-masyarakat-peduli-imunisasi-kota-pariaman-terbentuk/">Sadar Pentingnya Imunisasi, Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Imunisasi Kota Pariaman Terbentuk</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Padang Kejar Target Imunisasi MR Dengan Berbagai Langkah</title>
		<link>https://prokabar.com/padang-kejar-target-imunisasi-mr-dengan-berbagai-langkah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2018 12:24:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[#mediacenter]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#rubella]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=24872</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Hingga penghujung November ini capaian Imunisasi measles dan rubella (MR) di Kota Padang baru menyentuh angka 49,2 persen. Angka ini jauh dari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/padang-kejar-target-imunisasi-mr-dengan-berbagai-langkah/">Padang Kejar Target Imunisasi MR Dengan Berbagai Langkah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Hingga penghujung November ini capaian Imunisasi measles dan rubella (MR) di Kota Padang baru menyentuh angka 49,2 persen. Angka ini jauh dari target yang ditetapkan yakni 95 persen.</p>
<p>Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Padang Tutwiri Handayani dalam kegiatan desiminasi informasi di Media Center Balai Kota Padang mengaku pihaknya berupaya mengejar pencapaian program hingga penghujung tahun.</p>
<p>“Ada sejumlah langkah yang akan kita lakukan, seperti minggu pertama Desember kita akan lakukan penyuluhan dan terfokus di Posyandu-posyandu, lalu minggu kedua kita akan kembali ke sekolah-sekolah karena saat itu anak-anak ada classmeeting.” ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, pemerintah kota Padang juga telah mengeluarkan edaran adanya surat keterangan imunisasi sebagai salah satu syarat masuk sekolah. “Surat itu umum nya juga diminta sebagai syarat jika ada anak mau berpergian ke luar negeri.“ sambungnya.</p>
<p>Kemudian pihaknya juga menggandeng da’i dan penyuluh yang ada di Kota Padang, bersinergi dengan Forkopimda seperti Polresta, Kodim 0312/Padang, Kejari dan instansi terkait dengan masing-masing jajarannya. Lebih lanjut lagi juga melakukan penyuluhan secara berkelompok bagaimana menjelaskan kepada masyarakat bahwa pentingnya imunisasi MR bagi anak mulai berusia 9 bulan sampai 15 tahun.</p>
<p>Dinas Kesehatan mengharapkan semua unsur dan masyarakat dapat bersama-sama saling mendukung kegiatan imunisasi campak dan rubella sebagai bentuk ikhtiar untuk meningkatka kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu.</p>
<p>&#8220;Anak-anak saat ini adalah aset bangsa dan kita berkewajiban menjadikan mereka sehat dan mencegah tertular penyakit campak dan rubella,&#8221; katanya.</p>
<p>Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang, dari 227.851 jiwa sasaran imunisasi campak dan rubella hingga saat ini yang baru diimunisasi baru sebanyak 112.331 anak dengan rentang usia 9 bulan sampai 15 tahun.</p>
<p>Ia merinci dari 112.331 orang yang telah diimunisasi untuk tingkat SD sebanyak 51.504 jiwa, SMP 29.889 jiwa dan yang dilakukan di Posyandu dan fasilitas kesehatan lainnya sebanyak 30.938 jiwa.</p>
<p>Sementara jumlah anak yang belum diimunisasi untuk tingkat SD sebanyak 42.990 jiwa, SMP 17.085 dan di Posyandu dan fasilitas kesehatan lainnya 55.445 jiwa.</p>
<p>Sementara itu, Dokter Asmaniar Saleh, perwakilan UNICEF yang turut hadir menjelaskan belum maksimal cakupan imuniasai hanya menurunkan penularan tapi meningkatkan resiko Rubella pada anak yang lebih tua.</p>
<p>“Ada 18 konsultan UNICEF di sebar di sejumlah daerah. Padang dipilih karena populasi paling besar di Sumatera Barat, jika cakupan tinggi akan mendorong kabupaten lainnya juga. Selain itu dukungan pemerintah juga tinggi, Padang bisa jadi pionir“ terangnya. (<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/padang-kejar-target-imunisasi-mr-dengan-berbagai-langkah/">Padang Kejar Target Imunisasi MR Dengan Berbagai Langkah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pencapaian Target Vaksin MR Masih Rendah di Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/pencapaian-target-vaksin-mr-masih-rendah-di-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2018 07:07:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#VaksinMR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=17843</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Sebanyak 8.794 anak usia 9 bulan sampai 15 tahun di Pasaman telah berhasil diberikan imunisasi Measles Rubella (MR). Jumlah ini tercatat hingga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pencapaian-target-vaksin-mr-masih-rendah-di-pasaman/">Pencapaian Target Vaksin MR Masih Rendah di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Sebanyak 8.794 anak usia 9 bulan sampai 15 tahun di Pasaman telah berhasil diberikan imunisasi Measles Rubella (MR). Jumlah ini tercatat hingga akhir Agustus kemarin.</p>
<p>Dipersentase, jumlah ini baru 10,96 persen dari jumlah sebanyak 80.223 orang anak yang ditargetkan Dinas Kesehatan Pasaman. Memang masih rendah pencapaian vaksin ini. Mengingat masa pelaksanaan imunisasi MR ini tinggak 25 hari lagi. Ini sebabnya.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Amdarisman menjelaskan, rendahnya partisipasi vaksin MR ini disebabkan kekhawatiran para orang tua terhadap informasi bahaya yang ditimbulkan.</p>
<p>Ditambah lagi, fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan vaksin dari Serum Institute Of India (SII) haram, karena penggunaan vaksin yang memanfaatkan unsur babi dan turunannya. Meski dalam fatwa MUI itu penggunaan vaksin MR tetap dibolehkan alias mubah. Karena ada kondisi keterpaksaan.</p>
<p>Parahnya lagi, informasi-informasi hoax seputar imunisasi MR semakin membuat masyarakat cemas.<br />
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Pasaman, sepanjang 2017 ditemukan kasus campak sebanyak 72 kasus dan rubella 100 kasus. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pencapaian-target-vaksin-mr-masih-rendah-di-pasaman/">Pencapaian Target Vaksin MR Masih Rendah di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Delapan Kasus MR Ditemukan di Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/delapan-kasus-mr-ditemukan-di-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2018 10:40:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=17316</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Menindaklanjuti temuan 8 kasus pada anak yang terindikasi Measles (campak) dan Rubella, Walikota Padang Mahyeldi menggelar pertemuan dengan Dinas Kesehatan, Dinas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/delapan-kasus-mr-ditemukan-di-padang/">Delapan Kasus MR Ditemukan di Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar –</strong> Menindaklanjuti temuan 8 kasus pada anak yang terindikasi Measles (campak) dan Rubella, Walikota Padang Mahyeldi menggelar pertemuan dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, MUI Kota Padang, Kemenag Kota Padang, Bagian Kesra, Bagian Humas, Camat se-Kota Padang dan konsultan UNICEF untuk MR di Kediaman Walikota Jalan A. Yani Padang. Kedelapan kasus tersebut berupa penyakit kelainan bawaan, seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, dan kelainan jantung.</p>
<p>“MR merupakan penyakit menular. Dan obatnya sampai saat ini belum ada. Satu-satunya cara melindungi anak-anak kita adalah dengan imunisasi. Untuk itu, imunisasi MR ini harus dilakukan agar virus MR tidak menyebar,” ujar Mahyeldi pada pertemuan tersebut, kemarin.</p>
<p>Lebih lanjut dijelaskan, sebagaimana Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 33 Tahun 2018 tentang Penggunaan Vaksin MR (Measles Rubella) dari SII (Serum Intitute of India) untuk Imunisasi, bahwa penggunaan vaksin MR dibolehkan (mubah) karena kondisi keterpaksaan (dlarurat syar’iyyah) dan belum ditemukannya vaksin MR yang halal dan suci. Serta, keterangan dari ahli yang kompeten dan dipercaya tentang bahaya yang ditimbulkan akibat tidak diimunisasi dan belum adanya vaksin yang halal.</p>
<p>“Mari bersama-sama kita mengkampanyekan bahaya virus MR dan imunisasi MR ini kepada masyarakat. Agar generasi masa depan kita benar-benar terlindungi dari virus menular MR dan cacat seumur hidup. Hak anak untuk hidup sehat harus dipenuhi,” ujar Mahyeldi.</p>
<p>Sementara itu, Ketua MUI Kota Padang Duski Samad mengatakan, sebelum fatwa MUI tentang imuniasi MR dikeluarkan, telah ada fatwa MUI Nomor 04 Tahun 2016 tentang Imunisasi, yang menjelaskan bahwa imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu.</p>
<p>Sebagaimana fatwa MUI tersebut, imunisasi dengan vaksin yang haram dan atau najis boleh digunakan pada kondisi al-dlarurat (kondisi keterpaksaan yang apabila tidak diimunisasi dapat mengancam jiwa manusia) atau al-hajat (kondisi keterdesakan yang apabila tidak diimunisasi maka akan dapat menyebabkan penyakit berat atau kecacatan pada seseorang. Serta, karena belum ditemukan bahan vaksin yang halal dan suci.<strong> (*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/delapan-kasus-mr-ditemukan-di-padang/">Delapan Kasus MR Ditemukan di Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sempat Tertunda, Vaksinasi MR Dilaksanakan di Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/sempat-tertunda-vaksinasi-mr-dilaksanakan-di-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Aug 2018 13:27:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#rubella]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=16301</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Sempat tertunda, kampanye dan realisasi imunisasi Maesles dan Rubella (MR) akhirnya sah bakal dilaksanakan di Pasaman. Hal ini dipastikan usai rapat bersama...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sempat-tertunda-vaksinasi-mr-dilaksanakan-di-pasaman/">Sempat Tertunda, Vaksinasi MR Dilaksanakan di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Sempat tertunda, kampanye dan realisasi imunisasi Maesles dan Rubella (MR) akhirnya sah bakal dilaksanakan di Pasaman.</p>
<p>Hal ini dipastikan usai rapat bersama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Forkopimda, MUI Kabupaten Pasaman, camat, RSUD Lubuk Sikaping, ketua organisasi profesi kesehatan IDI, PPNI, IBI, hingga kepala Puskesmas se-Pasaman.</p>
<p>“Dari hasil rapat, hari ini kita akan kembali melakukan kampanye imunisasi MR sekaligus melakukan vaksinasi bagi masyarakat yang sudah bersedia anaknya untuk di imunisasi”, ujar Amdarisman, Selasa (14/8).</p>
<p>Sejalan dengan itu kata Amdarisman, Dinas Kesehatan Pasaman akan terus melakukan pendekatan secara persuasif dan sosialisasi tentang manfaat dari vaksinasi MR, memberikan pemahaman, pengetahuan, penyuluhan, serta dampak bila tidak di imunisasi.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya, kegiatan ini sempat tertunda karena belum adanya sertifikasi halal dari MUI. Setelah hasil dan permasalahan ini selesai pada 8 Agustus lalu, maka itu kegiatan ini kembali dilanjutkan,&#8221; tutup Amdarisman. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sempat-tertunda-vaksinasi-mr-dilaksanakan-di-pasaman/">Sempat Tertunda, Vaksinasi MR Dilaksanakan di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Kekhawatiran Orang Tua Atas Program Imunisasi MR</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-kekhawatiran-orang-tua-atas-program-imunisasi-mr/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Aug 2018 12:13:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=15379</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Dinas Kesehatan Pasaman, akhirnya menunda sementara pelaksanaan imunisasi massal vaksin Maesles dan Rubella (MR). Penundaan sementara ini karena adanya himbauan dari Majelis...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-kekhawatiran-orang-tua-atas-program-imunisasi-mr/">Ini Kekhawatiran Orang Tua Atas Program Imunisasi MR</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Dinas Kesehatan Pasaman, akhirnya menunda sementara pelaksanaan imunisasi massal vaksin Maesles dan Rubella (MR). Penundaan sementara ini karena adanya himbauan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang label halal dari vaksin MR tersebut.</p>
<p>&#8220;Kita hanya menunda sementara, meski seharusnya program ini sudah dijalankan. Mudah-mudahan, hingga 8 Agustus nanti, ada keputusan MUI pusat terkait permasalahan ini. Apakah tetap dilanjutkan atau dihentikan&#8221; kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Amdarisman, Jumat (3/8).</p>
<p>Satu suaranya penundaan sementara ini, diakui Amdarisman juga telah disepakati Forkopimda dan MUI serta Pemkab Pasaman.</p>
<p>Di sisi lain, kerisauan para orang tua di Pasaman, bukan masalah halal atau tidaknya. Bukan gratis atau mahalnya biaya untuk imunisasi ini. Akan tetapi, para orang tua risau karena tidak jelas, siapa yang bertanggungjawab nantinya apabila terjadi hal yang tidak diinginkan pada sang anak yang di suntik.</p>
<p>&#8220;Kami para orang tua juga melek informasi. Bukan masalah halal atau tidaknya bagi kami para orang tua, namun sejauh mana dan siapa yang bertanggungjawab pada anak kami, jika terjadi efek samping akibat vaksin ini. Ini tidak dijelaskan dalam surat edaran dari sekolah-sekolah anak kami yang telah kami terima,&#8221; tutup Teti, salah seorang wali murid SLTP sederajat di Pasaman. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-kekhawatiran-orang-tua-atas-program-imunisasi-mr/">Ini Kekhawatiran Orang Tua Atas Program Imunisasi MR</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 36/154 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.019 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 19:23:46 by W3 Total Cache
-->