<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#iklim Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/iklim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/iklim/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Aug 2024 13:53:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#iklim Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/iklim/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PT Semen Padang Raih Penghargaan KLHK </title>
		<link>https://prokabar.com/pt-semen-padang-raih-penghargaan-klhk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2024 13:53:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#iklim]]></category>
		<category><![CDATA[#lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[#penghargaan KLHK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=121827</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – PT Semen Padang kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pt-semen-padang-raih-penghargaan-klhk/">PT Semen Padang Raih Penghargaan KLHK </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> – PT Semen Padang kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas partisipasi aktif PT Semen Padang dalam mendukung upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui Program Kampung Iklim (ProKlim) di berbagai daerah di Sumatera Barat.</p>
<p>Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. &#8220;Alhamdulillah, penghargaan dari KLHK ini merupakan bukti nyata bahwa PT Semen Padang selalu berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim dan juga menahan laju peningkatan emisi gas rumah kaca di Sumatera Barat,&#8221; ujar Indrieffouny yang didampingi oleh Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan, Iskandar Z Lubis.</p>
<p>Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, kepada Indrieffouny Indra pada acara puncak Festival LIKE dengan tema &#8220;10 Tahun Kerja untuk Sustainabilitas&#8221; yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center Hall B, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2024).</p>
<p>PT Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG telah mengambil berbagai langkah konkret untuk mendukung peningkatan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim serta menahan laju peningkatan emisi gas rumah kaca. Dukungan ini melibatkan partisipasi aktif perusahaan dalam Program Kampung Iklim di sejumlah daerah di Sumatera Barat, yaitu Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Solok.</p>
<p>Upaya PT Semen Padang dalam mendukung ProKlim dimulai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2022. Kesepakatan ini menekankan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup, dan menjadi landasan bagi berbagai program yang telah dilaksanakan oleh perusahaan.</p>
<p>Pada tahun 2022, PT Semen Padang mendukung ProKlim di Nagari Limau Gadang Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan, mendukung pembangunan dan pengembangan Kawasan Wetland untuk pemulihan Danau Maninjau di Agam, serta juga mendukung program Kampung Iklim dan Ecobrick di Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuh, Tanah Datar.</p>
<p>Kemudian, di tahun 2023, PT Semen Padang kembali mendukung Kampung Iklim di KBA Tabek, Jorong Tabek Nagari Talang Baungo, Kabupaten Solok; Kelompok Tani Elok Basamo Saiyo, Jorong Jirek, Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuh, Tanah Datar; dan KWT Kenanga, Nagari Guguak, Kecamatan 2&#215;11 Kayu Tanam, Padang Pariaman, dan di Kota Padang; Kelompok Budidaya ikan Lubuk Tampuruang Indah di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji.</p>
<p>&#8220;Semua anggaran yang telah dikucurkan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Semen Padang. Rencananya di tahun 2024 ini, kami juga mendukung pengembangan sejumlah kampung iklim di Sumatera Barat,&#8221; pungkas Indrieffouny yang didampingi Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan, Iskandar Z Lubis.</p>
<p>Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen PT Semen Padang dalam menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim telah diakui di tingkat nasional. PT Semen Padang akan terus melanjutkan upaya-upaya inovatif dan kolaboratif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan demi masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pt-semen-padang-raih-penghargaan-klhk/">PT Semen Padang Raih Penghargaan KLHK </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG: Dampak Badai Mangkhut, Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah</title>
		<link>https://prokabar.com/bmkg-dampak-badai-mangkhut-waspadai-potensi-hujan-lebat-di-sejumlah-wilayah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Sep 2018 01:35:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#iklim]]></category>
		<category><![CDATA[#InfoCuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=18999</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Deputi Bidang Meteorologi Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Mulyono R. Prabowo mengemukakan, dengan berakhirnya Badai Tropis “Mangkhut” beberapa hari yang lalu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-dampak-badai-mangkhut-waspadai-potensi-hujan-lebat-di-sejumlah-wilayah/">BMKG: Dampak Badai Mangkhut, Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Deputi Bidang Meteorologi Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Mulyono R. Prabowo mengemukakan, dengan berakhirnya Badai Tropis “<strong>Mangkhut</strong>” beberapa hari yang lalu akan menyebabkan perubahan pola cuaca yang ditandai oleh turut melemahnya aktivitas aliran massa udara kering dari Australia,  dan menjauh dari wilayah Indonesia.</p>
<p>“Untuk itu, masyarakat perlu waspada terhadap potensi adanya peningkatan potensi hujan di sebagian wilayah Indonesia,” kata Mulyono Prabowo dalam keterangan tertulisnya yang diterima Rabu (19/9) malam.</p>
<p>Prabowo menjelaskan bahwa adanya pola sirkulasi siklonik di sekitar Laut Cina Selatan, peningkatan kelembapan udara yang basah di lapisan atmosfer pada ketinggian sekitar 1500 dan 3000 meter serta belokan arah angin dan perlambatan kecepatan angin pada lapisan atmosfer bagian bawah (sekitar 1000 meter) akan mengakibatkan  pembentukan dan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.</p>
<p>“Kondisi dinamis atmosfer tersebut dapat meningkatkan potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia dalam periode 3 hari kedepan (20 – 22 September 2018),” ujar Prabowo.</p>
<p>Daerah-daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang itu, menurut Deputi Bidang Metereologi BMKG itu di antaranya adalah: Aceh, Riau, Kep. Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Papua.</p>
<p>Sedangkan potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter, menurut Prabowo, diperkirakan dapat terjadi di Perairan Barat Kep. Mentawai, Perairan Enggano – Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Aceh Hingga Lampung, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan P. Jawa Hingga P. Sumbawa, Selat Bali – Lombok – Alas Bagian Selatan, Samudera Hindia Selatan Jawa Hingga NTB.</p>
<p>Prabowo juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, puting beliung, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.</p>
<p>“Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui: call center <a href="tel:021-6546315">021-6546315</a>/18; <a href="http://www.bmkg.go.id/">http://www.bmkg.go.id</a>; follow @infobmkg; atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-dampak-badai-mangkhut-waspadai-potensi-hujan-lebat-di-sejumlah-wilayah/">BMKG: Dampak Badai Mangkhut, Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/67 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.012 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:27:14 by W3 Total Cache
-->