<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#ibima Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/ibima/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/ibima/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Nov 2020 16:23:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#ibima Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/ibima/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Webinar IBIMA, Implementasi Making Indonesia 4.0 Buka Peluang Jutaan Lapangan Kerja</title>
		<link>https://prokabar.com/webinar-ibima-implementasi-making-indonesia-4-0-buka-peluang-jutaan-lapangan-kerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2020 16:25:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#ibima]]></category>
		<category><![CDATA[#webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=77829</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Implementasi making Indonesia 4.0 akan mempercepat pembangunan sektor industri yang berdaya saing global. Sehingga dapat mewujudkan Indonesia berada menjadi 10 negara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/webinar-ibima-implementasi-making-indonesia-4-0-buka-peluang-jutaan-lapangan-kerja/">Webinar IBIMA, Implementasi Making Indonesia 4.0 Buka Peluang Jutaan Lapangan Kerja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Implementasi making Indonesia 4.0 akan mempercepat pembangunan sektor industri yang berdaya saing global. Sehingga dapat mewujudkan Indonesia berada menjadi 10 negara ekonomi terbesar pada tahun 2030.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Eko Suseno Agung Cahyanto, SH, LL.M. &#8211; Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian RI dalam webinar Insan Bisnis dan Industri Manufaktur Indonesia (IBIMA), Jumat (20/11).</p>
<p>&#8220;Bahkan, implementasi Making Indonesia 4.0 akan membuka peluang 20 juta lapangan kerja dengan keahlian baru di sektor industri dan jasa pendukung industri pada 2030 mendatang,&#8221; sebut Eko menambahkan.</p>
<p>Mewujudkan semua itu, Kemenperin terus berupaya meningkatkan daya saing sektor industri melalui penerapan teknologi terbarukan dan peningkatan kompetensi SDM di tujuh sektor prioritas.</p>
<p>Yakni industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian jadi, otomotif, kimia, elektronika, alat kesehatan dan farmasi.</p>
<p>&#8220;Pemanfaatan teknologi digital ini nantinya akan dimulai dari tahapan produksi hingga distribusi kepada konsumen. Hal tersebut sejalan dengan instruksi Presiden agar segera disusun program digitalisasi nasional,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Founder &amp; CEO IBIMA Made Dana Tangkas turut mendorong pengembangan ekosistem yang terpadu dan terintegrasi dari riset, inovasi, dan komersialisasi untuk nantinya diaplikasikan oleh Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha Kecil Menengah (UKM), koperasi, dan industri di pedesaan.</p>
<p>&#8220;Yang kita harapkan bisa benar-benar terwujud dalam membangun ekonomi kerakyatan di Indonesia,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia mengingatkan persoalan yang tengah terjadi sekarang ini yakni perlambatan ekonomi memicu terjadinya resesi ekonomi di berbagai negara di dunia. Paling mendasar tertekannya supply dan demand, melemahnya purchasing power, dan menurunnya aktivitas bisnis.</p>
<p>&#8220;Juga banyak perusahaan yang merugi. Dan ini sangat besar sekali dampaknya bagi masyarakat Indonesia terutama jika kita melihat IKM dan UKM di dalam menjalankan usahanya. Dalam perspektif ini kita perlu menyesuaikan kegiatan usaha dan melakukan transformasi sambil menunggu stimulus dari pemerintah di sektor riil dan juga jaringan pengaman sosial,&#8221; pungkasnya. (<strong>beb</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/webinar-ibima-implementasi-making-indonesia-4-0-buka-peluang-jutaan-lapangan-kerja/">Webinar IBIMA, Implementasi Making Indonesia 4.0 Buka Peluang Jutaan Lapangan Kerja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantu Percepat Pemulihan Ekonomi &#038; Industri Nasional, IBIMA Terapkan Program Unggulan</title>
		<link>https://prokabar.com/bantu-percepat-pemulihan-ekonomi-industri-nasional-ibima-terapkan-program-unggulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2020 03:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#ibima]]></category>
		<category><![CDATA[#industri]]></category>
		<category><![CDATA[#pemulihanekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=77339</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Insan Bisnis dan Industri Manufaktur Indonesia (IBIMA) tak hentinya membantu pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi. Menciptakan SDM yang unggul...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantu-percepat-pemulihan-ekonomi-industri-nasional-ibima-terapkan-program-unggulan/">Bantu Percepat Pemulihan Ekonomi &amp; Industri Nasional, IBIMA Terapkan Program Unggulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Insan Bisnis dan Industri Manufaktur Indonesia (IBIMA) tak hentinya membantu pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi.</p>
<p>Menciptakan SDM yang unggul dan kompeten melalui connected technology &amp; system, IBIMA berharap Indonesia bisa keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah.</p>
<p>Hal itu diungkapkan Founder &amp; CEO IBIMA, Made Dana Tangkas dalam webinar Integrated Launching &amp; Kick Off. Acara ini mengangkat tema IBIMA Membantu Mempercepat Pemulihan Ekonomi &amp; Industri Nasional : Aplikasi Ekosistem yang Terpadu dari Riset, Inovasi &amp; Komersialisasi untuk Produk/Jasa Karya Anak Bangsa dan Pembentukan Enterpreneur untuk IKM/UMKM/Koperasi &amp; Industri Pedesaan Indonesia.</p>
<p>Made Dana mengungkapkan acara ini merupakan program IBIMA yang bekerja sama dengan PII – BKTI, IOI dan pelaku usaha/industri lainnya serta Kementerian dan Lembaga terkait.</p>
<p>Tujuannya untuk menyediakan berbagai jenis bentuk kerjasama, services, platform, fasilitas/infrastruktur dan pelayanan/akses multisectoral bagi bisnis &amp; industri.</p>
<p>Sekaligus membantu percepatan pemulihan kondisi perekonomian dari krisis yang terjadi saat ini serta pengembangan SDM nasional yang lebih kompeten dan berdaya saing.</p>
<p>&#8220;Sebagai upaya mendukung pengembangan SDM dan akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Konsolidasi pelaksanaan pilot project connected ecosystem untuk mengintegrasikan dari riset, inovasi sampai komersialisasi dan pembentukan unit usaha &amp; industri baru di Indonesia berbasis multisectoral stakeholders (academics, business, government, community, financing &amp; media) adalah salah satu program IBIMA,&#8221; ungkap Made Dana.<img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-77340" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/66BEFD0C-FC09-4D95-A9CF-1CABD11E0A9D-1024x1024.jpeg" alt="" width="1000" height="1000" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/66BEFD0C-FC09-4D95-A9CF-1CABD11E0A9D-1024x1024.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/66BEFD0C-FC09-4D95-A9CF-1CABD11E0A9D-300x300.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/66BEFD0C-FC09-4D95-A9CF-1CABD11E0A9D-150x150.jpeg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/66BEFD0C-FC09-4D95-A9CF-1CABD11E0A9D-768x768.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/66BEFD0C-FC09-4D95-A9CF-1CABD11E0A9D-80x80.jpeg 80w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/11/66BEFD0C-FC09-4D95-A9CF-1CABD11E0A9D.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Selain itu juga made dana melanjutkan mendorong peningkatan penggunaan produk/jasa &amp; karya anak bangsa &amp; TKDN termasuk aksesibilitas dengan berbagai stakeholders.</p>
<p>Sehingga apresiasi dan motivasi seluruh pihak bahwa kehadiran program IBIMA mampu menjawab kebutuhan ekonomi kerakyatan dan sosial saat ini, serta sangat solutif, konstruktif, kooperatif dan integratif.</p>
<p>Dibutuhkan upaya untuk membangun industri berdikari dan sejahtera. Seperti, kontribusi industri terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di 2030 lebih besar dari 30 persen. Kerja sama antara pihak terkait pun perlu dilakukan guna mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih kompeten dan berdaya saing.</p>
<p>&#8220;Bagi bisnis dan industri dalam membantu percepatan pemulihan kondisi perekonomian dari krisis yang terjadi saat ini serta pengembangan SDM nasional yang lebih kompeten dan berdaya saing,&#8221; kata Made Dana.</p>
<p>Hadir dalam agenda tersebut Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Bambang Brodjonegoro yang mengungkapkan cara agar keluar dari negara berpenghasilan menengah.</p>
<p>Pertama, memperkuat struktur ekonomi sekaligus menjaga tingkat pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi.</p>
<p>&#8220;Untuk memperkuat struktur ekonomi salah satunya adalah dengan lebih meningkatkan daya saing manufaktur sehingga ekonomi Indonesia harus beralih yang tadinya mengandalkan sumber daya alam menjadi yang berbasis efieiensi atau pengolahan,&#8221; bebernya.</p>
<p>&#8220;Fase kedua adalah fase yang sangat menentukan karena di fase ini 2026-2035 dalam 10 tahun kita ingin ekonomi kita mulai berubah menjadi eknomomi yang berbasis inovasi tidak hanyasekedar bisa mengolah atau membuat tetapi kita mulai menjadi bangsa yag lebih Inovatif,&#8221; kata Bambang menambahkan.</p>
<p>Masuk fase ke tiga di 10 tahun terakhir kita harapkan ekonomi indonesia sudah menjadi ekonomi moderen yang berbasis kualitas dan yang lebih penting berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Ekonomi berbasis inovasi harus di kembangkan dari sekarang kemudian menjadi ciri khas pertumbuhan ekonomi kita sampai seterusnya sebenernya,&#8221; bebernya.</p>
<p>Bambang mencontohkan dua negara yang lebih kecil dari Indonesia yaitu Korea Selatan dan Swedia yang saat ini menjadi negara yang sangat inovatif dan masuk dalam kategori negara maju dan tidak berhenti melakukan inovasi bahkan menelorkan produk produk terbaru contohnya Samsung salah satu produk inovasi. (<strong>beb</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantu-percepat-pemulihan-ekonomi-industri-nasional-ibima-terapkan-program-unggulan/">Bantu Percepat Pemulihan Ekonomi &amp; Industri Nasional, IBIMA Terapkan Program Unggulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akselerasi Pemulihan Pembanguan Industri Jadi Target Utama IBIMA</title>
		<link>https://prokabar.com/akselerasi-pemulihan-pembanguan-industri-jadi-target-utama-ibima/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2020 03:10:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#ibima]]></category>
		<category><![CDATA[#infrastruktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=73813</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bogor, Prokabar &#8211; Lini industri jadi satu diantara banyak kepentingan yang sedang dibenahi pemerintah di masa pandemi covid-19. Sebagai lembaga center dan korporasi di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/akselerasi-pemulihan-pembanguan-industri-jadi-target-utama-ibima/">Akselerasi Pemulihan Pembanguan Industri Jadi Target Utama IBIMA</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bogor, Prokabar &#8211;</strong> Lini industri jadi satu diantara banyak kepentingan yang sedang dibenahi pemerintah di masa pandemi covid-19.</p>
<p>Sebagai lembaga center dan korporasi di bidang konsultasi bisnis dan industri, Industry and Business Institute of Management (IBIMA)/ PT Insan Bisnis dan Industri Manufaktur Indonesia ambil bagian dalam mengakselerasi pemulihan pembangunan ekonomi yang sedang mengalami penurunan.</p>
<p>“IBIMA adalah sebuah lembaga center dan korporasi di bidang konsultasi bisnis dan industri dalam perspektif pembangunan holistik yang terpadu, terintegrasi dan melibatkan pentahelix ABGCFM (Academics, Business, Government, Community, Federation, Media (ABGCFM),” jelas Made Dana Tangkas di acara Webinar Grand Launching IBIMA.</p>
<p>Sebagai pembicara utama, Made memaparkan tentang Total Program IBIMA. Yakni, Overview Perekonomian Nasional dan Global saat ini serta implementasi dan history Lean Enterprise IBIMA dalam mensupport Industri dan ekonomi nasional.</p>
<p>“IBIMA optimistis dapat berkiprah dalam upaya mentrigger pembangunan ekonomi bangsa saat ini khususnya bagi sektor ekonomi dan sosial yang terdampak krisis,” kata Made.</p>
<p>Dijelaskannya IBIMA memiliki tiga DNA utana yaitu, pertama adalah kompetensi atau praktik bisnis Industri melalui Lean Enterprise. Kedua yaitu budaya dan motivasi bisnis melalui transformasi mindset, character, dan attitude. Serta DNA ketiga yaitu Leadership (Sistem Industri dan Kepemimpinan).</p>
<p>“Ada pun objektif IBIMA Building the Best Industry and Business Way to be the Best World Class Company (Lean Enterprise and Best Operational Exellence Company),” ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-73814" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/09/2A516C08-9886-4937-98BA-A18DBE20D7F9.jpeg" alt="" width="858" height="504" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/09/2A516C08-9886-4937-98BA-A18DBE20D7F9.jpeg 858w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/09/2A516C08-9886-4937-98BA-A18DBE20D7F9-300x176.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/09/2A516C08-9886-4937-98BA-A18DBE20D7F9-768x451.jpeg 768w" sizes="(max-width: 858px) 100vw, 858px" /></p>
<p>Kini, kata Made, saat krisis melanda, IBIMA berperan membantu memulihkan perekonomian Indonesia yang terpuruk. Di mana kondisinya saat ini hanya sustain 40-50% industry, baik dari Industri kecil menengah (IKM), usaha kecil menengah (UKM), mau pun industri hulu dan hilir</p>
<p>“Untuk mengangkat industri ini melalui efisiensi atau cost reduction dan rasionalisasi dengan memerhatikan aspek demand, pasar dan daya beli masyarakat. Ini merupakan salah satu peran dan solusi dari IBIMA dalam menghidupkan kembali roda perekonomian bangsa melalui lean enterprise untuk Indonesia,&#8221; tambah Made.</p>
<p>Program IBIMA telah terbukti berhasil dalam membangun, meningkatkan performansi bisnis dan industry. Sehingga bila diterapkan dalam konteks nasional akan mampu membawa perubahan makro yang signifikan terhadap kemajuan ekonomi dan sosial bangsa.</p>
<p>“Di Indonesia belum ada lembaga center yang berperan secara integratif dalam pembangunan bisnis dan industri,” kata dia.</p>
<p>Sehingga IBIMA hadir dan menjadi aggregator serta think tank pembangunan bisnis dan industri nasional secara terpadu, dengan memberdayakan sumber daya manusia (SDM) profesional dari Indonesia sendiri, melalui peningkatan competitiveness dan excellences di operational dan technical competencies.</p>
<p>“Bukan hanya sekedar teori untuk dapat mengelola sumber daya (natural dan human resources) di negeri sendiri untuk kemajuan bangsa dan negara,” kata dia.</p>
<p>Sebagai Lean Enterprise Center. Yakni Gerakan Lean untuk Membangun Industri Nasional melalui Pengembangan Pilot Project Industri Unggulan dan Sejahtera, Desa Inovasi Indonesia Sejahtera.</p>
<p>“IBIMA dipelopori saya selaku founder dan disupport founder lainnya yakni, Theodore Permadi Rachmat dan Ary Ginanjar Agustian. IBIMA mampu berkolaborasi dengan pentahelix ABGCFM, untuk membantu recovery, sustainability dan pengembangan bisnis dan industri secara terpadu dan terintegrasi untuk bangsa yang berdikari dan sejahtera,” pungkas Made Dana Tangkas. (<strong>beb</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/akselerasi-pemulihan-pembanguan-industri-jadi-target-utama-ibima/">Akselerasi Pemulihan Pembanguan Industri Jadi Target Utama IBIMA</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/76 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.020 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:21:50 by W3 Total Cache
-->