<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#hyundaimotor Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/hyundaimotor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/hyundaimotor/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Nov 2019 03:53:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#hyundaimotor Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/hyundaimotor/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Investasi Hyundai di Indonesia Akan Serap 3.500 Tenaga Kerja</title>
		<link>https://prokabar.com/investasi-hyundai-diperkirakan-serap-3-500-tenaga-kerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Nov 2019 03:52:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[#hyundaimotor]]></category>
		<category><![CDATA[#Investasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=52810</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ulsan, Prokabar — Menko Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengaku bahagia menyaksikan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (MoU) antara pemerintah Indonesia yang diwakili Kepala Badan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/investasi-hyundai-diperkirakan-serap-3-500-tenaga-kerja/">Investasi Hyundai di Indonesia Akan Serap 3.500 Tenaga Kerja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ulsan, Prokabar — </strong>Menko Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengaku bahagia menyaksikan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (MoU) antara pemerintah Indonesia yang diwakili Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dengan CEO Hyundai Motor Company, Won Hee Lee untuk investasi mobi, di pabrik Hyundai Motor Company, Ulsan, Korea Selatan (Korsel).</p>
<p>“Sesuai keinginan pemerintah untuk menjadikan Indonesia bukan hanya pasar tetapi juga basis produksi,” kata Luhut dilansir Rabu (27/11).</p>
<p>Menko Maritim dan Investasi itu juga menyampaikan, bahwa rencana investasi sebesar 1,5 miliar dollar AS yang akan dilakukan Hyundai untuk pabrik di Bekasi, Jawa Barat akan berlanjut.</p>
<p>“Kedua belah pihak bersama-sama ingin mengembangkan dan memproduksi kendaraan dengan model baru untuk memenuhi kebutuhan konsumen Asia dan Australia,” jelas Luhut.</p>
<p>Sementara itu Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meyakini investasi Hyundai Motor ke Indonesia senilai 1,5 miliar dollar AS atau setara Rp21,8 triliun akan memberikan nilai tambah yang besar untuk perekonomian Indonesia.</p>
<p>“Penyerapan 3.500 tenaga kerja dan pengambangan pusat pelatihan, penelitian, dan pengembangan mobil listrik,” kata Bahlil.</p>
<p>Agar manfaat tersebut dapat lebih maksimal, Kepala BKPM akan meminta kepada pihak Hyundai agar dalam berproduksi memaksimalkan penggunaan bahan baku dalam negeri dan bekerja sama dengan pengusaha lokal.</p>
<p>“Seperti menggunakan bahan baterei dari Morowali, ban karet dari dalam negeri, sehingga nantinya semua mobil listrik yang diproduksi di Indonesia menggunakan bahan dari dalam negeri,” kata Bahlil.</p>
<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya dalam kunjungannya ke pabrik Hyundai Motor Company, Presiden Jokowi didampingi Executive Vice Chairman Hyundai Motor Company menyaksikan penandatanganan MoU antara Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dengan CEO Hyundai Motor Company Lee Woon-hee.</p>
<p>Dalam MoU itu disebutkan, Hyundai akan melakukan investasi senilai 1,5 miliar dollar AS untuk membangun pabrik mobil di Indonesia.</p>
<p>Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, realisasi investasi Hyundai Motor di Indonesia akan dilakukan dalam dua tahap, yaitu periode 2019-2021 dan selanjutnya 2022-2030.</p>
<p>“Pada tahap pertama, Hyundai akan fokus pada investasi pembuatan pabrik mobil dan akan mengekspor sedikitnya 50 persen dari total fase produksinya. Pada tahap kedua pada pengembangan pabrik mobil listrik, dan 70 persen produksinya akan diekspor,” jelas Bahlil.</p>
<p>Menurut Bahlil, Hyundai akan memulai produksinya pada 2021 dengan kapasitas 70.000 – 250.000 unit per tahun, termasuk mobil listrik ke depannya. <strong>(*/hdp)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/investasi-hyundai-diperkirakan-serap-3-500-tenaga-kerja/">Investasi Hyundai di Indonesia Akan Serap 3.500 Tenaga Kerja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hyundai Akan Investasi 1,5 Miliar Dollar AS di Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/hyundai-akan-investasi-15-miliar-dollar-as-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2019 16:27:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[#hyundaimotor]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#jokowidodo]]></category>
		<category><![CDATA[#korsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=52786</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ulsan, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana melakukan peninjauan di kompleks Pabrik Hyundai Motor Company, di Ulsan, Kores Selatan, Selasa (26/11) petang....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hyundai-akan-investasi-15-miliar-dollar-as-di-indonesia/">Hyundai Akan Investasi 1,5 Miliar Dollar AS di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ulsan, Prokabar — </strong>Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana melakukan peninjauan di kompleks Pabrik Hyundai Motor Company, di Ulsan, Kores Selatan, Selasa (26/11) petang.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Presiden menyaksikan penandatanganan MoU antara Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadahlia dengan pihak Hyundai Motor Company.</p>
<p>Kepala BKPM Bahlil Lahadahlia kepada wartawan mengatakan, Hyundai akan melakukan investasi di Indonesia dengan membangun pabrik degan investasi kurang lebih sekitar 1,5 miliar dollar AS. Tahap pertama kurang lebih sekitar 700 juta dollar AS.</p>
<p>“Semua perizinan itu sudah komplet, dan tahap pertama ini mereka akan <em>running</em> di 2020 bulan Januari sudah jalan, begitu. Dan diharapkan 1 tahun produksi bisa mencapai 250 ribu unit,” kata Bahlil.</p>
<p>Dengan jumlah produksi sebanyak itu, menurut Bahlil, Indonesia akan dijadikan sebagai sekarang kemarin kantor utama Hyundai di luar Kores. Saat ini kantor tersebut ada di Malaysia tapi sekarang mereka mau giring masuk ke Indonesia.</p>
<p>Mengenai lokasi pabrik yang akan dibangun, Kepala BKPM Bahlil Lahadahlia hanya menyebut Jawa Barat. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hyundai-akan-investasi-15-miliar-dollar-as-di-indonesia/">Hyundai Akan Investasi 1,5 Miliar Dollar AS di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pimpinan Hyundai Temui Jokowi, Ini yang Dibahas</title>
		<link>https://prokabar.com/pimpinan-hyundai-temui-jokowi-ini-yang-dibahas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jul 2019 11:51:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[#hyundaimotor]]></category>
		<category><![CDATA[#infootomotif]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#jokowidodo]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenperin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=42703</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah pejabat pemerintah menerima delegasi Hyunday Motors Group yang terdiri dipimpin oleh  Executive Vice Chairman Hyundai Euisun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pimpinan-hyundai-temui-jokowi-ini-yang-dibahas/">Pimpinan Hyundai Temui Jokowi, Ini yang Dibahas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah pejabat pemerintah menerima delegasi Hyunday Motors Group yang terdiri dipimpin oleh  <em>Executive Vice Chairman</em> Hyundai Euisun Chung, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (25/7).</p>
<p>Menteri Perindustrian (Menperin) Hartarto yang dalam kesempatan itu mendampingi Presiden Jokowi kepada wartawan mengatakan, dalam pertemuan tersebut dibahas rencana investasi Hyundai di Indonesia hingga masa depan teknologi di dunia otomotif.</p>
<p>“Di dalamnya termasuk <em>electric vehicle </em>(kendaraan listrik)<em>, fuel cell vehicle, autonomous vehicle </em>(kendaraan otonom), bahkan industri ini sedang mempertimbangkan <em>flying vehicle</em>. Jadi pembahasan seputar teknologi,” jelas Menperin usai pertemuan.</p>
<p>Sementara terkait dengan rencana investasi, Menperin Airlangga Hartarto mengemukakan, bahwa hal itu sedang dalam studi. Airlangga menjelaskan, bahwa Hyundai sedang melakukan survei kawasan untuk dijadikan pabrik di Indonesia, dan permintaan terkait insentif fiskal.</p>
<p>Demikian pula soal nilai investasi, menurut Menperin, masih dibicarakan karena tergantung skenario yang akan dilakukan perusahaan otomotif asal Korea Selatan itu.</p>
<p>“Presiden menanggapi secara positif terkait industri otomotif karena ini salah satu yang menjadi andalan untuk ekspor Indonesia ke depan,” sambung Ailangga saat ditanya mengenai respon Presiden Jokowi atas rencana Hyundai itu.</p>
<p>Menperin menjelaskan, Hyundai menargetkan 40 persen dari produksi mereka di Indonesia nantinya akan diekspor. Sedangkan sisanya 60 persen untuk pasar domestik. Namun ekspor ke mana, lanjut Menperin, dirinya mengaku belum disampaikan karena masih dalam studi.</p>
<p>Sementara terkait pemberian insentif fiskal, Menperin Airlangga Hartarto mengemukakan, sedang dibicarakan. Namun Menperin mengingatkan, terkait dengan skema impor itu, Indonesia sudah punya perjanjian perdagangan dengan Korea, ASEAN-Korea, dan ASEAN-China, kemudian dengan India juga sedang dalam penjajakan.</p>
<p>Mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu adalah Menperin Airlangga Hartarto, Sekretariat Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong.</p>
<p>Sementara delegasi dari Hyundai Motors Group yang datang adalah Executive Vice Chairman Hyundai Euisun Chung, President Hyundai Young Woon Kong, Executive Vice President Hyundai, Hong-Jae Park, Senior Vice President Youngtack Lee<strong>.</strong><strong> (*/hdp)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pimpinan-hyundai-temui-jokowi-ini-yang-dibahas/">Pimpinan Hyundai Temui Jokowi, Ini yang Dibahas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/74 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.014 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:03:20 by W3 Total Cache
-->