<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#HUTRI80 Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/hutri80/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/hutri80/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Aug 2025 09:50:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#HUTRI80 Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/hutri80/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dari Wae Rebo ke Istana: Tabola-Bale, Politik Akulturasi, dan Kemerdekaan</title>
		<link>https://prokabar.com/dari-wae-rebo-ke-istana-tabola-bale-politik-akulturasi-dan-kemerdekaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2025 09:50:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#HUTRI80]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[#tabolabale]]></category>
		<category><![CDATA[#Waerebo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=128634</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Revdi Iwan Syahputra Tabola-Bale yang mengguncang Istana Merdeka pada perayaan HUT ke-80 RI bukan sekadar penutup acara. Lagu rancak yang memadukan dialek Indonesia...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dari-wae-rebo-ke-istana-tabola-bale-politik-akulturasi-dan-kemerdekaan/">Dari Wae Rebo ke Istana: Tabola-Bale, Politik Akulturasi, dan Kemerdekaan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Oleh: Revdi Iwan Syahputra</strong></em></p>
<p>Tabola-Bale yang mengguncang Istana Merdeka pada perayaan HUT ke-80 RI bukan sekadar penutup acara. Lagu rancak yang memadukan dialek Indonesia Timur dengan bahasa Minangkabau, dinyanyikan Silet Open Up dan Diva Aurel, menjadi simbol politik kebudayaan. Presiden Prabowo Subianto berhasil menarik akulturasi ke ruang negara, menjadikannya bukan sekadar hiburan, melainkan pesan politik. Inilah seni yang masuk ke jantung kekuasaan.</p>
<p>Ingatan saya langsung terlempar pada perjalanan 17–19 Agustus 2019 lalu ke Wae Rebo. Bersama kawan-kawan—Firdaus Abi, Adrian Tuswandi, Nofal Wiska, Defri Mulyadi, Agusmardi—kami menempuh perjalanan panjang yang difasilitasi sahabat kami, Febby Dt Bangso. Dari Labuan Bajo menuju Lembor, kami singgah di pantai Nang Lili dan Pulau Molas, sebelum akhirnya tiba di Desa Denge, pintu masuk menuju negeri di atas awan.</p>
<p>Kami bermalam di rumah Blasius, seorang guru sekaligus tokoh adat yang ramah. Malam itu listrik padam tepat pukul 22.00, sinyal telepon nihil, hanya suara jangkrik menemani. Percakapan ringan mencairkan suasana. Adrian berkelakar soal istrinya yang tak bisa dihubungi karena ponselnya tak berguna. Tawa kami pecah, ditemani aroma kopi Arabika yang baru diseduh.</p>
<p>Keesokan harinya, perjalanan sesungguhnya dimulai. Jalan setapak menanjak dengan kemiringan tajam, licin karena sisa hujan malam sebelumnya. Kabut tebal menutup pandangan, membuat kami seakan masuk ke dunia lain. Sesekali suara burung dan gesekan dedaunan menjadi irama alam yang menuntun langkah. Nafas terengah, kaki gemetar, tapi ada energi aneh yang membuat kami terus mendaki. “Ini bukan sekadar jalan kaki, ini ziarah budaya,” batin saya.</p>
<p>Dan ketika kabut tersibak, tujuh rumah adat berbentuk kerucut—Mbaru Niang—tampak berdiri megah di lembah. Semua lelah sirna. Ada rasa haru, ada rasa pulang. Blasius kemudian bercerita bahwa leluhur Wae Rebo berasal dari Minangkabau, dipimpin oleh Empo Maro yang berlayar ribuan tahun lalu sebelum menetap di Flores. “Kita ini sebenarnya saudara,” ujarnya. Saya merinding mendengarnya.</p>
<p>Wae Rebo adalah bukti hidup bahwa akulturasi adalah DNA bangsa ini. Seperti Tabola-Bale yang memadukan Timur dan Minang di panggung Istana, Wae Rebo menunjukkan bahwa keberagaman bukan ancaman, melainkan kekuatan.</p>
<p>Dari perspektif sosiologi politik, langkah Presiden Prabowo menampilkan Tabola-Bale adalah upaya membangun legitimasi politik melalui simbol budaya. Ia memahami bahwa politik Indonesia pasca-reformasi kerap terjebak dalam sekat identitas, dari agama hingga etnisitas. Dalam ruang publik yang retak oleh polarisasi, simbol persatuan sulit ditemukan. Di titik inilah seni dan budaya menjadi strategi politik—lebih kuat dari jargon partai, lebih tulus dari pidato kampanye.</p>
<p>Tabola-Bale menghadirkan pesan: bangsa ini besar karena keberagaman yang tidak disembunyikan, tetapi dirayakan. Politik kebudayaan yang ditarik ke Istana adalah bentuk rekonsiliasi simbolik. Presiden Prabowo seakan berkata, “Kalau rakyat bisa menari bersama, maka elite pun seharusnya bisa duduk bersama.”</p>
<p>Namun, tentu kita perlu kritis. Politik akulturasi di Istana tidak boleh berhenti pada simbol. Ia harus mewujud dalam kebijakan: pendidikan yang menghargai keragaman lokal, pembangunan yang tidak menyingkirkan adat, serta distribusi ekonomi yang tidak memarjinalkan daerah pinggiran. Jika hanya berhenti di panggung, Tabola-Bale tak lebih dari kosmetik kekuasaan. Tapi jika dijadikan paradigma, ia bisa mengubah politik identitas menjadi politik peradaban.</p>
<p>Dari rumah adat di puncak Manggarai hingga Tabola-Bale di Istana, pesan itu sama: Indonesia adalah mosaik panjang perjumpaan budaya. Kemerdekaan sejati bukan hanya bebas dari penjajahan, melainkan juga bebas dari politik yang membelah. Kini tinggal bagaimana Presiden Prabowo membuktikan bahwa simbol persatuan itu bukan sekadar tarian di hari kemerdekaan, tetapi arah politik bangsa lima tahun ke depan.(*)</p>
<p>#Penulis adalah Jurnalis Pemegang Kompetensi Utama, Pemred Rakyat Sumbar, dan mantan Pemred media arus utama di Sumatera Barat.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dari-wae-rebo-ke-istana-tabola-bale-politik-akulturasi-dan-kemerdekaan/">Dari Wae Rebo ke Istana: Tabola-Bale, Politik Akulturasi, dan Kemerdekaan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PT Semen Padang Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Dirut Pri Gustari Akbar Kobarkan Semangat Kebangkitan</title>
		<link>https://prokabar.com/pt-semen-padang-gelar-upacara-hut-ke-80-ri-dirut-pri-gustari-akbar-kobarkan-semangat-kebangkitan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 12:43:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#dirutsemenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#HUTRI80]]></category>
		<category><![CDATA[#Prigustari]]></category>
		<category><![CDATA[#Semangatkebangsaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=128597</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- PT Semen Padang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar upacara bendera di Plaza Kantor Pusat perusahaan, Minggu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pt-semen-padang-gelar-upacara-hut-ke-80-ri-dirut-pri-gustari-akbar-kobarkan-semangat-kebangkitan/">PT Semen Padang Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Dirut Pri Gustari Akbar Kobarkan Semangat Kebangkitan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> PT Semen Padang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar upacara bendera di Plaza Kantor Pusat perusahaan, Minggu (17/8/2025).</p>
<p>Upacara berlangsung khidmat dengan Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, bertindak sebagai pembina upacara. Mengusung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, upacara ini menjadi momentum keluarga besar Semen Padang untuk meneguhkan komitmen menjaga warisan bangsa sekaligus menghadapi tantangan bisnis yang kian kompetitif.</p>
<p>Upacara diikuti ribuan karyawan Semen Padang Group dengan petugas dari Yayasan Igasar Semen Padang. Hadir pula Komisaris Utama PT Semen Padang Werry Darta Taifur, Komisaris Ilham Aldelanu Azre, Direktur Keuangan Iskandar Z Lubis, Direktur Operasi Andria Delfa beserta istri, serta pengurus dan anggota Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIKSP). Seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya, jajaran direksi, komisaris, staf, dan pimpinan perusahaan kompak mengenakan pakaian adat.</p>
<p>Dalam amanatnya, Pri Gustari Akbar mengajak seluruh insan Semen Padang mengenang jasa para pahlawan yang rela menukar darah dan air mata demi tegaknya bangsa.</p>
<p>“Delapan puluh tahun lalu, para pendiri bangsa berdiri di garis depan, menghadapi meriam dengan bambu runcing. Pertanyaannya pagi ini: Apakah kita siap mengisi kemerdekaan dengan perjuangan yang setara?” ujarnya.</p>
<p>Pri menegaskan, bagi insan Semen Padang perjuangan itu berarti menjaga dan membesarkan perusahaan yang berdiri sejak 1910, lebih tua dari Republik Indonesia. “Kita tidak hanya bicara pabrik atau angka penjualan. Kita menjaga aset bangsa, warisan nasional yang menjadi saksi lahirnya Indonesia merdeka,” katanya.</p>
<p>Ia juga menyinggung tantangan industri semen yang kian berat, mulai dari persaingan ketat, biaya meningkat, hingga tekanan harga. “Namun sejarah membuktikan, dari perang dunia, krisis moneter, pandemi, hingga restrukturisasi besar-besaran, kita selalu punya pilihan: bangkit atau hilang,” tegasnya.</p>
<p>Mengutip tema HUT ke-80 RI, Pri menekankan pentingnya persatuan. Ia menyerukan agar seluruh insan Semen Padang meninggalkan ego sektoral, menghentikan budaya saling menunggu, dan bergerak dalam satu irama.</p>
<p>“Kebangkitan kita wujudkan dengan produksi berkualitas, efisiensi biaya, kolaborasi tanpa batas, adaptasi cepat terhadap pasar dan teknologi, serta pelayanan pelanggan yang membuat kita menjadi pilihan utama,” paparnya.</p>
<p>Pri menambahkan, tahun ini PT Semen Padang mendapat amanah besar dalam skema transformasi bisnis SIG, yakni mengelola cement plant, packing plant, pelabuhan, sistem logistik, sekaligus menjadi koordinator pemasaran di enam provinsi di Sumatera.</p>
<p>“Ini bukan sekadar pekerjaan. Ini adalah kepercayaan, dan setiap kepercayaan adalah ujian,” ujarnya.</p>
<p>Menutup amanatnya, Pri mengobarkan semangat kebangkitan kepada seluruh karyawan. “Bangsa ini berdiri karena keberanian para pahlawan melawan ketidakmungkinan. Maka kita pun harus punya keberanian yang sama: Kita akan bangkit! Sekarang! Di sini! Bersama-sama! Demi kejayaan Semen Padang, demi Indonesia,” tegasnya.</p>
<p>Ia menekankan, perusahaan berusia 115 tahun ini harus membuktikan diri bukan hanya tua usianya, tetapi muda semangatnya, besar cita-citanya, dan terus membawa nama Semen Padang sebagai simbol kebangkitan. “Bangkitlah Semen Padang!” serunya.</p>
<p>Rangkaian upacara juga diisi dengan penyerahan hadiah lomba puisi yang dibagi ke dalam tiga kategori:</p>
<p>Kategori Anak<br />
• Juara I: Shauqia Almaira<br />
• Juara II: Lidiesia Syakira Ma’ruf<br />
• Juara III: M. Atharauf Farzan<br />
• Juara Favorit: Rafif Akhtar Alfarizqi</p>
<p>Kategori Remaja<br />
• Juara I: Suci Khairunnisa<br />
• Juara II: Aziva Putri Yuditia<br />
• Juara III: Rahman Raifa Putra<br />
• Juara Favorit: Neta Tri Rahma</p>
<p>Kategori Karyawan<br />
• Juara I: Vischa Dipama<br />
• Juara II: Jhon Indra<br />
• Juara III: Dewi Sasrina<br />
• Juara Favorit: Suhatman</p>
<p>Selain itu, diumumkan pula pemenang lomba menghias pintu masuk utama unit kerja:<br />
• Juara I: Procurement<br />
• Juara II: Kas &amp; Verifikasi<br />
• Juara III: Staf Portofolio<br />
• Harapan I: Indarung VI<br />
• Harapan II: Internal Audit</p>
<p>Acara semakin meriah dengan penampilan paduan suara, teatrikal perjuangan oleh siswa-siswi Semen Padang Schools, serta pembuatan lukisan oleh guru Semen Padang School.</p>
<p>Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan lomba khas 17 Agustusan di Lapangan Cubadak PT Semen Padang yang diikuti antusias oleh karyawan dan anak karyawan. Seluruh direksi dan staf pimpinan juga turut memeriahkan lomba tersebut. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pt-semen-padang-gelar-upacara-hut-ke-80-ri-dirut-pri-gustari-akbar-kobarkan-semangat-kebangkitan/">PT Semen Padang Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Dirut Pri Gustari Akbar Kobarkan Semangat Kebangkitan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diva Aurel &#8220;Tabola Bale&#8221;, Dari Rambatan Hingga Tampil di Istana Negara saat HUT RI ke 80</title>
		<link>https://prokabar.com/diva-aurel-tabola-bale-dari-rambatan-hingga-tampil-di-istana-negara-saat-hut-ri-ke-80/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 07:09:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#divaaurel]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#HUTRI80]]></category>
		<category><![CDATA[#Minangtimur]]></category>
		<category><![CDATA[#tabolabale]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=128588</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Lagu Tabola Bale dari Silet Open Up belakangan ini mencuri perhatian publik dan viral di berbagai platform media sosial. Kepopuleran lagu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diva-aurel-tabola-bale-dari-rambatan-hingga-tampil-di-istana-negara-saat-hut-ri-ke-80/">Diva Aurel &#8220;Tabola Bale&#8221;, Dari Rambatan Hingga Tampil di Istana Negara saat HUT RI ke 80</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Lagu Tabola Bale dari Silet Open Up belakangan ini mencuri perhatian publik dan viral di berbagai platform media sosial.</p>
<p>Kepopuleran lagu ini kian tak terbendung saat dilantunkan dihadapan presiden Prabowo Subianto dan pejabat negara lainnya di Istana Negara saat perayaan HUT RI ke 80, 17 Agustus 2025.</p>
<p>Diva Aurel, pelantun perempuan &#8220;Tobala Bale&#8221; ternyata berasal dari Jorong Pabalutan, Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan, Tanah Datar, Sumatera Barat. Diva Aurel tengah menempuh pendidikan strata satu jurusan musik etnologi di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-128591" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250817-WA0007.jpg" alt="" width="896" height="1596" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250817-WA0007.jpg 896w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250817-WA0007-168x300.jpg 168w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250817-WA0007-575x1024.jpg 575w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250817-WA0007-768x1368.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250817-WA0007-862x1536.jpg 862w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250817-WA0007-800x1425.jpg 800w" sizes="(max-width: 896px) 100vw, 896px" /></p>
<p>Diva Aurel juga merupakan putri dari seorang ninik mamak atau datuk dan juga berprofesi sebagai jurnalis salah satu media online yang saat ini bertugas di Tanah Datar.</p>
<p>Dimata orang tua, Diva panggilan sehari hari telah banyak meraih penghargaan serta prestasi dibidang musik, terkhusus menyanyi.</p>
<p>&#8221; Dari kecil banyak juara, itu sejak taman kanak kanak, mulai MTQ dan MSQ, Pildacil, dai cilik, solo song, dan pernah menjuarai Tanah Datar Talenta,&#8221; ucap sang ayah, Jones Datuak Palangkayo saat ditemui usai melaksanakan tugas liputan perayaan HUT RI di Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>Dengan tampilnya Diva di Istana Negara telah membuat bangga kedua orang tua.</p>
<p>Jones juga tak menyangka sang anak akan bisa tampil menyatukan berbagai elemen bangsa saat HUT RI ke 80 melalui lagu bersama minang timur.</p>
<p>&#8220;Ini hal yang tak pernah kami duga, bisa tampil di Istana Negara. Terlebih bisa berjabat tangan dengan presiden Prabowo,&#8221; ucapnya bangga.</p>
<p>Sang ayah berpesan, Diva untuk tidak merasa lebih dan sombong dan tetap rendah hati selama di perantauan dan berkarir.</p>
<p>&#8221; Diva, jangan pernah sombong ya nak. Karena keberhasilan saat ini tidak terlepas dari dukungan netizen dan support masyarakat. Diva perlu menghargai itu,&#8221; pesan sang ayah untuk Diva Aurel.</p>
<p>Sementara itu, bupati Tanah Datar Eka Putra turut berbangga hati dengan hadirnya putri asal Rambatan di Istana Negara.</p>
<p>&#8221; Kita senang sekali dan bangga buat Diva. Putri asal Rambatan Tanah Datar telah tampil di Istana Negara,&#8221; kata Bupati Eka Putra.</p>
<p>Dengan prestasi Diva Aurel, dapat menjadi harapan baru bagi anak muda Tanah Datar, bahwa ada seorang remaja yang bisa berkiprah di kancah nasional dan diundang oleh presiden RI dalam memeriahkan hari kemerdekaan yang ke 80.</p>
<p>&#8221; Diva ini sejak dari awal telah menyukseskan satu event satu nagari di Rambatan dan menciptakan lagu saat event tersebut. Sekali lagi, selamat buat Diva Aurel,&#8221; tutup Bupati. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diva-aurel-tabola-bale-dari-rambatan-hingga-tampil-di-istana-negara-saat-hut-ri-ke-80/">Diva Aurel &#8220;Tabola Bale&#8221;, Dari Rambatan Hingga Tampil di Istana Negara saat HUT RI ke 80</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PT Semen Padang Rayakan HUT ke-80 RI dengan Lomba Baca Puisi</title>
		<link>https://prokabar.com/pt-semen-padang-rayakan-hut-ke-80-ri-dengan-lomba-baca-puisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 00:46:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#HUTRI80]]></category>
		<category><![CDATA[#Lombabacapuisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=128583</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Semen Padang menggelar Lomba Baca Puisi di Club House, Kamis (14/8). Kegiatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pt-semen-padang-rayakan-hut-ke-80-ri-dengan-lomba-baca-puisi/">PT Semen Padang Rayakan HUT ke-80 RI dengan Lomba Baca Puisi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Semen Padang menggelar Lomba Baca Puisi di Club House, Kamis (14/8). Kegiatan berlangsung secara outdoor dan diikuti karyawan, tenaga outsourcing, serta anak karyawan di lingkungan Semen Padang Group, termasuk siswa Yayasan Igasar Semen Padang.</p>
<p>Direktur Keuangan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, mengatakan kemerdekaan bukan sekadar peristiwa sejarah 17 Agustus 1945, tetapi semangat yang harus terus dihidupkan.</p>
<p>“Hari ini kita merayakan kemerdekaan dengan cara berbeda—melalui kata-kata, irama, dan makna mendalam dalam Lomba Baca Puisi. Puisi adalah cermin jiwa yang merangkai rasa syukur, mengenang perjuangan pahlawan, sekaligus menyalakan semangat generasi penerus,” ujarnya.</p>
<p>Lomba puisi kali ini mengangkat karya-karya sastrawan Taufik Ismail. Menurut Iskandar, karya penyair besar tersebut menjadi pengingat bahwa sastra mampu menyentuh hati, membentuk karakter, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.</p>
<p>Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai kalangan, mulai dari karyawan, rekan outsourcing, hingga siswa Yayasan Igasar Semen Padang. “Inilah wujud kebersamaan keluarga besar kita, bersatu dalam seni, merajut semangat untuk Indonesia yang lebih maju,” katanya.</p>
<p>Kegiatan ini juga selaras dengan Asta Cita ke-8, yaitu mewujudkan kebudayaan yang maju dan berkepribadian dalam kebudayaan nasional. PT Semen Padang berupaya menanamkan nilai-nilai seni, sastra, dan literasi sebagai bagian dari pembentukan karakter bangsa. “Selain mendukung Asta Cita Presiden melalui budaya dan seni puisi, kegiatan ini juga dijadikan semangat dari Ranah Minang Membangun Indonesia”, ujar Iskandar.</p>
<p>Ketua Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group (FKKSPG), Freddo Syukri, menilai tingginya partisipasi menunjukkan besarnya minat insan Semen Padang terhadap seni sastra. “Sebanyak 80 peserta mengirimkan video seleksi awal, dan 30 peserta tampil langsung. Antusias ini bisa menjadi modal pembentukan komunitas seni sastra dan literasi di lingkungan perusahaan,” ujarnya.</p>
<p>PIC Lomba Puisi, Feri Febrizon, menyampaikan bahwa lomba berlangsung dari pagi hingga siang dengan penilaian ketat dari dewan juri. Adapun para pemenang adalah:</p>
<p>Kategori Anak<br />
• Juara I: Shauqia Almaira<br />
• Juara II: Lidiesia Syakira Ma’ruf<br />
• Juara III: M Atharauf Farzan<br />
• Juara Favorit: Rafif Akhtar Alfarizqi</p>
<p>Kategori Remaja<br />
• Juara I: Suci Khairunnisa<br />
• Juara II: Aziva Putri Yuditia<br />
• Juara III: Rahman Raifa Putra<br />
• Juara Favorit: Neta Tri Rahma</p>
<p>Kategori Karyawan<br />
• Juara I: Vischa Dipama<br />
• Juara II: Jhon Indra<br />
• Juara III: Dewi Sasrina<br />
• Juara Favorit: Suhatman</p>
<p>Dengan semangat kebersamaan, lomba ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-80 RI di PT Semen Padang sekaligus membuktikan bahwa seni dan sastra dapat berjalan seiring dengan dinamika industri. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pt-semen-padang-rayakan-hut-ke-80-ri-dengan-lomba-baca-puisi/">PT Semen Padang Rayakan HUT ke-80 RI dengan Lomba Baca Puisi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Minim Edukasi, Bupati Tanah Datar Ajak Tak Selenggarakan Panjat Pinang</title>
		<link>https://prokabar.com/minim-edukasi-bupati-tanah-datar-ajak-tak-selenggarakan-panjat-pinang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2025 09:21:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#HUTRI80]]></category>
		<category><![CDATA[#panjatpinang]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=128520</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Dinilai minim nilai edukasi dan membahayakan keselamatan, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan perlombaan panjat pinang dalam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/minim-edukasi-bupati-tanah-datar-ajak-tak-selenggarakan-panjat-pinang/">Minim Edukasi, Bupati Tanah Datar Ajak Tak Selenggarakan Panjat Pinang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Dinilai minim nilai edukasi dan membahayakan keselamatan, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan perlombaan panjat pinang dalam memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.</p>
<p>Hal ini disampaikan Bupati melalui Surat Edaran No: 200.1.1/74/Setda-2025 Tahun 2025 tentang Memeriahkan HUT ke–80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diterbitkan pada Senin, 11 Agustus 2025.</p>
<p>“Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memeriahkan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Tanah Datar dengan berbagai kegiatan yang dapat menguatkan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme,” demikian disampaikan Bupati dalam edaran tersebut.</p>
<p>Bupati mengajak masyarakat untuk memilih jenis kegiatan pertandingan dan event secara selektif, yang bernuansa positif dan menarik untuk diikuti semua lapisan masyarakat.</p>
<p>“Diimbau agar tidak melaksanakan kegiatan panjat pinang pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Tanah Datar dengan pertimbangan minimnya nilai edukasi dan dapat membahayakan keselamatan masyarakat,” imbau Eka Putra. (Eym)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/minim-edukasi-bupati-tanah-datar-ajak-tak-selenggarakan-panjat-pinang/">Minim Edukasi, Bupati Tanah Datar Ajak Tak Selenggarakan Panjat Pinang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/112 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.017 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:28:16 by W3 Total Cache
-->