<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#HPN2018 Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/hpn2018/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/hpn2018/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Feb 2018 10:48:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#HPN2018 Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/hpn2018/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>​Ketika Presiden &#8220;Betukar Peran&#8221; Menjadi Wartawan</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bketika-presiden-betukar-peran-menjadi-wartawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2018 10:48:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#HPN2018]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=4128</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211;&#160;Ada yang berbeda pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2018, yang digelar pada Jumat, 9 Februari 2018, di kawasan Danau...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bketika-presiden-betukar-peran-menjadi-wartawan/">​Ketika Presiden &#8220;Betukar Peran&#8221; Menjadi Wartawan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211;&nbsp;</b>Ada yang berbeda pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2018, yang digelar pada Jumat, 9 Februari 2018, di kawasan Danau Cimpago, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat. Presiden Joko Widodo bertukar peran dengan seorang wartawan.</p>
<p>Hal tersebut dilakukan Kepala Negara karena dirinya ingin berbagi pengalaman saat dicegat oleh wartawan di sela aktivitasnya. Bahkan, terkadang para wartawan mencecar pertanyaan yang tidak mudah untuk dijawab.</p>
<p>Ia pun mengundang salah seorang wartawan yang hadir untuk naik ke atas panggung. Terpilihlah Muhammad Yusri Nur Raja Agam, wartawan dari Surabaya yang mengaku sudah menjalani profesi wartawan selama 40 tahun.</p>
<p>&#8220;Saya minta Pak Yusri jadi presiden, saya yang jadi wartawan. Nanti saya tanya gantian mumpung pas hari pers. Bapak jadi presiden, saya jadi wartawan,&#8221; pinta Presiden Jokowi.</p>
<p>Dengan rasa percaya diri, Yusri pun langsung memainkan perannya sebagai seorang Presiden.</p>
<p>&#8220;Baik bapak saudara wartawan, apa yang mau ditanyakan?&#8221; tanya Yusri.</p>
<p>Presiden Jokowi pun menyampaikan sejumlah pertanyaan layaknya seorang wartawan. Mulai dari jajaran Menteri Kabinet Kerja yang dianggap paling penting hingga media yang dianggap menyebalkan.</p>
<p>Untuk menteri yang paling penting, Yusri menjawabnya Menteri Komunikasi dan Informatika.&nbsp;</p>
<p>“Supaya informasi disampaikan mulai dari kota sampai ke desa, semua menerima informasi dan komunikasi. Termasuk informasi politik,” ujar Yusri menjelaskan alasannya.</p>
<p>Sementara itu untuk media yang paling menyebalkan, pertanyaan tersebut diajukan Presiden Jokowi bukanlah tanpa alasan, karena terkadang dirinya merasa sebal dan jengkel dengan pertanyaan wartawan yang mudah di awal namun sulit di pertengahan wawancara.</p>
<p>&#8220;Nah sekarang saya tanya ke Pak Presiden, media apa yang paling menyebalkan, yang bapak sering jengkel? Jawab blak-blakan Pak Presiden,&#8221; tanya Presiden Jokowi.</p>
<p>Yusri pun menjawab, &#8220;Media abal-abal,&#8221; jawabnya.</p>
<p>Namun, Presiden langsung membantahnya dengan menyatakan bahwa semua media yang terdaftar di lingkungan istana adalah media resmi.</p>
<p>&#8220;Tidak ada di likungan istana media abal-abal, ‎medianya resmi semuanya, tapi banyak yang menyebalkan, sampaikan apa adanya, yang mana Pak?&#8221; kata Presiden Jokowi yang masih berperan sebagai wartawan.</p>
<p>Dengan spontan, Yusri pun menjawab, &#8220;Yang paling menyebalkan itu Rakyat Merdeka,&#8221; ucap Yusri yang disambut tawa para hadirin.</p>
<p>&#8220;Pak Presiden ini blak-blakan seperti perasaan saya. Sama persis,&#8221; ujar Presiden Jokowi yang ikut tertawa mendengar jawaban Yusri.</p>
<p>Penasaran dengan jawaban Yusri, Presiden Jokowi pun menanyakan alasannya memilih Rakyat Merdeka sebagai media yang menyebalkan.</p>
<p>&#8220;Ya kalau rakyatnya merdeka kan pemimpinnya yang susah. Kalau merdeka, semuanya dianggap merdeka. Padahal ada aturan kemerdekaan,&#8221; jawab Yusri.</p>
<p>Sambil tersenyum, Presiden Jokowi pun meminta Yusri kembali ke tempatnya dan mengambil sepeda sebagai hadiah. <b>(rls)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bketika-presiden-betukar-peran-menjadi-wartawan/">​Ketika Presiden &#8220;Betukar Peran&#8221; Menjadi Wartawan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Latihan Tari Kolosal HPN Kian Intensif</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8blatihan-tari-kolosal-hpn-kian-intensif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jan 2018 12:40:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#HariPersNasional]]></category>
		<category><![CDATA[#HPN]]></category>
		<category><![CDATA[#HPN2018]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3980</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Mengambil tempat di tepian Maninjau, danau nan tenang di lembah Agam, koreograger Ery Mefri kian intensif latihan tari massal. Untuk apa?...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8blatihan-tari-kolosal-hpn-kian-intensif/">​Latihan Tari Kolosal HPN Kian Intensif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211;</b> Mengambil tempat di tepian Maninjau, danau nan tenang di lembah Agam, koreograger Ery Mefri kian intensif latihan tari massal. Untuk apa? Untuk disuguhkan pada Kepala Negara saat Hari Pers Nasional (HPN) di Padang, bulan depan.</p>
<p>Pada Minggu (7/1) misalnya, latihan makin serius. Latihan dibagi-bagi untuk beberapa gerakan dan musik. Kemarin puluhan orang sedang latihan tari Kolosal Pinyangek Siso Api/Malin Kundang. Itu judul karya &nbsp;yang akan disuguhkan oleh Koreografer dunia Ery Mefri asal Saniangbaka Sumatera Barat pada perhelatan HPN 6 Februari 2018 nanti.&nbsp;</p>
<p>Ery hendak memberikan makna baru pada Malin Kundang yang dicap durhaka, padahal menurut tafsir dia, Malin tidak durhaka. &#8220;Namanya saja Malin, itu artinya orang yang tahu agama,&#8221;sebut dia. Kundang artinya dibawa kemana-mana. Jadi dalam tafsir tari ini, Malin Kundang kemana-mana menyebar kebaikan.</p>
<p>Latihan kemarin itu dilangsungkan dengan pendukung 40 gandang tambua dari sanggar Umbuik Mudo, Sabariyah, Rambun Saiyo dan Barkam Maninjau. Kemudian ditambah 40 penari dari beberapa sanggar tari di Padang. Latihan yang sangat intensif telah dimulai sejak November 2017 sampai sekarang. Dengan jadwal &nbsp;3 hari di Maninjau dan 4 hari &nbsp;di Padang.</p>
<p>Karya kolosal ini akan melibatkan pralayang motor dan beberapa kapal laut yang akan berkolaborasi dengan 80 orang pendukung tersebut.<b>[*]</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8blatihan-tari-kolosal-hpn-kian-intensif/">​Latihan Tari Kolosal HPN Kian Intensif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 34/58 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.023 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 18:14:22 by W3 Total Cache
-->