<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Hidayat Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/hidayat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/hidayat/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Jul 2024 10:32:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Hidayat Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/hidayat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Geliat Youth Center yang Dibangun di Era Hendri Septa, Tempat Nyaman Internet Ngebut</title>
		<link>https://prokabar.com/geliat-youth-center-yang-dibangun-di-era-hendri-septa-tempat-nyaman-internet-ngebut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2024 10:32:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#GendriSepta]]></category>
		<category><![CDATA[#Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangHebat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=121573</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sejak dibangun pada 2022, gedung Youth Center selalu ramai pengunjung. Setiap hari, rata-rata kunjungan 200-300 orang. Frengki (22), salah satu pengunjung...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/geliat-youth-center-yang-dibangun-di-era-hendri-septa-tempat-nyaman-internet-ngebut/">Geliat Youth Center yang Dibangun di Era Hendri Septa, Tempat Nyaman Internet Ngebut</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sejak dibangun pada 2022, gedung Youth Center selalu ramai pengunjung. Setiap hari, rata-rata kunjungan 200-300 orang.</p>
<p>Frengki (22), salah satu pengunjung tersebut. Mahasiswa Universitas Andalas ini rela berjauh-jauh dari Limau Manis, berjarak lebih kurang setengah jam perjalanan, ke Bagindo Aziz Chan.</p>
<p>&#8220;Di sini (Youth Center), suasananya nyaman, ada AC,&#8221; ujarnya, Jumat (26 Juli 2024).</p>
<p>Frengki mengatakan datang ke Youth Center dengan dua orang temannya untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah.</p>
<p>Menurutnya, jaringan internet sangat kencang seh‌ingga mudah untuk download file berukuran besar.</p>
<p>Frengki mengatakan, Youth Center sudah seperti rumah kedua baginya. Di gedung ini, ia bisa datang dua-tiga kali seminggu.</p>
<p>Pengunjung lain, Indah (23), mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), menceritakan, Youth Center dimanfaatkannya untuk mengerjakan skripsi.</p>
<p>&#8220;Suasana tenang dan nyaman. Fasilitasnya gratis lagi,&#8221; ujarnya. Ia datang biasanya juga dua-tiga kali seminggu.</p>
<p>Gedung Youth Centre dibangun memang untuk mendukung aktifitas kreatif anak muda Kota Padang.</p>
<p>Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Padang, Wirdanis, mengatakan, gedung ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi kreatif anak muda.</p>
<p>Menurutnya, ada 4 sektor unggulan sektor kreatif tersebut yaitu kuliner, seni pertunjukan, kria, dan fashion.</p>
<p>&#8220;Yang menggunakan gedung ini gratis,&#8221; ujarnya. Catatannya, gratis bisa dilakukan selama penggunaannya tidak komersil.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/geliat-youth-center-yang-dibangun-di-era-hendri-septa-tempat-nyaman-internet-ngebut/">Geliat Youth Center yang Dibangun di Era Hendri Septa, Tempat Nyaman Internet Ngebut</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hidayat SS MH Bertekad Wujudkan Kota Padang yang Dirindukan Semua Orang</title>
		<link>https://prokabar.com/hidayat-ss-mh-bertekad-wujudkan-kota-padang-yang-dirindukan-semua-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 May 2024 13:15:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=119940</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Langkah berani ditempuh oleh Hidayat SS MH. Anggota DPRD Sumbar itu resmi mendaftar ke DPC Partai Gerindra Padang sebagai bakal calon...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hidayat-ss-mh-bertekad-wujudkan-kota-padang-yang-dirindukan-semua-orang/">Hidayat SS MH Bertekad Wujudkan Kota Padang yang Dirindukan Semua Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Langkah berani ditempuh oleh Hidayat SS MH. Anggota DPRD Sumbar itu resmi mendaftar ke DPC Partai Gerindra Padang sebagai bakal calon kepala daerah di Pilkada serentak di Kota Padang.</p>
<p>Hidayat menjadi orang pertama yang mendaftar ke DPC Gerindra Padang. Pendaftaran yang berlangsung Sabtu pagi (11/5/2024) itu, Hidayat diarak dengan gandang tasa.</p>
<p>&#8220;Sebagai kader partai, kader Prabowo, dengan spirit gotong royong yang selama ini dibangun oleh pimpinan partai, saya menyatakan siap lahir dan batin,&#8221; ujar Hidayat usai pendaftaran.</p>
<p>Hidayat mengaku dirinya memiliki tagline khusus, yakni mewujudkan Kota Padang lebih bergairah dari berbagai sektor kehidupan. Ia juga siap membuat ibu kota Sumbar ini sebagai kota bersih, aman nyaman dan tertib.</p>
<p>&#8220;Kota yang menarik untuk dihuni dan Kota yang menarik dan merindu untuk dikunjungi. Saya siap untuk mewujudkan hal tersebut,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Proses pendaftaran Hidayat ini disambut oleh Ketua DPC Partai Gerindra Padang, Verry Mulyadi. Pemberkasan pendaftaran selanjutnya akan verifikasi dan validasi.</p>
<p>&#8220;Saya sangat apresiasi Pak Hidayat. Berarti beliau komitmen tinggi untuk maju menjadi Wali Kota Padang. Kemudian hasilnya kami terima, kami verifikasi, kami validasi lagi apakah lengkap dengan jumlah petunjuk teknis yang diberikan DPP melalui DPD,&#8221; kata Verry.</p>
<p>&#8220;Kami nanti diberikan BAP untuk memberikan hasil-hasil dari semuanya. Dan pada hari ini Pak Hidayat dan jajaran hadir datang ke Kantor DPC Gerindra yang sangat sederhana ini, tapi artinya sangat berbeda, Gerindra adalah partai yang kuat, Gerindra partai yang mempersatukan elemen,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Verry mengakui sosok Hidayat merupakan kader terbaik Partai Gerindra.</p>
<p>&#8220;Dan kami juga tidak menutup pintu bagi putra-putri terbaik di Kota Padang ini. Kami semua menerima dari partai dan masyarakat luas, menerima pendaftaran dan melaksanakan tahap-tahapannya. Dan insya allah tim penyaring mengevaluasi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Ia meminta agar pihak-pihak tidak berprasangka buruk. Semua bakal calon yang mendaftar akan mengikuti seleksi sesuai petunjuk teknis.</p>
<p>&#8220;Jangan berprasangka dulu, Pak Hidayat diloloskan, tidak mungkin. Nanti hasil akhirnya, kita tetap berjuang melihat hasil terbaiknya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Pendaftaran bakal calon kepala daerah ini telah dibuka Partai Gerindra Padang sejak 7-20 Mei. Hingga saat ini, telah 8 orang yang mengambil berkas pendaftaran.(rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hidayat-ss-mh-bertekad-wujudkan-kota-padang-yang-dirindukan-semua-orang/">Hidayat SS MH Bertekad Wujudkan Kota Padang yang Dirindukan Semua Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hidayat Ambil Formulir ke Gerindra, Siap Jadikan Padang Lebih Bergairah</title>
		<link>https://prokabar.com/hidayat-ambil-formulir-ke-gerindra-siap-jadikan-padang-lebih-bergairah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 May 2024 10:53:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=119925</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Hidayat, SS, MH mengambil formulir pendaftaran bakal calon Walikota Padang di DPC Partai Gerindra Kota Padang,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hidayat-ambil-formulir-ke-gerindra-siap-jadikan-padang-lebih-bergairah/">Hidayat Ambil Formulir ke Gerindra, Siap Jadikan Padang Lebih Bergairah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Hidayat, SS, MH mengambil formulir pendaftaran bakal calon Walikota Padang di DPC Partai Gerindra Kota Padang, Jumat, 10 Mei 2024.</p>
<p>Kedatangan Hidayat yang juga merupakan kader Gerindra disambut oleh Sekretaris DPC Partai Kota Padang Mastilizal Aye dan Sekretaris Tim Penjaringan Bakal Calon Walikota Padang Eko Muhardi.</p>
<p>Hidayat mengatakan, maksud dan tujuan mendatangi DCP Partai Gerindra Kota Padang untuk mengambil formulir dalam menghadapi proses penjaringan yang dilaksanakan oleh partai gerindra kota padang.</p>
<p>Sebelumnya Hidayat menyampaikan terimakasih dan merasa terhormat diterima dan difasilitasi pengurus DPC Partai Gerindra untuk mengambil formulir pendaftaran.</p>
<p>“Keputusan ini tidak unjuk ujuk, saya berprinsip berfokus pada proses, saya sudah hidup berdomisili di Kota Padang ini di ¾ kehidupan saya,” ujar Hidayat.</p>
<p>Dikatakannya, selama menjadi anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, yang sampai saat ini 10 tahun, insyaallah memahami dan mengenali fundamental problem Kota padang. Karena melalui anggota DPRD program &#8211; program kegiatan ini tentu jelas perjuangannya adalah berdasarkan persoalan &#8211; persoalan yang ada ditengah masyarakat diseluruh sektor kehidupan yang ada di Kota Padang.</p>
<p>“Saya juga berikhtiar, gerindra sebagai partai terbuka, walaupun sebagai kader gerindra, saya sangat menghargai dan menghormati system dan mekanisme rekrutmen calon &#8211; calon kepala daerah yang dilakukan oleh partai gerindra. Ini wujud konkrit dari partai gerindra bahwasanya dalam mengelola sebuah daerah baik itu kota maupun provinsi tentu perlu ada sinergisitas dan kolaborasi termasuk juga orang orang yang punya komitmen yang sama dengan partai gerindra yang bakal menjadi rujukan partai,” ujar Hidayat.</p>
<p>Dari proses pendalaman, memahami dan bersosialisasi dengan tokoh tokoh Masyarakat, Hidayat berkeinginan mewujudkan kota padang yang lebih bergairah. Bergairah di seluruh sektor kehidupan.</p>
<p>“Saya berkeinginan mewujudkan Kota Padang yang lebih bergairah dalam seluruh sektor kehidupan, pelaku usaha ekonomi kecil, super mikro kita gairahkan lagi dengan bantuan dana usaha, pariwisata, Pendidikan, iklim investasi dan pelayanan publik juga harus bergairah lagi,” lanjutnya.</p>
<p>Selain itu taman-taman kota dan ruang public untuk mengekspresikan anak anak muda milineal karakter, bakat, hobi serta fasilitas umum lainnya harus diperbaiki lagi untuk dapat membantu generasi muda. Kota padang yang sejuk, bersih, aman, nyaman dan tertib untuk dihuni dan dikunjungi.</p>
<p>“Dalam waktu dekat insya allah kami akan kembalikan berkas yang telah kami isi, sebagai wujud komitmen keseriusan kami dalam menyiapkan langkah Langkah yang strategis dalam menghadapi kontestasi ini. Tentu pada gilirannya kami akan menghormati dan memahami apapun keputusan selajutnya terkait rekomendasi maupun Keputusan terakhir. Kami meyakini menggaris bawahi walaupun kami gerindra tentu statusnya sama dengan kader lain.” pungkas Hidayat.</p>
<p>Sekretaris DPC Gerindra Padang Mastilizal Aye mengatakan pada dasarnya Partai Gerindra menerima semua yang datang untuk menjadi Calon Wali Kota Padang dari Partai Gerindra.</p>
<p>“Pada dasarnya kami menerima semua yang datang, tidak ada perbedaan antara kader partai dan yang bukan kader partai, perlakuan sama, namun tentunya pasti ada pertimbangan yang akan diambil oleh DPP untuk mengeluarkan rekomendasi, salah satunya tentu yang sefrekuensi dengan partai,” ujarnya.</p>
<p>Dia mengatakan melihat sosok Hidayat yang merupakan seorang kader partai dan juga sebagai seorang pengurus di DPD Gerindra Sumbar tentunya memenuhi segala aspek yang dibutuhkan.</p>
<p>“Kita butuh Wali Kota yang betul betul bisa mengembalikan Kota Padang dimasa jayanya, Wali Kota yang dibutuhkan adalah yang benar-benar mengerti dengan situasi, kondisi dan dapat menggairahkan Kota Padang,” katanya. (rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hidayat-ambil-formulir-ke-gerindra-siap-jadikan-padang-lebih-bergairah/">Hidayat Ambil Formulir ke Gerindra, Siap Jadikan Padang Lebih Bergairah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Kuliner Multi Etnis Diserbu Warga Kota Padang, Ribuan Porsi Ludes Dalam Sejam</title>
		<link>https://prokabar.com/festival-kuliner-multi-etnis-diserbu-warga-kota-padang-ribuan-porsi-ludes-dalam-sejam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Oct 2023 09:17:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#FestivalKuliner]]></category>
		<category><![CDATA[#Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=116058</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sebanyak 1.600 porsi makanan khas daerah yang ada di Nusantara seperti India, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Jawa dan Minang yang disediakan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/festival-kuliner-multi-etnis-diserbu-warga-kota-padang-ribuan-porsi-ludes-dalam-sejam/">Festival Kuliner Multi Etnis Diserbu Warga Kota Padang, Ribuan Porsi Ludes Dalam Sejam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sebanyak 1.600 porsi makanan khas daerah yang ada di Nusantara seperti India, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Jawa dan Minang yang disediakan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM multi etnis, terpantau habis dalam waktu satu jam. Makanan khas daerah sengaja disiapkan bagi warga yang datang ke acara Festival Kuliner Multi Etnis di kawasan GOR Agussalim Padang, Minggu (29/10/23).</p>
<p>Makanan khas Mandailing Natal yang ditampilkan pada Iven pariwisata itu seperti Galamai, Pucuk Ubi tumbuk atau Silalat Duda dan Lontong Medan.</p>
<p>Kemudian ada empek-empek Palembang, Sumatera Selatan, Bubur Ayam Jakarta, Roti Jala Melayu Riau. Makanan khas Minang yang ditampilkan yaitu Soto Padang.</p>
<p>Festival Kuliner Multi Etnis ini digelar Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat atas dorongan Anggota DPRD Sumatera Barat, Fraksi Gerindra, Hidayat.</p>
<p>Anggota Komisi V Hidayat yang bermitra dengan Dinas Pariwisata provinsi Sumatera Barat ini mendorong Dinas Pariwisata menggelar Iven itu sebagai upaya merekatkan suku bangsa yang ada di Sumatera Barat yang selama ini berjalan harmonis.</p>
<p>“Suku bangsa yang multi etnis, perlu dijaga agar tetap hidup rukun dan harmonis. Di Sumatera Barat terdapat 11 suku bangsa yang melakukan aktivitas sosial, ekonomi, budaya dan politik. Percampuran keberagaman ini menciptakan kehidupan dan peradaban unik yang saling melengkapi,&#8221; ujar Hidayat kepada wartawan, usai membuka festival bersama Kadispar Sumbar, Luhut Budianda dan Kabid Ekonomi Kreatif, Dewi Ria.</p>
<p>Hidayat berharap, iven yang dilaksanakan perdana ini dilaksanakan rutin setiap tahun, karena animo masyarakat sangat tinggi. Iven selanjutnya diadakan lebih besar dan meriah karena memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi bagi pelaku UMKM.</p>
<figure id="attachment_116059" aria-describedby="caption-attachment-116059" style="width: 810px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-116059 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/10/Screenshot_2023_1029_161422.png" alt="" width="810" height="402" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/10/Screenshot_2023_1029_161422.png 810w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/10/Screenshot_2023_1029_161422-300x149.png 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2023/10/Screenshot_2023_1029_161422-768x381.png 768w" sizes="(max-width: 810px) 100vw, 810px" /><figcaption id="caption-attachment-116059" class="wp-caption-text">Anggota DPRD Sumbar, Hidayat di salah satu stand UMKM</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, acara ini mendapat sambutan positif dari kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Luhur Budianda. Kenapa tidak, iven pariwisata yang dikemas melalui festival kuliner multi etnis dapat dinikmati masyarakat.</p>
<p>Luhur Budianda mengatakan, Iven ini merupakan lanjutan iven yang dilaksanakan Sabtu (21/10) lalu. Saat itu festival yang dilaksanakan adalah festival multi etnis.</p>
<p>Festival Kuliner Multi Etnis diawali senam pagi massal, dan dihibur pemusik jalanan KPJ Sakato Sumbar, arena festival jajanan khas berbagai etnis dinikmati warga. Gratis. Cukup ambil kupon di booth panitia dengan melihatkan akun medsos @hidayat_ssmh dan @dispar.Sumbar.(rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/festival-kuliner-multi-etnis-diserbu-warga-kota-padang-ribuan-porsi-ludes-dalam-sejam/">Festival Kuliner Multi Etnis Diserbu Warga Kota Padang, Ribuan Porsi Ludes Dalam Sejam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lomba Video Kreatif Keberagaman dan Bertoleransi Diumumkan, Ini Pemenangnya</title>
		<link>https://prokabar.com/lomba-video-kreatif-keberagaman-dan-bertoleransi-diumumkan-ini-pemenangnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Oct 2023 04:26:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=115657</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Lomba Video Kreatif 2023 dengan tema “Keberagaman dan Bertoleransi” yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar bersama Anggota DPRD Sumbar,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lomba-video-kreatif-keberagaman-dan-bertoleransi-diumumkan-ini-pemenangnya/">Lomba Video Kreatif Keberagaman dan Bertoleransi Diumumkan, Ini Pemenangnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Lomba Video Kreatif 2023 dengan tema “Keberagaman dan Bertoleransi” yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar bersama Anggota DPRD Sumbar, Hidayat SS, mencapai puncaknya Kamis (5/10/2023) malam.</p>
<p>Kegiatan yang didanai melalui dana Pokok Pikiran (Pokir) Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Sumbar itu menelurkan sejumlah pemenang pada berbagai kategori.</p>
<p>Pertama, piagam penghargaan diberikan kepada Gusti Bagus, juara 1 lomba video kreatif Dispora Sumbar &#8220;Keberagaman dan Bertoleransi&#8221; tahun 2023, dengan judul karya &#8220;Padang Kota Bertoleransi&#8221;.</p>
<p>Kedua, piagam penghargaan diberikan kepada Alilyalum Lisanias Dilam, juara 2 lomba video kreatif Dispora Sumbar &#8220;Keberagaman dan Bertoleransi&#8221; tahun 2023, dengan judul karya &#8220;Sodara&#8221;.</p>
<p>Berikutnya, piagam penghargaan diberikan kepada Dio Wahyudi Pratama, juara 3 lomba video kreatif Dispora Sumbar &#8220;Keberagaman dan Bertoleransi&#8221; tahun 2023, dengan judul karya &#8220;Selaras&#8221;.</p>
<p>Dan terakhir piagam penghargaan diberikan kepada Muhammad Fathir Zhafran Fedora, juara favorit lomba video kreatif Dispora Sumbar &#8220;Keberagaman dan Bertoleransi&#8221; tahun 2023, dengan judul karya &#8220;Duduak Surang Basampik-sampik&#8221;.</p>
<p>Kepala Dinas Pemuda dan Olaharaga Pemprov Sumbar, Maifrizon, mengapresiasi Langkah dari Hidayat, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Komisi V.</p>
<p>“Luar biasa beliau masih sempat membuat suatu gagasan, membuat suatu ide melalui dana pokok-pokok pikiran beliau, sehingga lahirlah pada malam ini yaitu lomba video kreatif,” kata Maifrizon saat memberikan sambutan dalam malam anugerah di ZHM Padang Kamis malam.</p>
<p>Jujur ia senang dan bangga bisa hadir dalam rangka membuat suatu kegiatan yang idenya ini muncul dari Hidayat selaku anggota DPRD.</p>
<p>“Beliau bercerita kepada kami, insyallah beliau akan menyelenggarakan kegiatan yaitu lomba video kreatif. Berangkat dari kerisauan beliau dan kita semua bagaimana hari ini tentang keberagaman dan bertoleransi. Cap-cap yang memang negatif untuk keberagaman dan bertoleransi di Sumatera barat hari ini akan dijawab oleh seluruh peserta yang mengikuti kegiatan lomba video ini,” ujarnya.</p>
<p>Maifrizon berharap mudah-mudahan lomba ini akan memberikan pengaruh dan arti yang sangat besar untuk pemuda pemuda di Sumbar yang hari ini masih perlu pembinaan dan bimbingan yang banyak.</p>
<p>“Saya pikir ini bukanlah kegiatan yang terakhir di tahun ini Insyaallah, Pak Hidayat tadi berbisik akan berkomitmen kegiatan ini akan jauh lebih besar sehingga memang waktu yang kita siapkan juga akan mencukupi untuk kegiatan-kegiatan yang memang sangat berdampak untuk generasi muda kita,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar, Hidayat, juga mengapresiasi Maifrizon, selaku Kepala Dispora Sumbar. Ia memahami Dispora sebagai mitra kerja di Komisi v, spiritnya tidak pernah habis, ampernya naik terus, pengalamannya luar biasa, pernah menjadi pejabat di Kementerian Pemuda dan Olahraga dan juga di Kepri.</p>
<p>“Yang lebih saya bangga itu, Pak Maifrizon satu kampung dengan saya,” katanya.</p>
<p>Dikatakan Hidayat, kenapa ia mencoba mengangkat isu keberagaman dan toleransi? Ada dua hal yang memotivasi untuk menggagas kegiatan-kegiatan untuk bisa merekatkan toleransi, saling harga menghargai dan menghormati seluruh etnis dan agama yang ada di Sumatera Barat.</p>
<p>“Dari dua hal tersebut, yang pertama adalah ada survei lembaga yang namanya Setara Institut yang menancapkan beberapa tahun belakangan, Sumatera Barat termasuk daerah yang intoleran. Padahal fenomena sosial ekonomi budaya kita, berbaur sangat akrab dengan teman-teman yang mungkin berbeda keyakinan, suku, etnis dan ras,” katanya.</p>
<p>Hal itu Kata Hidayat yang memicunya sehingganya perlu ada upaya-upaya untuk menstimulus melalui program kegiatan dari pemerintah. Karena program pemerintah ini sifatnya adalah memfasilitasi dan melakukan pembinaan dalam melakukan konteks seperti itu.</p>
<p>“Saya terinspirasi oleh Lee Kwan yu, Perdana Menteri Pertama Singapura. Ada dua prinsip yang diterapkannya. Sebuah daerah negara yang kecil ketika itu pisah dan bergabung dengan Malaysia ketika persemakmuran 1957 dan merdekanya tahun 1965 dan Malaysia pada akhirnya melepaskan Singapura karena dianggap memberatkan beban negara karena miskinnya daerah tersebut. Namun kemudian, justru Singapura hari ini merupakan negara yang sangat stabil secara politik, ekonomi, sosial di dunia,” jelasnya.</p>
<p>Ada dua hal yang pertama adalah komitmen pemimpinnya untuk menerapkan prinsip-prinsip kebenaran, yang kedua, Lee Kwan yu membuat sebuah pemukiman yang mewajibkan beberapa etnis berada di kawasan tersebut, sehingga ada India, Tionghoa, Melayu.</p>
<p>“Dengan komunitas tersebut mereka saling menghormati, saling memahami, yang kemudian timbul saling menghargai, saling tolong menolong walaupun dia berbeda keyakinan ataupun etnis,” ujarnya.</p>
<p>Ketua Pelaksana, Dewita Murni, menyebut lomba ini untuk meningkatkan kreativitas pemuda sehingga menjadi kader pemuda kreatif yang unggul dan berdaya saing baik ditingkat nasional maupun internasional.</p>
<p>Melalui lomba ini juga untuk memberikan wadah pada generasi untuk dapat menyalurkan bakat berkreasi dalam dunia digital. Memberikan ruang pada generasi muda khususnya untuk dapat menyalurkan penghargaan pada Bangsa dan Negara dengan membuat konten digital yang positif.</p>
<p>“Membentuk generasi penerus bangsa yang berkepribadian, berakhlak mulia, disiplin, terampil dan memiliki rasa cinta tanah air. Menyamakan persepsi pemuda akan pentingnya meningkatkan potensi dan kreativitas diri pemuda.<br />
Menyiapkan pemuda yang mempunyai kreativitas dan potensi diri yang berwawasan nasional dan internasional,” katanya.</p>
<p>Memberdayakan pemuda agar memiliki peluang dan kesempatan serta mampu memilih dan menentukan peluang yang tepat untuk kehidupan masa depan.</p>
<p>“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak H. Hidayat, SS.,MH Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Sumatera Barat melalui dana pokok fikirannya dilaksanakan Kegiatan Lomba Video Kreatif 2023 dengan tema “Keberagaman dan Bertoleransi” ini bisa berjalan dengan sukses.</p>
<p>Dikatakan Dewi, lomba ini melalui beberapa tahapan yaitu, sosialisasi dari 1 &#8211; 31 Agustus 2023, pendaftaran dari 1 s.d 29 September 2023, penjurian, 2 Oktober 2023, dan puncaknya penyerahan penghargaan tanggal 5 Oktober 2023 bertempat di Hotel The ZHM Premiere Kota Padang.</p>
<p>“Peserta merupakan siswa/i tingkat Sekolah Menengah Atas/ sederajat atau pemuda usia 16-25 tahun, dengan status aktif dan ditandai dengan Kartu Tanda Pelajar, Katu Mahasiswa atau surat keterangan sekolah. Peserta membuat kelompok dengan maksimal anggota 5 orang. Semoga kegiatan ini tak hanya berakhir sampai di sini dan bisa berlanjut di tahun berikutnya, Amiinn,” tutupnya. (rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lomba-video-kreatif-keberagaman-dan-bertoleransi-diumumkan-ini-pemenangnya/">Lomba Video Kreatif Keberagaman dan Bertoleransi Diumumkan, Ini Pemenangnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meriah, Dialog Kebudayaan Angkatan Pertama Sukses Digelar</title>
		<link>https://prokabar.com/meriah-dialog-kebudayaan-angkatan-pertama-sukses-digelar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 14:18:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=115312</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar  &#8211; Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat melalui Pokir anggota DPRD Sumbar, Hidayat dari Fraksi Gerindra sukses menggelar kegiatan Dialog Kebudayaan Yang Muda...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/meriah-dialog-kebudayaan-angkatan-pertama-sukses-digelar/">Meriah, Dialog Kebudayaan Angkatan Pertama Sukses Digelar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar  &#8211; Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat melalui Pokir anggota DPRD Sumbar, Hidayat dari Fraksi Gerindra sukses menggelar kegiatan Dialog Kebudayaan Yang Muda Berbudaya dengan tema &#8220;Menulis Nilai-Nilai Adat dan Budaya di Era Digital&#8221; angkatan pertama pada 1 September 2023 pada Jumat, 1 September 2023 pukul 15.00 WIB di Pusat Kreatifitas Generasi Muda Kopi Pahit, Jl. Batang Naras, No. 8 Alai Parak Kopi, Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.</p>
<p>Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, H. Syaifulloh, S.Pd.,MM. Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Hidayat, SS.MH, Kepala Bidang Sejarah, Adat dan Nilai Tradisi, Fadhli Junaidi, S.STP dan 100 peserta dari kalangan anak-anak muda di Kota Padang maupun luar kota Padang.</p>
<p>Berdasarkan laporan dari panitia pelaksana acara dialog kebudayaan, Fadhli Junaidi, S.STP, dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah berdasarkan UUD RI 1945 pasal 32 ayat 1 yang menyatakan bahwa negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya.<br />
Fadhli juga menyatakan bahwa antusiasme anak-anak muda untuk mengikuti kegiatan ini sangatlah tinggi, hal itu dibuktikan dengan tidak cukupnya kuota dalam peregistrasian peserta.</p>
<p>&#8220;Antusias dari anak-anak muda ini untuk mengikuti kebudayaan memang sangat tinggi, kami posting pamflet acara ini satu hari saja, tapi yang ingin mendaftar lebih dari 100 orang. Itu baru satu hari, bayangkan kalau interval waktunya cukup lama, kami yakin pasti akan lebih banyak,&#8221; terang Fadhli</p>
<p>Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, H. Syaifulloh, S.Pd.,MM. memberikan sambutan sekaligus membuka acara Dialog Kebudayaan. Dalam sambutannya, Syaifulloh menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Hidayat selaku anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, karena bersedia untuk menitipkan pokok-pokok pikirannya di kebudayaan.</p>
<p>&#8220;Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Hidayat sebagai inisiator kegiatan ini, walaupun kami dari Pemprov Dinas Kebudayaan sebagai pelaksana, tapi pak Hidayat mau memasukkan dan menitipkan pokok-pokok pikiran beliau di kebudayaan, itu sesuatu yang sangat kami apresiasi,&#8221; ujar Syaifulloh</p>
<p>&#8220;Selain itu saya juga berterima kasih kepada Pak Khairul Jasmi, beliau juga wartawan senior dan banyak memberikan motivasi kepada kita untuk kebudayaan ini,&#8221; lanjutnya</p>
<p>Syaifulloh juga mengingatkan kepada generasi muda untuk ikut mewarisi kebudayaan, sebagaimana sesuai tema acara bahwa ada tantangan di era digital seperti sekarang ini. Untuk itu bagaimana sosialisasi, pewarisan dan melestarikan pemajuan kebudayaan, salah satunya dengan menulis nilai-nilai adat dan budaya.</p>
<p>Khairul Jasmi, sastrawan sekaligus wartawan senior hadir menjadi narasumber dalam acara Dialog Kebudayaan angkatan pertama ini. Khairul memberikan motivasi tentang apa itu menulis dan bagaimana menulis secara umum maupun yang terkait dengan menulis nilai-nilai adat dan kebudayaan.</p>
<p>&#8220;Saya tidak pernah belajar menulis, juga tidak pernah belajar di kelas tentang jurnalistik. Saya belajar di alam atau secara otodidak saja, seperti membaca tulisan orang, membaca bagaimana berita yang bagus, Menulis itu bukan mengarang, karena kalau mengarang tidak akan pernah selesai. Untuk menulis, perlu bahan, untuk bahan perlu riset atau membaca. Menulis kebudayaan ini bisa apa saja, misalnya ada sesuatu yang menarik di suatu daerah, itu adalah kebudayaan. Sedangkan untuk mengasah cara menulis perlu juga untuk mengasah insting dan kepekaan terhadap sesuatu,&#8221; ungkap Khairul</p>
<p>&#8220;Apa yang disebut adat dan apa yang akan ditulis tentang adat, kita harus punya materi terlebih dahulu. Kalau kebudayaan apa yang mau ditulis, karena kebudayaan itu luas, apakah tentang gaya berpakaian, kebudayaan matrilineal, apapun itu kita harus punya materi,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Acara ini adalah merupakan bentuk perhatian Dinas Kebudayaan melalui pokir anggota DPRD dari fraksi Gerindra, Hidayat kepada anak-anak muda terhadap keberlangsungan nilai-nilai adat dan budaya di Sumatera Barat, terutama di zaman digital seperti sekarang ini.</p>
<p>&#8220;Motivasi kami mengusulkan program ini di pemerintahan Provinsi Sumatera Barat berangkat dari riset dan observasi sederhana, juga berdasarkan hasil rapat kerja kami dengan pemerintah daerah Provinsi Sumatera Barat plus hasil aspirasi yang kami tampung langsung di tengah masyarakat, serta berbagai informasi. Atas dasar itu, ada beberapa poin yang menjadi kegelisahan bagi kami terkait persoalan identitas Sumatera Barat,&#8221; Jelas Hidayat</p>
<p>&#8220;Karakteristik budaya yang sedang dialami oleh tatanan sosial budaya masyarakat Sumatera Barat yaitu potensi mulai merenggangnya apresiasi, interaksi dan atraksi serta harmonisasi keberagaman budaya lintas suku dan etnik, sebagai elemen perekat kehidupan berbangsa dan bernegara. Potensi berikutnya yaitu mulai tidak akrabnya generasi sekarang dalam menggunakan bahasa daerah, mengenal adat istiadat dan sejarah daerah. Ini yang saya khawatirkan, dimaana generasi muda sekarang tidak akrab terkait persoalan kekayaan warisan budaya daerah sendiri,&#8221; sambungnya</p>
<p>Hidayat mengatakan bahwasanya dialektika persoalan sosial kebudayaan perlu dicoba untuk disemarakkan, perlu untuk ditradisikan menjadi adaptasi kebiasaan baru, agar bangsa ini mampu bersanding dan sejajar dengan negara-negara maju. Perlu untuk berdiri tegak, karena tidak ada jalan lain, perlu untuk merawat, melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal atau nilai-nilai kebudayaan milik Sumatera Barat.(rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/meriah-dialog-kebudayaan-angkatan-pertama-sukses-digelar/">Meriah, Dialog Kebudayaan Angkatan Pertama Sukses Digelar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dialog Kebudayaan,  Hidayat: Melestarikan Nilai Nilai Budaya, Ya Harus Diterapkan, Bukan Teori</title>
		<link>https://prokabar.com/dialog-kebudayaan-hidayat-melestarikan-nilai-nilai-budaya-ya-harus-diterapkan-bukan-teori/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 13:07:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG#rls]]></category>
		<category><![CDATA[#Hidayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=115308</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat sekaligus ketua fraksi Gerindra, Hidayat dengan pokirnya melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar menggelar acara “Dialog Kebudayaan”...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dialog-kebudayaan-hidayat-melestarikan-nilai-nilai-budaya-ya-harus-diterapkan-bukan-teori/">Dialog Kebudayaan,  Hidayat: Melestarikan Nilai Nilai Budaya, Ya Harus Diterapkan, Bukan Teori</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat sekaligus ketua fraksi Gerindra, Hidayat dengan pokirnya melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar menggelar acara “Dialog Kebudayaan” Yang Muda Berbudaya angkatan ke-tujuh di Galanggang Palito Nyalo, pada 16 September 2023, pukul 14.00 WIB.</p>
<p>Acara tersebut dihadiri 100 orang peserta yang terdiri dari perwakilan generasi muda, Bundo kanduang dan komunitas seni dan adat se Kecamatan. Pauh.</p>
<p>Pelaksanaan kegiatan dialog yang bertajuk yang muda berbudaya ini mengangkat tema Penguatan Lembaga Adat dalam Rangka Mewarisi Nilai-nilai Adat dan Budaya Kepada Generasi Muda. Kegiatan yang di mulai dengan menampilkan khasanah seni tradisi khas pauh menampilkan narasumber Mak Katik Musra Dahrizal dan Hidayat.</p>
<p>Fadli Junaidi kabid jalanitra Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini terselenggara dari pokok pikiran anggota DPRD Sumbar Hidayat tahun 2023.</p>
<p>Fadli menjelaskan tujuan dari agenda ini mewujudkan peranan pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mengali menumbuh mengembangkan serta melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau.</p>
<p>&#8220;Kami sangat berterimakasih atas kehadiran bapak ibu serta generasi muda dalam agenda ini, kegiatan ini merupakan kali ke tujuh yang dilaksanakan oleh dinas kebudayaan melalui pokok pikiran bapak Hidayat ketua fraksi Gerindra DPRD Sumbar. Tentu hal ini pencapaian yang luar biasa yang kami dapat, guna terwujudnya indeks kinerja kebudayaan Sumbar,&#8221; kata Fadli.</p>
<p>Fadli menambahkan pentingnya support dan dukungan anggota DPRD dalam hal kepastian anggaran program kebudayaan.</p>
<p>Salah satu generasi muda Palito Nyalo, Abdul Rajab Sani mengapresiasi acara “Dialog Kebudayaan” Yang Muda Berbudaya ini. Ia juga memberikan pertanyaan kepada narasumber tentang mengapa selalu generasi muda yang disalahkan terkait lunturnya nilai-nilai adat dan budaya Minang, serta mempertanyakan apa saja usaha yang dilakukan pemerintah dan pemuka-pemuka adat untuk mempertahankan nilai-nilai adat dan budaya tersebut agar generasi muda tetap mampu mengenali dan memahaminya.</p>
<p>“Kenapa selalu kami yang dari generasi muda yang disalahkan terkait punah atau lunturnya nilai-nilai adat dan budaya di zaman sekarang. Dari pemerintah dan pemuka adat sendiri apa usaha yang dilakukan untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat dan budaya agar kami generasi muda ini tetap mengenali dan melestarikannya?, Tanya Abdul saat acara ”Dialog Kebudayaan” di Galanggang Palito Nyalo, Sabtu (16/9).</p>
<p>Pengurus bundo kanduang Limau Manih, Desi Fitria juga turut menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Hidayat karena telah mengusung program ini dengan harapan nilai-nilai adat dan budaya tetap terjaga terutama untuk generasi muda. Desi juga mengajukan pertanyaan kepada narasumber tentang permasalahan adanya perbedaan paham terhadap bundo kanduang dan menurutnya pemerintah kerap terkesan menyalahkan hal tersebut.</p>
<p>&#8220;Kenapa ada perbedaan paham dan pendapat tentang bundo kanduang? Saya juga melihat pemerintah terkesan menyalahkan. Apa yang harus dilakukan pemerintah untuk menanganinya? &#8221; ujar Desi</p>
<p>Menurut Desi, pertanyaan ini hadir karena ada beberapa kelompok organisasi bundo kanduang seperti di tingkat Kota, Kecamatan, Kelurahan bahkan juga ada bundo kanduang menurut limbago atau lembaga adat.</p>
<p>Salah seorang anggota Kampung Wisata Budaya, Laraprosa, juga mengapresiasi adanya program ini. Lara berharap Pemerintah Provinsi dan Kab/Kota merancang program adat dan budaya ini agar tidak monoton sehingga berdampak positif kepada generasi muda.</p>
<p>&#8220;Ko yo segeh acara ko mah pak Hidayat. Saya sangat mengapresiasi sekali adanya acara “Dialog Kebudayaan” Yang Muda Berbudaya ini. Harapan terakhir saya yaitu kepada Pemerintah Provinsi maupun Kab/Kota agar bisa merancang program-program adat dan budaya seperti ini dan berusaha agar programnya tidak monoton sehingga generasi muda bisa senang mengikuti program tersebut dan memberikan dampak positif,&#8221; ucap Lara.</p>
<p>Hidayat dalam pemaparan nya selaku narasumber dalam kegiatan tersebut, mengajak lembaga adat seperti bundo kanduang, kelompok seni dan komunitas generasi muda untuk kembali menerapkan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau dalam menjalankan aktivitas sosial masyarakat.</p>
<p>Hal ini ditekankan Hidayat, karena melihat fenomena aktivitas masyarakat Sumbar cenderung terkontaminasi oleh budaya asing.</p>
<p>Hidayat mencontohkan dalam pemanggilan nama kerabat seperti mamak, mak etek, mak angah dan lain-lain sudah jarang digunakan dan digantikan dengan om, tante dan sebagainya, atau penggunaan bahasa daerah lain dalam sebutan pranata sosial, seperti penggunaan istilah teteh untuk memanggil uni.</p>
<p>Hal tersebut membuktikan bahwa budaya Minangkabau kerap tergantikan oleh budaya asing, sehingga melunturkan adat dan budaya Minang itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Jadi intinya untuk melestarikan nilai nilai budaya minangkabau agar jangan sampai punah harus kita terapkan nilai nilai tersebut dalam kehidupan sehari hari tanpa harus mengikuti perkembangan zaman,&#8221; terang hidayat anggota Komisi 5 DPRD Sumbar dari Fraksi Gerindra.(rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dialog-kebudayaan-hidayat-melestarikan-nilai-nilai-budaya-ya-harus-diterapkan-bukan-teori/">Dialog Kebudayaan,  Hidayat: Melestarikan Nilai Nilai Budaya, Ya Harus Diterapkan, Bukan Teori</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dialog Kebudayaan, Yang Muda Berbudaya, Anggota DPRD Sumbar, Hidayat : Kita harus memancing semangat kecintaan generasi muda Terhadap Nilai-nilai Adat dan Budaya</title>
		<link>https://prokabar.com/dialog-kebudayaan-yang-muda-berbudaya-anggota-dprd-sumbar-hidayat-kita-harus-memancing-semangat-kecintaan-generasi-muda-terhadap-nilai-nilai-adat-dan-budaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 10:38:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=115301</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Merawat, menjaga, melestarikan dan mewariskan nilai-nilai adat dan budaya daerah yang hari ini mulai berujung memudar dalam prosesi kehidupan sehari-hari harus...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dialog-kebudayaan-yang-muda-berbudaya-anggota-dprd-sumbar-hidayat-kita-harus-memancing-semangat-kecintaan-generasi-muda-terhadap-nilai-nilai-adat-dan-budaya/">Dialog Kebudayaan, Yang Muda Berbudaya, Anggota DPRD Sumbar, Hidayat : Kita harus memancing semangat kecintaan generasi muda Terhadap Nilai-nilai Adat dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Merawat, menjaga, melestarikan dan mewariskan nilai-nilai adat dan budaya daerah yang hari ini mulai berujung memudar dalam prosesi kehidupan sehari-hari harus di ikhtiarkan, baik sebagai anak, mamak, kemenakan maupun sebagai bagian dari masyarakat Provinsi Sumatera Barat ujar Hidayat dalam acara &#8220;Dialog Kebudayaan&#8221; Yang Muda Berbudaya (17/9/2023) di Cafe Dhamarshaker.</p>
<p>Atas dasar itu, ia bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat menstimulus, memancing spirit atau semangat kecintaan generasi muda khususnya untuk menggunakan, mempelajari dan memahami nilai-nilai budaya daerah dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga dalam rangka melawan bangga budaya asing.</p>
<p>Sebagai anggota DPRD, Hidayat menjelaskan bahwa perannya memang membentuk Perda bersama Pemprov. Dalam memainkan peran membentuk Perda tersebut, ia bersama anggota DPRD lainnya mengusulkan Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Cagar Budaya dan Museum dan memaktubkan dalam perda tersebut kurikulum yang berstandar kearifan lokal yang akan menjadi materi pembelajaran di tingkat SD, SMP dan SMA. Kemudian apresiasi terhadap kesenian daerah, atraksi dan permainan anak nagari.</p>
<p>&#8220;Dalam merawat serta mengelola nilai-nilai adat dan budaya seperti berbahasa daerah, berkesenian daerah, permainan anak nagari, anak-anak sekarang ada yang tahu tidak? Tokok lele, sipak tekong, cik mancik, congklak? Itu banyak nilai filosofisnya, contohnya kalau main tokok lele itu tidak boleh lewat dari garis, itu mengajarkan nilai-nilai kejujuran. Tidak boleh berdusta, tidak boleh korupsi kalau dia seorang pejabat, itu nilai positifnya,&#8221; ucap Hidayat.</p>
<p>Selanjutnya yang ingin dimaktubkan dalam Perda tadi yaitu pembentukan Dewan Kebudayaan. Semacam forum diskusi yang di dalamnya terdapat tokoh-tokoh ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, orang kampus dan kaum muda. Hidayat menyebut bahwa ada kerinduan terhadap ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, dan kaum mudanya berdiskusi tentang apa kira-kira program pemerintah terkait pemajuan kebudayaan.</p>
<p>Termasuk juga menganalisa seperti apa kurenah mamak dan kemenakan sekarang, pergaulannya, cara berpakaian, cara bertutur bahasa.</p>
<p>&#8220;Kalaulah alim ulama kita, cadiak pandai, bundo kanduang, orang kampus, kaum muda duduk bermusyawarah minimal 2 kali sebulan, tentulah suasana akan berbeda. Karena kita butuh panutan, butuh mamak, butuh pemimpin yang menjadi contoh. Maka dari itu kami juga akan perjuangkan bagaimana agar rencana program ini ada anggaran minimal 2% dari total APBD untuk Pemajuan Kebudayaan,&#8221; lanjutnya</p>
<p>Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto, atau akrab disapa Mak Katik selaku narasumber dalam acara &#8220;Dialog Kebudayaan&#8221; yang merupakan seorang budayawan, seniman, dan pengajar Indonesia membahas bagaimana adat dan budaya Minangkabau dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Termasuk juga latar belakang atraksi seni seperti silek dan tari piring. Selain itu, Mak Katik ingin generasi muda mengetahui bagaimana tokoh-tokoh hebat Minang dibesarkan dengan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Saya berharap acara ini bermanfaat untuk generasi muda, karena untuk sekarang ini kita cuma tau hebatnya Hatta, hebatnya Sutan Syahrir, hebatnya Hamka, tapi kita tidak tau seperti apa mereka dibesarkan,&#8221; ujar Mak Katik.(rls)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dialog-kebudayaan-yang-muda-berbudaya-anggota-dprd-sumbar-hidayat-kita-harus-memancing-semangat-kecintaan-generasi-muda-terhadap-nilai-nilai-adat-dan-budaya/">Dialog Kebudayaan, Yang Muda Berbudaya, Anggota DPRD Sumbar, Hidayat : Kita harus memancing semangat kecintaan generasi muda Terhadap Nilai-nilai Adat dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hidayat Imbau Generasi Muda Untuk Lestarikan Nilai-Nilai Adat dan Budaya</title>
		<link>https://prokabar.com/hidayat-imbau-generasi-muda-untuk-lestarikan-nilai-nilai-adat-dan-budaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 07:51:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=115297</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Acara &#8220;Dialog Kebudayaan&#8221; Yang Muda Berbudaya angkatan ke-lima dengan tema &#8220;Menggali Nilai-nilai Adat Istiadat Dalam Permainan Anak Nagari&#8221; sukses digelar oleh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hidayat-imbau-generasi-muda-untuk-lestarikan-nilai-nilai-adat-dan-budaya/">Hidayat Imbau Generasi Muda Untuk Lestarikan Nilai-Nilai Adat dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Acara &#8220;Dialog Kebudayaan&#8221; Yang Muda Berbudaya angkatan ke-lima dengan tema &#8220;Menggali Nilai-nilai Adat Istiadat Dalam Permainan Anak Nagari&#8221; sukses digelar oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat melalui pokir anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Hidayat, pada Jum&#8217;at, 15 September 2023 di Gedung Balai Pertemuan Komp. Mega Permai I Tahap II, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, dan dihadiri oleh 100 orang peserta dari kalangan anak muda di wilayah kota Padang maupun luar kota Padang.</p>
<p>&#8220;Dialog Kebudayaan&#8221; Yang Muda Berbudaya angkatan ke-lima dibuka oleh Kabid Sejarah, Adat dan Nilai-Nilai Tradisi Provinsi Sumbar, Fadhli. Dalam sambutannya, Fadhli mengatakan bahwa generasi muda sekarang sudah banyak yang lupa dan jauh dengan adat dan budaya. Menurutnya, anak-anak muda sekarang lebih suka budaya asing daripada budaya sendiri.</p>
<p>&#8220;Di Minang, ada namanya kato nan ampek, yaitu kato mandata, malereang, manurun dan mandaki. Ada juga yang namanya adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Ini merupakan benteng kita bersama. Kami dari dinas kebudayaan mengharapkan perlunya kita untuk introspeksi diri. Kami berharap para generasi muda menyadari betapa pentingnya adat dan budaya,&#8221; ucap Fadhli</p>
<p>Berhubungan dengan kebudayaan, Hendri Yusuf selaku narasumber dalam &#8220;Dialog Kebudayaan&#8221; angkatan ke-lima mengatakan bahwa permainan anak nagari merupakan salah satu kebudayaan yang mengandung banyakhal positif untuk kehidupan sehari-hari. Dalam permainan-permainan tersebut, ada nilai-nilai yang menjadi tuntunan kehidupan, yaitu nilai ketangkasan, kejujuran, kearifan, kecerdasan dan nilai patriotis.</p>
<p>&#8220;Sekarang permainan-permainan anak nagari tersebut sudah banyak yang hilang, generasi muda sekarang lebih memilih bermain game melalui Handphone. Kalau zaman dahulu, benda-benda yang digunakan untuk membuat mainan rata-rata tidak ada yang dibeli alias diambil dari alam, itu mengajarkan nilai ekonomis,&#8221; tutur Hendri</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan bahwa itu sebabnya, orang zaman dahulu di masa sekarang menjadi orang yang kreatif dan tidak mudah menyerah, karena dari kecil sudah terlatih melalui permainan anak nagari.</p>
<p>Dalam acara tersebut, Hidayat selaku anggota DPRD Provinsi Sumbar yang menumpangkan pokirnya kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar untuk menggelar acara &#8220;Dialog Kebudayaan&#8221; Yang Muda Berbudaya mengemukakan alasan diadakannya acara tersebut.</p>
<p>Selain ia merupakan alumni Fakultas Ilmu Budaya, UNAND, banyak fenomena yang memperlihatkan lunturnya nilai-nilai adat dan budaya di era sekarang.</p>
<p>&#8220;Bangsa yang besar itu ia yang merawat, menjaga, melestarikan nilai-nilai kearifan budayanya. Perilaku berbudaya lah yang membedakan suatu bangsa dengan bangsa yang lain. Identitas itu ada di kebudayaan,&#8221; ucap Hidayat</p>
<p>Lebih lanjut Hidayat menyebut bahwa kebudayaan itu salah satunya ada di tutur bahasa daerah, dan kini banyak bahasa-bahasa daerah yang mulai punah terkhusus Minangkabau. Kemudian interaksi sosial sesuai dengan strukturnya, dan ini berhubungan dengan istilah &#8220;kato nan ampek&#8221; dalam nilai-nilai adat dan budaya. Begitupun dengan permainan rakyat seperti tokok lele, sembalakon, genggong dan lainnya.</p>
<p>&#8220;Kalau zaman sekarang kan main gamenya di Handphone. Main congklak itu mengajari kita untuk jangan berbohong, kalau dikaitkan dengan sekarang, itu mengajari kita untuk tidak korupsi, bertanggungjawab terhadap diri sendiri dan orang lain. Zaman sekarang kalau seseorang tidak memiliki disiplin dan tanggungjawab, susah untuk diberikan kepercayaan. Itu kembali lagi pada persoalan karakter budaya yang membedakan kita dengan budaya orang lain,&#8221; sambung Hidayat.</p>
<p>Fenomena kebiasaan baru bagi generasi muda dalam pertumbuhan dan perkembangannya menimbulkan karakter mudah menyerah, malas, ingin mendapatkan hasil banyak tapi kerja cuma sedikit, tidak mandiri dan manja. Maka dari itu, Hidayat selaku anggota DPRD Provinsi Sumbar memprogram acara &#8220;Dialog Kebudayaan&#8221; ini agar generasi muda menyadari dan merawat budayanya agar tetap lestari dan mengamalkan nilai-nilai adat dan budaya tersebut dalam praktik kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Selain itu, ia juga berharap setiap lurah terkhusus di Kota Padang nantinya memiliki komunitas kebudayaan. Hidayat juga telah merancang Perda tentang pemajuan kebudayaan, cagar budaya dan museum serta mendorong agar anggaran 2% untuk pemajuan kebudayaan dari total APBD Provinsi Sumbar.(rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hidayat-imbau-generasi-muda-untuk-lestarikan-nilai-nilai-adat-dan-budaya/">Hidayat Imbau Generasi Muda Untuk Lestarikan Nilai-Nilai Adat dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hidayat dan Konten kreator Uda Rio Motivasi Mahasiswa Unidha pada Dialog kebudayaan</title>
		<link>https://prokabar.com/hidayat-dan-konten-kreator-uda-rio-motivasi-mahasiswa-unidha-pada-dialog-kebudayaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Sep 2023 14:25:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=115178</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Dalam upaya untuk mempromosikan dan mempertahankan kekayaan budaya dan adat istiadat Sumatera Barat, Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat bekerja sama dengan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hidayat-dan-konten-kreator-uda-rio-motivasi-mahasiswa-unidha-pada-dialog-kebudayaan/">Hidayat dan Konten kreator Uda Rio Motivasi Mahasiswa Unidha pada Dialog kebudayaan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Dalam upaya untuk mempromosikan dan mempertahankan kekayaan budaya dan adat istiadat Sumatera Barat, Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat bekerja sama dengan anggota DPRD Sumbar, Hidayat dari Fraksi Gerindra, telah mengadakan &#8220;Dialog Kebudayaan&#8221; angkatan kelima. Dengan tema yang menginspirasi, yaitu &#8220;Menggali Nilai-nilai Adat dan Budaya,&#8221; acara ini diselenggarakan di Universitas Dharma Andalas pada hari Rabu (6/9/23).</p>
<p>Acara yang luar biasa ini menghadirkan beragam pihak yang peduli terhadap kebudayaan Sumatera Barat, diantaranya, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat,H. Syaifullah, S.Pd.,MM, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Hidayat, SS.MH, dan Rektor Universitas Dharma Andalas Prof. Dr. Novesar Jamarun, MS, Konten Kreator Sumbar Uda Rio. Dengan Moderator John Nedy Kambang Wartawan CNN Indonesia, dan Doktor Eka.Marianti Dosen UNIDHA selaku Host dalam Dialog Kebudayaan ini.</p>
<p>Lebih dari 100 peserta dari kalangan mahasiswa/siswi Dharma Andalas hadir untuk meramaikan kegiatan yang membanggakan ini.</p>
<p>Kepala Bidang Sejarah Adat dan Nilai Tradisi, Fadli Junaidi, S.STP selaku panitia pelaksana dialog kebudayaan menyampaikan, dasar pelaksanaan acara ini didasarkan pada Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 Pasal 18 B ayat 1, Pasal 32 ayat 1, serta Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang No. 5 Tahun 2017 tentang Kemajuan Kebudayaan.</p>
<p>Hal ini juga sejalan dengan Keputusan Gubernur Sumatera Barat tahun 2021 tentang penetapan kinerja program provinsi Sumatera Barat, yang salah satunya adalah &#8220;Sumbar Religius dan Berbudaya.&#8221;</p>
<p>Fadli mengatakan, Sumatra Barat kaya dengan seni budaya, adat istiadat, bahasa, dan potensi kekayaan ini bisa kita gali di era digital saat sekarang. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya media sosial sebagai sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan budaya dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.</p>
<p>Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, H. Syaifullah, S.Pd.,MM. memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Dialog Kebudayaan. Dalam sambutannya, Syaifulloh menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Bapak Hidayat selaku anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, karena bersedia untuk menitipkan pokok-pokok pikirannya di kebudayaan.</p>
<p>&#8220;Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Hidayat sebagai inisiator kegiatan ini, walaupun kami dari Pemprov Dinas Kebudayaan sebagai pelaksana, tapi pak Hidayat mau memasukkan dan menitipkan pokok-pokok pikiran beliau di kebudayaan, itu sesuatu yang sangat kami apresiasi,&#8221; ujar Syaifullah.</p>
<p>Syaifullah juga mengingatkan kepada generasi muda untuk ikut mewarisi kebudayaan, sebagaimana sesuai tema acara bahwa ada tantangan di era digital seperti sekarang ini.</p>
<p>Acara ini juga menjadi wadah untuk mendengarkan pengalaman Uda Rio, seorang konten kreator yang telah sukses dalam mengangkat budaya Minangkabau melalui media sosial. Uda Rio membagikan perjalanan karirnya yang menginspirasi, yang dimulai dari tahun 2016 dan telah menghasilkan ratusan video komedi yang konsisten.</p>
<p>Prestasi Uda Rio bukan hanya dari segi popularitas, tetapi juga dari ketekunan dan dedikasinya dalam mempromosikan bahasa dan budaya Minangkabau. Dia juga menekankan bahwa menjadi konten kreator dapat menjadi pekerjaan yang menguntungkan, dengan beberapa investasi bisnis yang telah dia raih.</p>
<p>Semua ini adalah bukti bahwa melalui semangat, kreativitas, dan kerja keras, kita dapat menjaga dan memperkaya warisan budaya kita sambil meraih kesuksesan di dunia digital. Acara ini tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga mengukuhkan pentingnya memahami, menghargai, dan merayakan budaya kita sendiri melalui berbagai media yang tersedia saat ini.</p>
<p>Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Hidayat, memberikan dorongan berharga kepada generasi muda untuk tidak mudah menyerah dalam dunia konten kreator yang semakin kompetitif. Dalam pandangannya, saat ini banyak generasi muda yang merasa frustrasi ketika upaya pertama mereka tidak langsung mendapat perhatian besar.</p>
<p>Dalam mengilhami generasi muda, Hidayat juga menceritakan perjalanan pribadinya dalam dunia konten kreator.</p>
<p>&#8220;Saya sendiri punya channel YouTube dalam bentuk podcast, namanya Kopi Pahit Hidayat, saya memulai dengan sederhana, merekam kontennya menggunakan ponsel, menjadi host sendiri, mengedit sendiri, dan mengunggahnya sendiri. Bahkan, saya juga aktif menjawab komentar dari pemirsa. Ini adalah bukti kesungguhan dan ketekunan dalam mengembangkan diri,&#8221; ungkap Hidayat.</p>
<p>Hidayat juga mencatat bahwa ada tren di antara generasi muda saat ini yang ingin mendapatkan hasil besar dengan usaha yang minim. Namun, ia mengingatkan bahwa ketekunan, kemandirian, dan daya saing yang kuat adalah kunci kesuksesan dalam dunia konten kreator.</p>
<p>Selain itu, Hidayat juga menginformasikan bahwa sebagai anggota DPRD, mereka saat ini tengah mengupayakan Perda (Peraturan Daerah) terkait pemajuan kebudayaan. Upaya ini mencakup aspek ekonomi kreatif, yang mencakup konten kreator, animasi, dan film sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang berkembang pesat.</p>
<p>Dengan kata lain, Hidayat telah memberikan inspirasi berharga kepada generasi muda Sumatera Barat untuk menjalani perjalanan mereka dalam dunia konten kreator dengan tekad, ketekunan, dan semangat untuk berkembang dalam dunia yang terus berubah ini.</p>
<p>Prof. Dr. Novesar Jamarun, MS, Rektor Universitas Dharma Andalas (UNIDHA), mengungkapkan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai adat dan budaya Indonesia. Beliau menekankan bahwa generasi muda adalah penerus bangsa, dan mereka memiliki tanggung jawab yang besar dalam melestarikan warisan budaya kita.</p>
<p>Prof. Novesar juga mencatat bahwa banyak budaya Indonesia, terutama di Sumatera Barat, telah diklaim oleh negara lain. Sebagai contoh, rendang telah diklaim oleh negara Arab Saudi, dan tari Pendek telah diklaim oleh negara Malaysia. Hal ini menjadi sorotan penting mengenai pentingnya pelestarian budaya kita sendiri.</p>
<p>Beliau menyoroti perubahan perilaku generasi muda saat ini yang kadang-kadang tidak lagi mempertahankan tradisi budaya kita. Contohnya, beberapa anak muda mungkin tidak lagi memperhatikan etiket dalam tindakan sehari-hari, seperti menunjuk menggunakan tangan kiri.</p>
<p>Namun, Prof. Novesar Jamarun juga menegaskan bahwa orang tua memiliki peran yang signifikan dalam menjaga budaya hidup. Mereka adalah teladan bagi generasi muda dan membantu menjaga budaya tetap relevan. Contohnya, ketika kita makan, berdoa sebelum makan adalah bagian dari budaya kita yang penting.</p>
<p>Beliau juga mencatat bahwa dalam era globalisasi saat ini, ada pengaruh budaya asing yang kuat, termasuk dalam makanan, pakaian, dan hiburan. K-Pop dan budaya populer dari luar negeri telah menarik minat banyak anak muda. Oleh karena itu, penting bagi generasi tua dan muda untuk bersama-sama menjaga dan menghargai budaya lokal sambil tetap terbuka terhadap pengaruh budaya global.</p>
<p>Pernyataan Prof. Novesar Jamarun ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya melestarikan dan menghargai warisan budaya kita sendiri, sambil tetap terbuka terhadap budaya global yang datang. Mahasiswa memiliki peran sentral dalam misi ini untuk menjaga budaya kita tetap hidup dan berkembang. (rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hidayat-dan-konten-kreator-uda-rio-motivasi-mahasiswa-unidha-pada-dialog-kebudayaan/">Hidayat dan Konten kreator Uda Rio Motivasi Mahasiswa Unidha pada Dialog kebudayaan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkenalkan Budaya Minang melalui Film, Anggota DPRD Sumbar Hidayat, Gelar Dialog Kebudayaan</title>
		<link>https://prokabar.com/perkenalkan-budaya-minang-melalui-film-anggota-dprd-sumbar-hidayat-gelar-dialog-kebudayaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Sep 2023 14:11:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#dprdsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#Hidayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=115049</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8212; Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Hidayat, mengatakan, budaya Minang destinasi wisata dan permainan anak, bisa diangkat menjadi sebuah film pendek. Oleh karena...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perkenalkan-budaya-minang-melalui-film-anggota-dprd-sumbar-hidayat-gelar-dialog-kebudayaan/">Perkenalkan Budaya Minang melalui Film, Anggota DPRD Sumbar Hidayat, Gelar Dialog Kebudayaan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8212; Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Hidayat, mengatakan, budaya Minang destinasi wisata dan permainan anak, bisa diangkat menjadi sebuah film pendek. Oleh karena itu, perlu festival film pendek supaya memperkenalkan hal itu.</p>
<p>&#8220;Kita berharap ada festival-festival film pendek, apakah itu dengan workshopnya, sinematografinya,&#8221; kata Hidayat, saat Dialog Kebudayaan di Kafe Kopi Pahit, Jalan Batang Naras, No.8 Alai Parak Kopi, Padang, Minggu (3/9).</p>
<p>Dialog kebudayaan melalui Pokir Hidayat, sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumbar, diselenggarakan Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, dengan tema Menggali Nilai-nilai Adat dan Budaya melalui Film. Para peserta sekira 100 orang dari berbagai pemerhati film di Sumbar.</p>
<p>&#8220;Kita berharap ini akan menjadi duta budaya melalui wadah film. Kita terus mendorong budaya Minang tampil di Nusantara bahkan internasional,&#8221; ucap Hidayat, yang akan mengalokasikan dana APBD untuk Perda Kebudayaan sebanyak dua persen.</p>
<p>Sementara itu, Dosen Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Doni Eros, mengatakan, pemerintah daerah (Pemda) harus menampilkan budaya Sumbar melalui film, agar bisa memperlihatkan budaya daerah melalui film.</p>
<p>&#8220;Saya menilai Pemda kurang melihat film lokal karena tidak menghasilkan pemasukan untuk PAD daerah, tidak seperti pajak, parkir, padahal dengan film yang bagus bisa menampilkan seni budaya daerah kita hingga internasional,&#8221; sebut Doni.</p>
<p>Ia menyampaikan, film lokal hanya tampil saat ada festival saja. Selain itu, kurang banyak minat untuk menggarap film tersebut secara kreativitas, sehingga bisa dipertontonkan hingga dunia internasional.</p>
<p>Ia mengakhiri, pada film Minang nantinya akan ditampilkan produk-produk daerah seperti makanan khas daerah. Budaya seperti Randang dan Randai akan dikenal melalui film.</p>
<p>&#8220;Kita berharap ada nilai-nilai budaya Minang ditampilkan pada film Minang. Budaya Minang bisa ditonton sampai penjuru dunia seperti halnya film Korea yang banyak ditonton, sehingga kita tahu bagaimana budaya di Korea,&#8221; tutur Doni. (rls)</p>
<p>&#8212;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perkenalkan-budaya-minang-melalui-film-anggota-dprd-sumbar-hidayat-gelar-dialog-kebudayaan/">Perkenalkan Budaya Minang melalui Film, Anggota DPRD Sumbar Hidayat, Gelar Dialog Kebudayaan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anggota Komisi V DPRD Sumbar Hidayat: Jangan Bangga dengan Budaya Orang</title>
		<link>https://prokabar.com/anggota-komisi-v-dprd-sumbar-hidayat-jangan-bangga-dengan-budaya-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Sep 2023 03:27:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=115011</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Anggota komisi V DPRD Sumbar H. Hidayat, daerah pemilihan Sumbar 1 (Kota Padang) mengikuti Dialog kebangsaan dengan Judul Yang Muda Yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/anggota-komisi-v-dprd-sumbar-hidayat-jangan-bangga-dengan-budaya-orang/">Anggota Komisi V DPRD Sumbar Hidayat: Jangan Bangga dengan Budaya Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Anggota komisi V DPRD Sumbar H. Hidayat, daerah pemilihan Sumbar 1 (Kota Padang) mengikuti Dialog kebangsaan dengan Judul Yang Muda Yang Berbudaya bertemakan menulis nilai-nilai Adat di era digital di Jalan Batang Naras Alai Parak Kopi Jum&#8217;at (1/9/2023).</p>
<p>Acara dialog dipandu Jonedi Kambang dan Nofal Wiska tersebut menghadirkan Narasumber Khairul Jasmi dari Harian Singgalang tentunya juga H. Hidayat dari DPRD Provinsi Sumbar.</p>
<p>Dalam dialog tersebut dihadiri para generasi muda dari berbagai organisasi termasuk Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar.</p>
<p>Dengan diadakannya dialog tersebut, H. Hidayat berharap generasi muda di Sumatera Barat khususnya Kota Padang memahami potensi-potensi kearifan lokal, potensi-potensi budaya, bahas daerah potensi kesenian tradisional, Permainan anak tradional serta literasi cagar Budaya.</p>
<p>&#8220;Dengan pengenalan budaya kita, kita berharap menjadi kebanggaan dengan budaya kita, &#8221; ungkap Hidayat.</p>
<p>Hidayat menambahkan tidak perlu bangga dengan budaya orang lain, karena belum tentu cocok dengan nilai budaya sendiri.</p>
<p>&#8220;Budaya kita memiliki kearifan luar biasa seperti nilai gotong royong dan toleransi, disiplin, tanggungjawab sosial dan juga menghargai keberagaman budaya dan juga keyakinan&#8221;, Lanjut Hidayat.</p>
<p>Hidayat berharap disain budaya sendiri akan mengusulkan nilai ekonomi produktif dan ekonomi kreatif.</p>
<p>&#8220;Kita berharap budaya kita bisa menghasilkan ekonomi dengan tarian tradisional, alat musik dengan berkolaborasi berbagai instansi seperti Dinas kebudayaan, pariwisata&#8221; , lanjut Hidayat.</p>
<p>Dalam waktu dekat DPRD Sumbar bersama Pemerintah Provinsi Sumbar sedang menyusun Ranperda tentang kemajuan kebudayaan tersebut. Hal tersebut akan menjadi payung hukum&#8217; menelorkan program dan kegiatan untuk memajukan kegiatan kebudayaan.(rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/anggota-komisi-v-dprd-sumbar-hidayat-jangan-bangga-dengan-budaya-orang/">Anggota Komisi V DPRD Sumbar Hidayat: Jangan Bangga dengan Budaya Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>15 Kelompok Seni di Kota Padang Akan Meriahkan Panggung Apresiasi Seni 2023</title>
		<link>https://prokabar.com/15-kelompok-seni-di-kota-padang-akan-meriahkan-panggung-apresiasi-seni-2023/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 06:43:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#Hidayat]]></category>
		<category><![CDATA[#Panggung]]></category>
		<category><![CDATA[#seni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=114099</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Panggung ApresiasiSeni direncanakan berlangsung di dua tempat yaitu di Komplek Perumahan Mega Permai 1 tahap 2 Kelurahan Padang Sarai Koto Tangah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/15-kelompok-seni-di-kota-padang-akan-meriahkan-panggung-apresiasi-seni-2023/">15 Kelompok Seni di Kota Padang Akan Meriahkan Panggung Apresiasi Seni 2023</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Panggung ApresiasiSeni direncanakan berlangsung di dua tempat yaitu di Komplek Perumahan Mega Permai 1 tahap 2 Kelurahan Padang Sarai Koto Tangah dan Taman Budaya Sumbar. Pada hari sabtu dan minggu tanggal 15-16 juli 2023.</p>
<p>Menurut Rizal Tanjung selaku kurator dari kegiatan, Kelima belas kelompok tersebut sudah diusulkan sejak Tahun 2022 ke Taman Budaya Sumbar dan di awal tahun 2023 telah di kurasi oleh lima orang kurator.</p>
<p>Pengusul kegiatan ini adalah Hidayat SS, M.Si selaku anggota dprd provinsi Sumatera Barat Komisi 5 yang sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumbar.</p>
<p>&#8220;Kelima belas kelompok ini kami kurasi sejak enam bulan yang lalu bersama lima orang kurator. Kelima belas kelompok terdiri dari berbagai genre kesenian, mulai dari seni musik tradisi, randai, tari tradisi, gamaik, musik kreasi, lukis dan teater modern,&#8221; Terang Rizal Tanjung.</p>
<p>Sementara itu, seniman dan Ketua Kelompok Media Tradisional Kota Padang, S Metron yang juga salah seorang kurator, menambahkan, komunitas atau kelompok yang di kurasi dilakukan pembinaan dengan cara mengunjungi ke tempat latihan komunitas masing masing oleh HPTD Taman Budaya bersama Hidayat selaku pengagas kegiatan melalui pokok pokok pikiran dan kurator.</p>
<p>&#8220;Semua komunitas dan kelompok yang ambil bagian pada even ini dilakukan proses dan seleksi yang ketat sehingga mereka layak di nyatakan tampil dalam program ini. Kita akan melihat berbagai jenis karya seni dari para komunitas dan kelompok seni di kota padang dalam satu even,&#8221; jelas S. metron.</p>
<p>Kepala Taman Budaya Sumbar Supriyadi menambahkan, kegiatan panggung apresiasi seni 2023 ini merupakan program yang diusulkan oleh Hidayat anggota dprd sumbar fraksi gerindra melalui pokir pada tahun 2022 yang lalu dan direalisasikan pada tahun anggaran 2023.</p>
<p>&#8220;Kami selaku OPD teknis di taman budaya, mengucapkan terimakasih banyak dengan program ini di tempatkan di UPTD kami, dan tentu saja makin meningkatkan apresiasi kepada para seniman dan komunitas seni di Sumatera Barat,&#8221; ungkap Kepala UPTD Taman Budaya Sumbar.</p>
<p>&#8220;Untuk itu kami mengajak kepada seluruh masyarakat sumbar untuk menyaksikan program ini yang di buka pada Hari Sabtu tanggal 15 juli 2023 di Taman Budaya dan dilanjutkan pada Minggu tangggal 16 Juli 2023 di Komplek Mega Permai 1 tahap 2 Kelurahan Padang Sarai Koto Tangah,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Hidayat, mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh komunitas yang terlibat telah menyiapkan diri untuk ambil bagian dalam kegiatan ini.</p>
<p>&#8220;Kami berharap ke lima belas kelompok tampil dengan apik pada Sabtu dan Minggu tanggal 15-16 juli 2023,&#8221; jelas Hidayat.</p>
<p>Hidayat menambahkan dengan adanya kegiatan ini semakin menggairahkan pangung apresiasi seni kepada komunitas seni di Kota Padang dan Sumbar.</p>
<p>&#8220;Semoga menjadi setitik di tengah dahaga apresiasi seni di Sumatera Barat,&#8221; pungkasnya. (rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/15-kelompok-seni-di-kota-padang-akan-meriahkan-panggung-apresiasi-seni-2023/">15 Kelompok Seni di Kota Padang Akan Meriahkan Panggung Apresiasi Seni 2023</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/182 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.024 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:53:57 by W3 Total Cache
-->