<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Hamil Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/hamil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/hamil/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 May 2020 23:54:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Hamil Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/hamil/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Petugas Puskesmas Pakai Toa: Kawin Boleh, Hamil Jangan</title>
		<link>https://prokabar.com/petugas-puskesmas-pakai-toa-kawin-boleh-hamil-jangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2020 23:54:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[#imbauan]]></category>
		<category><![CDATA[#kawin]]></category>
		<category><![CDATA[#mht]]></category>
		<category><![CDATA[#toa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=68479</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semarang, prokabar &#8211; Video imbauan agar warga Kota Semarang, Jawa Tengah, jangan hamil pada masa pandemi virus corona covid-19 menjadi viral di media sosial....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/petugas-puskesmas-pakai-toa-kawin-boleh-hamil-jangan/">Petugas Puskesmas Pakai Toa: Kawin Boleh, Hamil Jangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang, prokabar</strong> &#8211; Video imbauan agar warga Kota Semarang, Jawa Tengah, jangan hamil pada masa pandemi virus corona covid-19 menjadi viral di media sosial. Namun, dalam imbauan itu, setiap perempuan boleh kawin.</p>
<p>Terkait hal ini, Dinas Keshatan Kota Semarang pun tergopoh-gopoh memberi klarifikasi. Video berdurasi 55 detik itu memperlihatkan seorang petugas perempuan dari Puskesmas Purwoyoso Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang yang sedang menyampaikan kepada warga, khususnya ibu-ibu untuk tidak hamil di masa pandemi Covid-19.</p>
<p>Imbauan disampaikan petugas perempuan tersebut mikrofon dari dalam mobil puskesmas keliling.</p>
<p>“Bu, kami dari Puskesmas Purwoyoso Dinas Kesehatan Kota Semarang ingin mengimbau untuk ibu-ibu di Kelurahan Purwoyoso, khususnya di RW 03 untuk jangan hamil dulu nggeh di masa pandemi ini. Ingat, hamil muda itu rawan dan banyak keluhan. Daya tahan tubuh ibu-ibu nanti bisa turun. Ibu-ibu bisa mual, muntah, dan terserang Covid-19.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tunda hamil dulu, kawin boleh, nikah boleh, tapi hamil jangan. Ingat ya ibu-ibu, tunda dulu, bapak-bapaknya ditahan dulu nggih. Boleh nikah, boleh kawin asal pakai kontrasepsi,” lanjut petugas perempuan itu melalui pengeras suara.</p>
<p>Menanggapi viralnya video imbauan larangan hamil saat pandemi Covid-19 itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Semarang, Moch Abdul Hakam, membenarkan perempuan yang ada dalam video viral itu merupakan petugas survielans kesehatan (Gasurkes) KIA Kota Semarang.</p>
<p>Meski demikian, Hakam menyayangkan apa yang disampaikan petugas tersebut. Ia menilai imbauan itu tidak tepat penyampaiannya sehingga salah persepsi.<strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/petugas-puskesmas-pakai-toa-kawin-boleh-hamil-jangan/">Petugas Puskesmas Pakai Toa: Kawin Boleh, Hamil Jangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Serius, Kepala BKKBN &#8220;Mambana&#8221;: Jangan Hamil Dulu Saat Pandemi Corona</title>
		<link>https://prokabar.com/serius-kepala-bkkbn-mambana-jangan-hamil-dulu-saat-pandemi-corona/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2020 15:17:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#bkkbn]]></category>
		<category><![CDATA[#corona. #Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[#mht]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=66946</guid>

					<description><![CDATA[<p>Surabaya, Prokabar – Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada merosotnya sektor perekonomian. Berdasar data Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), penggunaan alat kontrasepsi ternyata...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/serius-kepala-bkkbn-mambana-jangan-hamil-dulu-saat-pandemi-corona/">Serius, Kepala BKKBN &#8220;Mambana&#8221;: Jangan Hamil Dulu Saat Pandemi Corona</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Surabaya, Prokabar</strong> – Pandemi Covid-19 tidak hanya <em>berdampak</em> pada merosotnya sektor perekonomian. Berdasar data Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), penggunaan alat kontrasepsi ternyata ikut turun.</p>
<p>Hal itu kini menjadi perhatian serius BKKBN. Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyatakan, dalam situasi bekerja dari rumah (work form home), interaksi pasangan memang lebih intens. ”Pantauan kami, pemakaian alat kontrasepsi turun 50 persen. Ini bahaya,” katanya.</p>
<p>Mengapa bahaya? Menurut Hasto, penurunan tersebut bisa memicu tingginya angka kehamilan. Nah, masa awal kehamilan, terutama delapan minggu pertama, sangat rawan. Sebab, di periode itulah terjadi fase krusial pembentukan organ pada janin.</p>
<p>Padahal, layanan untuk ibu hamil di fasilitas kesehatan kini terdampak pandemi. Selain itu, banyak keluarga yang ekonominya terganggu karena PHK atau usaha yang lesu. Akibatnya, belanja untuk pemenuhan nutrisi istri hamil juga terganggu. ”Apalagi, pada fase hamil muda, daya tahan tubuh turun sehingga lebih rentan terserang penyakit,” ucapnya.</p>
<p>Karena itu, Hasto menyarankan agar pasangan usia subur tetap menggunakan alat kontrasepsi di masa pandemi saat ini. Mengenai adanya fasilitas kesehatan yang mengurangi layanan karena tenaga medis kekurangan alat pelindung diri (APD), BKKBN sudah menyediakan alternatif akses layanan KB melalui mobil keliling di berbagai daerah. ”Jadi, kami pesan betul, di masa pandemi ini tolong jangan hamil dulu,” ujarnya.</p>
<p>Selain perempuan, penggunaan alat kontrasepsi dilakukan pria. Berdasar hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017, kesertaan pria dalam ber-KB masih rendah. Yakni, kondom sebesar 2,5 persen dan vasektomi 0,2 persen. Upaya untuk meningkatkan partisipasi pria dalam pemakaian kontrasepsi dilakukan secara intensif dan terus-menerus. Namun, data menunjukkan tren peningkatan belum mencapai hasil yang diharapkan.</p>
<p>”Beberapa alasan mengapa partisipasi KB pria masih rendah, pertama adalah mindset keluarga pada umumnya yang menganggap KB adalah tangung jawab perempuan,” ungkapnya.<strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/serius-kepala-bkkbn-mambana-jangan-hamil-dulu-saat-pandemi-corona/">Serius, Kepala BKKBN &#8220;Mambana&#8221;: Jangan Hamil Dulu Saat Pandemi Corona</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gara-gara Nasi Goreng Tak Sesuai Keinginan, Ardina Rasti Bisa Nangis lho!</title>
		<link>https://prokabar.com/gara-gara-nasi-goreng-tak-sesuai-keinginan-ardina-rasti-bisa-nangis-lho/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jul 2018 15:10:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Selebritis]]></category>
		<category><![CDATA[#ArdinaRasti]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#Hamil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=13529</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Ada-ada saja kelakuan Ardina Rasti di kehamilan pertamanya. Ngidam nasi goreng gerobakan tapi kenyataannya dibelikan di restoran, Rasti nangis sesenggukan. Apalagi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gara-gara-nasi-goreng-tak-sesuai-keinginan-ardina-rasti-bisa-nangis-lho/">Gara-gara Nasi Goreng Tak Sesuai Keinginan, Ardina Rasti Bisa Nangis lho!</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Ada-ada saja kelakuan Ardina Rasti di kehamilan pertamanya. Ngidam nasi goreng gerobakan tapi kenyataannya dibelikan di restoran, Rasti nangis sesenggukan. Apalagi keinginan menambah bumbu dihargai uang lima ribu tak terpenuhi, Rasti semakin emosi.</p>
<p>&#8220;Pengen nasi goreng abang-abang yang pake gerobak dorong. Terus bumbu uleknya suruh tambah dihargai uang lima ribu buat abangnya. Tapi dateng-dateng nasi gorengnya dipakein tempat dan ternyata nggak dibeli dari penjual gerobak. Aku nangis loh, kesel,&#8221; kenang Rasti saat ditemui Prokabar.com di Epicentrum XXI, Senin (16/7).</p>
<figure style="width: 948px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-13524 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180716-wa00314277151839392815959.jpg" width="948" height="711" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180716-wa00314277151839392815959.jpg 948w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180716-wa00314277151839392815959-300x225.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180716-wa00314277151839392815959-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 948px) 100vw, 948px" /><figcaption class="wp-caption-text">Ardina Rasti bersama suami Arie Dwi Andhika</figcaption></figure>
<p>Alhasil melihat istrinya menangis sesenggukan, Arie Dwi Andhika (suaminya) gelagapan. Mereka pun bersama mencari tukang nasi goreng keliling mewujudkan keinginan ibu hamil. &#8220;Akhirnya ketemu juga tukang nasgor sesuai keinginan. Gerobakan dan bayar uang bumbu tambahan lima ribu. Dibungkusnya pake kertas,&#8221; seloroh Rasti mengingat kelakuannya.</p>
<p>Tak hanya Rasti saja yang ngidam, suaminya pun ikut-ikutan punya keinginan yang harus dipenuhi. &#8220;Suami malah ngidam juga. Dia pengen mangga muda. Parahnya lagi dia pengen ikan gurame tapi di Bogor. Jadi kita itu ke Bogor cuma makan gurame terus pulang lagi. Mudah-mudahan kalau mual-mual, dia aja ya yang ngidam,&#8221; candanya.</p>
<figure style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-13525 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180716-wa00306750450500040353133.jpg" width="640" height="640" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180716-wa00306750450500040353133.jpg 640w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180716-wa00306750450500040353133-150x150.jpg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180716-wa00306750450500040353133-300x300.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180716-wa00306750450500040353133-80x80.jpg 80w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption class="wp-caption-text">Ardina Rasti tahu kabar kehamilan setelah usia kandungannya tiga bulan</figcaption></figure>
<p>Pasangan yang baru menikah tujuh bulan ini tengah merasakan kebahagiaan. Rasti dinyatakan telah berbadan dua dan memasuki bulan keempat. &#8220;Sebenarnya baru ketahuan belum lama ini. Aku pikir biasa makan banyak. Apalagi siklus haidku juga memang bermasalah, jadi dipikir telat itu gara-gara kecapean,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Justru Rasti baru memeriksakan ke dokter kandungan sejak teman-temannya selalu mendesak di lokasi syuting. &#8220;Periksain deh perutnya kok gede. Hamil nih hamil. Tapi aku cuek aja bilang karena banyak makan. Tapi memang aku makan banyak. Sehari bisa enam kali makan,&#8221; ucapnya sambil tertawa.</p>
<figure style="width: 614px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-13528 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180716-WA0029.jpg" width="614" height="1280" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180716-WA0029.jpg 614w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180716-WA0029-144x300.jpg 144w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180716-WA0029-491x1024.jpg 491w" sizes="(max-width: 614px) 100vw, 614px" /><figcaption class="wp-caption-text">Kebahagiaan Ardina Rasti dan suami tunjukan hasil USG</figcaption></figure>
<p>Penasaran dengan apa yang dikatakan teman-temannya, Rasti lantas pergi ke dokter kandungan. &#8220;Kalau pakai test pack kan nggak akurat, jadi langsung ke dokter kandungan. Ternyata aku dengar ada detak jantung kecil di perut aku,&#8221; senangnya.</p>
<p>Meski tengah berbadan dua, Rasti tak mengurangi aktifitas syutingnya. Malah Rasti risi selalu mendapat perhatian yang berlebihan. &#8220;Di tempat syuting kan tau aku hamil. Jadi dikit-dikit dikasih kursi terus suruh istirahat. Padahal aku nggak kenapa-kenapa loh,&#8221; pungkasnya. <strong>(beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gara-gara-nasi-goreng-tak-sesuai-keinginan-ardina-rasti-bisa-nangis-lho/">Gara-gara Nasi Goreng Tak Sesuai Keinginan, Ardina Rasti Bisa Nangis lho!</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 34/92 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.017 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:19:31 by W3 Total Cache
-->