<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#hama Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/hama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/hama/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Oct 2023 13:56:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#hama Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/hama/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>44,5 Hektar Sawah di Tanah Datar Diserang Hama Tikus</title>
		<link>https://prokabar.com/445-hektar-sawah-di-tanah-datar-diserang-hama-tikus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Oct 2023 13:56:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#hama]]></category>
		<category><![CDATA[#hamatikus]]></category>
		<category><![CDATA[#Petani]]></category>
		<category><![CDATA[#sungayang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=115968</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar menyebut, dari 22.170 hektar lahan sawah, 44,5 hektar diantaranya diserang oleh hama tikus. Sedangkan, 500 hektar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/445-hektar-sawah-di-tanah-datar-diserang-hama-tikus/">44,5 Hektar Sawah di Tanah Datar Diserang Hama Tikus</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar menyebut, dari 22.170 hektar lahan sawah, 44,5 hektar diantaranya diserang oleh hama tikus. Sedangkan, 500 hektar lebih masuk kategori terancam.</p>
<p>&#8221; kami prediksi dari seluas 44,5 hektar, itu bervariasi (serangan hama tikus) ada yang mencapai 75%, dan itu tergabung kedalam 6 kelompok tani,&#8221; kata Kepala Dinas Pertanian, Sri Mulyani, Selasa (24/10/23).</p>
<p>Meski demikian kata Sri Mulyani, bagi petani yang mengalami kerusakan hasil padi lebih dari 75%, sepenuhnya telah tercover dalam asuransi usaha tani padi.</p>
<p>Berdasarkan catatan Dinas Pertanian, hampir seluruh petani di 14 kecamatan mengeluhkan serangan hama tikus. Namun, terdapat beberapa kecamatan yang terkategori cukup parah seperti kecamatan Batipuh, X Koto, dan Rambatan.</p>
<p>Sementara, begitu luasnya serangan hama tikus disebutkan jika tidak begitu mempengaruhi hasil produksi padi ditahun 2023.</p>
<p>&#8221; jika kita lihat dari total luas tanam tahun 2023 dan dibandingkan tahun 2022, luas pertanaman kita bertambah, dan produktifitas kita juga meningkat. Jadi mudah mudahan, dengan cepatnya dilakukan pengendalian (hama tikus) tidak terjadi penurunan produksi padi di daerah kita,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Adapun pengendalian hama yang telah dilakukan seperti gerdal atau gerakan pengendalian bersama atau gropyokan (berburu) hama tikus dan sekaligus penggunaaan teknologi tepat guna terhadap petani.</p>
<p>Kepada petani, Sri Mulyani juga meminta kedepannya untuk bisa melakukan tanam serentak atau melakukan atur pola tanam jika menemukan kendala, salah satunya pasokan air.</p>
<p><strong>Berburu Hama Tikus</strong></p>
<p>Hama tikus telah menjadi momok bagi petani di kabupaten Tanah Datar saat ini. Pasalnya, akibat serangan hama pengerat itu, membuat sebagian besar petani harus mananggung kerugian karena hasil panen yang tidak sesuai dengan modal yang telah dikeluarkan.</p>
<p>Menimalisir dampak serangan hama tikus, kelompok tani topi lawik di jorong Taratak Indah Nagari Sungayang melakukan pengendalian dengan berburu tikus.</p>
<p>Perburuan dilakukan dengan mencari lobang persembunyian tikus dan kemudian dilakukan pengasapan dengan menggunakan belerang dan berbagai jenis racun lainnya.</p>
<p>Basrizal, salah seorang petani menyampaikan, serangan hama tikus di Jorong tersebut telah berlansung sejak tiga kali musim tanam.</p>
<p>&#8221; sudah tiga kali tanam ini pak (diserang hama tikus), mudah mudahan dengan perburuan ini bisa tikus tikusnya matilah,&#8221; harapnya. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/445-hektar-sawah-di-tanah-datar-diserang-hama-tikus/">44,5 Hektar Sawah di Tanah Datar Diserang Hama Tikus</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Hektar Sawah Petani Di Koto Gadang VI Koto Diserang Hama Tikus</title>
		<link>https://prokabar.com/puluhan-hektar-sawah-petani-di-koto-gadang-vi-koto-diserang-hama-tikus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2022 06:16:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hama]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#Petani]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100074</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maninjau, Prokabar &#8211; Musibah Hama Tikus melanda masyarakat petani Nagari Koto Gadang VI Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Musibah itu telah berlangsung dua...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puluhan-hektar-sawah-petani-di-koto-gadang-vi-koto-diserang-hama-tikus/">Puluhan Hektar Sawah Petani Di Koto Gadang VI Koto Diserang Hama Tikus</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maninjau, Prokabar</strong> &#8211; Musibah Hama Tikus melanda masyarakat petani Nagari Koto Gadang VI Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Musibah itu telah berlangsung dua tahun belakangan, dan awal tahun 2022 ini kembali terjadi.</p>
<p>E. Datuak Bandaro Rajo Kelompok Tani Batang Kurambik, mewakili masyarakat petani setempat mengatakan musibah hama tikus memang salah satu masalah dari petani Nagari Koto Gadang VI Koto. &#8220;Untuk tahun ini sekitar 50 hektar sawah yang mulai menguning sudah mulai diserang hama tikus ini. Dan ini jelas mulai merugikan kami,&#8221; terangnya.</p>
<p>Untuk mengatasi hama tikus ini, biasanya lebih ampuh dengan racun belerang Tiran pembasmi hama tikus. &#8220;Kendalanya saat ini tidak bisa dijual bebas. Dulunya pernah dibantu PPL atau Tim Penyuluh,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu juga harus ada program goro buru hama tikus dari Kelompok Tani dengan dukungan Dinas Pertanian. &#8220;Kami juga melakukan pengendalian hama tikus dengan Burung Hantu. Namun sejauh ini belum mampu membuahkan hasil,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Walijorong Baruah, April Neldi menambahkan, dari Pemerintahan Nagari bersama Tokoh Masyarakat telah membentuk Tim Satgas Pemburu Tikus telah dibentuk dan siap untuk membantu penanganan hama tikus ini.</p>
<p>&#8220;Setiap tahunnya sesuai musim, kami masyarakat petani selalu melakukan berburu tikus. Kita juga menggalang dana kepada pihak donasi,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Dalam beberapa bulan ini masyarakat banyak menggelar alek atau pesta pernikahan. Sehingga kegiatan untuk goro tertunda.</p>
<p>&#8220;Selain hama tikus, kami juga sempat terkendala musibah banjir bandang di Batang Aia Batang Kurambik dan Sungai Jawih,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Untuk kedepan lanjutnya, akan fokus ke goro memperbaiki pendangkalan sungai akibat banjir bandang. &#8220;Dan selain cara manual, masyarakat berharap dapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Agam dalam normalisasi sungai. Kemudian berlanjut pada goro berburu hama tikus,&#8221; tutupnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puluhan-hektar-sawah-petani-di-koto-gadang-vi-koto-diserang-hama-tikus/">Puluhan Hektar Sawah Petani Di Koto Gadang VI Koto Diserang Hama Tikus</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Persawahan di Pariaman Diserang Hama</title>
		<link>https://prokabar.com/persawahan-di-pariaman-diserang-hama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2020 03:05:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hama]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=74720</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Hampir 80 hektare tanaman padi petani di Kota Pariaman saat ini terserang hama wereng. Tanaman padi petani yang kena hama wereng itu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/persawahan-di-pariaman-diserang-hama/">Persawahan di Pariaman Diserang Hama</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Hampir 80 hektare tanaman padi petani di Kota Pariaman saat ini terserang hama wereng.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Tanaman padi petani yang kena hama wereng itu diantaranya ada di Marunggi, Kecamatan Pariman Timur dan Sungai Pasak, Kecamatan Pariaman Selatan.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Dasril menjelaskan hampir delapan puluh hektar tanaman padi petani seperti di Sungai Pasak dan Marunggi kena hama wereng.</p>
<p data-reader-unique-id="4">”Usia padi yang kena hama tersebut, beragam, ada yang baru beberapa minggu ditanam sampai ke yang berbuah menunggu panen,&#8221; ungkapnya dilansir Prokabar dari MC Pariaman, Kamis (24/9).</p>
<p data-reader-unique-id="6">Pihaknya kini terus melakukan langkah-langkah antisipasi bersama penyuluh dan pihak terkait lainya untuk mengatasi hal ini.</p>
<p data-reader-unique-id="6">”Kita harapkan hama ini dapat segera kita atasi dan kita memfokuskan peran penyuluh pertanian yang ada di Kota Pariaman agar bisa secepatnya mencarikan solusi dari serangan hama ini,” tutup Dasril. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/persawahan-di-pariaman-diserang-hama/">Persawahan di Pariaman Diserang Hama</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Di Data Sungai Pua Keluhkan Buruknya Akses Jalan, Hama Babi dan Tikus</title>
		<link>https://prokabar.com/petani-di-data-sungai-pua-keluhkan-buruknya-akses-jalan-hama-babi-dan-tikus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jan 2020 04:00:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hama]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Petani]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=57988</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Herman (63) salah seorang petani Jorong Data Sungai Pua keluhkan hama babi dan tikus yang sering menyerang tanamanya. Kondisi tersebut membuat dia...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/petani-di-data-sungai-pua-keluhkan-buruknya-akses-jalan-hama-babi-dan-tikus/">Petani Di Data Sungai Pua Keluhkan Buruknya Akses Jalan, Hama Babi dan Tikus</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar — </strong>Herman (63) salah seorang petani Jorong Data Sungai Pua keluhkan hama babi dan tikus yang sering menyerang tanamanya. Kondisi tersebut membuat dia beserta ratusan petani lainnya di daerah itu merugi.</p>
<p>&#8220;Kebanyakan kami di daerah data lereng perbukitan ini bertani sawah, jagung, bawang perai atau daun bawang, beras merah dan sayur mayur lainnya. Akan tetapi banyaknya hama babi dan tikus, sering menyerang tanaman dan membuat kami merugi,&#8221; terangnya.</p>
<p>Meski demikian, kami tetap berusaha agar hewan liar itu tidak terus mengganggu. Seperti dengan cara tradisional dan meminta kepada Yang Maha Kuasa.</p>
<p>Di sini masuk Kenagarian Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Dan terdapat 4 perkampungan atau empat jorong. Pertama Jorong Sungai Pua Sungai Rangeh, Jorong Aia Gadang, Jorong Manti dan Jorong Simpang Dingin. Khusus Jorong Simpang Dingin, masuk ke Kenagarian Paninjauang, Kecamatan Tanjung Raya. Daerah perbatasan dengan kondisi paling pelosok.</p>
<p>&#8220;Sumber air bersih, Alhamdulillah cukup memenuhi kebutuhan hidup dan pertanian kami. Selain hama tikus dan hama babi, akses jalan juga sangat diharapkan untuk diperbaiki,&#8221; pungkas Petani Paroh Baya tersebut. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/petani-di-data-sungai-pua-keluhkan-buruknya-akses-jalan-hama-babi-dan-tikus/">Petani Di Data Sungai Pua Keluhkan Buruknya Akses Jalan, Hama Babi dan Tikus</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hama Tupai Merajalela, Ini Upaya Petani Lubuk Sikaping</title>
		<link>https://prokabar.com/hama-tupai-merajalela-ini-upaya-petani-lubuk-sikaping/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jan 2020 13:56:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hama]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=56261</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Hama tanaman menjadi-jadi di Pasaman. Terutama di daerah Nagari Jambak, Kecamatan Lubuk Sikaping. Berbagai cara sudah diupayakan para pemilik dan petani kebun,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hama-tupai-merajalela-ini-upaya-petani-lubuk-sikaping/">Hama Tupai Merajalela, Ini Upaya Petani Lubuk Sikaping</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Hama tanaman menjadi-jadi di Pasaman. Terutama di daerah Nagari Jambak, Kecamatan Lubuk Sikaping.</p>
<p>Berbagai cara sudah diupayakan para pemilik dan petani kebun, namun seolah semakin menjadi-jadi hama yang menyerang tanaman.</p>
<p>&#8220;Paling parah itu hama tupai. Habis buah kakao dirusaknya. Ada juga monyet yang menyerang tanaman jagung. Dua hama ini, sama parah serangannya,&#8221; kata salah seorang pemuda Jambak, Benny, Jumat (3/1).</p>
<p>Diakui Benny, untuk pengendalian hama ini, ada upaya baru dari para petani. Yaitu memanfaatkan komunitas penembak yang ada di Lubuk Sikaping. Ini diutamakan untuk pemberantasan hama tupai.</p>
<p>&#8220;Rencananya besok pagi, Sabtu (4/1) bakti sosial komunitas penembak dari Lubuk Sikaping Shoting Club ini bakal berlangsung. Kami berharap, bila ada masyarakat atau sehobi yang ingin bergabung, kami sangat bersyukur dan menanti kedatangan para pecandu tembak,&#8221; (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hama-tupai-merajalela-ini-upaya-petani-lubuk-sikaping/">Hama Tupai Merajalela, Ini Upaya Petani Lubuk Sikaping</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atlet Menembak SMKN 1 Tanjung Raya Ikut Bakti Sosial Pengendalian Hama Kera</title>
		<link>https://prokabar.com/atlet-menembak-smkn-1-tanjung-raya-ikut-bakti-sosial-pengendalian-hama-kera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Dec 2019 14:46:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hama]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=54543</guid>

					<description><![CDATA[<p>Manggopoh, Prokabar — 15 orang atlet menembak dari SMKN 1 Tanjung Raya ikut andil bakti sosial Polres Agam dan Perbakin dalam pembasmian hama kera...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/atlet-menembak-smkn-1-tanjung-raya-ikut-bakti-sosial-pengendalian-hama-kera/">Atlet Menembak SMKN 1 Tanjung Raya Ikut Bakti Sosial Pengendalian Hama Kera</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Manggopoh, Prokabar —</strong> 15 orang atlet menembak dari SMKN 1 Tanjung Raya ikut andil bakti sosial Polres Agam dan Perbakin dalam pembasmian hama kera di Anak Aia Dadok, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sabtu (14/12). Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan.</p>
<p>Ketua Harian Perbakin Agam, Iptu Akhiruddin mengatakan keikutsertaan atlet pelajar tersebut salah satu melatih kepekaan diri, memupuk mentalitas peduli masyarakat. &#8220;Jadi mereka tidak hanya sibuk dengan hobi mereka sendiri, namun ternyata sangat bersemangat membantu orang lain, terutama dalam hal ini petani,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain telah berprestasi diajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Atlet Menembak Perbakin Agam terkhusus dari SMKN 1 Tanjung Raya juga paling aktif dari segala kegiatan. &#8220;Kami berharap, atlet ini menjadi generasi emas bermental tangguh dan peduli dimasa akan datang,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/atlet-menembak-smkn-1-tanjung-raya-ikut-bakti-sosial-pengendalian-hama-kera/">Atlet Menembak SMKN 1 Tanjung Raya Ikut Bakti Sosial Pengendalian Hama Kera</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Cara Kementan Kendalikan Penyakit Blas</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-cara-kementan-kendalikan-penyakit-blas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2019 02:57:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#hama]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kementan]]></category>
		<category><![CDATA[#pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=48901</guid>

					<description><![CDATA[<p>Karawang, Prokabar — Penggunaan agens hayati sekarang ini semakin diminati petani. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong petani agar mulai memanfaatkan penggunaan agens hayati...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-cara-kementan-kendalikan-penyakit-blas/">Ini Cara Kementan Kendalikan Penyakit Blas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Karawang, Prokabar — </strong>Penggunaan agens hayati sekarang ini semakin diminati petani. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong petani agar mulai memanfaatkan penggunaan agens hayati untuk pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Petugas OPT dari Balai Besar Peramalan OPT Jatisari, Kementan, Irwan mengatakan Penggunaan agens hayati ini ramah lingkungan, mudah diperoleh bahannya. Bahkan lebih murah dan aman secara ekologis.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Salah satu penyakit yang bisa ditangani dengan agens hayati adalah blas. Penyakit blas adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur Pyricularia oryzae. Ciri penyakit ini dapat dilihat dari gejala khasnya, blas daun berbentuk belah ketupat,&#8221; kata Irwan dikutip, Senin (14/10).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Ciri penyakit blas yang lebih khas adalah warna gejalanya abu di pusat dikelilingi warna kuning kemudian coklat di bagian terluar,&#8221; tambahnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Irwan menjelaskan jika blas daun tidak segera ditangani bisa mengakibatkan neck blas atau patah leher. Akibatnya, malai hampa sehingga mengurangi produktifitas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Cara pengendaliannya dengan penggunaan Paenibacillus. Selain aplikasi di persemaian dan pertanaman, paenibacillus juga diaplikasikan pada saat benih belum sebar dengan cara perendaman selama 15 sampai 20 menit,” terangnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Terpisah, Rusli dari Kelompok Tani Nanjung Jaya Desa Ujung Jaya Kecamatan Ujung Jaya Sumedang mengungkapkan hamparannya pada 3 tahun lalu merupakan daerah endemis blas dengan tingkat serangan mendekati 30%.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Jika serangan blas berkembang menjadi teklik atau patah leher bisa menyebabkan berkurangnya produksi,&#8221; sebutnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rusli menjelaskan untuk mengendalikan penyakit Blas ini yakni dengan menggunakan Paenibacillus polymyxa dengan dosis 5 cc/liter air. Pengaplikasianya yakni pada persemaian, umur 2 minggu setelah tanam (MST), 4 MST, 6 MST dan 8 MST.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Alhamdulillah serangan blas bisa ditekan menjadi 5 persen dan tidak berkembang menjadi patah leher. Paenibacillus lebih murah dibandingkan dengan fungisida,&#8221; jelasnya. (*/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-cara-kementan-kendalikan-penyakit-blas/">Ini Cara Kementan Kendalikan Penyakit Blas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hama Kera Resahkan Petani Maninjau, Ini Langkah Pemerintah</title>
		<link>https://prokabar.com/hama-kera-resahkan-petani-maninjau-ini-langkah-pemerintah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Feb 2019 22:58:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hama]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#Petani]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=30747</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanjung Raya, Prokabar &#8211; Hama Kera semakin meresahkan petani di Nagari Maninjau. Puluhan hektar perkebunan terus dijamah dan dirusak penghuni perbukitan selingkar Danau Maninjau...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hama-kera-resahkan-petani-maninjau-ini-langkah-pemerintah/">Hama Kera Resahkan Petani Maninjau, Ini Langkah Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanjung</strong> <strong>Raya</strong>, <strong>Prokabar</strong> &#8211; Hama Kera semakin meresahkan petani di Nagari Maninjau. Puluhan hektar perkebunan terus dijamah dan dirusak penghuni perbukitan selingkar Danau Maninjau tersebut.</p>
<p>Menanggapi masalah tersebut, Pemerintahan Nagari mencari solusi kepada BKSDA dan Persatuan Penembak Indonesia atau Perbakin Kabupaten Agam. Agar pengendalian hama kera tersebut dapat diatasi tanpa menimbulkan masalah nantinya.</p>
<p>Menurut Walinagari Maninjau, Alfian, pengendalian hama kera itu berawal dari keluhan dan permintaan kelompok tani di Jorong Bancah dan Kukuban. &#8220;Hama kera telah menyerang tanaman petani. Kami dari Pemerintaan Nagari mencoba mencarikan solusi dengan berkoordinasi dengan BKSDA dan Perbakin. Sehingga kegiatan pengendalian terlaksana pada hari ini,&#8221; ungkapnya kepada Prokabar.com, Minggu siang (17/2).</p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum Perbakin Kabupaten Agam, AKBP Ferry Suwandi, diwakili Ketua Harian Perbakin, Iptu Akhiruddin menjelaskan, meski bertujuan membantu masyarakat dalam pengendalian hewan liar seperti kera atau tupai, akan tetapi harus tetap melalui prosedur yang telah ditetapkan.</p>
<p>Perkab nomor 8 tahun 2012 Tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk kepentingan olahraga</p>
<p>&#8220;Target kita penuhi tidak lebih dari pada memenuhi bantuan kepada masyarakat akibat gangguan hama yang berupa kera yang begitu banyak merusak tanaman. Sehingga sudah berdampak buruk pada perekonomian masyarakat,&#8221; terang Iptu Akhiruddin.</p>
<p>Namun lanjutnya, kita tetap memiliki prosedur yang jelas. Kalau ada gangguan hama terhadap tanaman masyarakat, Walinagari harus membuat laporan kejadian. Lalu dikirimkan ke BKSDA Resor Agam. Setelah hasil lidik dibenarkan BKSDA, berlanjut ke Perbakin Agam sebagai eksekusi yang memiliki tim dan kemampuan dalam mengendalikan hama.</p>
<p>Setelah BKSDA membenarkan adanya hama yang memang sudah mengganggu masyarakat, Perbakin menghimpun klub atau komunitas yang memiliki hobi menembak. Mereka didaftarkan nama-nama anggota untuk direkomendasi mengikuti kegiatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Mereka yang akan mengikuti kegiatan, terlebih dahulu harus didaftarkan dan diketahui Kapolres Agam. Hal tersebut bersangkutan izin angkut senjata. Walaupun ini senjata olahraga, jenis senapan angin kaliber 4,5 mm tetapi ini tetap cukup berbahaya. Makanya perlu kita lakukan penertipan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sesuai aturan yang ada Perkap (Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia) nomor 8 tahun 2012, tentang pengawasan dan pengendalian senjata api untuk kepentingan olahraga. &#8220;Jadi harus mengikuti aturan hukum yang berlaku. Kira-kira demikian,&#8221; pungkas KBO Binmas Polres Agam tersebut (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hama-kera-resahkan-petani-maninjau-ini-langkah-pemerintah/">Hama Kera Resahkan Petani Maninjau, Ini Langkah Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Kecamatan Dilanda Hama Tupai, Masyarakat Harapkan Pemerintah Segera Bertindak</title>
		<link>https://prokabar.com/dua-kecamatan-dilanda-hama-tupai-masyarakat-harapkan-pemerintah-segera-bertindak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jan 2019 14:27:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hama]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=27997</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Para petani di Pasaman, terutama petani kakao, manggis, durian, jagung hingga sawit mulai panik tujuh keliling. Kenapa tidak, serangan hama tidak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dua-kecamatan-dilanda-hama-tupai-masyarakat-harapkan-pemerintah-segera-bertindak/">Dua Kecamatan Dilanda Hama Tupai, Masyarakat Harapkan Pemerintah Segera Bertindak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Para petani di Pasaman, terutama petani kakao, manggis, durian, jagung hingga sawit mulai panik tujuh keliling.</p>
<p>Kenapa tidak, serangan hama tidak habis-habisnya menyerang tanaman para petani. Mulai dari hama tupai hingga kera menjadi momok menakutkan para petani. Bisa-bisa menurun produksi dibuat serangan hama ini.</p>
<p>&#8220;Hama tupai yang tidak tahan kami akan serangannya, susah diusir. Kalau kera atau monyet bisa juga lah kita usir dengan meriam atau semacamnya, kalau tupai entahlah, habis gelagat kami dibuatnya,&#8221; kata salah satu pemerhati masyarakat, Saiful Amri.</p>
<p>Diakui Saiful Amri, serangan hama tupai paling banyak itu di Kecamatan Tigo Nagari dan Simpang Alahan Mati. Sebab di dua kecamatan ini, paling banyak petani kakao, manggis, durian dan sawit.</p>
<p>&#8220;Empat jenis tanaman ini, paling suka hama tupai. Kami berharap, Dinas Pertanian bisa mencari jalan keluar permasalahan ini. Seperti di Padang Pariaman, ada kegiatan berburu hama yang difasikitasi dinas setempat,&#8221; tutup Saiful Amri. (Ola)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dua-kecamatan-dilanda-hama-tupai-masyarakat-harapkan-pemerintah-segera-bertindak/">Dua Kecamatan Dilanda Hama Tupai, Masyarakat Harapkan Pemerintah Segera Bertindak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diserang Hama Tikus, Puluhan Hektar Padi Petani Bonjol Terancam Gagal Panen</title>
		<link>https://prokabar.com/diserang-hama-tikus-puluhan-hektar-padi-petani-bonjol-terancam-gagal-panen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Dec 2018 13:13:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hama]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=26475</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Diserang hama tikus, puluhan hektar padi milik para petani di Jorong Tanjung Alai, Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol terancam gagal panen. “Minggu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diserang-hama-tikus-puluhan-hektar-padi-petani-bonjol-terancam-gagal-panen/">Diserang Hama Tikus, Puluhan Hektar Padi Petani Bonjol Terancam Gagal Panen</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Diserang hama tikus, puluhan hektar padi milik para petani di Jorong Tanjung Alai, Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol terancam gagal panen.</p>
<p>“Minggu ini merupakan jadwal dipanennya padi para petani. Namun karena diserang hama tikus, kami terancam gagal panen,” kata Abil, (45), salah seorang petani di kawasan Tanjung Alai, Minggu (15/12).</p>
<p>Diakui Abil, selama ada serangan hama tikus dua tahun terakhir, serangan baru-baru ini merupakan yang paling ganas. Buktinya serangan juga menimpa para petani di Kecamatan<span class="Apple-converted-space">  </span>Bonjol hampir menyeluruh.</p>
<p>Tidak itu saja, diakui Abil, serangan hama kali ini sangat susah diberantas. Tikus-tikus tersebut seakan tidak mempan ketika dibasmi petani dengan obat hama yang ada.</p>
<p>“Hingga prustasinya kami dibuatnya. Kami berharap pemerintah nagari atau kabupaten membantu kami membasmi hama ini,&#8221; kata Abil.</p>
<p>Lebih lanjut, Abah, (60), petani lainnya menambahkan, selain serangan hama, padi yang telah masak juga terancam gagal panen dikarenakan tingginya curah hujan. Kawasan sawah yang seharusnya kering saat dipanen tergenang air hujan.</p>
<p>“Ada beberapa petak yang tidak diserang hama. Namun susahnya, ketika hendak dipanen keadaan sawah digenangi air. Proses panenpun terpaksa tertunda,” kata Abah.</p>
<p>Diakui abah, jika dibiarkan diserang hama dan tingginya curah hujan hal ini bisa menimbulkan panen yang gagal total. Untuk hal tersebut, Abah meminta agar instansi terkait yang bersangkutan dengan pengendali hama agar dapat membantu para petani. (Ola)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diserang-hama-tikus-puluhan-hektar-padi-petani-bonjol-terancam-gagal-panen/">Diserang Hama Tikus, Puluhan Hektar Padi Petani Bonjol Terancam Gagal Panen</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 42/152 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.017 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:14:11 by W3 Total Cache
-->