<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Google Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/google/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/google/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 May 2025 14:12:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>Google Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/google/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Perlu Buku, Internet Sudah Menjadi Guru</title>
		<link>https://prokabar.com/tak-perlu-buku-internet-sudah-menjadi-guru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 14:12:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#Buku]]></category>
		<category><![CDATA[#Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Baca Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=127428</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rian Hadi Putra Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Imam Bonjol Padang Tak bisa kita pungkiri, era digital telah mengubah hampir seluruh sektor kehidupan,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tak-perlu-buku-internet-sudah-menjadi-guru/">Tak Perlu Buku, Internet Sudah Menjadi Guru</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rian Hadi Putra<br />
</strong><strong>Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam<br />
</strong><strong>UIN Imam Bonjol Padang</strong></p>
<p>Tak bisa kita pungkiri, era digital telah mengubah hampir seluruh sektor kehidupan, termasuk di bidang informasi dan komunikasi. Kehadiran teknologi telah menggeser cara seseorang dalam mencari sumber informasi sebuah fenomena yang dikenal dengan istilah <em>Information-Seeking Behavior Change</em> atau perubahan perilaku dalam mencari informasi.</p>
<p>Namun, pertanyaannya adalah: apakah perubahan ini membuat seseorang menjadi lebih bijak dalam menyerap dan memilah informasi? Ataukah justru sebaliknya membuat kita semakin terjebak dalam arus informasi yang cepat namun dangkal?</p>
<p>Data dan fakta justru menunjukkan bahwa Indonesia masih tergolong sebagai negara dengan tingkat minat baca yang rendah. Survei bertajuk <em>Most Literate Nations in the World</em> tahun 2016 menempatkan Indonesia di peringkat ke-60 dari 61 negara dalam hal literasi membaca.</p>
<p>Survei dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) tahun 2017 pun menunjukkan hal serupa; frekuensi membaca masyarakat Indonesia rata-rata hanya tiga hingga empat kali per minggu, dengan durasi sekitar 30 hingga 59 menit per sesi. Jumlah buku yang dibaca dalam setahun pun terbilang minim, yakni hanya sekitar lima hingga sembilan buku.</p>
<p>Hal ini sejalan dengan pendapat Dosen Literasi Media UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Abdullah Khusairi, MA, bahwa membicarakan buku di tengah budaya baca yang rendah ibarat mencoba mengangkat batu besar seorang diri.</p>
<p>Budaya menghabiskan waktu berjam-jam di depan gawai telah menjauhkan masyarakat dari buku kecuali bagi segelintir orang yang memang penggila bacaan dan haus akan pengetahuan.</p>
<p>Siapa yang butuh guru atau buku tebal? Internet tahu segalanya bahkan hal-hal yang belum sempat kita tanyakan. Begitulah gambaran narasi sebagian orang yang sepenuhnya bergantung pada Google atau internet sebagai sumber informasi, tanpa proses verifikasi atau cek ulang.</p>
<p>Terlebih lagi, masyarakat Indonesia kini memiliki kebiasaan mengakses internet rata-rata selama tujuh jam per hari, melampaui angka global yang berkisar antara enam hingga tujuh jam, menurut data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI.</p>
<p>Tujuh jam bersama internet—apakah Indonesia sedang menuju negara maju, atau justru negara ‘mager’? Luar biasa, kita bukan sekadar pengguna, tetapi sudah layak disebut sebagai pejuang internet tanpa lelah, dari bangun tidur hingga mata benar-benar letih. <em>Scrolling</em> dianggap seni, <em>stalking</em> sudah seperti riset, dan membaca caption kini dianggap sebagai bentuk baru literasi.</p>
<p>Namun ironisnya, minat baca kita justru semakin merosot. Bukan karena masyarakat tidak membaca, tetapi karena yang dibaca hanyalah judul, potongan tangkapan layar tanpa sumber, atau kutipan motivasi dari akun-akun yang tidak memiliki kredibilitas sebagai literatur.</p>
<p>Dengan hanya menonton dua video singkat tentang “teori komunikasi”, misalnya, seseorang bisa merasa sudah cukup berpengetahuan. Lalu, dengan mudahnya, menganggap buku teori komunikasi setebal 500 halaman tak lebih dari sekadar pajangan di rak perpustakaan.</p>
<p>Memang benar, kita hidup di zaman yang serba cepat—namun pemahaman justru semakin menipis. Jangan sampai hampir seluruh waktu kita, dari 24 jam dalam sehari, dihabiskan hanya untuk berselancar di dunia maya. Akan jauh lebih bermanfaat jika kita mulai meluangkan waktu untuk membaca buku, yang sumber informasinya jelas, mendalam, dan terverifikasi.</p>
<p>Sebab, pada akhirnya, pertanyaan yang patut kita renungkan bukan lagi “berapa lama kita online?”, melainkan “berapa lama kita benar-benar berpikir, merenung, dan membaca—selain dari layar?”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tak-perlu-buku-internet-sudah-menjadi-guru/">Tak Perlu Buku, Internet Sudah Menjadi Guru</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nantikan! Roadshow Google for Education Bersama Kelas Juara Hadir di Tiga Kota</title>
		<link>https://prokabar.com/nantikan-roadshow-google-for-education-bersama-kelas-juara-hadir-di-tiga-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2021 16:28:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#education]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=98497</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Kelas Juara sebagai platform pendidikan dari PointStar akan berkolaborasi dengan Google Indonesia untuk mengadakan Roadshow Google for Education pada awal Januari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nantikan-roadshow-google-for-education-bersama-kelas-juara-hadir-di-tiga-kota/">Nantikan! Roadshow Google for Education Bersama Kelas Juara Hadir di Tiga Kota</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta,</strong> <strong>Prokabar</strong> &#8211; Kelas Juara sebagai platform pendidikan dari PointStar akan berkolaborasi dengan Google Indonesia untuk mengadakan Roadshow Google for Education pada awal Januari 2022 mendatang.</p>
<p>Roadshow ini merupakan workshop series untuk memperkenalkan Google for Education ke sekolah-sekolah di tiga kota. Yakni Jakarta, Bandung, dan Surabaya.</p>
<p>Dengan adanya roadshow ini, Kelas Juara bertujuan untuk memperkenalkan lebih dekat Google for Education serta fitur di dalamnya termasuk Google Workspace for Education dan Chrome for Education kepada para pelaku pendidikan dan pemangku kepentingannya.</p>
<p>&#8220;Workshop ini tidak hanya ditujukan kepada murid-murid, tetapi juga diprioritaskan untuk tenaga pendidik di sekolah masing-masing. Sehingga diharapkan bahwa nantinya sekolah sekolah di Indonesia akan siap untuk mengimplementasikan teknologi sebagai sarana penunjang proses belajar mengajar yang terkini,&#8221; ungkap Natanael Sibarani, General Manager PointStar Indonesia dalam keterangannya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-98498" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/12/SAVE_20211208_232602.jpg" alt="" width="1024" height="919" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/12/SAVE_20211208_232602.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/12/SAVE_20211208_232602-300x269.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/12/SAVE_20211208_232602-768x689.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p>
<p>Ditambahkan Natanael, Kelas Juara merupakan wadah bagi para pendidik dan siswa untuk berkolaborasi dalam sebuah platform komunitas daring untuk membahas perkembangan terbaru seputar teknologi pendidikan. Sehingga transformasi teknologi pendidikan yang pesat harusnya dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah di Indonesia untuk mempersiapkan siswanya menjadi SDM Indonesia yang tangguh di masa depan.</p>
<p>&#8220;Penerapan teknologi pendidikan dari Google melalui Google for Education dapat menjawab tantangan ini secara lugas. Fitur-fitur Google for Education didesain untuk menciptakan collaborative environment yang produktif bukan hanya antara siswa dengan siswa, namun juga antara pendidik dan siswanya. Masa depan kita adalah mengenai kolaborasi. Kami sangat bangga bisa melibatkan Kelas Juara untuk membawa Roadshow Google for Education ini ke sekolah-sekolah di Indonesia,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Dengan mengikuti workshop ini, peserta tak hanya akan mendapatkan pengetahuan baru tentang berbagai macam produk Google for Education, tetapi juga berkesempatan untuk mendapatkan Sertifikat Partisipasi dan Merchandise Kit yang pasti menarik.</p>
<p>&#8220;Roadshow ini akan hadir pembicara yang memiliki pemahaman dan pengalaman dalam implementasi Google for Education, baik dari tim PointStar yang sudah bersertifikasi Google Educator Level 1 &amp; 2, tim Google Indonesia maupun penyedia Chromebook. Kelas Juara bekerjasama dengan Google Indonesia berkomitmen untuk membantu sekolah-sekolah di Indonesia untuk bertransformasi secara mudah ke era digital,&#8221; tandasnya. <strong>(beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/nantikan-roadshow-google-for-education-bersama-kelas-juara-hadir-di-tiga-kota/">Nantikan! Roadshow Google for Education Bersama Kelas Juara Hadir di Tiga Kota</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lanjutkan Strategi Transformasi Digital &#038; Melayani Pelanggan, XL Axiata Gandeng Google Cloud</title>
		<link>https://prokabar.com/lanjutkan-strategi-transformasi-digital-melayani-pelanggan-xl-axiata-gandeng-google-cloud/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2020 04:01:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#googlecloud]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#XL]]></category>
		<category><![CDATA[#xlaxiata]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=69091</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — PT XL Axiata Tbk ​dan ​Google Cloud ​hari ini mengumumkan dua inisiatif kemitraan strategis untuk melanjutkan perjalanan transformasi digital perusahaan telekomunikasi terkemuka...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lanjutkan-strategi-transformasi-digital-melayani-pelanggan-xl-axiata-gandeng-google-cloud/">Lanjutkan Strategi Transformasi Digital &amp; Melayani Pelanggan, XL Axiata Gandeng Google Cloud</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>PT XL Axiata Tbk ​dan ​Google Cloud ​hari ini mengumumkan dua inisiatif kemitraan strategis untuk melanjutkan perjalanan transformasi digital perusahaan telekomunikasi terkemuka ini sambil melayani kebutuhan yang terus berubah dari jutaan perusahaan yang menjadi bagian dari ekonomi Indonesia yang sedang beralih secara pesat ke digital.</p>
<p>Melanjutkan strategi ​hybrid-cloud ​XL Axiata dengan Anthos ​Dengan target untuk mengalihkan 70% beban kerjanya ke ​cloud d​ alam tiga tahun ke depan, XL Axiata telah mengadopsi platform manajemen aplikasi modern dari Anthos-Google Cloud untuk mengotomatisasi, mengelola, dan menskalakan beban kerja di lingkungan hybrid/multi-cloud​-nya secara aman dan konsisten.</p>
<p>Google Cloud Anthos memungkinkan perusahaan untuk membangun dan mengelola aplikasi berbasis Kubernetes, baik yang ada di pusat data lokal, Google Cloud, atau solusi ​cloud lainnya, tanpa perlu modifikasi.<br />
Dengan memigrasikan platform layanan mikronya ke Google Cloud dan menghadirkan Google Kubernetes Engine (GKE) Anthos di pusat data lokalnya, XL Axiata mampu memperluas kapabilitas ​cloud ​di sumber daya yang dimilikinya, baik yang lokal atau berbasis ​cloud,​ secara ekonomis.</p>
<p>XL Axiata juga berencana untuk mengimplementasikan platform analisis data Google Cloud yang bisa diskalakan untuk menyempurnakan pengalaman pelanggan melalui teknologi berbasis data dan ​AI (​ kecerdasan buatan).</p>
<p>Peluncuran region GCP Google Cloud di Jakarta akan memampukan XL Axiata untuk menyimpan, memproses, dan menganalisis data secara real time ​dan lokal untuk melayani pelanggan lama dan yang baru di Indonesia dengan lebih baik.</p>
<p>“XL Axiata berkomitmen untuk memodernisasi infrastruktur kami demi meningkatkan fleksibilitas bisnis dan mempercepat ​deployment ​aplikasi. Anthos sangat ideal bagi kami karena memungkinkan kami mengadopsi kontainer sekaligus memungkinkan Google, pemimpin di teknologi Kubernetes, melakukan pengelolaan infrastruktur kontainer bagi kami,” kata Yessie D Yosetya, Chief Information and Digital Officer XL Axiata, Selasa (9/6).</p>
<p>Konektivitas bagi bisnis di Indonesia dengan Layanan Interkoneksi Partner ​Di hari ini, kedua perusahaan sekaligus mengumumkan bahwa XL Axiata juga telah menjadi<br />
Partner Interkoneksi Google Cloud. Dengan ini keduanya akan bisa menyajikan konektivitas berkecepatan tinggi, layanan ​cloud​, dan peluang pertumbuhan digital terbaik bagi pelanggan di Indonesia, dengan kemampuan transfer data yang andal antara kelima pusat data XL Axiata dan jaringan global Google.</p>
<p>Dengan semakin banyaknya bisnis di Indonesia yang berupaya mengadopsi strategi ​cloud untuk meraih keandalan, ketahanan, dan perlindungan data, koneksi langsung dari layanan Interkoneksi Partner memberikan jaminan performa yang terbaik. Melalui Interkoneksi Partner, traffic a​ ntara jaringan lokal dan Google Cloud tidak melewati jaringan internet publik, melainkan diarahkan melalui jalur langsung di jaringan milik XL Axiata. Ini mengurangi jumlah titik rawan di mana ​traffic ​biasanya berpotensi tidak tersampaikan atau mengalami gangguan, serta menawarkan keuntungan berupa fungsionalitas keamanan dan pengelolaan yang lebih baik.</p>
<p>“Penyedia layanan di seluruh dunia sedang melakukan transformasi yang berpusat pada teknologi ​cloud a​ gar bisa menyajikan layanan, peluang pendapatan, dan pengalaman pengguna yang baru. Dengan Anthos, kami menyediakan platform yang konsisten bagi XL Axiata untuk menyebarkan beban kerja baik secara lokal maupun di ​cloud ​sehingga bisa mempercepat transformasi digitalnya. Kolaborasi kami dalam Interkoneksi Partner juga akan memungkinkan perusahaan besar maupun kecil di Indonesia untuk mendapatkan akses ke konektivitas berkecepatan tinggi untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang sebelumnya tidak dimungkinkan. Ini benar-benar kerja sama yang saling menguntungkan dengan XL Axiata,” kata Megawaty Khie, Country Director Google Cloud di Indonesia. (<strong>rel</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lanjutkan-strategi-transformasi-digital-melayani-pelanggan-xl-axiata-gandeng-google-cloud/">Lanjutkan Strategi Transformasi Digital &amp; Melayani Pelanggan, XL Axiata Gandeng Google Cloud</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia Media Sosial Baru Buatan Google</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-dia-media-sosial-baru-buatan-google/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2019 04:20:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mediasosial]]></category>
		<category><![CDATA[#Medsos]]></category>
		<category><![CDATA[#shoelace]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=41928</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Google terus bereksperimen dengan produk dan layanan baru. Padahal, raksasa search engine itu baru-baru ini telah mendepak jejaring sosial Google+ setelah beberapa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-media-sosial-baru-buatan-google/">Ini Dia Media Sosial Baru Buatan Google</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Google terus bereksperimen dengan produk dan layanan baru. Padahal, raksasa search engine itu baru-baru ini telah mendepak jejaring sosial Google+ setelah beberapa tahun tidak memperlihatkan perkembangan yang signifikan jika dibandingkan Facebook atau Twitter.</p>
<p>Terkait dengan hal itu, sepertinya Google tidak bisa menahan diri dan kini mereka telah membuat media sosial baru. Ya! Google baru saja meluncurkan jejaring sosial yang dikenal dengan sebutan Shoelace. Ini adalah upaya Google kesekian kalinya untuk mencoba peruntungan di ruang sosial.</p>
<p>Setelah menghentikan Google+ pada bulan April 2019 lalu, Google sekali lagi kembali ke titik awal lewat Shoelace. Nama jejaring sosial tersebut lebih berbicara tentang berbagai fiturnya untuk “menyatukan orang”. Ini didasarkan pada kegiatan dan acara yang terjadi di dekat atau di sekitar kota kalian tinggal.</p>
<p>Disebutkan oleh Google bahwa Shoelace bertujuan untuk “mengisi kehidupan sosial kalian” dengan kemampuan untuk melakukan sesuatu dengan orang lain yang memiliki minat yang sama. Ya! Ini menjadi sebuah platform baru bagi pengguna Google yang memiliki kepentingan bersama.</p>
<p>Pengguna pun dapat mengatur dan berpartisipasi dalam acara, yang disebut “Loop“. Aplikasi hyperlocal agak mirip dengan Facebook Event. Bisa dibilang, Shoelace adalah media sosial yang berguna bagi kalian yang baru saja pindah ke sebuah kota yang baru dan ingin berkenalan dengan orang-orang di sekitar.</p>
<p>Shoelace sendiri adalah produk yang keluar dari bengkel Google bersama Area 120, yang bertujuan untuk memfasilitasi koneksi dunia nyata. Berbeda dengan media sosial lainnya, Google meluncurkan layanan barunya ini dalam skala yang lebih kecil.</p>
<p>Untuk saat ini, Shoelace terbatas untuk diuji di kota New York, Amerika Serikat. Pengembang berencana untuk memboyong media sosial ini ke sejumlah kota lainnya. Sayangnya, Google belum mau menginformasikan lebih lanjut kota-kota mana saja yang nantinya bakal disambangi oleh Shoelace. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<div>Via: <i>Droidlime / <a href="https://www.gizmochina.com/2019/07/13/google-introduced-shoelace-a-new-social-network-to-tie-people-together/" target="_blank" rel="external nofollow noopener">Gizmochina </a></i></div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-media-sosial-baru-buatan-google/">Ini Dia Media Sosial Baru Buatan Google</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akhirnya, Huawei Bisa Pakai Andorid Lagi</title>
		<link>https://prokabar.com/akhirnya-huawei-bisa-pakai-andorid-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jul 2019 01:25:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#DonaldTrump]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#huawei]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Android]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=40855</guid>

					<description><![CDATA[<p>Osaka, Prokabar — Sempat terancam tak bisa pakai sistem operasi android, kini tampaknya masih ada harapan bagi Huawei untuk memakai OS tersebut di smartphone terbarunya. Kabar tersebut datang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/akhirnya-huawei-bisa-pakai-andorid-lagi/">Akhirnya, Huawei Bisa Pakai Andorid Lagi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Osaka, Prokabar — </strong>Sempat terancam tak bisa pakai sistem operasi android, kini tampaknya masih ada harapan bagi Huawei untuk memakai OS tersebut di smartphone terbarunya.</p>
<p>Kabar tersebut datang dari mulut Donald Trump Presiden Amerika Serikat. Hadir dalam pertemuan G-20 di Osaka, Jepang, Trump menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan Amerika Serikat kini boleh kembali berbisnis dengan Huawei.</p>
<p>&#8220;Atas permintaan dari perusahaan kelas atas kami (AS), dan Presiden Xi, saya setuju untuk mengizinkan perusahaan China, Huawei untuk membeli produk dari mereka,&#8221; kata Trump.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa produk yang dijual ke Huawei adalah produk yang tidak memiliki efek untuk menimbulkan isu-isu keamanan nasional.</p>
<p>Lewat pernyataannya itu, ia juga menyebutkan bahwa Huawei pun kini diizinkan kembali untuk menjual seluruh produknya di Amerika Serikat. Kendati begitu, Huawei masih belum dihapus dari daftar Entity List atau daftar merek yang tidak boleh bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat.</p>
<p>Disisi lain, Trump juga masih terus membicarakan nasib Huawei dengan Presiden Cina, Xi Jinping. Orang nomor satu di Amerika Serikat tersebut menjelaskan bahwa keputusan yang ia ambil bakal dibicarakan kemudian dalam rapat yang akan digelar mulai pekan depan.</p>
<p>“Tentun saja kami bakal membahas permasalahan Huawei di akhir pertemuan ini. Selain itu, kami juga akan terus melihat apa yang akan terjadi dengan perjanjian perdagangan yang disepakati oleh kedua belah pihak nantinya, pungkas Trump.</p>
<p>Seperti yang kita tahu, perang dagang antara Amerika Serikat dengan Cina berdampak serius terhadap bisnis Huawei di Negeri Paman Sam. Di bawah kepemimpinannya, Trump mengajak perusahaan-perusahaan Amerika Serikat untuk tidak lagi bergandengan tangan dengan Huawei.</p>
<p>Google, salah satu raksasa di industri teknologi adalah perushaan yang mengikuti kebijakan Trump untuk tidak lagi bekerja sama dengan Huawei. Hal ini berdampak pada larangan Huawei untuk menggunakan sistem operasi Android dan layanan lainnya yang dibangun oleh Google.</p>
<p>Tidak hanya Google, perusahaan berbasis teknologi asal Amerika Serikat lainnya, seperti ARM dan Facebook pun juga mengikuti kebijakan yang diputuskan oleh Trump. Tentu saja ini membuat Huawei tidak begitu leluasa untuk menjalankan bisnisnya. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/akhirnya-huawei-bisa-pakai-andorid-lagi/">Akhirnya, Huawei Bisa Pakai Andorid Lagi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AJI dan Google Latih 25 Jurnalis Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/aji-dan-google-latih-25-jurnalis-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Oct 2018 04:39:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#aji]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20583</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Sebanyak 25 jurnalis di Sumatra Barat berlatih menggunakan berbagai tools untuk memverifikasi informasi hoaks yang banyak beredar di internet, selama dua...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aji-dan-google-latih-25-jurnalis-sumbar/">AJI dan Google Latih 25 Jurnalis Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Sebanyak 25 jurnalis di Sumatra Barat berlatih menggunakan berbagai tools untuk memverifikasi informasi hoaks yang banyak beredar di internet, selama dua hari pada Sabtu dan Minggu (6 hingga 7 Oktober 2018).</p>
<p>Pelatihan bertajuk &#8216;Google News Initiative Network&#8217; yang digelar oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bersama Google dan Internews di Hotel Pangeran Beach Padang itu merupakan rangkaian kegiatan serupa di 30 kota di seluruh Indonesia, selama 2018.</p>
<p>Sehari sebelum pelatihan untuk jurnalis, juga digelar &#8216;Workshop Hoax Busting and Digital Hygiene&#8217; untuk mahasiswa, aktivis dan kalangan masyarakat sipil di Universitas Negeri Padang (UNP).</p>
<p>&#8220;Di tengah arus informasi yang begitu deras di media sosial hari ini, para jurnalis bisa menggunakan berbagai tools di internet sebagai alat verifikasi untuk kepentingan karya jurnalistik,&#8221; kata Ketua AJI Padang Andri El Faruqi, dalam rilis yang diterima Senin (8/10).</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, bersama trainer Ocha Mariadi dan Hendra Makmur, para jurnalis berdiskusi dan berlatih bersama mengenal misinformasi dan disinformasi, memverifikasi berbagai konten di internet, audit sosial, verifikasi lokasi dan waktu serta bagaimana keselamatan dan keamanan di dunia digital.</p>
<p>&#8220;Selain pelatihan untuk jurnalis dan masyarakat di 30 kota, kegiatan ini juga sudah dilaksanakan di beberapa kantor redaksi media di Jakarta dan beberapa kota lainnya,&#8221; kata Geril Dwira, program officer AJI Indonesia.</p>
<p>Dalam keterangan resminya, Google merilis telah melatih lebih dari 250 ribu jurnalis secara online maupun tatap muka di seluruh dunia. Di Indonesia melalui Program &#8216;Google News Lab Training Network&#8217; bersama AJI dan Internews ditargetkan melatih 1.000 jurnalis selama 2018.</p>
<p>Di tengah dunia yang dibanjiri informasi, menurut google, jurnalisme data adalah kunci untuk menyaring kejelasan dari kekacauan. Jurnalisme data adalah tantangan bagi reporter tanpa latar belakang di bidang data, sehingga google memperluas News Lab University Network, suatu jaringan sekolah jurnalisme untuk mengembangkan dan berbagi best practices dan pendekatan-pendekatan baru untuk pendidikan jurnalisme. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aji-dan-google-latih-25-jurnalis-sumbar/">AJI dan Google Latih 25 Jurnalis Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren, Danau Toba Kini Hadir di Google Street View Special Collect</title>
		<link>https://prokabar.com/keren-danau-toba-kini-hadir-di-google-street-view-special-collect/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2018 00:39:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#danautoba]]></category>
		<category><![CDATA[#googlestreet]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Medan]]></category>
		<category><![CDATA[#sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=19460</guid>

					<description><![CDATA[<p>Medan, Prokabar — Menyambut Hari Pariwisata Dunia pada 27 September 2018, Layanan Google Street View Special Collect Danau Toba resmi diluncurkan di Hotel Niagara, Kabupaten...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-danau-toba-kini-hadir-di-google-street-view-special-collect/">Keren, Danau Toba Kini Hadir di Google Street View Special Collect</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Medan, Prokabar — </strong>Menyambut Hari Pariwisata Dunia pada 27 September 2018, Layanan Google Street View Special Collect Danau Toba resmi diluncurkan di Hotel Niagara, Kabupaten Simalungun, Selasa (25/9) kemarin dan dihadiri langsung petinggi Google Asia Pacific maupun Google Indonesia.</p>
<p>Badan Pelaksana Otorita Danau Toba menyebutkan, prosesnya sendiri sudah berlangsung lebih dari satu bulan lalu sejak Agustus 2018, sedangkan proses pengambilan gambar dan editing Street View di salah satu kawasan wisata unggulan Indonesia ini bisa dikatakan berjalan sangat baik dan cepat karena didukung oleh peralatan sensor berteknologi tinggi dan mutakhir yang spesial digunakan untuk merekam keindahan Destinasi Dunia yaitu Danau Toba.</p>
<p>Danau Toba yang adalah Danau Vulkanik terbesar di dunia saat ini sudah bisa dinikmati langsung oleh siapa saja dan dari mana saja menggunakan sudut pandang virtual 360 derajat.</p>
<p>Google bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia akan meningkatkan promosi destinasi kelas dunia yang ada di Indonesia kepada pengguna Internet, calon wisatawan dan investor supaya tertarik datang dan melihat langsung keindahan alam, keunikan budaya dan masyarakat yang ada di destinasi ini.</p>
<p>Sebelumnya, Google Street View juga telah meluncurkan gambar dari sejumlah destinasi wisata di beberapa wilayah Indonesia, seperti Candi Borobudur (versi video Borobudur), Candi Prambanan, Batu Boko, Mendut, Pawon, Sari, Kalasan, Sewu. Selain itu ada pula pengambilan gambar untuk Museum, di antaranya Museum Nasional, dan Situs Purba Sangiran. Bahkan untuk Kawasan Wisata bawah air yang terkenal di Raja Ampat, Papua Barat telah dilakukan pengambilan gambar Underwater Street View.</p>
<p>Pemerintah menyambut baik Layanan Street View Special Danau Toba ini. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Arie Prasetyo mengungkapkan kekagumannya akan hasil yang memuaskan dari layanan Street View ini. “Layanan baru ini sangat menguntungkan Destinasi Danau Toba dan masyarakat sekitar yang terekam dengan baik dan detail sekali. User dapat menikmati virtual reality ini secara langsung seakan-akan berada disana,&#8221; katanya.</p>
<p>Menteri Pariwisata Arief Yahya, mengapresiasi inisiasi Google yang terus menjadikan destinasi wisata Indonesia mudah diakses secara virtual. “Kami senang Google memilih Danau Toba sebagai salah satu lokasi Street View Special Collect yang mampu menyuguhkan keindahan panorama Danau Toba ke seluruh dunia,&#8221; kata Menpar.</p>
<p>Menpar juga yakin Street View akan ikut membantu meningkatkan pariwisata Indonesia di mata dunia sehingga wisatawan atau investor pun tidak merasa ragu lagi untuk berwisata dan berinvestasi ke Danau Toba.</p>
<p>“Kami berharap supaya ini akan meningkatkan jumlah wisatawan ke Danau Toba, yang telah ditetapkan sebagai salah satu dari 10 destinasi prioritas di Indonesia,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, Danau Toba dan sekitarnya wajib dilihat oleh semua orang dan sekarang mereka bisa menikmatinya melalui Google Street View. &#8220;Kami juga sangat senang Google turut mendorong dan melatih UKM di Danau Toba untuk lebih go digital yang pada ujungnya dapat memberikan dampak positif kepada perkembangan sektor pariwisata di Danau Toba,” tutup Menpar. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-danau-toba-kini-hadir-di-google-street-view-special-collect/">Keren, Danau Toba Kini Hadir di Google Street View Special Collect</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Google Akhirnya Rilis Android Pie</title>
		<link>https://prokabar.com/google-akhirnya-rilis-android-pie/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2018 02:23:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#android P]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[Android]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=15725</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Google secara resmi meluncurkan sistem operasi terbarunya dengan nama Android Pie. Pembaruannya siap meluncur dalam bentuk Stable Version dan akan tersedia untuk...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/google-akhirnya-rilis-android-pie/">Google Akhirnya Rilis Android Pie</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Google secara resmi meluncurkan sistem operasi terbarunya dengan nama Android Pie. Pembaruannya siap meluncur dalam bentuk Stable Version dan akan tersedia untuk di-download segera di perangkat Pixel.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Selanjutnya, perangkat dari OEM yang masuk ke dalam program Beta bersama Google akan mendapatkan pembaruannya sekitar bulan September atau Oktober tahun ini. Android Pie adalah rilis utama Android ke-9 dan bakal menjadi penerus Android Oreo yang diperkenalkan pada tahun lalu.</p>
<p>Dilansir dari GSMArena, Android 9 Pie memiliki sejumlah pembaruan dan fitur baru yang sangat berkaitan erat dengan teknologi machine learning untuk membuat smartphone menjadi lebih pintar.</p>
<p>Fitur Slice memungkinkan Anda melakukan pencarian lebih cepat. Misalnya, jika Anda mencari Lift di aplikasi Google.</p>
<p>Lift akan menampilkan Slice dengan opsi untuk masuk ke Rumah atau Kantor. Anda dapat tap untuk meminta taksi secara cepat ke lokasi tersebut.</p>
<p>Fitur baru yang diusung Android Pie ini salah satunya adalah Adaptive Battery. Fitur ini mampu mendeteksi aplikasi yang sedang digunakan dan menguras daya baterai. Setelah mendeteksi, fitur ini akan memberikan pilihan kepada Anda untuk menghemat daya.</p>
<p>Fitur Adaptive Brightness secara otomatis menyesuaikan kecerahan layar ponsel dimanapun Anda berada. Android Pie juga memperkenalkan navigasi sistem baru.</p>
<p>Tiga tombol di bagian bawah sekarang digantikan oleh dua tombol dengan mode Overview. Penggunaan mode ini cukup simpel, hanya dengan swipe dari atas ke bawah untuk aplikasi apa pun.</p>
<p>Tampilan notifikasinya pun telah diperbarui. Terlihat ikon lingkaran baru dan preview diperluas untuk pesan dengan opsi smart reply.</p>
<p>Android 9 Pie baru tersedia untuk perangkat Pixel secara global. Jika ponsel Pixel belum mendapatkan update Android 9 Pie, mungkin Anda bisa cek di menu setting. Sementara smartphone Android lainnya akan mendapatkan update Android 9 Pie sebelum akhir musim gugur tahun ini.<b> (*/hdp)</b></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>sumber : <i>GSMArena/Droidlime/Seluler</i></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/google-akhirnya-rilis-android-pie/">Google Akhirnya Rilis Android Pie</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pistachio Ice Cream, Sebagai Android P ?</title>
		<link>https://prokabar.com/pistachio-ice-cream-sebagai-android-p/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jul 2018 22:01:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Android]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=13200</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Google dilaporkan segera menggulirkan update sistem operasi Android terbaru penerus Android Oreo. Seperti yang sudah dilakukan pada sistem operasi sebelumnya yang menggunakan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pistachio-ice-cream-sebagai-android-p/">Pistachio Ice Cream, Sebagai Android P ?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Google dilaporkan segera menggulirkan update sistem operasi Android terbaru penerus Android Oreo.</p>
<p>Seperti yang sudah dilakukan pada sistem operasi sebelumnya yang menggunakan nama makanan penutup. OS berikutnya pun, Google disebut-sebut akan menggunakan nama makanan sejenis.</p>
<p>Beberapa waktu lalu berhembus kabar kalau nama OS berikutnya adalah</p>
<p>Pistachio Ice Cream (es krim kacang pistachio). Namun saat itu, tidak ada informasi lebih jauh mengenai informasi itu.</p>
<p>Kabar lain juga menyebutkan nama Pistachio Ice Cream ini belum tentu akan digunakan Google untuk Android P versi konsumen, saat dirilis resmi nanti.</p>
<p>Hal sama juga dilakukan Google, perusahaan ini pun secara spesifik belum menginformasi secara detail mengenai informasi tersebut.</p>
<p>Namun kabar baru kembali mencuat mengenai Pistachio. Dilaporkan BGR,</p>
<p>nama Android generasi selanjutnya atau Android 9.0 muncul yang diungkap oleh karyawan Huawei, menurut situs web Polandia Tabletowo.</p>
<p>Hal ini mencuat kembali, ketika menanggapi pertanyaan tentang jalur peningkatan untuk Huawei P9 Lite, customer representative menamakan Android 9.0 sebagai Android Pistachio.</p>
<p>Perlu diketahui, Google menggunakan nama makanan manis dengan awalan yang sesuai abjad. Mulai dari Android Cupcake (Android C) hingga terakhir Oreo (Android O). (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>via : <i>Seluler</i></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pistachio-ice-cream-sebagai-android-p/">Pistachio Ice Cream, Sebagai Android P ?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 40/173 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.038 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 02:29:49 by W3 Total Cache
-->