<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#gizi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/gizi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/gizi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jul 2021 02:28:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#gizi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/gizi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ahli Gizi SPH. Begini Cara Sehat Mengolah Daging Kurban Agar Tetap Sehat di Masa Pandemi</title>
		<link>https://prokabar.com/ahli-gizi-sph-begini-cara-sehat-mengolah-daging-kurban-agar-tetap-sehat-di-masa-pandemi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2021 02:26:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#DagingKurban]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#gizi]]></category>
		<category><![CDATA[#IdulAdha]]></category>
		<category><![CDATA[#PTSemenPadang]]></category>
		<category><![CDATA[#SPH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=91382</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Padang, Prokabar- Kepala Ruangan Gizi Semen Padang Hospital (SPH) Yusminatati, S.Gz mengungkapkan, ada cara sehat yang mesti diketahui masyarakat dalam mengolah dan mengonsumsi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ahli-gizi-sph-begini-cara-sehat-mengolah-daging-kurban-agar-tetap-sehat-di-masa-pandemi/">Ahli Gizi SPH. Begini Cara Sehat Mengolah Daging Kurban Agar Tetap Sehat di Masa Pandemi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Kepala Ruangan Gizi Semen Padang Hospital (SPH) Yusminatati, S.Gz mengungkapkan, ada cara sehat yang mesti diketahui masyarakat dalam mengolah dan mengonsumsi daging kurban agar tetap sehat dimasa pandemi.</p>
<p>&#8220;Yang pertama yang mesti diketahui saat akan mengolah daging kurban yakni mengetahui kesegarannya. Yang mencirikan daging kurban itu segar yakni dagingnya bewarna kemerahan, baunya segar, teksturnya kenyal dan padat. Biasanya kalau untuk daging kurban itu termasuk segar, karena baru dilakukan penyembelihan,&#8221; jelas ahli gizi yang kerap disapa Uti ini.</p>
<p>Kemudian, untuk mereka yang menerima daging dari panitia, Uti mengimbau agar membersihkan daging tersebut sampai bersih sebelum diolah untuk dimasak.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya sesuatu yang diolah sebaiknya memang harus dicuci dahulu agar terhindar dari kontaminasi bakteri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Jika terlalu banyak dan ingin diolah menjadi masakan tidak pada hari tersebut, ia juga menyampaikan jika terlihat kotor seperti terkena pasir dan sebagainya baiknya daging hendaknya dibersihkan dahulu.</p>
<p>Kemudian daging dipotong-potong sesuai porsinya dan dimasukkan kedalam plastik yang kedap udara, porsi penyimpan untuk satu kali pengolahan. Lalu masukkan ke freezer dengan suhu -18 derajat celcius. Penyimpanan dengan cara itu bisa membuat daging tahan sampai 1 tahun.</p>
<p>&#8220;Daging sebenarnya sangat dibutuhkan tubuh, namun bisa jdi pemicu penyakit apabila tidak tepat dalam pengolahannya,&#8221; katanya.</p>
<p>Oleh karena itu lanjutnya, untuk pengolahan yang tepat sebaiknya daging direbus dahulu agar mengurangi senyawa radikal bebas. Senyawa radikal bebas seperti penyempitan pembuluh darah dan bisa ke hipertensi dan stroke, sehingga untuk mengurangi resiko tersebut lakukan pengolahan dengan direbus.</p>
<p>&#8220;Namun jika memang ingin seperti direndang, karena orang padang kebiasaan bikin rendang ya, maka sebaiknya santan jangan terlalu banyak dan jangan sering dipanaskan. Karena hal itu dapat memicu penyakit,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, Uti mengungkapkan bahwa daging dapat memperkuat imun tubuh, apalagi hal itu dibutuhkan ditengah kondisi pandemi saat ini. Daging mengandung banyak manfaat yang baik untuk tubuh seperti memiliki protein tinggi, zinc serta vitamin B12.</p>
<p>&#8220;Nah agar daging bermanfaat bagi tubuh batasilah konsumsi daging kurban tersebut, sebaiknya hanya 65 gram perhari. Jadi untuk seminggu konsumsinya dibatasi sebanyak 350-500 gram saja untuk tiap orang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ditengah suasana Lebaran Idul Adha ini, Uti mengimbau agar masyarakat tidak berlebihan mengonsumsi daging kurban. Ia juga mengingatkan agar saat makan imbangi dengan serat seperti sayur dan buah buahan.</p>
<p>&#8220;Dan jangan lupa untuk selalu tetap menjaga protokol kesehatan agar kita semua sehat dan tidak terpapar COVID-19,&#8221; tutupnya. <strong>(rls/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ahli-gizi-sph-begini-cara-sehat-mengolah-daging-kurban-agar-tetap-sehat-di-masa-pandemi/">Ahli Gizi SPH. Begini Cara Sehat Mengolah Daging Kurban Agar Tetap Sehat di Masa Pandemi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ahli Gizi SPH: Asupan Gizi Pengaruhi Kesehatan Tubuh</title>
		<link>https://prokabar.com/ahli-gizi-sph-asupan-gizi-pengaruhi-kesehatan-tubuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2021 13:17:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#gizi]]></category>
		<category><![CDATA[#SPH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=83084</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Padang, Prokabar- Asupan gizi adalah hal yang sangat penting namun sering diabaikan oleh banyak orang. Ada banyak hal yang sebenarnya harus diketahui mengenai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ahli-gizi-sph-asupan-gizi-pengaruhi-kesehatan-tubuh/">Ahli Gizi SPH: Asupan Gizi Pengaruhi Kesehatan Tubuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Asupan gizi adalah hal yang sangat penting namun sering diabaikan oleh banyak orang. Ada banyak hal yang sebenarnya harus diketahui mengenai asupan gizi agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari penyakit.</p>
<p>Kepala Ruangan Gizi Semen Padang Hospital (SPH) Yusminatati, S.Gz mengungkapkan kondisi gizi yang tidak optimal dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan kondisi kesehatan yang buruk, serta meningkatkan resiko penyakit infeksi, dan penyakit tidak menular seperti penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan pembuluh darah, hipertensi dan stroke), diabetes serta kanker.</p>
<p>“Asupan gizi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan, terutama di masa pandemik ini, dimana ada virus yang dapat menyerang saat tubuh berada dalam kondisi yang tidak baik,” ujar Yusminatati yang kerap disapa Utie ini.</p>
<p>Ia menjelaskan, bahkan asupan nutrisi sudah harus diperhatikan sejak 1.000 hari pertama kehidupan (dimulai dari kandungan) terhitung dari proses pembuahan hingga anak berusia 2 tahun sangatlah penting. 1.000 hari pertama adalah periode unik ketika fondasi kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan saraf yang optimal di seluruh umur ditetapkan. Jika kebutuhan nutrisi tersebut tidak dipenuhi, maka beresiko akan menyebabkan anak yang dilahirkan menjadi “Stunting”.</p>
<p>Stunting (malnutrisi) merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Status gizi buruk pada ibu hamil dan bayi menjadi faktor utama yang menyebabkan anak balita mengalami stunting.</p>
<p>“Karena itu penting untuk mengetahui bagaimana asupan nutrisi yang cukup untuk kebutuhan, agar tidak mempengaruhi juga generasi penerus bangsa,” kata ahli gizi yang merupakan lulusan Universitas Perintis Indonesia ini.</p>
<p>Selain gejala stunting pada anak, tanda dari seseorang memiliki asupan gizi yang tidak bagus yakni kurangnya nafsu atau selera makan (selain diet) selama 2 minggu berturut-turut, mudah kelelahan, gelisah, kurang semangat dalam menjalani aktivitas dan terjadinya penurunan berat badan yang cukup signifikan sehingga tidak sesuai dengan acuan berat badan optimal dengan tinggi badan yang dimiliki.</p>
<p>Ia mengimbau, jika seseorang telah mengalami gejala tersebut, sebaiknya tidak usah menunda untuk segera melakukan pemeriksaan gizi ke fasilitas kesehatan yang ada.</p>
<p>“Sebenarnya ada banyak hal yang mempengaruhi pola asupan gizi di masyarakat, yakni seperti pengetahuan, ekonomi, sosial dan budaya. Hal tersebut dapat menentukan bagaimana asupan gizi dirinya dan keluarganya yang tentunya dapat berdampak pada kesehatannya,” jelasnya lagi.</p>
<p>Menurutnya, pengetahuan yang bagus dari orang tua yang membesarkan anak-anaknya, secara tidak langsung juga akan memberikan pemahaman yang bagus juga pada anaknya jika tidak tinggal lagi bersama orang tuanya.</p>
<p>Ekonomi dari suatu keluarga juga berpengaruh cukup besar dalam menjaga asupan gizi tiap anggota keluarganya. Ketika kondisi keuangan yang dimiliki bagus, tentunya orang tuanya dapat memenuhi nutrisi yang dibutuhkan anaknya dalam masa tumbuh kembangnya.</p>
<p>Kemudian, sosial atau budaya juga mempengaruhi asupan gizi tiap orang. Ketika lingkungan seseorang membuatnya menjadi suka mengonsumsi makanan cepat saji/junk food, maka dia akan terbiasa dengan makanan tersebut, padahal makanan tersebut tidak memenuhi gizi seimbang yang dibutuhkan tubuh.</p>
<p>“Gizi Seimbang adalah susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan memantau berat badan secara teratur dalam rangka mempertahankan berat badan normal untuk mencegah masalah gizi,” katanya lagi.</p>
<p>Ia menekankan, hal yang perlu juga diingat bahwa semua zat gizi penting untuk pertumbuhan, terutama protein, dan mikronutrien antara lain zinc, yodium, zat besi, vitamin A, vitamin D, vitamin B12, asam folat. Kebutuhan energi harus tercukupi agar protein tidak dimanfaatkan sebagai sumber energi oleh tubuh dan bisa digunakan untuk pertumbuhan. Selain jumlah yang cukup, perlu diperhatikan kualitas dan keberagaman jenisnya agar zat gizi yang terdapat dalam makanan lengkap sesuai kebutuhan</p>
<p>Utie menjelaskan, untuk masalah penanganan gizi di Semen Padang Hospital, rumah sakit tersebut memiliki dokter khusus dan nutritionist yang akan menangani pasien yang memiliki resiko malnutrisi atau masalah gizi, baik pada pasien rawat jalan maupun pasien rawat inap.</p>
<p>“Di SPH, dokter dan ahli gizi selalu melakukan visit ke pasien rawat inap guna memantau asupan nutrisi pasien terpenuhi, dan pasien merasa senang dan nyaman sehingga akan mempercepat proses penyembuhan pasien. Selain itu, pasien rawat inap di SPH dapat tetap menikmati makanan yang mereka sukai meski tengah menjalani pengobatan. Karena ahli gizi kami akan mengatur agar makanan tersebut dapat sesuai standar dari asupan gizi yang baik dan tidak mempengaruhi dampak kesehatan pasien yang tengah menjalani pengobatan,” katanya. <strong>(rls/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ahli-gizi-sph-asupan-gizi-pengaruhi-kesehatan-tubuh/">Ahli Gizi SPH: Asupan Gizi Pengaruhi Kesehatan Tubuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hai Perempuan, Berisi Itu Sehat Loh</title>
		<link>https://prokabar.com/hai-perempuan-berisi-itu-sehat-loh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2020 05:59:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[#diet]]></category>
		<category><![CDATA[#dietkarbo]]></category>
		<category><![CDATA[#gizi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=62431</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Dea Agustin (Mahasiswa Sastra Minangkabau Universitas Andalas) Padang, Prokabar — ​Pada saat sekarang ini, idola adalah panutan penggemarnya. Seperti Artis Korea dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hai-perempuan-berisi-itu-sehat-loh/">Hai Perempuan, Berisi Itu Sehat Loh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Oleh</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15"> :</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15"> Dea Agustin </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">(</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Mahasiswa Sa</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">s</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">tra Minangkabau Universitas Andalas</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">)</span></span></strong></em></p>
<p class="s5">
<strong>Padang, Prokabar —</strong> ​<span class="s4"><span class="bumpedFont15">Pada saat sekarang ini, idola adalah panutan penggemarnya. </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Seperti </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Artis </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Korea </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">dan Jepang</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">, merupakan</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">mayoritas idola remaja saat ini. Sangat mudah mengakses kegiatan para idola </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">tersebut</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">, hanya dengan melalui media sosial seperti instagram, facebook dan youtube yang ada di ponsel genggam</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">, idola itu sudah dapat diperoleh</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">. Banyak pula yang terobsesi menirukan gaya sang idola dari berpakaian hingga memiliki tubuh seperti sang idola. Tak heran jika banyak wanita yang ingin tubuhnya seperti artis </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Korea </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">dan </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Jepang </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">yang kurus dengan melakukan diet.</span></span></p>
<p class="s5"><span class="s4"><span class="bumpedFont15">        Maraknya perempuan diet dengan hanya mengkonsumsi sayuran menjadi petaka bagi dirinya. Diet yang dilakukan perempuan anti karbohidrat malah menyiksa tubuh, karena karbohidrat adalah sumber utama energi. Karbohidrat terdapat pada makanan yang biasa kita makan seperti beras, jagung, sagu, dan ubi. Jika tubuh kekurangan karbohidrat akan membuat tubuh kekurangan energi dan bisa mengakibatkan mual,pusing dan lemas. </span></span></p>
<p class="s6"><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Tidak hanya kekurangan karbohidrat, tubuh yang hanya mengkonsumsi sayuran juga akan kekurangan gizi. Gizi yang seimbang dibutuhkan oleh tubuh, gizi yang seimbang itu adalah makanan 4 sehat 5 sempurna. Artinya adalah 4 nutrisi  pokok dapat ditemukan pada </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">makanan seperti nasi, lauk pauk</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">, sayur-sayuran,  dan buah-buahan dan disempurnakan oleh susu. Penyakit yang disebabkan bisa berupa gangguan jantung karena ketika tubuh tidak mendapat nutrisi yang cukup, tekanan darah dari tubuh menjadi rendah akibatnya jantung harus bekerja ekstra untuk memompa darah ke semua bagian tubuh. </span></span></p>
<p class="s5">​<span class="s4"><span class="bumpedFont15">Banyak wanita yang tak menyadari bahwa menjadi kurus bukanlah hal yang begitu indah. Malah hanya akan membuat tubuh lemah dan mengundang penyakit. Apa artinya tubuh yang kurus tanpa tenaga? Bukankah sia</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">&#8211;</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">sia?</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Bahkan laki-laki pun lebih tertarik dengan wanita yang berisi dan molek.</span></span></p>
<p class="s5">​<span class="s4"><span class="bumpedFont15">Dilansir dari time, toko lingerie Bluebella.com, mengumpulkan pemungutan suara dari 500 wanita dan 500 pria untuk menciptakan bayangan tubuh wanita seperti apa yang menurut mereka sempurna. “Sangat bagus jika bisa melihat dari berbagai usia dan bentuk tubuh,” kata Emily Bendell, founder Bluebella. Ia mengapresiasi pilihan para pria yang cenderung lebih suka wanita yang memiliki lekuk tubuh dan berisi. (sumber: m.liputan6.com) </span></span></p>
<p class="s6"><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Bertepatan pada tanggal 28 </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Februari </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">diperingatinya sebagai Hari Gizi Nasional Indonesia (HGNI), maka ayolah para wanita-wanita yang anti makan sadar akan kebutuhan tubuh dan memenuhi gizinya. Bukan sekedar terlihat cantik dari luar saja, tapi kecantikan dari dalam harus diperhatikan juga sebagai keindahan yang sesungguhnya.  </span></span></p>
<p class="s6"><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Mungkin saja artis </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Korea </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">dan </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">Jepang </span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">memiliki tubuh kurus kar</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">e</span></span><span class="s4"><span class="bumpedFont15">na sudah tuntutan perfilman. Bersyukurlah wanita yang sudah memiliki tubuh berisi dan tidak perlu membatasi makan, karena makan adalah untuk mencukupi kebutuhan tubuh sendiri dan bila ditahan-tahan akan merugikan diri sendiri. Nah, jika memang ingin diet juga, maka harus konsultasi dulu dengan dokter gizi untuk memastikan bahwa diet itu cocok dengan kondisi tubuh dan tidak mengakibatkan penyakit. (<strong>***</strong>)</span></span></p>
<p class="s3">
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hai-perempuan-berisi-itu-sehat-loh/">Hai Perempuan, Berisi Itu Sehat Loh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Video Conference dengan Menteri Kesehatan, Ini yang Akan Dibahas Bupati Padang Pariaman</title>
		<link>https://prokabar.com/video-conference-dengan-menteri-kesehatan-ini-yang-akan-dibahas-bupati-padang-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2019 03:32:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#gizi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=29261</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Prokabar — Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni dijadwalkan melakukan video conference dengan Menteri Kesehatan dan Tim Nusantara Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/video-conference-dengan-menteri-kesehatan-ini-yang-akan-dibahas-bupati-padang-pariaman/">Video Conference dengan Menteri Kesehatan, Ini yang Akan Dibahas Bupati Padang Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong> <strong>Pariaman</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni dijadwalkan melakukan video conference dengan Menteri Kesehatan dan Tim Nusantara Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jumat (25/01).</p>
<p>Video conference dilaksanakan sebagai puncak peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-59 dilaksanakan dua lokasi secara bersamaan. Bupati Ali Mukhni bersama anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Pejabat Pemkab Padang Pariaman berkumpul di Puskesmas Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan. Sementara Menteri Kesehatan dan Tim Nusantara Sehat di ruang Siwabessy Kementerian Kesehatan, Jakarta.</p>
<p>Tema video conference tentang Intervensi dan Inovasi Program Gizi yang dilakukan berdasarkan hasil surveilans gizi. Menurut Ketua Panitia Penyelenggara HGN yang juga Direktur Gizi Masyarakat Kemenkes RI, Ir. Doddy Izwardy, melalui suratnya kepada Bupati Padang Pariaman menjelaskan, pemilihan lokasi video conference di Padang Pariaman disebabkan upaya intervensi Pemkab Padang Pariaman dalam hal ini Dinas Kesehatan terhadap peningkatan gizi masyarakat dinilai melebihi kabupaten dan kota lain di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Menurut Kemenkes, upaya, intervensi dan inovasi program gizi di Kabupaten Padang Pariaman sangat luar biasa sehingga pihak Kemenkes ingin mendengar langsung dari Bupati Padang Pariaman melalui video conference,&#8221; jelas Zairil Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Padang Pariaman.</p>
<p>Sementara itu, Pengelola Program Gizi Dinkes Padang Pariaman, Ferawati menambahkan salah satu program inovasi gizi yang mendapat respon positif dari kemenkes adalah pembentukan kader Laskar Nagari Peduli Gizi (LNPG) di Kabupaten Padang Pariaman. Kader LNPG merupakan program pemberdayaan masyarakat untuk ikut serta upaya perbaikan gizi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kader LNPG dilatih mengenal, memahami dan menguasai materi tentang gizi kemudian bertanggung jawab memantau secara intensif gizi balita dan baduta (bayi dua tahun) di nagarinya masing-masing. Mereka juga mengedukasi ibu hamil dari awal kehamilan hingga anak usia dua tahun sebagai upaya pencegahan stunting,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain kader LNPG, sambung Fera, pemilihan lokasi dan daerah Kecamatan Batang Gasan karena beberapa Dokter Nusantara Sehat dari Kemenkes ditempatkan di Kecamatan Batang Gasan.</p>
<p>Bupati Ali Mukhni ketika dikonfirmasi membenarkan hari ini, Jumat siang akan mengikuti video conference dengan Menteri Kesehatan. Bersama Tim Nusantara Sehat sebagai rangkaian mempringati Hari Gizi Nasional ke-59.</p>
<p>&#8220;Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan yang telah menunjuk dan memilih Padang Pariaman sebagai lokasi vidio conference Hari Gizi Nasional ke-59. Saya mendukung penuh upaya pemerintah memberikan layanan yang terbaik untuk meningkatkan gizi masyarakat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia melanjutkan, kegiatan surveilans gizi, diintervensi dengan baik oleh jajaran Dinas Kesehatan, petugas gizi, Ahli Gizi Nusantara Sehat dan kader LNPG serta diperkuat dengan penerapan aplikasi e-PPGBM. Sehingga kinerja petugas kesehatan bisa dipantau langsung. Dengan demikian permasalahan gizi yang ada di masyarakat dapat ditangani dengan cepat.</p>
<p>&#8220;Saya berharap, peringatan Hari Gizi Nasional ke-59 tahun 2019 ini, dapat menghasilkan komitmen dan kolabarasi seluruh elemen bangsa. Bekerjasama mencegah stunting demi mencapai masyarakat Padang Pariaman sehat dan sejahtera,&#8221; pungkas Ali Mukhni. (rud)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/video-conference-dengan-menteri-kesehatan-ini-yang-akan-dibahas-bupati-padang-pariaman/">Video Conference dengan Menteri Kesehatan, Ini yang Akan Dibahas Bupati Padang Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Gizi ke-59, Pasaman Masih Banyak Balita Kekurangan Gizi</title>
		<link>https://prokabar.com/hari-gizi-ke-59-pasaman-masih-banyak-balita-kekurangan-gizi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2019 13:01:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#gizi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=29243</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Persatuan Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Pasaman peringati Hari Gizi Nasional ke-59. Terungkap, di Pasaman ternyata masih banyak bayi lima tahun (Balita) yang masih...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hari-gizi-ke-59-pasaman-masih-banyak-balita-kekurangan-gizi/">Hari Gizi ke-59, Pasaman Masih Banyak Balita Kekurangan Gizi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Persatuan Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Pasaman peringati Hari Gizi Nasional ke-59. Terungkap, di Pasaman ternyata masih banyak bayi lima tahun (Balita) yang masih kekurangan gizi.</p>
<p>&#8220;Akibatnya, tumbuh kembang si anak jadi terganggu. Ini adalah catatan bagu kita semua, mari kita perbaiki gizi para penerus bangka kita sedari dini,&#8221; kata Ketua DPC Persagi Kabupaten Pasaman, Dessy Asfriyentie, Kamis (24/1).</p>
<p>Kurangnya asupan gizi balita di daerah itu, kata Dessy, juga dibuktikan dengan ditetapkannya kabupaten Pasaman sebagai fokus stunting. Pasalnya, 10 nagari di enam kecamatan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah angka stunting paling tertinggi.</p>
<p>&#8220;Angka stunting di Pasaman terbilang tinggi, karena kurangnya asupan gizi. Ini menjadi perhatian kami dari Persagi untuk berkontribusi menurunkan angka stunting,&#8221; kata Dessy.</p>
<p>Berdasarkan data pada Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, tercatat jumlah balita stunting mencapai 1.253 orang anak. Angka tersebut tersebar di 10 nagari di 6 kecamatan.</p>
<p>Seperti di Nagari Cubadak, Duokoto. Jumlah balita stunting mencapai 415 orang anak. Nagari Ladang Panjang di Tigo Nagari 172 orang anak, Muaro Seilolo, MTS 164 anak, Ganggo Hilia, Bonjol 137 anak.</p>
<p>Berikutnya, Malampah, Tigonagari 102 orang anak. Binjai di Tigonagari 83 orang anak, Koto Kaciak, Bonjol 68 anak, Panti 52 orang anak, Kotorajo, Rao Utara 51 orang anak. Terakhir, Nagari Simpang Tonang, Duokoto 9 orang anak. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hari-gizi-ke-59-pasaman-masih-banyak-balita-kekurangan-gizi/">Hari Gizi ke-59, Pasaman Masih Banyak Balita Kekurangan Gizi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 47/99 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.013 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:17:08 by W3 Total Cache
-->