<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Gitaris Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/gitaris/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/gitaris/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Oct 2022 05:53:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Gitaris Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/gitaris/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>&#8216;Kepanikan&#8217; Solois Gitar Patrick Lesmana Debut Album Yabai</title>
		<link>https://prokabar.com/kepanikan-solois-gitar-patrick-lesmana-debut-album-yabai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2022 05:53:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[#Gitaris]]></category>
		<category><![CDATA[#Malang]]></category>
		<category><![CDATA[#Musicblast]]></category>
		<category><![CDATA[#PatrickLesmana]]></category>
		<category><![CDATA[#solois]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=107676</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Gebrakan Patrick Lesmana di industri musik Tanah Air patut diacungi jempol. Solois gitar asal Malang, Jawa Timur ini baru saja meluncurkan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kepanikan-solois-gitar-patrick-lesmana-debut-album-yabai/">&#8216;Kepanikan&#8217; Solois Gitar Patrick Lesmana Debut Album Yabai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Gebrakan Patrick Lesmana di industri musik Tanah Air patut diacungi jempol. Solois gitar asal Malang, Jawa Timur ini baru saja meluncurkan album instrumental &#8216;Yabai&#8217;.</p>
<p>Terinsipirasi dari istilah bahasa Jepang, Yabai mengandung arti &#8220;Waduh!, Bahaya!, Sialan!&#8221; atau sebaliknya &#8220;Wah!, Keren!, Gokil!&#8221;.</p>
<p>Namun bagi Patrick, Yabai diartikan sebuah &#8216;kepanikan&#8217;.</p>
<p>&#8220;Kepanikan akan eksistensinya sebagai gitaris yang resah karena belum memiliki karya. Dibanding dengan teman teman sesama musisi yang sudah melahirkan banyak karya,&#8221; jelas Patrick.</p>
<p>Mengusung tema unik, album &#8216;Yabai&#8217; karyanya terinsipirasi dari musik soundtrack game konsol &#8216;jadul&#8217; (masa lalu) seperti PlayStation 1, Nintendo dan sejenisnya.</p>
<figure id="attachment_107677" aria-describedby="caption-attachment-107677" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-107677" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221012-WA0002-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221012-WA0002-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221012-WA0002-1024x682.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221012-WA0002-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221012-WA0002.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-107677" class="wp-caption-text">Patrick Lesmana, solois gitar asal Malang, Jawa Timur</figcaption></figure>
<p>“Alasannya, nada nada dari game itu terdengar catchy. Mengandung elemen jazz atau fusion yang melekat pada soundtrack &#8211; soundtrack tersebut. Selain progessive rock dan jazz rock, genre Jazz Fusion sendiri merupakan salah satu influence utama saya dalam membuat album ini terutama musik Jazz Fusion yang populer di Jepang seperti Maoki Yamamoto, Casiopea, Tsquare dan Trixx”, terang Patrick.</p>
<p>“Nada nada yang tidak tertebak serta diakhiri dengan reff / unison yang manis khas musik Pop Jepang pada saat itu sangat memotivasi saya untuk akhirnya membuat album saya sendiri”, tambah Patrick lagi.</p>
<p>Menariknya dalam album ini, Patrick tidak berusaha menampilkan gitar sebagai instrumen utamanya melainkan semua instrumen bermain dengan porsi yang sama, dalam hal ini gitaris kelahiran 1996 tersebut lebih menonjolkan komposisi dalam setiap lagu di album tersebut.</p>
<p>Bekerjasama dengan Cadaazz Pustaka Musik sebagai label dan musicblast, Patrick merilis lima karya di album perdananya. Seperti, &#8216;Lucid Winter&#8217;, &#8216;Yabai&#8217;, &#8216;Paradise Of Inner Fire&#8217;, &#8216;Yamanote Line&#8217; dan &#8216;Safe Flight&#8217;</p>
<p>Patrick mengerjakan keseluruhan instrumen musik seperti gitar, piano, bass, synthesizer sampai drum programming di studio pribadinya yaitu Suara Wibu Production. Sejumlah musisi punturut terlibat, seperti Agus Prabowo (bass) dan Rhesdyan Suherman (drum) di lagu &#8216;Paradise Of Inner Fire&#8217;.</p>
<p>Single pertama dan full audio album &#8216;Yabai&#8217; sudah bisa dinikmati dan disimak di akun youtube official <a href="https://youtube.com/c/Musicblastid">Musicblast</a>. <strong>(beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kepanikan-solois-gitar-patrick-lesmana-debut-album-yabai/">&#8216;Kepanikan&#8217; Solois Gitar Patrick Lesmana Debut Album Yabai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ezra Mandira, Gitaris HIVI di @Se2ruan : &#8220;Punk, Rock, Instrumental Berlabuh di Pop&#8221;</title>
		<link>https://prokabar.com/ezra-mandira-gitaris-hivi-di-se2ruan-punk-rock-instrumental-berlabuh-di-pop/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2020 14:35:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#EzraMandira]]></category>
		<category><![CDATA[#Gitaris]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#HIVI]]></category>
		<category><![CDATA[#Instrumental]]></category>
		<category><![CDATA[#Pop]]></category>
		<category><![CDATA[#punk]]></category>
		<category><![CDATA[#rock]]></category>
		<category><![CDATA[#Se2ruan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=74820</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Live Instagram @Se2ruan yang dipandu penyanyi Ifan Ohsi memasuki episode ke 17. Acara obrolan santai bareng musisi kali ini menghadirkan gitaris...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ezra-mandira-gitaris-hivi-di-se2ruan-punk-rock-instrumental-berlabuh-di-pop/">Ezra Mandira, Gitaris HIVI di @Se2ruan : &#8220;Punk, Rock, Instrumental Berlabuh di Pop&#8221;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Live Instagram @Se2ruan yang dipandu penyanyi Ifan Ohsi memasuki episode ke 17. Acara obrolan santai bareng musisi kali ini menghadirkan gitaris HIVI, Ezra Mandira.</p>
<p>Selama satu jam lamanya, putra penyanyi yang juga artis peran legendaris Dina Mariana ini mengisahkan tentang perjalanan musiknya sebelum bergabung dengan HIVI.</p>
<p>Sebelum jauh bercerita tentang perjalannya, Ezra sejak kecil sudah dikenalkan dengan dunia musik. Hanya saja dirinya tak diharuskan tenggelam di industri musik seperti sekarang ini.</p>
<p>&#8220;Ibu secara tidak langsung nggak mengarahkan ke musik juga. Yang penting tau nada dan not, saya belajar piano, keyboard waktu kecil. Memang tidak sampai mengenal industri musik itu seperti apa,&#8221; jelas Ezra membuka perbincangan.</p>
<p>Hingga duduk di bangku SMP, Ezra bertemu dengan teman-teman yang suka musik. Berkat pergaulannya, Ezra mulai mendalami alat musik gitar dan bass.</p>
<p>&#8220;Diajakin nge-band sama teman-teman. Wah seru juga nih, belajar gitar dan bass. Akhirnya keterusan karena lingkungan juga mendukung,&#8221; kisah Ezra yang juga mendalami aliran rock dan punk.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-74821" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/09/05FFA494-4EA1-43F4-B610-530FF175767C-578x1024.jpeg" alt="" width="578" height="1024" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/09/05FFA494-4EA1-43F4-B610-530FF175767C-578x1024.jpeg 578w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/09/05FFA494-4EA1-43F4-B610-530FF175767C-169x300.jpeg 169w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/09/05FFA494-4EA1-43F4-B610-530FF175767C.jpeg 723w" sizes="(max-width: 578px) 100vw, 578px" /></p>
<p>Berbeda dengan zamannya nge-band semasa SMP, Ezra berubah haluan mendalami aliran instrumental. Mengikuti perkembangan musik ke arah pop, Ezra pun mulai &#8216;mengulik&#8217; karya penyanyi kenamaan.</p>
<p>&#8220;Dulu ngikuti Top 40 di radio isinya kan kebanyakan pop. Ngulik karya alm Chrisye, Glenn Fredly, Chandra Darusman, Fariz RM dan masih banyak lagi. Kok asyik juga, banyak juga yang suka dengan Pop,&#8221; ujar Ezra yang menyebut cikal bakal dirinya berlabuh di aliran pop.</p>
<p>Singkat cerita di tahun 2009, Ezra kemudian membentuk Band bernama HIVI. Sebagai formasi awal, Dalila (Dea), Ilham Aditama, Febrian Nindyo dan Ezra Mandira. Kini posisi vokalis tergantikan oleh Neida Aleida setelah Dea memutuskan bersolo karir 2016 lalu.</p>
<p>&#8220;Mundurnya Dea, ngagetin banget karena kita juga tidak bisa memaksakan keputusannya. Merasa mati lampu, ibaratnya sudah jalan dan tau arahnya tiba tiba di ruangan mati lampu. Dihadapkan pilihan berada di kegelapan atau mencari cahaya lain,&#8221; akunya.</p>
<p>Apa yang jadi alasan HIVI &#8216;klop&#8217; dengan Neida? &#8220;Karakternya berbeda dengan Dea. Personality nya nggak beda jauh sama teman teman. Karena memang kita bukan dari apa-apa, start dari zero. Begitu juga dengan Neida yang sama sekali belum pernah berada di industri musik,&#8221; jelas Ezra.</p>
<p>Hingga rilis tiga album, &#8216;Say Hi! To HIVI&#8217; (2012), &#8216;Kereta Kencan&#8217; (2017) dan &#8216;Ceritera&#8217; (2019), personil HIVI selalu &#8216;keroyokan&#8217; dalam berkarya. &#8220;Artinya satu sama lain saling mengisi. Nggak ada pembagian tugas siapa yang harus ciptakan lagu, kita sama sama berkarya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Ketika ditanya salah satu single yang paling disukai, Ezra menyebut judul &#8216;Jatuh Bangkit Kembali&#8217;. &#8220;Semua album suka, tapi kalau disuruh pilih lagu ini karena spiritnya terasa. Jadi semangat lagi untuk menjalani hidup,&#8221; aku Ezra.</p>
<p>Diluar kesibukannya sebagai personil HIVI, ayah satu putera ini tengah melanjutkan pendidikan S2. Ezra berharap kedepannya ingin berbagi ilmu menjadi tenaga pengajar di lingkungan akademik.</p>
<p>&#8220;Ingin coba hal baru jadi pengajar, sharing ilmu. Jadi sekarang berbagi fokus antara pendidikan, band dan keluarga. Rencana ingin buat proyek sama ibu recycle lagu-lagu lawas. Sudah di list lagu apa saja, tapi belum terlaksana,&#8221; pungkas Ezra. (<strong>beb</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ezra-mandira-gitaris-hivi-di-se2ruan-punk-rock-instrumental-berlabuh-di-pop/">Ezra Mandira, Gitaris HIVI di @Se2ruan : &#8220;Punk, Rock, Instrumental Berlabuh di Pop&#8221;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/81 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.011 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:48:54 by W3 Total Cache
-->