<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#gerhanamatahari Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/gerhanamatahari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/gerhanamatahari/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Dec 2019 07:06:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#gerhanamatahari Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/gerhanamatahari/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sumbar Gelap Sebentar, Sebagian Warga Tidak Bisa Lihat Gerhana</title>
		<link>https://prokabar.com/sumbar-gelap-sebentar-sebagian-warga-tidak-bisa-lihat-gerhana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2019 07:06:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#gerhana]]></category>
		<category><![CDATA[#gerhanamatahari]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=55524</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Gerhana matahari cincin yang melintasi Sumbar, membuat tengah hari sedikit gelap. Biasanya ketika matahari tegak tali, cuaca panas bukan main. Tapi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sumbar-gelap-sebentar-sebagian-warga-tidak-bisa-lihat-gerhana/">Sumbar Gelap Sebentar, Sebagian Warga Tidak Bisa Lihat Gerhana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar —</strong> Gerhana matahari cincin yang melintasi Sumbar, membuat tengah hari sedikit gelap. Biasanya ketika matahari tegak tali, cuaca panas bukan main. Tapi Kamis (26/12) Suasana menjadi temaram. Gerhana matahari cincin, puncaknya jam 12.27 WIB.</p>
<p>Sementara itu warga Padang Panjang, tidak bisa melihat secara jelas fenomena tersebut. Karena matahari ditutupi awan.</p>
<p>&#8220;Sayang sekali, saya tidak bisa melihat secara langsung gerhana ini, padahal saya ingin melihatnya,&#8221; kata Anton, salah satu warga Padang Panjang.</p>
<p>Hal yang sama juga dirasakan oleh Burhan, warga di Batusangkar. Dia mengaku baru tahu gerhana karena cuaca mendung lebih gelap dari biasanya.</p>
<p>&#8220;Saya diberitahu oleh kawan saya, katanya ada gerhana, pantas saja agak gelap dibanding biasa,&#8221; katanya.</p>
<p>Gerhana matahari 26 Desember bisa disaksikan oleh masyarakat di Sumatera dan Kalimantan. Gerhana ini berakhir pukul 14.20 WIB. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sumbar-gelap-sebentar-sebagian-warga-tidak-bisa-lihat-gerhana/">Sumbar Gelap Sebentar, Sebagian Warga Tidak Bisa Lihat Gerhana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berikut Data dan Visualisasi Gerhana Matahari yang Akan Terjadi Hari Ini</title>
		<link>https://prokabar.com/berikut-data-dan-visualisasi-gerhana-matahari-yang-akan-terjadi-hari-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Dec 2019 02:23:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[#gerhana]]></category>
		<category><![CDATA[#gerhanamatahari]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=55514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aceh, Prokabar — Gerhana matahari akan menyapa seluruh Aceh pada Kamis, 26 Desember 2019. Dari 23 kabupaten/kota, hanya dua daerah yang dilewati gerhana matahari cincin...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berikut-data-dan-visualisasi-gerhana-matahari-yang-akan-terjadi-hari-ini/">Berikut Data dan Visualisasi Gerhana Matahari yang Akan Terjadi Hari Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Aceh, Prokabar — </strong>Gerhana matahari akan menyapa seluruh Aceh pada Kamis, 26 Desember 2019. Dari 23 kabupaten/kota, hanya dua daerah yang dilewati gerhana matahari cincin (GMC) yaitu Simeulue dan Aceh Singkil.</p>
<p>Fenomena gerhana matahari cincin secara umum menyapa tujuh provinsi di Indonesia yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur. Sementara daerah lain hanya terjadi gerhana matahari sebagian berkisar 60 hingga 94 persen.</p>
<p>Berdasarkan data Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, gerhana di Tanah Rencong secara keseluruhan diperkirakan akan terjadi dari pukul 10.08 hingga 13.56 WIB atau sekira 3 jam 45 menit 52 detik.</p>
<p>&#8220;Gerhana matahari cincin di Aceh terjadi di Simeulue dan Aceh Singkil. Untuk kawasan Simeulue,  gerhana matahari akan dimulai 10.07.06 WIB. Sementara gerhana matahari cincin terjadi pada pukul 11.53.51 WIB. Puncak cincin sekitar pukul 11.55.20 WIB dan akhir cincin sekitar pukul 11.56.54 WIB. Akhir gerhana sekitar pukul 12.54.38 WIB,&#8221; kata tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra.</p>
<p>Sementara di kawasan Aceh Singkil, gerhana mulai terjadi pada pukul 10.10.25 WIB. Kemudian gerhana cincin terjadi pukul 11.59.27 WIB, puncak cincin diperkirakan pada pukul 12.00.33 WIB, akhir cincin pada pukul 12.01.40 WIB dan akhir gerhana sekitar pukul 13.59.33 WIB.</p>
<p>Untuk pengamatan gerhana matahari tersebut, Kemenag Aceh melakukan pemantauan di Simeulue dengan menyiapkan 10 teleskop serta 500 kacamata. Pusat pemantauan dipusatkan di halaman Masjid Baiturrahmah Simeulue.</p>
<p>Di sana juga akan digelar salat gerhana yang diimami oleh Imam Besar Masjid Baiturrahmah Simeulue dan khatib oleh Ust Dr. H. Suhrawardi Ilyas, M.Sc.</p>
<p>&#8220;Masyarakat yang ingin menyaksikan matahari cincin diperbolehkan untuk datang ke lokasi. Pengunjung diberikan kacamata gerhana dengan filter ND5,&#8221; kata Kakanwil Kemenag Aceh M Daud Pakeh.</p>
<p>Daud Pakeh mengimbau masyarakat untuk melaksanakan Salat Sunnah Kusuf (gerhana matahari) di masjid dan mushalla.</p>
<p>Kemenag Aceh juga telah mengirim surat Edaran kepada Kankemenag Kabupaten/Kota Se Aceh tentang adanya Gerhana matahari cincin tersebut  dan Seruan Salat Kusuf.</p>
<p>&#8220;Surat Edaran sudah kami kirim ke seluruh Kankemenag Kabupaten/Kota Se Aceh dan juga diteruskan kepada instansi terkait, ormas Islam, dan masyarakat agar melaksanakan ibadah Salat Sunah Kusuf (gerhana matahari) di masjid dan mushalla bertepatan pada hari peringatan Tsunami Aceh,&#8221; jelas Daud.</p>
<p>Kakanwil juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan ibadah pada hari terjadinya fenomena alam yang berkaitan dengan ibadah umat Islam tersebut. Caranya,  dengan memperbanyak berdoa, zikir, sedekah dan membaca Al-Qur&#8217;an serta melakukan amalan lainnya.</p>
<p>Berikut data dan visualisasi gerhana sebagian yang terjadi di seluruh Aceh dengan dengan presentase matahari tertutup 85,6% hingga 95,5%:</p>
<p>1. Persentase gerhana di Sabang  mencapai 85,6% yang dimulai sejak pukul 10.03.14 WIB. Dan puncak gerhana akan terjadi pada pukul  11.49.36 WIB dan akan berakhir pukul 13.48.58 WIB.</p>
<p>2. Banda Aceh persentase gerhana mencapai 86,7% yang dimulai sejak pukul 10.03.33 WIB. Puncak gerhana di Banda Aceh terjadi pada pukul 11.50.08 WIB dan berakhir pukul 13.49.34 WIB.</p>
<p>3. Di Aceh Besar, persentase gerhana mencapai 87,2% yang dimulai pukul 10.04.01 WIB, puncak gerhana  terjadi pukul 11.50.55 WIB dan akhir gerhana terjadi pukul 13.50.23 WIB.</p>
<p>4. Untuk kawasan Pidie, persentase gerhana mencapai 86,6% yang dimulai pukul 10.04.48 WIB, puncak gerhana pukul 11.52.08 WIB dan akhir gerhana terjadi pukul 13.51.35 WIB.</p>
<p>5. Pidie Jaya ditutupi gerhana hingga 86,8%, dimulai pukul 10.05.29 WIB, puncak gerhana terjadi pukul 11.53.15 WIB dan berakhir 13.52.41 WIB.</p>
<p>6. Untuk Kabupaten Bireuen, persentase gerhana mencapai 86,5% yang dimulai pukul 10.06.33 WIB, puncak gerhana terjadi pukul 11.54.54 WIB dan berakhir pukul 13.54.18 WIB.</p>
<p>7. Sementara itu di Kota Lhokseumawe, persentase gerhana mencapai 86,1%  yang dimulai pukul 10.07.35 WIB, kemudian puncak gerhana terjadi 11.56.31 WIB dan berakhir pukul 13.55.50 WIB.</p>
<p>8. Aceh Utara,  persentase gerhana mencapai 86,4% yang dimulai pukul 10.08.03 WIB. Puncak gerhana terjadi pukul 11.57.15 WIB dan berakhir pukul 13.56.33 WIB.</p>
<p>9. Aceh Timur, persentase gerhana mencapai 86,3% yang dimulai pukul 10.09.10 WIB. Kemudian puncak gerhana pukul 11.58.57 WIB dan berakhir 13.58.08 WIB.</p>
<p>10. Kemudian Kota Langsa, persentase gerhana mencapai 87,7% yang dimulai pukul 10.09.48 WIB. Kemudian puncak gerhana terjadi pukul 11.59.57 WIB dan berakhir pukul 13.59.06 WIB.</p>
<p>11. Aceh Tamiang, persentase gerhana mencapai 88,3% yang dimulai pukul 10.10.05 WIB. Kemudian puncak gerhana pukul 12.00.23 WIB dan berakhir pukul 13.59.30 WIB.</p>
<p>12. Bener Meriah, persentase gerhana mencapai 87,9% yang dimulai  pukul 10.07.06 WIB dan puncak gerhana pada pukul 11.55.47 WIB. Dan akhir gerhana terjadi pukul 13.55.11 WIB.</p>
<p>13. Aceh Tengah, persentase gerhana mencapai 88,2% yang dimulai pukul 10.07.05 WIB. Kemudian puncak gerhana  terjadi pukul 11.55.45 WIB dan berakhir pukul 13.55.10 WIB.</p>
<p>14. Gayo Lues, persentase gerhana mencapai 89,8% yang dimulai pukul 10.08.29 WIB.  Kemudian puncak gerhana terjadi 11.57.55 WIB dan berakhir 13.57.14 WIB.</p>
<p>15. Aceh Tenggara, persentase gerhana mencapai 91,1% yang  dimulai 10.09.49 WIB. Puncak gerhana terjadi pukul 11.59.54 WIB dan berakhir pukul 13.59.05 WIB.</p>
<p>16. Kemudian di Aceh Jaya, persentase  gerhana mencapai 89,4% yang dimulai pukul 10.04.13 WIB, puncak gerhana terjadi pukul 11.51.14 WIB dan akhir gerhana pukul 13.50.45 WIB.</p>
<p>17. GMS  Meulaboh – Aceh Barat &#8211; Aceh. Prosentase: 90,4%. Mulai gerhana: 10.05.37 WIB. Puncak gerhana: 11.53.26 WIB. Akhir gerhana: 13.52.57 WIB.</p>
<p>18. Nagan Raya, persentase gerhana mencapai 90,4% yang dimulai pukul 10.06.01 WIB, puncak gerhana  terjadi pukul 11.54.03 WIB dan berakhir pukul 13.53.33 WIB.</p>
<p>19. Di Abdya, persentase  gerhana mencapai 91,1% yang dimulai pukul 10.07.25 WIB, puncak gerhana  terjadi pukul 11.56.13 WIB dan akhir gerhana pukul 13.55.38 WIB.</p>
<p>20. Aceh Selatan, persentase gerhana mencapai 92,3% yang dimulai pukul 10.08.26 WIB, puncak gerhana  terjadi pada pukul 11.57.44 WIB dan berakhir pukul 13.57.03 WIB</p>
<p>21. Di Subulussalam, persentase gerhana mencapai 93,5% yang dimulai pukul 10.10.41 WIB, puncak gerhana  pukul 12.01.04 WIB dan berakhir pukul 14.00.05 WIB. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berikut-data-dan-visualisasi-gerhana-matahari-yang-akan-terjadi-hari-ini/">Berikut Data dan Visualisasi Gerhana Matahari yang Akan Terjadi Hari Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenag Imbau Umat Islam Dirikan Salat Kusuf, Ini Tata Caranya</title>
		<link>https://prokabar.com/kemenag-imbau-umat-islam-dirikan-salat-kusuf-ini-tata-caranya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Dec 2019 03:30:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#gerhanamatahari]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[#salatgerhana]]></category>
		<category><![CDATA[#salatkusuf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=55057</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Fenomena alam berupa gerhana matahari diperkirakan akan kembali terjadi di wilayah Indonesia. Berdasarkan data astronomis bahwa pada Kamis, 26 Desember 2019 bertepatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenag-imbau-umat-islam-dirikan-salat-kusuf-ini-tata-caranya/">Kemenag Imbau Umat Islam Dirikan Salat Kusuf, Ini Tata Caranya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Fenomena alam berupa gerhana matahari diperkirakan akan kembali terjadi di wilayah Indonesia. Berdasarkan data astronomis bahwa pada Kamis, 26 Desember 2019 bertepatan 29 Rabiul Akhir 1441H, di wilayah Indonesia akan terjadi Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Sebagian. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Seluruh kawasan Indonesia dapat mengamati gerhana matahari ini. Kementerian Agama mengimbau umat Islam di seluruh Indonesia untuk melaksanakan salat sunnah gerhana matahari atau yang disebut Salat Kusuf,” terang Plh Dirjen Bimas Islam Kemenag Tarmizi dilansir Jumat (20/12). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Tarmizi, pelaksanaan salat gerhana menyesuaikan waktu gerhana matahari di wilayah masing-masing. Diperkirakan, awal gerhana pada pukul 10:34 WIB puncak gerhana akan terjadi pada pukul 12:17 WIB dan akhir gerhana pada pukul 14:00 WIB. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salat Kusuf atau Salat Gerhana Matahari dilakukan dua rakaat dengan rangkaian sebagai berikut:  1) Berniat di dalam hati; 2) Takbiratul ihram seperti shalat biasa; 3) Membaca do’a iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al-Fatihah dan membaca surat yang panjang dengan di-jahr-kan (perdengarkan) suaranya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">4) Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya;  5) Bangkit dari ruku’ (i’tidal); 6) Setelah I’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat yang panjang (berdiri yang kedua lebih singkat dari pertama).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">7) Ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya; 8) Bangkit dari ruku’ (i’tidal); 9)  Sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali; 10) Bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama (bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya); 11) Tasyahud; dan 12) Salam.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Setelah salat, Imam lalu menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan hal baik lainnya,” jelasnya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak zikir, istighfar, sedekah, dan melalukan amal kebajikan lainnya,” tandasnya.  (*/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenag-imbau-umat-islam-dirikan-salat-kusuf-ini-tata-caranya/">Kemenag Imbau Umat Islam Dirikan Salat Kusuf, Ini Tata Caranya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/76 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.387 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-31 01:29:14 by W3 Total Cache
-->