<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#geoparkmaninjau Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/geoparkmaninjau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/geoparkmaninjau/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Sep 2019 14:43:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#geoparkmaninjau Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/geoparkmaninjau/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Tanggapan Kepala BKSDA Sumbar Tentang Konsep Geopark Sianok Maninjau</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-tanggapan-kepala-bksda-sumbar-tentang-konsep-geopark-sianok-maninjau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2019 15:01:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#geoparkmaninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45691</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Kepala BKSDA Provinsi Sumatra Barat, Erly Sukrismanto menjelaskan sesuai Undang-undang nomor 5 tahun 1990 mengatakan pengelolaan sumber daya alam hayati yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-tanggapan-kepala-bksda-sumbar-tentang-konsep-geopark-sianok-maninjau/">Ini Tanggapan Kepala BKSDA Sumbar Tentang Konsep Geopark Sianok Maninjau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Kepala BKSDA Provinsi Sumatra Barat, Erly Sukrismanto menjelaskan sesuai Undang-undang nomor 5 tahun 1990 mengatakan pengelolaan sumber daya alam hayati yang pemanfaatannya secara bijaksana untuk menjamin kesinambungan persediaanya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragaman dan nilainnya. Ia menjelaskan tidak ada masalah dalam pemanfaatan hutan sesuai jenis dan fungsi dari kawasan hutan tersebut. Namun harus tetap mengacu kepada kelestarian kawasan atau eksositemnya.</p>
<p>“Kebetulan di Geopark Ranah Minang terutama di Geosite Agam, terdapat beberapa kawasan yang masuk dalam hutan konservasi. Seperti Cagar Alam Maninjau, Kawasan Singgalang Tandikat dan Kawasan Taman Wisata Merapi. Terkait pengelolaan kawasan tersebut jelas merupakan wewenang kami dan jika sudah masuk kawasan Taman wisata jelas sudah bisa dimanfaatkan untuk pariwisata dikelola bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Meski demikian tetap diatur sesuai aturan yang telah disepakati,” tuturnya.</p>
<p>Kawasan tersebut sudah menjadi satu bagian dari geopark yang tidak hanya terkelola secara mandiri, akan tetapi juga dikelola oleh berbagai pihak namun sesuai kewenangannya.</p>
<p>“Jika kawasan tersebut masuk di Taman Wisata Alam, maka menjadi kewenangan BKSDA. Sedangkan di Cagar Alam tidak bisa digunakan untuk wisata, namun masih bisa dikelola untuk wisata, tapi kita tetap akan lihat potensi-potensi seperti apa yang bisa dikembangkan di Cagar Alam ini, sesuai dengan fungsinya,” pungkas Erly. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-tanggapan-kepala-bksda-sumbar-tentang-konsep-geopark-sianok-maninjau/">Ini Tanggapan Kepala BKSDA Sumbar Tentang Konsep Geopark Sianok Maninjau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia Tiga Konsep Geopark Sianok Maninjau</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-dia-tiga-konsep-geopark-sianok-maninjau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2019 14:15:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#geoparkmaninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45676</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar – Ahmad Fadly, seorang tenaga ahli geologi menjelaskan konsep geopark terdapat tiga pilar komponen alam dan budaya. Ketiga tersebut yakni warisan geologi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-tiga-konsep-geopark-sianok-maninjau/">Ini Dia Tiga Konsep Geopark Sianok Maninjau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar –</strong> Ahmad Fadly, seorang tenaga ahli geologi menjelaskan konsep geopark terdapat tiga pilar komponen alam dan budaya. Ketiga tersebut yakni warisan geologi atau geoheritage, warisan biologi dan warisan budaya. “Membuat konsep Geopark, kita mendasari kearifan lokal dulu. Kita menggali dari tiga pilar intinya. Di situ ada alam, budaya dan biodevercity fauna yang dikaitkan dengan aktivitas masyarakatnya,” ungkapnya saat memberikan materi di Sosialisasi Geopark Sianok Maninjau di Hotel Nuansa Maninjau, Selasa (3/9).</p>
<p>Melalui objek tersebut dapat dilakukan riset disertai kuliner, homestay, serta kelompok bisnis tour di dalam kawasan atau geosite. Untuk pengembangan geosite tersebut harus dikembangkan dulu masyarakatnya. Membangun visi dan misi yang jelas untuk pemanfaatan alam tanpa merusak kelestarian alam. “Mau diambil dari sisi edukasinya, ilmiahnya atau adat budaya. Dan kemungkinan itu bisa digabung dalam satu kemasan,” terangnya.</p>
<p>Diterangkannya, masyarakat harus ambil alih dan berperan dalam kawasan tersebut. Objek-objek besar menjasi zona inti, sementara masyarakat akan bermain di zona penyanggah dengan melibatkan aktifitas. “Seperti adanya keripik, rendang ketika dilalui ataupun kerajinan-kerajinan atau geoprodak dalam kawasan geopark tersebut,” tururnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto mengatakan sejak ditetapkanya Kabupaten Agam menjadi Kawasan Geopark Nasional, maka penting dilakukan sosialisasikan ke masyarakat. Pemanfaatan hutan dapat dilakukan sejalan dengan pelestarian warisan alam, warisan biologi dan warisan budaya.</p>
<p>“Seluruh stagholder kita hingga ke penggiat wisata, pemerintahan nagari, camat dan pemerhati wisata penting memahami konsep geopark tersebut. Apa-apa saja yang masuk dalam kawasan tersebut, objek pasa saja, dan apa saja situsnya sehingga lebih dikenal terlebih dahulu. Dan lalu kedepan, kita akan berbagi, mana yang bisa ditindaklajuti oleh pemerintah nagari beserta anggarannya, mana yang bisa ditindalanjuti oleh pemerintah kabupaten, dan jika anggarannya besar maka kita usulkan ke pemerintah pusat,” tutur Martias.</p>
<p>Pengembangan wisata kabupaten agam berpedoman kepada geopark. Disamping untuk wisata, jauh dari pada itu untuk penyelamatan ekosistem, flora fauna, maupun situs-situs budaya, berupa keagamaan, sejarah dan lainnya. “Khusus warisan budaya sangat mendukung pengembangan wisata, seperti kuliner, sejarah edukasi ulama masa lalu. Hal ini akan kita tindaklanjuti melalui penganggaran di tahun 2020 nanti,” pungkas Sekda Kabupaten Agam. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-tiga-konsep-geopark-sianok-maninjau/">Ini Dia Tiga Konsep Geopark Sianok Maninjau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 27/59 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.025 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 12:15:15 by W3 Total Cache
-->