<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#gempasumbar Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/gempasumbar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/gempasumbar/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Oct 2019 01:04:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#gempasumbar Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/gempasumbar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Usai Subuh, Gempa Kejutkan Warga Sumbar Berkekuatan M5,2</title>
		<link>https://prokabar.com/usai-subuh-gempa-kejutkan-warga-sumbar-berkekuatan-m52/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Oct 2019 01:04:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaBumi]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#infogempa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=49654</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Gempa bumi kembali melanda Sumatera Barat, Rabu (23/10). Berdasarkan data dari BMKG gempa terjadi pukul 05.11.07 WIB wilayah Samudera Hindia Pantai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/usai-subuh-gempa-kejutkan-warga-sumbar-berkekuatan-m52/">Usai Subuh, Gempa Kejutkan Warga Sumbar Berkekuatan M5,2</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Gempa bumi kembali melanda Sumatera Barat, Rabu (23/10). Berdasarkan data dari BMKG gempa terjadi pukul 05.11.07 WIB wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempa tektonik. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,4 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,2. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2.49 LS dan 99.71 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 48 km arah Selatan Kota Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 27 km. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktifitas<span class="Apple-converted-space">  </span>subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia tepat di zona megathrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari informasi dihimpun gempabumi ini dirasakan di daerah Tua Pejat,Painan, Padang, Pariaman, Padang Panjang, Sawah Lunto, Payakumbuh, Bukittinggi, Solok</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengatakan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun<span class="Apple-converted-space">  </span>tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.” ungkapnya melalui keterangan tertulis. (*/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/usai-subuh-gempa-kejutkan-warga-sumbar-berkekuatan-m52/">Usai Subuh, Gempa Kejutkan Warga Sumbar Berkekuatan M5,2</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peringati 10 Tahun GempaSumbar, PFI Padang Gelar Pameran Foto</title>
		<link>https://prokabar.com/peringati-10-tahun-gempasumbar-pfi-padang-gelar-pameran-foto/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2019 02:15:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#pewartafoto]]></category>
		<category><![CDATA[#pfi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47784</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Dalam rangka memperingati sepuluh tahun gempa di Sumatera Barat, organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Padang menggelar pameran foto gempa. Kegiatan tersebut dilakukan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peringati-10-tahun-gempasumbar-pfi-padang-gelar-pameran-foto/">Peringati 10 Tahun GempaSumbar, PFI Padang Gelar Pameran Foto</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Dalam rangka memperingati sepuluh tahun gempa di Sumatera Barat, organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Padang menggelar pameran foto gempa.</p>
<p>Kegiatan tersebut dilakukan atas kerjasama PFI Padang dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar di Hotel Grand Inna Muara.</p>
<p>Pada gelaran pameran foto itu PFI Padang akan memamerkan seluruh karya foto pewarta foto yang ada di Sumbar saat gempa dan setelah gempa.</p>
<p>&#8220;Acara ini diprakrasai oleh BPBD Sumbar. Kita diajak untuk menyemarakkan peringati sepuluh gempa di Sumbar, dengan menampilkan karya foto terbaik oleh pewarta foto yang ada di Sumbar,&#8221; ujar Ketua Pelaksana, Muhammad Arif Pribadi.</p>
<p>Ia mengatakan, selain memamerkan foto-foto gempa, pada pameran ini, juga memamerkan foto-foto gempa yang ada di Sumbar. &#8220;Jadi ada perbandingan, ketika gempa dan setelah gempa.Kita sengaja memamerkan perbandingan ini, untuk memberitahukan masyarakat, kebangkitan Sumbar setelah gempa,&#8221; ujar Arif.</p>
<p>Menurutnya, pameran ini dipusatkan di Hotel Grand Inna Muara Padang selama satu hari pada Senin 30 September 2019, dari pagi hingga malam. Di sana, dipajang puluhan foto hasil karya pewarta foto yang ada di Sumbar, termasuk foto pemenang Adinegoro, yang mana pemilik karya ini, dulunya pewarta foto Singgalang, Muhammad Fitrah.</p>
<p>‎&#8221;Pameran ini juga disupprot oleh Grand Inna Muara Hotel. Dimana mereka memfasilitasi tempat untuk dipajang hasil karya pewarta foto yang kita jadikan pameran,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Ia mengatakan, pameran foto ini terbuka untuk umum, dimana seluruh masyarakat bisa melihat langsung, peristiwa yang meluluhlantakkan kota Padang merenggut ribuan jiwa nyawa pada saat gempa besar melanda Sumbar. (<b>gas</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peringati-10-tahun-gempasumbar-pfi-padang-gelar-pameran-foto/">Peringati 10 Tahun GempaSumbar, PFI Padang Gelar Pameran Foto</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peneliti Geofisika ITB Gali Geomaknetik Sesar Sumatra untuk Mitigasi Bencana</title>
		<link>https://prokabar.com/peneliti-geofisika-itb-gali-geomaknetik-sesar-sumatra-untuk-mitigasi-bencana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2019 10:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#geofisika]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#itb]]></category>
		<category><![CDATA[#mitigasibencana]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=46233</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar – Peneliti dari Institusi Teknologi Bandung atau ITB melakukan penelitian terkait geomaknetik Sesar Sumatra. Penelitian yang mencapai waktu 2,5 tahun dengan jarak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peneliti-geofisika-itb-gali-geomaknetik-sesar-sumatra-untuk-mitigasi-bencana/">Peneliti Geofisika ITB Gali Geomaknetik Sesar Sumatra untuk Mitigasi Bencana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar –</strong> Peneliti dari Institusi Teknologi Bandung atau ITB melakukan penelitian terkait geomaknetik Sesar Sumatra. Penelitian yang mencapai waktu 2,5 tahun dengan jarak 60 hingga 100 kilometer tersebut melintasi Kota Padang, Danau Maninjau, Pantai Tiku, Bukittinggi hingga seluruh Kabupaten Solok dan Sijunjung. Wilayah tersebut masuk dalam dua segmen yaitu Segmen Sianok dan Segmen Sumani.</p>
<p>Menurut Prof. Dr. Satria Bijaksana, pimpinan tim tersebut penilitian merupakan bagian dari Desirtasi salah seorang mahasiswannya yang mengambil S3 di ITB, dosen dari Prodi Fisika FMIPA Universitas Negeri Padang (UNP). “Jadi penelitian kami di Sumatra Barat ini salah satu bagian desirtasi untuk saudara Arman Amir, Dosen UNP yang mengambil S3 di ITB. Jadi, sama-sama kita ketahui Sesar Sumatra ini adalah salah satu terpanjang di dunia dan paling aktif, itu terbagi segmen-segmen,” ungkapnya.</p>
<p>Segmen pertama lanjutnya, dua yang besar dan paling signifikan yaitu Segmen Sianok dan satu lagi Segmen Sumani. “Yang paling kentara Segmen Sumani ini adalah Danau Singkarak. Sementara sesar di segmen Sianok di Sianok sendiri dan di Danau Maninjau, meskipun merupakan danau vulkanik,” terangnya.</p>
<p>Penelitian tersebut mempelajari struktur batuan dibawah kawasan sesar tersebut. Sehingga diharapkan memahami sesar sumatra tersebut termasuk untuk menanggulangi mitigasi resiko bencananya.</p>
<p>“Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode geomaknetik dengan memiliki luas 60-100 km. Dimulai dari kota padang ke Danau Maninjau, sisi barat ke timur pantai tiku sampai ke Bukittinggi. Sedangkan arah selatan di sekitar kota dan kabupaten Solok. pelaksanaan penelitian ini membutuhkan waktu dari 2 hingga 2,5 tahun,” ujarnya.</p>
<p>Penelitian akan menggabungkan data geomaknetik dengan kegempaan. Dalam keilmuan geofisika, informasi tentang kegempaan juga memberikan indikasi struktur di bawah permukaan. Selama ini, ilmu pengetahuan tersebut belum dipaham dan sangat penting diketahui publik. Memahami dan mempelajari batuan di bawah sesar segmen Sumani dan Sianok. Bisanya, peneliti hanya mampu melihat dari permukaan saja. Berharap mekanisme terjadinya gempa sesar sumatra dapat diketahui, dan tidak lagi terlalu panik menghadapi bencana tersebut dikemudian hari.</p>
<p>“Dua daerah segmen Sianok dan segmen Sumani, terdapat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Dengan adanya informasi ini, bisa memberikan tambahan ilmu pengetahuan kepada Tim Penanggulangan Bencana beserta seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>Profesor Satria sempat memberikan edukasi kepada pelajar Sma Negeri 1 Tanjung Raya. Ia memotivasi siswa-siswi untuk seimbang antara inteletual (Ilmu Sains) dengan ilmu sosial dan budayannya. Analisa dan peka terhadap lingkungan merupakan bagian terpenting dalam segala ilmu pengetahuan. Karena inteletual bertujuan dan dimanfaatkan untuk kehidupan masnusia yang lebih baik. Bukan hanya semata untuk kepentingan pribadi dan kelompok sematan, melainkan untuk peradapan manusia yang lebih bermoral dan beretika.</p>
<p>“Tingkat kecerdasan siswa tidak hanya diukur dari ilmu pengetahuan yang didapat dalam teori-teori semata, melainkan bagaimana mengaplikasikan ilmu pengetahuan tersebut untuk kehidupan orang banyak. Sehingga bermanfaat untuk kemajuan dan peradapan manusia itu sendiri,” pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peneliti-geofisika-itb-gali-geomaknetik-sesar-sumatra-untuk-mitigasi-bencana/">Peneliti Geofisika ITB Gali Geomaknetik Sesar Sumatra untuk Mitigasi Bencana</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Usai Diguncang Gempa, Kondisi Masyarakat Pasaman Barat Aman</title>
		<link>https://prokabar.com/usai-diguncang-gempa-kondisi-masyarakat-pasaman-barat-aman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jun 2019 13:40:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#infogempa]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=39902</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman Barat, Prokabar — Gempa 5,3 SR mengguncang Pasaman Barat, Senin (17/6). Tidak ada korban jiwa atau kerusakan materil dalam kejadian sekitar pukul 18.04 WIB,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/usai-diguncang-gempa-kondisi-masyarakat-pasaman-barat-aman/">Usai Diguncang Gempa, Kondisi Masyarakat Pasaman Barat Aman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman Barat, Prokabar — </strong>Gempa 5,3 SR mengguncang Pasaman Barat, Senin (17/6). Tidak ada korban jiwa atau kerusakan materil dalam kejadian sekitar pukul 18.04 WIB, itu. Ini hasil pendataan yang dilakukan Badan Sar Nasional (Basarnas) Pasaman dan Pasaman Barat.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan laporan teman-teman PMI di seluruh Pasaman Barat, khususnya wilayah Pantai Sasak dan Air Bangis tidak ada kerusakan materil maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Laporan itu kami terima sekitar pukul 18.41 WIB usai kejadian,&#8221; kata Koordinator Basarnas Pasaman dan Pasaman Barat, Zulfahmi.</p>
<p>Duakui Zulfahmi, gempa yang dilaporkan tidak berpotensi tsunami ini dirasakan warga di seluruh daerah tersebut. Saat gempa, banyak warga setempat yang terkejut dan berhamburan ke luar rumah. Khususnya warga yang bermukim wilayah Pesisir Pantai Sasak dan Air Bangis.</p>
<p>&#8220;Masyarakat berhamburan karena takut tsunami. Alhamdulillah dari keterangan BMKG, tidak berpotensi tsunami,&#8221; kata Zulfahmi.</p>
<p>Basarnas mengimbau warga mewaspadai gempa susulan. Mengingat, daerah Pasamab dan Pasaman barat termasuk daerah rawan akan gempa. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/usai-diguncang-gempa-kondisi-masyarakat-pasaman-barat-aman/">Usai Diguncang Gempa, Kondisi Masyarakat Pasaman Barat Aman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Senja, Sumbar Dilanda Gempa 5.3 SR</title>
		<link>https://prokabar.com/jelang-senja-sumbar-dilanda-gempa-5-3-sr/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jun 2019 11:19:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#infogempa]]></category>
		<category><![CDATA[#SumateraBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=39885</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Gempa bumi kembali melanda Sumatera Barat, kali ini titik goncangan berpusat di 105 kilometer Barat Daya, Pasaman Barat atau 0.36 LS...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jelang-senja-sumbar-dilanda-gempa-5-3-sr/">Jelang Senja, Sumbar Dilanda Gempa 5.3 SR</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Gempa bumi kembali melanda Sumatera Barat, kali ini titik goncangan berpusat di 105 kilometer Barat Daya, Pasaman Barat atau 0.36 LS 99.00 BT.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan data BMKG, kekuatan gempa 5.3 SR dengan kedalaman 23 KM pada pukul 18.04 WIB dan tidak berpotensi tsunami.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga berita ini diturunkan, tampak masyarakat di Padang tidak menyadari guncangan tersebut. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kerusakan maupun korban jiwa. (<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jelang-senja-sumbar-dilanda-gempa-5-3-sr/">Jelang Senja, Sumbar Dilanda Gempa 5.3 SR</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPBD Solok Selatan : 4.127 Jiwa Terdampak Gempa</title>
		<link>https://prokabar.com/bpbd-solok-selatan-4-127-jiwa-terdampak-gempa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2019 08:48:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32467</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Aro, Prokabar &#8211; Berdasarkan hasil validasi data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, sebanyak 4.127 jiwa dari 1.121 kepala keluarga terdampak gempa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bpbd-solok-selatan-4-127-jiwa-terdampak-gempa/">BPBD Solok Selatan : 4.127 Jiwa Terdampak Gempa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Aro, Prokabar &#8211;</strong> Berdasarkan hasil validasi data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, sebanyak 4.127 jiwa dari 1.121 kepala keluarga terdampak gempa di tiga kecamatan.</p>
<p>Hal itu dikatakan Kalaksa BPBD Solok Selatan, Johny Hasan Basri di Padang Aro, Kamis (14/3) saat berakhirnya masa tanggap darurat pada Rabu (13/3).</p>
<p>Dikatakan, dari 4.127 jiwa terangkum dalam 1.121 Kepala Keluarga, sebanyak 1.066 jiwa tersebar di empat Nagari yaitu Sungai Kunyit 899 jiwa, Sungai Kunyit Barat, 61 orang, Talunan Maju 98 orang dan di Bidar Alam delapan orang harus mengungsi.</p>
<p>&#8220;Estimasi kerugian dari kerusakan yang ditimbulkan ini telah dihitung berdasarkan kajian teknis melibatkan pihak berwenang dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun demikian, hasil validasi ini juga akan diverifikasi ulang kembali nantinya,&#8221; kata dia.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan hasil validasi BPBD dampak gempa telah menyebabkan 1.069 rumah warga dan 94 unit fasilitas umum rusak,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk rumah katanya, 11 unit di antaranya rusak berat, 38 unit rusak ringan dan 1.020 unit rusak ringan dengan kerugian yang dialami mencapai Rp14,58 miliar.</p>
<p>Dia menyebutkan, rumah warga yang rusak berat dan sedang tetap berpotensi mengancam keselamatan penghuninya dan perlu segera dilaksanakan recovery.</p>
<p>Selain itu kehidupan dan penghidupan masyarakat terdampak bencana gempa masih terganggu.</p>
<p>Kehidupan masyarakat korban gempa belum sepenuhnya pulih karena sebagian besar warga masih mengungsi di tenda-tenda karena masih trauma akibat gempa bumi dan ancaman kerusakan rumah.</p>
<p>Dia mengatakan, pengungsi saat ini masih memerlukan bantuan logistik dan tenda.</p>
<p>Selain itu gempa susulan masih terjadi dengan intensitas kecil dan berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG pusat, dampak gempa tidak signifikan dan telah menunjukkan tren menurun.</p>
<p>Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari Solok Selatan, Hapison mengatakan, kebutuhan logistik korban gempa selama masa tanggap juga telah dilakukan dan total bantuan yang masuk ke tim komando tanggap darurat bencana gempa sebanyak 61 item.</p>
<p>Bantuan tersebut katanya berupa beras 13.479 kilogram, mie instan 1.208 dus, makanan siap saji 209 paket, rendang 246 bungkus, 140 paket makanan tambahan Balita dan sebagainya.</p>
<p>Lalu ada juga bantuan berupa uang sebesar Rp644,641 juta dan masih ada bantuan yang belum cair dan sedang proses pencairan.</p>
<p>Saat ini korban masih membutuhkan sejumlah tenda karena mereka masih banyak yang mengungsi.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Solsel, Novirman mengatakan sebanyak 639 orang korban mengalami gangguan kesehatan hingga hari terakhir masa tanggap darurat bencana yang mayoritas menderita ispa dan demam.</p>
<p>Untuk layanan kesehatan yang diberikan kepada korban bencana dilakukan setiap hari dan dilaporkan setiap hari juga.</p>
<p>Untuk melayani korban gempa yang mengalami gangguan kesehatan pihaknya membuka delapan posko dan tersebar pada setiap wilayah terdampak.</p>
<p>&#8220;Guna melayani korban gempa kami melibatkan tenaga dari seluruh Puskesmas yang ada dan pengobatan diberikan secara gratis dan layanan ini terus berlanjut hingga masa transisi tanggap darurat bencana,&#8221; katanya. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bpbd-solok-selatan-4-127-jiwa-terdampak-gempa/">BPBD Solok Selatan : 4.127 Jiwa Terdampak Gempa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Gempa Solsel Masih Bertahan di Tenda Pengungsian</title>
		<link>https://prokabar.com/korban-gempa-solsel-masih-bertahan-di-tenda-pengungsian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2019 08:38:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32310</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Aro, Prokabar &#8211; Korban gempa bumi di Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, masih bertahan di tenda pengungsian satu hari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/korban-gempa-solsel-masih-bertahan-di-tenda-pengungsian/">Korban Gempa Solsel Masih Bertahan di Tenda Pengungsian</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Aro, Prokabar &#8211;</strong> Korban gempa bumi di Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, masih bertahan di tenda pengungsian satu hari menjelang masa tanggap darurat berakhir.</p>
<p>&#8220;Warga sebagian besar masih bertahan di tenda dan pada Senin (11/3) pukul 23.30 Wib warga masih merasakan guncangan gempa sehingga warga yang rumahnya mengalami rusak sedang takut kembali ke rumah,&#8221; kata Camat Sangir Balai Janggo, Muslim, Selasa (12/3).</p>
<p>Dia mengatakan untuk korban gempa yang rumahnya rusak ringan sudah berani balik ke rumah, tetapi yang rusak berat memilih bertahan di tenda pengungsian.</p>
<p>Warga yang memilih tidur di tenda pengungsian katanya, masih cukup banyak terutama di lokasi terparah yaitu Jorong Koto Sungai Kunyit.</p>
<p>&#8220;Korban gempa berharap pemerintah membantu perbaikan rumah mereka yang rusak akibat gempa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Semua korban gempa yang rumahnya rusak ringan katanya, ada 800 kepala keluarga dan sudah disarankan untuk pulang.</p>
<p>Kalaksa BPBD Solok Selatan Johny Hasan Basri mengatakan, pihaknya masih melakukan validasi di lapangan terkait jumlah kerusakan akibat gempa.</p>
<p>&#8220;Hari ini terakhir kami melakukan validasi dan besok akan dibahas terkait habisnya masa tanggap darurat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia mengatakan, ada sebagian kecil rumah yang rusak berat atau sedang tidak berani kembali ke rumah tetapi ada juga yang sudah menumpang di rumah familinya yang tidak rusak.</p>
<p>Ia menyebutkan pergerakan gempa sekarang sudah cenderung menurun seperti sekali dua hari dan akibatnya tidak signifikan.</p>
<p>&#8220;Sekarang intensitas gempanya sudah menurun sampai ia berhenti total,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman mengatakan sampai Senin (11/3) pihaknya sudah melayani 629 orang korban gempa di tiga puskesmas.<strong> (*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/korban-gempa-solsel-masih-bertahan-di-tenda-pengungsian/">Korban Gempa Solsel Masih Bertahan di Tenda Pengungsian</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantuan untuk Korban Gempa Solsel Terus Berdatangan</title>
		<link>https://prokabar.com/bantuan-untuk-korban-gempa-solsel-terus-berdatangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Mar 2019 08:21:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaBumi]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31555</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Aro, Prokabar &#8211; Bantuan untuk korban gempa di Kabupaten Solok Selatan, mulai berdatangan di posko bencana yang terpusat di kantor Camat Sangir Balai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantuan-untuk-korban-gempa-solsel-terus-berdatangan/">Bantuan untuk Korban Gempa Solsel Terus Berdatangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Aro, Prokabar &#8211;</strong> Bantuan untuk korban gempa di Kabupaten Solok Selatan, mulai berdatangan di posko bencana yang terpusat di kantor Camat Sangir Balai Janggo.</p>
<p>Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari, Hapison mengatakan bantuan yang sudah datang berupa tenda guling atau terpal 60 lembar, biskuit 30 paket, mie instan 40 dus, lauk pauk 40 paket serta perlengkapan dapur umum.</p>
<p>&#8220;Masih banyak bantuan dalam perjalanan menuju lokasi seperti beras dan terpal yang dijemput ke provinsi,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk beras yang masih dalam perjalanan sebanyak 1,2 ton, sedangkan tenda 20 buah untuk menampung warga yang mengungsi.</p>
<p>&#8220;Bantuan makanan akan kami tunggu datang semua setelah itu baru disalurkan supaya pembagiannya bisa merata,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu pihaknya juga mendirikan dapur umum di posko bencana untuk memenuhi kebutuhan korban.</p>
<p>Ia menambahkan, masyarakat masih membutuhkan tambahan tenda untuk menampung para pengungsi karena yang ada saat ini masih belum bisa menampung para pengungsi.</p>
<p>&#8220;Pada Kamis (28/2) kami sudah memasang tenda empat unit, tetapi belum bisa menampung seluruh pengungsi sehingga butuh tambahan lagi yang sekarang masih dalam perjalanan,&#8221; katanya.</p>
<p>Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sumardianto mengatakan sekarang tim yang terdiri dari TNI, Polri beserta relawan sedang membersihkan sisa runtuhan rumah warga.</p>
<p>&#8220;Tim gabungan hari ini membersihkan reruntuhan rumah warga dan apabila pemilik minta dirobohkan maka akan dilakukan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Gempa bumi yang terjadi di Solok Selatan, Sumatera Barat pada Kamis (28/2) pukul 06.27.05 WIB, dengan magnitudo 5,3 setelah dimutakhirkan berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dipicu sesar aktif yang belum terpetakan.</p>
<p>&#8220;Gempa Solok Selatan ini merupakan jenis gempa tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif yang belum terpetakan dan belum diketahui namanya,&#8221; kata Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Jumat.</p>
<p>Episenter gempa terletak pada koordinat 1,4 LS dan 101,53 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 36 kilometer arah timur laut Kota Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat, pada kedalaman 10 kilometer.</p>
<p>Daryono mengatakan, pemicu gempa tersebut diduga berasal dari percabangan (splay) dari Sesar Besar Sumatra (The Great Sumatra Fault Zone), mengingat lokasi episenter gempa ini terletak sejauh 49 kilometer di sebelah timur jalur Sesar Besar Sumatera tepatnya dari Segmen Suliti. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantuan-untuk-korban-gempa-solsel-terus-berdatangan/">Bantuan untuk Korban Gempa Solsel Terus Berdatangan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Takut Masuk Rumah, Warga Korban Gempa Tidur di Tenda Seadanya</title>
		<link>https://prokabar.com/takut-masuk-rumah-warga-korban-gempa-tidur-di-tenda-seadanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Mar 2019 04:34:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaBumi]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31538</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Aro, Prokabar &#8211; Masih trauma dan takut masuk rumah, lebih dari 600 Kepala Keluarga (KK) termasuk bayi dan balita korban gempa Solok Selatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/takut-masuk-rumah-warga-korban-gempa-tidur-di-tenda-seadanya/">Takut Masuk Rumah, Warga Korban Gempa Tidur di Tenda Seadanya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"><strong>Padang Aro, Prokabar &#8211;</strong> Masih trauma dan takut masuk rumah, lebih dari 600 Kepala Keluarga (KK) termasuk bayi dan balita korban gempa Solok Selatan tidur ditenda seadanya yang didorikan depan rumah mereka pada Kamis (28/2) malam.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Sebagian lainnya ada yang mengungsi kerumah saudara yang terbuat dari kayu. Madialis (43) warga Jorong Taratak Sungai Kunyit mengatakan Ia bersama 30 KK disekitar rumahnya terpaksa tidur di tenda karena tidak berani tidur didalam rumah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Gempa kecil masih sering terjadi kami khawatir dinding yang sudah retak itu menimpa kami dan anak-anak,&#8221; katanya.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Pada saat yang sama anaknya menimpali meminta ayahnya untuk tidak tidur didalam rumah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;<em>Yah Wak kini lalok diluar dih yah, Beko nyo ampok Wak dek rumah ko</em> (Yah, kita sekarang tidur diluar saja ya, nanti kita dihimpit oleh rumah),&#8221; ujar Affandi (4), anak Madialis.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Dari pantauan di lapangan, untuk daerah Sungai Kunyit,  tenda yang digunakan yakni terpal. Disana menampung 40 warga dengan lima bayi dan 6 anak-anak. Selebihnya orang dewasa dan remaja. Untuk selimut, mereka menggunakan kain panjang.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu untuk makanan, warga mengkonsumsi makanan yang dimasak di dapur umum dan sebagian lainnya memasak dengan bahan sendiri.<strong>(*/mbb)</strong></p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/takut-masuk-rumah-warga-korban-gempa-tidur-di-tenda-seadanya/">Takut Masuk Rumah, Warga Korban Gempa Tidur di Tenda Seadanya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempa 5,1 SR Goncang Kota Padang, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang</title>
		<link>https://prokabar.com/gempa-51-sr-goncang-kota-padang-masyarakat-diimbau-tetap-tenang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2019 16:10:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaBumi]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31489</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Dalam beberapa hari terakhir, Sumbar terus &#8220;bergoyang&#8221;. Terbaru, gempa berkekuatan 5,1 skala Richter menggoncang Kota Padang, sekitar pukul 21.18 WIB dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gempa-51-sr-goncang-kota-padang-masyarakat-diimbau-tetap-tenang/">Gempa 5,1 SR Goncang Kota Padang, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Dalam beberapa hari terakhir, Sumbar terus &#8220;bergoyang&#8221;. Terbaru, gempa berkekuatan 5,1 skala Richter menggoncang Kota Padang, sekitar pukul 21.18 WIB dan membuat sejumlah warga keluar dari rumah.</p>
<p>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan terjadi sekitar 23 kilometer dari arah tenggara Tua Pejat Kabupaten Kepulauan Mentawai.</p>
<p>Dari hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,1 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=4,9.</p>
<p>Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,16 LS dan 99,77 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 23 km arah tenggara Kota Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Propinsi Sumatera Barat pada kedalaman 35 km.</p>
<p>&#8220;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatra,&#8221; kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, Kamis (28/2).</p>
<p>Dijelaskan, konvergensi kedua lempeng tersebut membentuk zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempabumi yang sangat aktif di wilayah Sumatra. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh penyesaran naik (Thrust Fault).</p>
<p>Dampak gempabumi berdasarkan Peta Tingkat Guncangan (Shakemap BMKG) dan laporan masyarakat menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di beberapa daerah, sepertiMentawai, Painan, Padang, Padang Panjang, Solok, dan Bukittinggi.</p>
<p>&#8220;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Hingga pukul 21.45 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Dia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.</p>
<p>&#8220;Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website <a href="http://www.bmkg.go.id">http://www.bmkg.go.id </a>atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg),&#8221; jelasnya.<strong>(mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gempa-51-sr-goncang-kota-padang-masyarakat-diimbau-tetap-tenang/">Gempa 5,1 SR Goncang Kota Padang, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tampung Korban Gempa, Pemkab Solsel Dirikan Tenda Darurat</title>
		<link>https://prokabar.com/tampung-korban-gempa-pemkab-solsel-dirikan-tenda-darurat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2019 11:01:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaBumi]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31460</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Aro, Prokabar &#8211; Untuk menampung warga korban bencana gempa bumi yang belum berani pulang ke rumahnya, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, mendirikan tenda darurat....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tampung-korban-gempa-pemkab-solsel-dirikan-tenda-darurat/">Tampung Korban Gempa, Pemkab Solsel Dirikan Tenda Darurat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Aro, Prokabar &#8211;</strong> Untuk menampung warga korban bencana gempa bumi yang belum berani pulang ke rumahnya, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, mendirikan tenda darurat.</p>
<p>&#8220;Untuk saat ini kami mendirikan dulu lima buah tenda di Sungai Kunyit. Selanjutnya akan dimintakan tambahannya ke provinsi 15 buah lagi dan disebar ke titik pengungsian&#8221;, kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Madyarakat Desa/Nagari, Hapison, Kamis (28/2).</p>
<p>Selain itu pihaknya akan meninjau kebutuhan masyarakat bila perlu akan didirikan dapur umum dilokasi pengungsian.</p>
<p>Dia mengatakan untuk bantuan sembako kemungkinan baru Jumat (1/3) disalurkan sebab kebutuhan digudang saat ini terbatas.</p>
<p>&#8220;Agar semua korban tidak berebut kami akan cukupi dulu kebutuhannya dan saat ini masih koordinasi dengan Provinsi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Warga Sungai Kunyit Samin (65) mengatakan ia bersama warga lainnya masih belum berani balik kerumah sebab gempa susulan masih sering dirasakan.</p>
<p>&#8220;Untuk sementara kami mendirikan tenda darurat menggunakan terpal tapi belum tahu sampai kapan,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia mengatakan, kondisi rumahnya sudah banyak yang rusak sehingga dikhawatirkan akan roboh kalau terjadi gempa susulan.</p>
<p>&#8220;Kami takut kalau balik ke rumah nanti akan ditimpa bangunan kalau terjadi gempa susulan sehingga memilih tenda darurat,&#8221; katanya.</p>
<p>Warga lainnya Safrizal mengatakan, rumahnya termasuk yang rusak berat dan tidak bisa dihuni lagi sehingga sementara tidur ditenda darurat.</p>
<p>&#8220;Rumah saya harus dirobohkankan lagi dan dibangun lagi dari awal sebab kondisinya rusak parah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>BPBD setempat mencatat sebanyak 55 Kepala Keluarga mengungsi karena masih takut kembali kerumahnya.</p>
<p>Belasan Kepala Keluarga harus tinggal disatu tenda darurat karena madih takut akan terjadi gempa susulan.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tampung-korban-gempa-pemkab-solsel-dirikan-tenda-darurat/">Tampung Korban Gempa, Pemkab Solsel Dirikan Tenda Darurat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bertambah Lagi, 49 Korban Gempa Solsel Dirawat di 4 Puskesmas</title>
		<link>https://prokabar.com/bertambah-lagi-49-korban-gempa-solsel-dirawat-di-4-puskesmas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2019 07:29:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaBumi]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31447</guid>

					<description><![CDATA[<p>Solok Selatan, Prokabar &#8211; Jumlah korban gempa berkekuatan 5.3 SR yang mengguncang wilayah Solok Selatan pada Kamis (28/2) pukul 06.27 WIB terus bertambah. Selain...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bertambah-lagi-49-korban-gempa-solsel-dirawat-di-4-puskesmas/">Bertambah Lagi, 49 Korban Gempa Solsel Dirawat di 4 Puskesmas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Solok Selatan, Prokabar &#8211;</strong> Jumlah korban gempa berkekuatan 5.3 SR yang mengguncang wilayah Solok Selatan pada Kamis (28/2) pukul 06.27 WIB terus bertambah.</p>
<p>Selain mengakibatkan ratusan bangunan rusak serta puluhan masyarakat pun turut menjadi korban. Laporan sementara dari beberapa Puskesmas di Solok Selatan, sebanyak 49 orang dirawat di empat Puskesmas.</p>
<p>Di Puskesmas Mercu tercatat sebanyak 35 orang, Puskesmas Abai 10 orang, Puskesmas Talunan 2 orang, dan Puskesmas Bidar Alam 2 orang. Sementara 1 orang harus dirujuk ke RSUD karena mengalami luka berat.</p>
<p>Selain memakan korban, gempa juga merusak ratusan bangunan berat dan ringab. Di Nagari Lubuak Malako Kecamatan Sangir Jujuan, pihak nagari mendata sebanyak 11 unit rumah, 1 masjid dan 2 sekolah mengalami rusak berat dan ringan seperti dinding roboh dan retak retak. Seluruh kerusakan juga tersebar di tujuh Jorong<strong>. (eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bertambah-lagi-49-korban-gempa-solsel-dirawat-di-4-puskesmas/">Bertambah Lagi, 49 Korban Gempa Solsel Dirawat di 4 Puskesmas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Data BPBD Solsel : 347 Bangunan Rusak Akibat Gempa</title>
		<link>https://prokabar.com/data-bpbd-solsel-347-bangunan-rusak-akibat-gempa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2019 07:03:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaBumi]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31439</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Aro &#8211; Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sumatera Barat, tercatat 347 bangunan rusak ringan hingga berat akibat dua kali...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/data-bpbd-solsel-347-bangunan-rusak-akibat-gempa/">Data BPBD Solsel : 347 Bangunan Rusak Akibat Gempa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"><strong>Padang Aro &#8211;</strong> Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sumatera Barat, tercatat 347 bangunan rusak ringan hingga berat akibat dua kali gempa yang melanda, Kamis (28/2) pagi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Berdasarkan pendataan hingga pukul 12.00 Wib tercatat 343 rumah warga di tiga Kecamatan rusak ringan hingga berat ditambah empat fasilitas umum,&#8221; kata Sekretaris BPBD Solok Selatan Sumardianto, di Padang Aro.</p>
<p dir="ltr">Dia mengatakan, kerusakan rumah warga paling banyak di Nagari Sungai Kunyit Kecamatan Sangir Balai Janggo sebanyak 168 unit dengan rincian rusak berat 21 unit, rusak sedang 42 unit dan rusak ringan 106 unit.</p>
<p dir="ltr">Selanjutnya di Nagari Sungai Kunyit Barat rusak berat satu unit, rusak sedang dan rusak ringan masing-masing 50 unit.</p>
<p dir="ltr">Seterusnya Nagari Talunan Maju rusak berat tujuh unit dan rusak sedang 23 unit ditambah satu tempat ibadah dan satu fasilitas kesehatan.</p>
<p dir="ltr"><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190228_140037.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-31440" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190228_140037.jpg" alt="" width="640" height="311" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190228_140037.jpg 640w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_20190228_140037-300x146.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p dir="ltr">Kemudian di Kecamatan Sangir Batang Hari terdapat rumah rusak ringan 30 unit di Ranah Pantai Cermin.</p>
<p dir="ltr">Sedangkan di Kecamatan Sangir Jujuan tiga rumah rusak sedang dan 11 unit rusak ringan serta satu unit sekolah juga terdampak.</p>
<p dir="ltr">Korban luka-luka akibat gempa bumi tektonik yang melanda Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, terus bertambah dan hingga Kamis siang telah mencapai 48 orang.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Mereka kami rawat di tiga puskesmas, dan satu orang kami rujuk ke RSUD Muaralabuh,&#8221; kata Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman.</p>
<p dir="ltr">Ia merinci warga yang luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah saat gempa terjadi yang dirawat di tiga puskesmas meliputi Puskesmas Mercu 35 orang, Puskesmas Abai 3 orang, Puskesmas Talunan 2 orang dan Puskesmas Bidar Alam 2 orang (1 orang rujuk ke RSUD).</p>
<p dir="ltr">Ia mengatakan sebagian besar luka yang dialami warga berada di bagian atas badan karena tertimpa reruntuhan bangunan. &#8220;Seperti di kepala. Bahkan ada satu warga yang kepalanya harus mendapatkan 12 jahitan,&#8221; ujarnya<strong>.(*/mbb)</strong></p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/data-bpbd-solsel-347-bangunan-rusak-akibat-gempa/">Data BPBD Solsel : 347 Bangunan Rusak Akibat Gempa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semen Padang Kirim Relawan TRC ke Lokasi Gempa Solok Selatan</title>
		<link>https://prokabar.com/semen-padang-kirim-relawan-trc-ke-lokasi-gempa-solok-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2019 06:39:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#PTSP]]></category>
		<category><![CDATA[#SemenIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#SemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31434</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; PT Semen Padang mengirim relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang ke lokasi bencana gempa berkekuatan 5.3 SR yang mengguncang wilayah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-kirim-relawan-trc-ke-lokasi-gempa-solok-selatan/">Semen Padang Kirim Relawan TRC ke Lokasi Gempa Solok Selatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> PT Semen Padang mengirim relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang ke lokasi bencana gempa berkekuatan 5.3 SR yang mengguncang wilayah Solok Selatan (Solsel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis (28/2) pukul 06.27.05 WIB.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Relawan yang berjumlah lima orang itu, nantinya sesampai di lokasi bencana, akan langsung berkoordinasi dengan BPBD daerah setempat, dan melakukan assesment terkait sejauh apa kerusakan dari bencana gempa yang terjadi di daerah berjulukan &#8220;Sarantau Sasarambi&#8221; tersebut.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Kepala Biro Humas PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengatakan, hasil assesment dari relawan TRC Semen Padang yang dikirim ke lokasi gempa itu, nantinya akan dilaporkan ke Koordinator Lapangan TRC Semen Padang untuk dikoordinasikan dengan manajemen PT Semen Padang.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Dari hasil assement itu lah nantinya ditentukan apakah perusahaan perlu mengirim tambahan relawan, tim medis  dan sembako ke lokasi bencana atau tidak,&#8221; kata Nur Anita Rahmawati usai melepas keberangkatan relawan TRC Semen Padang ke lokasi gempa, di Plaza Kantor Pusat Semen Padang, Kamis.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Selain melakukan assesment di lokasi bencana, Anita menyebut bahwa relawan TRC Semen Padang itu nantinya juga akan membantu penanganan pascagempa, seperti mengevakuasi korban gempa, membersihkan fasilitas umum dan rumah-rumah penduduk yang runtuh akibat gempa, dan lain sebagainya.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Relawan TRC Semen Padang yang dikirim tadi pagi itu, nantinya akan berada di lokasi bencana gempa Solsel selama tiga hari. Bisa jadi masanya di sana diperpanjang dan bisa juga tidak, tergantung bagaimana situasi di lapangan nantinya,&#8221; pungkas Anita.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Sebelumnya, Sekretaris BPBD Solsel, Sumardianto menuturkan bahwa akibat gempabumi berkekuatan 5.3 SR yang mengguncang wilayah Kabupaten Solsel pada Kamis pagi itu, menyebabkan 40 unit rumah warga rusak dan 49 orang warga mengalami luka ringan.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Untuk lokasi terdampak, katanya, berada di Kecamatan Sangir Balai Janggo. Bahkan, jumlah rumah rusak dan korban luka-luka itu, tersebar di dua Nagari di kecamatan tersebuit, yaitu Nagari Sungai Kunyit dan Nagari Talunan Maju.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Namun yang paling parah terdampak gempa, yaitu di selatan Nagari Talunan Maju. Di sana, terang Sumardianto, 30 unit rumah dilaporkan rusak dan satu orang korban mengalami luka ringan. Sedangkan sisanya, tersebar di Nagari Sungai Kunyit.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">&#8220;Data ini masih sementera dan akan terus diupdate, karena TRC BPBD Solsel hingga kini masih terus melakukan pedataan jumlah korban dan rumah yang terdampak. Tindakan sementara yang telah kami lakukan, yaitu membuka posko kesehatan di Sungai Kunyit,&#8221; katanya<strong>.(*/mbb)</strong></p>
</div>
<div align="left"></div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-kirim-relawan-trc-ke-lokasi-gempa-solok-selatan/">Semen Padang Kirim Relawan TRC ke Lokasi Gempa Solok Selatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terus Bertambah, Korban Gempa Solok Selatan Capai 42 Orang</title>
		<link>https://prokabar.com/terus-bertambah-korban-gempa-solok-selatan-capai-42-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2019 05:48:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaBumi]]></category>
		<category><![CDATA[#gempasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=31411</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Hingga Kamis (28/2) siang, jumlah korban luka-luka akibat gempa bumi tektonik yang melanda Kabupaten Solok Selatan, terus bertambah mencapai 42 orang....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terus-bertambah-korban-gempa-solok-selatan-capai-42-orang/">Terus Bertambah, Korban Gempa Solok Selatan Capai 42 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Hingga Kamis (28/2) siang, jumlah korban luka-luka akibat gempa bumi tektonik yang melanda Kabupaten Solok Selatan, terus bertambah mencapai 42 orang.</p>
<p>&#8220;Mereka kami rawat di tiga puskesmas, dan satu orang kami rujuk ke RSUD,&#8221; kata Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman saat dihubungi dari Padang, Kamis.</p>
<p>Ia merinci warga yang luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah saat gempa terjadi yang dirawat di tiga puskesmas meliputi Puskesmas Mercu 35 orang, Puskesmas Abai 3 orang, Puskesmas Talunan 2 orang dan Puskesmas Bidar Alam 2 orang ( 1 orang rujuk ke RSUD).</p>
<p>Ia mengatakan sebagian besar luka yang dialami warga berada di bagian atas badan karena tertimpa reruntuhan bangunan. &#8220;Seperti di kepala. Bahkan ada satu warga yang kepalanya harus mendapatkan 12 jahitan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain menyiagakan puskesmas, Dinas Kesehatan juga mendirikan tiga posko kesehatan untuk penanganan warga yang menjadi korban gempa bumi, yakni di Sei Kunyit, Talunan dan Sangir Jujuan.</p>
<p>&#8220;Posko kesehatan untuk menangani korban-korban yang luka ringan. Untuk persediaan obat-obatan cukup,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara data BNPB sebanyak101 unit rumah rusak tersebar di empat nagari yang meliputi 30 unit rumah rusak sedang terdapat di Nagari Talunan Maju Kecamatan Sangor Balai Janggo.</p>
<p>Lalu 4 unit rumah rusak berat dan 6 unit rumah rusak sedang di Nagari Sungai Kunyit Kecamatan Sangir Balai Jangjo.</p>
<p>Satu unit rumah rusak berat dan 30 unit rumah rusak sedang dan rusak ringan di Nagari Sungai Kunyit Barat Kecamatan Sangir Balai Janggo.</p>
<p>Sebanyak 30 unit rumah rusak sedang dan ringan di Nagari Ranah Pantai Cermin Kecamatan Sangir Batanghari.</p>
<p>BPBD Kabupaten Solok Selatan masih melakukan pendataan. Tenda telah didirikan untuk logistik dan pengungsi. Dampak gempa tidak besar sehingga diperkirakan kerusakan tidak luas.</p>
<p>Solok Selatan diguncang dua kali gempa pada Kamis dengan kekuatan magnitudo 4,8 sekitar pukul 01.55.02 WIB dan pukul 06.27.05 WIB yang berkekuatan magnitudo 5,3. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terus-bertambah-korban-gempa-solok-selatan-capai-42-orang/">Terus Bertambah, Korban Gempa Solok Selatan Capai 42 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 131/136 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 4/7 queries in 0.011 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 12:39:47 by W3 Total Cache
-->