<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#GempaSulteng Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/gempasulteng/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/gempasulteng/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2019 09:52:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#GempaSulteng Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/gempasulteng/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anak Anak Korban Bencana Di Sigi Main Bola Bareng Hiroaki Kato dan Seiichiro</title>
		<link>https://prokabar.com/anak-anak-korban-bencana-di-sigi-main-bola-bareng-hiroaki-kato-dan-seiichiro/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2019 09:52:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jepang]]></category>
		<category><![CDATA[#SepakBola]]></category>
		<category><![CDATA[#sigi]]></category>
		<category><![CDATA[#sulawesitengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=48259</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kemeriahan tengah terjadi di Lapangan Dolo Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (5/10). Canda tawa anak-anak seakan mengurangi kesedihan setelah satu tahun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/anak-anak-korban-bencana-di-sigi-main-bola-bareng-hiroaki-kato-dan-seiichiro/">Anak Anak Korban Bencana Di Sigi Main Bola Bareng Hiroaki Kato dan Seiichiro</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Kemeriahan tengah terjadi di Lapangan Dolo Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (5/10). Canda tawa anak-anak seakan mengurangi kesedihan setelah satu tahun lalu diterjang bencana tsunami.</p>
<p>Mereka asyik bermain bola bersama musisi asal Jepang, Hiroaki Kato dan Seiichiro Maki, Mantan Striker Timnas Jepang.</p>
<p>Acara yang digagas Japan International Coorporation Agency (JICA) bekerjasama dengan Japan League, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palu dan Yoshimoto Indonesia ini bertajuk &#8216;Kick Off to The Future&#8217; Fun Soccer for Kids, Talkshow &amp; Live Musik sebagai peringatan pasca bencana alam.</p>
<p>Selain striker yang pernah bermain di Piala Dunia 2016 di Jerman, Arina Ephipania istri Hiroaki Kato pun turut hadir dan memeriahkan acara.</p>
<figure id="attachment_48260" aria-describedby="caption-attachment-48260" style="width: 1000px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-large wp-image-48260" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/10/9BDA9B34-B6F2-4C35-8BE4-01442CAC29ED-1024x767.jpeg" alt="Anak-anak korban bencana mengikuti acara 'Kick Off to The Future' Fun Soccer for Kids" width="1000" height="749" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/10/9BDA9B34-B6F2-4C35-8BE4-01442CAC29ED-1024x767.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/10/9BDA9B34-B6F2-4C35-8BE4-01442CAC29ED-300x225.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/10/9BDA9B34-B6F2-4C35-8BE4-01442CAC29ED-768x575.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/10/9BDA9B34-B6F2-4C35-8BE4-01442CAC29ED.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /><figcaption id="caption-attachment-48260" class="wp-caption-text">Anak-anak korban bencana mengikuti acara &#8216;Kick Off to The Future&#8217; Fun Soccer for Kids</figcaption></figure>
<p>Acara yang berlangsung sejak pukul 13.00 WITA ini diisi penyerahan donasi seragam bola tim Urawa Red Diamond (tim sepak bola Jepang) ke pihak Indonesia. Ditambah lagi pembagian ke 100 orang anak-anak korban bencana yang berasal dari 3 camp yakni : Jonooge camp, Balaroa camp dan Petobo camp. Bukan hanya itu, anak-anak juga mendapatkan fun soccer clinic dari J -League dan Seiichiro Maki.</p>
<p>&#8220;Harapan saya semoga anak-anak di lokasi bencana dapat terus berbagi senyum diatas kesedihan yang mereka alami dan tetap menggapai apapun cita-cita kalian karena itu sangat penting,&#8221; ungkap Seiichiro Maki.</p>
<p>Disisi talkshow membahas tentang perkembangan kondisi Palu bersama JICA, PMI Kota Palu dan Non Goverment Organization ( NGO) seperti SKP-HAM, Parcic dan lainnya.</p>
<figure id="attachment_48261" aria-describedby="caption-attachment-48261" style="width: 767px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-48261" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/10/6F8E9653-9D78-43FD-B344-F98E68FDE899-767x1024.jpeg" alt="Penyerahan  donasi seragam bola tim Urawa Red Diamond (tim sepak bola Jepang)" width="767" height="1024" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/10/6F8E9653-9D78-43FD-B344-F98E68FDE899-767x1024.jpeg 767w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/10/6F8E9653-9D78-43FD-B344-F98E68FDE899-225x300.jpeg 225w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/10/6F8E9653-9D78-43FD-B344-F98E68FDE899-768x1025.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/10/6F8E9653-9D78-43FD-B344-F98E68FDE899.jpeg 959w" sizes="(max-width: 767px) 100vw, 767px" /><figcaption id="caption-attachment-48261" class="wp-caption-text">Penyerahan donasi seragam bola tim Urawa Red Diamond (tim sepak bola Jepang)</figcaption></figure>
<p>Diakhir acara, Hiroaki Kato dan Arina berkolaborasi dengan musisi lokal menghibur korban bencana dengan sejumlah lagu.</p>
<p>&#8220;Bulan Juli lalu saya sebelumnya sudah datang dan mengunjungi lokasi-lokasi bencana alam. Kali ini saya satang ke Palu untuk memperingati satu tahun pasca bencana. Bedanya adalah saya mengajak istri saya kali ini untuk menghibur masyakarat Palu. Saya senang sekali bisa hadir kembali di Kota Palu dan saya berharap Palu terus bangkit, bangkit dan bangkit!,&#8221; tutup Hiroaki Kato memberi semangat. (<b>beb</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/anak-anak-korban-bencana-di-sigi-main-bola-bareng-hiroaki-kato-dan-seiichiro/">Anak Anak Korban Bencana Di Sigi Main Bola Bareng Hiroaki Kato dan Seiichiro</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasca Gempa Beruntun, BMKG Peringati Warga Sulteng Jauhi Laut</title>
		<link>https://prokabar.com/pasca-gempa-beruntun-bmkg-peringati-warga-sulteng-jauhi-laut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Apr 2019 13:06:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=34569</guid>

					<description><![CDATA[<p>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengirimkan rekomendasi kepada BPBD Kabupaten Banggai agar mengarahkan warga di Kecamatan Toili dan sekitarnya untuk mengungsi. Hal...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasca-gempa-beruntun-bmkg-peringati-warga-sulteng-jauhi-laut/">Pasca Gempa Beruntun, BMKG Peringati Warga Sulteng Jauhi Laut</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengirimkan rekomendasi kepada BPBD Kabupaten Banggai agar mengarahkan warga di Kecamatan Toili dan sekitarnya untuk mengungsi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal itu dilakukan setelah peringatan dini tsunami pasca-gempa yang terjadi dengan magnitudo 6,9 pada 18.40 WIB lalu. Serta</span> gempa bumi susulan dengan magnitudo 5,2 terjadi pada pukul 19:12:15 WIB dengan lokasi 1,90 LS dan 122,56 BT (84 kilometer barat daya Kepulauan Banggai Sulawesi Tengah).</p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima, Jumat (12/4), mengatakan lokasi gempa di Sulawesi Tengah, Indonesia. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Yakni pada : </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">85 km Barat Daya Banggai Kepulauan-Sulteng</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">113 km Barat Daya Banggai-Sulteng</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">113 km Timur Laut Morowali-Sulteng</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Gempa terasa kuat di Kota Palu sekitar 6 detik. Masyarakat panik dan keluar dari rumah.&#8221; tulis Sutopo dalam keterangannya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Gempa terasa kuat di Kabupaten Luwu Timur sekitar 4 detik. Dan gempa berpotensi tsunami Kabupaten Morowali, (belum bisa dikontak).&#8221; </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;BMKG menyatakan gempa berpotensi tsunami dengan status peringatan waspada. Artinya pemerintah provinsi/kabupaten/kota yang berada pada status waspada diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyrakat untuk menjauhi pantai dan sungai.&#8221; tulisnya. (*/gas/hdp)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasca-gempa-beruntun-bmkg-peringati-warga-sulteng-jauhi-laut/">Pasca Gempa Beruntun, BMKG Peringati Warga Sulteng Jauhi Laut</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Heli MI-8 Lakukan Water-Bombing Wilayah Terdampak Likuifaksi Sulteng</title>
		<link>https://prokabar.com/heli-mi-8-lakukan-water-bombing-wilayah-terdampak-likuifaksi-sulteng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2018 10:52:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#Sulteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21569</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kota Palu, Prokabar – Helikopter MI-8 memulai melakukan water-bombing_ atau pengemboman material disinfektan di wilayah terdampak likuifaksi, seperti Petobo, Balaroa, dan Jono Oge. Pengemboman menjadi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/heli-mi-8-lakukan-water-bombing-wilayah-terdampak-likuifaksi-sulteng/">Heli MI-8 Lakukan Water-Bombing Wilayah Terdampak Likuifaksi Sulteng</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kota Palu, Prokabar</strong> – Helikopter MI-8 memulai melakukan water-bombing_ atau pengemboman material disinfektan di wilayah terdampak likuifaksi, seperti Petobo, Balaroa, dan Jono Oge. Pengemboman menjadi langkah yang efektif karena cakupan wilayah yang luas dan kondisi lapangan yang berpotensi terjadi amblesan.</p>
<p>Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan helikopter untuk membantu operasi _water-bombing_ yang dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Kementerian Kesehatan dan Kesehatan TNI. Pengisian material disinfektan diisi ke dalam _bucket_ atau ember yang telah dipersiapkan personel TNI melalui mobil tanki. Saat ini (18/10) tengah berlangsung pengeboman disinfektan di wilayah Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).</p>
<p>Penanganan wilayah terdampak likuifaksi tidak hanya melalui pengemboman udara, tetapi juga _fogging_ atau penyemprotan oleh para personel di darat. Langkah tersebut telah dilakukan di wilayah-wilayah yang dapat dijangkau di Petobo dan Balaroa. Penyemportan juga dilakukan di halaman rumah sakit yang digunakan untuk pengumpulan jenazah yang berhasil dievakuasi, seperti RS Undata, RS Madani, dan RS Bhayangkara. Tindakan ini merupakan upaya untuk membasmi vektor yang dapat mengancam kesehatan lingkungan. Namun untuk solusi jangka panjang, penimbunan wilayah terdampak likuifaksi harus segera dilakukan.</p>
<p>Pengeboman maupun penyemprotan disinfektan ini merupakan upaya antisipasi penyebaran penyakit melalui vektor seperti lalat, kecoa, atau tikus. Banyaknya korban meninggal yang diperkirakan masih tertimbun bangunan maupun tanah mendorong upaya antisipasi tersebut. Di sisi lain, operasi evakuasi korban meninggal telah dihentikan tim gabungan pada 12 Oktober 2018 lalu, meskipun tidak tertutup kemungkinan mereka melakukan operasi evakuasi ketika mendapatkan laporan dari warga.</p>
<p>Penimbunan wilayah terdampak untuk dijadikan sebagai ruang publik sempat disampaikan pada pembahasan penanganan ke depan. Dikutip dari rilis Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) pada Selasa lalu (16/10) bahwa Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng Ridwan Mumu menyampaikan lokasi Balaroa dan Petobo akan ditimbun terlebih dahulu dan ditetapkan sebagai pemakaman massal. Selanjutnya pemerintah setempat akan menutup lokasi tersebut dan tidak boleh lagi ada pembangunan karena akan dibuat sebagai kawasan hijau dan monumen di dua lokasi tersebut</p>
<p>Sementara itu, Kepala Pusat Krisis Kementerian Kesehatan dr. Ahmad Yurianto merekomendasikan penimbunan di wilayah terdampak likuifaksi; seperti di wilayah Petobo yang lapisan tanahnya terangkat akan ditimbun. Cara terbaik adalah menimbun dengan tanah seperti selayaknya memakamkan jenazah dalam kehidupan masyarakat sehari hari. “Pertimbangan terbaik dalam penanganan jenazah yang belum diketemukan setelah hari ke-7 adalah dengan tetap memakamkan di lokasi yang diduga jenazah itu berada,” ujar Yurianto melalui pesan pendek beberapa hari lalu (12/10).</p>
<p>“Ini adalah bentuk penghormatan terhadap jenazah tersebut, di samping kemungkinan untuk bisa menemukan jenazah dalam keadaan utuh sangat kecil kemungkinannya, penggalian jenazah juga sangat berisiko terhadap penyebaran dan penularan bakteri-bakteri berbahaya bagi kesehatan lingkungan sekitar.”</p>
<p>Yurianto juga menyampaikan bahwa perlu dilakukan oleh dinas terkait untuk melakukan pengecekan kualitas air tanah secara berkala. Selain itu, upaya yang perlu dilakukan ketika melalukan penimbunan yaitu pembuatan drainase yang baik agar air hujan bisa terkumpul dengan baik dan bisa diintervensi sebelum masuk sungai. “Ideal jika timbunan ditanggul dan drainase dibuat dari semen,” ungkap Kepala Pusat Krisis Kemenkes.</p>
<p>Hasil analisis sementara pemetaan secara spasial menunjukkan bahwa wilayah terdampak likuifaksi pascagempa Sulteng menyebabkan pengangkatan dan amblesan di Balaroa, Kota Palu, sedangkan jumlah perkiraan rumah terdampak mencapai 1.045 unit. Luas wilayah terdampak mencapai 47,8 hektar. Jumlah perkiraan rumah terdampak di Petobo, Kota Palu mencapai 2.050 unit dengan luas wilayah 180 hektar, sedangkan di Jono Oge, Sigi, mencapai 366 unit dengan luas wilayah 202 hektar.</p>
<p>Likuifaksi merukan fenomena yang terjadi ketika tanah yang jenuh atau agak jenuh kehilangan kekuatan dan kekakuan akibat adanya tegangan, seperti getaran gempa bumi. Sementara itu, berdasarkan penelitian Badan Geologi pada 2012 menyebutkan bahwa wilayah Palu merupakan wilayah dengan potensi likuifaksi sangat tinggi.</p>
<p>Gempa magnitudo 7,4 yang mengguncang beberapa wilayah di Sulteng pada akhir September lalu mengakibatkan ribuan jiwa meninggal dunia dan luka berat. Data Kogasgabpad per 17 Oktober 2018, pukul 17.00 Wita melansir jumlah korban meninggal dunia 2.103 jiwa, hilang 680, luka-luka 4.612, dan mengungsi 274.195. Ribuan orang diperkirakan meninggal dunia dan tertimbun di wilayah terdampak likuifaksi. Pemerintah Provinsi telah memperpanjang status tanggap darurat hingga 26 Oktober 2018.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/heli-mi-8-lakukan-water-bombing-wilayah-terdampak-likuifaksi-sulteng/">Heli MI-8 Lakukan Water-Bombing Wilayah Terdampak Likuifaksi Sulteng</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Meninggal Bencana Sulteng Capai 2.073 Orang</title>
		<link>https://prokabar.com/korban-meninggal-bencana-sulteng-capai-2-073-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2018 10:06:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#gempadonggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapalu]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20925</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah hingga Kamis pukul 13.00 WITA mencapai 2.073 orang. &#8220;Semua...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/korban-meninggal-bencana-sulteng-capai-2-073-orang/">Korban Meninggal Bencana Sulteng Capai 2.073 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah hingga Kamis pukul 13.00 WITA mencapai 2.073 orang.</p>
<p>&#8220;Semua korban meninggal dunia sudah dimakamkan setelah diidentifikasi, baik secara massal maupun oleh keluarganya,&#8221; kata<br />
Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers terkait penanganan gempa dan tsunami Sulawesi Tengah di Graha BNPB, Kamis (11/10) di Jakarta.</p>
<p>Sutopo mengatakan korban yang ditemukan kebanyakan meninggal akibat terjangan tsunami, selain karena tertimpa bangunan karena gempa maupun tertimbun lumpur karena likuifaksi.</p>
<p>Korban meninggal dunia yang ditemukan di Kota Palu 1.663 orang, Kabupaten Donggala 171 orang, Kabupaten Sigi 223 orang, Kabupaten Parigi Moutong 15 orang dan Pasangkayu, Sulawesi Barat satu orang.</p>
<p>Kota Palu menjadi daerah dengan korban meninggal dunia terbanyak karena berada di wilayah pantai. Sepanjang teluk dihantam tsunami berketinggian 2,2 meter hingga 11 meter lebih dalam jarak setengah kilometer dari pantai.</p>
<p>Dari seluruh korban meninggal dunia, 994 orang dimakamkan secara massal dan 1.079 orang dimakamkan oleh keluarganya.</p>
<p>Sementara itu, korban yang dilaporkan hilang 680 orang. Korban luka-luka yang dirawat 10.679 orang dengan perincian 2.549 orang luka berat dan 8.130 orang luka ringan.</p>
<p>&#8220;Pengungsi berjumlah 87.725 jiwa. Sebanyak 78.994 jiwa mengungsi di 112 titik di wilayah Sulawesi Tengah, sedangkan 8.731 jiwa di luar Sulawesi Tengah,&#8221; katanya. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/korban-meninggal-bencana-sulteng-capai-2-073-orang/">Korban Meninggal Bencana Sulteng Capai 2.073 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masa Tanggap Darurat Sulteng Diperpanjang 14 Hari, Ini Alasannya</title>
		<link>https://prokabar.com/masa-tanggap-darurat-sulteng-diperpanjang-14-hari-ini-alasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2018 09:56:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#gempadonggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapalu]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20921</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Masa tanggap darurat bencana di Sulawesi Tengah diperpanjang 14 hari. Hal itu dikatakan Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masa-tanggap-darurat-sulteng-diperpanjang-14-hari-ini-alasannya/">Masa Tanggap Darurat Sulteng Diperpanjang 14 Hari, Ini Alasannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Masa tanggap darurat bencana di Sulawesi Tengah diperpanjang 14 hari.</p>
<p>Hal itu dikatakan Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (11/10) di Jakarta.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan rapat koordinasi yang dilakukan pukul 09.00 WIB yang dipimpin Gubernur Sulawesi Tenggara, masa tanggap darurat bencana diperpanjang 14 hari mulai Sabtu (13/10) hingga Jumat (26/10),&#8221; katanya.</p>
<p>Perpanjangan itu karena masih banyak masalah yang harus diselesaikan seperti pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi dan perbaikan sarana dan prasarana.</p>
<p>Kemudian, pembangunan hunian sementara, penanganan medis, perlindungan sosial dan pembersihan puing bangunan juga dinilai belum selesai.</p>
<p>&#8220;Diperlukan kemudahan akses agar penanganan dapat cepat dilakukan sehingga masa tanggap darurat bencana perlu diperpanjang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter yang telah dimutakhirkan oleh BMKG menjadi 7,4 Skala Richter mengguncang wilayah Palu dan Donggala pada Jumat (28/9) pukul 17.02 WIB.</p>
<p>Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer itu berada pada 27 kilometer Timur Laut Donggala.</p>
<p>Gempa di jalur sesar Palu-Koro tersebut menyebabkan gelombang tsunami dan likuifaksi atau pencairan tanah. Hingga Kamis pukul 13.00, jumlah korban meninggal dunia mencapai 2.073 orang. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masa-tanggap-darurat-sulteng-diperpanjang-14-hari-ini-alasannya/">Masa Tanggap Darurat Sulteng Diperpanjang 14 Hari, Ini Alasannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masa Tanggap Darurat Bencana Sulteng Kemungkinan Diperpanjang</title>
		<link>https://prokabar.com/masa-tanggap-darurat-bencana-sulteng-kemungkinan-diperpanjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2018 09:41:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#gempadonggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapalu]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20721</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Masa tanggap darurat gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah kemungkinan akan diperpanjang. Hal itu dibahas Rabu (10/10) apakah diperpanjang atau...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masa-tanggap-darurat-bencana-sulteng-kemungkinan-diperpanjang/">Masa Tanggap Darurat Bencana Sulteng Kemungkinan Diperpanjang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Masa tanggap darurat gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah kemungkinan akan diperpanjang. Hal itu dibahas Rabu (10/10) apakah diperpanjang atau tidak.</p>
<p>&#8220;Namun, melihat medan yang ada, kemungkinan akan diperpanjang 14 hari,&#8221; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers terkait bencana Sulawesi Tengah di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (9/10).</p>
<p>Khusus untuk pencarian dan pertolongan korban, Sutopo mengatakan akan dihentikan pada Kamis (11/10). Hal itu sesuai dengan prosedur standar operasional pencarian dan pertolongan yang dilakukan selama tujuh hari dengan masa tambahan tiga hari.</p>
<p>&#8220;Hingga Kamis (11/10), pencarian dan pertolongan korban sudah dilakukan selama 14 hari,&#8221; katanya menjelaskan.</p>
<p>Berdasarkan rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola terkait evakuasi korban tertimpun di Balaroa, Petobo dan Jono Oge, pencarian dan pertolongan korban dinilai sudah tidak memungkinkan.</p>
<p>Dari korban terakhir yang telah dievakuasi, kondisinya sudah melepuh, tidak dikenali dan harus segera dimakamkan karena jenazahnya kemungkinan membawa kuman yang bisa menyebarkan penyakit.</p>
<p>&#8220;Karena itu, pencarian dan pertolongan korban akan dihentikan pada Kamis (11/10), tetapi masa tanggap darurat untuk melayani kebutuhan pengungsi kemungkinan akan diperpanjang 14 hari,&#8221; kata Sutopo. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masa-tanggap-darurat-bencana-sulteng-kemungkinan-diperpanjang/">Masa Tanggap Darurat Bencana Sulteng Kemungkinan Diperpanjang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Meninggal Gempa Bumi dan Tsunami Sulteng Capai 2.002 Orang</title>
		<link>https://prokabar.com/korban-meninggal-gempa-bumi-dan-tsunami-sulteng-capai-2-002-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2018 06:12:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#gempadonggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapalu]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20692</guid>

					<description><![CDATA[<p>Palu, Prokabar &#8211; Jumlah korban meninggal dunia dalam musibah gempa dan tsunami, di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, hingga Selasa, pukul 08.54 Wita mencapai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/korban-meninggal-gempa-bumi-dan-tsunami-sulteng-capai-2-002-orang/">Korban Meninggal Gempa Bumi dan Tsunami Sulteng Capai 2.002 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Palu, Prokabar</strong> &#8211; Jumlah korban meninggal dunia dalam musibah gempa dan tsunami, di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, hingga Selasa, pukul 08.54 Wita mencapai 2.002 orang.</p>
<p>Perkembangan informasi penanganan tanggap darurat bencana gempa dan tsunami Sulteng pada Posko Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) di Palu menyebutkan dari korban meninggal dunia itu sebagian dikuburkan secara massal dan sebagian oleh keluarganya masing-masing.</p>
<p>Korban meninggal dunia yang telah dikuburkan secara massal di Poboya sebanyak 864 jenazah, di pemakaman massal Pantoloan 35 jenazah, dan di pemakaman massal di Donggala 35 jenazah.</p>
<p>Korban meninggal dunia yang telah dimakamkan oleh keluarganya masing-masing sebanyak 1.068 jenazah.</p>
<p>Sementara korban luka-luka mencapai 4.084 orang, korban hilang 671 orang.</p>
<p>Rumah rusak akibat gempa yang terjari pada Jumat (28/9) lalu sebanyak 67.310 unit tersebar di Kota Palu sebanyak 65.733 unit, di Kabupaten Sigi 897 unit, dan di Kabupaten Donggala 680 unit.</p>
<p>Masyarakat yang mengungsi terdata sekitar 74 ribu orang.</p>
<p>Tim satgas evakuasi dari Kogasgabpad pada Selasa ini masih melanjutkan kegiatan pencarian dan evakuasi korban.</p>
<p>Proses pencarian dan evakuasi korban dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (11/10).</p>
<p>Selain mencari korban, maka tim juga terus membuka akses jalan pada lokasi-lokasi yang terisolir.</p>
<p>Kogasgabpad juga terus memulihkan perekonomian masyarakat.</p>
<p>Sebelumnya Panglima Kogasgabpad Mayjen TNI Tri Suwandono mengimbau warga yang meninggalkan Palu dan daerah-daerah sekitarnya untuk kembali.</p>
<p>&#8220;Ekonomi sudah berjalan, bank-bank buka, rumah sakit operasional, listrik sudah mengalir baik, sekolah, air bersih juga begitu, dan lain sebagainya,&#8221; katanya pada Senin (8/10).</p>
<p>Ia mengajak masyarakat untuk kembali membangun kembali Palu, Donggala, dan Sigi, agar Sulawesi Tengah bisa bangkit. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/korban-meninggal-gempa-bumi-dan-tsunami-sulteng-capai-2-002-orang/">Korban Meninggal Gempa Bumi dan Tsunami Sulteng Capai 2.002 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Gempa dan Tsunami Palu yang Hilang 5.000 Orang</title>
		<link>https://prokabar.com/korban-gempa-dan-tsunami-palu-yang-hilang-5-000-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Oct 2018 09:25:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#gempadonggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapalu]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20527</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Gempa dan tsunami Palu 28 September lalu, masih menyisakan 5.000 korban yang belum ditemukan. &#8220;Di Balaroa dan Betopo ada sekitar 5.000...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/korban-gempa-dan-tsunami-palu-yang-hilang-5-000-orang/">Korban Gempa dan Tsunami Palu yang Hilang 5.000 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Gempa dan tsunami Palu 28 September lalu, masih menyisakan 5.000 korban yang belum ditemukan.</p>
<p>&#8220;Di Balaroa dan Betopo ada sekitar 5.000 orang yang belum ditemukan,&#8221; kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam jumpa persnya di Jakarta, Minggu (7/10).</p>
<p>Masa tanggap darurat akan berakhir 11 Oktober. Jika sampai saat tersebut tak kunjung ditemukan, maka tak dicari lagi,&#8221; kata dia.</p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-20557 aligncenter" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG_20181007_201420-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG_20181007_201420-300x225.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG_20181007_201420-768x576.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG_20181007_201420.jpg 800w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>*Jumlah korban*<br />
Data BNPB menyebut, jumlah korban gempa yang sudah ditemukan 1.640 orang sampai 6 Oktober. Khusus korban likuifasi di Palu 186 orang.</p>
<p>Informasi 5.000 korban yang tertimbun tanah di Balaroa dan Petobo, baru berupa laporan perkiraan dari kepala desa.</p>
<p>Angka resmi BNPB (jumpa pers Minggu, 7/10) sbb:<br />
Korban tewas 1.763 orang<br />
Korban luka berat 2.632 orang<br />
Korban hilang 265 orang<br />
Korban tertimbun 152 orang<br />
Total korban tewas, luka, hilang, tertimbun: 4.812 orang</p>
<p>Pengungsi : 62.359 orang</p>
<p>Menurut laporan kepala desa Balaroa dan Petobo ada sekitar 5.000 orang yang belum ditemukan. Namun masih perlu dikonfirmasi.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/korban-gempa-dan-tsunami-palu-yang-hilang-5-000-orang/">Korban Gempa dan Tsunami Palu yang Hilang 5.000 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MENUSUK RINDU &#8211; DAHLAN ISKAN MENANGIS</title>
		<link>https://prokabar.com/menusuk-rindu-dahlan-iskan-menangis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Oct 2018 10:35:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#DahlanIskan]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#Palu]]></category>
		<category><![CDATA[#PrauForPalu]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20349</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Tidak terhitung. Entah sudah berapa kali. Saya ke Palu. Di masa lalu. Tak terhitung. Berapa banyak ikan lautnya yang sudah kulahap. Berapa cobek...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menusuk-rindu-dahlan-iskan-menangis/">MENUSUK RINDU &#8211; DAHLAN ISKAN MENANGIS</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Tidak terhitung.</em></strong></p>
<p><strong><em>Entah sudah berapa kali.</em></strong><br />
<strong><em>Saya ke Palu.</em></strong><br />
<strong><em>Di masa lalu.</em></strong></p>
<p><strong><em>Tak terhitung.</em></strong><br />
<strong><em>Berapa banyak ikan lautnya yang sudah kulahap.</em></strong><br />
<strong><em>Berapa cobek sambalnya yang kulumat.</em></strong></p>
<p><strong><em>Berapa botol bawang merah gorengnya yang kubawa pulang.</em></strong></p>
<p><strong><em>Palu.</em></strong></p>
<p><strong><em>Tempatku merintis koran.</em></strong><br />
<strong><em>Tempatku mendidik wartawan.</em></strong><br />
<strong><em>Tempatku menikmati makanan.</em></strong></p>
<p><strong><em>Pernah saya ke Palu</em></strong><br />
<strong><em>Hanya satu jam di sana</em></strong><br />
<strong><em>Hanya karena kangen ikannya</em></strong><br />
<strong><em>Dan sambalnya.</em></strong></p>
<p><strong><em>Tak pernah hilang dari ingatan.</em></strong><br />
<strong><em>Sebuah restoran</em></strong><br />
<strong><em>Tidak bisa tutup sebelum tengah malam</em></strong><br />
<strong><em>Karena pesawat saya terlambat tiba</em></strong></p>
<p><strong><em>Sang suami menunggu di teras</em></strong><br />
<strong><em>Seorang keturunan Arab.</em></strong></p>
<p><strong><em>Sang istri tetap di dapur membuat sambal baru.</em></strong><br />
<strong><em>Seorang wanita keturunan Tionghoa.</em></strong><br />
<strong><em>Yang tidak bisa bahasa Mandarin melainkan Hokkian.</em></strong></p>
<p><strong><em>Saya lihat putri-putrinya.</em></strong><br />
<strong><em>Setengah Arab.</em></strong><br />
<strong><em>Setengah Tionghoa.</em></strong></p>
<p><strong><em>Palu…</em></strong></p>
<p><strong><em>Kesegaran ikannya,</em></strong><br />
<strong><em>Kelegitan sambalnya,</em></strong><br />
<strong><em>Masih menempel di lidahku.</em></strong><br />
<strong><em>Sampai belasan tahun kemudian.</em></strong><br />
<strong><em>Sampai sekarang.</em></strong></p>
<p><strong><em>Palu…</em></strong></p>
<p><strong><em>Kutitikkan air mataku.</em></strong><br />
<strong><em>Kuremaskan genggam tanganku.</em></strong><br />
<strong><em>Marah.</em></strong><br />
<strong><em>Geram.</em></strong><br />
<strong><em>Tak berdaya.</em></strong><br />
<strong><em>Menyaksikan rakyat sengsara.</em></strong></p>
<p><strong><em>Tidak cukup listrik di sana</em></strong><br />
<strong><em>Di tahun 2009 itu.</em></strong><br />
<strong><em>Kulanggar hukum.</em></strong><br />
<strong><em>Kutabrak peraturan.</em></strong><br />
<strong><em>Demi listrik di sana.</em></strong></p>
<p><strong><em>Yang mati tiga kali sehari.</em></strong><br />
<strong><em>Kadang seminggu mati abadi…</em></strong></p>
<p><strong><em>Palu-Kebunkopi,</em></strong><br />
<strong><em>Palu-Parigi,</em></strong><br />
<strong><em>Palu-Tentena,</em></strong><br />
<strong><em>Palu-Donggala,</em></strong><br />
<strong><em>Adalah rute-ruteku.</em></strong><br />
<strong><em>Kala itu.</em></strong></p>
<p><strong><em>Rute yang menantang</em></strong><br />
<strong><em>Rute yang ngeri-ngeri sedap itu.</em></strong></p>
<p><strong><em>Palu…</em></strong></p>
<p><strong><em>Telukmu,</em></strong><br />
<strong><em>Nyiur melambaimu,</em></strong><br />
<strong><em>Al-Khairatmu,</em></strong><br />
<strong><em>Gerejamu,</em></strong><br />
<strong><em>Kelentengmu,</em></strong><br />
<strong><em>Semua lekuk-lekukmu,</em></strong><br />
<strong><em>Begitu abadinya diingatanku.</em></strong></p>
<p><strong><em>Palu…</em></strong></p>
<p><strong><em>Lama saya tidak ke sana</em></strong><br />
<strong><em>Sejak saya sendiri terkena bencana.</em></strong></p>
<p><strong><em>Palu…</em></strong></p>
<p><strong><em>Tiba-tiba namamu menusuk jantungku.</em></strong></p>
<p><strong><em>Pilu</em></strong><br />
<strong><em>Gempa dan tsunami itu.</em></strong><br />
<strong><em>Jumat senja akhir September lalu.</em></strong><br />
<strong><em>Meluluhlantakkan bumimu.</em></strong></p>
<p><strong><em>Palu.</em></strong></p>
<p><strong><em>Membuatku pilu.</em></strong></p>
<p><strong><em>Palu.</em></strong></p>
<p><strong><em>Membangkitkan rinduku padamu</em></strong>.</p>
<p><strong>Dahlan Iskan</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menusuk-rindu-dahlan-iskan-menangis/">MENUSUK RINDU &#8211; DAHLAN ISKAN MENANGIS</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Facebook Sumbang Rp15 Miliar Untuk Palu dan Donggala</title>
		<link>https://prokabar.com/facebook-sumbang-rp15-miliar-untuk-palu-dan-donggala/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Oct 2018 09:57:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#gempadonggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapalu]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20279</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Untuk penanggulangan gempa dan tsunami Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Facebook memberikan donasi sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp15...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/facebook-sumbang-rp15-miliar-untuk-palu-dan-donggala/">Facebook Sumbang Rp15 Miliar Untuk Palu dan Donggala</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Untuk penanggulangan gempa dan tsunami Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Facebook memberikan donasi sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp15 miliar kepada Palang Merah Indonesia.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan langsung oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg dalam akun Facebook-nya.</p>
<p>&#8220;Kami turut berbelasungkawa kepada masyarakat Indonesia yang berusaha pulih dari gempa bumi dan tsunami yang mematikan baru-baru ini. Sebagai bantuan, Facebook menyumbangkan 1 juta dolar AS (Rp 15 miliar) kepada Palang Merah Indonesia,&#8221; tulis Zuckerberg, Kamis (4/10) waktu Indonesia.</p>
<p>&#8220;Jika Anda tertarik untuk membantu upaya pemulihan, Anda dapat menyumbang ke GlobalGiving melalui halaman tanggapan krisis,&#8221; sambung dia.</p>
<p>Dalam siaran persnya, Facebook Indonesia juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintah daerah setempat melakukan proses pemulihan.</p>
<p>Tidak hanya itu, Facebook Indonesia juga berkomitmen membantu komunitas, termasuk LSM dan bisnis kecil yang terkena dampak dari bencana, serta membantu mereka bangkit kembali melalui program Laju Digital.</p>
<p>Setelah tsunami terjadi, Facebook Indonesia mengatakan bahwa banyak orang yang menggunakan Penanggulangan Krisis, Grup dan Penggalang Dana (Fundraisers) untuk mengerahkan bantuan dan membantu sesama.</p>
<p>Warga Palu dan Donggala menggunakan Info Kota Palu, sebuah grup Facebook yang memiliki lebih dari 530.000 anggota, guna berbagi informasi detil tentang lokasi atau tempat untuk mendapatkan bantuan serta informasi terkini.</p>
<p>Tidak hanya itu, lebih dari 1.300 orang meminta bantuan melalui Community Help untuk mencari orang terdekat mereka yang hilang. Selain itu, hal yang paling sering ditanyakan di Community Help yaitu informasi, makanan, tempat pengungsian, dan ketersediaan air bersih.</p>
<p>Adventist Development and Relief Agency (ADRA) International telah berhasil menggalang dana hingga lebih dari 57.000 dolar AS atau sekitar Rp859 juta di Facebook untuk Dana Darurat Tsunami Indonesia.</p>
<p>Selain itu, World Vision telah mengumpulkan lebih dari 20.000 dolar AS atau sekitar Rp300 juta untuk membantu para korban selamat dengan menyediakan makanan, air, dan juga tempat penampungan pengungsi<strong>. (*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/facebook-sumbang-rp15-miliar-untuk-palu-dan-donggala/">Facebook Sumbang Rp15 Miliar Untuk Palu dan Donggala</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Catatan Perjalanan TRC ke Palu: Dapat Pengawalan Kodim 1427</title>
		<link>https://prokabar.com/catatan-perjalanan-trc-ke-palu-dapat-pengawalan-kodim-1427/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Oct 2018 09:46:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#gempadonggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapalu]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#SemenIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#SemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20274</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang harus menempuh perjalanan berliku untuk menjalankan misi kemanusian di lokasi bencana gempa dan tsunami yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/catatan-perjalanan-trc-ke-palu-dapat-pengawalan-kodim-1427/">Catatan Perjalanan TRC ke Palu: Dapat Pengawalan Kodim 1427</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang harus menempuh perjalanan berliku untuk menjalankan misi kemanusian di lokasi bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala. Mereka dilepas Dirut Semen Padang Yosviandri, Selasa (2/10) lalu.</p>
<p>Berangkat dari Padang melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Jakarta untuk transit ke Makassar pada Rabu (3/10), relawan yang berjumlah tujuh orang itu saat ini sudah memasuki Kota Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat.</p>
<p>&#8220;Saat ini kami sudah masuk Pasangkayu melalui jalur darat dari Makassar. Sekitar 30 menit lagi, atau pukul 17.00 WITA, kami akan sampai ke Kodim 1427 Pasangkayu,&#8221; kata anggota TRC Semen Padang, Sapar saat dihubungi via handphone dari Padang, Kamis (4/10).</p>
<p>Untuk sampai ke Palu dalam kondisi saat ini, sebut Sapar, tidak mudah. Sebab, harus ada pengawalan dari TNI atau Polri guna mengantisipasi penjarahan dari para korban gempa dan tsunami yang kelaparan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-20276" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG_20181004_163900-300x165.jpg" alt="" width="300" height="165" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG_20181004_163900-300x165.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG_20181004_163900.jpg 640w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&#8220;Jadi karena itulah, kami langsung melapor ke Kodim 1427 Pasangkayu, supaya kami langsung dikawal ke lokasi bencana. Kami tidak sendirian, kami bergabung dengan rombongan relawan PT Semen Tonasa yang merupakan industri semen yang satu holding dengan Semen Indonesia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, PT Semen Padang merasa prihatin dan terpanggil untuk ikut serta melakukan penanggulangan bencana dengan mengirim relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke Palu. Pengiriman relawan itu dilepas oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Yosviandri di Ruang Rapat Kantor Pusat PT Semen Padang, Selasa, 2 Oktober 2018 malam.</p>
<p>Pada dilepas tersebut, turut hadir Direktur Operasional Firdaus, Direktur Keuangan, Tri Hartono Rianto, Kadep Komunikasi Perusahaan, Oktoweri, Kabiro Komunikasi &amp; Umum, Nur Anita Rahmawati, Kabiro CSR, Muhamad Ikrar, dan Staf Komunikasi Hardi Andri.</p>
<p>Koordinator TRC Semen Padang Kiki Warlansyah mengatakan, relawan yang dikirim ke lokasi bencana merupakan relawan yang memiliki kemampuan Urban SAR dan Vertical Rescue yang telah disertifikasi.</p>
<p>Selama berada di lokasi bencana, para relawan nantinya akan bergabung dengan Basarnas dan Pusdalops BNPB, serta tim dari PT Semen Tonasa untuk melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang, dan ikut ambil bagian untuk mengevakuasi, serta melakukan penanganan para pengungsi.</p>
<p>&#8220;Tim relawan yang kami berangkatkan itu akan berada di Palu selama masa tanggap darurat, yaitu sampai 11 Oktober mendatang. Mereka terdiri dari Marsudi sebagai koordinator tim, dengan anggotanya Safarudin, Rathomy Andika, Herwan Nazar, Indra YB, Syaiful Amrie, dan Tomi Darma,&#8221; katanya.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/catatan-perjalanan-trc-ke-palu-dapat-pengawalan-kodim-1427/">Catatan Perjalanan TRC ke Palu: Dapat Pengawalan Kodim 1427</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNPB : Korban Meninggal Gempa Tsunami Sulteng Capai 1.407 Orang</title>
		<link>https://prokabar.com/bnpb-korban-meninggal-gempa-tsunami-sulteng-capai-1-407-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2018 10:24:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#gempadonggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapalu]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20219</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Hingga Rabu pukul 13.00 WIB, korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah telah mencapai 1.407 orang. Hal itu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bnpb-korban-meninggal-gempa-tsunami-sulteng-capai-1-407-orang/">BNPB : Korban Meninggal Gempa Tsunami Sulteng Capai 1.407 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Hingga Rabu pukul 13.00 WIB, korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah telah mencapai 1.407 orang.</p>
<p>Hal itu dikatakan Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.</p>
<p>&#8220;Korban meninggal dunia yang sudah dimakamkan 519 orang setelah diidentifikasi,&#8221; kata Sutopo dalam jumpa pers terkait penanganan gempa dan tsunami Sulawesi Tengah di Graha BNPB, Rabu (3/10).</p>
<p>Sutopo mengatakan korban meninggal dunia terbanyak ditemukan di Kota Palu, yaitu mencapai 1.177 orang karena tim pencarian dan pertolongan masih terkonsentrasi di Ibu Kota Sulawesi Tengah tersebut.</p>
<p>Selain di Palu, korban meninggal dunia juga ditemukan di Kabupaten Donggala 153 orang, Kabupaten Parigi Moutong 12 orang dan Kabupaten Sigi 65 orang.</p>
<p>&#8220;Data korban meninggal akan terus bergerak. Personel dan peralatan mulai bergerak masuk ke Donggala, Parigi Moutong dan Sigi,&#8221; katanya.</p>
<p>Khusus untuk warga negara asing, Sutopo mengatakan belum ada yang ditemukan meninggal, meskipun ada dua orang warga negara Korea Selatan dan Belgia yang belum ditemukan.</p>
<p>&#8220;Informasi dari Kementerian Luar Negeri, kedutaan negara-negara asing yang ada di Indonesia meminta bila ada warganya yang ditemukan meninggal jangan dikuburkan dulu karena akan diidentifikasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter yang telah dimutakhirkan oleh BMKG menjadi 7,4 Skala Richter mengguncang wilayah Palu dan Donggala pada Jumat (28/9) pukul 17.02 WIB<strong>.(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bnpb-korban-meninggal-gempa-tsunami-sulteng-capai-1-407-orang/">BNPB : Korban Meninggal Gempa Tsunami Sulteng Capai 1.407 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tersebar di 109 Titik, Segini Jumlah Pengungsi Gempa Tsunami Sulteng</title>
		<link>https://prokabar.com/tersebar-di-109-titik-segini-jumlah-pengungsi-gempa-tsunami-sulteng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2018 09:56:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#gempadonggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapalu]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20091</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Jumlah pengungsi akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah mencapai 61.867 orang. Mereka tersebar di 109 titik. Hal itu dikatakan Kepala...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tersebar-di-109-titik-segini-jumlah-pengungsi-gempa-tsunami-sulteng/">Tersebar di 109 Titik, Segini Jumlah Pengungsi Gempa Tsunami Sulteng</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Jumlah pengungsi akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah mencapai 61.867 orang. Mereka tersebar di 109 titik.</p>
<p>Hal itu dikatakan Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers terkait gempa dan tsunami Sulawesi Tengah di Graha BNPB, Selasa (1/10) di Jakarta.</p>
<p>&#8220;Sebanyak 61.867 pengungsi tersebar di 109 titik pengungsian dengan jumlah bervariasi mulai dari belasan hingga ribuan,&#8221; kata Sutopo.</p>
<p>Sutopo mengatakan di antara para pengungsi tersebut terdapat 799 orang mengalami luka berat yang dirawat di beberapa rumah sakit.</p>
<p>Menurut Sutopo, penanganan pengungsi belum bisa melayani semua kebutuhan dasar karena keterbatasan yang ada di wilayah pengungsian.</p>
<p>&#8220;Logistik, bahan bakar minyak untuk distribusi bantuan dan personel sangat terbatas dan belum bisa menjangkau seluruh wilayah terdampak bencana,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Korban yang hilang dilaporkan 99 orang, sedangkan yang dilaporkan tertimbun reruntuhan dan lumpur mencapai 152 orang.</p>
<p>&#8220;Korban yang tertimbun di Petobo, Kabupaten Sigi, dan Balaroa, Kota Palu, belum dapat diperkirakan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Sutopo, sebanyak 65.733 rumah dilaporkan mengalami kerusakan, meskipun belum diklasifikasi jenis kerusakannya, apakah berat, sedang atau ringan.</p>
<p>Gempa bumi berkekuatan 7,7 pada Skala Richter yang telah dimutakhirkan oleh BMKG menjadi 7,4 Skala Richter mengguncang wilayah Palu dan Donggala pada Jumat (28/9) pukul 17.02 WIB.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tersebar-di-109-titik-segini-jumlah-pengungsi-gempa-tsunami-sulteng/">Tersebar di 109 Titik, Segini Jumlah Pengungsi Gempa Tsunami Sulteng</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gemini Lalu 10.000, Warga Sumbar Bantu Korban Gempa Tsunami Sulteng</title>
		<link>https://prokabar.com/gemini-lalu-10-000-warga-sumbar-bantu-korban-gempa-tsunami-sulteng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2018 09:42:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#gempadonggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapalu]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20087</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sejumlah tokoh Sumatera Barat menggagas Gerakan Minang Berbagi Untuk Donggala dan Palu (Gemini Lalu) untuk membantu korban bencana genpa bumi dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gemini-lalu-10-000-warga-sumbar-bantu-korban-gempa-tsunami-sulteng/">Gemini Lalu 10.000, Warga Sumbar Bantu Korban Gempa Tsunami Sulteng</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Sejumlah tokoh Sumatera Barat menggagas Gerakan Minang Berbagi Untuk Donggala dan Palu (Gemini Lalu) untuk membantu korban bencana genpa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) tersebut.</p>
<p>&#8220;Gerakan ini bentuk kepedulian masyarakat Sumatera Barat terhadap derita saudara kita di Sulteng. Sebab kita juga pernah merasakan hal yang sama 2009 lalu,&#8221; kata Ketua Harian Gemini Lalu Fauzi Bahar, Selasa (2/10) kepada wartawan.</p>
<p>Dikatakan, saat kita ditimpa musibah, bantuan sekecil apapun akan sangat berarti guna meringankan beban kita.</p>
<p>&#8220;Begitulah yang dilihatkan pemerintah daerah dan masyarakat di Sumatera Barat (Sumbar) menyikapi musibah bencana gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) disertai tsunami yang menerpa beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu,&#8221; katanya.</p>
<p>Akibat bencana alam itu, setidaknya telah mengakibatkan permukiman penduduk serta infrastruktur pemerintah dan lainnya pun rusak parah. Terlebih, dari informasi terakhir hingga Selasa, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwonugroho menyebutkan korban tewas saat ini mencapai 1.234 orang.</p>
<p>&#8220;Maka itu, kami dari Gerakan Minang Berbagi untuk Donggala dan Palu atau disingkat Gemini Lalu menggelar penggalangan dana untuk membantu mengurangi beban penderitaan saudara-saudara kita di sana. Insyaallah, semoga niat baik kita ini berjalan maksimal dan sesuai dari yang diharapkan,&#8221; sebut Rektor UNP Ganefri selaku Ketua Gemini Lalu Sumbar.</p>
<p>Aksu itu ditandai dengan gerakan 10.000 yang dimaksud masing-masing orang mengeluarkan bantuan minimal sebesar Rp10 ribu.</p>
<p>&#8220;Jika gerakan kita ini sukses dengan jumlah penduduk Sumbar mencapai 5 juta jiwa lebih, bayangkan potensi jumlah bantuan yang akan kita sumbangkan bagi korban bencana itu,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Guspardi Gaus, Rektor UNP selaku Ketua Gemini Lalu Sumbar, Walikota Padang diwakili Sekda Asnel, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Ketua MUI Kota Padang Duski Samad, Rektor Universitas Bung Hatta Azwar Ananda, serta beberapa tokoh masyarakat Sumbar seperti H. Boy Lestari Dt. Palindih dan lainnya.</p>
<p>Ganefri menjelaskan, Gemini Lalu ini merupakan gerakan hati nurani dari masyarakat Sumbar yang diinisiasi beberapa pihak dan didukung pemerintah daerah serta perguruan tinggi dan tokoh masyarakat se-Sumbar.</p>
<p>&#8216;’Saya kira ini merupakan bahagian dan tanggung jawab kita sebagai warga Sumatera Barat terhadap sesama warga negara Indonesia. Yang mana sebelumnya kita sudah merasakan bagaimana musibah seperti gempa yang melanda dan sekarang hal itu dialami pula oleh saudara-saudara kita yang ada di Palu, Donggala dan beberapa daerah lainnya di Sulawesi Tengah,” tuturnya.</p>
<p>Dikatakannya, memang sudah kewajiban bagi warga Sumbar untuk bisa berbagi dari yang beruntung dari sisi ekonomi agar menyumbangkan sebahagian hartanya baik dalam bentuk zakat, infak dan sedekah serta berbagai bentuk bantuan lainnya.</p>
<p>&#8220;Maka itu kami memohon izin dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Sumbar, semoga dapat saling memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian bumi Ranah Minang kepada saudara-saudara kita di Sulteng yang saat ini tengah membutuhkan uluran bantuan. Mari kita kumpulkan secara bersama-sama dan sehingga nanti dapat diserahkan pula secara bersama-sama melalui bapak Gubernur bersama bupati/walikota se-Sumbar dalam bentuk pembangunan fisik sesuai kebutuhan yang mendesak,” tukasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu Sekda Kota Padang Asnel menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Padang sangat menyambut baik aksi penggalangan dana melalui Gemini Lalu tersebut. Untuk ini, Pemko Padang pun sampai saat ini sudah mampu mengumpulkan donasi sebanyak Rp121 juta yang dimulai pasca peringatan Sembilan tahun gempa Padang beberapa waktu lalu.</p>
<p>“Semoga bantuan ini akan terus bertambah dari hari-kehari hingga genap sebulan ke depan. Sehingga, melalui Gemini Lalu bantuan ini dikumpulkan dan digabungkan bersama bantuan dari kabupaten/kota se-Sumbar lalu dikirim ke Palu, Donggala dan sekitarnya nantinya. Apakah itu untuk membangun rumah ibadah, sekolah atau infrastruktur penting lainnya. Seperti di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) kemarin, alhamdulillah kita di Kota Padang mampu mengumpulkan bantuan sebanyak Rp1,25 Miliar. Bantuan itu diperuntukkan bagi pembangunan kembali Madrasah Syamsul Huda beserta mobiler sebesar 1 miliar, dan Rp250 juta untuk pembangunan mushalla dan PAUD,” imbuh Asnel.</p>
<p>Kami juga mengharapkan dukungan semua pihak untuk mendorong dan menyentuh masyarakat se-Sumbar agar bisa memberikan sumbangan. Insyaallah ke depan akan kita buka rekening bagi yang tidak bisa menyumbang langsung dalam Gerakan 10.000.</p>
<p>Fauzi Bahar menambahkan, ada 3 pintu dalam penggalangan dana pada Gemini Lalu. Pertama menghimpun dana dari setiap kabupaten/kota, lalu melalui murid sekolah dan perguruan tinggi serta dari perusahaan-perusahaan yang ada di Sumbar serta perantau dimana saja berada. Dimana target paling lambat dalam sebulan ke depan yaitu minimal dapat terkumpul sebanyak Rp15 miliar.</p>
<p>&#8220;Kalau kita lihat penduduk Sumatera Barat diperkirakan jumlahnya lebih kurang mencapai 5,7 juta jiwa. Kalau berhasil separo maka dana terkumpul diperkirakan lebih kurang Rp33 miliar. Dan jika hanya 25 persen maka dana yang terkumpul Rp16 miliar lebih,&#8221; cetusnya. <strong>(mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gemini-lalu-10-000-warga-sumbar-bantu-korban-gempa-tsunami-sulteng/">Gemini Lalu 10.000, Warga Sumbar Bantu Korban Gempa Tsunami Sulteng</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNPB : Korban Meninggal Gempa dan Tsunami Sulteng 1.234 Orang</title>
		<link>https://prokabar.com/bnpb-korban-meninggal-gempa-dan-tsunami-sulteng-1-234-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2018 09:07:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#gempadonggala]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapalu]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaSulteng]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20083</guid>

					<description><![CDATA[<p>Palu, Prokabar &#8211; Hingga Selasa (2/10) jumlah korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah yang berhasil dievakuasi mencapau 1.234 orang. Hal...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bnpb-korban-meninggal-gempa-dan-tsunami-sulteng-1-234-orang/">BNPB : Korban Meninggal Gempa dan Tsunami Sulteng 1.234 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Palu, Prokabar</strong> &#8211; Hingga Selasa (2/10) jumlah korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah yang berhasil dievakuasi mencapau 1.234 orang.</p>
<p>Hal itu dikatakan Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.</p>
<p>&#8220;Korban berasal dari Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong,&#8221; kata Sutopo dalam jumpa pers terkait penanganan gempa dan tsunami Sulawesi Tengah di Graha BNPB, Selasa (2/10) di Jakarta.</p>
<p>Sutopo mengatakan angka tersebut kemungkinan akan terus bertambah menyusul korban meninggal dunia yang akan kembali ditemukan.</p>
<p>Misalnya pada pukul 14.00 WIT, tim pencarian dan pertolongan kembali menemukan 46 korban gempa dan tsunami. Sebanyak 31 orang diantaranya selamat dan 15 orang meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Kami kembali meminta media dan masyarakat untuk mengacu pada angka korban meninggal dunia dari BNPB yang berasal dari posko induk,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sutopo mengatakan angka korban meninggal dunia yang disampaikan BNPB adalah korban yang sudah dan sedang dalam proses identifikasi.</p>
<p>Identifikasi korban dilakukan secara cepat, yaitu dengan memotret wajah dan tanda-tanda khusus lainnya, untuk kemudian segera dimakamkan.</p>
<p>&#8220;Korban meninggal dunia disebabkan gempa terutama reruntuhan bangunan dan terjangan tsunami. Sebagian sudah dimakamkan setelah diidentifikasi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter yang telah dimutakhirkan oleh BMKG menjadi 7,4 Skala Richter mengguncang wilayah Palu dan Donggala pada Jumat (28/9) pukul 17.02 WIB.</p>
<p>Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer itu berada pada 27 kilometer Timur Laut Donggala.</p>
<p>BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami dengan status Siaga (tinggi potensi tsunami 0,5 meter hingga tiga meter) di pantai Donggala bagian barat, dan status Waspada (tinggi potensi tsunami kurang dari 0,5 meter) di pantai Donggala bagian utara, Mamuju bagian utara dan Kota Palu bagian barat.</p>
<p>BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami sejak Jumat (28/9) pukul 17.36 WIB. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bnpb-korban-meninggal-gempa-dan-tsunami-sulteng-1-234-orang/">BNPB : Korban Meninggal Gempa dan Tsunami Sulteng 1.234 Orang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 41/241 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/16 queries in 0.024 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 01:36:40 by W3 Total Cache
-->