<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#gelombangtinggi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/gelombangtinggi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/gelombangtinggi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Aug 2019 14:48:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#gelombangtinggi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/gelombangtinggi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gelombang Tinggi Picu Abrasi di Pesisir Selatan</title>
		<link>https://prokabar.com/gelombang-tinggi-picu-abrasi-di-pesisir-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Aug 2019 14:48:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#abrasi]]></category>
		<category><![CDATA[#gelombangtinggi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<category><![CDATA[#PesisirSelatan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pessel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=44773</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pessel, Prokabar — Abrasi pantai kembali terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar. Kali ini, ombak mengikis pantai Amping Parak di Kecamatan Sutera sepanjang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gelombang-tinggi-picu-abrasi-di-pesisir-selatan/">Gelombang Tinggi Picu Abrasi di Pesisir Selatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pessel, Prokabar —</strong> Abrasi pantai kembali terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar. Kali ini, ombak mengikis pantai Amping Parak di Kecamatan Sutera sepanjang 2 Kilometer.</p>
<p>Abdul Muis (77) warga setempat mengatakan, abrasi tak hanya berdampak pada pemukiman penduduk. Akan tetapi juga menumbangkan puluhan pohon kelapa milik masyarakat setempat.</p>
<p>&#8220;Ya, sejak dua pekan terakhir, gelombang laut sangat tinggi di sini, &#8220;ujarnya.</p>
<p>Secara perlahan, namun pasti abrasi terus mengancam keselamatan warga. Betapa tidak, jarak bibir pantai dengan rumah penduduk saat ini hanya terpaut sekitar 6 Meter saja.</p>
<p>Karena itu, butuh perhatian serius dari pemerintah daerah. Jika tidak ada antisipasi dini, ia khawatir abrasi dapat mengancam keselamatan yang tinggal di sekitar bibir pantai.</p>
<p>&#8220;Jadi, sebelum apa yang dikhawatirkan itu benar-benar terjadi, harus ada upaya awal dari pemerintah daerah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Secara terpisah, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Doni Gusrizal,<br />
menyampaikan segera telah menurunkan tim ke lokasi kehadian.</p>
<p>Meski bukan kewenangan pemerintah daerah, namun upaya antisipasi dini perlu dilakukan. Selanjutnya, akan mengoordinasikan pada Balai Besar Wilayah V Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Jadi, antisipasi awalnya dengan tumpukkan karung berisi pasir, sehingga bisa dampaknya diminimalisir. Kami sudah sampaikan pada Balai,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sedangkan untuk jangka panjang, pemerintah daerah bakal membangun pengaman pantai permanen. Pembangunan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p>
<p>Saat ini, Dinas PSDA tengah menunggu proposal usulan dan dokumentasi dari pemerintahan nagari (Desa Adat) sebagai lampiran usulan pada Kementerian PUPR terkait abrasi pantai itu.</p>
<p>Selain itu, bakal berkoordinasi dengan Dinas Pemukiman Tata Ruang dan Pertanahan (Perkimtan) Pessel untuk relokasi rumah nelayan yang memang rentan terdampak abrasi.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau agar warga setempat tetap waspada. Jika memang tidak memingkinkan, sebaiknya mengungsi dulu,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Dalam rentang waktu satu bulan terakhir, abrasi pantai tak hanya terjadi di Kecamatan Sutera saja, tapi juga di Lakitan Kecamatan Lengayang dan Api-Api Kecamatan Bayang.</p>
<p>&#8220;Untuk yang di Api-Api, itu sudah ada penanganan dari Balai Besar Sungai Wilayah V Sumbar, &#8220;tutupnya. (<b>min</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gelombang-tinggi-picu-abrasi-di-pesisir-selatan/">Gelombang Tinggi Picu Abrasi di Pesisir Selatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berpotensi Gelombang Tinggi Hingga Jumat, BMKG Ingatkan Warga Untuk Waspada</title>
		<link>https://prokabar.com/berpotensi-gelombang-tinggi-hingga-jumat-bmkg-ingatkan-warga-untuk-waspada/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2019 00:04:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#gelombangtinggi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#InfoCuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=39514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) menginformasikan  adanya potensi gelombang tinggi pada Selasa (11/6) hingga Jumat (14/6) di sejumlah wilayah perairan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berpotensi-gelombang-tinggi-hingga-jumat-bmkg-ingatkan-warga-untuk-waspada/">Berpotensi Gelombang Tinggi Hingga Jumat, BMKG Ingatkan Warga Untuk Waspada</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) menginformasikan  adanya potensi gelombang tinggi pada Selasa (11/6) hingga Jumat (14/6) di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Ketinggian gelombang diperkirakan dapat mencapai 1,25 hingga 6 meter.</p>
<p>“Peningkatan gelombang tinggi ini diakibatkan oleh pola sirkulasi di utara Laut Halmahera. Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya berembus dari timur – tenggara dengan kecepatan 4 – 15 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya berembus dari timur – tenggara dengan kecepatan 4 – 25 knot,” bunyi siaran pers BMKG.<span id="more-161154"></span></p>
<p>Sementara itu, kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan P. Enggano hingga selatan Jawa, P. Sawu – P. Rote, Laut Timor, Perairan Sulawesi Tenggara, Laut Banda, Perairan Kep. Sermata – Kep. Tanimbar, Perairan selatan Kep. Kei – Kep. Aru, Laut Arafuru, Perairan Yos Sudarso – Merauke. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.</p>
<p>Dari hasil pantauan BMKG, beberapa wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter (sedang) di antaranya adalah Perairan Timur P. Simeulue, Perairan Timur Kep. Mentawai, Selat Sape bagian selatan – Selat Sumba, Laut Sawu – Selat Ombai, Perairan Selatan Flores, Perairan Kupang – Rote, Laut Timor selatan NTT, Selat Karimata, Laut Jawa, Perairan Selatan Kalimantan, Perairan Kotabaru, Selat Makassar bagian selatan, Perairan Timur Kep. Selayar, Laut Flores, Teluk Bone bagian selatan, Perairan Bau Bau – Wakatobi, Perairan Manui – Kendari, Perairan Selatan P. Buru – Seram, Perairan Kep. Sermata hingga Kep. Tanimbar, Perairan Kep. Kei – Kep. Aru, Laut Banda, Perairan Amamapare, serta Perairan Barat Yos Sudarso.</p>
<p>Beberapa wilayah perairan Indonesia lainnya juga berpeluang mengalami gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,5 hingga 4 meter (tinggi), antaranya Perairan Enggano – Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Banten hingga Sumbawa, Selat Bali – Selat Lombok – Selat Alas bagian selatan, Perairan Selatan P. Sumba – P. Sawu – P. Rotte, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTT, Laut Timor selatan NTT, Perairan Timur Kep. Wakatobi, serta Perairan Selatan Kep. Sermata hingga Kep. Tanimbar.</p>
<p>Potensi gelombang yang tertinggi berkisar antara 4 hingga 6 meter (sangat tinggi), dapat terjadi di Perairan Barat Mentawai hingga Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan P. Jawa hingga Lombok, Selat Bali – Selat Lombok – Selat Alas bagian selatan, Samudera Hindia Selatan Jawa hingga Lombok.</p>
<p>BMKG mengimbau pada masyarakat terutama nelayan untuk memperhatikan keselamatan pelayaran. Moda transportasi yang beresiko di antaranya adalah perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). <strong>(*/hdp)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berpotensi-gelombang-tinggi-hingga-jumat-bmkg-ingatkan-warga-untuk-waspada/">Berpotensi Gelombang Tinggi Hingga Jumat, BMKG Ingatkan Warga Untuk Waspada</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Berwisata Pesisir? Waspada Potensi Gelombang Tinggi Selama Lebaran</title>
		<link>https://prokabar.com/ingin-berwisata-pesisir-waspada-potensi-gelombang-tinggi-selama-lebaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jun 2019 09:17:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#gelombangtinggi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#InfoCuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=38953</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Memasuki libur lebaran, tempat wisata pesisir menjadi langganan untuk dikunjungi masyarakat yang hendak berwisata bersama sanak saudara. Untuk itu, Badan Meteorologi, Klimatologi,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ingin-berwisata-pesisir-waspada-potensi-gelombang-tinggi-selama-lebaran/">Ingin Berwisata Pesisir? Waspada Potensi Gelombang Tinggi Selama Lebaran</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Memasuki libur lebaran, tempat wisata pesisir menjadi langganan untuk dikunjungi masyarakat yang hendak berwisata bersama sanak saudara.</p>
<p>Untuk itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap adanya potensi gelombang tinggi yang akan terjadi dalam empat hari ke depan (4 – 7 Juni 2019) di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.</p>
<p>Peningkatan gelombang tinggi disebabkan oleh adanya sistem tekanan tinggi 1009 hPa di Perairan Utara Sabang. Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari timur – selatan kecuali di Perairan Utara Papua Barat, angin berembus dari barat laut – utara dengan kecepatan 4 – 15 knot. Sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari timur – tenggara dengan kecepatan 4 – 25 knot.</p>
<p>Sementara itu, kecepatan angin tertinggi terpantau berada di Perairan P. Sawu – P. Rote, Laut Timor, Perairan Sulawesi tenggara, Laut Banda, Perairan Kep. Letti – Kep. Tanimbar, Perairan selatan Kep. Kei – Kep. Aru, Laut Arafuru, serta Perairan Yos Sudarso – Merauke. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.</p>
<p>Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, terpantau adanya potensi peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Indonesia seperti Perairan Utara Sabang, Laut Jawa bagian tengah dan timur, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan Utara Jawa Timur – Kep. Kangean, Perairan Barat Aceh, Perairan Kotabaru, Perairan Barat P. Simeulue hingga Kep. Mentawai, Selat Makassar bagian selatan dan tengah, Perairan Pesisir Bengkulu, Perairan Timur Kep. Selayar, Perairan Barat Lampung, Laut Flores, Samudera Hindia barat Aceh hingga Kep. Nias, Perairan Bau Bau, Selat Sunda bagian selatan, Laut Seram bagian timur, Selat Sape bagian selatan dan Selat Sumba, Perairan Selatan dan Timur Kep. Sula, Perairan Selatan Flores, Perairan Fak Fak – Kaimana, Laut Sawu, Perairan Amamapre, Laut Natuna Utara, Perairan Utara Kep. Kei – Kep. Aru, Perairan Selatan Kalimantan, serta Perairan Barat Yos Sudarso.</p>
<p>Beberapa wilayah perairan Indonesia lainnya juga berpotensi diterpa gelombang yang lebih tinggi berkisar antara 2,5 hingga 4 meter. Wilayah perairan tersebut di antaranya Perairan Barat Enggano, Perairan Selatan Jawa hingga P. Sumbawa, Perairan Manui – Kendari, Teluk Tolo, Samudera Barat Kep. Mentawai hingga Lampung, Perairan Selatan P. Sawu – Kupang – P. Rote, Laut Timor selatan NTT, Perairan Timur Kep. Wakatobi, Perairan Selatan P. Buru – P. Seram, Laut Banda, Perairan Kep. Sermata – Kep. Letti, Perairan Kep. Babar – Kep. Tanimbar, Perairan Selatan Kep. Kei – Kep. Aru, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTT, dan Laut Arafuru.</p>
<p>Selain mengimbau masyarakat yang hendak berwisata pesisir, BMKG juga mengimbau nelayan untuk memperhatikan keselamatan pelayaran. Beberapa moda transportasi yang berisiko di antaranya adalah perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). Untuk itu, harap berhati-hati dan tetap waspada. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ingin-berwisata-pesisir-waspada-potensi-gelombang-tinggi-selama-lebaran/">Ingin Berwisata Pesisir? Waspada Potensi Gelombang Tinggi Selama Lebaran</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspadai Dampak Siklon Tropis Wallace, Potensi Gelombang Tinggi Selama 3 Hari Kedepan</title>
		<link>https://prokabar.com/waspadai-dampak-siklon-tropis-wallace-potensi-gelombang-tinggi-selama-3-hari-kedepan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Apr 2019 06:09:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#gelombangtinggi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#InfoCuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#tropis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=34350</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada seluruh masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar pantai untuk waspada terhadap gelombang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/waspadai-dampak-siklon-tropis-wallace-potensi-gelombang-tinggi-selama-3-hari-kedepan/">Waspadai Dampak Siklon Tropis Wallace, Potensi Gelombang Tinggi Selama 3 Hari Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada seluruh masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar pantai untuk waspada terhadap gelombang tinggi yang akan terjadi di sebagian wilayah perairan Indonesia sampai dengan 3 hari ke depan, 13 April 2019.</p>
<p>Berdasarkan rilis dari laman BMKG hari ini, Rabu (10/4), hal ini di sebabkan oleh adanya siklon tropis “WALLACE” yang berada di Samudra Hindia barat laut Australia. Selain itu kondisi ini juga berdampak pada pola angin di wilayah utara dan di wilayah selatan Indonesia dengan kecepatan rata-rata 4-20 knot.</p>
<p>Berdasarkan pengamatan BMKG, kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Bengkulu, perairan Kepulauan Enggano, Laut Arafuru, Perairan Merauke dan Perairan Selatan Kep. Tanimbar, hal ini yang mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.</p>
<p>Menurut pengamatan BMKG, adapun wilayah yang berpotensi mengalami tinggi gelombang dengan kedalaman 1.25-2.50 meter terjadi di : Perairan Utara Sabang Laut Sawu, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan Selatan Kep Tanimbar, Perairan Barat Aceh Laut Arafuru, perairan Barat Kep. Simeulue hingga Kep. Mentawai, Perairan Utara Kep. Talaud, Perairan Bengkulu, Perairan Utara Biak Samudera Hindia Barat Aceh Hingga Bengkulu, Samudra Pasifik Utara Papua, perairan Selatan P. Sumba Hingga P. Rotte, Laut Sulawesi bagian Timur, Selat Sumba bagian Barat, Laut Maluku Bagian Utara.</p>
<p>Sedangkan Tinggi Gelombang dengan kedalaman 2.50 sampai 4 meter berpotensi terjadi di Perairan Enggano – Barat Lampung, Perairan Selatan jawa hingga Pulau Sumbawa, Selat Sunda Bagian Selatan, Selat BalSelat Lombok-Selat Alas Bagian Selatan, dan Samudra Hindia Selatan Jawa Hingga NTB.</p>
<p>Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, khusus bagi kapal yang ingin melakukan pelayaran, seperti Perahu nelayan waspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang diatas 1.25 m, kapal Tongkang waspada terhadap kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang diatas 1.5 m, Kapal Ferry Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/waspadai-dampak-siklon-tropis-wallace-potensi-gelombang-tinggi-selama-3-hari-kedepan/">Waspadai Dampak Siklon Tropis Wallace, Potensi Gelombang Tinggi Selama 3 Hari Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 46/77 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.019 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 08:43:21 by W3 Total Cache
-->