<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Gaza Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/gaza/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/gaza/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Nov 2019 14:47:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Gaza Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/gaza/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>ACT Dirikan Indonesia Medical Clinic Untuk Rawat Ratusan Korban Konflik di Gaza</title>
		<link>https://prokabar.com/act-dirikan-indonesia-medical-clinic-untuk-rawat-ratusan-korban-konflik-di-gaza/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Nov 2019 14:47:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=52332</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gaza, Prokabar — Pekan lalu ketika Israel kembali memborbardir Gaza, sebanyak 35 orang meninggal dunia, 111 orang mengalami luka-luka. Dari seluruh korban, 20 orang di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-dirikan-indonesia-medical-clinic-untuk-rawat-ratusan-korban-konflik-di-gaza/">ACT Dirikan Indonesia Medical Clinic Untuk Rawat Ratusan Korban Konflik di Gaza</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Gaza, Prokabar — </strong>Pekan lalu ketika Israel kembali memborbardir Gaza, sebanyak 35 orang meninggal dunia, 111 orang mengalami luka-luka. Dari seluruh korban, 20 orang di antaranya adalah perempuan dan 46 orang anak-anak dilansir dari Republika.</p>
<p>Melihat banyaknya korban luka dan kondisi akses di Gaza yang sulit, Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendistribusikan bantuan berupa alat-alat medis kepada 338 jiwa dan mendirikan Indonesia Medical Clinic. Bantuan diberikan kepada mereka yang terluka akibat serangan dari Israel dan juga korban luka saat Great Return March (GRM) lalu.</p>
<p>Sementara berbagai akses untuk warga di Gaza, banyak yang dibatasi. Kondisi ini memperparah warga yang menderita luka-luka atau pun sakit di Gaza. Khodor Aldaraj, peneliti konflik di Gaza, kepada Tim ACT mengatakan, Gaza sekarang ini sebuah penjara raksasa, sehingga akses masuk dan keluar benar-benar dibatasi.</p>
<p>“Sungguh, jika seseorang menderita sakit parah di Gaza, seolah dia sudah mendapatkan vonis mati. Mungkin dia masih dapat selamat seandainya mendapatkan pengobatan, tetapi mereka (para penjajah) memvonis mati orang tersebut dengan menghalangi masuknya obat-obatan dan perlengkapan medis untuk masuk Gaza,” imbuh Khodor melalui siaran Pers yang diterima Prokabar, Jumat (22/11).</p>
<p>Aksi Cepat Tanggap (ACT) pun mendistribusikan bantuan berupa alat-alat medis dan telah mendirikan Indonesia Medical Clinic. Selain mendapatkan bantuan dari sisi medis, para korban juga diberikan santunan sesuai dengan kebutuhan di sana.</p>
<p>“Ada beberapa bantuan yang kita berikan kepada mereka, seperti alat bantu untuk berjalan, popok orang dewasa, obat-obatan, pembersih luka, dan perban. Bantuan-bantuan ini kita berikan kepada mereka yang terluka akibat serangan dari Israel dan juga korban luka saat Great Return March (GRM) lalu. Indonesia Medical Clinic kemudian digunakan untuk pelayanan medis untuk tahap awal atau emergency buat para korban yang tidak harus mendapatkan bantuan advanced di rumah sakit. Tempat yang diinisiasi ACT ini, tetap menyediakan tenaga dokter umum dan dokter ahli untuk menjadi tempat konsultasi dan pemberian obat-obatan,” ujar Andi Noor Faradiba, Tim Global Humanity Response (GHR)-ACT.</p>
<p>Setiap pekan, puluhan hingga ratusan orang terluka dalam Great Return March, termasuk perempuan dan anak yang ikut dalam aksi tersebut. Unjuk rasa yang biasa dilakukan masyarakat Palestina di perbatasan Gaza ditangguhkan pada Jumat lalu. Hal itu merupakan arahan Komisi Nasional Great Return March melihat kondisi eskalasi agresi Israel ke wilayah-wilayah Gaza sejak Selasa (12/11) lalu.</p>
<p>“Kita berikan bantuan dari dermawan Indonesia untuk warga Kota Gaza, Gaza Utara, serta wilayah Shijayyah. Rencananya kita akan ada lanjutan bantuan untuk warga yang menderita luka-luka. Kita sedang dalam proses pengaktifan Indonesia Medical Clinic untuk bantuan yang lebih holistik. Saat ini kita sedang melakukan cat ulang, penambahan listrik, lampu, furnishing,dll. Insya Allah, kami targetkan klinik akan aktif beroperasi mulai minggu depan,” tutup Faradiba. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-dirikan-indonesia-medical-clinic-untuk-rawat-ratusan-korban-konflik-di-gaza/">ACT Dirikan Indonesia Medical Clinic Untuk Rawat Ratusan Korban Konflik di Gaza</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Malnutrisi Masih Membelenggu Anak-anak Gaza</title>
		<link>https://prokabar.com/malnutrisi-masih-membelenggu-anak-anak-gaza/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2019 13:15:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[#Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=50773</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gaza, Prokabar — Makanan di Gaza menjadi salah satu yang istimewa untuk pengungsi Palestina. Salah seorang pengungsi, Yara Musa Abu Husain menunjukan foto ayahnya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/malnutrisi-masih-membelenggu-anak-anak-gaza/">Malnutrisi Masih Membelenggu Anak-anak Gaza</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Gaza, Prokabar —</strong> Makanan di Gaza menjadi salah satu yang istimewa untuk pengungsi Palestina. Salah seorang pengungsi, Yara Musa Abu Husain menunjukan foto ayahnya yang syahid ketika bertugas dalam aksi Great Return March. Yara berserta sejumlah anak yatim lainnya menjadi penerima manfaat Dapur Umum Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kemiskinan dan kelangkaan bahan makanan masih menjadi salah satu faktor utama keluarga di Gaza tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi, bahkan, krisis pangan menjadi ancaman perlahan bagi keluarga-keluarga di Gaza, terutama anak-anak. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berkat kebaikan para dermawan, Dapur Umum Indonesia konsisten membagikan makanan siap santap bergizi tinggi bagi penduduk Gaza. Pendistribusian pangan yang telah berlangsung ini menyasar anak yatim, ibu tunggal, dan difabel.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR) – Aksi Cepat Tanggao (ACT) menjelaskan, makanan siap santap periode ini diperuntukan bagi 2.500 penerima manfaat. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Mereka adalah masyarakat prasejahtera, keluarga yang anggota keluarganya dipenjara oleh militer Israel dan itu bisa jadi tulang punggung keluarga. Makanan siap santap juga dibagikan kepada anggota keluarga yang kehilangan anggotanya ketika aksi Great Return March, jemaah masjid, dan anak-anak yatim,” jelas Faradiba melalui siaran pers, Selasa (5/11).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hadirnya bantuan makanan siap santap ini menjadi pengganti kehadiran saudara-saudara di Indonesia. Berkerjasama dengan Kitabisa, kehadiran Dapur Umum Indonesia sebagai bentuk respons terhadap fakta buruknya ketahanan pangan bagi masyarakar Gaza. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Ambruknya ekonomi menyebabkan sebagian besar penduduk Gaza tidak memiliki lapangan pekerjaan. Keluarga-keluarga tidak mampu memenuhi gizi anak-anak mereka. Kita berikhtiar untuk mendukung keseimbangan gizi anak-anak Gaza dan menjaga mereka dari hambatan pertumbuhan,” lanjut Faradiba. (*/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/malnutrisi-masih-membelenggu-anak-anak-gaza/">Malnutrisi Masih Membelenggu Anak-anak Gaza</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ACT Bagikan 500 Paket Berbuka Puasa untuk Palestina</title>
		<link>https://prokabar.com/act-bagikan-500-paket-berbuka-puasa-untuk-palestina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 May 2019 16:00:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ramadan 1440 H]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#bukapuasa]]></category>
		<category><![CDATA[#Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadan1440]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=36633</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gaza, Prokabar — Sejak hari pertama Ramadhan, Aksi Cepat Tanggap(ACT) terus berupaya memenuhi kebutuhan panganmasyarakat Palestina hingga akhir Ramadhan. Senin (6/5) lalu, puluhan anak di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-bagikan-500-paket-berbuka-puasa-untuk-palestina/">ACT Bagikan 500 Paket Berbuka Puasa untuk Palestina</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="s4"><strong>Gaza, Prokabar — </strong>Sejak hari pertama Ramadhan, Aksi Cepat Tanggap(ACT) terus berupaya memenuhi kebutuhan panganmasyarakat Palestina hingga akhir Ramadhan. Senin (6/5) lalu, puluhan anak di lapangan Johr Al Deek, wilayah Gaza Tengah berkumpul menerima paket iftar Aksi Cepat Tanggap(ACT). Senyum anak-anak Palestina menjadi bukti nyataACT terus membersamai warga Palestina di tengah kecamukperang di bulan Ramadhan ini. 500 paket iftar pun telah didistribusikan kepada 500 warga yang tersebar di sekitarGaza, yakni di Al Amreekiya dan Al Qarya Al Badawiya.</p>
<p class="s4">Pasca serangan yang didaratkan Israel ke Palestina dua malam sebelum Ramadhan, kondisi Ramadhan terasa tidak bersahabat. Walau demikian. Walau kondisi terasa tidak bersahabat, Andi <span class="s2">Noor </span><span class="s2">Faradiba</span> <span class="s2">dari</span> <span class="s2">tim</span><span class="s2"> Global Humanity Response (GHR) &#8211; ACT</span> mengatakan, selama Ramadan akanada paket makanan siap santap yang dibagikan setiap sahurdan berbuka puasa.</p>
<p class="s4">“Paket iftar ini kami distribusikan langsung dari Dapur UmumIndonesia di Gaza. Insya Allah ACT akan terus melakukanrangkaian distribusi iftar bersamaan dengan distribusi paketsahur selama Ramadhan ini di Gaza. Penerima manfaat daripembagian iftar kali ini adalah masyarakat prasejahtera yang tinggal di Gaza,” ujarnya.</p>
<p class="s4">Paket-paket yang diberikan pada awal Ramadhan itu terdiridari nasi dan ayam, serta beberapa makanan lain untukmenunjang nutrisi mereka, seperti buah dan jus. “Ramadhanini menjadi Ramadhan yang berat buat warga Palestina, khususnya di Gaza. Serangan dari Israel memang seolah tidakmengambil jeda, bahkan ketika bulan suci tiba. Dua malammenjelang bulan Ramadan, Israel menjatuhkan seranganudara di tiga belas titik di Gaza. Selain menyasar pendudukyang sangat membutuhkan, kami juga memberikan sajiansahur ini untuk para lansia di sebuah rumah jompo di Gaza,” tambah Faradiba.</p>
<p class="s4">Al Jazeera mencatat 26 korban jiwa dalam serangan tersebut, diperkirakan dua orang dari 26 korban jiwa itu merupakananak-anak yang masih berusia balita. Sementara dilaporkanjuga oleh ANTARA, sebanyak 177 orang luka, dan 135 rumahrusak akibat dari serangan lalu. (<b>rel/hdp</b>)</p>
<p class="s4">
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-bagikan-500-paket-berbuka-puasa-untuk-palestina/">ACT Bagikan 500 Paket Berbuka Puasa untuk Palestina</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Syeikh Palestina Kagumi Program Pemerintah Kota Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/syeikh-palestina-kagumi-program-pemerintah-kota-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Apr 2019 15:49:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mahyedi]]></category>
		<category><![CDATA[#Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[#WalikotaPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=34166</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat menggelar &#8220;Roadshow Indonesia Selamatkan Indonesia&#8221; dengan menghadirkan Syeikh Palestina, Muhammad Husein Gaza, di Masjid Agung Nurul...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/syeikh-palestina-kagumi-program-pemerintah-kota-padang/">Syeikh Palestina Kagumi Program Pemerintah Kota Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat menggelar &#8220;Roadshow Indonesia Selamatkan Indonesia&#8221; dengan menghadirkan Syeikh Palestina, Muhammad Husein Gaza, di Masjid Agung Nurul Iman Padang, Jumat (5/4) lalu.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, terkumpul donasi dari ASN Pemko Padang dan Forkopimda yang hadir sebesar Rp72.097.400,- yang terdiri dari Rp37.597.400,- uang tunai dan Rp34.500.000,- akan disalurkan melalui rekening Aksi Cepat Tanggap (ACT).</p>
<p>Tak berselang lama, Muhammad Husein yang juga influencer dan jurnalis tersebut mengunggah postingan di Instagramnya dengan nama akun @muhammadhusein_gaza mengapresiasi sejumlah program Pemerintah Kota Padang yang salah satunya fokus menjadikan Padang sebagai kota tahfidz.</p>
<p>“Selama menjabat sebagai Wali Kota, misi beliau adalah mengupgrade Padang menjadi kota tahfidz di Indonesia. Beliau mentargetkan minimal satu tahfidz per satu rumah di seluruh Kota Padang,” tulisnya di akun instagramnya, dikutip Prokabar, Minggu (7/4).</p>
<p>Husein juga kagum dengan keberanian Wali Kota Padang yang serius dalam memberantas kemaksiatan.</p>
<p>“Selain itu, sosok yang lebih familiar dipanggil &#8216;buya&#8217; ini juga terkenal berani dalam menutup tempat-tempat maksiat di Padang. Bahkan, salah satu kebijakan super Ustadz Mahyeldi adalah seluruh siswi dari tingkat SD sampai SMA di kotanya harus mengenakan seragam tertutup (berhijab),&#8221; sambungnya.</p>
<p>Di penghujung tulisannya, ia mengajak semua &#8216;follower&#8217; dan masyarakat turut mendoakan kebaikan bagi Kota Padang dan Wali Kota dalam menjalankan pemerintahan.</p>
<p>“Yuk kita doakan bersama semoga Allah ta&#8217;ala menguatkan langkah beliau dalam mengemban amanah dan dakwah ini, dan semoga makin banyak Buya Mahyeldi lainnya di Indonesia tercinta,” tutupnya.</p>
<p>Postingan ini langsung mendapat tanggapan positif dari netizen, hingga saat ini, postingan Husein di instagram mendapat 180 komentar dan 10.065 like.</p>
<p>“Walikota saya ini bang, beliau sudah dipilih lagi untuk kedua kalinya. Semoga tetap terus amanah pak Mahyeldi,&#8221; tulis akun Heristhya di akun Husein. (hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/syeikh-palestina-kagumi-program-pemerintah-kota-padang/">Syeikh Palestina Kagumi Program Pemerintah Kota Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Catatan Perjuangan Great March of Return</title>
		<link>https://prokabar.com/catatan-perjuangan-great-march-of-return/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2019 08:45:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#israel]]></category>
		<category><![CDATA[#kemanusian]]></category>
		<category><![CDATA[#Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=30356</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gaza, Prokabar — Di sepanjang perbatasan, ribuan warga Palestina berkumpul setiap hari Jumat untuk memperjuangkan haknya untuk merdeka. Dimulai sejak Maret 2018, harapan untuk bisa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/catatan-perjuangan-great-march-of-return/">Catatan Perjuangan Great March of Return</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Gaza, Prokabar — </strong>Di sepanjang perbatasan, ribuan warga Palestina berkumpul setiap hari Jumat untuk memperjuangkan haknya untuk merdeka. Dimulai sejak Maret 2018, harapan untuk bisa kembali ke tanah air terus diteriakkan lantang dalam aksi unjuk rasa Great March of Return.</p>
<p>Lalu, aksi memuncak pada 15 Mei 2018, penduduk Palestina di Gaza menyebutnya sebagai Nakba yang berarti bencana. Menurut beberapa media massa, kata Nakba rupanya merujuk pada hari pemindahan paksa 750.000 warga Palestina dari rumah mereka yang terjadi pada 1948 silam.</p>
<p>Lebih dari tujuh puluh tahun terusir dari rumah dan lebih dari dua belas tahun terkungkung blokade, ribuan warga Palestina tak pernah menyerah dalam menyuarakan kebebasannya. Bahkan, Otoritas Nasional Gaza sampai meminta setiap penduduk Gaza untuk turut hadir dalam aksi protes Great March of Return.</p>
<p>“Kami tidak akan pernah kompromi untuk kebebasan kami,” begitu pernyataan dari Otoritas Nasional gaza yang ditulis Yeni Safak pada Sabtu (9/2). Namun, semangat pejuang Great March of Return belum mendapat iktikad baik dari Israel. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, hingga aksi unjuk rasa berulang ke-46, korban meninggal dari pihak Palestina sudah ada lebih dari 250 jiwa, sementara ribuan lainnya mengalami luka ringan bahkan serius.</p>
<p>Merangkum rilis Aljazeera tentang laporan terkini Great March of Return, aksi unjuk rasa itu kian berlangsung memanas setiap pekannya. Tak jarang protes dengan cara melempar batu yang dilakukan penduduk Palestina di perbatasan Gaza justru dibalas dengan tembakan bahkan serangan udara.</p>
<p>Masih ingat tentang seorang relawan medis di Palestina yang bernama Razan al-Najjar? Razan juga meninggal akibat luka tembak di dada yang dilakukan Israel saat aksi protes Great March Return di Timur Khan Younis, Gaza Selatan pada 1 Juni 2018.</p>
<p>Seorang saksi mengatakan, Razan ditembak ketika berlari ke arah pagar yang dibentengi untuk membantu korban, menurut laporan yang ditulis Al Jazeera. &#8220;Dia yang mengenakan seragam putih mengangkat tangannya tinggi-tinggi dengan cara yang jelas, tetapi tentara Israel menembak dan memukul dadanya,” kata sang saksi yang tak disebutkan namanya.</p>
<p>Aksi unjuk rasa juga menyebabkan banyak penduduk Palestina mengalami luka-luka. Kemenkes Palestina di Gaza menyebutkan, pada beberapa momen aksi protes ada ratusan orang yang mendapat tindak represif tentara Israel. Misalnya, pada Jumat ke-15, setidaknya hampir 400 orang terluka, termasuk anak-anak yang turut menjadi target.</p>
<p>Sayangnya, sistem kesehatan di Gaza juga sedang memburuk. Beberapa rumah sakit di Gaza kini dikabarkan mengalami kekurangan bahan bakar. Lantas bagaimana mereka yang terluka bisa mendapat penanganan, sementara fasilitas medis sedang di masa kolapsnya?</p>
<p>Pekan keempat Januari 2019 kemarin, Direktur Kerjasama Internasional Kementerian Kesehatan Palestina Dr. Ashraf Abu Mhadi menyebutkan, sejak aksi unjuk rasa Great March of Return dimulai, setengah dari jumlah 26.000 korban cedera tidak bisa mendapat penanganan medis.</p>
<p>“Kondisi ini juga terjadi akibat semuah rumah sakit di Gaza telah kehabisan ruang dan kasur untuk perawatan,” kata Dr. Ashraf dilansir dari ACTNews pada Senin (21/1).</p>
<p>Sepanjang perjalanan aksi protes Great March of Return, dukungan Indonesia untuk warga Palestina di Gaza pun tak pernah surut. Andi Noor Faradiba dari Global Humanity Response (GHR) Aksi Cepat Tanggap mengatakan, ada beberapa program yang telah diberikan khusus untuk para pejuang yang turun aksi setiap Jumat itu.</p>
<p>“Alhamdulillah, kami telah merampungkan beberapa program untuk mereka antara lain menyediakan layanan medis, mendistribusikan air bersih dari Humanity Water Tank ACT, dan membagikan ribuan porsi makanan siap santap dari Dapur Umum Indonesia di Gaza,” papar Faradiba. (Rel)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/catatan-perjuangan-great-march-of-return/">Catatan Perjuangan Great March of Return</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ACT Bantu Salurkan 100 Ribu Liter Bahan Bakar Untuk Gaza</title>
		<link>https://prokabar.com/act-bantu-salurkan-100-ribu-liter-bahan-bakar-untuk-gaza/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2019 10:57:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#BBM]]></category>
		<category><![CDATA[#Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=30002</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gaza, Prokabar — Setidaknya ada sepuluh truk besar yang sudah berkumpul sejak pagi, berbaris untuk mengantre di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-bantu-salurkan-100-ribu-liter-bahan-bakar-untuk-gaza/">ACT Bantu Salurkan 100 Ribu Liter Bahan Bakar Untuk Gaza</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Gaza</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Setidaknya ada sepuluh truk besar yang sudah berkumpul sejak pagi, berbaris untuk mengantre di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum di Gaza. Total keseluruhan ada sebanyak 100.000 liter bahan bakar yang siap dimasukkan ke dalam truk, untuk selanjutnya didistribusikan ke sejumlah rumah sakit di Gaza. <span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Usai prosesi pengisian bahan bakar, truk pengangkut yang telah diberi label bertuliskan “Indonesia Save Palestine, Fuel Distribution for Palestinian Hospital’s Electricity” pun siap memulai perjalanan. Satu per satu truk keluar dari stasiun pengisian bahan bakar.</p>
<p>Melewati tengah kota Gaza, jalan tampak lengang untuk sebuah kota kecil dengan dua juta populasinya. Tak banyak kendaraan yang berlalu-lalang. Menyaksikan lebih detail, bukan hanya ada bendera Palestina yang terpampang di salah satu sisi setiap truk. Ada dua bendera lain yang turut melengkapi: bendera Indonesia dan bendera Aksi Cepat Tanggap (ACT).</p>
<p>Tak ingin penderitaan warga Gaza kian bertambah, ACT dan bangsa Indonesia pun turut merespons cepat krisis yang berujung membahayakan sistem kesehatan di Gaza. Akhir Januari kemarin, ACT telah menyalurkan sebanyak 100.000 liter bahan bakar untuk rumah sakit di Gaza. <span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>“ACT telah berkomitmen akan menanggapi situasi genting di Gaza. ACT bantu memasok bahan bakar untuk delapan rumah sakit di Gaza dengan berkoordinasi langsung dengan Mitra Kemanusiaan ACT, termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Palestina di Gaza,” ungkap Andi Noor Faradiba dari Global Humanity Response (GHR) ACT melalui keterangan tertulis yang diterima, Rabu (6/2).</p>
<p>Faradiba juga menyebutkan, bantuan bahan bakar dari Indonesia menyasar ke 8 rumah sakit umum yang tersebar di seantero Gaza, yakni Rumah Sakit (RS) Al-Shifa, RS. Kamal Adwan, RS. Beit Hanoun, RS. Al-Durra, RS. Al-Harazeen, RS. Sakit Shohada Al-Aqsa, RS. Naser, dan RS. European.</p>
<p>“Masing-masing rumah sakit menampung jumlah pasien berbeda. Tiga di antaranya biasa melayani lebih dari seribu, antara lain RS. European dengan 1.600 pasien, RS. Al-Shifa dengan 1.450 pasien, dan RS. Naseer dengan 1.300 pasien,” papar Faradiba.</p>
<p>Merunut fakta sebelum ACT melakukan aksi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan bahwa sistem kesehatan di Gaza berada di ujung tanduk. Harga bahan bakar melambung tinggi, sedangkan suplai listrik untuk rumah sakit semakin terbatas. Padahal, data mencatat Gaza membutuhkan 500.000 liter bahan bakar per hari untuk pasokan listrik rumah sakit. Akibatnya, hampir seluruh rumah sakit di Gaza hanya mengandalkan bantuan bahan bakar dari sejumlah lembaga donor internasional, itu pun jumlahnya terbatas.</p>
<p>“Insya Allah, setelah mendapat bantuan bahan bakar, 8 rumah sakit itu bisa beroperasi selama dua pekan ke depan. Sehingga, suplai bahan bakar ini mampu melayani ribuan pasien di semua instalasi rumah sakit di sana,” pungkas Faradiba.<span class="Apple-converted-space"> (<b>Rel/hdp)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-bantu-salurkan-100-ribu-liter-bahan-bakar-untuk-gaza/">ACT Bantu Salurkan 100 Ribu Liter Bahan Bakar Untuk Gaza</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Total Sudah 1.175 Ton Beras dari Indonesia Masuk ke Gaza</title>
		<link>https://prokabar.com/total-sudah-1-175-ton-beras-dari-indonesia-masuk-ke-gaza/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2018 12:35:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/total-sudah-1-175-ton-beras-dari-indonesia-masuk-ke-gaza/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sudah satu pekan berjalan, setiap harinya di gerbang perbatasan Kerem Shalom – gerbang yang membatasi Gaza dan Israel – ada konvoi truk logistik yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/total-sudah-1-175-ton-beras-dari-indonesia-masuk-ke-gaza/">Total Sudah 1.175 Ton Beras dari Indonesia Masuk ke Gaza</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah satu pekan berjalan, setiap harinya di gerbang perbatasan Kerem Shalom – gerbang yang membatasi Gaza dan Israel – ada konvoi truk logistik yang tak biasa. Muatan yang diangkut dalam tiap truk berupa karung-karung beras, jumlahnya ribuan. Tapi ini bukan beras biasa, di tiap karung beras tertanda jelas bendera Merah Putih sebagai identitas.</p>
<p>Ya, muatan yang hilir mudik dimasukkan ke dalam Gaza setiap harinya itu mengangkut beras dari Indonesia. Tiap-tiap truk dengan muatan tunggal atau gandeng itu mengangkut ratusan ton beras per harinya. Di bagian kanan dan kiri truk, sekali lagi berkibar bendera Indonesia bersanding dengan bendera Palestina.</p>
<p>Tujuan terakhirnya sampai ke Gaza. Sejak diberangkatkan dari Indonesia 21 Februari 2018 lalu, perjalanan bantuan beras dengan tajuk Kapal kemanusiaan Palestina secara bertahap telah melewati berbagai fase perjalanan.</p>
<p>Bambang Triyono, selaku Direktur Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap (ACT) memaparkan, perjalanan Kapal Kemanusiaan Palestina “terpaksa” harus berlabuh di Pelabuhan Ashdod di Israel, untuk membongkar muatan. Karena hanya Ashdod satu-satunya gerbang laut membawa masuk bantuan sampai ke Gaza, Palestina.</p>
<p>“Dari Ashdod, setiap harinya sejak Senin (26/4) kemarin, berlangsung proses masuk ke dalam Gaza. Konvoi truk mengangkut beras dari keluar dari Ashdod, ratusan kilometer mengarah ke selatan. Kemudian masuk ke Gaza melewati gerbang Kerem Shalom,” ujar Bambang.</p>
<p>Sudah 1.175 ton dari total 2.000 ton beras masuk ke Gaza</p>
<p>Berangkat dari Indonesia 21 Februari silam, total muatan Kapal Kemanusiaan mengangkut sebanyak 2.000 ton beras. Bambang menambahkan, setiap harinya, sekitar 100-400 ton beras masuk bertahap. “Konvoi masuk ke Gaza hanya tertunda di Jumat (30/3) dan Sabtu (1/4) karena hari Jumat dan Sabtu adalah hari libur di Gaza,” ujar Bambang.</p>
<p>Sampai dengan Senin (2/4), mitra ACT di Gaza mengatakan, sudah ada 1.175 ton beras yang masuk dan ditampung sementara di gudang di Gaza bagian selatan. Setiap satu truk yang masuk mengangkut 25-50 ton beras, tunggal maupun gandeng.</p>
<p>“Dalam satu hari, Alhamdulillah kami bisa membawa masuk ke Gaza 4 hingga belasan truk, atau setara dengan 100 sampai 400 ton beras. Bendera Merah Putih dan Palestina berkibar di atas truk sebuah kebanggaan untuk kami, bahwa Indonesia dekat sekali dengan Palestina,” kata Mohammad Najjar, perwakilan mitra ACT di Gaza.</p>
<p>Ketika laporan ini dituliskan, pekerjaan belum tuntas. Masih ada kurang lebih 800 ton beras dari Indonesia yang bakal dibawa masuk sampai ke Gaza. Sementara itu, di dalam sebuah gudang di bagian selatan Gaza, beras bantuan dari Indonesia ditampung, proses pendistribusian akan dilakukan sesegera mungkin.</p>
<p>“Alhamdulillah setiap harinya truk beras dari rakyat indonesia tiba. Kami rakyat Palestina sangat berterima kasih pada bangsa Indonesia. Semoga Allah membalasnya dan semoga hal ini bisa terus berlanjut. Terima kasih banyak Indonesia,” kata Aisha, perwakilan mitra ACT ketika menyambut konvoi truk di gerbang Kerem Shalom, perbatasan Gaza, Senin (2/4).<b> (rls)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/total-sudah-1-175-ton-beras-dari-indonesia-masuk-ke-gaza/">Total Sudah 1.175 Ton Beras dari Indonesia Masuk ke Gaza</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/132 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.032 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 19:45:23 by W3 Total Cache
-->