<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#gastronomycity Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/gastronomycity/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/gastronomycity/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 May 2026 13:24:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#gastronomycity Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/gastronomycity/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkot Padang Mantapkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO Lewat Ubud Food Festival 2026</title>
		<link>https://prokabar.com/pemkot-padang-mantapkan-langkah-menuju-kota-gastronomi-unesco-lewat-ubud-food-festival-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 13:24:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#gastronomycity]]></category>
		<category><![CDATA[#padangkotagastronomi]]></category>
		<category><![CDATA[#pariwisatapadang]]></category>
		<category><![CDATA[#ubud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=133986</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ubud, Prokabar &#8211; Langkah Kota Padang untuk masuk dalam jaringan Kota Kreatif UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network di bidang gastronomi pada tahun 2027...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkot-padang-mantapkan-langkah-menuju-kota-gastronomi-unesco-lewat-ubud-food-festival-2026/">Pemkot Padang Mantapkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO Lewat Ubud Food Festival 2026</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ubud, Prokabar &#8211;</strong> Langkah Kota Padang untuk masuk dalam jaringan Kota Kreatif UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network di bidang gastronomi pada tahun 2027 semakin menunjukkan arah yang solid. Kehadiran Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama jajaran terkait dalam ajang bergengsi Ubud Food Festival 2026 di Taman Kuliner Ubud, Bali, menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan diplomasi kuliner di panggung internasional.</p>
<p>Festival kuliner tahunan edisi kesebelas yang diselenggarakan oleh Yayasan Mudra Swari Saraswati berkolaborasi dengan Dewan Kuliner Indonesia ini berlangsung mulai 28 hingga 31 Mei 2026. Mengusung tema Farmers: Guardians of the Land and Sea, festival ini menyoroti nilai keberlanjutan pangan serta apresiasi terhadap komunitas petani dan nelayan. Isu tersebut dinilai sangat relevan dengan karakteristik kuliner Minangkabau yang bertumpu pada autentisitas komoditas agrikultur lokal dan kekayaan rempah Nusantara.</p>
<p>Wali Kota Padang Fadly Amran didapuk menjadi salah satu pembicara kunci dalam diskusi panel bertajuk City of Gastronomy pada Jumat (29/5/2026). Di hadapan para praktisi kuliner, akademisi, dan wisatawan mancanegara, ia memaparkan visi strategis serta kesiapan Kota Padang.</p>
<p>&#8220;Kita ingin Kota Padang mendapatkan tempat sebagai salah satu kota gastronomi dunia yang tergabung dalam UNESCO Creative Cities Network, target kita di 2027. Kehadiran delegasi Kota Padang dalam Ubud Food Festival ini menunjukkan keseriusan kita untuk mencapai tujuan itu,&#8221; ungkap Wali Kota Padang Fadly Amran.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Padang memiliki modal sejarah dan budaya yang berakar kuat sebagai fondasi diplomasi kulinernya. &#8220;Kita punya sejarahnya, budayanya, dan produk kulinernya. Konsep filosofis Urang Padang Jalan Barampek tidak hanya menjadi sejarah, namun sudah berkembang menjadi asimilasi kebudayaan, termasuk di sektor kuliner yang memperkaya cita rasa dan budaya gastronomi Kota Padang,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Menyikapi arahan dan visi strategis kepala daerah tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, yang turut memimpin delegasi teknis dalam festival ini, menegaskan bahwa pihaknya telah merancang instrumen operasional guna mempercepat perwujudan ekosistem gastronomi yang ideal.</p>
<p>&#8220;Dinas Pariwisata bertugas memastikan seluruh visi strategis yang disampaikan oleh Bapak Wali Kota memiliki landasan operasional yang kuat. Saat ini, kami juga tengah berkolaborasi dengan semua unsur terkait dan komunitas,&#8221; jelas Yenni Yuliza.</p>
<p>Yenni memaparkan bahwa persiapan menuju jaringan kota kreatif dunia memerlukan sinergi komprehensif. Oleh karena itu, Dinas Pariwisata tidak sekadar berfokus pada pemenuhan dokumen kelayakan, tetapi juga pada penguatan langsung di lapangan.</p>
<p>&#8220;Langkah taktis ini segera diikuti dengan penyusunan peta jalan atau roadmap gastronomi periode 2026-2030 sebagai rencana strategis jangka panjang. Kami juga mematangkan koordinasi intensif bersama Indonesia Creative Cities Network serta memastikan skema heksaheliks berjalan optimal di Kota Padang untuk menyokong ekosistem kuliner ini,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Menjawab instruksi langsung dari Wali Kota Padang untuk menjadikan Ubud Food Festival sebagai referensi utama, Yenni menyatakan komitmen penuh jajaran Dinas Pariwisata untuk mengadaptasi tata kelola ajang bertaraf internasional tersebut ke dalam agenda daerah.</p>
<p>&#8220;Manajemen festival yang rapi di Ubud ini, mulai dari penyelenggaraan lokakarya, tata kelola bazar, hingga integrasi pertunjukan seni, tentu memberikan pelajaran berharga. Kami akan menjadikan hal ini sebagai tolok ukur utama dalam menyusun konsep perayaan Hari Jadi Kota Padang ke-357 pada bulan Agustus mendatang, sehingga perayaan tersebut bisa menjadi etalase utama bagi potensi gastronomi kita,&#8221; tegas Yenni Yuliza.</p>
<p>Dalam sesi diskusi panel yang sama, cita rasa kuliner ibu kota Sumatra Barat ini juga mendapat pengakuan tinggi dari pelaku industri kuliner nasional. Juru masak terkemuka sekaligus perwakilan Dewan Kuliner Indonesia, Chef Ray Janson, menegaskan bahwa kuliner Padang memiliki daya pikat global yang amat kuat.</p>
<p>&#8220;Dengan keseriusan dan komitmen Bapak Wali Kota, serta kekayaan cita rasa yang dimiliki, Kota Padang memiliki peluang untuk menjadi kota gastronomi dunia. Detail bumbu dan cara pengolahannya menjadikan kuliner ini bukan sekadar makanan, melainkan identitas budaya yang sangat pantas mendunia,&#8221; terang Chef Ray Janson.</p>
<p style="text-align: left">Ke depan, pengalaman berharga dari festival di Bali ini diharapkan mampu memicu lahirnya kolaborasi baru untuk menyelenggarakan ajang festival kuliner berskala internasional secara langsung di Kota Padang. Langkah ini diyakini akan mempercepat terbentuknya ekosistem kota gastronomi yang mandiri dan diakui oleh dunia. <strong>(pk)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkot-padang-mantapkan-langkah-menuju-kota-gastronomi-unesco-lewat-ubud-food-festival-2026/">Pemkot Padang Mantapkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO Lewat Ubud Food Festival 2026</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 26/48 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.012 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:43:10 by W3 Total Cache
-->