<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#GantungDiri Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/gantungdiri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/gantungdiri/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Mar 2021 15:13:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#GantungDiri Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/gantungdiri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemuda ini Ditemukan Meninggal tergantung di Pohon Jeruk Nipis</title>
		<link>https://prokabar.com/pemuda-ini-ditemukan-meninggal-tergantung-di-pohon-jeruk-nipis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2021 15:20:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=83444</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Malang nian nasib pemuda berinisial RS (29), warga Tigo Balai, Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Depresi dan pernah mencoba melakukan aksi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemuda-ini-ditemukan-meninggal-tergantung-di-pohon-jeruk-nipis/">Pemuda ini Ditemukan Meninggal tergantung di Pohon Jeruk Nipis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Malang nian nasib pemuda berinisial RS (29), warga Tigo Balai, Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Depresi dan pernah mencoba melakukan aksi nekat bunuh diri pada Februari 2021 lalu. Namun akhirnya, niat itu kembali terjadi dan meninggal.</p>
<p>Kejadian bertempat di Jorong Taruyan, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Senin (15/3). Nurhayati (60), tetangganya pertama kali melihat dari jendela rumah sudah dalam keadaan tergantung di sebuah pohon jeruk. Tepatnya di belakang rumah RS sekitar pukul 11.20 WIB.</p>
<p>&#8220;Benar, telah terjadi kejadian diduga bunuh diri di Jorong Taruyan, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur,&#8221; ungkap Kapolsek Matur, Iptu Yance Mardi melalui Kasubbag Humas Polres Agam, Senin (14/3).</p>
<p>Jasad almarhum kemudian diamankan petugas kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. Dari hasil pemeriksaan petugas ditangani langsung Kepala Puskesmas Dr. Yulia Sartika dan Dr. Furkhon menyatakan, pada korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan murni meninggal dunia akibat gantung diri.</p>
<p>&#8220;Dari keterangan pihak keluarga, ibu Almarhum bernama Syafriati mengatakan, anaknya mengalami depresi atau gangguan kejiwaan selama setahun terakhir. Hingga terakhir kejadian, belum kunjung sembuh. Pihak keluarga telah ikhlas dan sabar menerima cobaan itu. Dan tidak lagi bersedia melanjutkan proses sesuai hukum yang berlaku,&#8221; terangnya.</p>
<p>Kapolsek Matur itu menambahkan, berdasarkan keterangan keluarganya, pada awal Februari 2021 lalu, almarhun juga sudah pernah mencoba bunuh diri dengan meminum racun rumput jenis Roundup. Namun korban cepat dapat diselamatkan pihak medis. Pihak puskesmas Dr. Yulia Sartika membenarkan keterangan orang tua almarhum.</p>
<p>&#8220;Almarhum pernah ditangani medis dan dirawat selama tiga hari di Rumah Sakit Ahmad Muchtar, Bukittinggi. Kejadian pada awal Februari 2021, akibat keracunan meminum racun jenis Roundup,&#8221; tutupnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemuda-ini-ditemukan-meninggal-tergantung-di-pohon-jeruk-nipis/">Pemuda ini Ditemukan Meninggal tergantung di Pohon Jeruk Nipis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pensiunan ASN Ditemukan Gantung Diri di Garase Mobil</title>
		<link>https://prokabar.com/pensiunan-asn-ditemukan-gantung-diri-di-garase-mobil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2020 13:27:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=69902</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Seorang pensiunan ASN ditemukan tewas tergantung dalam garase mobil rumahnya di Jorong Koto Piliang Kenagarian Sumanik Kecamatan Salimpaung, Tanah Datar,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pensiunan-asn-ditemukan-gantung-diri-di-garase-mobil/">Pensiunan ASN Ditemukan Gantung Diri di Garase Mobil</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar &#8211;</strong> Seorang pensiunan ASN ditemukan tewas tergantung dalam garase mobil rumahnya di Jorong Koto Piliang Kenagarian Sumanik Kecamatan Salimpaung, Tanah Datar, selasa (23/6).</p>
<p>Jasad JS (56) ditemukan pertama kali oleh istrinya tepat di sebelah mobil milik korban.</p>
<p>Kapolres Tanah Datar AKBP Rokhmad Hari Purnomo, melalui Kapolsek Salimpauang Iptu MR. Zen membenarkan peristiwa gantung diri tersebut.</p>
<p>&#8220;Awalnya korban pergi memanaskan mobilnya, jarak rumah dengan garasi mobil tersebut sekitar 100 meter, merasa terlalu lama memanaskan mobil lalu disusul oleh Desfita (isteri korban) sekira pukul 09.30 WIB. Sampai di tempat kejadian perkara korban sudah ditemukan dalam kedaan tergantung di dalam garasi mobil, lalu isteri korban berteriak minta tolong,&#8221; kata Kapolsek MR Zen.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan luar Puskesmas Salimpaung, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan korban mengeluarkan sperma di kemaluannya, diduga kuat korban meninggal gantung diri.</p>
<p>Atas kejadian itu, pihak keluarga telah menerima dengan ikhlas dan menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jasat korban<strong>. (eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pensiunan-asn-ditemukan-gantung-diri-di-garase-mobil/">Pensiunan ASN Ditemukan Gantung Diri di Garase Mobil</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Direstui Calon Mertua, Pemuda di Pessel Meninggal di Tiang Kuda-Kuda</title>
		<link>https://prokabar.com/tak-direstui-calon-mertua-pemuda-di-pessel-meninggal-di-tiang-kuda-kuda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Dec 2019 12:22:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<category><![CDATA[#Pessel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=55273</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan,Prokabar&#8211;Ada-ada saja yang dilakukan oleh seorang pemuda Nagari Koto Nan Tigo IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, Riski...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tak-direstui-calon-mertua-pemuda-di-pessel-meninggal-di-tiang-kuda-kuda/">Tak Direstui Calon Mertua, Pemuda di Pessel Meninggal di Tiang Kuda-Kuda</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pesisir Selatan,Prokabar&#8211;</strong>Ada-ada saja yang dilakukan oleh seorang pemuda Nagari Koto Nan Tigo IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, Riski Efendi (25), diduga nekat membunuh diri dengan cara gantung diri.</p>
<p>Informasi dihimpun Prokabar.com Minggu 11 Desember 2019, Riski ditemukan oleh tantenya sendiri, Siel (45) di dalam rumah Sabtu (21/12) pukul 18.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Korban meninggal gantung diri menggunakan tali taiyen (plastik) panjang 1,5 meter yang diikat ke tiang kayu kuda-kuda di dalam rumahnya, &#8220;kata Kapolres Pessel, AKBP Cepi Noval melalui Kapolsek Batang Kapas Iptu Impriadi.</p>
<p>Pihaknya mendapatkan laporan dari keluarganya sendiri yang melaporkan peristiwa ini. Setelah mendapat laporan, pihanya, bersama anggota Polsek langsung mengevakuasi korban dan juga di bantu masyarakat sekitar.</p>
<p>Setelah itu, pihaknya bersama masyarakat langsung membawa korban ke Puskesmas terdekat, untuk di visum.</p>
<p>&#8220;Saat dievakuasi korban telah meninggal, sementara dari hasil visum korban murni dinyatakan meninggal karena bunuh diri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, motif dari bunuh diri ini, Riski dikabarkan gagal karena menikah. Tak berpikir lama Riski langsung gantung diri.</p>
<p>Dari bebeapa keterangan saksi, Riski sudah bertunangan dengan pasangannya, tak lama kemudian hubungan keduanya putus akibat dilarang oleh orang tua pasangannya.</p>
<p>&#8220;Rizki adalah seorang duda beranak satu, sedangkan Calon nya masih gadis. Tapi, selama menjalani hubungan, status Riski tidak diketahui oleh keluarga pasangannya. Saat dilangsungkan pernikahan keluarga pasangannya langsung memutuskan pernikahan mereka, &#8220;tutupnya.<strong>(min)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tak-direstui-calon-mertua-pemuda-di-pessel-meninggal-di-tiang-kuda-kuda/">Tak Direstui Calon Mertua, Pemuda di Pessel Meninggal di Tiang Kuda-Kuda</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Nagari Manggopoh Geger, Seorang Wanita Muda Gantung Diri</title>
		<link>https://prokabar.com/warga-nagari-manggopoh-geger-seorang-wanita-muda-gantung-diri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2019 12:05:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#LubukBasung]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=54260</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar — Seorang wanita muda bernama Lisa (25) ditemukan tergantung dengan kabel kawat di Kebun Coklat PT. Inang Sari, Ujung Tanah Padang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-nagari-manggopoh-geger-seorang-wanita-muda-gantung-diri/">Warga Nagari Manggopoh Geger, Seorang Wanita Muda Gantung Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar —</strong> Seorang wanita muda bernama Lisa (25) ditemukan tergantung dengan kabel kawat di Kebun Coklat PT. Inang Sari, Ujung Tanah Padang Mariano, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Rabu (11/12). Ditemukan seorang pelajar kebetulan melintas di area perkebunan tersebut pukul 12.00 WIB.</p>
<p>Korban diketahui menghilang Selasa (10/12), oleh ibunya, saat memeriksa kamar janda muda tersebut. Meski semalaman mencari, pihak keluarga tidak jua menemukannya.</p>
<p>&#8220;Kejadian berawal pada hari Selasa, 10 Desember 2019 sekira pukul 19.00 WIB, ibu korban, Dar tidak menemukan korban dikamarnya. Kemudian ibu korban memberitahukan kepada warga sekitar dan sekira jam 21.00 WIB, warga dan ibunya mulai mencari keberadaan korban namun tidak ditemukan,&#8221; ungkap Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan melalui Paur Humas Aiptu Sapta Beni.</p>
<p>Kemudian, Rabu, 11 Desember 2019 sekira jam 12.00 WIB bertempat korban ditemukan terikat dengan seutas tali kabel kawat di Inang Sari daerah Ujung Tanah Padang Mardani.</p>
<p>&#8220;Saat itu, Rido hendak pulang dari sekolah. Saksi melihat korban sudah bergantungan di batang coklat dengan menggunakan kabel kawat. Dan saat itu juga saksi Rido memberitahukan kepada ayahnya Sarel,&#8221; terangnya.</p>
<p>Setelah Sarel beserta Kasir melihat ke tempat kejadian perkara, langsung melapor kepada pihak yang berwajib.</p>
<p>&#8220;Terhadap mayat korban, telah diidentifikasi oleh Tim Inafis Polres Agam bersama Dokter Puskesmas Manggopoh untuk mengetahui penyebab kematian korban. Saat ini, korban diduga kuat bunuh diri atau gantung diri. Sejumlah saksi telah memberikan keterangan. Sementara, barang bukti berupa kabel kawat sepanjang dua meter juga telah diamankan,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-nagari-manggopoh-geger-seorang-wanita-muda-gantung-diri/">Warga Nagari Manggopoh Geger, Seorang Wanita Muda Gantung Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pergi ke Kebun, Seorang Petani Ditemukan Tergantung di Pohon Karet Milik Orangtuanya</title>
		<link>https://prokabar.com/pergi-ke-kebun-seorang-petani-ditemukan-tergantung-di-pohon-karet-milik-orangtuanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2019 07:03:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=50823</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Seorang warga Curontiang, Nagari Lubuak Layang, Kecamatan Rao ditemukan tewas tergantung. Ialah Dedi Iswandi, berusia 37 tahun. Dedi yang kesehariannya berprofesi sebagai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pergi-ke-kebun-seorang-petani-ditemukan-tergantung-di-pohon-karet-milik-orangtuanya/">Pergi ke Kebun, Seorang Petani Ditemukan Tergantung di Pohon Karet Milik Orangtuanya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Seorang warga Curontiang, Nagari Lubuak Layang, Kecamatan Rao ditemukan tewas tergantung. Ialah Dedi Iswandi, berusia 37 tahun.</p>
<p>Dedi yang kesehariannya berprofesi sebagai petani ini, ditemukan tergantung di salah satu pohon karet di kebun milik orang tuanya.</p>
<p>&#8220;Dedi ditemukan tergantung dan sudah tidak bernyawa, Rabu (6/11),&#8221; kata Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya.</p>
<p>Ia pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya, Charles sekitar pukul 07.15 WIB. Tanpa pikir panjang, Charles melapor ke Polsek Rao.</p>
<p>&#8220;Tim Polsek didampingi tenaga medis mendatangi lokasi. Saat dievakuasi dan diperiksa, Dedi sudah tidak bernyawa. Belum diketahui apa penyebab Dedi tergantung di pohon. Pihak kepolisian masih menelusuri, sementara pihak keluarga sepakat tidak mau jenazah untuk diautopsi,&#8221; tukas AKBP Hendri. (<b>ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pergi-ke-kebun-seorang-petani-ditemukan-tergantung-di-pohon-karet-milik-orangtuanya/">Pergi ke Kebun, Seorang Petani Ditemukan Tergantung di Pohon Karet Milik Orangtuanya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketahuan Suami Bermesraan Dengan Lelaki Lain, Latifah Akhiri Hidupnya</title>
		<link>https://prokabar.com/ketahuan-suami-bermesraan-dengan-lelaki-lain-latifah-akhiri-hidupnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2019 04:37:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#selingkuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=46206</guid>

					<description><![CDATA[<p>Palembayan, Prokabar —  Kisah sedih dialami warga Jorong Data Barangin, Nagari Barangin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Seorang ibu muda bernama Iflatifah Liati Sari (32),...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ketahuan-suami-bermesraan-dengan-lelaki-lain-latifah-akhiri-hidupnya/">Ketahuan Suami Bermesraan Dengan Lelaki Lain, Latifah Akhiri Hidupnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Palembayan, Prokabar —  </strong>Kisah sedih dialami warga Jorong Data Barangin, Nagari Barangin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Seorang ibu muda bernama Iflatifah Liati Sari (32), mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di sebuah tiang dapur rumahnya, Senin malam (9/9). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari informasi yang dihimpun Prokabar, Kejadian pertama diketahui suaminya, Sawirman (37) sekitar pukul 19.15 WIB. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Benar telah terjadi diduga gantung diri atas nama Iflatifah Liati Sari,” ungkap Kasat Reskrim Polres Agam, AKP Farel didampingi Paur Humas Aiptu Sapta Beni, Selasa, (10/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut, berdasarkan keterangan yang dihimpun, motif sementara bunuh diri bermula saat sang suami tengah mengembalikan pancing ke rumah itrizal, sesampainya disana, istri Itrizal memperlihatkan foto suaminya tengah berpelukan dengan istri Sawirman.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mengetahui hal tersebut, Sawirman bergegas pulang menanyakan hal tersebut dan memperlihatkan foto tersebut pada korban. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Iflatifah Liati Sari sempat meminta maaf kepada Suwirman. Dan sempat berkata kalau saya tidak ada, anak tolong dirawat,” terangnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Karena sudah tidak dianggap tidak ada permasalahan, sekitar pukul 18.45 WIB, Suwirman pergi ke rumah Bujang Umang meminta upah. “Kebetulan di sana ia bertemu Itrizal dan sempat bertengkar dan dipisahkan Ibnu Azhari. Suwirman pun kembali pulang. Sesampai di rumah, ia melihat sang istri telah tergantung di dapur. Ia sempat meminta tolong ke Ibnu Azhari dan masyarakat setempat,” pungkasnya. (<b>rud</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ketahuan-suami-bermesraan-dengan-lelaki-lain-latifah-akhiri-hidupnya/">Ketahuan Suami Bermesraan Dengan Lelaki Lain, Latifah Akhiri Hidupnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keluarga Mahasiswi Unand yang Ditemukan Tewas Tergantung Menolak Otopsi</title>
		<link>https://prokabar.com/keluarga-mahasiswi-unand-yang-ditemukan-tewas-tergantung-menolak-otopsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2019 15:50:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45845</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Pihak kepolisian menyebutkan keluarga dari mahasiswi Universitas Andalas (Unand) yang ditemukan tewas tergantung pada Selasa (3/9) sore menolak untuk dilakukan otopsi....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keluarga-mahasiswi-unand-yang-ditemukan-tewas-tergantung-menolak-otopsi/">Keluarga Mahasiswi Unand yang Ditemukan Tewas Tergantung Menolak Otopsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Pihak kepolisian menyebutkan keluarga dari mahasiswi Universitas Andalas (Unand) yang ditemukan tewas tergantung pada Selasa (3/9) sore menolak untuk dilakukan otopsi.</p>
<p>&#8220;Keluarga sudah menandatangani pernyataan menolak dilakukan otopsi, karena hal itu otopsi tidak dilakukan,&#8221; kata Kapolsek Pauh Kompol Hamidi, Rabu (4/9).</p>
<p>Ia mengatakan pernyataan itu ditandatangani oleh orang tua laki-laki korban yang bernama Meysi Aulia (19) itu.</p>
<p>Komunikasi dengan pihak keluarga dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB, setelah itu jasad korban dibawa keluarga ke Jambi.</p>
<p>Namun demikian, Hamidi mengatakan penyelidikan terhadap peristiwa itu masih dilakukan.</p>
<p>Sebelumnya, Mahasiswi Universitas Andalas (UNAND) Meysi Aulia (19) ditemukan tergantung di rumah kos di Jalan Kapalo Koto Nomor 48 Pauh, Padang, Sumatera Barat (Sumbar).</p>
<p>&#8220;Peristiwa itu diketahui pertama kali saat temannya bernama Intan (19) masuk kamar, ketika membuka pintu terlihat korban sudah tergantung di jendela kamar,&#8221; ujar seorang saksi Yuni Fitria (36).</p>
<p>Setelah itu teman sekamar korban tersebut memberitahunya, dan ia langsung melaporkan kejadian pada ketua RT setempat.</p>
<p>Korban diketahui mahasiswi semester tiga jurusan Administrasi Publik dan berasal dari Jambi.</p>
<p>Tak lama berselang, polisi mendatangi lokasi kejadian usai mendapat laporan masyarakat, dan jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keluarga-mahasiswi-unand-yang-ditemukan-tewas-tergantung-menolak-otopsi/">Keluarga Mahasiswi Unand yang Ditemukan Tewas Tergantung Menolak Otopsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Curhat Mahasiswi Unand Sebelum Ditemukan Tewas</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-curhat-mahasiswi-unand-sebelum-ditemukan-tewas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2019 16:10:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45712</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar.com &#8211; Malang benar nasib mahasiswa Universitas Andalas, Padang, Sumbar satu ini. Mungkin karena biaya kuliah. Sebelum ditemukan meninggal, korban bernama Meysi Aulia...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-curhat-mahasiswi-unand-sebelum-ditemukan-tewas/">Ini Curhat Mahasiswi Unand Sebelum Ditemukan Tewas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar.com &#8211;</strong> Malang benar nasib mahasiswa Universitas Andalas, Padang, Sumbar satu ini. Mungkin karena biaya kuliah. Sebelum ditemukan meninggal, korban bernama Meysi Aulia (19) sering mengeluh kepada temannya.</p>
<p>Intan (19), teman korban dan orang pertama yang menemukan korban tergantung di kamar kosnya itu mengungkapkan, korban sering menangis sebelum kejadian ini.</p>
<p>Ditambah lagi, korban sering menangis saat menghubungi keluarganya melalui telepon seluler.</p>
<p>&#8220;Kepada saya, kak Aulia sering bercerita tentang kuliahnya dan dia sering menangis saat bercerita,&#8221;kata Intan.</p>
<p>Saat menghubungi keluarganya, kata Intan, korban tidak menjelaskan secara detail permasalahan korban di kampus dan hanya mengatakan permasalahan kampus saja secara umum.</p>
<p>Seperti diketahui sebelumnya, korban atas nama Meysi Aulia (19) ditemukan tergantung di jendela kamar kosnya di Jalan Kapalo Koto Kecamatan Pauh, Kota Padang &#8211; Sumbar.</p>
<p>Hingga saat ini, jenazah korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar dan pihak kepolisian masih menunggu keluarga korban untuk melakukan outopsi. <strong>(gas)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-curhat-mahasiswi-unand-sebelum-ditemukan-tewas/">Ini Curhat Mahasiswi Unand Sebelum Ditemukan Tewas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswi Unand yang Tewas Tergantung Berasal Dari Kerinci</title>
		<link>https://prokabar.com/unand-yang-tewas-tergantung-berasal-dari-kerinci/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2019 15:45:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45706</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Mahasiswi Universitas Andalas (Unand) yang ditemukan gantung diri di kamar kosnya pada Selasa (3/9) berasal dari daerah Kerinci. Hal tersebut diungkapkan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/unand-yang-tewas-tergantung-berasal-dari-kerinci/">Mahasiswi Unand yang Tewas Tergantung Berasal Dari Kerinci</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Mahasiswi Universitas Andalas (Unand) yang ditemukan gantung diri di kamar kosnya pada Selasa (3/9) berasal dari daerah Kerinci.</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Pauh, Kompol Hamidi. &#8220;Korban berasal dari Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, Kerinci,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan tersebut, untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.</p>
<p>&#8220;Untuk indikasi-indikasi lainnya kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sementara itu, hingga pukul 21.30 WIB korban masih berada di ruang Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.</p>
<p>&#8220;Untuk melakukan outopsi kami masih menunggu keluarga korban yang masih dalam perjalanan ke sini,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Pantauan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar, teman satu angkatan dengan korban telah berdatangan untuk menjenguk korban.</p>
<p>Seperti diketahui sebelumnya, korban atas nama Meysi Aulia (19) ditemukan tergantung di kamar kosnya di Jalan Kapalo Koto Nomor 48 Kecamatan Pauh, Kota Padang.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/unand-yang-tewas-tergantung-berasal-dari-kerinci/">Mahasiswi Unand yang Tewas Tergantung Berasal Dari Kerinci</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswi Unand Tewas Tergantung di Kamar Kos</title>
		<link>https://prokabar.com/mahasiswi-unand-tewas-tergantung-di-kamar-kos/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2019 15:09:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#laf]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45699</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Seorang Mahasiswi Universitas Andalas ditemukan teman satu kosnya terbujur kaku. Saat ditemukan sebuah selendang berwarna hitam melingkar di leher perempuan berinisial...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mahasiswi-unand-tewas-tergantung-di-kamar-kos/">Mahasiswi Unand Tewas Tergantung di Kamar Kos</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Seorang Mahasiswi Universitas Andalas ditemukan teman satu kosnya terbujur kaku. Saat ditemukan sebuah selendang berwarna hitam melingkar di leher perempuan berinisial MA (19) itu. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Melihat kejadian itu, teman kosnya itu segera memanggil beberapa warga. Kemudian peristiwa ini dilaporkan ke polisi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sampai saat ini, polisi masih melakukan proses penyelidikan. Mayat mahasiswi ini sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan proses visum. Untuk sementara polisi menyimpulkan perempuan itu bunuh diri. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Warga Kapalo Koto, hingga Selasa (3/9) malam masih kaget dengan peristiwa ini. &#8220;Kami tidak tau kejadiannya jam berapa, tapi tadi sore sekitar jam 5 orang sudah heboh, katanya ada anak kuliah bunuh diri,&#8221; kata salah seorang warga yang tidak mau dituliskan namanya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Kapolsek Pauh, Kompol Hamidi, mengatakan dugaan sementara mahasiswi tersebut gantung diri, “Iya Sementara korban diduga bunuh diri, untuk itu kami akan lakukan visum terlebih dulu,&#8221; ujarnya. (<b>laf/hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mahasiswi-unand-tewas-tergantung-di-kamar-kos/">Mahasiswi Unand Tewas Tergantung di Kamar Kos</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suami 45 Hari Tak Pulang, Ibu Muda Ini Bunuh Diri di Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/suami-45-hari-tak-pulang-ibu-muda-ini-bunuh-diri-di-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 May 2019 00:28:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=36494</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Malang nian nasib RA (20) warga, Nagari Cubadak, Kecamatan Duo Koto. Ibu muda ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Kejadian...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/suami-45-hari-tak-pulang-ibu-muda-ini-bunuh-diri-di-pasaman/">Suami 45 Hari Tak Pulang, Ibu Muda Ini Bunuh Diri di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Malang nian nasib RA (20) warga, Nagari Cubadak, Kecamatan Duo Koto. Ibu muda ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.</p>
<p>Kejadian naas ini terjadi, Rabu (8/5). RA ditemukan sudah terbujur kaku dengan benda terikat di leher dan menggantung di langit-langit kamarnya.</p>
<p>&#8220;RA pertama kali terlihat sudah kaku usai gantung diri oleh adiknya sendiri T (8) sekitar pukul 11.30 WIB kemarin,&#8221; kata Kapolsek Duo Koto, Iptu Irga Delfi, Kamis (9/5).</p>
<p>Usai diketahui itu, sang adik memberitahukan kejadian naas ini kepada kakak mereka, NA (23) yang sedang berada di kamar lain. &#8220;Kebetulan NA ini berada di kamar yang bersebelahan dengan kamar korban. Saat NA diberitahu adiknya T, NA menyuruh adiknya yang lain, D, untuk memanggil orang tua mereka yang sedang berada di sawah,&#8221; lanjut Iptu Irga.</p>
<p>Usai diturunkan pihak keluarga, polisi dan tim medis yang mendapat kabar, langsung ke lokasi kejadian. Dokter Ahmad Dahlan Harahap dari Puskeamas Cubadak menyatakan korban telah meninggal dunia. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dari informasi pohak keluarga, diduga RA mengakhiri hidupnya lantaran beban fikiran. Biduk rumah tangga RA sedang diterpa badai. Sang suami sudah 45 hari tak pulang ke rumah. Ditambah, kondisi RA yang sedang sakit, membuatnya gelap mata untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang salah. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/suami-45-hari-tak-pulang-ibu-muda-ini-bunuh-diri-di-pasaman/">Suami 45 Hari Tak Pulang, Ibu Muda Ini Bunuh Diri di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Sicincin Gempar, Penemuan Seorang Gadis Belia diduga Gantung Diri</title>
		<link>https://prokabar.com/masyarakat-sicincin-gempar-gadis-belia-diduga-gantung-diri-dirumahnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Apr 2018 09:12:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Sicincin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/masyarakat-sicincin-gempar-gadis-belia-diduga-gantung-diri-dirumahnya/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Prokabar &#8211; Masyarakat Korong Bari, Nagari Sicincin, Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman gempar akibat penemuan gadis belia diduga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masyarakat-sicincin-gempar-gadis-belia-diduga-gantung-diri-dirumahnya/">Masyarakat Sicincin Gempar, Penemuan Seorang Gadis Belia diduga Gantung Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang Pariaman, Prokabar &#8211; </b>Masyarakat Korong Bari, Nagari Sicincin, Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman gempar akibat penemuan gadis belia diduga gantung diri dirumahnya, Kamis pagi (19/4). Gadis malang berinisial RD (23) itu ditemukan tergantung dengan seutas tali oleh ibunya Herlina Dewati (50) saat hendak membangunkan anak gadisnya tersebut sekitar jam 6 pagi.</p>
<p>&#8220;Informasi didapat dan ditangani oleh Polsek 2&#215;11 Enam Lingkung diwakili Wakapolsek Iptu Hepi Kusnadi. Saat ini, petugas masih melakukan identifikasi dan menunggu hasil visum atau pemeriksaan lainnya&#8221; Kata Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu Fetrizal.</p>
<p>Iptu Hapi Kusnadi membenarkan kejadian tersebut. &#8220;Setelah melihat hasil visum dari tenaga media Puskesmas Sicincin, Korban murni Bunuh diri,&#8221; Kata Iptu Hapi.</p>
<p>Nila (35), salah seorang warga cukup dekan dengan keluarga korban menyebutkan gadis yang berprofesi guru Honorer sekaligus mahasiswi itu memiliki sifat sangat ceria, rajin bantu orang tua, santun dan penyapa.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/img-20180419-wa0012-1561619787.jpg" width="1280" height="720" class="alignnone wp-image-5255 size-full"></p>
<p><img decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180419-WA0011.jpg" width="1040" height="780" class="alignnone wp-image-5256 size-full"></p>
<p>&#8220;Kami tidak percaya anak gadis itu nekat melakukan tersebut. Mahasiswi sekaligus guru Honorer Di SD Ladang Laweh tersebut sangat rajin membantu orang tua, terutama saat mengasuh anak titipan orang tua sahabat ibunya,&#8221; Kata Nila. <b>(Rud)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masyarakat-sicincin-gempar-gadis-belia-diduga-gantung-diri-dirumahnya/">Masyarakat Sicincin Gempar, Penemuan Seorang Gadis Belia diduga Gantung Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 48/186 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.032 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:54:04 by W3 Total Cache
-->