<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#gameonline Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/gameonline/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/gameonline/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 May 2022 16:04:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#gameonline Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/gameonline/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hati Hati Kedok Game, Judi Online Merajalela Bikin Candu Pemain</title>
		<link>https://prokabar.com/hati-hati-kedok-game-judi-online-merajalela-bikin-candu-pemain/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 May 2022 16:04:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#gameonline]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#hugedomino]]></category>
		<category><![CDATA[#judionline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=103974</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Upaya meraup keuntungan dengan cara tipu, investasi bodong masih meresahkan masyarakat. Termasuk judi online dengan kedok game membuat candu si pemain....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hati-hati-kedok-game-judi-online-merajalela-bikin-candu-pemain/">Hati Hati Kedok Game, Judi Online Merajalela Bikin Candu Pemain</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Upaya meraup keuntungan dengan cara tipu, investasi bodong masih meresahkan masyarakat. Termasuk judi online dengan kedok game membuat candu si pemain.</p>
<p>Judi slot online kini menjamur dengan subur di masa pandemi karena gencarnya berbagai iklan di berbagai macam platform dan menjadi aplikasi games yang sering dimainkan</p>
<p>Banyaknya masyarakat yang tertipu, menggerakan seorang mantan admin judi online mencoba membongkar rahasia kenapa bandar selalu menang.</p>
<p>“Saya akan bongkar rahasia judi slot online, karena saya mantan admin disana, dengan penghasilan perbulan sekitar Rp30 juta,” ujar sang mantan admin seperti dilansir dari kanal YouTube Jalur Orang Dalam.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-103975" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220524-WA0003-1-1024x679.jpg" alt="" width="1000" height="663" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220524-WA0003-1-1024x679.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220524-WA0003-1-300x199.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220524-WA0003-1-768x509.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/05/IMG-20220524-WA0003-1.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>“Dulu saya kerja sehari dua belas jam dengan dua shift, namun saya dikeluarkan karena dituduh membocorkan cara untuk menang kepada para pemain,” tambahnya.</p>
<p>Ia menyebut, hanya sekali saja pemain baru diberi kemenangan, tujuannya untuk membuat mereka ketagihan.</p>
<p>“Mereka itu kalau masih baru main, misal dengan modal 40 ribu saja, kita kasih menang saja satu kali lima juta,” ujar sang mantan admin judi online ini.</p>
<p>“Nanti kalau mereka sudah terpancing, teknik berikutnya ya kita kuras saja uangnya, karena memang akan disetting bandar yang akan selalu menang,” bebernya.</p>
<p>Ia membenarkan jika semua mesin yang dipakai untuk judi online ini sudah disetting sedemikian rupa. Sehingga pemain ke depannya akan selalu kalah, hanya pemain baru saja yang menang.</p>
<p>Kepada pemain yang masih penasaran, Ia pun berpesan agar berhenti bermain judi slot online, karena sudah pasti kalah kalau lewat mesin. <strong>(beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hati-hati-kedok-game-judi-online-merajalela-bikin-candu-pemain/">Hati Hati Kedok Game, Judi Online Merajalela Bikin Candu Pemain</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Game Online Meresahkan, Ini Solusi dari Pemuda Sungai Batang Agam</title>
		<link>https://prokabar.com/banyak-pemuda-kecanduan-game-online-warga-sungai-batang-resah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2021 17:14:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#domino]]></category>
		<category><![CDATA[#gameonline]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#slot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=91536</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Banyaknya pengaduan orang tua dan masyarakat terkait dampak buruk game online kepada pemuda, mendorong pemuda jorong Batung Panjang, Kenagarian Sungai Batang melakukan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/banyak-pemuda-kecanduan-game-online-warga-sungai-batang-resah/">Game Online Meresahkan, Ini Solusi dari Pemuda Sungai Batang Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Banyaknya pengaduan orang tua dan masyarakat terkait dampak buruk game online kepada pemuda, mendorong pemuda jorong Batung Panjang, Kenagarian Sungai Batang melakukan rapat besar Pemuda, Jumat malam (23/7).</p>
<p>Pertemuan mencari solusi terhadap bahaya game online yang telah merusak hubungan sosial kemasyarakatannya.</p>
<p>Walijorong F. Mangkuto Nan Basa memimpin dan menggagas pertemuan tersebut mengutarakan, sudah saatnya pemuda berbenah dan mengevaluasi diri.</p>
<p>Pertemuan di kawasan Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka itu sebagai upaya menyatukan persepsi dan melangkah maju dan meninggalkan kegiatan yang mubazir.</p>
<p>&#8220;Kita tidak bisa melarang secara totalitas. Namun sudah saatnya kita melakukan evaluasi akibat dampak buruk Dari game online ini. Jadi mari kita cari solusi cerdas agar bahaya permainan ini tidak terus berlanjut merusak kita,&#8221; ungkapnya kepada seluruh pemuda yang hadir malam tersebut.</p>
<p>Telah banyaknya laporan para sejumlah tokoh dan orang tua di Jorong Batung Panjang, menjadi catatan penting untuk merespon positif.</p>
<p>&#8220;Hal itu sebagai bukti kepedulian orang tua dan tokoh masyarakat kita kepada pemuda. Mari kita tanggap dan merespon dengan baik,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Pemuda Jorong Batung Panjang, Amri Sutan Tanameh mengatakan, persoalan ini memang sudah menjadi polemik ditengah masyarakat.</p>
<p>Kekompakan dan kebersamaan sesama pemuda sudah sangat jauh dan sangat renggang. Belum lagi segala aktifitas gotong royong, sudah banyak tidak diacuhkan.</p>
<p>&#8220;Mari kita berbenah dan kompak menyatukan kekuatan, untuk beralih kepada kegiatan bermanfaat,&#8221; lengkapnya.</p>
<p>Asnal, Wali Tapian sekaligus Tokoh Masyarakat dan Pemuda Sungai Batang juga mengatakan hal sama.</p>
<p>Saat ini, sikap harga menghargai dan menghormati antara pemuda dengan orang tua sudah menipis. Apalagi sesama pemuda, sudah sangat mengiris hati.</p>
<p>Sebelum terlambat dan berlanjut pada generasi selanjutnya, sudah saatnya kita berbenah. Salah satu penyebabnya, akibat sibuk bermain game online di kedai-kedai.</p>
<p>&#8220;Sikap hormat menghormati sudah sangat mengkuatirkan. Di saat ada orang tua mampir ke kedai, tidak ada lagi tegur sapa. Para pemuda hanya asik dengan permainan game onlinenya, dan tidak lagi terperhatikan lingkungan sekitar. Termasuk orang tua yang menghampiri. Ini harus segera diperbaiki, dibedah dan evaluasi diri,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ilham, salah seorang pemuda, mengakui hal demikian. Ia menguraikan setiap akibat, pasti ada sebab muasebab.</p>
<p>Aktivitas kebersamaan sudah longgar, mengalihkan pemuda sibuk dengan peralihan permainan game online. Belum lagi aktifitas usaha di siang hari, dan butuh refresing dengan semacam hiburan.</p>
<p>&#8220;Kami mencari kesibukan hiburan sendiri, karena minimnya wadah dan gagasan. Dan akhirnya terlanjut terjebak pada game online. Menjadikan tempat sebagai sarana hiburan baru. Untuk menghilangkannya, butuh proses untuk mencari cara mengangsur mengurangi, hingga dapat kembali pada semestinya. Saya mengusulkan agar sarana olahraga dan kesenian dapat kembali dihidupkan secara rutinitas,&#8221; usulnya.</p>
<p>Wali Jorong dan Ketua Pemuda Jorong Batung Panjang bersama pemuda dan tokoh masyarakat yang hadir, sepakat. Memutuskan agar permainan game online untuk tidak lagi dilakukan, terutama di kedai-kedai.</p>
<p>Mengaktifkan kembali sarana olahraga dan sasaran yang ada. Untuk sanksi sosial kepada pelanggar hasil musyawarah yang telah disepakati, butuh kembali dirumbukan pada musyawarah jorong.</p>
<p>&#8220;Hasil kesepakatan ini akan terus kita lihat perkembangannya. Dan akan kita lakukan evaluasi nantinya. Seiring itu, bersama Ketua Pemuda Jorong Batung Panjang dan Ninik Mamak akan melakukan rapat internal berlanjut musyawarah mufakat jorong nantinya. Kita minta kepada seluruh pemuda dapat menjalankan keputusan rapat ini,&#8221; tutup Wali Jorong Batung Panjang. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/banyak-pemuda-kecanduan-game-online-warga-sungai-batang-resah/">Game Online Meresahkan, Ini Solusi dari Pemuda Sungai Batang Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kecanduan Game Kini Masuk Kategori Penyakit</title>
		<link>https://prokabar.com/kecanduan-game-kini-masuk-kategori-penyakit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 May 2019 12:29:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#game]]></category>
		<category><![CDATA[#gameonline]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kecanduangame]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=38331</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah memutuskan untuk memasukkan kecanduan bermain game (gaming disorder) kedalam daftar penyakit. Sebanyak 194...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kecanduan-game-kini-masuk-kategori-penyakit/">Kecanduan Game Kini Masuk Kategori Penyakit</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong><span class="s1">Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah memutuskan untuk memasukkan kecanduan bermain game (gaming disorder) kedalam daftar penyakit.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebanyak 194 anggota kelompok telah sepakat untuk membuat keputusan pada hari Sabtu, 25 Mei 2019 di Majelis Kesehatan Dunia ke-72.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dikatakan, WHO telah menyetujui untuk merevisi dari International Statistical Classification of Diseases and Related, yang juga dikenal sebagai ICD-11. Revisi baru dari ICD ini mencakup gangguan akibat bermain game yang kini dianggap sebagai sebuah penyakit.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut WHO ICD-11, ini adalah definisi dan karakterisasi kecanduan bermain game, yakni “Pola perilaku bermain game yang terus-menerus atau berulang (‘game digital’ atau ‘video-gaming’), yang mungkin dilakukan secara online ataupun offline dimanifestasikan oleh:</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">1. Gangguan kontrol atas game (contoh, onset, frekuensi, intensitas, durasi, pemutusan, konteks);</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">2. Meningkatnya prioritas yang diberikan untuk game, sejauh game didahulukan dari minat hidup dan aktivitas sehari-hari lainnya; dan</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">3. Kelanjutan atau peningkatan permainan meskipun telah terjadi konsekuensi negatif. Pola tingkah laku cukup keras untuk menghasilkan penurunan yang signifikan dalam bidang fungsi pribadi, keluarga, sosial, pendidikan, pekerjaan atau beberapa hal penting lainnya.”</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">WHO juga menjelaskan bahwa keputusannya untuk memasukkan kecanduan bermain game sebagai sebuah penyakit dibuat oleh para ahli dari berbagai disiplin ilmu dan wilayah. Selain itu, keputusan ini juga dibuat karena berdasarkan beberapa alasan dari sejumlah bukti yang tersedia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada bulan Juni 2018, WHO telah menyelesaikan ICD-11 dan berbagai organisasi industri video game, seperti ESA, mendorong kembali keputusan tersebut. Dilaporkan, bahwa ESA merasakan keputusan yang dibuat masih dianggap kurang memadai, terutama terkait dengan masalah kesehatan mental akibat kecanduan bermain game.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">ICD-11 hasil revisi telah diumumkan oleh WHO dan akan mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2022. Harus diakui, kecanduan game memang telah lama menjadi masalah bagi sebagian orang dan menjadi topik yang menarik untuk diperdebatkan, tidak hanya oleh peneliti, tetapi juga oleh pelaku kesehatan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Douglas Gentile, psikolog, dan kepala Media Research Lab Iowa State University pernah mengatakan bahwa dirinya telah melakukan survei terhadap ribuan subjek. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari survei tersebut disimpulkan bahwa kecanduan bermain game bisa berdampak depresi yang merusak sendi-sendi kehidupan manusia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari sana, Douglas Gentile juga mengatakan bahwa itu bisa dianggap sebagai sebuah gangguan. Di sisi lain, tentu saja klasifikasi dan pengakuan gangguan akibat bermain game ini oleh WHO juga menjadi langkah besar ke depan dalam perdebatan seputar kecanduan game. <b>(*/hdp)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kecanduan-game-kini-masuk-kategori-penyakit/">Kecanduan Game Kini Masuk Kategori Penyakit</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/84 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/15 queries in 0.658 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 11:27:46 by W3 Total Cache
-->