<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#game Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/game/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/game/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Nov 2021 14:13:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#game Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/game/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dikalahkan PSMS Medan: Game Over! Semen Padang FC Sudah Boleh Lupakan Mimpi Liga 1</title>
		<link>https://prokabar.com/dikalahkan-psms-medan-game-over-semen-padang-fc-sudah-boleh-lupakan-mimpi-liga-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2021 14:13:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#game]]></category>
		<category><![CDATA[#over]]></category>
		<category><![CDATA[#psms]]></category>
		<category><![CDATA[#semen Padang Fc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97604</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; Tim Semen Padang FC sudah boleh melupakan impian dan target lolos ke Liga 1, setelah kalah 1-2 dari PSMS Medan, pada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dikalahkan-psms-medan-game-over-semen-padang-fc-sudah-boleh-lupakan-mimpi-liga-1/">Dikalahkan PSMS Medan: Game Over! Semen Padang FC Sudah Boleh Lupakan Mimpi Liga 1</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar </strong>&#8211; Tim Semen Padang FC sudah boleh melupakan impian dan target lolos ke Liga 1, setelah kalah 1-2 dari PSMS Medan, pada matchday 8 Grup A Liga 2 2021, Selasa (16/11) di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai.</p>
<p>Adalah dua gol dari Rahmat Hidayat yang membunuh peluang &#8220;Kabau Sirah&#8221; lolos ke 8 besar, sebagai langkah untuk menuju target Liga 1.</p>
<p>Dengan hasil ini PSMS Medan berada di posisi kedua Grup A dengan perolehan 13 poin dari 8 laga. Sementara Semen Padang baru mengantongi nilai tujuh angka.</p>
<p>Dengan hanya menyisakan dua laga, nilai maksimal Semen Padang hanya 13, sama dengan PSMS. Sudah pasti Semen Padang kalah head to head dengan PSMS. Artinya peluang SPFC memang sudah tertutup ke 8 besar.</p>
<p>Dua tim asal Sumatra ini bermain imbang tanpa gol pada babak pertama. Serangan kedua tim masih menemui kebuntuan. Pada babak kedua, dua gol PSMS hanya mampu dibalas satu oleh Semen Padang.</p>
<p>Dua gol PSMS diukir melalui tendangan penalti Rachmad Hidayat pada menit ke-63, dan tendangan voli pada menit ke-90+2. Semen Padang sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-75 melalui Vendry Mofu, namun tak cukup untuk meraup poin.</p>
<p>Babak pertama,  PSMS Medan yang mengenakan jersey putih langsung mengancam pada awal babak pertama.</p>
<p>Penyerang asal Papua, Titus Bonai merangsek ke kotak penalti dan diakhiri dengan tendangan kaki kanan yang masih mampu ditahan Rendy Oscario, kiper Semen Padang, pada menit ketujuh.</p>
<p>Semen Padang yang dimotori Vendry Mofu balas meluncurkan serangan pada menit ke-20. Namun upaya tim Kabau Sirah juga menemui kegagalan.</p>
<p>Peluang emas didapat PSMS, diawali akselerasi Titus Bonai dari sisi kiri, umpan crossing dikirim ke kotak penalti namun tak menemui sasaran.</p>
<p>Pertandingan dua tim asal Sumatra ini berlangsung keras, banyak benturan terjadi dan membuat laga terhenti.</p>
<p>Pada menit injury time, Semen Padang melalui Vivi Asriza mengirimkan umpan silang ke kotak penalti yang tak berhasil menjangkau rekan-rekannya.</p>
<p>Hingga babak pertama usai, skor 0-0 masih bertahan. PSMS yang lebih dominan, tak berhasil menjebol gawang Semen Padang.</p>
<p>Babak Kedua, memasuki paruh terakhir, PSMS memasukkan Andre Dio Milandar dan Ilham Fathoni untuk menambah daya gempur.</p>
<p>Tim Ayam Kinantan mendapat peluang melalui bola rebound hasil tendangan bebas Rachmad Hidayat pada menit ke-55. Beruntung bagi Semen Padang, Rendy Oscario masih sigap mengamankan gawangnya.</p>
<p>Rachmad menyia-nyiakan kesempatan emas pada menit ke-59. Meneruskan umpan silang Yohanis Nabar, eks pemain Persib itu melenceng tipis di samping gawang Semen Padang.</p>
<p>Gawang Semen Padang sempat bergetar lewat upaya Yohanis Nabar, tapi Ilham Fathoni dinyatakan handball terlebih dahulu.</p>
<p>Gempuran tiada henti PSMS berujung hadiah penalti pada menit ke-63. Rachmad Hidayat yang maju sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan lagi.</p>
<p>Sepakan penalti Rachmad mengecoh Rendy dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk PSMS Medan pada menit ke-66.</p>
<p>Unggul satu gol, PSMS menurunkan intensitas serangan. Skuad besutan Ansyari Lubis lebih banyak bermain di area pertahanannya sendiri.</p>
<p>Bumerang bagi PSMS, gawang mereka harus kebobolan pada menit ke-75.</p>
<p>Vendry Mofu yang berdiri bebas tak terkawal mampu menceploskan bola menaklukkan Sendri Johansyah di bawah mistar. Semen Padang menyamakan kedudukan, 1-1.</p>
<p>Saat laga seolah akan berakhir imbang, Rachmad Hidayat keluar sebagai pahlawan bagi PSMS.</p>
<p>Menyambut umpan dari sisi sayap, kontrol sempurna Rachmad diakhiri dengan sepakan yang bersarang ke gawang Semen Padang.</p>
<p>Gol Rachmad memastikan kemenangan PSMS atas Semen Padang. Ayam Kinantan memperbesar peluang lolos ke babak 8 besar, sekaligus menutup peluang Semen Padang FC.</p>
<p><strong>Susunan Pemain</strong><br />
Semen Padang (4-2-3-1): Rendy Oscario; Kelvin Wopi, Dedy Gusmawan, Tri Rahmad Priadi, Ricky Akbar Ohorella; Muhammad Fahri, Manda Cingi; Aulia Hidayat, Vendry Mofu, Vivi Asriza; Mario Aibekob.<br />
<strong>Pelatih:</strong> Hendri Susilo</p>
<p><strong>PSMS (4-2-3-1):</strong> Sendri Johansyah; Hamdi Sula, Joko Susilo, Afiful Huda, Syaiful Ramadhan; Ichsan Pratama, Elina Soka; Yohanis Nabar, Iman Budi Hernandi, Rachmad Hidayat; Titus Bonai<br />
<strong>Pelatih:</strong> Ansyari Lubis</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dikalahkan-psms-medan-game-over-semen-padang-fc-sudah-boleh-lupakan-mimpi-liga-1/">Dikalahkan PSMS Medan: Game Over! Semen Padang FC Sudah Boleh Lupakan Mimpi Liga 1</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia Jadwal Rilis Film Mortal Kombat</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-dia-jadwal-rilis-film-mortal-kombat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2019 03:32:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[#Film]]></category>
		<category><![CDATA[#game]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#liveaction]]></category>
		<category><![CDATA[#mortalkombat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=39426</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Ada kabar baik untuk para penggemar dari Mortal Kombat. Kabarnya rumah produksi Warner Brosbaru saja merilis tanggal untuk jadwal Mortal Kombat reboot...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-jadwal-rilis-film-mortal-kombat/">Ini Dia Jadwal Rilis Film Mortal Kombat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar — </strong>Ada kabar baik untuk para penggemar dari </span><span class="s2">Mortal Kombat</span><span class="s1">. Kabarnya rumah produksi </span><span class="s2">Warner Bros</span><span class="s1">baru saja merilis tanggal untuk jadwal </span><span class="s2">Mortal Kombat reboo</span><span class="s1">t yang diproduseri oleh</span><span class="s2">James Wan </span><span class="s1">dan disutradarai </span><span class="s2">Simon McQuoid</span><span class="s1">.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Film Reboot Mortal Kombat ini dikabarkan siap rilis di tahun 2021 tepatnya pada</span><span class="s3">5 Maret 2021 </span><span class="s1">mendatang bersamaan dengan rilisnya film </span><span class="s2">‘Masters of the Universe’</span><span class="s1">dari </span><span class="s2">Sony Pictures</span><span class="s1">. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pra produksi untuk film ini dimulai bulan pada bulan Mei 2019, dan tahap produksi akan dimulai pada akhir tahun 2019.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dilansir dari A</span><span class="s2">delaide Now</span><span class="s1">, Mortal Kombat akan melakukan kolaborasi dengan </span><span class="s2">Adelaide Studio</span><span class="s1">yang bertempat di Glenside, Australia Selatan untuk pengerjaan proyek film ini.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meski belum banyak yang diketahui seputar reboot kali ini. Namun dua film sebelumnya, &#8216;Mortal Kombat&#8217; rilisan New Line (1995) dan sekuelnya &#8216;Mortal Kombat: Annihilation&#8217; masing-masing mendapat banyak kritik pedas, namun juga meraup sukses dengan pendapatan $120 juta dan $50 juta.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sejauh ini, belum ada bocoran detail lebih lanjut tentang film &#8216;Mortal Kombat&#8217; yang dirumorkan bakal penuh darah itu. Sang produser, James Wan telah lama dikenal berkat film-film sukses seperti &#8216;Saw&#8217;, &#8216;Aquaman&#8217;, &#8216;The Conjuring&#8217; serta &#8216;Insidious&#8217;. <b>(*/hdp)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-jadwal-rilis-film-mortal-kombat/">Ini Dia Jadwal Rilis Film Mortal Kombat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kecanduan Game Kini Masuk Kategori Penyakit</title>
		<link>https://prokabar.com/kecanduan-game-kini-masuk-kategori-penyakit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 May 2019 12:29:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#game]]></category>
		<category><![CDATA[#gameonline]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kecanduangame]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=38331</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah memutuskan untuk memasukkan kecanduan bermain game (gaming disorder) kedalam daftar penyakit. Sebanyak 194...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kecanduan-game-kini-masuk-kategori-penyakit/">Kecanduan Game Kini Masuk Kategori Penyakit</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong><span class="s1">Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah memutuskan untuk memasukkan kecanduan bermain game (gaming disorder) kedalam daftar penyakit.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebanyak 194 anggota kelompok telah sepakat untuk membuat keputusan pada hari Sabtu, 25 Mei 2019 di Majelis Kesehatan Dunia ke-72.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dikatakan, WHO telah menyetujui untuk merevisi dari International Statistical Classification of Diseases and Related, yang juga dikenal sebagai ICD-11. Revisi baru dari ICD ini mencakup gangguan akibat bermain game yang kini dianggap sebagai sebuah penyakit.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut WHO ICD-11, ini adalah definisi dan karakterisasi kecanduan bermain game, yakni “Pola perilaku bermain game yang terus-menerus atau berulang (‘game digital’ atau ‘video-gaming’), yang mungkin dilakukan secara online ataupun offline dimanifestasikan oleh:</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">1. Gangguan kontrol atas game (contoh, onset, frekuensi, intensitas, durasi, pemutusan, konteks);</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">2. Meningkatnya prioritas yang diberikan untuk game, sejauh game didahulukan dari minat hidup dan aktivitas sehari-hari lainnya; dan</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">3. Kelanjutan atau peningkatan permainan meskipun telah terjadi konsekuensi negatif. Pola tingkah laku cukup keras untuk menghasilkan penurunan yang signifikan dalam bidang fungsi pribadi, keluarga, sosial, pendidikan, pekerjaan atau beberapa hal penting lainnya.”</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">WHO juga menjelaskan bahwa keputusannya untuk memasukkan kecanduan bermain game sebagai sebuah penyakit dibuat oleh para ahli dari berbagai disiplin ilmu dan wilayah. Selain itu, keputusan ini juga dibuat karena berdasarkan beberapa alasan dari sejumlah bukti yang tersedia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada bulan Juni 2018, WHO telah menyelesaikan ICD-11 dan berbagai organisasi industri video game, seperti ESA, mendorong kembali keputusan tersebut. Dilaporkan, bahwa ESA merasakan keputusan yang dibuat masih dianggap kurang memadai, terutama terkait dengan masalah kesehatan mental akibat kecanduan bermain game.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">ICD-11 hasil revisi telah diumumkan oleh WHO dan akan mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2022. Harus diakui, kecanduan game memang telah lama menjadi masalah bagi sebagian orang dan menjadi topik yang menarik untuk diperdebatkan, tidak hanya oleh peneliti, tetapi juga oleh pelaku kesehatan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Douglas Gentile, psikolog, dan kepala Media Research Lab Iowa State University pernah mengatakan bahwa dirinya telah melakukan survei terhadap ribuan subjek. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari survei tersebut disimpulkan bahwa kecanduan bermain game bisa berdampak depresi yang merusak sendi-sendi kehidupan manusia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari sana, Douglas Gentile juga mengatakan bahwa itu bisa dianggap sebagai sebuah gangguan. Di sisi lain, tentu saja klasifikasi dan pengakuan gangguan akibat bermain game ini oleh WHO juga menjadi langkah besar ke depan dalam perdebatan seputar kecanduan game. <b>(*/hdp)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kecanduan-game-kini-masuk-kategori-penyakit/">Kecanduan Game Kini Masuk Kategori Penyakit</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Serunya Permianan Lapau Saat Jadi Game Berbasis Android</title>
		<link>https://prokabar.com/serunya-permianan-lapau-saat-jadi-game-berbasis-android/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jul 2018 02:26:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#game]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[#tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=13942</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Bagi para pecandu permainan mobile atau online, agaknya mesti mencoba game yang satu ini. Apalagi bagi bagi mereka yang hobi bermain...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/serunya-permianan-lapau-saat-jadi-game-berbasis-android/">Serunya Permianan Lapau Saat Jadi Game Berbasis Android</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar —</strong> Bagi para pecandu permainan mobile atau online, agaknya mesti mencoba game yang satu ini. Apalagi bagi bagi mereka yang hobi bermain permainan lapau, dijamin akan tertarik.</p>
<p>Keseruannya permainan ini tidak kalah dengan game mobile online yang sedang booming saat ini seperti Mobile Legend, AOV atau PUBG.</p>
<p>Pemuda Minang agaknya mesti mencobanya. Apa sebab, game ini merupakan salah satu permainan rakyat yang kerap dimainkan saat nongkrong di warung, sembari melepas penat atau merefresh pikiran dari beban kerja. Ini dia.</p>
<p>Game Thei1 Koa Ceki, game mobile berbasis android ini layaknya seperti bermain koa atau ceki di warung-warung. Cukup mendaftarkan akun, pemain yang telah mendownlaod game bisa merasakan sensasinya bermain sendiri atau mengajak rekannya untuk main di meja yang sama.</p>
<p>Pantauan Prokabar.com, game yang dalam situsnya masih dalam tahap penyempurnaan ini, sangat laris didownload para remaja Minang yang hobi main koa. Bahkan game ini sudah mencapai 10 ribu lebih kali download.</p>
<p>&#8220;Asik pula gamenya. Seperti main koa sungguhan. Bisa main sendiri atau main mandan bersama kawan,&#8221; kata Riki Hendra (34), salah satu pecandu game ini, di Lubuk Sikaping, Pasaman.</p>
<p>Dalam situsnya saat mendownload di play store HP, tidak dijelaskan asal usul game ini. Hanya saja, pengembang game ini menyatakan kalau game ini masih dalam tahap pengembangan dengan kelebihan yang bisa memudahkan pemain tentunya. (<b>Ola/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/serunya-permianan-lapau-saat-jadi-game-berbasis-android/">Serunya Permianan Lapau Saat Jadi Game Berbasis Android</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/99 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.492 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 15:07:55 by W3 Total Cache
-->