<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Gadget Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/gadget/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/gadget/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Aug 2021 04:09:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Gadget Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/gadget/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Perilaku Menyimpang pada Siswa Meningkat selama Pandemi</title>
		<link>https://prokabar.com/kasus-perilaku-menyimpang-pada-siswa-meningkat-selama-pandemi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2021 04:09:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[#guru]]></category>
		<category><![CDATA[#pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[#ppkm]]></category>
		<category><![CDATA[#PSBB]]></category>
		<category><![CDATA[#Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[#Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[#sma]]></category>
		<category><![CDATA[#smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[#smp]]></category>
		<category><![CDATA[#Video]]></category>
		<category><![CDATA[bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Intelligence Quotients]]></category>
		<category><![CDATA[IQ]]></category>
		<category><![CDATA[Klinik Inspirasi Consulting]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Negatif]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pembatasan Pembatasan Kegiatan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pembatasan Sosial Berskala Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Perilaku menyimpang]]></category>
		<category><![CDATA[Perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[pornografi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=92892</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Agam &#8211; Peningkatan kasus perilaku menyimpang pada siswa meningkat di klinik Inspirasi Consulting Bukittinggi. Klinik yang melayani pasien di wilayah Bukittinggi dan Agam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kasus-perilaku-menyimpang-pada-siswa-meningkat-selama-pandemi/">Kasus Perilaku Menyimpang pada Siswa Meningkat selama Pandemi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com,</a> Agam &#8211;</strong> Peningkatan kasus perilaku menyimpang pada siswa meningkat di klinik Inspirasi Consulting Bukittinggi.</p>
<p>Klinik yang melayani pasien di wilayah Bukittinggi dan Agam ini menerima konsultasi untuk perbaikan sikap dan peningkatan motivasi siswa.</p>
<p>Owner Klinik Inspirasi Consulting Bukittinggi Yosi Maulina peningkatan ini terjadi selama pandemi Covid-19 terhitung sejak berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).</p>
<p>Meningkatnya kasus perilaku menyimpang ini, kata Yosi, karena pengaruh dari <em>gadget</em> atau<em> smartphone</em>.</p>
<p>Siswa khususnya di jenjang pendidikan SMP sampai SMA, terdominasi <em>gadget</em> karena harus belajar daring.</p>
<p>Sementara anak pada tingkat pendidikan ini banyak yang tidak mendapatkan kontrol dari orantua.</p>
<p>Pasalnya, orangtua siswa tersebut bekerja untuk memenuhi kebutuhan selama pandemi Covid-19.</p>
<p>Apalagi banyak juga orangtua yang awam menggunakan gadget ataupun smartphone sehingga tak mengerti cara mengontrol akses internet anak.</p>
<p>&#8220;Ketika kontrol kurang, anak terpapar pada pornografi dan konten yang mengganggu psikologis,&#8221; kata Yosi Maulina pada Prokabar.com, Senin (16/8).</p>
<p>Alumnus Psikologi Universitas Indonesia itu sangat menyayangkan meningkatnya kasus perilaku menyimpang pada siswa.</p>
<p>&#8220;Tidak sedikit yang mengalami motivasi rendah. Padahal<em> Intelligence Quotients</em> (IQ) bagus,&#8221; katanya lagi.</p>
<p>Yosi bercerita terkait perilaku menyimpang pada siswa, kasus paling banyak adalah pelecehan seksual.</p>
<p>Banyak kasus perundungan yang sampai menelanjangi dan memvideokannya. Ada juga kasus siswa yang berani menampar orangtua karena mengganggu <em>gadget</em>nya.</p>
<p>&#8220;Dampaknya wibawa kontrol dari orangtua menghilang,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Inilah penyebab banyaknya siswa yang pencapaiannya rendah di sekolah, begitupun dengan tugas yang diberikan.</p>
<h4>Solusi Pencegahan</h4>
<p>Yosi menawarkan solusi untuk mengatasi peningkatan perilaku menyimpang ini bisa dengan mengaktifkan kembali sekolah tatap muka.</p>
<p>Syaratnya,  siswa yang masuk tatap muka harus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.</p>
<p>Menurut Yosi, energi pada usia remaja yang berlebih bisa tersalurkan pada hal positif di sekolah.</p>
<p>Sementara di rumah, mereka akan menghabiskan energinya di gadget sehingga akan sering terpapar pornografi dan konten negatif lainnya.</p>
<p>Kalau di sekolah, energi itu bisa disalurkan lewat kegiatan ekstrakulikuler.</p>
<p>Positifnya lagi, guru-guru bisa mengawasi setiap kegiatan anak agar tidak terpapar pada hal negatif. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kasus-perilaku-menyimpang-pada-siswa-meningkat-selama-pandemi/">Kasus Perilaku Menyimpang pada Siswa Meningkat selama Pandemi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Anak Kecanduan Gadget, Ini Tips Dari Ketua Himpaudi Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/cegah-anak-kecanduan-gadget-ini-tips-dari-ketua-himpaudi-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2019 15:45:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#himpaudi]]></category>
		<category><![CDATA[#kecanduangadget]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=48972</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Kemajuan teknologi yang begitu pesat saat ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Terutama dalam mengakses informasi dengan cepat. Kemajuan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cegah-anak-kecanduan-gadget-ini-tips-dari-ketua-himpaudi-pasaman/">Cegah Anak Kecanduan Gadget, Ini Tips Dari Ketua Himpaudi Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Kemajuan teknologi yang begitu pesat saat ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Terutama dalam mengakses informasi dengan cepat. Kemajuan teknologi juga memberikan pengaruh signifikan terhadap kehidupan masyarakat termasuk dalam ruang lingkup keluarga.</p>
<p>Tentunya kemajuan teknologi tersebut harus disikapi secara bijak dan tepat, agar memberikan manfaat bagi keluarga terutama dalam mendidik anak. Tidak bisa kita pungkiri bahwa kemajuan teknologi saat ini terutama berbasis layanan internet memberikan dampak positif dan juga dampak negatif bagi tumbuh kembang anak dalam keluarga. Dimana melalui gadget seperti smartphone, laptop, komputer tablet dan lain sebagainya memberikan kemudahan bagi anak untuk mengakses jaringan internet dimana pun dan kapan pun.</p>
<p>&#8220;Tentunya kita sebagai orang tua menginginkan kemajuan teknologi tersebut memberikan manfaat positif sebanyak-banyaknya bagi tumbuh kembang anak, terutama tumbuh kembang psikologisnya. Salah satu upaya orang tua dalam memberikan pendidikan bagi anak dalam keluarga di era digital seperti sekarang ini, adalah dengan memberikan pendampingan dalam penggunaan teknologi bagi anak. Karena melalui pendampingan tersebut, orang tua yakni ayah dan bunda dapat mengawasi anak dan mengarahkan konten-konten positif bagi anak untuk menggunakan kemajuan teknologi secara tepat sesuai dengan masa tumbuh kembang anak,&#8221; jelas Ketua I Himpaudi dan GOW Pasaman, Miradelima menanggapi peran penting orang tua di zaman modern saat ini.</p>
<p>Diakui Miradelima, saat ini orang tua harus memperhatikan waktu yang tepat untuk mengenalkan gadget pada anak. Waktu yang tepat bagi orang tua dalam mengenalkan gadget pada anaknya adalah saat anak telah berusia 5 tahun. Hal tersebut dikarenakan saat anak berusia 5 tahun, otak anak mengalami masa perkembangan yang pesat untuk mengenal dan mengetahui hal-hal yang ada disekitarnya. Tentunya pada masa itu menjadi momentum yang tepat bagi orang tua untuk mulai mengenalkan gadget kepada anak, agar dia memahami kegunaan kemajuan teknologi bagi kehidupan khususnya bagi dirinya.</p>
<p>Selanjutnya, sebagai bentuk pendampingan orang tua terhadap anak dalam menggunakan kemajuan teknologi melalui gadget adalah dengan mengarahkan si anak pada konten-konten positif dan menyenangkan.</p>
<p>Salah satunya adalah dengan permainan atau game anak yang sehat dan mendidik seperti puzzle, penyusunan balok berwarna, informasi pengetahuan di sertai gambar kartun anak yang lucu, dan konten-konten positif lainnya. Selain memberikan hiburan edukatif bagi anak, konten-konten positif tersebut juga dapat melatih daya ingat dan berfikir anak di usia dini. Sehingga si anak merasa bahwa teknologi yang sedang dia gunakan yakni berupa gadget memberikan permainan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat positif bagi masa tumbuh kembangnya.</p>
<p>&#8220;Tak kalah pentinya, orang tua harus memberikan batas waktu bagi anak dalam menggunakan gadget miliknya. Seringkali orang tua lalai tentang batasan waktu bagi anaknya dalam menggunakan gadget. Sehingga, membuat si anak melampaui batas penggunaan gadget yang berdampak negatif bagi psikologi dan kesehatan anak. Oleh sebab itu orang tua harus membatasi penggunaan gadget bagi anak agar tetap terkontrol dan sesuai dengan usianya,&#8221; jelas Miradelima.</p>
<p>Untuk anak usia 5 tahun, orang tua dapat membatasi penggunaan gadget bagi anak selama satu jam sedangkan untuk anak usia di atas 7 tahun dapat diberikan batas waktu selama 2 jam. Hal ini dimaksudkan agar anak tidak kecanduan dini pada gadget yang memberikan beragam hiburan baginya.</p>
<p>Perlu diingat, sebagai upaya bagi orang tua dalam mendampingi anak dalam menggunakan gadgetnya ialah senantiasa menyertai si anak. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cegah-anak-kecanduan-gadget-ini-tips-dari-ketua-himpaudi-pasaman/">Cegah Anak Kecanduan Gadget, Ini Tips Dari Ketua Himpaudi Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiru Cara Artis Novita Angie Yuk, Cegah Anak Ketagihan Gadget</title>
		<link>https://prokabar.com/tiru-cara-artis-novita-angie-yuk-cegah-anak-ketagihan-gadget/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2018 12:32:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Selebritis]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[#NovitaAngie]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=14361</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Kemajuan teknologi dirasakan banyak dampak positif bagi perkembangan informasi melalui internet. Ponsel pintar menjadi satu benda yang bisa mengakses informasi sekaligus...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiru-cara-artis-novita-angie-yuk-cegah-anak-ketagihan-gadget/">Tiru Cara Artis Novita Angie Yuk, Cegah Anak Ketagihan Gadget</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Kemajuan teknologi dirasakan banyak dampak positif bagi perkembangan informasi melalui internet. Ponsel pintar menjadi satu benda yang bisa mengakses informasi sekaligus hiburan bagi penggunanya.</p>
<p>Namun disamping sisi positif, dampak negatif juga dirasakan terutama ketika teknologi yang ada digunakan tidak tepat. Sasaran yang dikhawatirkan pada golongan anak-anak yang kurang pengawasan dari orangtuanya.</p>
<p>Menyikapi kebobolan efek yang tidak baik dari penggunaan gadget, artis yang juga presenter Novita Angie punya trik khusus. Ibunda Jeremy Cornelius (14) dan Jemima Jasmine (13) ini memberlakukan peraturan bagi kedua anaknya.</p>
<figure style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-large wp-image-14357" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00211969785674556418068.jpg" width="1080" height="1181" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00211969785674556418068.jpg 1080w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00211969785674556418068-274x300.jpg 274w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00211969785674556418068-768x840.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00211969785674556418068-936x1024.jpg 936w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption class="wp-caption-text">Novita Angie dan Jemima Jasmine, putrinya</figcaption></figure>
<p>&#8220;Saya punya rule untuk menertibkan gadget dari tangan mereka (anak-anaknya). Sepulang sekolah, ponsel mereka harus dikembalikan dan di isi baterainya di kamar saya. Pulang sekolah itu mereka harus istirahat, mengerjakan tugas sekolah dan berkomunikasi dengan kita orangtuanya. Bukan gadget,&#8221; jelas Novita Angie ketika ditemui Prokabar.com di acara Lazada di Lalla Restaurant Four Season, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (24/7).</p>
<p>Peraturan yang dibuat Angie (sapaan akrab Novita Angie) ini sudah dilakukan sejak anak-anaknya berusia dini. &#8220;Saya membuat peraturan itu jauh sebelum anak-anak diusianya sekarang. Jadi sudah disepakati dengan mereka jika ada waktu untuk menggunakan ponsel. Termasuk untuk mengerjakan tugas sekolah dengan internet,&#8221; jelasnya.</p>
<figure style="width: 854px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-14358" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00202658684312634495572.jpg" width="854" height="1068" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00202658684312634495572.jpg 854w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00202658684312634495572-240x300.jpg 240w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00202658684312634495572-768x960.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00202658684312634495572-819x1024.jpg 819w" sizes="(max-width: 854px) 100vw, 854px" /><figcaption class="wp-caption-text">Novita Angie</figcaption></figure>
<p>Sejauh ini anak-anak Angie tak keberatan dengan peraturan yang ada. Meski dibandingkan dengan teman-temannya yang bebas menggunakan ponsel, Angie punya jawaban jitu.</p>
<p>&#8220;Di setiap rumah ada peraturan yang berbeda. Di rumah ini peraturannya seperti itu. Kita sepakati dulu. Kalau masih membandingkan, kita tak boleh kalah. Kita bandingkan anak-anak dengan orang yang tak beruntung. Coba kamu lihat masih ada anak-anak yang nggak punya ponsel, kamu beruntung jadi gunakan sebaik-baiknya,&#8221; tegas Angie.</p>
<figure style="width: 956px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-14359" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00227743224222604343639.jpg" width="956" height="956" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00227743224222604343639.jpg 956w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00227743224222604343639-150x150.jpg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00227743224222604343639-300x300.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00227743224222604343639-768x768.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/07/img-20180724-wa00227743224222604343639-80x80.jpg 80w" sizes="(max-width: 956px) 100vw, 956px" /><figcaption class="wp-caption-text">Novita Angie bersama putranya Jeremy Cornelius</figcaption></figure>
<p>Rupanya apa yang dilakukan Angie membuat kedua anaknya berfikir dewasa dan menggunakan gadget sesuai kebutuhan.</p>
<p>&#8220;Jadi ketika anak-anak butuh untuk cari informasi lewat internet ponsel, kita berikan. Dengan perjanjian tidak keluar batas dan melanggar kepercayaan yang kita berikan. Sejauh ini apa yang saya terapkan berhasil. Boleh ditiru,&#8221; jawab Angie. <strong>(beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiru-cara-artis-novita-angie-yuk-cegah-anak-ketagihan-gadget/">Tiru Cara Artis Novita Angie Yuk, Cegah Anak Ketagihan Gadget</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 39/133 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.015 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:46:40 by W3 Total Cache
-->