<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#festivalrinuak Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/festivalrinuak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/festivalrinuak/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Dec 2020 11:51:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#festivalrinuak Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/festivalrinuak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Festival Rinyuak 2020 Tingkat Jorong, digelar Ketat Kepatuhan Protokol Covid-19</title>
		<link>https://prokabar.com/festival-rinyuak-2020-tingkat-jorong-digelar-ketat-kepatuhan-protokol-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2020 11:51:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#festivalrinuak]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=79711</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Rinyuak atau lebih dikenal Rinuak merupakan salah satu ikan endemik unik dan satu-satunya hanya ada di Danau Maninjau. Potensi itu menjadi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/festival-rinyuak-2020-tingkat-jorong-digelar-ketat-kepatuhan-protokol-covid-19/">Festival Rinyuak 2020 Tingkat Jorong, digelar Ketat Kepatuhan Protokol Covid-19</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Rinyuak atau lebih dikenal Rinuak merupakan salah satu ikan endemik unik dan satu-satunya hanya ada di Danau Maninjau. Potensi itu menjadi prioritas perhatian serius dari semua pihak. Terutama pada masyarakat yang berada di Selingkar Danau Maninjau.</p>
<p>Agar potensi itu terangkat ke publik dan terus mendapat dukungan berupa peran sertanya, sekelompok pemuda di Jorong Batung Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, menggagas semacam festival yang telah dimulai tahun 2019.</p>
<p>Akan tetapi untuk akhir tahun 2020 ini, masyarakat membatasi diri dari kunjungan banyak orang, terkait himbauan Gubernur Sumatera Barat dan Bupati Agam. Terutama memasuki libur Natal dan akhir tahun (Nataru), terdapat beberapa poin. Terutama dilarang melakukan perayaan malam pesta kembang api di seluruh daerah dan objek wisata.</p>
<p>&#8220;Kegiatan kita kali ini sangat dibatasi dan ketat mematuhi protokol kesehatan covid-19. Seperti seluruh masyarakat yang mengikuti kegiatan wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan,&#8221; terang F. Datuak Mangkuto Nan Basa, Kepala Wilayah (Walijorong) Batung Panjang didamping Koordinator KPGH Tanjung Raya, Rudi Yudistira, saat proses kegiatan masih berlangsung, Kamis (31/12).</p>
<p>Tujuan utama kegiatan menyatukan masyarakat. Memperkuat jalinan silahturahmi dan kebersamaan masyarakat Kampung Kelahiran Buya Hamka tersebut.</p>
<p>&#8220;Daerah kita memiliki Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka Dan KutubChanah beserta Makam Inyiak Rasul beserta adiknya Yusuf Amrullah. Inyiak Rasul merupakan Ayah Kandung Buya Hamka, adalah tokoh utama pembaharuan Islam di Minangkabau&#8221; tuturnya.</p>
<p>Potensi ini jelas bersamaan dengan keindahan alam beserta Rinyuak sebagai ikan langka yang hanya ada di Danau Maninjau. &#8220;Potensi Wisata Budaya, Reliqius dan Alam menjadi keunggulan tersendiri di sini. Dan kita tentu berharap dapat mendongkrak moralitas, mentalitas, keimanan, ketaqwaan, budaya dan pariwisata. Memperkuat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat juga nantinya,&#8221; tutup Kepala Wilayah Jorong Batung Panjang tersebut.</p>
<p>Kegiatan berupa perlombaan menangkap Rinyuak tradisional, basampan tradisional, berenang tingkat anak-anak dan kuliner Rinyuak. &#8220;Kegiatan berjalan sukses dan lancar. Sesuai kepatuhan protokol kesehatan covid-19. Seluruh masyarakat yang berperan, menggunakan hingga acara usai dilaksanakan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Sementara itu, Zainal, Pemerhati Keteladanan Buya Hamka dan Akram merupakan Cucu Buya Hamka, sangat apresiasi kegiatan tersebut. &#8220;Pergerakan ini sangat memberikan inspirasi dan motivasi kepada generasi pemuda lainnya. Semangat yang tinggi, membuat kami tergugah peduli ikut andil dalam kegiatan ini. Kami kagum dan salut dari KPGH sebagai motor penggerak kepemudaan di Kampung Kelahiran Buya Hamka,&#8221; ulasnya secara bergantian.</p>
<p>Di tahun 2021 mendatang, berharap pandemi covid-19 berakhir. Sehingga kegiatan dapat digebyarkan lebih semarak dan lebih besar lagi. &#8220;Semoga semua pihak semakin peduli dan semakin ikut andil dalam kelestarian Danau Maninjau. Lebih berperan memeriahkan Festival Rinyuak 2021 nanti,&#8221; tutupnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/festival-rinyuak-2020-tingkat-jorong-digelar-ketat-kepatuhan-protokol-covid-19/">Festival Rinyuak 2020 Tingkat Jorong, digelar Ketat Kepatuhan Protokol Covid-19</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Rinuak Ditutup dengan Tabliqh Akbar Di Masjid Inyiak De Er</title>
		<link>https://prokabar.com/festival-rinuak-ditutup-dengan-tabliqh-akbar-di-masjid-inyiak-de-er/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2019 23:06:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#festivalrinuak]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tablighakbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=55952</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sungai Batang, Prokabar — Sehari sesudah Festival Rinuak dilaksanakan Masyarakat Jorong Batuang Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, ditutup Tabliqh Akhbar sekaligus penyerahan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/festival-rinuak-ditutup-dengan-tabliqh-akbar-di-masjid-inyiak-de-er/">Festival Rinuak Ditutup dengan Tabliqh Akbar Di Masjid Inyiak De Er</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sungai Batang, Prokabar — </strong>Sehari sesudah Festival Rinuak dilaksanakan Masyarakat Jorong Batuang Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, ditutup Tabliqh Akhbar sekaligus penyerahan hadiah lomba di Masjid Inyiak De Er, Selasa (31/12).</p>
<p>Meski hadiah berupa bingkisan sumbangsih Disdikbud, Disparpora dan Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya, setidaknya memberi nilai kebersamaan dalam pesta rakyat tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami atas masyarakat Jorong Batung Panjang, sangat mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Agam dan KPGH yang telah menggelar serta mendukung kegiatan ini. Meski sederhana, namun memberi makna mendalam di hati masyarakat,&#8221; ungkap Wali Jorong Batung Panjang, Irfan Caniago, kepada Prokabar.com, Selasa malam (31/12).</p>
<p>Berbagai kegiatan dari Manangkok Rinyuak, Pacu Biduak hingga Memasak Rinyuak memberi arti akan nilai kebersamaan dan nilai budaya tradisional yang lama dimiliki.</p>
<p>&#8220;Kami berharap kegiatan dilanjutkan lebih mantap lagi di 2020 nanti,&#8221; harapnya.</p>
<p>Fajri, Wakil Koordinator Komunitas Pemuda Generasi Hamka Tanjung Raya (KPGH TJR) mengatakan ucapan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Agam yang telah membantu berbagai sarana prasarana pendukung kegiatan. Terutama Camat Tanjung Raya, Handria Asmi dan jajaran, yang mensupport penuh pelaksanaan Festival Rinyuak.</p>
<p>&#8220;Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hadiah, tenda BPBD, kawasan Museum, Taman Kanak-kanak Gugus I, Juri hingga pengamanan Satgas BPBD Agam,&#8221; terang Fajri.</p>
<p>Tahun depan, 2020 nanti Festival Rinyuak akan diupayakan lebih maksimal lagi. Kegiatan akan dievaluasi segala kekurangan dan akan ditingkatkan kedepannya.</p>
<p>&#8220;Setidaknya, kegiatan perdana ini sebagai langkah maju mengangkat potensi hebat Danau Maninjau ini. Kami yakin, akan banyak mata melihat keunikan khasanah budaya Danau Maninjau. Terutama Rinyuak adalah ikan endemik satu-satunya di dunia hanya ada di Danau Maninjau. Ditambah beragam olahan kuliner Rinyuak yang lezat, penggugah selera wisatawan mancanegara,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/festival-rinuak-ditutup-dengan-tabliqh-akbar-di-masjid-inyiak-de-er/">Festival Rinuak Ditutup dengan Tabliqh Akbar Di Masjid Inyiak De Er</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Rinyuak Bertabuh, Masyarakat Bergembira</title>
		<link>https://prokabar.com/festival-rinyuak-bertabuh-masyarakat-bergembira/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Dec 2019 13:36:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#DanauManinjau]]></category>
		<category><![CDATA[#festivalrinuak]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=55866</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batuang Panjang, Prokabar — Akhirnya, Festival Rinyuak ditunggu-tunggu masyarakat Jorong Batung Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam terlaksana penuh kegembiraan. Bagaimana...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/festival-rinyuak-bertabuh-masyarakat-bergembira/">Festival Rinyuak Bertabuh, Masyarakat Bergembira</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batuang Panjang, Prokabar —</strong> Akhirnya, Festival Rinyuak ditunggu-tunggu masyarakat Jorong Batung Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam terlaksana penuh kegembiraan. Bagaimana tidak, ratusan masyarakat, perantau dan pengunjung berdatangan memadati lokasi lomba menangkap Ikan Rinyuak dan Pacu Biduak.</p>
<p>Kegiatan dipelopori Komunitas Pemuda Generasi Hamka Tanjung Raya (KPGH TJR) melalui binaan Camat Tanjung Raya, Handria Asmi. Festival tersebut berlangsung meriah dengan evoria masyarakat.</p>
<p>Selain Menangkap Rinyuak dan Pacu Biduak, kegiatan juga disertai mencari pensi secara bersama-sama. Lomba mewarnai sketsa Buya Hamka dari Taman Kanak-kanak (TK) Gugus I berjumlah 85 orang, turut meriah di Halaman Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka.</p>
<p>&#8220;Kegiatan sebagai momentum pergerakan kebangkitan generasi muda, untuk membangkitkan kelestarian dan potensi alam Danau Maninjau,&#8221; ungkap Handria.</p>
<p>Festival yang sangat unik dan perdana dilaksanakan. Diharapkan menjadi media pelestarian sekaligus meningkatkan sumber daya manusia dalam melaksanakan sebuah iven dan organisasi yang baik di Kampung Halaman Buya Hamka tersebut.</p>
<p>&#8220;Kegiatan melibatkan Taman kanak &#8211; Kanak dalam menggambar sketsa Buya Hamka. Sebagai bentuk memperkenalkan Buya Hamka sejak sini sebagai sosok ulama panutan dan teladan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Irfan Amran selaku tokoh masyarakat sekaligus Wakil Rakyat asal Sungai Batang tersebut mengucapkan terimakasih banyak kepada KPGH TJR, telah berfikir tentang pelestarian dan nama besar Buya Hamka yang menjadi teladan Umat Muslim.</p>
<p>&#8220;Pemikiran, tindakan dan aksi generasi penerus ini jelas jangka panjang, luas dan untuk lebih baik dimasa depan. Karena Festival ini mengangkat identitas budaya yang mengakar mendasar pada tatanan kehidupan masyarakat Danau Maninjau,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia berharap, kegiatan tersebut hendaknya terus dievaluasi danberkelanjutan ditahun depan. Tentunya yang memiliki daya tarik secara menyeluruh.</p>
<p>&#8220;Pelestarian lingkungan terhadap ikan Rinyuak melalui perlombaan alat tangkap tradisional, akan melestarikan budaya menjaga kearifan lokal dan kelestarian ikan endemik tersebut. Nilai-nilai tradisional yang baik untuk Pelestarian. Dan untuk kedepan dukuangan semua pihak masyarakat, Komunitas lainnya dan Pemerintah Daerah secara penuh, jelas sangat diharapkan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, Rudi Tuscarora selaku Koordinator KPGH TJR menambahkan kegiatan Alan terarah tidak hanya kelestarian lingkungan, kearifan lokal penguatan identitas budaya Danau Maninjau saja. Bahkan lebih dalam terkait pengikat sama rasa dan sama senasip masyarakat untuk bersatu.</p>
<p>Kekompakan dan kebersamaan dalam tatanan berkehidupan bermasyarakat harus lebih ditingkatkan lagi. Karena rasa kepedulian dan senasip sepenanggungan saat ini menjadi pokok utama membangun negeri.</p>
<p>Menurut catatan sejarah, Sungai Batang merupakan kampung santri dan serambi mekah Sumatra Barat dahulunya. Syekh Tuanku Nan Tuo beserta minantunya Syekh Guguak Katur, dilanjutkan cucunya Syekh Muhammad Amrullah memiliki sebuah pondok Pesantren besar di Sungai Batang. Menjadikan daerah tersebut pusat pendidikan agama Islam di Agam bagian Barat dahulunya.</p>
<p>Ulama itulah pada akhirnya melahirkan keturunan dua ulama hebat dan pembaharuan. Syekh Abdul Karim Amrullah (Inyiak Rasul) dan Buya Hamka pun terlahir di Sungai Batang ini.</p>
<p>&#8220;Kekuatan ini salah satu magnet terkuat membuat wisawatan berkunjung. Terutama ke Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka ini. Hanya saja, potensi besar tersebut masih terpendam. Dan kita hanya butuh meningkatkan semangat kebersamaan dan kekompakan masyarakat untuk bangkit. Masyarakat kita ini hanya butuh bimbingan, arahan dan jalan untuk mengelola dan menjadi pemandu wisata,&#8221; tutupnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/festival-rinyuak-bertabuh-masyarakat-bergembira/">Festival Rinyuak Bertabuh, Masyarakat Bergembira</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Festival Rinyuak, Ini Dilakukan KPGH Tanjung Raya</title>
		<link>https://prokabar.com/jelang-festival-rinyuak-ini-dilakukan-kpgh-tanjung-raya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Dec 2019 10:12:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#festivalrinuak]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kpghagam]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=55482</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sungai Batang, Prokabar — Festival Rinyuak tersisa 5 hari lagi. Sejumlah panitia telah mulai membersihkan dua titik lokasi, Rabu (25/12). Bertujuan agar saat pelaksanaan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jelang-festival-rinyuak-ini-dilakukan-kpgh-tanjung-raya/">Jelang Festival Rinyuak, Ini Dilakukan KPGH Tanjung Raya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sungai Batang, Prokabar —</strong> Festival Rinyuak tersisa 5 hari lagi. Sejumlah panitia telah mulai membersihkan dua titik lokasi, Rabu (25/12). Bertujuan agar saat pelaksanaan kegiatan nanti sukses dan lancar.</p>
<p>Goro pertama dilaksanakan Tapian Junguik Kampuang Tangah, Jorong Batuang Panjang. Sepanjang tepian danau tersebut telah berhasil dibersihkan. Di sana akan menjadi akses jalan menuju lokasi lomba menangkap rinyuak dan lomba pacu babiduak.</p>
<p>Lokasi kedua membersihkan semak sepanjang jalan menuju Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka. Lokasi bertepat di Simpang Kuladang hingga ke Teluk.</p>
<p>&#8220;Lokasi tersebut memang sudah parah semak belukar. Sehingga sering kali mengganggu pengguna jalan yang melintas,&#8221; ungkap Wali Jorong Batung Panjang, Irfan Caniago.</p>
<p>Festival Rinyuak digagas KPGH Tanjung Raya binaan Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya tersebut disambut baik Pemerintah Kabupaten Agam.</p>
<p>Kegiatan direncanakan pada Senin, (30/12) nanti. Selain lomba Menangkap Rinyuak secara tradisional, juga ada lomba Memasak Palai Rinyuak dan sejenisnya. Perlombaan Pacu Biduak Tradisional juga akan semakin membuat seru pengunjung nantinya.</p>
<p>&#8220;Festival Rinyuak sebagai ajang membangkitkan semangat kepedulian masyarakat terhadap ikan endemik Danau Maninjau, yang satu-satunya di dunia hanya ada di sini. Sangat penting untuk digerakan edukasi dan literasi, sehingga kelestarian ikan tersebut semakin meningkat,&#8221; ungkap Camat Tanjung Raya, Handria Asmi, Rabu (25/12).</p>
<p>Kegiatan tersebut telah dikoordinasikan seluruh OPD terkait, karena jelas mendukung berbagai program Pemerintah Kabupaten Agam. Seperti Peningkatan potensi wisata reliqius Buya Hamka, kelestarian ikan endemik, seni budaya. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan mssyarakat, serta mendorong peranan ninik mamak dan pemuka masyarakat, untuk aktif membimbing anak kemenakannya.</p>
<p>&#8220;Kehadiran KPGH Tanjung Raya ini, membuat semangat kerja saya semakin optimis. Terutama menggerakan Agam Madani dan perekononian masyarakat melalui destinasi wisata minat khusus Buya Hamka,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sementara itu, Koordinator KPGH Tanjung Raya, Rudi menambahkan, dulunya, Sungai Batang merupakan perkampungan Serambi Mekah. Dimulai kehadirian Tuanku Nan Tuo, Syekh Guguk Katur, Syekh Muhammad Amrullah hingga Syekh Abdul Karim Amrullah.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan catatan di buku Ayahku karya Buya Hamka, dulu ratusan bahkan ribuan murid pernah belajar di sebuah pondok pesantren Di Jorong Nagari. Bahkan lahirnya organisasi Muhammadiyah pertama di Pulau Sumatra diluar Pulau Jawa, berada di Jorong Batuang Panjang, Sungai Batang ini,&#8221; Terang Rudi Yudistira, Koordinator KPGH Tanjung Raya.</p>
<p>Sejarah hebat dengan keindahan alam disertai beragam keunikan ini, menjadikan Sungai Batang dan Selingkar Danau Maninjau, salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Kita harus bangkitkan semangat masyarakat untuk paham atas potensi besar di sini. Bisa mengelola sendiri dan memelihara segala keindahan alam, flora fauna serta hutan dan danau. Sejarah keteladan Buya Hamka juga menjadi bagian terpenting untuk generasi penerus, sehingga kembali lahir Ulama terkemuka dan teladan nantinya,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jelang-festival-rinyuak-ini-dilakukan-kpgh-tanjung-raya/">Jelang Festival Rinyuak, Ini Dilakukan KPGH Tanjung Raya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/85 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.014 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:41:39 by W3 Total Cache
-->