<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Fage Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/fage/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/fage/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2020 14:07:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Fage Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/fage/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PKB Gelar Virtual Campaign , Basaluang Jo Badendang FAGE</title>
		<link>https://prokabar.com/pkb-gelar-virtual-campaign-basaluang-jo-badendang-fage/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2020 14:07:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Fage]]></category>
		<category><![CDATA[#PKB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=77053</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Partai Kebangkitan Bangsa , Salah satu Partai Pengusung Fahrizal &#8211; Genius Umar Nomor urut 3 Gelar Basaluang Virtual , Besok Hari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pkb-gelar-virtual-campaign-basaluang-jo-badendang-fage/">PKB Gelar Virtual Campaign , Basaluang Jo Badendang FAGE</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Partai Kebangkitan Bangsa , Salah satu Partai Pengusung Fahrizal &#8211; Genius Umar Nomor urut 3 Gelar Basaluang Virtual , Besok Hari Sabtu (7/11) pukul 20.00 WIB</p>
<p>Acara Saluang yang juga acara Bagurau 3 Luhak tidak hanya memperkenalkan lebih dekat sosok fahrizal dan genius tapi juga untuk menyosialisasikan Visi Misi dan 19 Program Prioritas Fahrizal Genius</p>
<p>&#8220;Acara ini juga bermaksud untuk mempertahankan nilai seni dan tradisi , PKB Juga telah menyiapkan beberapa kegiatan webinar untuk Fahrizal dan Genius , Mulai dari Basaluang Jo Badendang , Virtual Perayaan Maulid Nabi dan Barzanji , E- Sport Competition dan Fage Menyapa Fage Mendengar,&#8221;</p>
<p>Hal ini dilakukan PKB mengingat Protokol Kesehatan dan Sekaligus Mensosialisasikan Perda Penangan Covid 19 Sumatera Barat.</p>
<p>Seniman yang akan badendang besok dari 3 Luhak ado Eka Sutai dari Batu Sangka , Meri dari Agam dan Yana dari Situjuah 50 Kota</p>
<p>Bagi yang ingin ikut dan taragak mandanga saluang jo dendang bisa bergabung di link : <a href="https://us02web.zoom.us/j/6064641174?pwd=VjNQN0c1MnJ5ZGR4b2Y5bFVMK3lQQT09">https://us02web.zoom.us/j/6064641174?pwd=VjNQN0c1MnJ5ZGR4b2Y5bFVMK3lQQT09</a></p>
<p>ID Zoom Meeting : 606 464 1174<br />
Pasword : 33333333</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pkb-gelar-virtual-campaign-basaluang-jo-badendang-fage/">PKB Gelar Virtual Campaign , Basaluang Jo Badendang FAGE</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jenderal Fakhrizal : Giatkan Olah Raga di Nagari</title>
		<link>https://prokabar.com/jenderal-fakhrizal-giatkan-olah-raga-di-nagari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2020 04:16:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Fage]]></category>
		<category><![CDATA[#FakhrizalGenius]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=76328</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Tiap nagari di sini, punya satu lapangan bola, dengan pengecualian beberapa nagari saja. Walau begitu, di paruh Orde Baru, banyak lapangan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jenderal-fakhrizal-giatkan-olah-raga-di-nagari/">Jenderal Fakhrizal : Giatkan Olah Raga di Nagari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Tiap nagari di sini, punya satu lapangan bola, dengan pengecualian beberapa nagari saja. Walau begitu, di paruh Orde Baru, banyak lapangan bola tingga sakarek, atau terdesak oleh bangunan SD Inpres. Tak ada lagi tanah, maka untuk sekolah, terpaksa tanah lapang dikorbankan.</p>
<p>Negeri kita, kata Jenderal Fakhrizal, adalah negeri dengan remajanya yang mandi keringat kala sore. Main bola, main volly, bulutangkis atau pimpong, di sebelahnya anak-anak main cakbur. Ada yang latihan silat dan bela diri lainnya. Negeri kita, riang tak tertirukan. Hal serupa terus berlangsung hingga kini, lalu muncul permainan yang relatif baru, futsal.</p>
<p>Fakhrizal ingin, olahraga apa saja di nagari riuh. Olahraga rakyat yang bertujuan untuk kesehatan dan prestasi. Jika pergi ke nagari-nagari, kata dia, banyak sekali bibit berbagai cabang olahraga, namun kurang terasah. Bola kaki misalnya, lapangan bola adalah saksinya. Saksi bagaimana remaja desa bermain secara alami. Itupun menjadi hebat. &#8220;Bayangkan kalau dilatih secara profesional,&#8221; kata dia, Kamis (22/10).</p>
<p>Bulutangkis juga demikian, permainan yang satu ini, selalu ada di nagari, menjadi tontonan yang menegangkan. &#8220;Kita bisa menjemput masa jaya olahraga Sumatera Barat kembali, untuk itu perlu kebersamaan,&#8221; kata pemain bola ini.</p>
<p>Jenderal ingin ada lapangan bola lagi tiap nagari, walau mencari tanah susah. Ini disebabkan karena memang kampung mendesak ke jalan raya. Semua terisi, termasuk lapangan bola ada di sana.Yang masih punya, ia minta dipertahankan, sebab akan dipakai dari generasi ke generasi. &#8220;Kita coba perhatian nanti setelah Pilgub, sebab ini aset komunal, susah membuat lapangan bola itu sekarang, jadi saya punya atensi yang kuat pada hal itu,&#8221; kata Fakhrizal.</p>
<p>Pada tataran lebih tinggi, Fakrizal ingin Sumbar bicara di tingkat nasional, untuk jenis olahraga apapun, sebab itu akan menjadi kebangaan. Di Padang misalnya olahraga selaju sampan, dayung, renang, hebat. &#8220;Renang itu bagus sekali,&#8221;katanya. Cabang lain? Sama bagusnya, karenanya, setelah Pilgub, tugas dan beban membina cabang-cabang itu akan ia didistrisikan kepada individu atau perusahaan yang memang mampu untuk itu. &#8220;Kita berdoa saja, segalanya baik-baik saja,&#8221; kata dia. (malin kapalo koto)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jenderal-fakhrizal-giatkan-olah-raga-di-nagari/">Jenderal Fakhrizal : Giatkan Olah Raga di Nagari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sakato Lahia jo Batin, Baitu di Minangkabau</title>
		<link>https://prokabar.com/sakato-lahia-jo-batin-baitu-di-minangkabau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2020 11:51:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#adv]]></category>
		<category><![CDATA[#Fage]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=76193</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kamudiak saantak galah, kailia sarangkuah dayuang, sakato lahia jo bathin, sasuai muluik jo hati. Artinya untuk melaksanakan suatu pekerjaan dalam masyarakat, pemimpin harus satu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sakato-lahia-jo-batin-baitu-di-minangkabau/">Sakato Lahia jo Batin, Baitu di Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Kamudiak saantak galah, kailia sarangkuah dayuang, sakato lahia jo bathin, sasuai muluik jo hati.</em></p>
<p>Artinya untuk melaksanakan suatu pekerjaan dalam masyarakat, pemimpin harus satu kata dengan perbuatan, seiya dan sekata. (dikutip dari Pepatah petitih Minangkabau Idrus Hakimy Dt Rajo Penghulu)</p>
<p>*<br />
Ada jelas? Begitulah kalau jadi gubernur di Sumatera Barat ini. Orang cedik semua di sini. Tapi, kalau dapek gili-nya, jangan disebut, mereka sokong beramai-ramai. Salah satu kiatnya, sesuai pepatah-petitih di atas, sakato lahia jo batin, sasuai muluik jo hati.</p>
<p>Begitu benarlah. Inilah yang dipesankan Jenderal Fakhrizal. Keturunan Pejuang Perang Kamang 1908 itu, tahu untuk menjadi pemimpin maka jangan lain kata lain perbuatan. Ia minta siapa saja harus begitu. &#8220;Kalau sudah begitu, cigin larinya Sumbar, percayalah,&#8221; kata dia.</p>
<p>Ini harus diikuti sikap anti korupsi yang dibuktikan dengan perbuatan. Maka orang-orang yang bekerja di Pemprov Sumbar menurut dia, pertama-tama harus berakhlak. Dengan itu semua muatan tentang jujur, tepat waktu, dan menghargai orang lain.</p>
<p>Karena itu, kata dia, kita harus kembali belajar adat secara sungguh-sungguh.&#8221;Tak menghabiskan waktu, sekali sepekan saja cukup, sampai merasa sudah cukup, bisa 6 bulan, bisa setahun.&#8221;</p>
<p>Menurut Jenderal, jika kita terlalu jauh dari akar budaya,maka ketika itu akan merasa sansai sendiri. Itulah kemudian, antara lain yang menyebabkan, tidak ada kepedulian pada rumah gadang, posisi datuak, harga menghargai dan apresiasi sudah tidak ada pada nenek moyang membuat sawah-sawah berjenjang. &#8220;Ini kaji dari bawah benar, jadi mari kita berjalan bersama, membangun Sumatera Barat, untuk masa depan yang lebih baik,&#8221;kata dia.</p>
<p>Tidak ada yang sulit kalau bersama, mau jalan tol, mau industri, mau UMKM, asal tak main sendiri-sendiri, bisa. Pemerintah katanya, harus fokus dan didukung oleh kelompok pemikiran yang kuat. &#8220;Makanya saya melihat Bappeda harus kuat,&#8221; katanya Ahad (18/1).</p>
<p>Menurut dia, semoderen-moderennya hidup, maka akar jangan lupa. Malah kian maju sebuah bangsa, makin dekat ia ke akar budayanya. &#8220;Makoe nan ka jadi gubernur tu yo nan dapek gamak Minanglah,&#8221; itu kawan seorang warga. Rakyat Sumbar bisa menerima pembaruan apa saja, termasuk jalan tol, tapi kalau kanai kucuah tagak mana dia mau.</p>
<p>Karena itu juga lah infrastruktur di Sumbar berjalan lambat pembangunannya. Ia pun mengamati kerusakan jalan sepanjang Alahan Panjang &#8211; Muaro Labuah. Kondisi jalan yang sejak dirinya menjadi Kapolda Sumbar 2017-2019 masih tetap sama. Tidak ada yang berubah signifikan.</p>
<p>Jalan di sepanjang Alahan Panjang sampai Muaro Labuah masih seperti itu-itu juga. Masih banyak lubang dan rusak. Bahkan di beberapa titik ada yang terban sampai 50 persen. “Idealnya, jalan dari Lubuk Selasih hingga Muaro Labuah minimal 8-10 meter. Apalagi topografi yang melintasi bukit, sangat rentan kendaraan masuk jurang,” katanya.</p>
<p>Selain itu, Fakhrizal juga melirik akses jalan Muaro Labuah &#8211; Kambang (Pesisir Selatan) dan Padang Aro ke Sungai Rumbai (Dharmasraya). Untuk jalan Muaro Labuah &#8211; Kambang, akses jalan hanya bisa dilalui oleh kendaraan trail roda dua. Sedangkan jalan Padang Aro &#8211; Sungai Rumbai sudah bisa di lalui kendaraan roda empat.</p>
<p>Pengurusan dan eksekusi pembenahan jalan ini, bagi Fakhrizal berada pada keseriusan seorang gubernur. Pasalnya, negara sudah menyediakan cara dan aturan bagi setiap daerah untuk bisa berkembang dan maju.</p>
<p>&#8220;Saya jadi Kapolda lima tahun. Dua tahun di Kalimantan Tengah dan tuga tahun di Sumbar. Tahu betul saya bagaimana perkembangan daerah itu ada pada keseriusan gubernurnya. Jika Gubernurnya lalai, maka lalai pula daerahnya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Di sisi lain, tol juga sudah dibuat. Belum sudah. Panjang dari sana, pendek dari sini. Baru 4,5 Km. Beringsut. Jenderal melihat, tol penting untuk pergerakan barang dan orang. Salah satu kasus pergerakan orang antarkota adalah saat Idul Fitri dan akhir pekan. Sedangkan untuk distribusi barang, makin ke depan, kian penting kecepatan. (Rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sakato-lahia-jo-batin-baitu-di-minangkabau/">Sakato Lahia jo Batin, Baitu di Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bicara Tentang Mitigasi Bencana Sumbar, Ini Kata Fakhrizal</title>
		<link>https://prokabar.com/bicara-tentang-mitigasi-bencana-sumbar-ini-kata-fakhrizal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2020 11:29:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Fage]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=75696</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sumbar sering terkena bencana, ini memerlukan tindakan cepat, sebab menyangkut nyawa dan harta benda. Untuk itu, kata Jenderal Fakhrizal, ke depan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bicara-tentang-mitigasi-bencana-sumbar-ini-kata-fakhrizal/">Bicara Tentang Mitigasi Bencana Sumbar, Ini Kata Fakhrizal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sumbar sering terkena bencana, ini memerlukan tindakan cepat, sebab menyangkut nyawa dan harta benda. Untuk itu, kata Jenderal Fakhrizal, ke depan mesti penanganan bencana makin diperkuat dengan memberikan suporting serius pada BPBD.</p>
<p>&#8220;Karena bencana itu datangnya tak diundang, maka penanganannya harus serius. Bencana alam seperti gempa tak bisa dijangka, namun tanah longsor dan banjir Insya Allah manusia bisa memintas agar tak terjadi atau menguranginya,&#8221; kata dia.</p>
<p>Gempa memang tak bisa ditebak, kata dia, tapi daerah rawan gempa bisa ditata dengan baik, asal bekerja sama dengan masyarakat dan pemerintah pusat. Misalnya, pembangunan shelter atau jalan evakuasi di Padang mesti dilengkapi. Jika sekarang masih sangat kurang. Begitu juga di Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Agam dan Pasaman Barat.</p>
<p>Rakyat di sepanjang pantai itu rentan bencana gempa dan tsunami. Merasakan ketakutan luar biasa lalu lari lintang pukang ke ketinggian, merupakan sebuah kejadian dramatis. Ini semestinya jadi prioritas. Dimana saja perlu dibangun lokasi pengungsian, dimana shelter dan seberapa lagi jalur evakuasi yang mesti dibangun.</p>
<p>Selain itu, jalur jalan raya di Sumbar juga rawan dari Padang ke semua kota, kecuali ke Pariaman, rawan tanah longsor dan banjir. Ini mesti dipikirkan, tidak boleh lagi sporadis.</p>
<p>&#8220;Hal-hal mendasar seharusnya selesai cepat,&#8221; kata Jenderal.</p>
<p>Jenderal menyebut, ke depan berbagai komponen harus bahu-membahu. &#8220;Kita harus melacak sumber-sumber bencana,&#8221; kata dia.</p>
<p>Begitulah, Sumbar memang rawan bencana. Banjir jangan disebut, gempa demikian pula. Kalau sudah bencana rakyat terganggu ekonomi terganggu. Lalu semua orang sibuk memberikan bantuan. Bantuan itu penting, tapi lebih penting mencegah bencana kalau bisa, serta mengurangi dampaknya.</p>
<p>Jenderal sudah merancang kerja untuk itu, mana tahu nanti jadi gubernur. Atau siapa saja yang akan jadi, pikirkanlah yang satu ini: bencana. Jangan kerja menjujung beras, sumpit, masuk got tapi setelah bencana, apalah gunanya. (rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bicara-tentang-mitigasi-bencana-sumbar-ini-kata-fakhrizal/">Bicara Tentang Mitigasi Bencana Sumbar, Ini Kata Fakhrizal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakhrizal: Jalan Tol Harus Menguntungkan Semua Pihak</title>
		<link>https://prokabar.com/fakhrizal-jalan-tol-harus-menguntungkan-semua-pihak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2020 14:04:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#Fage]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=75312</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sebelah barat Sumatera Barat adalah laut, ke sananya anak benua India, makin ke sana Afrika. Ke timur ya Riau. Dikunci oleh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fakhrizal-jalan-tol-harus-menguntungkan-semua-pihak/">Fakhrizal: Jalan Tol Harus Menguntungkan Semua Pihak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Sebelah barat Sumatera Barat adalah laut, ke sananya anak benua India, makin ke sana Afrika. Ke timur ya Riau. Dikunci oleh Kelok Sembilan, yang sekarang sudah bagai kota dalam rimba raya. Itu saja belum cukup. Sumbar perlu infrastruktur lainya, jalan kereta api dan tol.</p>
<p>Kini tol sudah dibuat. Belum sudah. Panjang dari sana, pendek dari sini. Baru 4,5 Km. Beringsut. Sama-sama kita bantu pemerintah menyelesaikan tol ini, sebab Sumbar hanya kebagian sirip, sedang tol tulang ikannya, akan terbentang di tengah Sumatera dari Lampung sampai ke Aceh. Orang dapat, awak tidak, manalah bisa.</p>
<p>Fakhrizal melihat, tol penting untuk pergerakan barang dan orang. Salah satu kasus pergerakan orang antarkota adalah saat Idul Fitri dan akhir pekan. Sedangkan untuk distribusi barang, makin ke depan, kian penting kecepatan.</p>
<p>Riau makin membutuhkan kebutuhan harian, jika truk-truk dari Sumbar lamban masuk ke Pekanbaru, bisa dilibas oleh daerah lain.</p>
<p>Masalah pembebasan tanah, di Sumbar memang terlihat bermasalah, karena memang sedang tak ada masalah. Menuduh orang mengipas-ngipas, sama dengan memperlambat pembangunan tol tersebut. Di sinilah gubernur Sumbar mesti bekerja dengan gaya Minangkabau itu. Kalau di ruang kantor saja, tak pernah basobok jo rakyat, alamat banyak program akan bermasalah.</p>
<p>Fakhrizal diingatkan oleh tua-tua adat di Agam, agar: <em>Alun rabah lah ka ujuang, alun pai lah babaliak, alun dibali lah bajua, alun dimakan lah baraso.</em> Maksudnya, menjadi pemimpin di Minangkabau, pandangan harus jauh ke depan,visioner dan menguasai manajemen risiko, guna membaca masa depan itu.</p>
<p>Saripati ajaran itu, ia akan terapkan dan jalan tol tak bisa makin keker dari Padang saja, harus turun. <em>Dima tumbuah kai ka sinan manyiangnyo.</em> Kata tetua adat ke Fahrizal, ia harus memahami kilik-kilik kecek dan gamak Minangkabau, sebab tanpa itu akan ketahuan ia tak jujur. Maka jujur sajalah pada rakyat.</p>
<p><em>Batang pua jo batang kincuang</em><br />
<em>ambiak umbuiknyo ado gunonyo</em><br />
<em>Disapuah bana ameh lancuang</em><br />
<em>kilek timbago nampak juo.</em></p>
<p>Pepatah ini ini maksudnya, menjadi gubernur jangan berpura-pura baik, kerja keras dan tulus. Jika itu yang terjadi, lambat laun rakyat akan tahu. Karena itu ke depan, khusus untuk jalan tol, harus berjujur-jujur saja dengan rakyat. Kata dia, pejuang-pejuang dulu tak dibayar, rela memberikan harta dan nyawa.</p>
<p>&#8220;Kini segala karena hidup negara sudah agak berkeadaan, maka rakyat tentu harus dipahami maunya.&#8221;</p>
<p>Maka karena pemilihan dilaksanakan Desember, maka gubernur baru, yaitu Fakhrizal, Insya Allah, takkan lama lagi dilantik. Sejak itu dipijak gas untuk tol, demi kebaikan ekonomi bersama, Sumatera Barat. (rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fakhrizal-jalan-tol-harus-menguntungkan-semua-pihak/">Fakhrizal: Jalan Tol Harus Menguntungkan Semua Pihak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakhrizal Punya Tips Untuk Anak Muda Minangkabau</title>
		<link>https://prokabar.com/fakhrizal-punya-tips-untuk-anak-muda-minangkabau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2020 14:51:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Fage]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=75072</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Fakhrizal jadi jenderal bukan karena dirinya semata, tapi lebih karena orang tuanya. Disekolahkannya, dididiknya, dikawal, dimarahi, dinasihati dan didoakannya. Fakhrizal kemudian...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fakhrizal-punya-tips-untuk-anak-muda-minangkabau/">Fakhrizal Punya Tips Untuk Anak Muda Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Fakhrizal jadi jenderal bukan karena dirinya semata, tapi lebih karena orang tuanya. Disekolahkannya, dididiknya, dikawal, dimarahi, dinasihati dan didoakannya. Fakhrizal kemudian meniru orang tuanya pula, maka jadilah keluarganya bahagia, anak-anaknya berhasil.</p>
<p>Banyak emak-emak dan angku-angku kita di Minangkabau, anaknya sukses, karena memang awalnya di rumah tangga. Tak semua harus kaya dan tak absolut orang miskin akan miskin selamanya. Doa jika dilapazkan, maka Tuhan akan membuatkan titian untuk doa itu. Contoh-contoh seperti ini ada di semua daerah, apalagi di Agam Tuo, juga di Mudiak Limapuluh Kota. Anak-anak mereka sukses dan jadi orang.</p>
<p>Menurut Fakhrizal, yang paling penting adalah niat orang tua dan kemauan anak. Anak punya bakatnya sendiri dan jangan tukar kepala anak dengan kepala orangtua. Orang tua hanya mengarahkan. Bahwa bakatnya meniru bakat ayah atau ibunya, itu hal bagus. Kalau tidak, bagus juga.</p>
<p>Jika sekarang, sudah banyak jalan terbuka untuk beasiswa, jadi tak sesulit dulu lagi. Yang sulit kemudian mencari kerja.Karena itu, sejak dini anak didik &#8220;memasuki dunia sesungguhnya,&#8221; karena hanya sebentar jadi tanggung jawab orangtua, setelah itu anak akan menjadi dewasa dan membangun dunianya sendiri.</p>
<p>Jangan mewariskan keluh kesah pada anak, &#8220;yo baa juo lai, mode iko iduik awaknye nak.&#8221; Itu jadikan saja kisah orangtua. Anak biarkan membangun cita-citanya.Jika pasrah dengan keadaan, maka peluang hanya untuk orang yang bermotivasi. Minangkabau sudah membuktikan, yang suskes itu justru banyak dari kalangan tak punya.</p>
<p>Ungkapan: <em>Kok kayo, kayolah surang, kok santiang, santianglah</em> surang, <em>den ndak ka mamintak ndak ka batanyo,</em> rasa-rasanya bentuk sebuah kesombongan. Sebuah sikap untuk menyembunyikan ketidakberdayaan kita menerjang zaman. Mungkin pada sedikit kasus akan bermakna positif, tapi karena sikap penolakan sosial semacam itu, biasanya banyak negatifnya. Benci pada kemajuan, tak suka pada orang sukses dan suka mencimeeh. Hal-hal negatif dalam diri masing-masing harus dibuang, agar rumah tangga menjadi indah, bahagia dan rezeki akan datang.</p>
<p>&#8220;Bayangkan, tiap rumah tangga berhati suci, sabar, tawakal dan pekerjan keras, maka himpunan semua rumah tangga itulah yang akan menopang Sumbar,&#8221;kata Jenderal kita ini, Selasa (29/9).</p>
<p>Fakhrizal ingin anak-anak Minang sukses baik di kampung atau di rantau. Rengek jan banyak bana, jan tiok sabanta minta balian motor sama orang tua. Yang mesti dilakukan: Urang tua tu dibalian oto, dibuekan rumah, atau motor kalau lah bakacak juga dunia oleh beliau-beliau itu.</p>
<p>Ia yakin, anak muda kita sekarang tageh-tageh, walau sepertinya ada yang tidak. Ia tak berjanji muluk-muluk, kalau jadi gubernur, akan ia jaga keseimbangan lapangan kerja. Sekarang nyaris tidak ada lapangan kerja di daerah ini.</p>
<p>Pesan jenderal, tiap anak harus santun pada orang tua.Santun itulah pintu menuju masa depan. Masa depan itu akan empuk, kalau doa orang tua tiap sembahyang itu, Anda amini dalam hati. Jangan lembek dan jangan sombong, itulah anak muda yang akan sukses, kata dia. (malin kapalo koto)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fakhrizal-punya-tips-untuk-anak-muda-minangkabau/">Fakhrizal Punya Tips Untuk Anak Muda Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Relawan FaGe Bersatu Siap &#8220;Tempur&#8221; Hingga ke Nagari</title>
		<link>https://prokabar.com/relawan-fage-bersatu-siap-tempur-hingga-ke-nagari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2020 10:28:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Fage]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=74857</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Relawan FaGe bersatu yang dimotori HM. Tauhid mulai menjalankan strategi pemenangan dalam masa kampanye awal, Sabtu (26/9), dengan mematangkan kegiatan secara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/relawan-fage-bersatu-siap-tempur-hingga-ke-nagari/">Relawan FaGe Bersatu Siap &#8220;Tempur&#8221; Hingga ke Nagari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Relawan FaGe bersatu yang dimotori HM. Tauhid mulai menjalankan strategi pemenangan dalam masa kampanye awal, Sabtu (26/9), dengan mematangkan kegiatan secara bersama.</p>
<p>HM. Tauhid mengatakan, relawan bersatu FaGe terus bergerak sampai ke kabupaten dan kota, bahkan sampai ke nagari, untuk meraup hasil optimal dalam memenangkan Paslon dengan nomor urut 3 tersebut.</p>
<p>Dalam pematangan pengurus relawan FaGe bersatu, ditegaskan kalau semua sektor harus bergerak jangan menunda-nunda, sehingga Paslon yang diusung bisa dikenal serta disukai masyarakat, sehingga menjadi tujuan dalam pemilihan.</p>
<p>&#8220;Kita tidak bisa menunda-nunda pergerakan lagi karena waktu teramat singkat, calon kita harus dikenal dan disukai semua lapisan sampai kepada pemilih yang berada di pelosok negri ini, sehingga ketika di TPS mereka akan menentukan pilihanya pada calon kita,&#8221; tegas HM. Tauhid.</p>
<p>Ditambahkannya, relawan FaGe berrsatu bergerak dengan hari tulus, sehingga tidak memikirkan apapun, meskipun segala sesuatu operasionalnya tidak terlepas dari posko induk pemenangan, namun dalam bergerak tanpa harus disuruh tapi atas ketulusan para pengurus serta relawan lainnya.</p>
<p>Relawan FaGe bersatu ini diisi oleh orang-orang non parpol, dengan memiliki latar belakang bervariasi, baik pengusaha, jurnalis maupun lainnya, termasuk juga mantan anggota DPRD Sumbar serta kabupaten/kota.</p>
<p>Salah satu mantan anggota DPRD yang berada dalam FaGe bersatu adalah Zulherman, yang merupakan mantan ketua DPRD kota Padang, dengan menempati posisi ketua harian relawan FaGe bersatu.</p>
<p>Pada rapat pematangan, Zulherman dengan semangat dan keyakinan tinggi mengatakan kalau pasangan calon yang diperjuangkan saat ini merupakan terbaik dari yang baik, karena bukan orang parpol meskipun diusung parpol.</p>
<p>&#8220;Paslon kita adalah orang non partai meskipun diusung partai politik, selain itu, FaGe ini cerdas, rendah hati dan mengayomi, juga memiliki program jelas,&#8221; ulas Zulherman.(rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/relawan-fage-bersatu-siap-tempur-hingga-ke-nagari/">Relawan FaGe Bersatu Siap &#8220;Tempur&#8221; Hingga ke Nagari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Relawan FaGe dari Non Partai Rapatkan Barisan</title>
		<link>https://prokabar.com/relawan-fage-dari-non-partai-rapatkan-barisan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2020 07:56:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Fage]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=74476</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Setelah mendapat kekuatan dukungan dari partai Politik, FaGe kini mendapat kekuatan relawan Non Partai, terdiri dari pengusaha, profesional dan kelompok aktifis....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/relawan-fage-dari-non-partai-rapatkan-barisan/">Relawan FaGe dari Non Partai Rapatkan Barisan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Setelah mendapat kekuatan dukungan dari partai Politik, FaGe kini mendapat kekuatan relawan Non Partai, terdiri dari pengusaha, profesional dan kelompok aktifis.</p>
<p>Relawan Non Partai yang dibentuk HM. Tauhid dan kawan-kawan saat ini langsung melakukan action dengan menyebarkan informasi tentang calon pemimpin Sumbar kedepan, dimana calon tersebut adalah Fakhrizal-Genius Umar, karena ini calon yang menapak jalan bijak, membangkin batang tarandam.</p>
<p>Untuk memenangkan pasangan FaGe, relawan Non Partai merapatkan barisan, dengan melakukan pertemuan disebuah cafe dibilangan Ahmad Yani kota Padang, dipimpin HM. Tauhid yang didampingi Syofyan Sara, Desrimayanto, Maenar, Ade dan puluhan relawan lainnya, Minggu (20/9).</p>
<p>Pada kesempatan tersebut HM. Tauhid mengatakan, sudah selayaknya masyarakat dipimpin seorang gubernur dan wakil gubernur yang berasal dari non partai, sehingga bisa memperhatikan masyarakat secara utuh, demi untuk kemajuan bersama.</p>
<p>Tauhid juga mengatakan, saat Sumbar dalam masa transisi kemerdekaan dimana orang takuylu memimpin negri ini, Polisi berani untuk memimpin demi menenangkan masyarakatnya.</p>
<p>Sejarah mencatat, Sumbar, kota Padang dan kota Bukittinggi, dipimpin seorang Polisi, sampai akhirnya masyarakat benar-benar nyaman dan pembangunan bisa dinikmati bersama.</p>
<p>Saat ini juga merupakan masa transisi rasa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, maka solusinya berikan kepemimpinan pada seorang Jendral Polisi bernama Fakhrizal dan berpasangan dengan alumni STPDN Genius Umar.</p>
<p>&#8220;Sudah saatnya Sumbar kembali dipimpin seorang Polisi dan non partai yakni pak Jendral Fakhrizal, karena kita butuh perubahan untuk kepentingan masyarakat secara utuh, bukan untuk kepentingan kelompok, sejarah mencatat Sumbar aman dan tentram, serta pembangunan merata ketika dipimpin seorang Polisi bernama Rangkayo Basa,&#8221; ulas Tauhid.</p>
<p>Ditambahkannya, FaGe bersatu memimpin untuk Sumbar maju, sehingga negri ini tidak tertinggal dengan daerah lain, dan bisa jauh lebih maju dari saat ini.</p>
<p>Apapun tagline yang ada saat ini, merupakan perpaduan Bersama untuk Sumbar maju, dengan landasan religius dan bermartabat.</p>
<p>&#8220;Kita harus berbuat bersama agar FaGe menang, karena kita butuh perubahan bukan butuh popularitas, sehingga masyarakat bisa lebih tenang dan nyaman,&#8221; tambah Tauhid.</p>
<p>Menjawab keinginan relawan Non partai, Fakhrizal mengatakan, niatnya untuk memimpin Sumatera Barat karena memang menginginkan adanya perubahan, khususnya memberikan perhatian khusus pada masyarakat dalam mendapatkan pendidikan, kesehatan serta perekonomian.</p>
<p>Fakhrizal melihat selama ini banyak sektor potensial untuk kepentingan masyarakat yang belum tergarap, padahal itu bisa membangkitkan gairah dalam beraktifitas pada tataran keluarga di Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Niat saya dan Genius Umar dalam memimpin Sumbar untuk kepentingan masyarakat keseluruhan, menghilangkan rasa was-was dalam menyekolahkan anak dan juga dalam usaha, tentunya tidak terlepas dari penciptaan lapangan kerja,&#8221; tutur Fakhrizal.</p>
<p>Ditambahkannya, sebuah daerah tidak akan pernah berkembang jika masyarakatnya tidak maju, dan masih ragu dalam berusaha, untuk itu maka kegalauan masyarakat harus segera dihilangkan, dengan berbagai terobosan.</p>
<p>Pertemuan Fakhrizal dengan relawan non partai berjalan dengan penuh kekeluargaan dan cukup hangat, sampai waktu berjalan tidak terasa, meskipun pertemuan sempat tertunda karena Fakhrizal-Genius Umar harus menjenguk Almarhum Irdinansyah Tarmizi, yang merupakan Bupati Tanah Datar-. (Rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/relawan-fage-dari-non-partai-rapatkan-barisan/">Relawan FaGe dari Non Partai Rapatkan Barisan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/120 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.045 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 19:45:26 by W3 Total Cache
-->