<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Erman Syafar Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/erman-syafar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/erman-syafar/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Aug 2021 08:48:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>Erman Syafar Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/erman-syafar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perwako Dicabut, Retribusi Pedagang di Bukittinggi Berkurang</title>
		<link>https://prokabar.com/perwako-dicabut-retribusi-pedagang-di-bukittinggi-berkurang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2021 08:48:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#DPD]]></category>
		<category><![CDATA[#gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[#perwako]]></category>
		<category><![CDATA[#walikota]]></category>
		<category><![CDATA[Andre Rosiade]]></category>
		<category><![CDATA[bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Erman Syafar]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=92354</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Bukittinggi &#8211; Walikota Bukittinggi ERman Syafar resmi mencabut Peraturan Walikota Nomor 40 dan 41 Tahun 2018 tentang retribusi pedagang pasar. Pencabutan retribusi pedagang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perwako-dicabut-retribusi-pedagang-di-bukittinggi-berkurang/">Perwako Dicabut, Retribusi Pedagang di Bukittinggi Berkurang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a>, Bukittinggi &#8211;</strong> Walikota Bukittinggi ERman Syafar resmi mencabut Peraturan Walikota Nomor 40 dan 41 Tahun 2018 tentang retribusi pedagang pasar.</p>
<p>Pencabutan retribusi pedagang passar itu merupakan janji kampanye Erman Syafar saat Pemilihan Walikota Bukittinggi beberapa waktu lalu.</p>
<p>&#8220;Secara resmi Perwako 40 dan 41 Tahun 2018 yang mengatur retribusi pedagang pasar dan selama ini memberatkan pedagang sudah dicabut,&#8221; kata erman Syafar, Minggu (8/8).</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah sudah mendapat persetujuan untuk diundangkan sejak Jumat 6 Agustus 2018,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Erman Syafar mengaku banyak pedagang yang berterimakasih atas pencabutan perwako tersebut.</p>
<p>Politisi asal Gerindra ini menjelaskan dalam beberapa bulan menjabat banyak proses yang harus terlewati agar Perwako tersebut dicabut.</p>
<p>Proses itu bermula sejak pertamakali menjabat. Berkat bantuan dari Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat perwako itu akhirnya berganti dengan yang baru.</p>
<p>Perwako baru tersebut memang jauh menguntungkan pedagang pasar Bukittinggi.</p>
<p>Para pedagang tetap harus membayar retribusi, namun berkurang 20 sampai 30 persen di tiap objek dari Perwako sebelumnya.</p>
<p>Pengurangan retribusi ini jelas akan mengurangi pendapatan Kota Bukittinggi.</p>
<p>Tapi, Erman Syafar tidak khawatir karena baginya sumber pendapatan tidak hanya dari pasar.</p>
<p>Baginya, kesejahteraan masyarakat yang mayoritas pedagang bisa terbantu.</p>
<p>&#8220;Pendapatan itu kan tidak hanya dari pasar, masih banyak sumber dan potensi lain.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kalaupun hilang, jumlahnya tidak seberapa dan masih bisa subsidi silang. Paling penting masyarakat yang sebagian besar pedagang bisa terbantu,&#8221; ungkapnya.</p>
<h4>Janji Andre Rosiade</h4>
<p>Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade yang terlibat dalam janji pencabutan Perwako tersebut sangat mengapresiasi Erman Syafar.</p>
<p>Menurutnya, pencabutan itu merupakan imbal balik dari kepercayaan masyarakat Bukittinggi pada Gerindra.</p>
<p>&#8220;Kepercayaan yang begitu besar dari masyarakat Bukittinggi. Wajib bagi Gerindra bekerja keras dan cepat untuk mewujudkan janji ini dan menyejahterakan masyarakat.&#8221;</p>
<p>&#8220;Pencabutan ini merupakan janji yang memang harus terwujud,&#8221; kata Andre Rosiade.</p>
<p>Pencabutan Perwako tersebut memang sudah menjadi janji politik Partai Gerindra.</p>
<p>Saat kampanye Erman Syafar, Andre Rosiade turut menandatangani matera janji politik.</p>
<p>Kala itu Andre berjanji kalau gagal dalam pencabutan Perwako itu maka dia siap untuk mengundurkan diri.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak kami akan mundur sebagai Ketua DPD Gerindra. Janji politik harus terpenuhi. Kami anak mudah yang mendapat kepercayaan memimpin partai, kami tak ingin disebut pendusta. Ini penting bagi kami Gerindra,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Andre berharap Walikota Bukittinggi tetap konsisten dalam menuntaskan masalah Bukittinggi.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perwako-dicabut-retribusi-pedagang-di-bukittinggi-berkurang/">Perwako Dicabut, Retribusi Pedagang di Bukittinggi Berkurang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/58 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.011 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:42:44 by W3 Total Cache
-->