<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Energiketerbarukan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/energiketerbarukan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/energiketerbarukan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Jul 2025 12:35:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Energiketerbarukan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/energiketerbarukan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dorong Energi Terbarukan, PT Semen Padang dan Pemprov Sumbar Teken Kesepakatan</title>
		<link>https://prokabar.com/dorong-energi-terbarukan-pt-semen-padang-dan-pemprov-sumbar-teken-kesepakatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 12:35:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Energiketerbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#PemprovSumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=128212</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- PT Semen Padang memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan melalui penandatanganan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Wisma Indarung, Rabu (23/7/2025)....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dorong-energi-terbarukan-pt-semen-padang-dan-pemprov-sumbar-teken-kesepakatan/">Dorong Energi Terbarukan, PT Semen Padang dan Pemprov Sumbar Teken Kesepakatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> PT Semen Padang memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan melalui penandatanganan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Wisma Indarung, Rabu (23/7/2025). Kerja sama ini menandai langkah strategis dalam mendorong transformasi industri semen yang lebih ramah lingkungan dan inklusif.</p>
<p>Dokumen ditandatangani oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Plt Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, disaksikan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumbar serta manajemen Semen Padang.</p>
<p>Dalam sambutannya, Pri menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin dengan Pemprov Sumbar, sekaligus menegaskan bahwa kesepakatan ini akan menjadi landasan kuat bagi pengembangan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang berdampak langsung bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Sebagai bagian dari SIG dan salah satu perusahaan yang telah lebih dari seabad di Sumbar, kami berkomitmen mendukung pembangunan daerah melalui empat pilar utama TJSL: ekonomi, sosial, lingkungan, serta hukum dan tata kelola,&#8221; ujar Pri.</p>
<p>Pilar ekonomi diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, bedah rumah, pendampingan UMKM, ekonomi sirkular, hingga akses pembiayaan mikro. Pilar sosial mencakup program beasiswa, Gerakan Tingkatkan Gizi (GENTING), pemberdayaan penyandang disabilitas, dan penguatan ekonomi masyarakat di sekitar hutan lindung.</p>
<p>Sementara pada aspek hukum dan tata kelola, PT Semen Padang menjalankan kerja sama dengan LPSK, penguatan HAM, serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Di sisi lingkungan, perusahaan aktif dalam konservasi ikan bilih dan ikan garing, penghijauan, serta pemanfaatan energi terbarukan seperti budidaya Kaliandra dan kopi, serta keikutsertaan dalam Program Kampung Iklim (ProKlim).</p>
<p>Pri juga menekankan pentingnya inovasi dalam penggunaan bahan bakar alternatif guna menurunkan emisi karbon. “Kami menyambut baik langkah Pemprov Sumbar dalam mendorong energi terbarukan dan berharap Semen Padang terus menjadi pelopor industri hijau di Indonesia,” tuturnya.</p>
<p>Penandatanganan kesepakatan ini sekaligus menjadi wujud nyata dukungan industri terhadap program unggulan Gubernur Sumatera Barat, khususnya dalam mewujudkan Sumatera Barat &#8220;Gerak Cepat Sumbar Sejahtera&#8221;. Melalui pemanfaatan energi alternatif berbasis limbah dan penguatan ekonomi sirkular di tingkat akar rumput, PT Semen Padang berperan aktif dalam mempercepat transisi energi bersih, sekaligus menjawab tantangan keberlanjutan dengan pendekatan kolaboratif.</p>
<p>Selain itu, Kolaborasi antara PT Semen Padang dan Pemprov Sumbar ini juga sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita Pemerintahan Prabowo–Gibran. Melalui komitmen pada transisi energi terbarukan, penguatan ekonomi sirkular, pemberdayaan UMKM, hingga program sosial seperti beasiswa dan peningkatan gizi masyarakat, Kerjasama ini turut berkontribusi terhadap pencapaian Asta Cita ke-1 tentang peningkatan kesejahteraan rakyat, Asta Cita ke-3 tentang pembangunan energi berkelanjutan dan ekonomi hijau, serta Asta Cita ke-5 yang menekankan pentingnya ekonomi inklusif berbasis kerakyatan.</p>
<p>Gubernur Mahyeldi menyambut baik kerja sama ini sebagai kelanjutan dari sinergi yang sudah terbangun, seperti pada sektor UMKM, konservasi ikan bilih, dan pemanfaatan Kaliandra sebagai biomassa. Ia menyebut, kontribusi energi bersih di Sumbar telah mencapai 30 persen dari total kebutuhan, dengan 50 persen di antaranya berasal dari energi listrik.</p>
<p>“Kesepakatan ini menegaskan arah kita untuk menjadikan Sumbar sebagai green province. Kami mendorong pemanfaatan bahan bakar alternatif dari limbah seperti Kaliandra, sampah, dan limbah sawit. Ini bukan sekadar solusi industri, tetapi juga peluang untuk pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Ia optimistis, dengan dukungan sektor industri seperti PT Semen Padang, cita-cita mewujudkan provinsi hijau dapat tercapai lebih cepat. “Keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat harus berjalan beriringan. Semoga Semen Padang terus berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi Sumbar,” tutup Mahyeldi.</p>
<p>Kesepakatan ini diharapkan menjadi katalisator terwujudnya ekosistem pembangunan berkelanjutan yang menyatukan kepentingan lingkungan, ekonomi, dan sosial, serta memperkuat daya saing industri semen nasional di tengah tuntutan global akan produk yang ramah lingkungan. <strong>(*eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dorong-energi-terbarukan-pt-semen-padang-dan-pemprov-sumbar-teken-kesepakatan/">Dorong Energi Terbarukan, PT Semen Padang dan Pemprov Sumbar Teken Kesepakatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strategi Hijau PT Semen Padang untuk Efisiensi dan Lingkungan</title>
		<link>https://prokabar.com/strategi-hijau-pt-semen-padang-untuk-efisiensi-dan-lingkungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jan 2025 13:43:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Energiketerbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#penghijauan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=125119</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- PT Semen Padang, anak usaha SIG, menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi baru terbarukan (EBT) melalui pemanfaatan Alternative Fuel &#38; Raw Material...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/strategi-hijau-pt-semen-padang-untuk-efisiensi-dan-lingkungan/">Strategi Hijau PT Semen Padang untuk Efisiensi dan Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar- </strong>PT Semen Padang, anak usaha SIG, menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi baru terbarukan (EBT) melalui pemanfaatan Alternative Fuel &amp; Raw Material (AFR). Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus mendorong penggunaan energi ramah lingkungan.</p>
<p>“Pemanfaatan AFR mendukung prinsip EBT dengan mengurangi emisi dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Selain itu, ini juga menjadi solusi ramah lingkungan terhadap permasalahan limbah,” ujar Kepala Unit Komunikasi &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati. “Kami berkomitmen mendukung program pemerintah melalui energi terbarukan,” tambahnya.</p>
<p>Selama tahun 2024, PT Semen Padang berhasil memanfaatkan AFR sebanyak 29.674,05 ton, yang setara dengan 2,45% dari total kebutuhan bahan bakar utama. Capaian ini bahkan melampaui target perusahaan sebesar 2,14%. Penggunaan AFR memberikan manfaat ganda berupa pengurangan emisi karbon serta penghematan biaya produksi.</p>
<p>Nur Anita menambahkan, “Kami berharap kinerja AFR di tahun 2025 dapat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan upaya perusahaan untuk terus berinovasi dalam penggunaan energi terbarukan.”</p>
<p>Selain aspek lingkungan, PT Semen Padang juga melihat peluang ekonomi dari penerapan AFR. Dengan mengadopsi bahan bakar alternatif seperti biomassa dan limbah, perusahaan tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil tetapi juga berkontribusi pada pengelolaan limbah industri yang lebih efektif.</p>
<p>Staf AFR PT Semen Padang, Musytaqim Nasra, menyoroti tantangan dalam implementasi AFR. Menurutnya, persaingan harga biomassa dan keterbatasan peralatan menjadi kendala utama. Namun, perusahaan tetap optimis untuk meningkatkan pemanfaatan AFR. “AFR telah terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional perusahaan sekaligus pelestarian lingkungan,” katanya.</p>
<p>Selama 2024, lanjut Musytaqim, PT Semen Padang menggunakan 16 jenis AFR untuk menggantikan batubara. Jenis-jenis AFR yang digunakan meliputi bahan bakar terbarukan seperti Spent Bleaching Earth (SBE) sebanyak 9.175,08 ton, sekam padi 1.740,49 ton, kayu kaliandra 19,83 ton, fiber sawit 3.230,76 ton, serbuk gergaji 938,46 ton, dan tongkol jagung 21,07 ton.</p>
<p>Selain itu, perusahaan juga memanfaatkan limbah seperti Sludge Oil, Glycerin Pitch, oli bekas, dan sampah yang dikumpulkan melalui program “Nabuang Sarok” berbasis aplikasi. &#8220;Program Nabuang Sarok ini menjadi salah satu inisiatif inovatif perusahaan untuk mendukung pengelolaan sampah masyarakat secara berkelanjutan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, beberapa AFR lain seperti oli bekas, residu filtrasi, dan Sludge Ipal juga digunakan oleh PT Semen Padang sebagai bagian dari upaya penggantian batubara. “Dengan pemanfaatan AFR, kami dapat mengurangi emisi CO2 secara signifikan, mendukung pengelolaan limbah, dan menciptakan efisiensi biaya produksi,” bebernya Musytaqim.</p>
<p>Musytaqim menegaskan bahwa dengan pemanfaatan AFR yang lebih luas, PT Semen Padang dapat terus mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.</p>
<p>&#8220;Komitmen ini menjadi bagian dari visi jangka panjang PT Semen Padang dalam menciptakan industri yang lebih ramah lingkungan dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs),&#8221; pungkas Musytaqim. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/strategi-hijau-pt-semen-padang-untuk-efisiensi-dan-lingkungan/">Strategi Hijau PT Semen Padang untuk Efisiensi dan Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kembangkan EBT. Semen Padang Bersama Masyarakat Nagari Padang Alai Antusias Tanam Kaliandra Merah</title>
		<link>https://prokabar.com/kembangkan-ebt-semen-padang-bersama-masyarakat-nagari-padang-alai-antusias-tanam-kaliandra-merah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 13:19:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Energiketerbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=117814</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- PT Semen Padang terus menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan menanam pohon kaliandra merah. Kali ini, sebanyak 80.000 batang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kembangkan-ebt-semen-padang-bersama-masyarakat-nagari-padang-alai-antusias-tanam-kaliandra-merah/">Kembangkan EBT. Semen Padang Bersama Masyarakat Nagari Padang Alai Antusias Tanam Kaliandra Merah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> PT Semen Padang terus menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan menanam pohon kaliandra merah. Kali ini, sebanyak 80.000 batang bibit kaliandra merah ditanam di Nagari Gunuang Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman.</p>
<p>Bekerjasama dengan masyarakat setempat, penanaman kaliandra merah dengan nama latin Calliandra calothyrsus itu dilakukan di lahan seluas 15.000 Ha. &#8220;Ini lahan masyarakat di luar kawasan perhutanan sosial di Nagari Gunuang Padang Alai,&#8221; kata Ketua Hutan Kemasyarakatan (HKm) Sialangan, Nagari Gunuang Padang Alai, Jasmar Syam, Jumat (26/1/2024).</p>
<p>Jasmar Syam menyebut penanaman puluhan ribu batang bibit kaliandra merah itu untuk saat ini difokuskan di lahan-lahan milik masyarakat Nagari Gunuang Padang Alai. Ada banyak masyarakat yang tertarik untuk menanamnya. Bahkan jumlahnya ada 1000 orang dengan luas lahan yang mereka miliki paling sedikit sekitar 2 Ha. Dan, lahan tersebut juga dapat diakses oleh kendaraan roda empat.</p>
<p>&#8220;Kenapa untuk tahap awal ini kami fokuskan penanaman di lahan masyarakat di luar kawasan perhutanan sosial? Agar supaya masyarakat bisa mudah untuk memanennya. Nah, setelah di lahan masyarakat, baru lah untuk tahap selanjutnya dikembangkan ke kawasan perhutanan sosial di Nagari Gunuang Padang Alai. Di kawasan perhutanan sosial ini ada 105 orang anggotanya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Disebutkannya, ketertarikan masyarakat Nagari Gunuang Padang Alai untuk menanam kaliandra merah, karena dari sosialisasi yang disampaikan pihak PT Semen Padang bersama Politeknik Negeri Pertanian Payakumbuh belum lama ini, diketahui bahwa kaliandra merah merupakan tanaman energi masa depan yang memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.</p>
<p>Seperti kayunya, kata Jasmar Syam, bisa dijual ke PT Semen Padang untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakal alternatif yang dapat menggantikan bahan bakar batubara. Kemudian daunnya, bermanfaat untuk pakan ternak seperti sapi dan kambing, sedangkan bunganya sangat bagus untuk dijadikan sebagai konsumsi bagi madu galo-galo.</p>
<p>&#8220;Di Padang Pariaman sekarang ini banyak masyarakat yang sedang mengembangkan madu galo-galo, begitu juga dengan ternak sapi dan kambing juga banyak di Nagari Gunuang Padang Alai ini. Makanya, kaliandra merah ini sangat tepat sekali kami manfaatkan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi,&#8221; bebernya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi &amp; Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis menyebut bahwa PT Semen Padang mendorong masyarakat untuk menanam kaliandra merah, karena ini bersifat mandatori bahwa Indonesia sebagai bagian di dunia, berkewajiban untuk menurunkan emisi karbon dan sekaligus menambah stok karbon.</p>
<p>&#8220;Jadi, penanaman kaliandra merah ini sebagai bentuk komitmen Semen Padang untuk Indonesia dalam meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan guna mengurangi emisi CO2. Kemudian bagi Semen Padang sendiri, penanaman kaliandra merah ini bertujuan untuk mendukung program Alternatif Fuel Raw Material (AFR) sebagai program jangka panjang perusahaan dalam hal keberlangsungan perusahaan yang ditargetkan pada tahun 2025, AFR sudah mencapai 16 persen,&#8221; katanya.</p>
<p>Kayu kaliandra merah dipilih untuk mendukung program AFR, lanjut Iskandar, karena memiliki 3.800-4.200 kilokalori (kkal), sama dengan kalori batubara yang dipakai di PT Semen Padang saat ini dikisaran 4.000 kkal. Bahkan untuk kayu kaliandra merah ini, PT Semen Padang sudah melakukan uji coba dengan jumlah sekitar 200 ton. &#8220;Meskipun jumlahnya kecil, tapi untuk kestabilan operasi sudah mulai dapat dikendalikan dengan baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Komitmen PT Semen Padang untuk mengembangkan kaliandra merah sebagai EBT telah dilakukan sejak tahun 2022. Bekerjasama dengan Dinas Perhutanan Provinsi Sumbar, PT Semen Padang terus memperluas wilayah penanaman kaliandra merah dengan memanfaatkan kawasan perhutanan sosial hampir di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sumbar.</p>
<p>&#8220;Selain Dinas Perhutanan, kami juga bekerjasama dengan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh untuk penyediaan bibit kaliandra merah. Di samping itu, kami juga membuat nursery kaliandra di kawasan konservasi Semen Padang. Bahkan, ratusan ribu batang kaliandra merah dari nursery itu sudah kami distribusikan ke masyarakat atau kelompok tani di kawasan perhutanan sosial,&#8221; pungkas Iskandar. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kembangkan-ebt-semen-padang-bersama-masyarakat-nagari-padang-alai-antusias-tanam-kaliandra-merah/">Kembangkan EBT. Semen Padang Bersama Masyarakat Nagari Padang Alai Antusias Tanam Kaliandra Merah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semen Padang Siapkan 19 Ha Lahan Emplasemen Perusahaan untuk Kaliandra</title>
		<link>https://prokabar.com/semen-padang-siapkan-19-ha-lahan-emplasemen-perusahaan-untuk-kaliandra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2023 07:29:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Energiketerbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=113574</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; PT Semen Padang terus gencar melakukan penanaman kaliandra merah sebagai sumber energi baru terbarukan yang dapat mensubstitusi bahan bakar batubara. Selain...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-siapkan-19-ha-lahan-emplasemen-perusahaan-untuk-kaliandra/">Semen Padang Siapkan 19 Ha Lahan Emplasemen Perusahaan untuk Kaliandra</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; PT Semen Padang terus gencar melakukan penanaman kaliandra merah sebagai sumber energi baru terbarukan yang dapat mensubstitusi bahan bakar batubara. Selain di kawasan perhutanan sosial di Sumatera Barat, PT Semen Padang juga melakukan penanaman kaliandra merah di emplasemen perusahaan.</p>
<p>Rabu (14/6/2023), sebanyak 700 batang bibit kaliandra merah ditanam oleh PT Semen Padang di area sebelah timur storage limestone Pabrik Indarung V. Rencananya, tanaman dengan nama latin Calliandra calothyrsus yang berasal dari Meksiko itu, juga akan ditanam dibeberapa area yang ada di PT Semen Padang.</p>
<p>Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati mengatakan bahwa PT Semen Padang sudah menyiapkan lahan sekitar 19 Ha yang ada di kawasan emplasemen perusahaan untuk ditanami kaliandra merah. &#8220;Untuk tahap pertama ini, kaliandra merah kami tanam di storage limestone Pabrik Indarung V,&#8221; kata Anita.</p>
<p>Kemudian untuk tahap selanjutnya, sebut Anita, penanaman kaliandra merah akan dilakukan di sebelah selatan Diklat, sebelah utara clay Indarung VI, sebelah timur Gardu Induk, sebelah barat silo VIII, dan di area bekas Tambang Clay (IUP 88) PT Semen Padang. &#8220;Jumlah bibit kaliandra yang akan ditanam di area emplasemen perusahaan sekitar 193 ribu batang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain di kawasan emplasemen perusahaan, sebelumnya PT Semen Padang juga telah menanam sekitar 4000 kaliandra merah di bekas reklamasi tambang batu kapur PT Semen Padang. Bahkan, kaliandra merah di bekas reklamasi tambang itu sudah mulai dipanen.</p>
<p>&#8220;Panen perdana kaliandra merah di bekas reklamasi tambang batu kapur itu dilakukan Selasa kemarin. Rencananya pada bulan Juli mendatang atau dalam rangka HUT ke-65 Pengambilalihan Pabrik dari Tangan Belanda, kaliandra merah yang dipanen itu akan dimanfaatkan untuk mensubstitusi bahan bakar batubara untuk proses produksi semen,&#8221; bebernya.</p>
<p>Sebelumnya, Kepala UPT Perbaikan dan Pemeliharaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP), Auzia Asman, menyebut bahwa kaliandra merah merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomi, baik bagi masyarakat dan industri, serta sangat baik untuk konservasi lingkungan (tanah dan air).</p>
<p>Kayu kaliandra, sebutnya, merupakan bahan biofuel yang bisa dijadikan sebagai bahan bakar alternatif pengganti batubara. Sebab, kaliandra merupakan sumber energi bisa diperbaharui, sedangkan batubara adalah energi fosil yang semakin hari jumlahnya semakin menipis.</p>
<p>Bagi industri seperti PT Semen Padang yang memproduksi semen, kebutuhan kayu kaliandra merah sebagai energi baru terbarukan tentunya sangat besar jumlahnya. Apalagi, pemanfaatan kaliandra merah ini juga berkaitan dengan carbon trading. Karena, dengan memanfaatkan kayu kaliandra merah, PT Semen Padang bisa menyimpan, mengatur dan mengelola pelepasan karbon ke udara.</p>
<p>“Artinya, pemanfaatan kayu kaliandra merah untuk mensubstitusi bahan bakar batubara dalam proses produksi semen oleh Semen Padang, dapat memperlambat pemanasan global. Karena, dengan memanfaatkan kayu kaliandra merah sebagai bahan bakar alternatif, akan menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah,” katanya.</p>
<p>Di samping sebagai energi terbarukan dan cadangan karbon, menanam kaliandra merah juga bisa memproduktifkan lahan-lahan marginal (lahan yang tidak produktif). Sebab, kaliandra merah merupakan tanaman remidiasi atau tanaman yang mampu meningkatkan mutu dari kondisi tanah, sehingga lahan-lahan yang ditanami kaliandra merah secara bertahap dapat meningkat kesuburan tanahnya.</p>
<p>Kemudian, bunga kaliandra merah juga bermanfaat untuk beternak madu galo-galo. Karena, bunganya bisa dijadikan sebagai konsumsi lebah madu. Sedangkan daunnya, dapat dijadikan pakan ternak dan bahan baku membuat kompos. “Jadi, kita dapat memanfaatkan kaliandra merah untuk kebun madu galo-galo serta untuk pakan ternak sapi maupun kambing, maka potensi pemanfaatan kaliandra secara finansial akan semakin besar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Potensi lainnya, sebut Auzia, adalah ranting kaliandra merah yang bisa dijadikan sebagai wood pellet yang merupakan komoditas ekspor ke negara empat musim. Karena, wood pellet ini merupakan kebutuhan rumah tangga yang kegunaanya sebagai sumber energi penghangat tubuh bagi masyarakat yang berada di negara empat musim tersebut.</p>
<p>“Kalau pemanfaatannya sampai ke ranting, bunga dan daun, maka tidak akan ada lagi bagian dari kaliandra yang tidak bisa dimanfaatkan. Untuk kayunya, bisa dijual ke Semen Padang sebagai bahan bakar alternatif yang dapat mensubstitusi bahan bakar batubara, bunganya untuk konsumsi madu, daunnya sebagai pakan ternak, dan rantingnya untuk dijadikan wood pellet,” pungkas Auzia. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-siapkan-19-ha-lahan-emplasemen-perusahaan-untuk-kaliandra/">Semen Padang Siapkan 19 Ha Lahan Emplasemen Perusahaan untuk Kaliandra</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/78 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.013 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-16 10:46:19 by W3 Total Cache
-->