<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#energi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/energi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/energi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 May 2023 15:25:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#energi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/energi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kaliandra Merah, Harapan Energi Terbarukan Masa Depan</title>
		<link>https://prokabar.com/kaliandra-merah-harapan-energi-terbarukan-masa-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 May 2023 15:25:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#energi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kaliandra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=112997</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Di area sekitar Kampus I Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) di Tanjung Pati, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumbar, ada demonstrasi plot...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kaliandra-merah-harapan-energi-terbarukan-masa-depan/">Kaliandra Merah, Harapan Energi Terbarukan Masa Depan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Di area sekitar Kampus I Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) di Tanjung Pati, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumbar, ada demonstrasi plot (demplot) penelitian yang ditumbuhi ribuan bibit kaliandra merah.</p>
<p>Saat ini, PPNP atau Politani Payakumbuh, sedang bekerjasama dengan PT Semen Padang dalam pengembangan tumbuhan kaliandra merah dalam jumlah yang sangat besar untuk dijadikan sebagai bahan bakar alternatif yang dapat mensubsitusi bahan bakar batubara.</p>
<p>&#8220;Pengembangan kaliandra merah ini kami mulai dengan membuat demplot penelitian. Dibangun sekitar 4 bulan lalu, demplot penelitian ini telah menghasilkan sekitar 6000 bibit kaliandra merah,&#8221; kata Kepala UPT Perbaikan dan Pemeliharaan PPNP, Auzia<br />
Asman, S.P., M.P., Rabu (10/5/2023).</p>
<p>Pembangunan demplot penelitian ini, kata Auzia, akan terus dikembangkan oleh PPNP guna memperoleh metoda standar dalam memproduksi bibit kaliandra merah dengan jumlah besar (massive), yaitu sekitar 500 ribu bibit, dari jumlah kebutuhan PT Semen Padang sebanyak 100 juta bibit.</p>
<p>Bagi PPNP, kerjasama dengan PT Semen Padang memberikan manfaat dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.</p>
<p>&#8220;Ada tiga pihak yang berkolaborasi dalam pengembangan kaliandra merah ini. PPNP, DIKSI dan Semen Padang. Nah, ke depannya PPNP melalui kerjasama ini akan lebih fokus dan menjadikan kaliandra sebagai salah satu ikon baru bagi PPNP dalam mendukung pengembangan sumber energi EBT. Apalagi, kaliandra merah merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomi, baik bagi masyarakat dan industri, serta sangat baik untuk konservasi lingkungan (tanah dan air),&#8221; katanya.</p>
<p>Auzia mengajak agar masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar perhutanan sosial atau pun kelompok tani yang ada di Sumbar untuk dapat memanfaatkan kaliandra dalam meningkatkan ekonomi. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kaliandra-merah-harapan-energi-terbarukan-masa-depan/">Kaliandra Merah, Harapan Energi Terbarukan Masa Depan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dorong Efisiensi Energi dan Pemanfaatan Energi Terbarukan, PT Semen Padang Bangun PLTS</title>
		<link>https://prokabar.com/dorong-efisiensi-energi-dan-pemanfaatan-energi-terbarukan-pt-semen-padang-bangun-plts/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2021 12:56:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#energi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#PLTS]]></category>
		<category><![CDATA[#PTSemenPadang]]></category>
		<category><![CDATA[#SemenIndonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=98558</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Padang, Prokabar- Guna mendorong program efisiensi energi dan pemanfaatan energi yang ramah lingkungan, PT Semen Padang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dorong-efisiensi-energi-dan-pemanfaatan-energi-terbarukan-pt-semen-padang-bangun-plts/">Dorong Efisiensi Energi dan Pemanfaatan Energi Terbarukan, PT Semen Padang Bangun PLTS</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Guna mendorong program efisiensi energi dan pemanfaatan energi yang ramah lingkungan, PT Semen Padang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 10 kWp (kilowatt peak) di Pabrik Kantong Bukit Putus. Pembangunan PLTS itu ditargetkan selesai pada pertengahan Desember ini.</p>
<p>&#8220;PT Semen Padang terus melakukan terobosan-terobosan baru dalam rangka penghematan energi dan juga untuk mendukung program pemerintah<br />
untuk percepatan peningkatan pemanfaatan energi baru dan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan,&#8221; kata Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati, Jumat (10/12/2021).</p>
<p>Nur Anita menjelaskan pengerjaan proyek PLTS sekitar 2 minggu dan dimulai sejak 4 Desember 2021. &#8220;Saat ini pengerjaannya sudah selesai 70 persen,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepala Unit Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) &amp; Utilitas PT Semen Padang Erick Reza Alandri menambahkan, pembangunan PLTS tersebut dilakukan oleh PT Sobat Bangun yang merupakan anak usaha dari PT Sistem Informatika Semen Indonesia (PT.SISI)</p>
<p>PLTS atau solar cell yang dibangun adalah sistem On Grid yang berfungsi untuk mengubah energi dari panas matahari menjadi energi listrik. Sistem ini merupakan paling efektif untuk efisiensi biaya listrik karena mampu menghemat biaya listrik bulanan secara signifikan.</p>
<p>&#8220;Rata-rata kebutuhan energi listrik di Pabrik Kantong dalam sebulan mencapai 61000 kilowatt hour (kWh). Jika PLTS ini selesai dan mulai dioperasikan, maka efisiensi energi untuk Pabrik Kantong dalam sebulan bisa mencapai rata-rata 1200 kWh,&#8221; katanya.</p>
<p>Angka efisiensi sekitar 1200 kWh ini, sebut Erick, dihitung berdasarkan kondisi cuaca, karena dalam sebulan cuaca tidak selalu panas. &#8220;Kadang mendung dan kadang-kadang ada hujan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk jumlah panel solar cell yang dipasang, katanya melanjutkan, berjumlah 28 panel dan pemasangannya dilakukan pada bagian atap Pabrik Kantong dengan tujuan, supaya panel solar cell menerima panas matahari secara optimal.</p>
<p>Kemudian, panas yang diterima akan diubah menjadi arus listrik searah DC dan oleh inverter diubah menjadi arus bolak-balik AC. Setelah itu, barulah disinkronkan dengan arus listrik dari PLN.</p>
<p>&#8220;Jadi, PLTS sistem On Grid ini tidak pakai baterai. Energi dari PLTS ini langsung terhubung ke PLN, supaya pemanfaatan energi dari energi terbarukan ini dapat maskimal untuk efesiensi listrik di Pabrik Kantong,&#8221; katanya. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dorong-efisiensi-energi-dan-pemanfaatan-energi-terbarukan-pt-semen-padang-bangun-plts/">Dorong Efisiensi Energi dan Pemanfaatan Energi Terbarukan, PT Semen Padang Bangun PLTS</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PLTS Likupang, Panel Surya Terbesar di Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/plts-likupang-panel-surya-terbesar-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2020 03:36:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#energi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[#PLN]]></category>
		<category><![CDATA[#pltssikupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=62506</guid>

					<description><![CDATA[<p>Minahasa Utara, Prokabar — Sebanyak 64.620 hamparan panel surya tersusun rapi di Desa Wineru, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Ribuan panel...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/plts-likupang-panel-surya-terbesar-di-indonesia/">PLTS Likupang, Panel Surya Terbesar di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="4"><strong>Minahasa Utara, Prokabar — </strong>Sebanyak 64.620 hamparan panel surya tersusun rapi di Desa Wineru, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Ribuan panel surya tersebut membentang di atas ladang seluas 29 hektar. Kehadiran alat penangkap sinar matahari tadi difungsikan oleh Vena Energy sebagai sumber energi listrik baru sejak 5 September 2019.</p>
<p data-reader-unique-id="6"><em data-reader-unique-id="7">Country Head</em> Vena Energy Arisudono Soerono menjelaskan, rata-rata setiap harinya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Likupang menyalurkan listrik mencapai 15 MW meskipun memiliki kapasitas terpasang 21 Mega Watt Peak (MWp).</p>
<p data-reader-unique-id="8">“Jam beroperasi selama 12 jam, mulai dari jam 05.30 pagi sampai matahari terik bisa 15 MW, kalau enggak ya menurun. Kalau hujan bisa masuk 3 MW. Itu sampai jam 17.30,” kata Ari</p>
<p data-reader-unique-id="9">Dengan jumlah kapasitas terpasang tersebut, Ari menilai PLTS Likupang menjadi PLTS terbesar di Indonesia hingga saat ini dan sebagai penopang sistem kelistrikan jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sulutgo (Sulawesi Utara-Gorontalo) sebesar 15 MWp. “Ini merupakan (PLTS) terbesar di Indonesia sebelum adanya PLTS Terapung di Cirata nanti,” jelas Ari.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Selanjutnya, Ari menjelaskan kemampuan konversi dari tegangan 800 Volt DC ke 380 Volt AC mengakibatkan adanya <em data-reader-unique-id="11">losses</em> (susut) sebanyak 6 MW. Setelah itu, sistem produksi listrik PLTS Likupang langsung terhubungan secara online dengan jaringan listrik milik PLN. “Pembangkit ini <em data-reader-unique-id="12">online grid,</em> setiap kWh kita produksi, kita langsung kirim ke PLN secara <em data-reader-unique-id="13">online</em> tanpa (<em data-reader-unique-id="14">storage</em>) baterai,” kata Ari.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Ia memastikan, meskipun tidak sepanjang hari listrik dihasilkan, tapi dari sisi harga jauh di bawah harga listrik yang menggunakan BBM atau Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). “Yang jelas di bawah harga PLTD, jauh lebih murah,” tegasnya.</p>
<p data-reader-unique-id="16">PLTS Likupang sendiri dibangun sejak <em data-reader-unique-id="17">Power Purchase Agreement</em> (PPA) tahun 2017 akhir dan memakan waktu sekitar 1,5 tahun dengan total biaya investasi mencapai USD29,2 juta. Pembangkit tersebut memiliki 120 arry box, 24 set inverter dan 6 PV box. “Kontrak jual beli listrik berlangsung selama 20 tahun dengan skema <em data-reader-unique-id="18">Built, Own, Operate, Transfer</em> (BOOT),” ungkap Ari.</p>
<p data-reader-unique-id="19">Selama puncak kegiatan konstruksi, PLTS Likupang mampu menyerap hingga 900 pekerja lokal. Sementara, saat beroperasi, 80% pekerjanya merupakan masyarakat sekitar. Selama beroperasi, pembangkit ini mampu melistriki hingga 15.000 rumah tangga serta mengurangi efek gas rumah kaca hingga 20,01 kilo ton.</p>
<p data-reader-unique-id="20">Sebagai informasi, Vena Energy merupakan perusahaan produsen listrik swasta (<em data-reader-unique-id="21">Independent Power Producer</em>/IPP) yang fokus dalam pengembangan pembangkit listrik surya serta angin. Selain PLTS Likupang, Vena juga merupakan produsen listrik swasta untuk pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) Tolo di Jeneponto yang berkapasitas 72 MW serta 3 PLTS di Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan kapasitas masing-masing 7 MWp. <b>(*)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/plts-likupang-panel-surya-terbesar-di-indonesia/">PLTS Likupang, Panel Surya Terbesar di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Akan Ubah Lahan Bekas Tambang Jadi Sumber EBT</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-akan-ubah-lahan-bekas-tambang-jadi-sumber-ebt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jan 2020 00:59:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ebt]]></category>
		<category><![CDATA[#energi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#listriktenagasurya]]></category>
		<category><![CDATA[#sdm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=57357</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Melimpahnya sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia bakal dimanfaatkan oleh Pemerintah, salah satunya dengan mengambil kebijakan menjadikan lahan bekas tambang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-akan-ubah-lahan-bekas-tambang-jadi-sumber-ebt/">Pemerintah Akan Ubah Lahan Bekas Tambang Jadi Sumber EBT</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Melimpahnya sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia bakal dimanfaatkan oleh Pemerintah, salah satunya dengan mengambil kebijakan menjadikan lahan bekas tambang sebagai sumber listrik baru berbasis energi panas matahari atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Ke depannya, Pemerintah akan membangun sumber listrik di tempat-tempat bekas tambang batubara sehingga polusinya bisa dinetralisir,&#8221; kata Menteri ESDM Arifin Tasrif dilansir Sabtu (18/1).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Peluang ini, jelas Arifin, sebagai jawaban atas tantangan semakin menipisnya sumber energi berbasis fosil dan keterbatasan bantuan global atas pendanaan finansial untuk proyek-proyek yang menggunakan energi fosil. &#8220;Kita menuju transformasi dari energi fosil ke EBT kendati butuh waktu,&#8221; ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelumnya, Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM F.X. Sutijastoto menjelaskan detail rencana tersebut lahan bekas tambang. Pemerintah sudah melakukan evaluasi awal terhadap 200 hektare (ha) lahan bekas tambang yang siap digarap untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Ini akan selaras dengan pembangunan transmisi listrik,&#8221; ujarnya beberapa waktu lalu usai konferensi pers Capaian Sektor ESDM.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut Sutijastoto, pembangunan PLTS pada bekas lahan tambang membutuhkan rentan waktu yang lebih singkat dibandingkan pembangkit yang lain. Setidaknya, pembangunan PLTS dinilai bisa dilakukan dalam 1 tahun saja.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rencananya, penggunaan lahan bekas tambang untuk lokasi pembangkitan tidak hanya bisa dilakukan oleh penambang, namun terbuka untuk pelaku bisnis lainnya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kalau cukup Business to Business (B to B) ya cukup di situ nggak harus yang punya tambang,&#8221; jelas Sutijastoto.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pemerintah sendiri memiliki komitmen kuat untuk mengoptimalkan pemanfaatan EBT sekaligus memenuhi target investasi EBT pada 2020 sebesar USD2,3 milar. Optimalisasi dimanfaatkan guna mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kita akan memanfaatkan sumber-sumber kita untuk meredukusi kebutuhan BBM. Kita tidak bergantung pada sumber-sumber fosil. Dengan begitu, beberapa dekade ke depan bisa menjadi negara yang berdaulat energi,&#8221; tegas Arifin di akhir paparannya. <b>(*)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-akan-ubah-lahan-bekas-tambang-jadi-sumber-ebt/">Pemerintah Akan Ubah Lahan Bekas Tambang Jadi Sumber EBT</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/97 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.043 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:05:30 by W3 Total Cache
-->