<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#ekonomikreatif Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/ekonomikreatif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/ekonomikreatif/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Jul 2022 03:37:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#ekonomikreatif Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/ekonomikreatif/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tiga Kali Event Nagari, Perputaran Uang Ditaksir Capai 1,9 Milyar</title>
		<link>https://prokabar.com/tiga-kali-event-nagari-perputaran-uang-ditaksir-capai-19-milyar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jul 2022 03:34:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#ekonomikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[#eventnagari]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=105004</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Dari 14 event yang direncanakan selama tahun 2022 telah terlaksana tiga event diantaranya Sepekan Alek Anak Nagari Andaleh di Nagari Andaleh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiga-kali-event-nagari-perputaran-uang-ditaksir-capai-19-milyar/">Tiga Kali Event Nagari, Perputaran Uang Ditaksir Capai 1,9 Milyar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Dari 14 event yang direncanakan selama tahun 2022 telah terlaksana tiga event diantaranya Sepekan Alek Anak Nagari Andaleh di Nagari Andaleh Batuh Bukit Kecamatan Sungayang, Aua Sarumpun Geopark Festival di Nagari IIII Koto Kecamatan Rambatan, dan Pesona Pariangan Nagari Terindah di Nagari Pariangan Kecamatan Pariangan.</p>
<p>&#8220;Dari tiga event yang telah digelar tersebut, terjadi perputaran uang sebesar Rp1.950.000.000 dengan jumlah pengujung 26.500 orang, dengan pengunjung dan transaksi terbanyak terjadi pada event Pesona Pariangan Nagari Terindah yaitu 7000 orang pengunjung dan transaksi Rp1.200.000.000,&#8221; kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Tanah Datar Agung Indrianto.</p>
<p>Berdasarkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan terus mengembangkan dan melaksanakan program unggulan satu nagari satu event.</p>
<p>&#8220;Untuk tahun 2022 baru ada 14 nagari, untuk tahun 2023 akan kita tingkatkan menjadi 50 nagari dan pada tahun 2024, ditargetkan 75 nagari akan melaksanakan satu nagari satu event, &#8221; katanya.</p>
<p>Dijelaskannya, Pelaksanaan satu nagari satu event salah satu bentuk perwujudan pariwisata berbasis masyarakat, karena masyarakat langsung yang melaksanakan event tersebut.</p>
<p>Melalui pelaksanaan event wisata di nagari juga diharapkan akan memacu aktifnya sanggar-sanggar kesenian di nagari, klub olahraga nagari, umkm, meningkatnya kunjungan wisatawan ke nagari dan akhirnya terjadinya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Agar pelaksanaan satu nagari satu event lebih profesional dan mempunyai nilai jual, pemerintah kabupaten tanah datar pada tahun 2022 juga membantu anggaran untuk pelaksanaan event sebesar 50 juta rupiah per nagari, yang ditranfer langsung ke Pokdarwis.</p>
<p>Hal tersebut salah satu tanda komitmen dan dukungan Pemda Tanah Datar melestarikan dan memajukan budaya daerah Tanah Datar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Pemda terus mendukung dalam upaya melestarikan dan memajukan budaya di daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Tanah Datar,&#8221; pungkasnya. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tiga-kali-event-nagari-perputaran-uang-ditaksir-capai-19-milyar/">Tiga Kali Event Nagari, Perputaran Uang Ditaksir Capai 1,9 Milyar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menparekraf Dorong Regulasi, Perkuat Produk Ekonomi Kreatif Lokal</title>
		<link>https://prokabar.com/menparekraf-dorong-regulasi-perkuat-produk-ekonomi-kreatif-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2020 15:04:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#ekonomikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=61870</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan pihaknya terus berupaya mendorong hadirnya regulasi-regulasi baru yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menparekraf-dorong-regulasi-perkuat-produk-ekonomi-kreatif-lokal/">Menparekraf Dorong Regulasi, Perkuat Produk Ekonomi Kreatif Lokal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan pihaknya terus berupaya mendorong hadirnya regulasi-regulasi baru yang dapat mendukung ekosistem industri ekonomi kreatif. Sehingga membuat produk ekonomi kreatif lokal mampu bersaing atau bahkan unggul dengan produk luar di negeri sendiri.</p>
<p>Wishnutama Kusubandio saat menjadi narasumber dalam &#8220;Raker Kementerian Perdagangan&#8221; di Hotel Borobudur, Kamis (5/3), mengatakan, tantangan sesungguhnya dalam perkembangan ekonomi kreatif tanah air saat ini adalah ekosistem itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Sebelum bicara soal produk, kita harus dapat menciptakan ekosistem yang kondusif yang tentu saja dapat mendukung pemain lokal. Tujuannya agar produk lokal dapat menjadi pemimpin di pasar kita sendiri. Bahwa banyak aspek yang harus kita lindungi untuk memperkuat bahkan membuat produk-produk Indonesia berkompetisi di era sekarang ini,&#8221; kata Wishnutama.</p>
<p>Ia mencontohkan layanan <em>e-commerce</em> di Indonesia saat ini 70 persen di dalamnya diisi produk-produk ekonomi kreatif dari luar negeri. Sementara produk ekonomi kreatif lokal hanya mengisi tidak lebih dari 10 persen. Begitu juga di pasar <em>offline</em> seperti di berbagai pusat perbelanjaan yang juga banyak diisi produk dari luar.</p>
<p>Padahal dalam pengembangan ekonomi kreatif di era digital saat ini, setelah produksi, ruang untuk distribusi, pemasaran dan pembayaran merupakan hal yang sangat penting. Akan tetapi pada kenyataanya justru ruang-ruang penting tersebut bukan berada pada posisi pemain lokal.</p>
<p>Untuk mendukung terciptanya ekosistem tersebut perlu adanya regulasi-regulasi yang mendukung produk ekonomi kreatif yang sejatinya sangat berkaitan erat dengan UMKM. Sehingga benar-benar bisa menjadi masa depan penunjang ekonomi Indonesia.</p>
<p>&#8220;Ke depan kita harus buat peraturan dan regulasi yang melindungi produk ekonomi kreatif domestik. Seperti soal pajak dan badan hukum dan atmosfir kompetisi yang lebih <em>fair</em>,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain regulasi, pemerintah, kata Wishnutama, juga akan mengupayakan terjadinya transfer pengetahuan dan skill untuk pelaku kreatif di Indonesia. Bahwa saat ini pelaku industri ekonomi kreatif sudah banyak yang memanfaatkan analisis big data serta <em>Artificial Intelligence</em> sehingga mereka bisa memprediksi selera dan kemauan pasar, melakukan produksi secara presisi dari sisi jumlah dan waktu sehingga bisa tepat produk-produk mereka dipasarkan.</p>
<p>&#8220;Ini adalah hal yang sangat penting untuk kita terus bangun agar industri kita dapat <em>survive </em>juga dalam berkompetisi,&#8221; kata Wishnutama. (<b>beb</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menparekraf-dorong-regulasi-perkuat-produk-ekonomi-kreatif-lokal/">Menparekraf Dorong Regulasi, Perkuat Produk Ekonomi Kreatif Lokal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gagas WCCE, Indonesia Pantas Jadi Pemimpin Dunia Dalam Ekonomi Kreatif</title>
		<link>https://prokabar.com/gagas-wcce-indonesia-pantas-jadi-pemimpin-dunia-dalam-ekonomi-kreatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Oct 2018 23:47:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#Bekraf]]></category>
		<category><![CDATA[#ekonomikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#WCCE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=22191</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Dengan potensi kekayaan keanekaragaman yang dimiliki dalam berbagai bidang, Indonesia sudah sepantasnya menjadi pemimpin dunia dalam hal ekonomi kreatif. Hal inilah yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gagas-wcce-indonesia-pantas-jadi-pemimpin-dunia-dalam-ekonomi-kreatif/">Gagas WCCE, Indonesia Pantas Jadi Pemimpin Dunia Dalam Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Dengan potensi kekayaan keanekaragaman yang dimiliki dalam berbagai bidang, Indonesia sudah sepantasnya menjadi pemimpin dunia dalam hal ekonomi kreatif. Hal inilah yang menjadi alasan utama digelarnya The World Conference on Creative Economy (WCCE) di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali pada 6 &#8211; 8 November 2018.</p>
<p>Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengungkapkan WCCE hadir untuk pertama kalinya dalam sejarah ekonomi kreatif di dunia, Indonesia tercatat pula sebagai penggagas pertama forum ini.</p>
<p>&#8220;Ini penting guna memposisikan Indonesia bisa turut maju sebagai pioner ekonomi kreatif bersama negara-negara yang sudah labih dulu maju, serta membantu negara yang sedang berkembang dan tengah membidik sektor ekonomi kreatif,&#8221; katanya, Kamis (25/10)</p>
<p>Triawan menuturkan potensi ekonomi kreatif dunia yang sangat besar dan berpeluang menjadi sektor ekonomi utama baru yang sangat ramah lingkungan (green economy), namun masih banyak memiliki kekurangan mulai dari regulasi hingga ekosistemnya, juga menjadi alasan utama digelarnya konferensi ini.</p>
<p>&#8220;Dengan tema utama Inclusively Creative, selain membahas dua hal utama yakni regulasi dan ekosistemnya, potensi ekonomi berkelanjutan atau efek dari ekonomi kreatif juga akan dibahas dalam konferensi tingkat dunia ini,&#8221; tutur Triawan.</p>
<p>Digelarnya WCCE ini menurut Triawan Munaf, dengan anggaran yang tidak besar dipastikan multiplier effect-nya dengan prinsip keberlanjutan ekonomi (suistainable economy) bukan hanya bagi Indonesia kedepannya, tapi dunia akan mencatat berkat Indonesia ekonomi kreatif bisa menjadi kekuatan yang tak ada habisnya karena sangat ramah lingkungan.</p>
<p>&#8220;Setelah event Annual Meeting IMF-World Bank Group beberapa waktu lalu yang menuai banyak apresiasi di tengah kondisi ekonomi dunia yang bergejolak, Indonesia akan memastikan acara WCCE ini berjalan lancar menghasilkan bukan hanya branding ekonomi kreatifnya tapi regulasi hingga ekosistemnya makin jelas dan kokoh,&#8221; jelas Triawan.</p>
<p>Triawan juga menyampaikan Bekraf berkolaborasi bersama sejumlah stakeholder lain guna suksesnya pagelaran ini, terutama berkat kerja sama erat dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu).</p>
<p>WCCE akan dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo dan diikuti oleh sedikitnya 1000 peserta dari dalam dan luar negeri, baik pejabat setingkat Menteri maupun CEO dunia usaha, akademisi, media dan pelaku ekonomi kreatif.</p>
<p>Sebagaimana disebut oleh Badan PBB United Nations Conference on Trade and Development (UNCTD), WCCE merupakan konferensi ekonomi kreatif pertama di dunia. Forum ini diharapkan akan membuka jejaring di antara seluruh pemangku kepentingan pelaku ekonomi kreatif global, sekaligus menghasilkan berbagai masukan untuk mendukung perkembangan ekonomi kreatif sebagai lokomotif perekonomian global.</p>
<p>Dengan tema utama Inclusively Creative, WCCE akan 5 isu utama yaitu kohesi sosial, regulasi, pemasaran, ekosistem dan pembiayaan industri kreatif.</p>
<p>Sejumlah tokoh internasional dan nasional telah menyatakan konfirmasinya untuk tampil di WCCE, antara lain: Presiden China Film Corporation Le Kexi (Tiongkok), penulis buku ‘Orange Economy Felipe Buitrago Restrepo (Kolombia), Wakil Presiden LEGO Peter Trilingsgraad (Denmark), CEO BAP Production Bolanle Austen-Peters (Nigeria), Menteri Keuangan Dr. Sri Mulyani Indrawati, CEO Buka Lapak Achmad Zaky, dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya.</p>
<p>‘’Para pembicara dari berbagai belahan dunia akan menyampaikan pandangan mereka mengenai kondisi ekonomi kreatif saat ini dan visi mereka mengenai masa depan. Dengan begitu, para Menteri dari berbagai negara akan mendiskusikan kebijakan di setiap negara dan model-model kerja sama internasional yang dapat diterapkan untuk memajukan ekonomi kreatif global,&#8221; jelasnya.</p>
<p>WCCE diharapkan juga dapat memperkuat posisi ekonomi kreatif sebagai katalisator bagi komunikasi dan pemahaman yang dapat menjembatani hubungan ekonomi dan budaya. Hal ini sangat dimungkinkan karena sifatnya yang inklusif, yang memberikan kesempatan yang sama untuk semua orang tanpa memandang usia, jenis kelamin, latar belakang, dan lokasi geografis.</p>
<p>Selama Konferensi juga akan digelar CreatiVillage, pameran ide, konsep, dan produk kreatif dari berbagai negara. Ruang-ruang pertemuan disiapkan untuk Workshop, Dialog, dan Film Screening. ‘’Kami juga akan menyelenggarakan berbagai forum bisnis dan investasi, serta business-matching,’’ ungkap Triawan.</p>
<p>Bekraf mengaku sudah membuka pendaftaran untuk para pelaku ekonomi kreatif untuk menghadiri WCCE dengan melakukan registrasi melalui www.wcce.id. Pendaftaran dibuka mulai Selasa, 25 September 2018 lalu. Hingga kini diklaim sudah lebih dari 700 an pendaftar yang sudah mendaftar secara online. Hingga hari pelaksanaan diperkirakan lebih dari 1000 peserta akan datang. (IP/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gagas-wcce-indonesia-pantas-jadi-pemimpin-dunia-dalam-ekonomi-kreatif/">Gagas WCCE, Indonesia Pantas Jadi Pemimpin Dunia Dalam Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 34/76 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.011 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 10:07:42 by W3 Total Cache
-->