<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#diving Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/diving/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/diving/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Aug 2021 04:02:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#diving Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/diving/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ridwan Tulus : TDC Menyuap Lahan Gersang menjadi World Class Green Tourism di Pariaman (03)</title>
		<link>https://prokabar.com/ridwan-tulus-tdc-menyuap-lahan-gersang-menjadi-world-class-green-tourism-di-pariaman-03/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2021 04:02:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#diving]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#TabuikDivingClub]]></category>
		<category><![CDATA[#tdc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=93722</guid>

					<description><![CDATA[<p>TDC Is a Green Warrior and Green Friend of Indonesia. &#160; Pariaman, Prokabar &#8211; Panjang cerita suka duka yang dilalui TDC dalam upaya menyelamatkan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ridwan-tulus-tdc-menyuap-lahan-gersang-menjadi-world-class-green-tourism-di-pariaman-03/">Ridwan Tulus : TDC Menyuap Lahan Gersang menjadi World Class Green Tourism di Pariaman (03)</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>TDC Is a Green Warrior and Green Friend of Indonesia.</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Pariaman, Prokabar</strong> &#8211; Panjang cerita suka duka yang dilalui TDC dalam upaya menyelamatkan kawasan Mangrove Apar yang sedikit ini. Singkatnya, apa yang diupayakan bertahap membuahkan hasil.</p>
<p>Misi penyelamatan sudah mulai tampak. Perubahan kawasan sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Dari dulu kritis, kini sebagian besar sudah hijau kembali.</p>
<p>Yang membanggakan, dari kawasan Mangrove Apar yang sedikit ini, telah banyak sarjana yang dilahirkan.</p>
<p>Kawasan ini sampai sekarang menjadi pusat studi bagi mahasiswa dari berbagai kampus di Sumbar, luar Sumbar bahkan mahasiswa dari luar negeri.</p>
<p>Niat besar kami bersama TDC bekerjasama bagaimana menjadikan kawasan Mangrove Apar dan perkampungan nelayan di sekitarnya sebagai destinasi wisata konservasi ramah lingkungan yang berbasis sosiokultur masyarakat pesisir (Community Based Tourism).</p>
<p>Visi misi TDC yang konsisten di konservasi pesisir sangat klop dengan misi Green Tourism Institute yakni &#8216;Protect the culture, Protect the nature, Empowering and Bring Benefit for Local People and Support Conservation&#8217;.</p>
<p>Alhamdulillah, saya sangat bangga dengan mereka atas segala perjuangan saudara &#8211; saudara saya di TDC. Perjuangan yang sangat luar biasa yang akhirnya bisa mewujudkan impiannya. Mereka akhirnya sudah mempunyai Taman Mangrove yang indah dan juga Taman Bawah Laut yang indah yang lebih luar biasa lagi mereka telah melahirkan banyak sarjana.</p>
<p>Dan Alhamdulillah dari awal kami di sana saya tidak pernah menggunakan dana pemerintah.</p>
<p>Dan Alhamdulillah, pemerintah sudah mulai memberikan apresiasi. Minimal dengan memberikan penghargaan Kalpataru dan salah satu anggota TDC menjadi Pemuda Pelopor Kelestarian Lingkungan Hidup. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ridwan-tulus-tdc-menyuap-lahan-gersang-menjadi-world-class-green-tourism-di-pariaman-03/">Ridwan Tulus : TDC Menyuap Lahan Gersang menjadi World Class Green Tourism di Pariaman (03)</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ridwan Tulus : TDC Menyulap Lahan Gersang menjadi World Class Green Tourism di Pariaman (02)</title>
		<link>https://prokabar.com/ridwan-tulus-tdc-menyulap-lahan-gersang-menjadi-world-class-green-tourism-di-pariaman-02/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2021 03:56:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#diving]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#TabuikDivingClub]]></category>
		<category><![CDATA[#tdc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=93719</guid>

					<description><![CDATA[<p>Program Memandikan Penyu. Pariaman, Prokabar &#8211; Salah satu program yang langsung melejit yang berhasil mendatangkan tamu yang cukup banyak pada saat itu adalah Memandikan Penyu....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ridwan-tulus-tdc-menyulap-lahan-gersang-menjadi-world-class-green-tourism-di-pariaman-02/">Ridwan Tulus : TDC Menyulap Lahan Gersang menjadi World Class Green Tourism di Pariaman (02)</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Program Memandikan Penyu.</strong></em></p>
<p><strong>Pariaman, Prokabar</strong> &#8211; Salah satu program yang langsung melejit yang berhasil mendatangkan tamu yang cukup banyak pada saat itu adalah Memandikan Penyu.</p>
<p>Program ini saya adopsi dari konservasi gajah di Tangkahan Kabupaten Langkat Sumut yang akhirnya bisa membawa tamu yang cukup banyak dan pendapatan income yang luar biasa buat konservasi tersebut.</p>
<p>Ide saya untuk konservasi tersebut dalam program &#8220;Memandikan Gajah&#8221; bisa dijual Rp. 250.000 / orangnya. Dan justru membuat ringan kerja orang yang kerja di konservasi tersebut karena sebelumnya yang memandikan gajah mereka.</p>
<p>Selain itu saya dan TDC juga mengajak setiap tamu kami untuk ikut penanaman Mangrove dan transplantasi Terumbu Karang. Kawasan yang dulu gersang sekarang menjadi rindang.</p>
<p>Lahan mangrove di Desa Apar ini luasnya lebih kurang 10 hektar. Kawasan ini terletak di dua desa (Desa Apar dan Desa Ampalu). Statusnya tanah ulayat nagari yang kepemilikannya meliputi 4 desa (Desa Apar, Desa Mangguang, Desa Ampalu dan Desa Tanjuang Saba). Penguasaan lahan berada di bawah wewenang Kerapatan Adat Nagari (KAN). Tapi, dalam praktek di lapangan, ada beberapa masyarakat juga mengklaim itu lahan milik mereka.</p>
<p>Lahan ini meliputi pantai, hutan pinus, talao (talago), kawasan mangrove dan ada konservasi penyu. Lahan berbatas dengan laut, sungai Muaro Mangguang, areal persawahan dan pemukiman warga.</p>
<p>Kawasan mangrove ini di bawah tahun 2010, kondisinya sangat kritis akibat ditebangi oleh warga sekitar. Batang Mangrove diambil untuk kayu bakar dan kayu bangunan.</p>
<p>Program rehabilitasi dan rekonstruksi kawasan Mangrove ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak lama oleh pemerintah. Areal banyak ditanami bibit Mangrove. Namun bibit dan areal tak dipelihara dengan baik.</p>
<p>Pada tahun 2010 saya menantang TDC bagaimana menyulap kawasan Mangrove yang kritis ini menjadi kawasan wisata Edukasi Konservasi Mangrove yang belakangan kami namai Pariaman Mangrove Edupark.</p>
<p>Berbagai pendekatan kami lakukan kepada pemilik lahan dan semua pihak, termasuk kepada warga sekitar. Yang menggerakkan adalah adik-adik anggota TDC yang kebetulan warga nagari setempat.</p>
<p>Sejak adanya pelaksanaan paket wisata edukasi konservasi tersebut dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat setempat, proses rehabilitasi dan rekonstruksi kawasan Mangrove lebih masif dilakukan.</p>
<p>Penanaman bibit Mangrove dilaksanakan hampir tiap pekan dengan melibatkan berbagai kelompok wisatawan maupun anak-anak sekolah yang kebetulan berkunjung le konservasi penyu dan berkegiatan di kawasan mangrove.</p>
<p>Bibit yang ditanam dijaga dan dirawat. Monitoring dilaksanakan secara berkala. Pendataan juga terus dilakukan. Semua melibatkan adik-adik anggota TDC yang sebagian besar anak-anak muda kampung nelayan. Mereka berpartisipasi sambil belajar.</p>
<p>Beberapa tahun setelah itu, bibit yang ditanam tumbuh bagus. Kawasan ini berubah total menjadi areal tanaman mangrove yang hijau dan lumayan luas. Sementara upaya penanaman di lahan-lahan potensial masih terus dilakukan melalui program edukasi.</p>
<p>Lahan yang dulu kritis, berubah jadi hijau. Beberapa habitat/biota kawasan mangrove yang dulu sempat tak ditemukan lagj di kawasan ini, setelah mangrove tumbuh bagus, habitat itu muncul kembali, termasuk habitat burung.</p>
<p>Sembari terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada tamu wisatawan yang datang ke konservasi Penyu, kepada masyarakat sekitar akan arti penting kawasan Mangrove, supaya pohon dalam areal Mangrove tak lagi ditebangi kami juga terus mengajak anak-anak muda sekitar kawasan bergabung melaksanakan misi penyelamatan Mangrove Apar ini.</p>
<p>Alhamdulillah seiring perjalanan waktu, semakin banyak adik-adik pemuda warga desa sekitar kawasan yang mau bergabung dengan TDC, ikut dalam gerakan penyelamatan Mangrove, konservasi Penyu dan juga Terumbu Karang.</p>
<p>Adik-adik pemuda kampung nelayan ini diikutkan berbagai pelatihan. Mulai dari pelatihan dan sertifikasi selam, pelatihan dan sertifikasi pengelola kawasan konservasi, termasuk pelatihan di bidang pariwisata. Sebagian dari mereka kini bekerja di Konservasi Penyu Pariaman milik DKP Provinsi Sumbar yang dulu di bawah Pemko Pariaman. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ridwan-tulus-tdc-menyulap-lahan-gersang-menjadi-world-class-green-tourism-di-pariaman-02/">Ridwan Tulus : TDC Menyulap Lahan Gersang menjadi World Class Green Tourism di Pariaman (02)</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ridwan Tulus : TDC Menyulap Lahan Gersang menjadi World Class Green Tourism Di Pariaman (01)</title>
		<link>https://prokabar.com/ridwan-tulus-tdc-menyulap-lahan-gersang-menjadi-world-class-green-tourism-di-pariaman-01/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2021 03:51:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#diving]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#laut]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#TabuikDivingClub]]></category>
		<category><![CDATA[#tdc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=93716</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar &#8211; Saya sangat marah ketika mendapat laporan dari adik &#8211; adik saya di Tabuik Diving Club &#8211; Pariaman bahwa taman mangrove yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ridwan-tulus-tdc-menyulap-lahan-gersang-menjadi-world-class-green-tourism-di-pariaman-01/">Ridwan Tulus : TDC Menyulap Lahan Gersang menjadi World Class Green Tourism Di Pariaman (01)</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left"><strong>Pariaman, Prokabar</strong> &#8211; Saya sangat marah ketika mendapat laporan dari adik &#8211; adik saya di Tabuik Diving Club &#8211; Pariaman bahwa taman mangrove yang kami pelihara dan jaga selama ini dirusak orang untuk dibuat jalan atas inisiatif dari legislatif setempat untuk dibuat jalan.</p>
<p>Dan setelah mendapat informasi lengkap, saya langsung menelpon walikotanya untuk mengkomfirmasikan hal tersebut. Dan Alhamdulillah walikota langsung meresponnya dengan baik,</p>
<p>&#8220;Ya pak Ridwan saya baru dapat informasi semalam dan saya sudah suruh hentikan proyek tersebut!&#8221; katanya.</p>
<p>Mendengar hal ini membuat saya lega. Dan beliaupun mau ketika saya minta untuk membahas hal ini secara langsung di salah satu tv lokal dan menegaskan proyek tersebut dibatalkan. Sayapun mengajak perwakilan dari TDC dan sekjen dari Green Tourism Institute untuk talk show bersama.</p>
<p><strong>Memberi Warna buat Pariaman</strong>.</p>
<p>Saya cukup sedih melihat Pariaman. Daerah yang kaya akan seni budaya dan keindahan alamnya tapi tidak berhasil membawa kunjungan wisatawan dunia kecuali lokal.</p>
<p>Dan semenjak kehadiran Konservasi Penyu diPariaman saya mulai memberikan perhatian khusus buat Pariaman. Sekaligus ingin membantu eksistensi dari konservasi tersebut.</p>
<p>Saya mulai melakukan Green Action dengan aktifitas Marine Conservation program dengan komunitas yang ada disana yaitu Tabuik Diving Club. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ridwan-tulus-tdc-menyulap-lahan-gersang-menjadi-world-class-green-tourism-di-pariaman-01/">Ridwan Tulus : TDC Menyulap Lahan Gersang menjadi World Class Green Tourism Di Pariaman (01)</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PT Pertamina DPPU Minangkabau Jalin Kerjasama Dengan TDC</title>
		<link>https://prokabar.com/pt-pertamina-dppu-minangkabau-jalin-kerjasama-dengan-tdc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Sep 2018 14:15:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#CSR]]></category>
		<category><![CDATA[#diving]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tdc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=18552</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar &#8211; PT Pertamina (Persero) Wilayah Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Minangkabau kembali menyalurkan Program CSR untuk pengembangan dan kelanjutan wisata kemaritiman kepada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pt-pertamina-dppu-minangkabau-jalin-kerjasama-dengan-tdc/">PT Pertamina DPPU Minangkabau Jalin Kerjasama Dengan TDC</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar &#8211;</strong> PT Pertamina (Persero) Wilayah Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Minangkabau kembali menyalurkan Program CSR untuk pengembangan dan kelanjutan wisata kemaritiman kepada Tabuik Diving Club (TDC) dan beberapa komunitas lainnya. Total CSR tersebut senilai Rp. 938 Juta, dan dilaksanakan di Kawasan Konservasi Penyu, Desa Apar Kota Pariaman, Jumat (14/9).</p>
<p>Kegiatan untuk kedua kalinya ini dihadiri oleh Operation Head (OH) Terminal DPPU Minangkabau Abdul Muis dan Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, Ketua dan anggota Tabuik Diving Club (TDC) Pariaman, Kepala Desa Apar beserta masyarakatnya.</p>
<p>Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina (Persero) yang telah memberikan perhatian khusus dan kepedulian terhadap pembangunan sektor maritim di Pariaman. Ia pun bangga kepada Komunitas TDC yang turut serta berperan membantu Pemkot Pariaman dalam pelestarian alam tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami atas nama Pemerintahan Kota Pariaman, sangat bersyukur dan berterimakasih atas ditambahan bantuan pembangunan ini. hal ini akan menjadi tekad serius Kota Pariaman sebagai penyangga poros maritim nasional demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, &#8221; kata Mukhlis saat memberi sambutannya.</p>
<p>Mukhlis Rahman juga himbau kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk peduli terhadap kelestarian ekosistem perairan. Karena hal itu akan menjadi modal utama dalam memajukan dunia maritim.</p>
<p>&#8220;Kehadiran TDC di Pariaman sangat kami banggakan. Karena telah berperan serta dalam pelestarian lingkungan laut dan pesisir pantai,&#8221; kata Walikota Pariaman dua periode tersebut.</p>
<p>Sementara itu, Operation Head (OH) Wilayah DPPU Minangkabau Abdul Muis, mengatakan program CSR ini bertujuan untuk pemberdayaan dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Realisasi CSR ini, ada enam bidang program kelanjutan. Khusus kepada TDC ada dua program yang kami percayai. Seperti program monitoring dan transplantasi terumbu karang buatan sebanyak Rp95 Juta. Dan pengembangan kelanjutan Jembatan Hutan Traking Mangrove Rp285 Juta,&#8221; kata Abdul Muis.</p>
<p>Selanjutnya kelanjutan budidaya lebah madu hutan di Nagari Sungai Buluh Rp137 juta, Mobilisasi Bidan Desa di Nagari Ketaping Rp151 juta serta peralatan media pembelajaran di Batang Anai Padang Pariaman Rp130 juta.</p>
<p>Ketua Tabuik Diving Club (TDC), Aksa Prawira mengatakan sejauh ini PT. Pertamina melalui DPPU Minangkabau mempercayakan program CSR tersebut kepada komunitas peduli lingkungan hidup kelautan dan pesisir pantai ini. &#8220;Sejak Suksesnya pembuatan Taman Terumbu Karang (Reff Garden) di sekitar Pulau Ujuang, kami kembali dipercaya melanjutkan pembuatan Jembatan dan melestarikan Hutan Mangrove di sekitar Desa Apar ini. Alhamdulillah, kita sudah dapat merasakan dampak pembangunan tersebut,&#8221; tutur Aksa.</p>
<p>Selain meningkatkan perekonomian melalui kunjungan wisata kemaritiman ini lanjutnya, tingkat kesadaran masyarakat juga semakin meningkat. Manfaat turunan dari tanaman Mangrove sangat banyak, terutama untuk kesehatan kita. Begitu juga pada Terumbu Karang, untuk kelestarian ekosistem laut. Penting untuk terus dibangkitkan kelestariannya pada kita semua.</p>
<p>&#8220;Kami terdiri dari pecinta diving dan alam bersama Pemerintah Kota Pariaman, akan terus berusaha mengajak seluruh lapisan masyarakat, menjaga kelestarian laut dan pesisir pantai ini. Karena laut adalah sumber kehidupan. Tidak hanya untuk manusia saja, melainkan untuk makluk ciptaan yang Maha Kuasa,&#8221; tutup Aksa. (<b>Rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pt-pertamina-dppu-minangkabau-jalin-kerjasama-dengan-tdc/">PT Pertamina DPPU Minangkabau Jalin Kerjasama Dengan TDC</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyelam Sumbar Bersihkan Sampah di 3 Titik Kawasan Mandeh</title>
		<link>https://prokabar.com/penyelam-sumbar-bersihkan-sampah-di-3-titik-kawasan-mandeh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Aug 2018 01:05:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#diving]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[#Mandeh]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=16667</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211; Masih minimnya kesadaran masyarakat, pelaku wisata dan wisatawan yang berada di kawasan Mandeh, menggerakan sejumlah penyelam dan komunitas peduli lingkungan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penyelam-sumbar-bersihkan-sampah-di-3-titik-kawasan-mandeh/">Penyelam Sumbar Bersihkan Sampah di 3 Titik Kawasan Mandeh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left"><strong>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211;</strong> Masih minimnya kesadaran masyarakat, pelaku wisata dan wisatawan yang berada di kawasan Mandeh, menggerakan sejumlah penyelam dan komunitas peduli lingkungan pesisir dan laut dengan aksi bersih, Minggu (19/8).</p>
<p style="text-align: left">Kegiatan dikoordinator Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatra Barat tersebut diikuti Komunitas Diving Proklamator Universitas Bung Hatta, Tabuik Diving Club (TDC), UNP Diving Club, Andesvin Diving, BPSPL Padang serta Putra-putri Maritim Sumbar.</p>
<p>Kegiatan dimulai dari pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan 3 titik di kawasan Mandeh. Titik pertama dilakukan di Objek Wisata Minat Khusus Selam di Bekas Kapal MV Boelongan Nederland yang tenggelam masa penjajahan kolonial Belanda.</p>
<p>15 orang turun bersamaan dengan Buddy atau dua orang masing-masing pasangan penyelam. Mereka membersihkan sampah dalam laut beserta tali atau hal yang merusak terumbu karang. Terutama sampah plastik yang bertebaran dalam laut.</p>
<p>Titik kedua, membersihkan sampah yang bertebaran di wilayah pantai objek wisata Pulau Setan. Disana Putra-putri maritim bersama TDC, DKP, Komunitas DP Bung Hatta dan BPSPL Padang, merangkul pengunjung bersama pelaku wisata setempat untuk memungut sampah.</p>
<p>Sedangkan titik ke tiga, di Pulau Sironjong. Lokasi tersebut biasanya selain lokasi menyelam, di situ juga ada objek wisata terjun bebas. Di sana mereka kembali melakukan pembersihan.</p>
<p>Kepala Seksi Konservasi dan Keanekaragaman Hayati DKP Sumbar, Doni Rahma Saputra menyebutkan kegiatan tersebut serentak dilaksanakan 73 titik se Indonesia. &#8220;Untuk Sumbar, dilaksanakan 2 titik. Pertama di Kawasan Muaro Padang dan titik kedua di Mandeh ini,&#8221; kata Doni.</p>
<p>Peserta lanjutnya, sebanyak 50 orang lanjutnya, terdiri dari beragam kominitas pelestari lingkungan. &#8220;Mereka baik dari bentukan Pemerintah Pusat maupun komunitas sosial pemuda-pemudi yang aktif bergerak menjaga kelestarian pantai dan laut.</p>
<p>Sementara itu, Indrawadi selaku Koordinator Pelaksana Bersih Pantai dan Laut Sumbar tersebut menyebutkan sebelum aksi dilakukan, terlebih dahulu dilakukan rangkaian persiapan tim yang akan menjalankan misi sosial itu.</p>
<p>“Kami beragam komunitas peduli lingkungan ini melakukan brifing terlebih dahulu. Agar pelaksanaan terencana dan terstruktur dengan baik,&#8221; kata Indra.</p>
<p>Ia melanjutkan, lokasi wisata Mandeh yang gencar mendapat perhatian Pemerintah Pusat saat ini sangat banyak didatangi wisatawan dari berbagai mancanegara. &#8220;Sering kali kesadaran pelaku wisata dan wisatawan belum baik menjaga sampah dan kebersihannya. Untuk itu, kita harus bersama-sama melaksanakan aksi ini agar masyarakat setempat lebih giat menjaga sekaligus menghimbau wisatawan menjaga kebersihannya. Istilah penyelam biasanya minum air, namun kami ubah menjadi menyelam sambil memungut sampah,&#8221; tutur Pimpinan Diving Proklamator Bung Hatta tersebut.</p>
<p>Tidak hanya itu, Hendrisman salah satu staf Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Dan Laut (BPSPL) Padang juga menyebutkan Keikut sertaan semua pihak untuk peduli menjaga kelestarian dan kebersihan menjadi bagian penting juga untuk kemajuan wisata atau sains nantinya. &#8220;Semoga aksi ini dapat dilanjutkan terus serta menyadarkan masyarakat dan wisatawan menjaga sampah hasil makan dan minuman mereka,&#8221; ungkap Hendri.</p>
<p>Citrha Aditur Bahri selaku perwakilan Tabuik Diving Club sangat senang kegiatan yang diselenggarakan ini. &#8220;Kita berbuat bukan untuk mengikuti perintah manapun, melainkan rasa kepedulian kami pada lingkungan ini,&#8221; tegas Citrha.</p>
<p>Ia melanjutkan, aksi sosial ini berharap terus berlanjut dan berbuat. Terutama sesama driver kompak menjadi pelaku peduli kelesarian laut. &#8220;Kegiatan ini sangat positif dan memberikan contoh langsung kepada masyarakat. Terutama kegiatan berlangsung di hari libur, wisatawan banyak berdatangan. Sehingga kepedulian itu turut serta diikuti wisatawan maupun pelaku wisata di sekitar Mandeh,&#8221; tutup Pembina Tabuik Diving Club tersebut. (<b>Rud/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penyelam-sumbar-bersihkan-sampah-di-3-titik-kawasan-mandeh/">Penyelam Sumbar Bersihkan Sampah di 3 Titik Kawasan Mandeh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/100 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.023 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 19:10:12 by W3 Total Cache
-->